Dampak Terlalu Sering Menonton Televisi Untuk Anak dan Dewasa

Televisi dijadikan sebagai salah satu sumber hiburan atau informasi. Namun, seringkali kita tidak menyadari adanya dampak negatif televisi.

Terlalu lama atau sering menonton televisi bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, baik untuk orang dewasa maupun anak.

Informasi seputar bahaya-bahaya yang terjadi akibat screen time, terutama karena menonton televisi terlalu lama, umumnya di fokusnya hanya kepada anak-anak saja.

Padahal, orang dewasa juga bisa mengalami dampak negatif akibat menonton televisi terlalu lama, lho.

Menurut penelitian, rata-rata orang menghabiskan waktu sekitar 2 jam sehari untuk menonton televisi. Belum lagi, dalam sehari kita mungkin tidak hanya menonton televisi, tetapi juga menggunakan gadget atau komputer. Bila digabungkan, durasi kita menatap layar atau screen time bisa mencapai 5—7 jam per hari, lho.

Berbagai Dampak Negatif Televisi
Nah, beberapa dampak negatif menonton televisi yang terlalu lama yang penting untuk diketahui antara lain:

1. Masalah perilaku
Dampak negatif televisi yang bisa langsung dirasakan, terutama bagi anak-anak, adalah masalah perilaku. Anak usia sekolah dasar yang menghabiskan waktu menonton televisi lebih dari 2 jam sehari, apalagi tanpa pengawasan orang tua, biasanya memiliki masalah emosional dan sosial.

Acara televisi bisa saja menampilkan adegan kekerasan. Nah, ini bisa menjadi contoh yang buruk bagi anak dan mereka cenderung akan meniru apa yang ia lihat di televisi dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, beberapa anak lain mungkin akan merasa ketakutan hingga bermimpi buruk.

Beberapa penelitian yang mengungkap bahwa anak yang memiliki televisi di kamarnya sulit untuk fokus belajar dan memiliki prestasi yang lebih buruk daripada yang tidak.

2. Sulit bersosialisasi
Kecanduan menonton televisi juga bisa membuat orang enggan untuk bersosialisasi, terutama bagi anak. Hal ini karena menurut mereka, menonton televisi lebih menyenangkan daripada bermain atau berinteraksi dengan orang lain.

Karena waktu bermain dengan teman sebaya terbatas, keterampilan sosial anak juga akan berkurang. Bila ini terjadi, anak akan cenderung malu atau susah beradaptasi dengan lingkungan.

3. Kesulitan tidur
Menonton televisi biasanya menjadi salah satu cara orang bersantai sebelum tidur. Sayangnya, menonton televisi terlalu dekat dengan waktu tidur di malam hari justru bisa menjadi bumerang, lho. Paparan cahaya yang dipancarkan dari layar televisi bisa mengganggu siklus tidur dan menyebabkan insomnia atau kesulitan tidur.

4. Kesehatan mata terganggu
Dampak negatif televisi selanjutnya adalah munculnya gangguan mata. Orang yang sering menghabiskan waktu menonton televisi lebih berisiko mengalami mata lelah. Hal ini ditandai dengan mata yang berair, tampak lebih merah, sering kedutan, dan terasa gatal.

Selain itu, sering menonton televisi juga bisa menyebabkan rabun jauh, baik pada anak maupun orang dewasa, atau bertambahnya ukuran minus mata pada orang yang telah memiliki mata minus.

5. Kelebihan berat badan
Saat asyik menonton televisi, orang biasanya cenderung duduk dalam waktu yang lama. Nah, terlalu banyak waktu melakukan aktivitas yang menetap ini bisa menjadi faktor risiko kelebihan berat badan atau obesitas.

Ditambah lagi, orang biasanya nonton televisi sambil ngemil makanan yang kurang bergizi, seperti chiki, keripik, atau kue kering. Makan sambil nonton televisi ini akan sulit dikontrol dan cenderung berlebihan.

Tidak hanya itu, iklan di televisi juga biasanya menampilkan beragam pilihan makanan yang mengandung banyak gula, garam, atau lemak, sehingga orang juga akan tertarik untuk mengkonsumsi makanan yang kurang sehat tersebut.

Tips Mengatasi Dampak Negatif Televisi
Untuk mengatasi dampak negatif televisi pada anak, orang tua perlu memberikan batasan yang tegas. Anak di bawah usia 2 tahun sebaiknya belum boleh screen time, termasuk menonton televisi. Sementara itu, anak di atas 2 tahun batasi screen time 1 hingga 2 jam sehari.

Mengurangi waktu menonton televisi bisa menjadi sulit bagi beberapa anak-anak. Namun, orang tua bisa mengajarinya pelan-pelan bahwa menonton televisi terlalu lama bisa memberikan dampak negatif.

Alih-alih menonton televisi, orang tua bisa mengajak Si Kecil untuk melakukan aktivitas lain yang bisa membuatnya lebih aktif dan kreatif, misalnya menyusun lego, bermain slime, mewarnai, menggambar, atau membacakan anak buku cerita.

Selain itu, ada beberapa tips lain guna mengatasi dampak negatif televisi yang bisa diterapkan sehari-hari, yaitu:

Usahakan jangan ada televisi di dalam kamar, apalagi kamar tidur anak.
Hindari menonton televisi sambil makan.
Hindari membiarkan televisi terus menyala saat tidak ada yang menonton.

Tentukan dengan pasti program televisi mana yang ingin kita atau anak tonton, lalu matikan televisi saat program tersebut telah selesai.

Awasi anak saat ia menonton televisi dan pastikan ia menonton acara televisi yang sesuai dengan usianya.

Tentang diri sendiri atau Si Kecil untuk mengurangi durasi menonton televisi, misalnya seminggu tidak menonton televisi.

Lakukan kegiatan lain yang lebih aktif daripada menonton televisi, seperti bermain, olahraga, atau berjalan-jalan. Jika kamu atau Si Kecil merasa sudah kecanduan televisi hingga menjadi malas untuk melakukan aktivitas lain, jangan ragu konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Ditinjau oleh : dr. Airindya Bella

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Merasa Namanya Disalahgunakan, Perwakilan Warga Berastepu Laporkan Dugaan UU ITE ke SPKT Polres Tanah Karo

Kabanjahe — Warga eks pengungsi Desa Berastepu, Sinabung, kembali...

Tim Cobra Polres Karo Bekuk Pelaku Pencurian Mobil Canter, Diamankan di Pancur Batu

Karo - Gerak cepat Tim Cobra Satreskrim Polres Karo...

Agen Pertanian Diduga Bawa Kabur Ratusan Juta Uang Petani dan Pemilik Gudang, Dilaporkan Ke Polres Karo

Kabanjahe-Wanita berinisial N.G warga desa Kuta Julu kecamatan Tigapanah...

Dukung Swasembada Nasional, Pemkab Karo Siap Akselerasi Pengembangan Kawasan Bawang Putih 2026 – 2027

Medan- Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan kesiapannya untuk menyukseskan program...

Bupati Karo Dorong Pengembangan Kampung Kreatif Berbasis Potensi Lokal

Karo - Pemerintah Kabupaten Karo terus mendorong pengembangan desa...

Bambang Sah Nahkodai DPD FTI 1973 Sumut Periode 2026–2031, Kibarkan Roda-Roda Organisasi di Daerah

DPD FTI 1973 Sumatera Utara resmi memiliki kepemimpinan baru....

Polres Karo Gerebek Dua Lokasi Diduga Terkait Narkoba, 10 Orang Diamankan

Kabanjahe, Karo - Polres Karo melaksanakan kegiatan Gerebek Sarang...

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Kodim 0205/TK Pacu Pembangunan Jembatan Beton di Kidupen Karo, Progres Capai 55 Persen

Karo – Pembangunan Jembatan Beton Tahap VII A dan VII B di Desa Kidupen, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Rabu (21/10/2026),...

Wakil Bupati Asahan Buka Talk Show Edukatif Jilid II, Ajak Pemuda Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

ASAHAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., membuka Talk Show Edukatif Jilid II yang digelar Barisan Aspirasi Pemuda dan Mahasiswa (BAPAM) Kabupaten Asahan...

Kejari Asahan Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik, Cegah Penyimpangan di Sektor Pendidikan

KISARAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan resmi meluncurkan program Jaksa Sahabat Pendidik bertema “Sebuah Kolaborasi Mengawal Pendidikan, Mencegah Penyimpangan” di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten...

Wakil Bupati Asahan Buka PORKAB KORPRI 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

KISARAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) KORPRI Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Kisaran,...

Polres Karo Gerebek Dua Lokasi Diduga Terkait Narkoba, 10 Orang Diamankan

Kabanjahe, Karo - Polres Karo melaksanakan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Senin(12/10/2026) sore. Dalam...

Bupati Asahan Resmi Tutup Turnamen Sepak Bola Piala DPRD Usia 35 Tahun 2026

KISARAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Piala DPRD Kabupaten Asahan Antar Kecamatan Usia 35+ Tahun...

Bupati Asahan Dukung Kisaran Science Olympiade 2026, Cetak Generasi Berprestasi Menuju Indonesia Emas 2045

KISARAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri Kisaran Science Olympiade 2026 yang diikuti siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK serta guru se-Sumatera...

Polres Karo Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Berastagi, Tujuh Orang Positif Metamfetamina

Karo - Polres Karo melalui personel gabungan menggelar kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Jalan Kolam Renang, Kelurahan Gundaling II, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo,...