Senin, Maret 16, 2026
spot_img

Mahasiswa UINSU Dianiaya Mengaku Anggota Polisi Polsek Sunggal

Medan – Seorang mahasiswa UINSU berusia 17 tahun, AK, mengalami penganiayaan oleh tiga pria yang mengklaim sebagai anggota kepolisian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan TB Simatupang, Kota Medan, di RM Cabai Hijau. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (23/2/2024) sekitar pukul 21.30 WIB.

AK, dalam kesaksiannya di Kantor LBH Medan pada Senin (26/2), menjelaskan bahwa saat itu ia sedang menuju ruko keluarganya di Jalan TB Simatupang setelah meninggalkan kediamannya di Desa Paya Geli.

Kejadian berawal ketika ia melintas di RS Sundari dan dihadang oleh seorang pengendara mobil.

AK menyatakan bahwa ia dipepet dan terjatuh, kemudian mengungkapkan bahwa dua pria keluar dari mobil.

Dengan salah satunya berbaju hitam dan yang lainnya mengenakan kemeja putih, sementara ada satu lagi di dalam mobil yang mengenakan baju lengan panjang.

Pria-pria tersebut langsung menuduh AK menggunakan narkoba dan mabuk. Mereka mengaku sebagai anggota kepolisian, mengancam, dan melakukan kekerasan fisik terhadap AK.

Mahasiswa UISU

“Saya tidak terima. Terus mereka mengaku anggota kepolisian. Saya dipiting dan dibawa ke pinggir jalan. Mereka menjambak, terus kepala saya ditekuk,” ujar AK.

Pria berbaju hitam mengancam untuk mengambil senjatanya dari dalam mobil, sementara yang lain menggeledah AK dan mengambil handphone-nya. Meskipun para pelaku meminta password handphone, AK menolak memberikannya.

Dia menyatakan bahwa dia menolak memberikan kode tersebut dan kemudian diminta untuk memberikan nomor HP orang tuanya.

Dia kemudian menjelaskan bahwa seorang pria yang mengenakan baju lengan panjang, sambil memegangnya, mengklaim sebagai anggota Polsek Sunggal dengan nama AKP Irvan.

Setelah itu, karena orang-orang mulai berkerumun di sekitar mereka, mereka pergi meninggalkannya. Namun, ponselnya dibawa kabur oleh mereka.

Setelah insiden tersebut, AK kembali ke rumahnya di Desa Paya Geli dan menggunakan HP neneknya untuk memberitahu ayahnya.

Namun, para pelaku juga menelepon ayahnya, meminta sejumlah uang sebagai tebusan.

“Kata ayah, para pelaku awalnya menghubungi dan memberitahu saya kena jerat kasus narkoba. Mereka masih mengaku anggota Polsek Sunggal. Sempat mereka minta uang Rp 60 juta untuk menebus saya yang ditangkap. Padahal tidak benar,” ungkap AK.

AK kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Sunggal dengan nomor laporan: STTLP/B/319/II/2024/SPKT/Polsek Sunggal/Polrestabes Medan/Polda Sumut. Ia berharap agar pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan mencegah terjadinya korban serupa di masa mendatang.***

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Siswa SMK Telkom 1 Medan Nekat Pecahkan Kaca Mobil Warga, Kini Diringkus Polisi!

Medan - SMK Telkom 1 Medan mendadak jadi sorotan setelah...

Bermain Air di Kolam Renang Licia Binjai, Anak-anak Alami Sakit Mata

BINJAI | Sejumlah anak sekolah dasar mengalami sakit mata...

Mengenal Rosen Jaya Sinaga Caleg DPRD Kota Medan ”Pejuang Buruh”

Mungkin banyak masyarakat tidak mengenal siapa sosok Rosen Jaya...

Viral Gaji Guru SMPN 15 Medan Ditahan Kepala Sekolah, Ini Kata Wali Kota

Buntut viralnya gaji guru SMP Negeri 15 Medan ditahan...

Narapida Rutan di Medan Kendalikan 45 Kg Sabu “Pembiaran atau Kelalean”

Medan - Polisi mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan...

Polda Sumut Lakukan Mutasi, Japri Simamora Jadi Kapolsek Perbaungan 4 Kasat Berganti

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Whisnu Hermawan Februanto merotasi sejumlah...

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Sabam Rajagukguk Serap Aspirasi Warga Muara, Resmikan SPPG Simatupang untuk Dorong Ekonomi Desa

Tapanuli Utara — Sabam Rajagukguk menyerap langsung aspirasi masyarakat Desa Simatupang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, dalam kegiatan reses yang digelar pada Minggu (08/03/2026)....

Siswa SMK Telkom 1 Medan Nekat Pecahkan Kaca Mobil Warga, Kini Diringkus Polisi!

Medan - SMK Telkom 1 Medan mendadak jadi sorotan setelah salah satu oknum pelajarnya melakukan aksi pengrusakan. Peristiwa ini menimpa seorang warga yang sedang mengantre...

Polda Sumut Tetapkan Dua Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina

Medan – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten...

Silaturahmi Kapolda Sumut dengan Media, Pererat Sinergi Sambut Idul Fitri 1447

Medan — Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Silaturahmi Polda Sumut Bersama Media dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Aula Tribrata...

KPK Observasi Kabupaten Asahan sebagai Calon Percontohan Kabupaten Anti Korupsi 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan observasi ke Kabupaten Asahan dalam rangka penilaian calon percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di...

Pemkab Asahan dan BAZNAS Salurkan ZIS kepada Petugas Kebersihan

ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Asahan menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Triwulan I Tahun 2026 kepada...

Bupati Asahan Buka Rakorpem Maret 2026

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan Maret 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (09/03/2026). Kegiatan...

Pembukaan Pesantren Kilat Ramadhan SMP Se-Kabupaten Asahan Resmi Digelar

Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan tingkat SMP se-Kabupaten Asahan tahun 1447 H/2026 M pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.15...