Rabu, Februari 11, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 48

Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Buka Rakornis PKK

0

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga, MH membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis)Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kecamatan dan Kelurahan dan Desa Kabupaten Asahan Tahun 2025 Kisaran bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Rabu (28/05/2025).

Sekda menjelasakan betapa besar dan strategisnya fungsi dan peranan institusi gerakan PKK bagi proses pembangunan Kabupaten Asahan selama ini, maupun diwaktu waktu mendatang. Oleh sebab itu melalui rapat bulan Mei tahun 2025, diharapkan akan semakin meningkatkan peran PKK dalam menghadapi tantangan yang semakin dinamis.

Dan sebagai mitra kerja Pemerintah, PKK diharapkan bisa terus berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin kompleks. “Saya berharap program dan kegiatan PKK untuk dapat diselaraskan dengan visi Pemerintah Kabupaten Asahan yaitu “Terwujudnya Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan berkelanjutan”. Ucap Sekda.

Melalui rapat koordinasi ini Sekda juga mengucapkan terimakasih atas peran PKK Desa, Kecamatan dan Kabupaten yang sudah turut berpartisipasi dalam mengikuti lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG). “Saya berharap kepada Desa-Desa yang lain untuk terus mempersiapkan diri dalam mengikuti perlombaan-perlombaan berikutnya. Agar apa yang di butuhkan dalam mendukung kegiatan lomba tersebut supaya dipenuhi, semoga Kabupaten Asahan menjadi yang terbaik di tingkat Nasional”. Ungkapnya

Sementara itu, Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik mengatakan sukses program PKK bukan hanya semangat Ketua PKK saja tapi juga dukungan penuh dari semua pihak. “Dalam hal ini saya minta kepada TP. PKK dan kader untuk dapat secara aktif mensosialisasikan kepada keluarga yang ada di lingkungan sekitar, agar masyarakat tergerak untuk meningkatkan kualitas keluarga masing-masing”. Demikian ajak beliau.

Tampak hadir Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan, Staff Ahli TP. PKK Kabupaten Asahan, Staff Ahli, OPD, Camat, Lurah/Kepala Desa, Ketua PKK Kecamatan, Ketua PKK Kelurahan/Desa seKabupaten Asahan serta hadirin lainnya. (As)

Wakil Bupati Asahan Buka Acara Diseminasi Sinergi

0
Wakil Bupati Asahan Buka Acara Diseminasi Sinergi

Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., MAP membuka secara resmi acara Desiminasi Sinergi pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) se-Kabupaten Asahan Tahun 2025, Rabu (28/05/2025) bertempat di aula Hotel Antariksa Kisaran.

Wakil Bupati mengatakan pihaknya menyambut baik kegiatan diseminasi sinergi tersebut, pasalnya kegiatan ini merupakan komponen yang penting sebagai salah satu upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Asahan, melalui opsen PKB dan BBNKB yang mulai efektif diberlakukan pada tanggal 5 Januari 2025.

Lebih lanjut Wakil Bupati Asahan mengatakan, dalam hal pengelolaan pajak opsen PKB dan opsen BBNKB tidak terlepas dari kerjasama antara semua pihak, baik Bappenda Provinsi melalui Pependa Kisaran, Polres Asahan dan Jasa Raharja serta peran serta aktif dari seluruh aparat Pemerintah Kabupaten Asahan termasuk para Camat, Lurah dan para Kepala Desa.

“Melalui momen ini saya menyampaikan kepada para Camat, para Kepala Desa dan Lurah untuk mendukung dan mensukseskan kegiatan pendataan tunggakan terhadap kenderaan bermotor, baik pribadi atau badan yang memiliki atau menguasai kendaraan di wilayah kerja saudara. Dengan baiknya pengelolaan opsen PKB dan opsen BBNKB diharapkan pihaknya mampu meningkatkan penerimaan PAD untuk suksesnya visi misi Pemerintah Kabupaten Asahan”. Ucap Wakil Bupati Asahan.

Selanjutnya Sori Muda melaporkan kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong peningkatan penerimaan PAD khususnya dari sektor Opsen PKB dan Opsen BBNKB, serta meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat khususnya Wajib Pajak Pemilik Kendaraan.

“Bahwa dengan taat membayar pajak maka akan mendukung Pembangunan di Kabupaten Asahan, baik Pembangunan infrastruktur maupun peningkatan pelayanan publik untuk mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan yaitu mewujudkan Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”. Sebut Sori Muda sembari mengatakan acara di isi oleh beberapa narasumber. (As)

Bantu Perekonomian Nelayan Silo Baru, Wakil Bupati Asahan Tabur Benih Kerang Dara

0

Bertujuan untuk meningkatkan perekonomian nelayan Silo Baru, Wakil Bupati Asahan Rianto, SH., MAP melakukan tabur benih kerang dara di wilayah pesisir Desa Silo Baru Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan pada Selasa (27/05/2025).

“Kami baru saja menyebar bibit Kerang Dara bersama Danlanal TBA serta nelayan tradisional Silo Baru diharapkan ke depan dapat membangun dan membantu perekonomian masyarakat”. Ucap Wakil Bupati Asahan.

Wakil Bupati menjelasakn kegiatan penaburan benih kerang dara ini melibatkan partisipasi aktif dari Pemerintah Kabupaten Asahan, Danlanal TBA dan Satpol Air Asahan dan pihak Desa Silo Baru. Tentunya fengan kolaborasi tersebut, diharapkan kegiatan konservasi laut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Selain meningkatkan perekonomian, penaburan benih kerang dara ini merupakan salah satu upaya kami untuk menjaga kelestarian sumber daya laut. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat nelayan di daerah sekitar penaburan bibit”. Ujar Wakil Bupati.

Sementara itu Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari, M. Tr. Opsla., CTMP menyebutkan budidaya kerang dara ini di harapkan menjadi salah satu solusi ketahanan pangan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir.

Pihaknya juga menyatakan siap mendukung program budidaya kerang dara dari pemerintahan Kabupaten Asahan. “Kita akan terus pantau dan kita awasi terkait keamanan, karena wilayah ini banyak kapal masuk untuk mencari kerang. Maka itu kita akan jaga benih yang sudah kita tebar”. Ungkap Danlanal.

Kades Silo Baru, Sofyan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah menyahuti program budidaya kerang dara tersebut, karena budidaya kerang tersebut merupakan investasi yang sangat menguntungkan bagi masyarakat nelayan Silo Baru.

Jumlah bibit yang ditaburkan dari gabungan nelayan binaan dan nelayan mandiri lebih kurang 200 ton dengan areal sekitar 200 hektar dan diperkirakan panen 7 bulan ke depan. (As)

Wakil Bupati Asahan Ajak UMKM Daftarkan Sertifikasi Halal Gratis di Aplikasi Sehati

0

Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., MAP mengajak para pelaku usaha mikro, kecil menengah (UMKM) untuk mendaftar sertifikat halal melalui aplikasi Sertifikasi Halal Gratis (Sehati).

“Mari para UMKM daftarkan sertifikatnya pada aplikasi Sehati untuk 1 juta sertifikat halal bagi pelaku UMKM melalui skema pernyataan pelaku usaha (Self-Declare). Hal ini sebagai upaya kita dalam rangka percepatan implementasi sertifikasi halal”, demikian kata Wakil saat membuka pelatihan sertifikasi halal yang diselenggarakan oleh BCA, Selasa (27/05/2025) di aula Hotel Marina.

Wakil Bupati menjelaskan kewajiban bersertifikat halal ini merupakan komitmen pemerintah untuk memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat. “Pembuatan sertifikasi halal ini, kami jadikan salah satu program prioritas di Pemerintah Kabupaten Asahan”. Ucap Wakil.

Wakil Bupati menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan turut mendukung percepatan program ini dengan mewajibkan sertifikasi halal seluruh produk di wilayah Pemerintah Kabupaten Asahan, serta melakukan edukasi, mendorong, dan membantu para pelaku usaha yang memproduksi dan menjual produk di wilayah Kabupaten Asahan.

“Mari para pelaku usaha untuk mendaftarkan sertifikasi halal produk makanan, minuman, jasa sembelihan dan hasil sembelihan, bahan baku dan bahan tambahan pangan untuk produk makanan dan minuman”. Ungkapnya.

Kemudian, Kepala Kantor Wilayah V BCA Iwan Santoso Narto mengatakan, UMKM menempati posisi penting dalam menopang perekonomian Indonesia. Mengetahui hal tersebut, BCA senantiasa berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan UMKM dan mendorong pertumbuhan perekonomian.

“Salah satu wujud komitmen tersebut kami hadirkan dalam bentuk penyelenggaraan program Sertifikasi Halal dan Pelatihan UMKM Binaan BCA”. Ungkapnya

Dirinya juga mengatakan, disamping memfasilitasi sertifikat halal, pihaknya juga berkomitmen meningkatkan kapasitas usaha UMKM dan mengembangkan ekosistem keuangan inklusif bagi pelaku UMKM, yakni mencakup pendampingan dan pembinaan, solusi transaksi Perbankan, hingga solusi pembiayaan bisnis.

Sertifikasi Halal dan Pelatihan UMKM Binaan BCA sendiri merupakan bagian dari payung program pengembangan berkelanjutan “Bakti BCA” Tahun 2025 merupakan tahun ketiga BCA menyelenggarakan program ini.

Kegiatan dirangkai dengan pemberian cinderamata kepada Wakil Bupati Asahan oleh Kepala Kantor Wilayah V BCA. Turut hadir Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara beserta OPD. (As)

Bupati Asahan Terima Penghargaan Nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI

0

Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima penghargaan Nasional Apresiasi Kepala Daerah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (RI) atas komitmennya dalam pelestarian bahasa dan budaya daerah melalui sektor pendidikan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed dalam acara Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FBIN) Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Merah Putih, Bojongsari Depok provinsi Jawa Barat pada Senin, (26/05/ 2025).

FBIN merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mendorong pelestarian bahasa ibu serta penguatan identitas budaya lokal di kalangan generasi muda. Acara ini diikuti oleh perwakilan siswa dan guru dari seluruh provinsi di Indonesia, menampilkan berbagai pertunjukan, lomba pidato, baca puisi, mendongeng, dan pementasan dalam berbagai bahasa daerah.

Menteri Abdul Mu’ti menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam menjaga dan mengembangkan bahasa daerah sebagai bagian integral dari pendidikan karakter bangsa. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Asahan atas dukungan aktif dan konsistensinya dalam mengintegrasikan pelestarian bahasa daerah ke dalam kebijakan pendidikan daerah. Menurutnya, peran daerah sangat strategis dalam merawat keberagaman bahasa ibu sebagai bagian dari ketahanan budaya Nasional.

Bupati Asahan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima. “Ini adalah bentuk penghargaan terhadap semangat kolektif masyarakat Asahan dalam menjaga warisan budaya. Saya dedikasikan penghargaan ini untuk seluruh guru, siswa, budayawan, dan tokoh masyarakat yang terus menghidupkan bahasa ibu di tengah arus globalisasi”. Ucap Bupati Asahan.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar momentum ini dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa bahasa ibu bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga jati diri dan kekuatan budaya bangsa.

“Ke depan, kami akan terus mendorong pelibatan sekolah, keluarga, dan komunitas budaya untuk menjadikan bahasa daerah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di ruang pendidikan maupun di ruang publik”. Tambahnya.

Kegiatan FBIN 2025 ini menjadi refleksi nasional atas pentingnya menjaga keberagaman bahasa sebagai aset kebudayaan yang harus dilestarikan lintas generasi, serta sebagai medium untuk mempererat persatuan dan memperkuat karakter bangsa Indonesia sejak usia dini.

Pada kegiatan ini, Bupati Asahan tampak didampingi oleh sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Asahan, antara lain Plt. Kepala Dinas Pendidikan Musa, S.Pd, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Sosial Asrul Wahid, SE serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan. (As)

Polda Sumut Diduga Gegabah: 10 Warga Dijadikan Tersangka, 19 Lainnya Dilepas Dalam Kasus “Batu Guncang”

0
Polda Sumut Diduga Gegabah: 10 Warga Dijadikan Tersangka, 19 Lainnya Dilepas Dalam Kasus "Batu Guncang" (Foto ilustrasi garis Polisi)
Medan – Penangkapan 29 orang oleh Polda Sumatera Utara dari lokasi permainan “batu guncang” di Yanglim Plaza menuai tanda tanya besar dan kritik tajam.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, para pemain tampak santai dan bahkan menikmati suasana hiburan saat kedatangan petugas kepolisian—tanpa adanya kepanikan, pelarian, atau upaya menyembunyikan aktivitas mereka.

Permainan “batu guncang” yang digemari masyarakat ini disebut oleh para pemain bukanlah perjudian. “Tidak ada transaksi uang di lokasi.

Pemain membeli kupon, lalu yang beruntung mendapat hadiah seperti minyak goreng, setrika, hingga emas,” tegas Lembaga Bantuan Hukum Gelora Surya Keadilan (LBH-GSK).

Fakta di lapangan makin membingungkan publik. Dari 29 orang yang diamankan, hanya 10 orang ditetapkan sebagai tersangka, sementara 19 lainnya dilepas tanpa kejelasan dasar hukumnya. LBH-GSK pun mempertanyakan integritas penyelidikan yang dilakukan.

“Kami meminta Bapak Kapolri dan Kapolda Sumut untuk menjelaskan, apa hasil penyelidikan terhadap 19 orang yang telah dilepaskan?

Jika ini memang dianggap perjudian, seharusnya seluruh 29 orang ditetapkan sebagai tersangka. Tapi jika tidak, mengapa masih ada 10 orang yang ditahan?” ujar perwakilan LBH-GSK.

Keputusan yang dinilai inkonsisten ini memperkuat dugaan bahwa tindakan hukum yang dilakukan aparat terkesan serampangan dan tidak memiliki dasar yang kuat. Masyarakat pun mempertanyakan: apakah benar ada praktik perjudian, atau kriminalisasi?

Jika memang benar ada praktik perjudian, apakah Kepolisian Daerah Sumatera Utara telah melakukan pembiaran ataupun memelihara perjudian mengingat adanya tempat hiburan lain yang serupa? (*)

Pemkab Asahan Raih Opini WTP ke-8 Berturut-Turut dari BPK RI

0

Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Asahan kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Raihan ini sekaligus menjadi WTP ke-8 secara berturut-turut yang diterima oleh Pemkab Asahan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/5/2025) yang di Auditorium BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol No. 22 Medan, dalam rangkaian agenda penyerahan LHP untuk seluruh pemerintah daerah se-Sumatera Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asahan H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si hadir langsung menerima LHP bersama Wakil Bupati Asahan Rianto, SH., M.AP beserta Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menjadi simbol komitmen dan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Acara ini juga turut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Asahan, antara lain: Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Zainal Aripin Sinaga, SH., MH, Kepala Inspektorat Asahan, Kepala BKAD Asahan, Kepala Bapperida Asahan, Kepala Dinas PUPR Asahan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Asahan, Kepala Dinas Kesehatan Asahan, Kepala Dinas Kominfo Asahan, Kepala Dinas Perkim Asahan, Kabag Protokol dan Kabag Umum Setdakab Asahan.

Opini WTP merupakan bentuk penghargaan tertinggi dari BPK RI terhadap laporan keuangan yang dinilai telah disusun secara wajar sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan, didukung sistem pengendalian intern yang memadai, dan bebas dari salah saji material.

Bupati Asahan dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja keras menyusun dan menyajikan laporan keuangan dengan baik.

“Alhamdulillah, peraihan WTP ke-8 ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Pemkab Asahan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel. Ini bukan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”. Ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa capaian ini juga merupakan bagian dari target awal pemerintahan baru.

“Sekaligus juga, hasil LHP Kabupaten Asahan ini menandai upaya kita dalam capaian 100 hari kerja kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Asahan periode 2025–2030, yang sejak awal kami arahkan untuk memperkuat fondasi tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab”. Tambahnya.

Wakil Bupati Asahan turut menyampaikan apresiasi atas capaian ini. “Prestasi ini adalah hasil sinergi dan kedisiplinan seluruh OPD dalam menyusun laporan keuangan yang transparan dan sesuai aturan. Kami berharap budaya kerja yang baik ini terus dipertahankan dan ditingkatkan demi pelayanan publik yang berkualitas”. Ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M, menyatakan komitmen legislatif untuk terus mengawal pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah.

“DPRD Asahan akan terus mendukung Pemerintah Kabupaten Asahan, dan tentu akan memberikan pengawasan atas apa yang menjadi catatan serta rekomendasi oleh BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, sehingga tata kelola keuangan daerah dapat semakin optimal, transparan, dan akuntabel”. Ungkapnya.

Dengan raihan WTP ke-8 ini, Pemkab Asahan membuktikan konsistensinya dalam menjaga standar tertinggi tata kelola keuangan publik. Prestasi ini sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Asahan, yaitu “Masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”.

Bupati Asahan Serahkan BPJS Kesehatan Gratis dan KIP Kepada Masyarakat di 4 Kecamatan

0

Bupati Asahan yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga, MH menyerahkan BPJS Kesehatan gratis kepada masyarakat dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada peserta didik SD dan SMP dari 4 Kecamatan dipusatkan di halaman kantor Camat Buntu Pane, Kamis (22/05/2025). Empat Kecamatan yang mendapatkan penyerahan yakni Kecamatan Buntu Pane, kecamatan Tinggi Raja, kecamatan Setia Janji dan Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.

Bupati Asahan pada pidatonya yang disampaikan oleh Sekda Kabupaten Asahan mengatakan, akses terhadap layanan dasar, yakni bidang kesehatan dan pendidikan merupakan pilar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Terkait dengan hal ini, Pemerintah Kabupaten Asahan telah menetapkan visi besar “Masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”.

Selanjutnya penegasan dalam pidato, melalui visi dan misi tersebut, Pemkab Asahan berkomitmen untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) dan juga program Indonesia Pintar di Tahun 2025. Saat ini, capaian UHC di Kabupaten Asahan telah mencapai 88,70%, yang berarti sebagian besar penduduk telah terdaftar dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun angka ini masih dibawah target Nasional sebesar 98,6%. Sebagai bentuk langkah nyata, Pemkab Asahan sejak Januari hingga Mei 2025 telah mengaktifkan sebanyak 21.592 peserta BPJS kesehatan gratis, yang didanai dari APBD Kabupaten Asahan untuk masyarakat kurang mampu.

Begitu juga dari bidang pendidikan, di tahun 2025, peserta didik yang mendapatkan Program Indonesia Pintar sebanyak 2841 siswa SD dan sebanyak 2500 siswa SMP di Kabupaten Asahan. Kegiatan hari ini merupakan bagian dari strategi percepatan pencapaian visi dan misi tersebut, sekaligus termasuk dalam program 100 hari kerja kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Asahan.

“Kami berharap kepada masyarakat dan peserta didik yang telah menerima manfaat program hari ini, dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Gunakan layanan ini secara bertanggung jawab untuk menunjang kesehatan dan pendidikan yang lebih baik”. Ungkapnya.

Sementara itu, Camat Buntu Pane Mohd, Ibnu Afandi, SSTP., MAP mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemkab Asahan kepada masyarakat Kecamatan Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji dan Bandar Pasir Mandoge yang telah memberikan BPJS Kesehatan gratis dan KIP. “Tentunya program ini sangat membantu masyarakat dan peserta didik di 4 Kecamatan ini. BPJS Kesehatan gratis bertujuan untuk menjamin kesehatan masyarakat dan KIP menjamin anak-anak tidak putus sekolah”. Ucapnya.

Penerima BPJS Kesehatan gratis Kecamatan Buntu Pane 381 orang, Kecamatan Setia janji 149 orang, Kecamatan Tinggi raja 576 orang, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge 1.214 orang.

Sedangkan penerima KIP untuk Kecamatan Buntu Pane, SD 70 siswa dan SMP 64 siswa, Kecamatan Setia Janji SD 102 siswa dan SMP 48 siswa, Kecamatan Tinggi Raja 79 siswa dan SMP 62 siswa, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge SD 169 siswa dan SMP 151 siswa.


 

Wakil Bupati Asahan Serahkan BPJS Kesehatan Gratis dan KIP di 8 Kecamatan

0

Wakil Bupati Asahan Rianto, SH., MAP menyerahkan bantuan BPJS Kesehatan Gratis dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada masyarakat di 8 Kecamatan dengan 3 lokasi berbeda, Kamis (22/05/2025).

Tiga lokasi tersebut yaitu Kantor Camat Bandar Pulo meliputi Kecamatan Bandar Pulo dan Aek Songsongan. Kantor Camat Pulau Rakyat meliputi Kecamatan Pulau Rakyat, Rahuning, Aek Ledong, dan Aek Kuasan dan Kecamatan Air Batu untuk Kecamatan Air Batu dan Teluk Dalam.

Wakil Bupati saat menyampaikan sambutan Bupati bahwa penyerahan BPJS Kesehatan Gratis dan KIP ini sesuai dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Asahan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan pendidikan. Ia berharap agar BPJS dan KIP dapat dimanfaatkan untuk menunjang kesehatan dan pendidikan, sehingga visi besar Pemkab Asahan dapat tercapai. “Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) dan program Indonesia Pintar di tahun 2025”. Ucap Wakil Bupati.

Saat ini, capaian UHC di Kabupaten Asahan telah mencapai 88,70%, dan Pemerintah Kabupaten Asahan telah mengaktifkan sebanyak 21.592 peserta BPJS Kesehatan Gratis yang didanai dari APBD Kabupaten Asahan untuk masyarakat kurang mampu.

Dalam bidang pendidikan, di tahun 2025 ini, sebanyak 2.841 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 2.500 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Asahan akan mendapatkan program Indonesia Pintar.

Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan menetapkan Puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga kebutuhan layanan masyarakat bisa dilayani langsung oleh Puskesmas di Kecamatan. “Insya Allah tahun ini Puskesmas di Kabupaten Asahan sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah”. Ucap Wakil Bupati sembari mengajak kepada semua pihak untuk bergotong-royong dalam mencapai visi besar Pemkab Asahan.

Seementara itu, Camat Bandar Pulo, Samsul, SE menjelaskan bahwa kegiatan ini mencakup 2 kecamatan dengan total 19 Desa, yaitu 10 desa di Kecamatan Bandar Pulo dan 9 Desa di Kecamatan Aek Songsongan. Penyerahan BPJS Kesehatan Gratis dan KIP dilakukan secara simbolis kepada 100 orang penerima BPJS dan 40 orang peserta didik penerima KIP.

Kemudian Camat Pulau Rakyat, Muhammad Syarif AR, S.STP menjelaskan bahwa dalam rangkaian kegiatan hari ini, akan diserahkan kartu BPJS Kesehatan Gratis secara simbolis sebanyak 25 orang per kecamatan, sehingga totalnya menjadi 100 orang. Selain itu, juga akan diserahkan KIP kepada peserta didik sebanyak 20 per kecamatan, sehingga totalnya menjadi 80 orang, dengan rincian 10 orang dari SD dan 10 orang dari SMP di setiap Kecamatan.

Camat Air Batu, Syahputra, SE., MM mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Asahan dan rombongan atas perhatian dan kehadiran mereka di kecamatan Air Batu dan Teluk Dalam. Beliau juga menyampaikan rasa syukur atas program BPJS Kesehatan Gratis dan KIP yang dapat membantu masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan,Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, Mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Camat dari 8 Kecamatan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, Kepala Desa dari 8 Kecamatan, Kepala Puskesmas dari 8 Kecamatan, serta tamu undangan lainnya. (As)

Wabup Asahan Lepas Jama’ah Calon Haji di Medan

0

Wakil Bupati (Wabup) Asahan, Rianto, SH., MAP mengucapkan terimakasih kepada Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan yang telah berkenan secara langsung melepas jama’ah Haji asal Kabupaten Asahan di Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan pada Senin (19/5/2025).

Wabup mengikuti pelepasan jemaah haji asal Kabupaten Asahan di Embarkasi Medan. Beliau berpesan kepada para jemaah haji untuk mengikuti arahan yang diberikan oleh pembimbing, sehingga para jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan baik. Untuk itu ikuti arahan yang diberikan oleh pembimbing, agar ibadah haji yang kita laksanakan dapat berjalan dengan baik

Sementara Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan H. Ahmad Qosbi, S.Ag., MM menyampaikan 3 hak utama jemaah haji yang wajib diberikan pemerintah adalah memperoleh pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dalam menjalankan ibadah haji.

Ahmad Qosbi menjelaskan, pembinaan artinya, jemaah haji berhak mendapatkan bimbingan ibadah dan manasik haji, baik di tanah air, selama perjalanan, maupun di Arab Saudi. Pembinaan ini meliputi materi-materi penting terkait tata cara melaksanakan ibadah haji.

“Terkait pelayanan, jemaah haji berhak mendapatkan pelayanan prima, termasuk akomodasi, konsumsi, transportasi, dan pelayanan kesehatan. Pelayanan ini mencakup berbagai aspek kebutuhan jemaah selama menjalankan ibadah haji”. Ungkapnya.

Terkait perlindungan, jemaah haji berhak mendapatkan perlindungan keamanan dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji. Perlindungan ini meliputi asuransi jiwa dan kecelakaan, serta pelayanan medis jika ada jemaah yang sakit.

Ahmad Qosbi menambahkan, jemaah haji diharapkan menjaga kekompakan, saling membantu dan saling tolong menolong selama di tanah suci. “Bapak dan ibu adalah orang-orang pilihan menjadi Tamu Allah di tanah suci, oleh karenanya manfaatkanlah kesempatan ini dengan memperbanyak ibadah serta berniat tulus dan Ikhlas untuk mendapatkan ampunan dan ridho Allah SWT”. Pungkasnya.

Sementara itu Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Medan Mulia Banurea mengatakan, jemaah haji Kloter 15 berjumlah 360 orang bersal dari Asahan 328 orang, Simalungun 14 orang, Padanglawas 3 orang, Tanjungbalai 5 orang, Labuhanbatu 2 orang, TPHI 1 orang, TPIHI 1 orang dan Tim Kesehatan 2 orang. (As)