KABANJAHE – Suasana berbeda menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe pada Kamis (01/01/2026). Di saat sebagian besar instansi menikmati libur Tahun Baru, Rutan ini justru membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat.
Komitmen pelayanan publik yang humanis menjadi alasan utama. Rutan Kabanjahe tetap menyelenggarakan layanan kunjungan bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) meski di tengah tanggal merah.
Proses kunjungan berlangsung tertib. Setiap pengunjung melewati pemeriksaan ketat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Petugas berjaga sigap guna memastikan keamanan tetap kondusif tanpa mengurangi kenyamanan warga.

Kepala Rutan Kabanjahe menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas. Menurutnya, momen hari besar justru menjadi waktu krusial bagi warga binaan untuk mendapatkan dukungan moral dari keluarga.
“Kami ingin memastikan hak warga binaan terpenuhi. Hubungan kekeluargaan yang terjaga sangat mendukung optimalisasi proses pembinaan mereka di dalam,” ujarnya.
Tak hanya soal temu kangen, pengawasan ketat juga diberlakukan. Petugas memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam Rutan selama euforia pergantian tahun berlangsung.
Kebijakan ini menuai apresiasi dari para keluarga. Mereka merasa terbantu karena tetap bisa memberikan semangat secara langsung kepada anggota keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan.
Langkah Rutan Kabanjahe ini menjadi bukti nyata reformasi birokrasi yang transparan dan berintegritas. Harapannya, suasana hangat ini mampu menciptakan lingkungan yang harmonis demi keberhasilan program pembinaan.
Tag Berita: #RutanKabanjahe #TahunBaru2026 #LayananPublik #Kemenkumham #BeritaKabanjahe #WargaBinaan #Pemasyarakatan

