MEDAN - Konser bertajuk PENA EMAS yang digelar musisi Karo Ferly Sitepu berlangsung meriah di Balai Zeqita, Medan, Kamis (2/4/2026). Acara ini menjadi panggung besar apresiasi karya musik daerah sekaligus momentum penguatan identitas budaya Karo.
Konser tersebut turut dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting, didampingi Wakil Bupati Komando Tarigan, serta Ketua Komite II DPD RI Badikenita Br Sitepu. Kehadiran para tokoh ini menjadi simbol dukungan kuat terhadap pelestarian seni dan budaya Karo melalui karya musik.

Gagasan konser “PENA EMAS” sendiri bermula dari pertemuan sederhana antara Ferly Sitepu dan JR Saragih saat menghadiri acara di Yayasan Efarina, Pematang Siantar. Dalam kesempatan itu, Ferly menyampaikan ide konser yang langsung disambut antusias.
Bahkan, JR Saragih sempat menawarkan agar konser digelar di Kampus Efarina sebagai bentuk dukungan nyata terhadap karya anak daerah. Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan strategis seperti aksesibilitas dan kapasitas penonton, panitia akhirnya menetapkan Balai Zeqita Medan sebagai lokasi pelaksanaan.
Sejak awal, JR Saragih menjadi sosok pertama yang menyatakan dukungan penuh terhadap konser ini. Dukungan tersebut kemudian ditindaklajuti oleh
Indra Sipayung ,S.E yang juga setia mengikuti perkembangan persiapan konser dan membantu dalam penyusunan konsep acara. Konser tersebut didukung berbagai simpatisan, komunitas, hingga pecinta musik Karo, yang bersama-sama menyukseskan acara.
Di atas panggung, konser “PENA EMAS” menghadirkan nuansa budaya Karo yang kental. Lagu-lagu yang dibawakan tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat makna, mencerminkan perjalanan panjang Ferly Sitepu dalam dunia musik.
Diketahui, Ferly Sitepu telah menciptakan sekitar 400 lagu berbahasa Karo. Bakat menulisnya mulai tumbuh sejak masih duduk di bangku SMP, hingga kini ia dikenal sebagai salah satu pencipta lagu Karo paling produktif yang konsisten mengangkat nilai-nilai budaya lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Ferly Sitepu juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya konser tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua simpatisan, sahabat, komunitas, dan seluruh pihak yang telah mendukung. Tanpa dukungan kalian, konser ‘PENA EMAS’ ini tidak mungkin bisa berjalan dengan sukses dan lancar,” ujar Ferly Sitepu.
Bupati Karo Antonius Ginting menegaskan bahwa konser ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian budaya daerah. Pemerintah Kabupaten Karo, lanjutnya, terus mendorong kegiatan seni sebagai bagian dari upaya memperkuat jati diri masyarakat.
“Melalui karya musik seperti ini, budaya Karo dapat terus hidup dan dikenal lebih luas,” ungkapnya.
Konser “PENA EMAS” tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol kebangkitan musik daerah di tengah arus modernisasi. Kesuksesan acara ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para musisi lokal untuk terus berkarya dan membawa budaya Karo ke panggung yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (As/ky)

