Beranda blog Halaman 110

Bupati Pimpin Upacara Hardiknas di Kabupaten Asahan

0

Menggunakan Tanjak Melayu Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si pimpin peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Asahan yang bertempat di halaman Sekolah SMP Negeri 2 Kisaran pada Jumat, 02/05/2025.

Selain Bupati Asahan hadir juga Wakil Bupati Rianto, SH., MAP dengan menggunakan baju adat Jawa serta di ikuti seluruh OPD dan para guru juga pelajar yang mengunakan baju dari berbagai etnis , hal ini menjadikan peringatan Hardiknas berlangsung dengan meriah dan penuh warna.

Pakaian adat yang digunakan oleh para guru tidak hanya menunjukkan keindahan dari ragamnya kekayaan budaya kita, namun juga menjadi simbol semangat dan dedikasi para guru dalam menjalankan tugasnya.

Dengan pakaian adat yang indah dan penuh makna, para guru menunjukkan komitmen mereka untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Asahan. ”Mari kita jadikan peringatan Hardiknas ini momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dalam membangun Bangsa dan Negara”, demikian kata Bupati.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru sebagai Pahlawan tanpa tanda jasa. Diharapkan peringatan Hardiknas ini dapat mewujudakan visi dan misi Pemkab Asahan yakni Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.

Kemudian Bupati berpesan kepada pelajar untuk menuntut ilmu setinggi mungkin dan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Dan pentingnya meningkatkan dan memiliki skill dan kemampuan literasi serta rajin membaca untuk menentukan masa depan yang lebih baik. Selain itu, Bupati juga mengingatkan siswa untuk tidak terlibat dalam geng motor dan menanamkan semangat dalam belajar, serta berbakti kepada orang tua dan guru.

“Tanamkan dalam diri kalian semangat belajar dalam menyongsong masa depan yang akan lebih baik. Jadilah orang mandiri serta yang bisa bermanfaat bagi orang lain dan bagi Nusa dan Bangsa. Karena kalianlah yang menentukan masa depan”. ungkap Bupati.

Kegiatan Hardiknas dirangkai dengan pemberian plakat oleh plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan kepada Bupati dan Wakil Bupati Asahan sebagai Bapak pendidikan Kabupaten Asahan. Kemudian pemberian buket kepada Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan dan Ibu Staf Ahli TP. PKK Kabupaten Asahan.

Bupati dan Wakil Bupati Asahan menyerahkan souvenir dan buku rekening Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 75 siswa. Selain itu, Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan kepada peserta pelajar putri juara 1 Run 5K Sumut Run Festival 2025. (As)

Wabup Asahan hadiri High Level Meeting TPID dan TP2DD

0

Bupati Asahan dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, M.A.P didampingi Kadis Pendapatan, Kadis Pertanian, Kadis Kopdagin, Sekretaris Kominfo, Kabag Umum, Plh.Kabag Ekonomi Ikuti High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Wilayah Sisibataslabuhan dengan Tema Penguatan Ketahanan Ekonomi Daerah melalui Stabilitas Harga dan Inovasi Digital Terpadu, bertempat di Hotel Niagara Parapat, Rabu (30/04/2025).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar Muqorobin dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi khususnya di wilayah Sisibataslabuhan yaitu Kab. Asahan, Kab. Simalungun, Kota Pematang Siantar, Kab. Batubara, Kota Tanjung Balai, Kab. Labura, Kab.Labuhan Batu, Kab. Labusel.

Lebih lanjut Muqorobin menjelaskan bahwa Inflasi merupakan salah satu indikator penentu keberhasilan pembangunan ekonomi, dengan tingkat inflasi yang tinggi mengakibatkan daya beli masyarakat menurun terhadap barang dan jasa yang menjadi kebutuhannya.

Laju inflasi yang tinggi juga akan memberikan dampak terhadap peningkatan kemiskinan maka upaya sinergi semua stakeholder sangat diperlukan dalam mengendalikan stabilitas harga.

Diakhir sambutannya beliau menyampaikan komitmen Bank Indonesia dalam pengendalian Inflasi Khususnya di wilayah Sisibataslabuhan.

Ditempat yang sama Bupati Asahan dalam Eksposenya yang disampaikan Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, M.A.P menjabarkan beberapa langkah Pemkab Asahan dalam mengatasi Inflasi di Kabupaten Asahan diantaranya dengan rutin melaksanakan zoom meeting Pengendalian Inflasi Daerah dengan Kemendagri setiap hari Senin.

Lebih lanjut Wakil Bupati Juga menjelaskan bahwa Kabupaten Asahan juga terus menjalankan program kerja TPID berdasarkan Roadmap pengendalian Inflasi Daerah yang telah ditetapkan, dengan tetap berpedoman kepada strategi 4K yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

“Dalam rangka menjaga keterjangkauan harga di Kabupaten Asahan langkah langkah yang diambil adalah dengan melaksanakan gerakan pangan murah menjelang bulan Ramadhan, melaksanakan operasi pasar reguler dan pasar khusus, serta melaksanakan gerakan pangan murah jelang Idul Fitri, dalam menjaga ketersediaan pasokan antara lain melaksanakan penanaman jagung serentak 250 hektar, melaksanakan sidak pasar oleh tim satgas, melaksanakan pengendalian dan penanggulangan bencana pertanian dengan bekerjasama dengan kelompok tani, selanjutnya dalam menjaga komunikasi efektif Kabupaten Asahan secara rutin mengikuti Capital Building TPID se Sumatera Utara, mengikuti Rakor TPID Nasional melalui Zoom Meeting setiap hari Senin, dan secara rutin menyampaikan perkembangan harga bahan pokok melalui siaran LPPL RSPD Kab. Asahan” Pungkasnya.

DIakhir acara dilakukan penandatanganan Komitmen bersama TPID dan TP2DD sisibataslabuhan sebagai bentuk komitmen bersama Penguatan Ketahanan Ekonomi Daerah melalui Stabilitas Harga dan Inovasi Digital Terpadu.

Dikesempatan ini juga Kabupaten Asahan menerima penghargaan TP2DD Terinformatif.

Turut Hadir dalam acara Manger Unit Data Statistik dan Kehumasan BI Perwakilan Pematang Siantar Anto Yuliyanto, Perwakilan Kab. Simalungun, Kota Pematang Siantar, Kab. Batubara, Kota Tanjung Balai, Kab. Labura, Kab. Labuhan Batu, Kab. Labusel. (As)

Ketua PKK Asahan Pembinaan Hatinya PKK

0

Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik melakukan panen raya di 2 lokasi Taman Hatinya PKK. Rabu, (30/04/2025).

Kedua lokasi pemanfaatan lahan yang dipanen yakni panen jagung di lahan PKK di Rumah Dinas Bupati Asahan dan panen cabe di lahan PKK Dinas Pertanian dan panen. “Pemanfaatan lahan yang dilakukan PKK salah satunya untuk meningkatkan ketahanan pangan”, demikian kata Ketua PKK Asahan.

Ketua PKK yang didampingi Sekretaris dinas Pertanian dan pengurus PKK Asahan menyebutkan bahwa hasil panen yang diperoleh berupa jagung dan cabai yang tumbuh subur dan sehat dapat dimanfaatkan dengan baik.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan dapat menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan ketersediaan pangan di tingkat keluarga.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih kreatif dalam memanfaatkan lahan yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Panen jagung dan cabai ini juga menjadi contoh nyata dari program Taman Hatinya PKK yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui kegiatan yang produktif dan bermanfaat”, ungkap Ketua PKK Asahan.

Setelah pane, Ketua PKK melakukan kunjungan ke Taman Toga Rambate Rata Raya yang terletak di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kota Kisaran Barat. Lahan tersebut rata rata tanaman obat, berbagai jenis tanaman yang berkhasiat untuk kesehatan tubuh.

“Lahan ini juga sejalan dengan upaya kita untuk memperkenalkan keanekaragaman tumbuhan obat kepada masyarakat”, ujarnya. (As)

Pengajian Akbar Ashabul Yamin di Sei Dadap Dihadiri Ketua PKK Asahan

0

Ketua TP. PKK Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik menghadiri pengajian Akbar Ashabul Yamin di Kecamatan Sei Dadap yang di pusatkan di Aula balai Avros Desa Perkebunan Sei Dadap I/II pada Selasa (29/04/2025).

Pengajian yang mengusung tema ” Dengan kegiatan pengajian Akbar ini mari sama sama kita tingkat hubungan silaturahmi dan persaudaraan untuk mewujudkan Asahan yang Religius sesuai dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Asahan” juga turut dihadiri, Kabag Kesra Kabupaten Asahan, Camat Sei Dadap, Manager Perkebunan Sei Dadap I/II, Ketua Darma Wanita Kabupaten Asahan, Para Kepala Desa Se-Kecamatan Sei Dadap, serta para jamaah dan tamu undangan lainnya.

Ketua Pengajian Akbar Ashabul Yamin, Sulasmi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan siar Islam ini. “Pengajian ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi di 10 Desa yang ada di Kecamatan Sei Dadap”, ucapnya.

Kemudian Sulasmi menjelaskan pengajian setiap 2 bulan sekali pada tahun 2024, namun pada tahun 2025 ini, kegiatan pengajian akan dilaksanakan setiap 1 bulan sekali di setiap Desa. Dan diharapkan pengajian ini dapat tetap berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Camat Sei Dadap, Berani Simbolon juga menyampaikan hal senada tentang kegiatan pengajian tersebut bahwa pengajian ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah Islamiah, tetapi juga untuk mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Asahan, yaitu Kabupaten Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan, Basuki yang membacakan sambutan Bupati Asahan menyambut baik pelaksanaan Pengajian Akbar di Kecamatan Sei Dadap tersebut. Berharap agar pengajian ini dapat terus menghidupkan dan menggairahkan kegiatan keagamaan di Kabupaten Asahan. Dengan demikian, cita-cita untuk mewujudkan Kabupaten Asahan yang religius dapat tercapai.

Kegiatan dirangkai dengan penyantunan kepada Anak yatim 15 orang , fakir 60 orang, dhuafa 25 orang. Selanjutnya kegiatan tersebut dilanjutkan dengan mendengarkan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Kumpul Pandapotan, S.Pd.I., MA. (As)

Bupati Asahan Rakor Penguatan Sinergi Kolaborasi KPK dan Pemda

0

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Kolaborasi antara KPK dan Pemerintah Daerah dalam Rangka Pemberantasan Korupsi di Wilayah I yang dilaksanakan di Aula Bhineka Tunggal Ika, Lt.16, Gedung Merah Putih KPK RI, di Jakarta, Senin (28/12/2025).

Di sela-sela kegiatan, Bupati Asahan menjelaskan tujuan utama dari rapat koordinasi ini adalah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara KPK dan Pemerintah Daerah dalam upaya pemberantasan korupsi. “Diharapkan lewat kegiatan ini, koordinasi dan komunikasi antara KPK dan Pemerintah Daerah semakin meningkat”, ungkapnya.

Di kesempatan ini juga diupayakan mencari solusi bersama untuk mengatasi korupsi dan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun komitmen bersama antara KPK dan Pemerintah Daerah dalam pemberantasan korupsi,” terangnya.

Taufik menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mencegah korupsi. Upaya tersebut mencakup penerapan sistem yang transparan, akuntabel, dan berintegritas, serta memastikan bahwa layanan publik disediakan secara adil, transparan, dan berkualitas tanpa adanya praktik korupsi yang merugikan masyarakat.

Selain itu, Pemerintah Daerah juga berupaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dengan menunjukkan komitmen untuk melawan korupsi dan memastikan penggunaan anggaran publik yang efisien dan adil. Selain itu, sosialisasi anti korupsi dilakukan oleh Satgas Saber Pungli kepada satuan terkecil seperti sekolah, puskesmas, unit pelayanan publik, dan pemerintah desa,” ungkap Taufik.

Taufik juga mengatakan, KPK secara resmi telah meluncurkan indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025. Indikator ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi dan Kolaborasi antara KPK dan Pemerintah Daerah ini akan berlangsung mulai 28 April hingga 22 Mei 2025. Pada hari pertama, peserta rapat berasal dari Provinsi Sumatera Utara, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Asahan, Kota Tebingtinggi, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Deliserdang, dan Kabupaten Serdang Bedagai.

Dari Kabupaten Asahan, turut hadir Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Kepala Bapperida Kabupaten Asahan, Kepala Inspektorat Kabupaten Asahan, Kepala BKAD Kabupaten Asahan dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan. (As)

Pembinaan PAAR Era Digital di Kecamatan Setia Janji

0

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik melakukan pembinaan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) Tingkat Provinsi yang bertempat di Aula Kantor Desa Urung Pane Kecamatan Setia Janji pada Senin (28/04/2025).

Ketua TP. PKK Asahan mengatakan kegiatan ini merupakan program unggulan dari TP. PKK Kabupaten Asahan yang bertujuan untuk menyampaikan kepada orang tua yang memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Agar kedepannya bisa lebih membimbing dan mengarahkan anak-anak dengan bijak dalam menggunakan teknologi.

Program PAAR ini berfokus pada membimbing anak dalam menggunakan teknologi dengan bijak, aman, dan produktif, sambil tetap menjaga perkembangan nilai agama, sosial, budaya, dan karakter anak.

“Saya berharap para kader PKK dapat menjadi role model dalam implementasi pola pengasuhan anak berbasis digital. Dan bisa memotivasi masyarakat untuk terus mendampingi anak-anak dan remaja, khususnya untuk pembinaan karakter, karena seperti yang kita ketahui pembinaan karakter berawal dari keluarga. Jadi nantinya tentu akan lebih menanamkan nilai nilai budaya yang bagus”, ungkap Ketua PKK Asahan, sembari menyerahkan bantuan dari OPD terkait.

Tampak hadir Staff Ahli TP. PKK Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Kominfo, Mewakili Kepala Dinas KB, Mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Mewakili Dinas Lingkungan Hidup, Mewakili Dinas Dukcapil, Mewakili Dinas Pertanian, Camat Setia Janji, Forkopincam, Kepala Desa Urung Pane, Ketua TP. PKK Kecamatan Setia Janji serta hadirin lainnya. (As)

Pemkab Asahan Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih

0

Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., MAP, membuka sosialisasi pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Asahan berlangsung di Aula Melati kantor Bupati Asahan, Senin (28/04/2025)

Wakil Bupati Asahan saat membacakan sambutan Bupati Asahan mengatakan untuk mendukung swasembada pangan dan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih dalam upaya mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan sebagai perwujudan Asta Cita kedua dan pembangunan dari Desa untuk pemerataan ekonomi sebagai perwujudan Asta Cita keenam menuju Indonesia Emas 2045, diperlukan langkah strategis, terpadu, terintegritas, dan terkoordinasi antar semua tingkatan pemerintah sampai ke Desa.

Wakil Bupati menjelaskan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih merupakan langkah strategis pemberdayaan masyarakat Desa untuk memperkuat ekonomi lokal dan mewujudkan prinsip ekonomi kerakyatan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih juga memiliki potensi besar menjadikan ekonomi di Desa maju, meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa melalui pendekatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada prinsip gotong royong dan kekeluargaan.

Sehingga melalui koperasi ini, diharapkan terwujud usaha bersama yang mampu menjadi wadah bagi masyarakat desa dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan manusia yang ada di Desa dan juga diharapkan menjadi solusi efektif dalam mengatasi tantangan ekonomi masyarakat desa seperti rendahnya akses terhadap modal dan pembiayaan, terbatasnya lapangan kerja, kesenjangan ekonomi antar wilayah serta menekan tingkat kemiskinan ekstrim yang terjadi di pedesaan.

Sebagai garda terdepan pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa menjadi ujung tombak pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi antara organisasi perangkat daerah, para Camat, para kepala Desa dan Lurah dengan seluruh elemen masyarakat serta pemangku kepentingan di desa dan kelurahan merupakan prasyarat mutlak demi terwujudnya program Asta Cita di Kabupaten Asahan.

“Semoga dengan terwujudnya kegiatan program-program ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat desa terkhusus nya di Kabupaten Asahan, untuk mewujudkan, Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”, tutupnya.

Sosilisasi dirangkai dengan penyampaian materi dari Kepala Dinas Koperasi perdagangan Perindustrian Kabupaten Asahan, Sofyan Manulang, tentang pembentukan koperasi merah putih di lingkungan kabupaten Asahan dan Muhammad Akhir Nasution selaku pendamping propesional kementrian desa pembangunan daerah tertinggal (PDT) tentang Keputusan menteri desa pembangunan daerah tertinggal No. 3 tahun 2025 tentang panduan penggunaan dana desa untuk ketahanan pangan dalam mendukung swasembada pangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pemasyarakatan Desa, Camat Se-Kabupaten Asahan, para Lurah Se-Kabupaten Asahan, dan Kepala Desa Se-Kabupaten Asahan. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Asahan dalam meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian Desa. (As)

Wakil Bupati Asahan Lepas 3 Peserta Magang ke Jepang

0

Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., MAP melepas 3 peserta program magang kerja ke Jepang sekaligus menyerahkan sertifikat pelatihan kepada yang telah menyelesaikan pelatihan. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara LPK Shin Megumi Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Asahan. Senin, (28/04/2025).

Wakil Bupati Asahan menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Asahan. “Mari kita dukung dan apresiasi upaya Kerjasama Pemkab Asahan dalam hal ini dibantu pihak Disnaker dengan LPK Shin Megumi Indonesia dalam meningkatkan kualitas SDM melalui program kerja magang ke Jepang”, ujarnya saat menerima kunjunga LPK Shin Megumi Indonesia.

Wabup yang didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan juga berpesan kepada peserta magang untuk tetap semangat dalam bekerja, jaga sopan santun dan attitude dalam bekerja. Dengan demikian, diharapkan para peserta magang dapat memberikan kontribusi yang positif bagi perusahaan di Jepang dan membawa pengalaman berharga untuk diterapkan di tanah air.

Sementara itu, pimpinan LPK Shin Megumi, Rudi Hari Sandi menyampaikan informasi tentang program kerja magang ke Jepang. “Kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya untuk mengejar peluang yang lebih baik di masa depan. Ayo, anak muda Asahan, ikuti jejak mereka untuk mencapai kesuksesan dan masa depan yang lebih cerah” ucap Rudi. (As)

Penggusuran Bangunan Liar Tanpa Kompensasi di Bantaran Kali Kabupaten Bekasi: Apakah Pemerintah Sudah Adil?

0

Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali melakukan penggusuran terhadap warga yang tinggal di pinggiran sungai di wilayah Kabupaten Bekasi. Namun, yang menjadi persoalan adalah tindakan ini dilakukan tanpa memberikan kompensasi yang layak kepada warga terdampak.

Memang benar, jika pembangunan di atas bantaran kali dilakukan secara sembarangan, tentu hal itu melanggar aturan. Namun, persoalannya di sini bukan hanya soal legalitas, melainkan keadilan bagi warga yang telah bertahun-tahun tinggal di lokasi tersebut. Jika penggusuran dilakukan demi kepentingan umum, bangsa, dan negara, maka sudah seharusnya pemerintah memberikan solusi yang manusiawi—bukan sekadar menggusur tanpa perhatian.

_Hak Warga Negara dalam Konstitusi_

Dalam UUD 1945 Pasal 28H ayat (1) jelas disebutkan bahwa:
“Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.”

Selain itu, Pasal 28D ayat (2) juga menegaskan:
“Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja.”

Jika pemerintah menggusur rumah warga tanpa memberikan kompensasi yang memadai, apakah ini tidak bertentangan dengan konstitusi? Warga yang kehilangan tempat tinggal seharusnya diberikan ganti rugi berupa rumah sederhana milik pemerintah, misalnya di Rumah Susun (Rusun), atau setidaknya difasilitasi melalui program Kementerian Sosial.

_Pemerintah Adalah Pelayan Masyarakat_

Pejabat pemerintah harus ingat bahwa jabatan adalah amanah rakyat. Mereka bukan penguasa, melainkan pelayan masyarakat. Jika penggusuran dilakukan tanpa solusi yang manusiawi, maka hal ini hanya akan menimbulkan kesan bahwa pemerintah tidak memihak rakyat kecil.

Pertanyaannya:
– Sudah adilkah kebijakan ini?
– Apakah pemerintah sudah memenuhi hak warga sesuai amanat konstitusi?
– *Mengapa solusi seperti Rusun atau bantuan sosial tidak diberikan?

_Tuntutan Kami_

Sebagai organisasi yang mengawasi praktik korupsi dan kebijakan tidak adil, NCW Bekasi Raya menuntut:
1. Pemberian kompensasi layak bagi warga yang digusur, baik berupa rumah pengganti atau bantuan keuangan.
2. Transparansi kebijakan terkait alasan penggusuran dan rencana tata ruang yang jelas.
3. Perlindungan hak warga sesuai UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kami mendesak Pemkab Bekasi untuk tidak hanya menjalankan aturan secara kaku, tetapi juga memperhatikan keadilan sosial. Jangan sampai kebijakan yang seharusnya untuk kepentingan publik justru menimbulkan penderitaan baru bagi rakyat kecil.

“Jabatan adalah titipan, dan rakyat harus diutamakan!”

Oleh: Herman Parulian Simaremare, S.Pd
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Nasional Corruption Watch Bekasi Raya (NCW DPD BEKASI RAYA)

Bupati Asahan Lepas 200 Pelajar Meriahkan Festival Fun Run Sumut 2025

0

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M. Si melapas 200 pelajar untuk meriahkan Festival Fun Run Sumut 2025, Minggu (27/04/2025) dini hari bertempat di pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan.

Bupati Asahan berharap kepada ratusan pelajar yang terdiri dari berbagai sekolah di Kabupaten Asahan, agar dapat saling menjaga satu sama lainnya serta tetap semangat dalam berlomba.

Begitu juga kepada bapak-ibu guru yang juga ikut mendampingi agar terus memantau dan menjaga anak didik di lokasi acara. Karena diketahui dari daerah lainnya juga akan mengikuti kegiatan festival Fun Run Sumut tersebut.

” Even ini diharapkan dapat menjadi momentum yang dapat memupuk semangat kompetisi dan sportivitas kepada anak anak dan juga dapat menjaga kesehatan”, ucap Bupati

Tidak hanya dari para pelajar, fun Run Sumut yang dilepas Bupati tersebut juga mendapat antusiasme tinggi dari para orang tua dan guru-guru. “Penjemputan anak anak usai pertandingan tetap kembali di rumah dinas Bupati Asahan,” ucap Bupati didampingi Ketua TP. PKK Asahan, Yusnila Indriati Taufik.

Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan Asahan Musa Al Bakhri melaporkan pelajar yang ikut dalam kegiatan lari tersebut terdiri dari 100 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 100 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Keberangkatan secara serentak akan berangkat dari rumah dinas Bupati mengunakan 4 bus transportasi menuju lokasi acara festival Fun Run Sumut 2025 di Sport Center. Nantinya setelah kegiatan selesai, para peserta dijadwalkan akan kembali ke Kabupaten Asahan pada sore hari.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan yang telah memfasilitasi dan memberikan dukungan kepada anak-anak pelajar ini. Ia juga berharap agar kegiatan akan berjalan dengan lancar dan mendapatkan berkah dari Allah SWT. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat meningkatkan menjalin silaturahmi antar pelajar lain dari berbagai sekolah daerah daerah lain”, ungkap Musa.

Terlihat turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan, Kadis Kominfo Asahan, Kabag Umum Setdakab Kabupaten Asahan, Kabag Protokol Kabupaten Asahan dan Ketua KONI beserta pengurus. (As)