KISARAN — Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji yang tergabung dalam Kloter 7 Tahun 1447 H/2026. Acara pelepasan berlangsung pada Selasa dini hari (28/04/2026) sekira pukul 02.58 WIB di Pendopo Gedung Tahfiz Masjid Agung Ahmad Bakrie Kisaran.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Rianto, Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah Pane, Kepala Kejaksaan Negeri Asahan Mochamad Judhy Ismono, perwakilan Dandim 0208/Asahan Kapten Legimin, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Turut hadir pula Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Asahan H. Jamaluddin, Ketua MUI Kabupaten Asahan Salman Abdullah Tanjung, Ketua IMTAQ H. Ahmad Qosyim Marpaung, dan para jamaah calon haji.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Asahan H. Jamaluddin menyampaikan bahwa jumlah jamaah calon haji asal Asahan tahun ini mencapai 247 orang, terdiri dari 108 laki-laki dan 139 perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 241 jamaah tergabung dalam Kloter 7 yang diberangkatkan pada hari ini.
“Jamaah Kloter 7 dijadwalkan tiba di asrama haji pukul 06.50 WIB, kemudian akan diberangkatkan ke Madinah pada 29 April 2026 pukul 07.05 WIB, bergabung dengan jamaah dari Medan,” jelasnya.
Sementara itu, enam jamaah lainnya diberangkatkan dalam kloter berbeda, yakni Kloter 5 sebanyak 2 orang yang telah lebih dahulu berangkat, serta masing-masing 1 orang pada Kloter 9, 11, 12, dan 16 yang akan menyusul sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Adapun petugas haji yang mendampingi jamaah Kloter 7 antara lain Dr. H. Abdul Rahman Munir Aritonang sebagai Ketua Kloter, Dr. H. Taufik MA sebagai pembimbing ibadah, dr. Kamila Agita Sari sebagai dokter kloter, Jamaluddin Nour sebagai perawat, serta dr. Nikmatul Mahfuzoh.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan bahwa adanya perbedaan kloter keberangkatan disebabkan adanya tambahan kuota haji untuk Kabupaten Asahan dari daerah lain yang tidak terpenuhi.
“Ini merupakan rezeki bagi jamaah kita yang mendapatkan tambahan kesempatan berangkat tahun ini, meskipun harus terbagi dalam beberapa kloter,” ujarnya.
Bupati juga berpesan kepada seluruh jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, serta saling tolong-menolong selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia juga mengingatkan agar jamaah selalu mengenakan identitas resmi untuk memudahkan pengenalan jika terjadi kendala.
“Laksanakan ibadah haji dengan niat semata-mata karena Allah SWT, jaga nama baik daerah, dan tunjukkan bahwa jamaah dari Sumatera Utara khususnya Asahan adalah jamaah yang tertib dan berakhlak baik,” pesannya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan prosesi pemberangkatan oleh Bupati dan Wakil Bupati Asahan bersama unsur Forkopimda. Suasana haru dan khidmat menyertai keberangkatan para tamu Allah tersebut, dengan harapan seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (As)

