Senin, Februari 23, 2026
spot_img

Mahasiswa UINSU Dianiaya Mengaku Anggota Polisi Polsek Sunggal

Medan – Seorang mahasiswa UINSU berusia 17 tahun, AK, mengalami penganiayaan oleh tiga pria yang mengklaim sebagai anggota kepolisian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan TB Simatupang, Kota Medan, di RM Cabai Hijau. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (23/2/2024) sekitar pukul 21.30 WIB.

AK, dalam kesaksiannya di Kantor LBH Medan pada Senin (26/2), menjelaskan bahwa saat itu ia sedang menuju ruko keluarganya di Jalan TB Simatupang setelah meninggalkan kediamannya di Desa Paya Geli.

Kejadian berawal ketika ia melintas di RS Sundari dan dihadang oleh seorang pengendara mobil.

AK menyatakan bahwa ia dipepet dan terjatuh, kemudian mengungkapkan bahwa dua pria keluar dari mobil.

Dengan salah satunya berbaju hitam dan yang lainnya mengenakan kemeja putih, sementara ada satu lagi di dalam mobil yang mengenakan baju lengan panjang.

Pria-pria tersebut langsung menuduh AK menggunakan narkoba dan mabuk. Mereka mengaku sebagai anggota kepolisian, mengancam, dan melakukan kekerasan fisik terhadap AK.

Mahasiswa UISU

“Saya tidak terima. Terus mereka mengaku anggota kepolisian. Saya dipiting dan dibawa ke pinggir jalan. Mereka menjambak, terus kepala saya ditekuk,” ujar AK.

Pria berbaju hitam mengancam untuk mengambil senjatanya dari dalam mobil, sementara yang lain menggeledah AK dan mengambil handphone-nya. Meskipun para pelaku meminta password handphone, AK menolak memberikannya.

Dia menyatakan bahwa dia menolak memberikan kode tersebut dan kemudian diminta untuk memberikan nomor HP orang tuanya.

Dia kemudian menjelaskan bahwa seorang pria yang mengenakan baju lengan panjang, sambil memegangnya, mengklaim sebagai anggota Polsek Sunggal dengan nama AKP Irvan.

Setelah itu, karena orang-orang mulai berkerumun di sekitar mereka, mereka pergi meninggalkannya. Namun, ponselnya dibawa kabur oleh mereka.

Setelah insiden tersebut, AK kembali ke rumahnya di Desa Paya Geli dan menggunakan HP neneknya untuk memberitahu ayahnya.

Namun, para pelaku juga menelepon ayahnya, meminta sejumlah uang sebagai tebusan.

“Kata ayah, para pelaku awalnya menghubungi dan memberitahu saya kena jerat kasus narkoba. Mereka masih mengaku anggota Polsek Sunggal. Sempat mereka minta uang Rp 60 juta untuk menebus saya yang ditangkap. Padahal tidak benar,” ungkap AK.

AK kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Sunggal dengan nomor laporan: STTLP/B/319/II/2024/SPKT/Polsek Sunggal/Polrestabes Medan/Polda Sumut. Ia berharap agar pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan mencegah terjadinya korban serupa di masa mendatang.***

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Ketua DPD Pemuda Demokrat Sumut Resmi Berganti, Paulus Gulo Pimpin Era Baru

Medan - Ketua DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara...

Kartel Narkoba Bolon dan Tanta Ginting Masih Menggurita di Karo, Polisi ‘Gigit Jari’

Kini publik menanti, apakah polisi mampu meruntuhkan dominasi jaringan...

SBSI Apresiasi Presiden Prabowo ‘Perbaiki Kesejahteraan Hakim Ad Hoc’

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera...

Ini Jaringan Sindikat Narkoba “Godol” di Tanah Karo, Polisi Kesulitan Memburu

KABANJAHE – Teka-teki keberadaan sindikat narkoba kelas kakap berbendera...

Bermain Air di Kolam Renang Licia Binjai, Anak-anak Alami Sakit Mata

BINJAI | Sejumlah anak sekolah dasar mengalami sakit mata...

Polisi Diminta Bertindak Gudang Solar di Jalan Seruwai Kelurahan Pekan Labuhan “BBM Di Oplos”

MEDAN UTARA – Sebuah gudang penimbunan Bahan Bakar Minyak...

Tim Satgas Saber Pelanggaran Harga, Mutu, dan Pangan Cek Harga Jelang Hari Raya

KABANJAHE - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr....

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Tabrakan Beruntun 5 Mobil di Sibolangit Picu Kemacetan Parah

Kecelakaan beruntun kembali terjadi di jalur lintas Medan-Berastagi, tepatnya di Jalan Letjen Jamin Ginting, Desa Batu Layang, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Insiden ini menghebohkan...

Polres Tanah Karo Respons Cepat Laporan Dugaan Pencurian Melalui Call Center 110

Karo – Polres Tanah Karo merespons cepat pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan tindak pidana pencurian, Sabtu (21/2/2026). Pengaduan tersebut...

Dua Pria Ditangkap di Munte, Satresnarkoba Polres Tanah Karo Amankan 19 Paket Sabu

Karo - Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Dua pria dewasa diamankan dari sebuah rumah di...

Ketua DPD Pemuda Demokrat Sumut Resmi Berganti, Paulus Gulo Pimpin Era Baru

Medan - Ketua DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara kini resmi dijabat oleh Bung Adv. Paulus P. Gulo, S.H., M.H. Proses serah terima jabatan...

Wabup Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin dan Budaya Kerja

Asahan, 18 Februari 2026 — Wakil Bupati Asahan, Rianto, memimpin pelaksanaan Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu pagi....

Wabup Asahan Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Sei Dua Hulu

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyalurkan 500 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (18/02/2026). Bantuan tersebut...

Kepala Sekolah Bersama Suami Terlibat Skandal Korupsi Dana BOS di SMK Negeri 1 Teluk Dalam

Nisel – Kepala SMK Negeri 1 Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan bersama tiga orang lainnya terkait...

SBSI Apresiasi Presiden Prabowo ‘Perbaiki Kesejahteraan Hakim Ad Hoc’

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP-KSBSI) mengapresiasi langkah presiden yang secara konkrit menerima aspirasi Hakim ad hoc dan kalangan...