Rabu, Agustus 27, 2025
spot_img

Ini 8 Cara Mengatasi Tensi Tinggi dengan Tepat

Tensi tinggi bisa menimbulkan beragam gejala, antara lain sakit kepala hebat, pandangan kabur, hingga mimisan. Jika dibiarkan tensi tinggi bahkan bisa menyebabkan stroke. Oleh karena itu penting untuk mengetahui cara mengatasi tensi tinggi yang akan dijelaskan lebih lanjut di artikel ini.

Seseorang dikatakan mengalami tensi tinggi jika tekanan darahnya ada di atas 130/80 mmHg. Tensi tinggi dikenal juga dengan istilah hipertensi. Ada banyak faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami tensi tinggi, mulai dari pertambahan usia, pola hidup, hingga kondisi kesehatan tertentu, misalnya penyakit ginjal atau penyakit jantung.

Salah satu cara mengatasi tensi tinggi adalah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Saat mengalami tensi tinggi, seseorang harus lebih memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, olahraga yang harus dijalani, dan kebiasaan-kebiasaan tidak sehat, seperti merokok atau begadang yang harus ditinggalkan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini cara mengatasi tensi tinggi yang dapat kamu lakukan:

1. Batasi makanan tinggi garam
Konsumsi makanan tinggi garam dapat mengikat banyak air dan meningkatkan volume darah, sehingga tekanan darah menjadi tinggi. Untuk mengatasinya, batasilah makanan tinggi garam. Batas konsumsi garam perharinya dibatasi hanya sekitar tidak lebih dari 1 sendok teh.

Untuk menyiasati rasa pada masakan, kamu bisa mengganti garam dengan bumbu atau rempah untuk menambah cita rasa masakan.

Tidak hanya saat memasak, untuk membatasi asupan garam, cermatlah untuk membaca label pada kemasan makanan atau minuman dan pastikan kandungan garamnya rendah. Selain itu, hindari makanan olahan karena biasanya mengandung banyak garam.

2. Konsumsi makanan dan minuman tinggi kalium
Di dalam tubuh, kalium berperan untuk mengeluarkan garam yang berlebih melalui urin dan membantu agar otot di dinding pembuluh darah lebih relaks. Kedua mekanisme ini akan membantu mengatasi tensi tinggi.

Oleh karena itu, kamu bisa mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalium, sebagai upaya untuk mengatasi tensi tinggi. Contoh makanan dan minuman berkalium tinggi adalah kentang, tomat, bayam, semangka, pisang, kacang merah, susu, atau yoghurt.

3. Batasi asupan gula dan karbohidrat olahan
Konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan bisa menyebabkan peningkatan berat badan. Jika dibiarkan terus menerus, hal ini bisa menyebabkan obesitas yang merupakan salah satu faktor risiko terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah.

Penyakit jantung dan pembuluh darah juga bisa menyebabkan tensi tinggi. Oleh karena itu, batasilah asupan makanan manis dan karbohidrat olahan untuk menjaga agar berat badan tetap ideal. Sehingga menurunkan risiko terjadinya tensi tinggi.

4. Berolahraga dengan rutin
Berolahraga bisa membantu proses penurunan tekanan darah. Pastikan olahraga dilakukan dengan rutin, minimal 30 dalam sehari, agar tensi tidak kembali meningkat. Pilihan olahraga yang cocok untuk menurunkan tensi adalah berjalan kaki, jogging, berenang, atau bersepeda.

5. Tidur yang cukup
Kebiasaan begadang dan kualitas tidur yang buruk bisa menyebabkan tensi tinggi. Jika dibiarkan, kurangnya waktu cukup tidur bisa semakin memperparah kondisi ini. Oleh karena itu, pastikan kamu tidur yang cukup setiap malamnya. Untuk membantumu lebih nyaman dan nyenyak, usahakan untuk membuat ruangan tidurmu tetap sejuk dan tenang.

6. Kelola stres dengan baik
Nggak pernah berusaha mengelola stres dengan baik? Jangan heran kalau tensimu tinggi. Untuk mengatasinya, temukanlah cara positif dalam mengelola stres.

Misalnya, lakukan hobi yang disukai, seperti memasak, berkebun, atau membaca buku. Selain itu, hangout dengan teman-teman dan mengembangkan sikap bersyukur terhadap setiap hal yang kamu miliki dalam hidup juga bisa meredakan stres, lho.

7. Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol
Kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol merupakan faktor risiko hipertensi yang sering banget nih terjadi. Nah, biar tensi tetap normal dan terhindari risiko kesehatan lainnya, yuk hentikan kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.

8. Konsumsi obat-obatan
Mengonsumsi obat antihipertensi sesuai anjuran dokter juga menjadi cara mengatasi tensi tinggi, ya. Sembari mengonsumsi obat, penderita tensi tinggi perlu melakukan perubahan gaya hidup dan cara yang telah disebutkan sebelumnya, supaya penurunan tensi lebih optimal. Pastikan minum obat sesuai dengan dosis dan anjuran dari dokter, ya.

Dengan melakukan cara-cara di atas, tensi tinggi dapat teratasi dan risiko komplikasi bisa dihindarkan. Kalau kamu sudah terdiagnosis hipertensi, lakukanlah pemeriksaan tekanan darah secara rutin, ya. Kamu bisa lakukan sendiri di rumah dengan tensimeter.

Selain itu, kamu juga meminta rekomendasi dari dokter terkait pola hidup yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu.

Ditinjau oleh : dr. Merry Dame Cristy Pane

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Viral Janda Anak 5 Ditahan Jaksa di Nias Selatan, Anak Minta Bantu Ke Presiden

Viral sebuah video lima orang anak menangis di depan...

Viral Video Syur Mirip Rebecca Klopper di Twitter Berdurasi 47 Detik

Viral video Rebecca Klopper di Twitter Indonesia, ia mendadak dikaitkan...

Bermain Air di Kolam Renang Licia Binjai, Anak-anak Alami Sakit Mata

BINJAI | Sejumlah anak sekolah dasar mengalami sakit mata...

Diskotik Krypton di Jalan Gajah Mada Medan Buka 24 Jam “Ada Peredaran Narkoba”

Medan - Tempat Hiburan Malam (THM) atau Diskotik Krypton di...

Cara Ampuh Menghilangkan Benjolan Ambeien

Cara menghilangkan benjolan ambeien dapat dilakukan sendiri di rumah maupun...

Kapolsek Iptu Syawal Sitepu: Pentingnya Keterbukaan Informasi dan Komunikasi Guna Mendukung Tugas Polisi

Medan - Dalam rangka memperkuat sinergitas antara kepolisian dan...

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Kala Siswa SD Sampaikan Keinginannya Menjadi Wali Kota Dihadapan Rico Waas

Ada momen menarik saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengunjungi SD Negeri 060831 yang berlokasi di jalan Sei Batang Hari, Kelurahan...

Gubernur Sumut dan Bupati Asahan Hadiri Forum Nasional Penanggulangan TBC

Jakarta – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman kesehatan serius di Indonesia, dengan jumlah kasus yang menempatkan Indonesia di peringkat kedua tertinggi di dunia setelah...

Wakil Bupati Asahan Salurkan Bantuan Kemensos Untuk Keluarga Tedampak Angin Kencang

‎Wakil Bupati Asahan menyerahkan langsung bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada keluarga yang terdampak bencana alam angin kencang/puting beliung di Kecamatan Pulo Gandring...

Kapolda Sumut dan Bupati Asahan Resmikan Grand Launching Operasional SPPG Polres Asahan

Suasana kebersamaan tampak di Mapolres Asahan saat Kapolda Sumatera Utara Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H bersama Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar,...

Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola U-14 Dalam Rangka HUT Partai PAN ke-27 ‎

‎Bupati Asahan secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Partai Amanat Nasional (PAN) yang digelar di Stadion Mutiara, Minggu...

Wakil Bupati Asahan Hadiri Penutupan PIISU ke-11 Tahun 2025

Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, M.A.P menghadiri penutupan Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) ke-11 tahun 2025 yang berlangsung di Halaman Istana Maimun...

Danrem dan Kepala Daerah Turun ke Lapangan, Begini Cara Forkopimda Bangun Sinergi

Suasana penuh kebersamaan tampak sejak pagi di Makorem 022/Pantai Timur, Jumat (22/8/2025). Para kepala daerah, unsur Forkopimda, dan jajaran TNI-Polri dari wilayah Korem 022/PT...

Kepala Balai Karantina Indonesia Kunjungi Asahan, Bahas Pengembangan Potensi Daerah

Kepala Balai Karantina Indonesia (Barantin), Dr. Sahat M. Panggabean, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Asahan pada Jum’at, 22 Agustus 2025. Kunjungan yang berlangsung di...