Beranda blog Halaman 101

PON Aceh-Sumut Telan Anggaran Rp811 Miliar tapi Sarana Berantakan “Dikorupsi”

0
Medan – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh dan Sumatra Utara menjadi sorotan karena meskipun telah menghabiskan anggaran pembangunan dan renovasi sarana olahraga hingga 811 miliar rupiah, pesta olahraga multi-event empat tahun sekali itu dinilai berantakan.

Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara yang berlangsung pada 9-20 September 2024 menjadi sorotan publik.

Penyelenggaraan PON XXI di dua provinsi itu menuai kritik lantaran fasilitas, kesiapan venue pertandingan, dan akomodasi atlet yang tak sesuai dengan harapan.

Sejumlah kejadian memalukan tak dapat dihindari seperti atap GOR Futsal di Deli Serdang yang bocor saat pertandingan berlangsung, akses jalan berlumpur saat atlet menuju GOR Bola Voli Indoor Sumut, dan aksi adu jotos usai pertandingan sepak bola putri di Stadion Mini Pancing Deli Serdang.

Belum lagi kejadian-kejadian yang seharusnya tidak perlu terjadi seperti kegagalan tim kriket Sumut meraih medali emas karena faktor non teknis, yaitu keterlambatan menjemput atlet ke lapangan.

Kondisi yang tak jauh beda juga terjadi di PON wilayah Aceh. Antara lain terhentinya pertandingan cabor sepak bola putra karena Stadion Blang Paseh Sigli tergenang air akibat guyuran hujan beberapa jam sebelumnya.

Satu “persoalan genting” yang dikeluhkan seluruh atlet di dua provinsi – Sumatera Utara dan Aceh – adalah konsumsi.

Ketua Panitia Akui Ada Kekurangan

Penjabat Gubernur Sumut sekaligus Ketua Panitia Besar (PB) PON Wilayah Sumut, Agus Fatoni, tak menampik adanya kekurangan dan keterbatasan dalam penyelenggaraan PON XXI.

Namun mereka memastikan wilayah Sumut telah dinyatakan siap untuk menjadi tuan rumah PON XXI.

“Menjelang pelaksanaan ini ada Mabes Polri memeriksa semua venue. Ada risk management, dicek satu per satu apa risikonya dan yang harus dilakukan.

Itu yang kami benahi. Kesimpulannya di Sumut secara umum sudah siap semuanya. Namun ada yang harus dilengkapi. Kami juga menyiapkan antisipasinya kalau terjadi apa-apa,” kata Fatoni di Medan, Rabu (11/9).

Kemudian, Fatoni juga menanggapi soal akses jalan menuju GOR Bola Voli Indoor Sumut yang viral di media sosial lantaran dalam kondisi tergenang air dan becek.

“Itu seperti yang saya sampaikan (GOR Bola Voli) selesainya Desember 2024 sesuai kontrak dan baru dimulai (pembangunan) bulan Juli.

Itu (jalan becek) di bagian belakang memang belum siap dan terjadi hujan. Kalau dari depan sudah siap,” ungkapnya.

Kendati kesiapan sarana dan prasarana PON Aceh-Sumut banyak dikritik. Namun Fatoni tak terima jika gelaran PON Aceh-Sumut dikatakan sebagai yang terburuk dalam sejarah pesta olahraga terbesar yang diikuti oleh seluruh provinsi di Indonesia.

“Kalau dibilang yang terburuk dari seluruh PON saya kira itu tidak fair, ada kelebihan tapi kekurangannya pasti ada.

Jadi bisa dilihat objektif dan melihat langsung mana kala ada kekurangan disampaikan ke kami dan akan dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Keluhan soal kesiapan venue pertandingan PON XXI disampaikan oleh pelatih Tim Voli Putra Jawa Barat, Samsul Jais. Mereka harus berlatih di GOR Bola Voli yang belum rampung. Tak tanggung-tanggung mereka harus mengepel lapangan terlebih dahulu saat berlatih di GOR Bola Voli Sumut Indoor.

“Kami berlatih harus mengepel dahulu dan fasilitas (kamar mandi) enggak ada. Tapi saya menginstruksikan dengan situasi apa pun Jawa Barat tetap fight dan memberikan yang terbaik,” kata Samsul, Selasa (10/9).

Menurutnya, PON XXI tak sesuai dengan ekspektasi lantaran sarana dan prasarana venue pertandingan jauh dari harapan. “Kami berasumsi bahwa ini multi-event yang dilaksanakan empat tahun sekali tentu wah, tapi kenyataannya semua khalayak bisa melihat. Sarana dan prasarana ya selama ada PON digelar di Indonesia mungkin (baru) kali sekarang (kondisinya) seperti ini,” ucap Samsul.

Kendati demikian, Samsul tak mau ambil pusing dan lebih memilih untuk fokus dengan persiapan timnya meskipun adanya keterbatasan sarana dan prasarana di GOR Bola Voli Indoor Sumut. “Dengan situasi apa pun kami sudah menguasai medannya. Atmosfer di sini kami sudah tahu dengan segala keterbatasan ini, itu bukan urusan Jawa Barat. Itu urusan panitia,” tandasnya.

DPRD Sumut: Pihak Pengembang Venue PON Tak Sungguh-Sungguh

Anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendro Susanto, mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap pembangunan dan renovasi infrastruktur yang digunakan untuk PON XXI.

“Kami pastikan perhatian kita sudah cukup untuk mendukung PON XXI. Namun memang pengerjaannya yang kami sedikit sedih karena tidak dilaporkan oleh penyelenggara dan PB PON terkait dengan kelayakan venue,” katanya kepada VOA.

Hendro mencontohkan renovasi GOR Futsal juga telah dilakukan sejak jauh hari sebelum PON XXI bergulir. Namun faktanya GOR Futsal masih memiliki kendala terutama di bagian atapnya.

“Padahal jauh-jauh hari sudah dites dan ada bocor di sisi kiri lapangan. Sudah ditambal ternyata masih bocor di sisi kanan. Kami menyarankan penanganan yang lebih cepat dan sudah dilakukan penutupan di seluruh atap GOR Futsal.

Faktanya saat hujan turun masih bocor lagi yang menunda pertandingan cabor futsal sehingga ini membuat kami prihatin,” ungkapnya.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menuding pihak ketiga atau pengembang yang membangun dan merenovasi venue PON XXI di wilayah Sumut tak sungguh-sungguh dalam proses pengerjaannya.

“Kami minta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut untuk tegas kepada pengembang atau pihak ketiga untuk memberikan sanksi agar jangan buat malu Pemerintah Sumut.

Kalau Dispora dan PB PON sudah berupaya maksimal tapi memang pihak-pihak pengembang yang diduga tidak profesional dan tak sungguh-sungguh,” ucap Hendro.

Anggaran Miliaran Rupiah

Untuk di Aceh saja, ada 18 venue yang dibangun, direhabilitasi dan direnovasi dengan nilai anggaran mencapai Rp 811 miliar. Venue ini berada di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, dan Aceh Tengah.

Sementara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengatakan mengalokasikan sekitar Rp 516 miliar lainnya untuk menyukseskan pelaksanaan PON di dua provinsi, baik untuk pertandingan dan kebutuhan panitia, hingga upacara pembukaan dan penutupan.

PON XXI 2024 menjadi pesta olahraga pertama di tingkat nasional yang dilaksanakan di dua provinsi yaitu Aceh dan Sumut. Ada 65 cabang olahraga, 87 disiplin, dan 1.042 nomor pertandingan yang dilangsungkan antara tanggal 9-20 September.

Upacara pembukaan diselenggarakan di Aceh, sementara upacara penutupan akan dilakukan di Sumatera Utara. [Sumber Voa/As/Red]

Polda Sumut Amankan Perlombaan Balap Sepeda PON XXI 2024: Komitmen Terhadap Keamanan dan Kelancaran Kegiatan

0

Serdang Bedagai – Polda Sumut melakukan pengamanan secara ketat untuk perlombaan balap sepeda PON XXI 2024 yang berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini melibatkan dua kategori utama, yaitu Team Time Trial Putri dan Putra. dengan dimulai pada pukul 08.00 WIB.

Pengamanan di lapangan dikendalikan oleh tim gabungan dari Polda Sumut yang bertugas di berbagai titik strategis sepanjang rute balap. Mereka memastikan jalur tetap terbuka dan aman dari potensi gangguan, serta menyediakan bantuan medis dan penanganan darurat jika diperlukan. Kehadiran polisi juga mencakup pengaturan arus lalu lintas agar tidak mengganggu jalannya perlombaan.

Kepolisian memastikan bahwa setiap aspek perlombaan, mulai dari persiapan hingga eksekusi, berada di bawah pengawasan yang ketat. Ini termasuk koordinasi dengan pihak panitia dan memastikan keselamatan atlet serta penonton. Wakapolres Sergai, Kompol. Elisa Sibuea, turut memantau dan memberikan arahan untuk menjaga keamanan selama acara.

Menurut AKBP Sonny W. Siregar, Kasubbid Penmas Polda Sumut, “Tugas kami adalah menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua peserta dan penonton. Pengamanan yang dilakukan untuk mendukung kesuksesan PON XXI 2024, serta memastikan bahwa setiap aspek perlombaan berjalan dengan baik.”
(As)

Viral Bocah Dianiaya Paman, Ditendang lalu Dibanting-banting

0
Bocah perempuan berusia 10 tahun dianiaya pamannya, perbuatan pamannya itu viral dimedia sosial. Peristiwa ini terjadi di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Penganiayaan itu bermula si paman kesal korban sering mengambil uang neneknya tanpa izin untuk jajan.

Dalam video yang viral itu terliat seorang pria dewasa menganiaya bocah perempuan berbaju hijau. Pria itu membanting bocah tersebut ke lantai berkali-kali.

Ia juga tega menyeret kaki korban lalu dibanting begitu saja. Korban lalu dipukul berkali-kali di bagian kaki hingga kepala.

Bahkan, pelaku juga menendang kepala korban. Korban pun menangis histeris meminta agar pamannya itu berhenti menyiksanya.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Bontosumange, Desa Bontomanai, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Minggu (8/9/2024).

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba, Aiptu Ahmad Kahar membenarkan adanya penyiksaan tersebut.

Ahmad menjelaskan, pihaknya kini tengah menyelidiki kasus penganiayaan terhadap anak ini.

Adapun, pelaku yang melakukan penganiayaan ini adalah paman korban berinisial Fi (43).

Fi telah diamankan di Polres Bulukumba. Sementara, korban berinisial SR (10) yang kini dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya.

Lebih lanjut, Ahmad mengungkapkan motif penyiksaan atau penganiayaan ini karena korban kerap mengambil uang neneknya untuk jajan.

“Jadi motif penganiayaan ini, karena korban sering mengambil uang neneknya untuk jajan,” kata Ahmad, Selasa (10/9/2024), dikutip dari Kompas.com.

“Jadi paman korban memberikan pelajaran kepada korban, harapannya agar ke depannya tidak lagi mengambil uang tanpa izin,” tambahnya.

Meski begitu, tegas Ahmad Kahar, pihaknya tetap memproses kasus tersebut dengan menerapkan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak.

Pasal tersebut mengatur sanksi soal pelaku penganiayaan terhadap anak.

“Paman korban akan ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

Ahmad Kahar menambahkan, korban saat ini telah dibawa ke rumah aman Tim Reaksi Cepat (TRC) UPTD Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bulukumba untuk mendapatkan pendampingan dan rehabilitasi lebih lanjut. (As/tr/kms/red)

PON Ricuh di Pertandingan Fulsal Sumut vs Papua Barat

0
Deli Serdang – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 diwarnai keributan di Pertandingan perebutan medali perunggu di cabang olahraga (cabor) futsal putri.

Keributan itu terjadi di antara tim futsal putri Sumatera Utara (Sumut) vs Papua Barat, Duel yang berlangsung di GOR Mini Futsal Dispora Sumut, Deli Serdang, Minggu (8/9/2024).

Keributan itu bermula keputusan wasit dianggap tak adil. Hingga puncaknya terjadi pada babak kedua.

Laga yang baru berjalan tiga menit akhirnya sempat terhenti setelah bentrokan fisik di dalam lapangan antara pemain Sumut yakni Rizka Utami dan pemain Papua Barat Maris Teressa.

Sontak, pertikaian itu memancing para pemain lain serta ofisial dan suporter masuk ke lapangan. Kedua pemain itu akhirnya diberi kartu merah oleh wasit.

Namun, akhirnya pertandingan bisa dilanjutkan. Tim Sumut harus mengakui keunggulan Papua Barat dengan skor 6-2.

Dengan hasil ini maka kontingen Sumut dipastikan tanpa gelar futsal baik putri maupun putra. Pada kategori putra, tim futsal Sumut disingkirkan Jawa Timur saat perebutan tempat di babak semifinal.

Pelatih tim futsal putri Papua Barat Sayan Karmadi menyesalkan insiden tersebut. “Hal ini terjadi akibat kondisi pemain yang sudah kelelahan sehingga mengalami tensi yang tinggi,” ucapnya.

Sementara itu ketua pelaksana mengatakan, “Insiden tersebut hal yang lumrah dengan tensi yang tinggi dari kedua belah pihak. Di mana masing-masing tim ingin menang. Ada satu benturan yang berdampak kepada suatu insiden antara tim Papua Barat dan Sumatera Utara,” kata Ketua Panitia Pelaksana (panpel) pertandingan, Indra Feriadi, Minggu (8/9/2024). (As/in/tr/red)

KPU Karo Masih Tunggu Laporan Tertulis Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bacalon Kepala Daerah

0
KARO – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo, masih menunggu laporan tertulis terkait hasil pemeriksaan kesehatan pasangan Bakal Calon (Bacalon) kepala daerah.

Berdasarkan keterangan dari Komisioner KPUD Karo divisi teknis penyelenggaraan Hendra Lias Sinulingga, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan hasil resmi dari RS Haji selaku fasilitator pemeriksaan kesehatan.

“Untuk saat ini, kita masih menunggu hasil resmi secara tertulis terkait pemeriksaan kesehatan Bacalon kepala daerah kita,” ujar Hendra, Jumat (6/9/2024).

Diketahui, sebelumnya pihak KPUD Kabupaten Karo telah diminta oleh RS Haji untuk datang ke Kota Medan untuk mendapatkan informasi perihal hasil pemeriksaan kesehatan. Ketika ditanya perihal hal ini, Hendra mengaku beberapa waktu lalu saat di RS Haji pihaknya hanya mendapatkan informasi secara lisan dan gambaran umum perihal hasil kesehatan Bacalon.

“Oh kemarin masih lisan saja, secara umum kita dapat informasi semua Bacalon dari Kabupaten Karo dinyatakan sehat dan tidak ada hal yang membuat gagal,” ucapnya.

Diriny menjelaskan, saat itu pihak rumah sakit sudah menyampaikan semua calon dalam keadaan layak. Dimana, semua jenis pemeriksaan kesehatan yang dijalani oleh Bacalon, semua dinyatakan memenuhi syarat dan tidak memiliki riwayat penyakit yang membuat tidak lolos.

“Dengan hasil ini, secara umum kita lihat tidak ada penggantian calon,” ungkapnya.

Ketika ditanya kapan hasil secara tertulis akan didapatkan, dirinya menjelaskan jika dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyampaikan tentang MoU perihal pembayaran pemeriksaan kesehatan. Nantinya setelah selesai proses pembayaran, berkas hasil pemeriksaan kesehatan secara tertulis akan disampaikan oleh rumah sakit ke KPUD Karo. (Nid)

KPU Medan Terima Hasil Pemeriksaan Kesehatan 3 Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota

0

Medan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan menyebutkan pihaknya telah menerima hasil pemeriksaan terhadap ketiga pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota di Pilkada Medan 2024.

“Sudah, sudah kita terima (hasil pemeriksaan kesehatan) ketiga paslon wali kota dan wakil wali kota dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H.Adam Malik,” kata Ketua KPU Medan, Mutia Atiqah kepada wartawan, Rabu (4/9/2024).

Dari hasil pemeriksaan kesehatan terhadap ketiga pasangan calon (paslon), Mutia bilang bahwa hasil pemeriksaan terhadap ketiganya baik sehingga dinilai mampu mengikuti tahapan selanjutnya.

Dikatakan, untuk tahapan berikutnya KPU Medan akan melakukan verifikasi berkas baik administrasi maupun faktual terhadap ketiga paslon.

Proses verifikasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua syarat administrasi telah terpenuhi.

Ia menerangkan, untuk jadwal verifikasi administrasi dilakukan sejak 29 Agustus hingga 4 September 2024.

“Yang dikoreksi adalah dokumen administrasi, dokumen pencalonan, dan syarat calon. Jika terdapat kekurangan dalam berkas administrasi, KPU Medan akan memberikan pemberitahuan pada 5-6 September, dengan batas waktu perbaikan hingga 14 September 2024,” katanya.

KPU Medan, katanya, juga melakukan verifikasi faktual ijazah yang dilampirkan paslon pada saat pendaftaran di KPU Medan pada 27-29 Agustus 2024 lalu. Pihaknya pun bakal mendatangi lembaga pendidikan yang bersangkutan.

“Kebenaran dokumen perlu kami klarifikasi. Seperti keabsahan ijazah sehingga perlu kami klarifikasi ke lembaga pendidikan. Karena syaratnya SMA, berarti kami ke SMA terus kemudian menyampaikan gelar maka kami juga klarifikasi ke lembaga perguruan tinggi,” terangnya.

Klarifikasi akan dilakukan ke semua lembaga pendidikan yang dicantumkan pendaftar paslon wali kota dan wakil wali kota.

Lalu lanjutnya, pada 15-18 September 2024 KPU Medan akan menerima masukan dari masyarakat terhadap ketiga paslon yang dilanjutkan melakukan verifikasi terhadap masukan dari masyarakat tersebut

“Setelah itu selesai, baru pada 22 September penetapan calon. Dan tanggal 23 September dilanjutkan pencabutan nomor,” pungkasnya.

Diketahui 3 bakal pasangan calon yakni Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap, Prof Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani serta Ustaz Hidayatullah dan Ahmad Yasyir Ridho Lubis telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik pada 30-31 Agustus 2024 lalu. (As)

Sat Narkoba Polres Binjai Grebek 2 Kampung Narkoba Di Kecamatan Selesai

0

BINJAI | Polres Binjai terus Brantas peredaran narkoba diwilayah hukumnya, Satres Narkoba Polres Binjai Grebeg kampung narkoba di 2 (dua) lokasi di kecamatan selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera utara, Sabtu (31/8/24).

Pelaksanaan penggerebekan tersebut dimulai dari lokasi pertama, di dusun Sukarejo desa Padang Brahrang Kecamatan Selesai kabupaten Langkat,
Kemudian berlanjut pada lokasi kedua, yaitu di jalan Mayjen Sutoyo Desa Sei Limbat Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat,

Pengrebekan tersebut dipimpin oleh Kasat Narkoba Akp Syamsul Bahri, SE., MH., bersama sejumlah anggotanya. Saat dilakukan penggrebekan di dua lokasi tersebut, tim tidak menemukan adanya aktifitas/ kedua lokasi tersebut sudah kosong.

Selanjutnya Tim merobohkan bangunan barak-barak tersebut.
Saat penggrebekan tersebut, dilokasi pertama tim Sat Narkoba hanya menemukan : 2 (dua) buah alat hisap sabu (bong), 2 (dua) buah mancis, 12 (dua belas) plastik klip kosong, 1 (satu) buah kaca pirex, 1 (satu) buah tas pinggang warna hitam dan 1 (satu) buah kaleng rokok gudang garam. Sedangkan dilokasi kedua ditemukan : 4 (empat) buah alat hisap sabu (bong), 1 (satu) buah mancis, 10 (sepuluh) buah plastik klip kosong, 2 (dua) buah pipet sekop dan 1 (satu) buah pisau cutter. terang kasat narkoba.

Menurut keterangan Kapolres Binjai Akbp Bambang C. Utomo, S.H., S.I.K., M.Si, melalui kasat narkoba Akp Syamsul Bahri, SE, MH, bahwa informasi tersebut diperoleh dari masyarakat yang mengabarkan tentang adanya lokasi atau barak narkoba yang disinyalir sebagai tempat penyalahgunaan narkoba di kecamatan selesai.” ucap Kasat Narkoba Polres Binjai AKP Syamsul Bahri, SE. MH

(Surya Turnip)

KPU Medan Terima Paslon Hidayatullah-Yasyir di Akhir Pendaftaran Pilkada 2024

0

Medan – Pasangan Calon (Paslon) Hidayatullah-Yasyir Ridho Loebis mengejutkan publik, khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan. Pasalnya Paslon Walikota dan Wakil Walikota Medan, Hidayatullah-Yasyir datang mendaftar ke KPU Kota Medan jelang penutupan pendaftaran.

Diketahui, KPU Kota Medan membuka pendaftaran Paslon Walikota dan Wakil Walikota pada 27 Agustus hingga 29 Agustus 2024 pukul 23.59 Wib.

Pantauan di lokasi, pasangan Hidayatullah-Yasyir tiba di KPU Kota Medan untuk mendaftar, Kamis (29/8/2024) pukul 22.15 Wib.

Aksi spontan diwarnai dengan pertunjukan teater (Teatrikal) oleh simpatisan PKS saat Paslon Hidayatullah-Yasyir hendak memasuki kantor KPU Medan.

Sontak, simpatisan dan warga yang hadir dikejutkan oleh pertunjukan teater karena dinilai kreatif dan menghibur.

Selanjutnya Paslon Hidayatullah-Yasyir melakukan proses pendaftaran dan verifikasi berkas sesuai yang ditetapkan oleh KPU Medan, dan disaksikan Bawaslu.

Untuk diketahui, sempat beredar rumor di Whatsapp grup bahwa mantan Walikota Medan, Rahudman Harahap akan disandingkan dengan Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayatullah.

Namun, rumor tersebut terbantahkan, usai Paslon Hidayatullah-Yasyir secara resmi, hadir mendaftar sebagai Paslon Walikota dan Wakil Walikota Medan 2024.

Paslon Hidayatullah-Yasyir, hanya diusung oleh satu partai, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (As)

KPU Sumut Pastikan Peserta Pilgubsu 2024 Dua Paslon

0

MEDAN – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Agus Arifin mengatakan bahwa hanyap pasangan Calon Bobby-Surya dan Edy-Hasan yang maju sebagai peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2024-2029.

“Pada Hari Ketiga Pendaftaran Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, KPU hanya menerima pendaftaran Edy-Hasan. Sebelumnya pada Hari Kedua kemarin, Bobby-Surya telah mendaftar ke KPU Sumut,” kata Ketua KPU Sumatera Utara, Agus Arifin kepada wartawan usai menerima pendaftaran pasangan calon Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala, yang diusung enam (6) Partai Politik, Kamis (29/08/2024).

Agus Arifin menyatakan setelah menerima pendaftaran, pada hari ini juga dilakukan pemeriksaan berkas dokumen persyaratan dan peserta pencalonan, yang keduanya dinyatakan lengkap.

Lebih lanjut Mantan Aktivis Buruh Sumatera Utara ini memaparkan, untuk tahapan selanjutnya melakukan pemeriksaan kesehatan kepada kedua pasangan calon yakni Bobby-Surya dan Edy-Hasan di RS H Adam Malik.

“Kita sudah memberikan surat pengantar kepada kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tersebut seusai berkas dokumennya dinyatakan lengkap,” jelasnya.

16 Partai Politik Telah Gunakan Hak Dukungan

Agus juga menambahkan, dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, tercatat 16 Partai Politik yang menyatakan dukungannya, untuk pasangan calon Bobby-Surya dan Edy-Hasan. Sedangkan Parpol yang belum memberikan dukungan ada dua partai politik, yakni PBB dan Garuda.

“Jadi sesuai ketentuan akumulasi perolehan suara mencukupi sesuai dengan ketentuan minimal 551.355. Dan kita masih menunggu hingga batas waktu ketentuan penutupan pendaftaran hingga pukul 23.59 Wib,” pungkasnya.

Namun yang pasti, sambung Agus Arifin, dari pagi hingga menjelang malam, KPU Sumut baru menerima pendaftaran dua pasangan calon Bobby-Surya dan Edy-Hasan.(As)

KPU Karo Terima Pendaftaran Paslon Antonius Ginting dan Komando Tarigan

0
Karo – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr, Dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes dan Komando Tarigan, SP, resmi mendaftar ke KPU Kabupaten Karo, Jalan Kapten Selamat Ketaren No 9 Kabanjahe, Kamis siang (29/8/2024).

Pendaftaran paslon Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting dan Komando Tarigan, SP untuk maju bertarung pada Pilkada Karo 2024 tersebut diiringi oleh masing-masing Ketua dan Sekretaris partai pengusung yakni, Partai PKB, PAN, PERINDO, Hanura, Gerindra dan NasDem.

Pada kesempatan ini, Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting didampingi Komando Tarigan, SP dan Tim Karo Erdilo, menyampaikan bahwa seluruh dokumen pendaftaran Pilkada Karo 2024 sudah diserahkan ke KPU yang disaksikan oleh Bawaslu dan saksi dari tiap parpol pendukung.

Suami dari Dk Roswitha Br Bukit, SE, Ak, MSi, CA ini, tak lupa mengucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, seluruh ketua dan pengurus partai pengusung, simpatisan, relawan, Tim Karo Erdilo maupun masyarakat Karo.

Menurut pemilik Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih Medan ini, dengan berkoalisi bersama PKB (2), PAN (3), PERINDO (1), Hanura (2), Gerindra (5) dan NasDem (5) yang semuanya 18 kursi di DPRD Karo hasil Pileg 2024 membuat pilkada Karo lebih demokratis.

Ia juga berharap pesta demokrasi di Kabupaten Karo dapat berjalan dengan damai dan lancar tanpa ada hambatan.

Dituturkan Antonius Ginting, untuk maju menjadi bakal calon kepala daerah Kabupaten Karo dirinya mengaku bukan pekerjaan mudah. Namun Antonius Ginting tetap optimis dengan kemampuan, kapabilitas, track record dan pengalaman yang dimilikinya, ia bisa membuat sesuatu yang berbeda untuk Kabupaten Karo lima tahun kedepan.

Berangkat dari niat baik dan membawa slogan “Karo Erdilo Pesikap Kuta Kemulihen”, Antonius Ginting yakin mendapat dukungan kuat dari masyarakat Kabupaten Karo pada Pilkada yang akan digelar pada Rabu, 27 November 2024 mendatang.

“Jadi inilah jawaban hati nurani saya dipanggil oleh kampung halaman “Ingan Pusungta Ndabuh” untuk membenahi dan membangun menjadi lebih baik. Berarti segala sesuatunya tinggal restu dari Tuhan, jika Tuhan sudah merestui maka ini akan terjadi,” tutur suami Dk Roswitha Br Bukit, SE, Ak, MSi, CA ini.

“Semoga hari ini menjadi berkat, kami telah resmi mendaftar ke KPU sebagai bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karo Periode 2024-2029,” ucapnya.

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Karo, Rendra Gaulle Ginting mengaku telah menerima dokumen berkas pencalonan Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting dan Komando Tarigan, SP.

Selanjutnya, imbuh Rendra Gaulle Ginting, pihaknya akan memverifikasi, mengecek dokumen hard copy yang ada di Silon. Sehingga ini memang butuh proses untuk penelitian, karena cukup banyak dokumen. “Kita sinkronkan dengan Silon dan Sipol, kemudian dokumen hard copy harus dicocokkan semua satu-satu,” katanya usai menerima pendaftaran Bapaslon.

“Tahapan selanjutnya akan dilakukan verifikasi terkait kebenaran dokumen hari ini,” jelasnya.

Ketua KPU Kabupaten Karo, Rendra Gaulle Ginting didampingi keempat komisioner Jalek Ginting Suka, Hendra Lias Sinulingga, Sahimin Selian, Kurnia Ramadan Sukatendel Ketua Bawaslu Karo, Gemar Tarigan serta Plt Sekretaris KPU Karo, Ekadoddy Barus.

Rendra Gaulle Ginting menambahkan bagi setiap Paslon yang telah diterima berkasnya, langsung di lakukan pemeriksaan kesehatan ke RS Haji Medan, seraya berkas administrasi diadakan pemeriksaan secara detail ke instansi terkait, untuk proses lanjut penetapan paslon sebagai paslon untuk dipilih warga masyarakat Kabupaten Karo pada hari “H” 27 November 2024 mendatang, ujarnya.

Sesuai dengan tahapan yang disusun KPU Kabupaten Karo, maka setelah pendaftaran akan ada tahapan pemeriksaan Kesehatan yang berlangsung 27 Agustus hingga 2 September 2024. Selanjutnya pada 29 Agustus hingga 4 September dilaksanakan penelitian persyaratan adiminstrasi pasangan calon.

Adapun pada 5-6 September 2024 akan diumumkan hasil penelitian administrasi pasangan calon. KPU Karo juga memberikan waktu untuk memperbaiki atau melengkapi persyaratan yang kurang maupun pengajuan calon pengganti di 6-8 September.

Setelah itu, akan dilakukan penelitian terhadap berkas maupun persyaratan dokumen calon pengganti pada 6-14 September. KPU akan mengumumkan hasil penelitian ini pada 13-14 September.

Di rentang waktu 15-18 September 2024, KPU Kabupaten Karo akan meminta masukan dan tanggapan dari masyarakat terhadap keabsahan persyaratan pasangan calon. Setelah itu, dilakukan klarifikasi terhadap masukan dan tanggapan dari masyarakat mulai 15-21 September. (Nid)