KARO – Pemerintah Kabupaten Karo menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Rakoetta Brahmana, Kantor Bupati Karo Kabanjahe, Jumat (27/03/2026).
Acara ini menjadi momentum strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan arah pembangunan daerah di tengah dinamika ekonomi global yang menantang.

Dalam sambutannya, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn). Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes menyampaikan apresiasi atas capaian indikator makro pembangunan tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Karo tercatat stabil di angka 4,23% dengan PDRB mencapai Rp30,46 triliun, serta keberhasilan menekan angka kemiskinan menjadi 6,66% dan pengangguran terbuka di level 1,93%.
Meskipun capaian positif telah diraih, Bupati menegaskan agar semua pihak tidak cepat puas mengingat tantangan tahun 2027 diprediksi cukup berat akibat gejolak harga pangan dan energi global.
”Perencanaan kita harus antisipatif dan adaptif terhadap inflasi yang menyentuh langsung daya beli masyarakat,” ujar Bupati Karo.
Menanggapi penurunan alokasi dana transfer pusat, Bupati Karo mendorong penguatan Kemandirian Fiskal Daerah melalui optimalisasi PAD, pemanfaatan aset produktif, serta efisiensi belanja daerah yang tepat sasaran.
Ada beberapa poin utama yang ditekankan dalam RKPD 2027, di antaranya:
– Ketahanan Pangan: Memperkuat posisi Karo sebagai lumbung hortikultura dengan fokus pada produktivitas, irigasi, dan akses pasar bagi petani.
– Sinergi Pertanian & Pariwisata: Mengintegrasikan kekayaan alam dan budaya Karo agar berdampak langsung pada UMKM dan ekonomi kreatif.
– Peningkatan SDM: Memastikan layanan kesehatan dan pendidikan yang unggul untuk mencetak generasi yang berdaya saing.
– Gerakan “Karo Asri”: Mengajak masyarakat tidak hanya membangun, tetapi menumbuhkan budaya menjaga dan merawat infrastruktur serta fasilitas umum.
Bupati juga menekankan pentingnya Kerja Sama Kawasan dengan daerah tetangga, seperti Kabupaten Dairi, untuk memperkuat konektivitas dan rantai pasok pangan lintas wilayah.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja birokrasi, Bupati Karo menyerahkan Penghargaan Inovasi Terbaik kepada perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Kecamatan, dan Puskesmas yang dinilai paling berprestasi dalam menghadirkan terobosan layanan publik.
Acara diakhiri dengan pemberian cenderamata oleh Bupati Karo kepada para tamu kehormatan sebagai simbol sinergitas antarlembaga, yang diterima oleh:
1. Perwakilan Gubernur Sumatera Utara.
2. Bupati Dairi.
3. Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara.
4. Perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.
5. Perwakilan Kepala Bapperida Provinsi Sumatera Utara.
Turut hadir dalam acara ini unsur Forkopimda Kabupaten Karo, Perwakilaan Kabupaten sekitar dalam hal ini Bupati Dairi, pimpinan instansi vertikal, akademisi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta insan pers.
(Rossi)

