Viral Siswi SMK di Kota Medan Melahirkan di Warung Warga, Sempat Kencan 5 Pria Berbeda

Medan – Viral siswi SMK di Kota Medan melahirkan bayi sambil berdiri di sebuah warung yang berada di Jalan Flamboyan Raya, Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Pelajar SMK itu berinisial AL (19), warga Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan terekam kamera Closed Cirkuit Television (CCTV) melahirkan anak diluar pernikahan.

Ia melahirkan bayi sambil berdiri tanpa bantuan siapapun di sebuah warung es dawet yang berada di pinggir jalan pada Senin 3 Maret kemarin, sekira pukul 23:00 WIB.

Usai melahirkan, bayi tersebut malah ditinggalkan begitu saja di samping rumah warga.

Al sempat mengelak ketika ditanya aksinya yang melahirkan di sebuah warung Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Kota Medan.

Ia sempat marah ketika kepala lingkungan M Wahyudi menanyakan terkait tujuannya berdiri di sebuah warung kosong di pinggir jalan.

Gegara AL tak mengaku, M Wahyudi mengirimkan video rekaman CCTV yang menampilkan wajahnya sedang berdiri sambil melahirkan di sebuah warung kosong di pinggir jalan Tanjung Selamat, Medan, pada Senin 10 Maret 2025 sekitar pukul 22.30WIB.

Setelah terungkap, AL pun tak dapat mengelak lagi dan mengakui perbuatannya.

“Saya menelepon yang bersangkutan dan menanyakan ada tidak malam itu duduk di warung dan dia bilang ada. Kemudian dia mengelak, merasa dituduh,”kata Wahyudi saat dilansir dari tribun-medan.com, sabtu (15/3/2025).

“Gak lama, saya kirim video. Dia terkejut kalau disitu ada kamera CCTV dan dia panik.”

Setelah terungkap dan diinterogasi Kepala Lingkungan, Polisi dan TNI, ia akhirnya mengaku kenapa tega membuang bayinya begitu saja.

Pengakuan AL kepada Wahyudi Rangkuti, Kepala Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, pelajar tersebut malu dan tidak mengetahui siapa ayah dari anak yang dilahirkannya.

Sebab pengakuannya, AL, sudah berhubungan badan dengan lima pria berbeda.

“Setelah saya wawancarai bersama pihak Kepolisian, rupanya ada sekitar 5 laki-laki yang sudah berhubungan dengan wanita ini. Tetapi tidak diketahui yang mana ayahnya,”kata Wahyudi Rangkuti.

Wahyudi menerangkan, soal kehamilan, AL juga menutupinya dari orangtuanya.

Ketika di rumah dan sekolah, AL diduga kerap memakai pakaian maupun jaket berukuran besar.

Sehingga orangtuanya kaget ketika Polisi, pihak kelurahan datang memberi kabar kalau AL terekam kamera melahirkan sambil berdiri, laku bayinya ditinggal begitu saja.

“Kita selidiki dan betul beliau yang melahirkan. Orangtuanya syok, malu.”

Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan Iptu Syawal Sitepu mengatakan, selama kehamilan, AL menutupinya dari orang tuanya dan rekan sekolah.

Untuk mengelabui, AL disebut kerap menggunakan pakaian berukuran besar dari seharusnya.

Setelah itu, ia juga memakai jaket hodie supaya perutnya tidak kelihatan membesar.

“Selama ini orang tuanya itu tidak mengetahui anaknya sedang hamil. Kalau informasi yang kami dapat, si anak ini kerap menggunakan pakaian ukuran besar,”kata Iptu Syawal Sitepu, Jumat (14/3/2025).

Usai mendapat kabar penemuan bayi, pihak Polsek Medan Tuntungan mendatangi lokasi penemuan di sebuah rumah di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Mereka memeriksa saksi sampai akhirnya menemukan siapa ibu dari bayi tak berdosa tersebut.

Selanjutnya Polisi membuat laporan model A ke Polrestabes Medan karena menemukan tindak pidana penelantaran anak.

“Sudah kami laporkan. Jadi laporannya sekarang ditangani Sat Reskrim Polrestabes Medan.”

Sebelumnya, warga yang tinggal di Jalan Flamboyan Raya, Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan sempat heboh ditemukannya bayi baru dilahirkan, Selasa 11 Maret, sekira pukul 11:00 WIB kemarin.

Kepala Lingkungan III Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan M Wahyudi mengatakan bayi tak berdosa ditemukan di tumpukan kayu, disamping rumah warga dengan kondisi telanjang tanpa sehelai benang yang menyelimuti tubuhnya.

Bahkan saat ditemukan, terdapat luka di lutut, kepala dan matanya dipenuhi pasir.

Wahyudi mengatakan, yang pertama kali menemukan bayi adalah Bram, pemilik rumah.

Awalnya Bram mendengar suara bayi menangis dari sekitar rumahnya.

Ketika ia melihat ke samping kiri rumahnya, ditemukan bayi tanpa busana masih berwarna merah tergeletak di tumpukan kayu.

“Awal mula penemuannya pak Bram ini mendengar suara bayi menangis, kemudian dilihatnya dan ia menghubungi saya. Ditemukan kondisi bayi itu kepalanya terluka, matanya berpasir dan kemudian lututnya memar,”kata Wahyudi, Jumat (14/3/2025).

Setelah menemukan bayi, Bram menghubungi Wahyudi. Kemudian bayi tersebut dibawa ke klinik terdekat.

Selanjutnya, mereka melaporkan ke pihak berwajib untuk mengungkap siapa yang sudah melahirkan dan meninggalkan bayinya.

Begitu dilihat rekaman video Closed Cirkuit Television (CCTV) pada malam sebelumnya, atau tepatnya Selasa 10 Maret sekira pukul 23:00 WIB, ada seorang perempuan bersama dua temannya di warung es dawet milik Bram yang berada tepat di depan rumah.

Dalam rekaman Closed Cirkuit Television (CCTV), perempuan terlihat mondar-mandir di warung bermaterial kayu dan seng.

Hingga akhirnya kedua tangannya memegang kayu, dan ia berdiri dengan posisi sedikit merunduk.

Sambil mengejan, wanita tersebut melahirkan bayi tanpa bantuan peralatan apapun dan siapapun.

Setelah melahirkan, ia sempat mondar-mandir di pekarangan rumah warga.

Kemudian, ia meninggalkan bayi tak berdosa yang baru dilahirkannya begitu saja di dekat rumah warga.

Usai melihat rekaman video cctv, mereka langsung mengidentifikasi perempuan yang melahirkan bayi sambil berdiri tersebut ternyata AL (19) seorang pelajar duduk kelas II SMK Negeri di Kota Medan, yang tinggal tak jauh dari lokasi.

Orang tua AL Bikin Laporan Polisi
Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polrestabes Medan menjadwalkan pemeriksaan terhadap AL (19) siswi SMK Negeri Kota Medan yang melahirkan bayi sambil berdiri di sebuah warung Jalan Flamboyan Raya, Medan Tuntungan, lalu ditinggal begitu saja.

Kanit PPA Polrestabes Medan Iptu Dearma mengatakan, rencananya hari Senin 17 Maret AL akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Dalam kasus ini, pelajar perempuan tersebut sebagai terlapor penelantaran anak.

“Karena kondisi tersangka masihh sekolah dan baru selesai melahirkan, maka dengan pertimbangan jdwal pemeriksaan hari Senin sebagai terlapor,”kata Kanit PPA Polrestabes Medan Iptu Dearma, Jumat (14/3/2025).

Polisi mengatakan, orang tua AL juga akan membuat Laporan Polisi dalam kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur.

Sebab, anaknya diduga sebagai korban pencabulan hingga hamil dan melahirkan.

“Orang tua terlapor sudah datang, bersedia menghadirkan anaknya dan akan membuat laporan tentang perbuatan cabul anaknya sebagai korban.”
(As/tr/red)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

DPD IPK Kabupaten Karo Hadiri Peresmian Renovasi Masjid Amal Bakti

Karo - Aktiva.news | Wujud dukungan tolaransi antar umat...

Bupati Karo Himbau Masyarakat Untuk Tidak Membuang Sampah Di Saluran Drinase

Tingginya intensitas hujan di kecamatan Kabanjahe beberapa hari ini...

Waspada Penipuan: Dinas Kominfo Karo Klarifikasi Akun Messenger Palsu Wakil Bupati Karo Komando Tarigan

Kabanjahe – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo mengimbau...

Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak, Pemkab Karo Ikuti Pendampingan Evaluasi KLA

Kabanjahe - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr....

Bermain Air di Kolam Renang Licia Binjai, Anak-anak Alami Sakit Mata

BINJAI | Sejumlah anak sekolah dasar mengalami sakit mata...

Asah Kreativitas Generasi Muda, Pemkab Karo Gelar FLS3N Tingkat Kabupaten Tahun 2026 di Berastagi

Berastagi, 29 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Karo melalui...

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Gubernur Sumut Kukuhkan Kepala Perwakilan LPS I, Perkuat Stabilitas Keuangan Daerah

Medan — Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi mengukuhkan Kepala Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) I Wilayah Sumatera Utara dalam...

Bupati Asahan Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Lima Kebijakan Strategis Pendidikan

Kisaran, 3 Mei 2026 — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di SMP Negeri 3...

Bupati Karo Jajaki Investasi Singapura, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Teknologi CAS untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Hortikultura

Berastagi – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., didampingi Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., menerima kunjungan dari dua...

Bupati Asahan Lepas Gerak Jalan Santai Peringati May Day 2026

KISARAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, secara resmi melepas peserta gerak jalan santai dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Kegiatan...

Wakil Bupati Asahan Hadiri Penutupan LKM dan Pembukaan Musda XVIII IPA Asahan

ASAHAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, menghadiri penutupan Latihan Kader Menengah (LKM) sekaligus membuka Musyawarah Daerah (Musda) XVIII Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Kabupaten...

Milad ke-109 Aisyiyah, Pengajian Akbar Digelar di Rawang Panca Arga

RAWANG PANCA ARGA – Peringatan Milad ke-109 organisasi perempuan Islam Aisyiyah dirangkai dengan kegiatan pengajian akbar yang berlangsung khidmat di Masjid Taqwa, Desa Rawang...

Pemkab Karo Gelar Upacara Peringatan Hardiknas 2026

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Lapangan Kantor Bupati Karo, Jumat (2/5/2026). Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr....

Bupati Asahan Terima 1.700 Kartu BPJS Ketenagakerjaan pada Peringatan May Day Sumut 2026

DELI SERDANG – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menerima secara simbolis 1.700 kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May...