Lokalisasi Narkoba dan Judi di Jermal Menggila, Kapoldasu Jangan “Tutup Mata”

Medan – Jermal 15 salah satu lokalisasi Narkoba dan judi yang ada di Kota Medan. Hingga sampai saat ini penguasa lokalisasi itu tidak pernah tersentuh hukum walaupun sudah beberapa kali ganti Kapolda Sumut.

Penggerebekan kampung Narkoba yang dilakukan Polisi sepertinya hanya formalitas saja, Seperti operasi pada Selasa (17/1/2023) siang, Polisi tidak membuahkan hasil untuk menangkap bandar yang di sana, hanya mengamankan alat-alat penggunaan Narkoba.

Setahun terakhir, omset bisnis narkoba dan perjudian di lahan garapan wilayah Deli Serdang itu, yang berbatasan dengan Kecamatan Medan Denai menembus Rp1 miliar per hari.

Mengapa Kapolda Irjen Panca Simanjuntak seperti tidak punya keberanian menyudahi petualangan mereka yang meracuni generasi muda Sumatera Utara ini?

Narkoba Memang Bukan Barang Baru

Barang terlarang itu sudah dikonsumsi Bangsa Sumeria di Timur Tengah sejak 5000 tahun Sebelum Masehi. Bahkan setelah itu menjadi mata dagangan penting di Tiongkok.

Begitu pula di Sumatera Utara (Sumut), terutama Kota Medan. Rumah-rumah candu di Medan Labuhan sudah muncul sejak 1880. Era itu, Medan yang bernama Tanah Deli- dipenuhi buruh perkebunan yang sangat bergantung pada candu. Jika tidak memperoleh candu, mereka kehilangan semangat bekerja.

Fakta mudarat 140 tahun lalu itu juga lama bersemi di pasar bebas sabu-sabu Jermal 15. Juga di jutaan ‘lokasi terbuka’ lain di Kota Medan atau Provinsi Sumut.

Candu dan sabu memang ditto. Sama saja, penikmatnya merasa belum hidup sebelum menghirup asap setan barang itu. Pengaruhnya bagai penyuplai energi dan pembangkit gairah.

Kampung Narkoba

Itu yang bikin banyak orang jadi ketagihan sabu. Dijadikan pelarian dari kenyataan hidup, ‘kerak morfin’ itu sudah menghilangkan rasa malu mereka. Bahkan merangsang tindak brutal.

Alhasil, seperti Jermal 15 yang selepas senja selalu meriah bak pasar malam, tak terhitung jumlah anak muda linglung terjebak sabu. Bersama jutaan lokasi ‘teler’ serupa di negeri ini, kebebasan kawasan seberang tol Belmera itu pun turut melahirkan generasi apatis.

Adakah Kapolda Panca belum mendengar kabar miris dari lokasi berjarak tempuh 5 menit dari kantornya itu? Publik Medan sulit mempercayai itu. Apalagi transaksi-transaksi haram di Jermal 15 selama ini terbiarkan menggila. Realita itulah yang menjadi latar judul catatan kali ini.

Pun begitu, judul ‘buntut’ di atas tentu bukan harfiah. Nyaris 2 tahun ‘menguntit’ gerak kepemimpinannya, saya tahu betul: Kapolda Panca banyak menghabiskan waktu di Medan. Di tengah operasi lemah polisi, seberapa susah kiranya kerja memberangus bandar narkoba terstruktur plus kebal shock therapy seperti di Jermal 15?

Dengan skala edar lebih besar dan masa kiprah ‘tak tersentuh’ lebih lama daripada Jermal 15, realita buruk senada berhasil dikhatamkan sesosok Kombes di Medan 6 tahun lalu.

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Agen Pertanian Diduga Bawa Kabur Ratusan Juta Uang Petani dan Pemilik Gudang, Dilaporkan Ke Polres Karo

Kabanjahe-Wanita berinisial N.G warga desa Kuta Julu kecamatan Tigapanah...

PD FJPK Sumut Siap Bangun Soliditas Organisasi Lewat Temu Ramah

Medan - PD FJPK Sumut resmi memulai langkah pembentukan...

Skandal Pungli Disdukcapil Karo: Bayar Calo Jutaan Rupiah Urusan Mulus, Urus Sendiri Dipersulit!

Skandal pungli Disdukcapil Karo diduga sengaja dipelihara di lingkungan...

Wapres Gibran Tinjau Huntap di Sibolga, Laskar Gibran Sumut Tegaskan Komitmen Kawal Program Kepemudaan

Sibolga — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka,...

Pemkab Karo Tegaskan CSR Pendidikan Transparan, Tanpa Intervensi dan Konflik Kepentingan

Kabanjahe — Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan penyaluran dana Corporate...

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PD FJPK Sumut Siap Bangun Soliditas Organisasi Lewat Temu Ramah

Medan - PD FJPK Sumut resmi memulai langkah pembentukan kepengurusannya melalui kegiatan Temu Ramah dan Perkenalan yang digelar di Hall Cafe Cindelaras, kawasan Stadion...

Bupati Asahan Terima Audiensi Panitia Wisuda Sarjana Angkatan XXXVI

ASAHAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Panitia Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan Kisaran Angkatan XXXVI...

Dugaan Perundungan di WAG: Saat Niat Baik Memberi Makan Kucing Liar Berujung Sudutan Tetangga

Medan | Dugaan Perundungan di WAG saat niat baik memberi makan kucing liar berujung sudutan tetangga. Hati seorang perempuan yang kita sebut saja namanya...

Walikota Medan Rico Waas Rampungkan PBG Gereja Pentakosta Tebernakel, Damos Siagian Beri Apresiasi Tinggi

MEDAN – Walikota Medan Rico Waas mendapatkan apresiasi dan ucapan terima kasih dari Ketua Creative Anak Muda, Damos Siagian SST.MP. Penghargaan ini diberikan atas...

Wakil Bupati Asahan Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting

ASAHAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (10/9/2026)....

Pemkab Karo Gelar Ramah Tamah Bersama Wartawan Dan Insan Pers

Kabanjahe, — Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karo menggelar kegiatan Ramah Tamah Pemerintah Kabupaten Karo bersama Wartawan dan Insan...

Bupati Asahan Tutup Turnamen Sepak Bola Rambate Rata Raya Cup U-10

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., resmi menutup Turnamen Sepak Bola U-10 Rambate Rata Raya Cup Tahun 2026 di Lapangan Sepak...

Bupati Asahan Apresiasi Atlet Renang Peraih 22 Medali

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Federasi Akuatik Indonesia Kabupaten Asahan bersama atlet renang berprestasi di ruang kerja Bupati...