Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 100

Elon Musk Kenakan Batik Bomba Donggala di World Water Forum 2024, Kemenkumham Sulteng: Kekayaan Intelektual Sulteng Mendunia

0

Palu – Elon Musk, CEO SpaceX dan Tesla, kembali menarik perhatian publik dengan penampilannya di World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali. Kali ini, bukan hanya karena ide-idenya yang futuristik, tetapi juga karena batik yang dikenakannya, Palu, 20 Mei 2024.

Musk terlihat mengenakan batik berwarna hijau dengan motif Bomba, motif khas Tenun Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). Batik ini sebelumnya juga pernah dikenakannya saat kegiatan B20 Summit di Bali pada November 2022.

Penampilan Musk dengan Batik Bomba ini disambut antusias oleh berbagai pihak, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham Sulteng).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bahwa kekayaan intelektual (KI) Sulteng, khususnya Batik Bomba, sudah mendunia.

“Ini merupakan kebanggaan bagi Sulteng. Batik Bomba yang merupakan Indikasi Geografis Kekayaan Intelektual kita, kini sudah dikenal dan dipakai oleh tokoh dunia seperti Elon Musk,” ujar Hermansyah Siregar.

Lebih lanjut, Hermansyah Siregar menjelaskan bahwa Kemenkumham Sulteng akan terus berupaya untuk melindungi KI lokal Sulteng agar tidak dibajak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya melindungi KI. Kami juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkenalkan KI Sulteng ke dunia internasional,” tandasnya.

Batik Bomba sendiri merupakan motif batik khas Tenun Donggala yang memiliki makna filosofis yang mendalam. Motif ini melambangkan kekuatan, keberanian, dan semangat juang masyarakat Kabupaten Donggala.

Penampilan Elon Musk dengan Batik Bomba diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan popularitas batik ini di kancah internasional. Hal ini juga dapat menjadi peluang bagi para pengrajin batik di Donggala untuk meningkatkan omzet penjualan mereka.

“Semoga saja para pengrajin tenun Donggala dapat lebih sejahtera lagi, ini tujuan kita juga,” pungkas Hermansyah Siregar.(Rel)

Curi Dinamo Kincir di Bogak Besar, AP Warga Rohil Berhasil Diamankan Polres Sergai

0

Sergai, Aktiva.news – Tim Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu Polres Serdang Bedagai (Sergai) mengamankan seorang pria berinisial AP (21), terduga pelaku pencurian dinamo kincir.

“Pelaku AP diamankan Senin (20/5/2024) sekira pukul 09.30 WIB dari tempat persembunyiannya di ladang cabai milik warga di Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu,” ungkap Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP Sugiono melalui Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward Sidauruk, Selasa (21/5/2024)

Edward menjelaskan, AP yang merupakan warga Bukit Dua Desa Simpang Kanan, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau ini, merupakan pelaku pencurian dinamo kincir di tambak milik Suyono (51), majikan pelaku, yang berlokasi di Dusun I Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu.

Aksi pencurian yang dilakukan AP diketahui pada Senin (20/5/2024) sekira pukul 07.30 WIB. Saat itu, katanya, warga melihat pelaku memgangkat 1 unit dinamo kincir dari bawah pohon sawit milik warga yang berjarak sekitar 15 meter dari lokasi tambak tempat pelaku bekerja.

“Saat melihat warga, pelaku langsung kabur. Warga yang melihat pelaku kabur, langsung mengejar dan mencari keberadaan pelaku,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, Tim Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu dipimpin Kanit, Ipda L Torosky RBP Manik yang mendapat informasi telah terjadi aksi pencurian di tambak milik Suyono, segera mendatangi lokasi kejadian.

“Bedasarkan keterangan pelapor, pelaku adalah buruh yang bekerja di tambak milik pelapor,” terangnya.

Selanjutnya, tim melakukan pencarian dan berhasil mengamankan pelaku dari tempat persembunyiannya di ladang cabai milik warga. Selain pelaku, tim juga mengamankan barang bukti 7 unit dinamo kincir.

Saat diinterogasi, tambah Edward, pelaku AP mengakui melakukan aksi pencurian tersebut bersama rekannya berinisial I. Namun I sudah lebih dulu kabur dengan membawa 1 unit dinamo kincir.

Pelaku juga mengakui sebelumnya sudah 2 kali melakukan aksi pencurian di tambak milik majikannya tersebut. Yakni pada Minggu (5/5/2024), pelaku AP bersama rekannya berinisial K  berhasil mengambil 6 unit dinamo kincir dan 20 batang as kincir.

Kemudian pada Senin (13/5/2024), pelaku bersama rekannya berinisial D berhasil mengambil 2 unit dinamo kincir dan 10 batang as kincir.

“Keseluruhan barang milik pelapor yang telah diambil pelaku berjumlah 16 unit dinamo kincir dan 30 batang as kincir. Akibat perbuatan pelaku, pelapor mengalami kerugian materil sebesar Rp. 63 juta,” sebutnya.

Berdasarkan bukti awal yang cukup, pelaku berikut barang bukti selanjutnya diboyong ke Polsek Telukmengkudu guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku AP dijerat melanggar pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 4 dari KUHPidana. Tim Unit Reskrim Polsek Telukmengkudu juga terus memburu pelaku lainnya,” jelas Edward.

Ari

Pastikan SPPT-TI Berjalan Lancar, LPKA Palu Terima Monev Divpas Sulteng

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu kedatangan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng), Senin, (20/05/2024). Dalam hal ini memastikan Sistem Peradilan Pidana Terpadu berbasis Teknolologi Informasi (SPPT-TI) telah berjalan dengan lancar.

Kedatangan Tim Monev Divpas tersebut dipimpin oleh Kepala Subbidang Bimbingan Dan Pengentasan Anak, Antonius Andry dan disambut langsung oleh Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi, Yeffri Haryanto Balili, Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W, Kepala Subbagian Umum, Andi Nuryadin, Kepala Seksi Wasgakin, Mokhamad Ma’ruf.

Selanjutnya, Yeffri mengatakan penggunaan sarana prasarana yang mendukung terlaksananya SPPT-TI di LPKA Palu terus diperhatikan secara berkala dan telah diaplikasikan oleh seluruh jajaran di seksi registrasi dan klasifikasi.

“Dalam pengaplikasiannya kami terus melakukan upaya update data terbaru pada setiap perangkat yang digunakan, memperhatikan kualitas jaringan serta meningkatkan jalinan sinergitas bersama aparat penegak hukum lainnya dalam penyelarasan dokumen-dokumen yang dibutuhkan,” ujar Yeffri

Senada akan hal itu, Revanda Bangun selaku Kepala LPKA Palu menegaskan bahwa hal tersebut telah menjadi komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan prima baik kepada masyarakat ataupun anak binaan dalam memenuhi hak-haknya.

“Pastinya dengan dilakukan monev seperti ini dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi pada sistem. Komitmen kuat merupakan kunci dari keberhasilan,” tegas Revanda

Sementara itu, Kepala Subbidang Bimbingan Dan Pengentasan Anak, Antonius Andry menjelaskan, SPPT-TI merupakan sistem pertukaran data perkara pidana secara elektronik diantara 4 lembaga penegak hukum (Kepolisian Negara RI, Kejaksaan Agung RI, Mahkamah Agung RI, Ditjen PAS Kemenkumham RI). Sistem ini dibentuk dalam rangka mempercepat dan mempermudah proses penanganan perkara yang akuntabel dan transparan serta keterpaduan sistem yang didukung dengan teknologi informasi diharapkan dapat menjamin proses penegakan hukum dilakukan dengan efektif dan efisien.

“Tujuan dari monev ini, yaitu untuk melihat secara langsung penggunaannya di lapangan. Untuk LPKA Palu telah sukses mengaplikasikannya pada Sistem Database Pemasyarakatan dengan baik, ini ditunjukan dengan langkah konkret yang dibangun Kepala LPKA Palu bersama seluruh jajarannya, sehingga mampu memperdayakan Sumber Daya Manusia yang dimilikinya,” jelas Andry

Ia juga berharap agar LPKA Palu terus mempertahankan kinerja baiknya, khususnya dalam mendukung Rencana Aksi Kemenkumham Sulteng Tahun 2024.

“Pertahankan kinerja baiknya, mari bersama wujudkan Kanwil Kemenkumham Sulteng semakin maju dan PASTI dalam memberikan pelayanan,” tambahnya

Di tempat berbeda, Kegiatan ini mendapatkan Apresiasi yang luar biasa dari Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar khususnya dalam penyelenggaraan SPPT-TI di jajaran Pemasyarakatan.

“Terima kasih, hal ini menjadi bukti nyata bagi kita semua dalam mewujudkan Kanwil Kemenkumham Sulteng Naheba (Hebat),” tutup Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Bangkit untuk Indonesia Emas, LPKA Palu Gelar Upacara Peringatan Harkitnas Ke 166 Tahun 2024

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu dibawa naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (kanwil Kemenkumham Sulteng) menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-166 Tahun 2024, Senin, (20/05/2024).

Dengan Mengusung tema “Bangkit Untuk Indonesia Emas” Harkitnas Tahun 2024 bertujuan untuk membawa nilai-nilai semangat dan kekuatan untuk bangkit menuju Indonesia Emas 2045.

Berpusat di Halaman Kantor LPKA, upacara tersebut diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural eselon IV dan V serta seluruh pegawai di jajaran Kantor LPKA Palu.

Bertindak menjadi Pembina Upacara, Yeffri Haryanto Balili selaku Kepala Seksi Registrasi, dengan tegas dan penuh khidmat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI.

Dalam sambutan tersebut, bangsa Indonesia dihimbau untuk terus semangat dalam mengelola Bonus Demografi yang dimiliki Indonesia dengan bijaksana, yakni salah satunya adalah adobsi teknologi digital. Potensi-potensi ini tentu mendukung percepatan transformasi digital, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk keluar dari middle-income trap, kata Menkominfo, aspek bisnis, sosial dan ekonomi, Transformasi Digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis.

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun dengan langkah konret terus mendukung dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Hal tersebut tidak terlepas dari peran Generasi Muda, mereka adalah penerus bangsa yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini. Kita di LPKA Palu terus berupaya akan hal tersebut, segala inovasi program pembinaan terus kita hadirkan demi kemajuan bangsa dan negeri ini,” tegas Revanda

“Dan itu tidak terlepas dari jalinan sinergitas yang kita bangun bersama stakeholder dan para pemerhati anak, bukan hanya sekeder wacana, ini komitmen kita. Dihari ini, mari kita bangkitkan semangat yang menggelora untuk lebih maju,” tambahnya.

Di tempat berbeda, Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar berharap seluruh jajarannya di Lapas/Rutan/LPKA dapat memaknai dan memperingati Harkitnas ke-166 Tahun 2024 untuk terus berjuang, bertumbuh, dan melangkah maju dengan semangat untuk bangkit.

“Selamat Harkitnas 2024, mari kita terus berjuang demi Indonesia Emas 2045. Tunjukan hal itu dengan inovasi program-program pembinaan yang diberikan kepada Warga Binaan dan Anak Binaan,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Buat Malu, Konser Armada Nyaris Gagal Konser Disebabkan Sound Sistem Rusak

0

BINJAI – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah dan dari Kota Binjai tumpah memadati lapangan Merdeka Kota Binjai untuk menyaksikan konser Armada dari Jakarta di Hari jadi Kota Binjai yang ke – 152 yang digelar, Sabtu (18/5/2024).

Konser Armada dari Jakarta yang dijadwalkan untuk memeriahkan di Hari jadi Kota Binjai yang ke-152 sekitar pukul 21.00 – 22.00 wib nyaris gagal tampil.

Pasalnya saat akan digelar konser Armada dari Jakarta, sound sistem mendadak rusak dan tidak bisa beroperasi yang mengakibatkan para penonton untuk menyaksikan pagelaran dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Binjai yang ke-152 merasa kecewa dan kesal.

Pasca rusaknya sound sistem dikonser Armada dari Jakarta, untuk memeriahkan Hari jadi Kota Binjai yang ke-152, masyarakat pun membubarkan diri dengan rasa kecewa.

Sekitar pukul 23.45 wib, akhirnya konser Armada dari Jakarta bisa tampil di hadapan masyarakat Kota Binjai dan luar Kota Binjai, walaupun sebagian besar para penonton sudah membubarkan diri dengan rasa kecewa.

Rudi salah seorang pengunjung dari luar Binjai saat dikonfirmasi awak media ini terkait kedatangannya ke Kota Binjai saat akan mengeluarkan kendaraannya dari lokasi parkir, ” Saya datang dari luar ke Kota Binjai dengan semangat untuk bisa menyaksikan penampilan Armada dari Jakarta, tapi saya pulang ini hanya membawa rasa kecewa ” ucap Rudi.

Semoga tahun depan Binjai lebih baik untuk mempersiapkan Hari Jadi Kota Binjai, jangan seperti sekarang ini.

Akibat rusaknya sound sistem, Armada nyaris gagal tampil, Binjai diduga kurang persiapan, oke bg….terima kasih.

( ST)

Perkuat Sinergitas, LPKA Palu bersama PKBM Mulia Kasih Bahas Optimalkan Talenta Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu terus berupaya menggali talenta anak binaan khususnya bidang sepak bola dengan perkuat sinergitas bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mulia Kasih.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan, pihaknya mendukung terciptanya talenta-talenta potensial pada bidang sepak bola.

“Kita siap untuk mendukung penuh dalam mewujudkan talenta berbakat dengan meningkatkan kualitas pembinaan yang optimal dan bekelanjutan,” ujar Revanda kepada media, Sabtu, (18/05/2024)

Ia juga berharap melalui jalinan kerja sama dengan PKBM Mulia Kasih dapat menyeleksi bibit-bibit unggul di antara para anak binaan, sehingga bisa mendukung pencapaian prestasi pada bidang olahraga.

“Dengan langkah konkret ini, kita yakin bisa menyaring para atlet muda khususnya pada bidang olahraga. Besar harapan mereka bisa menjadi calon-calon garuda muda yang bisa membela tim nasional Indonesia,” harapnya

Dengan keterbatasan fasilitas sarana dan prasana, tidak menyurutkan semangat para anak binaan untuk terus berlatih sepak bola.

Berlokasi di Aula serba guna 18 orang anak binaan terlihat serius mengikuti arahan dan bimbingan dari coach Ferdianto Abili selaku tenaga pengajar dari PKBM Mulia Kasih.

Bakat pada bidang olahraga, kata dia, jadi faktor penting dalam mengembangakan kesuksesan pada bidang olahraga khususnya sepak bola.

“Pertemuan kali ini menjadi perkenalan awal tentang dasar-dasar dalam bidang sepak bola, kelincahan dan tekad kuat para anak binaan dapat menjadi modal besar mereka. Saya juga sudah melihat dan menilai beberapa dari mereka memiliki bakat dan potensi yang dapat dikembangkan dalam sepak bola,” ujarnya

“Saya juga mengapresiasi LPKA Palu, walaupun dengan keterbatasan sarana dan prasarana tidak mengurangi dukungan penuh dalam mengembangkan bakat dari para anak binaan,” tambahnya

Sementara itu, kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham ) Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar dalam mendukung potensi atlet muda berbakat dari LPKA Palu.

Kakanwil Hermansyah berharap, melalui pelatihan ini menjadi langkah awal bagi seluruh anak binaan guna meraih prestasi non akademik khususnya dalam bidang sepak bola.

“Selain torehan akademik, besar harapan LPKA Palu dapat meraih prestasi dibidang non akademik khususnya dalam menciptakan para atlet muda yang bertujuan mendukung pemajuan daerah Sulawesi Tengah,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Postingan Akun Facebook Rambo Hutasoit Diadukan ke Polres Taput

0

Taput – Postingan akun media sosial Facebook Rambo Hutasoit diadukan oleh ke Polres Tapanuli Utara, Kamis 16 Mei 2024 oleh Rudi Zainal Sihombing, SH,MH selaku kuasa hukum Satika Simamora, caleg terpilih DPRD Sumut periode 2024 -2029, yang juga merupakan Isteri dari mantan Bupati Taput dua periode Nikson Nababan. Pengaduan itu diterima oleh staf Polres Taput atas nam Andre H.

Rudi Zainal Sihombing mengatakan, pihaknya mengadukan akun facebook atas nama Rambo Hutasoit pada Kamis (16/5/2024), karena isi postingan diduga dapat mencemarkan nama baik kliennya selaku publik figur di mata warga masyarakat.

Rudi Zainal menjelaskan, bahwa pada tanggal 15 Mei 2024, pada pukul 21:54 WIB, pihaknya melihat facebook dan menemukan sebuah postingan facebook atas nama akun Rambo Hutasoit yang memuat tulisan kata, “Beredar Video Goyagan Satika Adu Hai di tonton puluhan warga Taput,” yang dibagikan di grup facebook Taput Hebat yang dibagikan sendiri oleh akun Facebook Rambo Hutasoit.

Lebih lanjut, akibat narasi postingan akun facebook Rambo Hutasoit pada laman grup facebook Taput Hebat yang di bagikan secara berulang ulang, diduga telah menciderai harga diri serta harkat dan martabat kliennya. Dan patut diduga pemilik akun telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik dan atau penyebaran berita bohong / Hoax sebagaimana diatur dalam pasal 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (3) undang undang nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan undang undang nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Rudi Zainal mengatakan, fenomena yang terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat menjelang tahun politik telah mengalami degradasi moral. Tidak ada lagi etika terlebih dalam bermedia sosial

“Pengamatan kami, bahwa setiap menjelang moment tahun politik, akan selalu ada ada saja pihak yang selalu memperkeruh suasana. Oleh karenanya, kami sebagai praktisi hukum yang sekaligus sebagai masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara sangat mengharapkan kiranya Polres Tapanuli Utara dapat memberikan atensi khusus dalam menyikapi perilaku yang kerap mendesain propaganda dan mentransmisikan berita-berita hoax di media sosial, yang mengakibatkan tercederainya harkat dan martabat orang lain yang pada akhirnya akan menciptakan kekisruhan dalam tatanan sosial masyarakat,” ucap Rudi Zainal Sihombing, SH, MH pada wartawan di Mapolres Taput, Jumat (17/5/2024).

Dihubungi terpisah, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasubbag Humas Polres Tapanuli Utara Aiptu Walfon Baringbing mengatakan, “Setiap laporan baik itu bentuk LP dan pengaduan masyarakat secara tertulis akan dilakukan gelar awal. Maksudnya, gelar awal itu untuk menentukan apakan pèngaduan itu terpenuhi unsur pidananya atau tidak.
Nantinya juga akan kita undang pihak pihak yang tertuang didalam laporan itu baik itu pelapor maupun terlapor”, terang Walpon Baringbing dengan singkat. (Henry)

Berikan Hak Bersyarat, Satu Anak Binaan LPKA Palu Kembali ke Keluarga

0

Palu – Komitmen penuhi hak bersyarat, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pembebasan Bersyarat (PB) dan Kartu Tdna Penduduk (KTP) Elektronik kepada satu anak binaan yang dinyatakan bebas, Jumat, (17/05/2024).

Anak binaan yang menerima program PB adalah BG, yang merupakan salah satu anak yang aktif dalam mengikuti program-program pembinaan. BG dikenal sosok pribadi yang patuh kepada petugas dan semangat pantang menyerah dalam mencoba hal-hal yang baru.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan pemberian hak bersyarat berupa PB kepada anak binaan ini sudah dilaksanakan sesuai prosedur yang telah ditentukan pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat.

“Semua telah memenuhi persyaratan baik dari administrasi maupun subtantifnya sehingga anak BG tersebut bisa mendapatkan program PB,” ujar Revanda

Selanjutnya, Revanda menegaskan bahwa anak tersebut bukan bebas murni. Melainkan harus wajib lapor ke Balai Pemasyarakatan di wilayah anak menjalani program PB.

“Jadi, pemberian hak bersyarat berupa PB tersebut harus mentaati aturan-aturan yang berlaku. Mereka harus wajib lapor sampai batas waktu percobaan berakhir,” tegas Revanda

“PB ini diberikan kepada seluruh anak binaan, tanpa membeda-bedakan. Apabila telah memenuhi persyaratan yang tertera pada aturan pastinya kita akan berikan. Segala pelayanan dan proses yang ditempuh gratis tanpa dipungut biaya sepersenpun,” tambahnya.

Sementara itu, BG mengungkapkan rasa bangganya dapat menerima banyak pembelajaran hidup selama menjalani pembinaan di LPKA Palu.

“Awalnya saya belum tau apa-apa, tidak lulus sekolah dasar, sehingga menyebabkan saya tidak tahu membaca. Namun, para petugas LPKA Palu dengan penuh kesabaran dan pendampingan layaknya seperti keluarga membuat saya termotivasi untuk maju. Hingga hari ini tiba, tentu bangga dan senang bisa menerima diri saya seperti saat ini dan bisa Kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. Terima Kasih LPKA Palu,” ungkap haru BG

LPKA Palu berharap pemenuhan hak bersyarat ini dapat memotivasi kepada para anak binaan lainnya untuk terus memperbaiki diri serta semangat untuk memajukan daerah Sulawesi Tengah yang aman dan kondusif.(Rel)

Penuhi Hak Pendidikan, LPKA Palu Bagikan Perlengkapan Belajar kepada ABH

0

Palu – Dalam mendukung peningkatan budaya belajar yang fektif dan efisien, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu membagikan perlengkapan belajar kepada para anak berhadapan dengan hukum (ABH) guna mewujudkan generasi muda yang cerdas, Jumat ,17 Mei 2024.

Dipusatkan di Aula Terbuka, penyerahan tersebut dilakukan Henny selaku Kepala Subseksi Pendidikan Bimkemas yang juga turut disaksikan langsung oleh Mokhamad Ma’ruf selaku Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin bersama Andi Nuryadin selaku Kepala Subbagian Umum LPKA Palu.

Henny mengatakan dalam menunjang proses belajar mengajar perlu dilakukan perhatian khusus guna mencapai target tujuan bersama.

“ABH LPKA Palu merupakan aset bangsa yang merupakan para generasi muda dalam melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan. Selain mendukung penuh dalam dunia Pendidikan, LPKA Palu juga selalu memperhatikan dalam penyediaan sarana dan prasarana guna mendung proses belajar yang efektif dan efisien,” ujar Henny kepada media, Selasa, (14/05/2024).

Dengan membina 18 orang ABH yang memiliki latar Pendidikan berbeda, menjadi tantangan lebih bagi LPKA Palu dalam menuntaskan permasalahan Pendidikan.

“Mereka masih usia pelajar, sama seperti anak pada umunya. Hanya saja mereka diberikan kesempatan untuk melakukan pembinaan lebih dalam memperbaiki diri,” ucap Henny

Sementara itu, Kepala LPKA Palu menjelaskan bahwa selain menyediakan sarana dan prasarana, pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mulia Kasih dalam pendidikan non formal. “Selain Pendidikan nonformal kita juga memfasilitasi bagi anak yang masih terdaftar disekolah asal dengan terus berkoordinasi bersama pihak sekolah asal serta Dinas Pendidikan Kota dan Provinsi Sulawesi Tengah,” jelas Revanda

Adapun pembagian perlengkapan belajar terdiri dari, Buku Tulis, Pensil, Pulpen, Penghapus Whitboard, Spidol, Rautan, tipe-x, Buku Bacaan.

“Hal ini menjadi komitmen kita dalam mendukung proses belajar mengajar di LPKA Palu dapat berjalan lancar,” tutup Revanda.(Rel)

Terus Konsisten, LPKA Palu Ajak Binaan Kembangkan Keterampilan Budi Daya Ikan Air Tawar

0

Palu – Pembinaan kemandirian merupakan kegiatan serius yang terus ditekuni Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu dalam menyediakan wadah pelatihan dan pendidikan bagi anak binaan. Dengan terus berkomitmen dan konsisten, LPKA Palu ajak anak binaan kembangkan keterampilan pada budidaya ikan air tawar, Kamis (16/5/24) pagi.

Dengan kolam yang tersedia, anak binaan telah membudidayakan beberapa jenis ikan air tawar diantaranya ikan nila dan ikan lele. Pemilihan jenis ikan ini dilakukan berdasarkan ketahanannya untuk dapat bertahan hidup dan berkembang dibandingkan dengan jenis ikan lainnya.

Lokasi budidaya ikan ini berada area branggang. Meninjau langsung bersama staf dan anak binaan, Kepala Subseksi Pendidikan dan Bimkemas, Henny mengatakan bahwa banyak tantangan yang dilalui untuk budidaya ikan air tawar, olehnya itu dengan semangat dan ilmu yang telah diajari semoga anak binaan dapat tekun dan konsisten sampai saat panen nanti.

“Budidaya ikan yang kita lakukan memang tidak semudah budidaya sayur-sayuran. Namun hal tersebut tidak sedikit pun menurunkan semangat kita untuk terus mencoba belajar,” tutur Henny.

Lebih lanjut, Henny juga menambahkan bahwa untuk setiap harinya anak binaan secara rutin memberikan pakan untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi ikan-ikan yang ada. Sehingga mampu mendorong percepatan pertumbuhan ikan menuju masa panen.

“Hari ini selain memberikan pakan, kami juga melakukan pengurukan pertumbuhan pada ikan, serta melakukan penyortiran untuk membedakan ukuran ikan-ikan tersebut,” tambahnya.

Mengapresiasi kinerja jajarannya, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, mengatakan “kami juga selama ini terus membuka diri belajar dari pihak eksternal yang memiliki keahlian dibidang perikanan, salah satunya yaitu Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah yang selalu giat memberikan bimbingan dan penyuluhan untuk anak-anak tentang teknik dan cara budidaya ikan yang benar. Harapan kami kedepan budidaya ikan air tawar ini dapat berhasil hingga tahap penen,” pungkas Revanda.(Rel)