Beranda blog Halaman 109

Moment Turnament Ganda Umum Dan Single Pelajar Piala 10 November PTM Gudang Kopi Berjalan Sukses

0

BINJAI | Kolaborasi antara PTM Gudang Kopi Binjai dengan PTM 10 Nov Binjai yang diprakarsai oleh Bapak Pembina PTM Gudang Kopi Prof Yunus Nst dan Ketua PTM 10 Nov BP Satria.

Adapun kegiatan
Tournament Piala 10 Nov PTM Gudang Kopi diikuti peserta ganda se-Sumatera Utara dan para pelajar khusus Binjai Langkat.

Pertandingan tenis tersebut ditangani langsung oleh Joni IB sebagai kordinator umum pertandingan. pada Minggu (09/06) pagi ini di Lapangan Tenis

Tujuan Turnamen ini adalah untuk menjalin Silaturahmi antar pecinta dan pemain tenis meja Se-Sumatera Utara.

, Tujuan turnamen ini adalah untuk menjalin hubungan silahturahmi dan pemain Se-Sumatera Utara, dan kedepannya mungkin bukan Sumatera Utara melainkan Se – Indonesia atau bisa saja sampai internasional” ungkap Joni IB.

Adanya tournament tersebut, pria ramah ini berharap bisa menyemangati terkhusus untuk atlet-atlet Kota Binjai – Langkat yang nantinya akan siapkan untuk Pertandingan yang akan datang.

“Tentunya kami harapkan bisa lebih baik dari yang sebelumnya, dengan pengurusan yang baru masyarakat lebih baik lagi dan harus lari dari yang kemarin. Apalagi untuk pesertanya di pertandingan ini masih Se-Sumatera Utara , bisa memotivasi para atlet tenis Kota Binjai,” jelasnya.

Salah satu admin group Family Pimpong, Joni IB sambungnta juga menyatakan sangat ber Apresiasi besar kepada Bapak Pembina PTM Gudang Kopi, yakni Bapak Prof Yunus Nst yang selalu berkontribusi dalam kegiatan turnamen tenis meja yang selalu diadakan PTM Gudang Kopi di Kota Binjai dengan biaya secara pribadi.” Ucapnya.

Joni IB juga berharap agar muncul lagi orang-orang seperti Beliau di Kota Binjai ini.

Adapun Hasil turnamen ganda Piala 10 November PTM Gudang kopi yakni
Juara 1 Riza / Ustadz Rasid PTM TSP medan

Juara 2 Yopi / Sapri PTM Angsapura Medan

Juara 3 Bersama Joni IB / Randi PTM.Gudang Kopi Binjai
Samsul / Wira Irvani Hrp PTM.Angsapura Medan

jonii Bangun: Hasil turnamen Single pelajar Piala 10 November PTM.Gudang Kopi :
1.Rozy PTM.Stabat Langkat
2 Syauqi PTM.Bangkatan Binjai
3 Bersama ;
Habibi PTM.10 Nopember Binjai
Vivi PTM.Dira Binjai

(ST)

Pimpin Apel Pagi, Kasi Pembinaan LPKA Palu: Ciptakan Generasi Unggul melalui Program Pembinaan Bermutu

0

Palu – Terus berupaya menciptakan generasi muda yang unggul melalui program pembinaan bermutu menjadi fokus utama Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng). Hal ini ditegaskan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W, dalam apel pagi yang diikuti seluruh pegawai di halaman Kantor LPKA Palu, Senin, (10/6/2024).

Ida Bagus menegaskan bahwa program pembinaan bermutu merupakan fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang bagi setiap anak binaan, “Dalam menciptakan generasi unggul, jangan hanya sebuah slogan, tetapi harus diimplementasikan dengan nyata dalam setiap tindakan,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa perlu ada komitmen kuat yang dibangun, khususnya dalam menciptakan inovasi layanan dalam mewujudkan cita-cita yang diharapkan, “Ciptakan inovasi layanan yang bermutu, serta terapakan nilai-nilai integritas,” imbuhnya.

Selanjutnya, ida Bagus mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan pengatahuan dan wawasan dalam membina, mengawasi serta mengarahkan para anak binaan menjadi lebih baik.

“Sebagai petugas Pemasyarakatan, kita wajib untuk memberikan program pembinaan bermutu. Bukan hanya satu atau dua orang, akan tetapi kita semua yang ada di LPKA Palu,” ajaknya

Sementara itu, dukungan penuh diberikan Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun dalam mewujudkan generasi muda yang hebat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045.

“Terima kasih atas komitmen yang dibangun, mari kita bersama wujudkan hal tersebut. Mereka adalah anak-anak kita, para penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini. Segala inovasi layanan terus kita hadirkan guna mendukung terwujudnya generasi yang hebat dan cerdas,” pungkas Revanda

Apel pagi ini menjadi momentum penting bagi LPKA Palu dalam memperkuat komitmen dan semangat untuk mewujudkan aparatur sipil negara yang berintegritas dan terpercaya dalam memberikan pembinaan bagi seluruh anak binaan.(Rel)

Laksanakan KBM, LPKA Palu bersama PKBM Mulia Kasih Penuhi Hak Pendidikan Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu terus penuhi hak pendidikan anak binaan. Seperti pada Sabtu (8/6/24) melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi seluruh anak binaan LPKA Palu bersama guru dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mulia Kasih.

Marthen selaku pengajar yang saat itu didampingi oleh sataf pembinaan, An Nisaa Ayu membawakan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Adapun siswa yang diajar pada hari ini terdiri dari 1 orang pada kesetaraan paket A, 3 orang pada kesetaraan paket B dan 10 orang pada kesetaraan paket C.

“Anak binaan tetap kami berikan materi sesuai dengan tingkat pendidikan masing-masing, dengan dibantu oleh staf Pembinaan dari LPKA Palu, kami berkolaborasi memberikan hak pendidikan anak sebagaimana mestinya,” ucap Marthen.

Tak lupa di tengah-tengah kegiatan pembelajaran, diisi dengan pemberian ice breaking. Dengan tujuan untuk mengalihkan konsentrasi anak agar tidak mengalami kejenuhan saat pembelajaran.

Pemenuhan hak pendidikan anak binaan juga mendapat perhatian khusus dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar. Kakanwil menghimbau agar setiap anak binaan yang berada di LPKA Palu harus diberikan perhatian khusus terhadap hak bersekolah dan hak memperoleh pendidikan. Sehingga tidak ada satupun anak yang pendidikannya terputus.

“Setiap anak mendapatkan pendidikan sejak ia dilahirkan. Berada di LPKA bukan berarrti pendidikan mereka harus berhenti, melainkan sebagai petugas pemasyarakatan yang membina harus menjadi penyemangat mereka (anak binaan) untuk menuntaskan pendidikannya, karena setiap anak berhak menjadi penerus bangsa yang memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa ini,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

LPKA Palu Menjadi Penguji Pemaparan dan Pameran Projek Kepemimpinan Mahasiswa PPG Prajabatan FKIP Untad

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Palu terus berupaya menunjukkan kontribusi nyata dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menjadi tim penguji dalam pemaparan dan pameran gelar karya projek kepemimpinan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulaku (FKIP Untad), Kamis, (6/6/2024). Pada kesempatan tersebut, LPKA Palu diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W.

“Luar biasa kepercayaan yang telah diberikan kepada kami, pastinya hal ini menjadi motivasi bagi kami di LPKA Palu untuk terus bersinergi dengan para sivitas akademisi guna mewujudkan generasi muda yang tangguh dan unggul,” kata Ida Bagus.

Kegiatan yang digelar di Halaman Gedung Serbaguna 2 FKIP Untad ini dibuka secara langsung oleh Dekan FKIP Untad, Dr. Jamaluddi, M.Si dan turut dihadiri oleh Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulteng, Syam Zaini dan sejumlah pembimbing mahasiswa PPG FKIP Untad dan beberapa perwakilan dari sekolah yang ada di Sulteng.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP Untad, Jamaluddi mengatakan Proyek kepemimpinan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan mahasiswa melalui kegiatan service learning atau pembelajaran berbasis pelayanan komunitas atau masyarakat sasaran.

Lebih lanjut Dekan, mendorong untuk seluruh mahasiswa agar mengeksplor kemampuannya saat mengabdi kepada masayarakat.

“Melalui hal ini kita dapat menyatukan teori dan fakta. Tentu saja lokasi desa proyek kepemipinan ini menjadi sasaran untuk menjadi desa binaan kedepannya,” ungkap Dekan Jamaluddin.

Dalam pantauan media, sebanyak delapan kelompok membentuk stand-stand yang memamerkan hasil-hasil karya mereka kerjakan selama turun ke lapangan.

Diketahui bahwa, LPKA Palu juga menjadi salah satu pilot project para mahasiswa PPG FKIP Untad dalam melakukan penelitian dan pengabdian guna menggali potensi minat dan bakat seluruh anak binaan yang dituangkan dalam sebuah karya tulis berbasi digitalisasi literasi.

Hal ini membuktikan eksistensi LPKA Palu dalam menyongsong generasi muda yang hebat dan siap membangun Indonesia emas 2045.

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas keterlibatan organisasinya dalam menentukan para calon-calon guru professional di daerah Sulawesi Tengah.

“Iya betul, selama kurang lebih dua bulan para mahasiswa PPG FKIP Untad melakukan proyek kepemimpinan di LPKA Palu, bersyukur semuanya berjalan baik dan mereka berhasil menerbitkan sebuah buku dari hasil karya para anak binaan,” jelas Revanda.

Di tempat berbeda Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham Sulteng) merasa bangga atas kinerja yang ditunjukkan oleh LPKA Palu.

Kakanwil Hermansyah juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya, “Luar biasa kinerja Kepala LPKA Palu sehingga menjadi agen perubahan dalam memberikan pembinaan kepada seluruh anak binaannya, besar harapan melalui langkah konkret ini dapat mewujudkan cita-cita ataupun visi dan misi kementerian ini,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Gertak Peduli Lingkungan, LPKA Palu: Ciptakan Lingkungan Asri Agar Semangat Kerja Meningkat

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menggelar Gertak (Gerakan Serentak) peduli lingkungan. Kegiatan ini turut diikuti oleh para pejabat Struktural, pegawai dan anak binaan, Jum’at (7/6/24) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik diantaranya area sekitar blok hunian, halaman depan kantor, dan area parkiran LPKA Palu. Adapun tujuan dari kegiatan Gertak untuk meningkatkan kesadaran dan kebersihan lingkungan serta menjalin kebersamaan diantara petugas dan anak binaan.

Kepala LPKA Palu, Revanda mengatakan bahwa gerakan serentak peduli lingkungan ini merupakan wujud kepedulian LPKA Palu dalam menciptakan lingkungan yang asri sehingga siapapun yang berada disekitarnya menjadi semangat dan senang untuk beraktivitas.

Lebih lanjut, Revanda juga menekankan bahwa Gertak merupakan kegiatan mengajak, menciptakan dan mendorong keluarga besar LPKA Palu untuk terus menerapkan program Pemerintah Kota Palu yakni Adipura Lingkungan.

“Melaksanakan Gerakan Serentak kebersihan lingkungan merupakan penerapan dari program Adipura yang telah diraih oleh Kota Palu. Untuk itu kami keluarga besar LPKA Palu akan terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Lingkungan yang asri akan menambah semangat kerja untuk para pegawai dan semangat belajar untuk para anak binaan,” jelas Revanda.

Sementara itu, sebagai amanat Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, menghimbau agar seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan agar terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan kantor.

“Mari bersama-sama menjaga kebersihan kantor. Jika kantor kita bersih maka semangat kerja menjadi meningkat dan kesehatan terjaga. Sebagai petugas pemasyarakatan jadilah contoh atau teladan yang baik bagi warga binaan/anak binaan, sehingga Lapas/Rutan/LPKA dapat menjadi tempat terbaik dalam merubah perilaku warga binaan/anak binaan menjadi manusia yang lebih baik lagi,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Gertak Peduli Lingkungan, LPKA Palu: Ciptakan Lingkungan Asri Agar Semangat Kerja Meningkat

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menggelar Gertak (Gerakan Serentak) peduli lingkungan. Kegiatan ini turut diikuti oleh para pejabat Struktural, pegawai dan anak binaan, Jum’at (7/6/24) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik diantaranya area sekitar blok hunian, halaman depan kantor, dan area parkiran LPKA Palu. Adapun tujuan dari kegiatan Gertak untuk meningkatkan kesadaran dan kebersihan lingkungan serta menjalin kebersamaan diantara petugas dan anak binaan.

Kepala LPKA Palu, Revanda mengatakan bahwa gerakan serentak peduli lingkungan ini merupakan wujud kepedulian LPKA Palu dalam menciptakan lingkungan yang asri sehingga siapapun yang berada disekitarnya menjadi semangat dan senang untuk beraktivitas.

Lebih lanjut, Revanda juga menekankan bahwa Gertak merupakan kegiatan mengajak, menciptakan dan mendorong keluarga besar LPKA Palu untuk terus menerapkan program Pemerintah Kota Palu yakni Adipura Lingkungan.

“Melaksanakan Gerakan Serentak kebersihan lingkungan merupakan penerapan dari program Adipura yang telah diraih oleh Kota Palu. Untuk itu kami keluarga besar LPKA Palu akan terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Lingkungan yang asri akan menambah semangat kerja untuk para pegawai dan semangat belajar untuk para anak binaan,” jelas Revanda.

Sementara itu, sebagai amanat Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, menghimbau agar seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan agar terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan kantor.

“Mari bersama-sama menjaga kebersihan kantor. Jika kantor kita bersih maka semangat kerja menjadi meningkat dan kesehatan terjaga. Sebagai petugas pemasyarakatan jadilah contoh atau teladan yang baik bagi warga binaan/anak binaan, sehingga Lapas/Rutan/LPKA dapat menjadi tempat terbaik dalam merubah perilaku warga binaan/anak binaan menjadi manusia yang lebih baik lagi,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Optimalisasi Pelayanan Kesehatan, LPKA Palu Dukung Implementasi INM dan IKP Klinik bersama Dinkes Kota Palu

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu di bawah jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) dukung implementasi Indikator Nasional Mutu (INM) dan Indeks Keselamatan Pasien (IKP) Klinik Tingkat Kota Palu Tahun 2024. Hal ini ditegaskan LPKA Palu saat mengikuti workshop Instrumen Akreditasi yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu bertempat di Hotel Lawahba, Jl. Sisingamangaraja No. 33, Kota Palu, Kamis, (6/6/2024).

Hal ini bertujuan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang ada di Kota Palu telah memenuhi standar operasional prosedur dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Pada kegiatan tersebut, Klinik Pratama Ceria LPKA Palu mengirimkan satu perwakilan tenaga Kesehatan, Lise Apole yang juga turut dihadiri oleh masing-masing perwakilan dari berbagai klinik Kesehatan yang berada di Kota Palu.

Lise mengatakan bahwa Klinik Pratama Ceria LPKA Palu terus berupaya dalam memenuhi standar pelayanan mulai dari penimbangan bahan makanan, penyediaan obat-obatan, skrining HIV/AIDS secara berkala, hingga tes urine setioap bulannya.

“Klinik Pratama Ceria LPKA Palu pastikan siap mendukung implementasi INM dan IKP dalam mewujudkan layanan Kesehatan yang optimal. Hal ini menjadi komitmen kami,” jelas Lise.

Hal itu dipertegas oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun yang setiap saat melakukan monitoring dan evaluasi atas terselenggarannya pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Ceria LPKA Palu.

“Aksi prioritas kami adalah menjaga dan merawat kesehatan para anak binaan, segala upaya melalui inovasi telah dihadirkan, salah satunya KPK (Konsultasi Pelayanan Kesehatan) yang selalu siap siaga 1×24 jam,” tegas Revanda.

Sementara itu, Akram selaku Sekretaris Dinkes Kota Palu dalam sambutannya mengatakan bahwa kesehatan merupakan hal utama yang harus dijaga dengan baik, maka dari itu penting bagi seluruh penyelenggara kesehatan untuk terus meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan terbaik.

Akram berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan baik, agar mewujudkan para tenaga Kesehatan yang profesional.

“Ikuti kegiatan ini dengan baik, mari kita wujudkan pelayanan terbaik dalam bidang kesehatan khususnya di Kota Palu,” ajak Akram.

Ditempat berbeda, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar menerangkan bahwa pelayanan kesehatan bagi warga binaan dan anak binaan merupakan salah satu indikator utama yang harus terpenuhi dengan baik pada Lapas/Rutan/LPKA. Maka dari itu, wajib untuk seluruh penyelenggaran layanan untuk terus meningkatkan pengatahuan dan kemampuan dalam bidang kesehatan.

“jadikan hal ini sebagai motivasi untuk terus memajukan pelayanan kesehatan pada Lapas/Rutan/LPKA guna mewujudkan Pemasyarakatan Sehat dan berdampak baik bagi di berbagai bidang,” pungkas Kakanwil Hermansyah.

Seluruh peserta kegiatan tersebut menerima materi tentang Penyelenggara Akreditas klinik, proses peningkatan mutu dan keselamatan pasien, penyelenggaraan Kesehatan perseorangan, serta penguatan penerapan INM dan IKP Klinik.

Diketahui kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, Kamis (6/6/2024) hingga Jumat (7/6/2024) dengan mengahadirkan para narasumber yang berkompeten dalam bidang kesehatan.(Rel)

Pencanangan Ketahanan Pangan Polsek Medan Tuntungan

0

Medan – Polsek Medan Tuntungan Polrestabes Medan melaksanakan pencanangan ketahanan pangan dengan kemitraan kebun pembibitan aren Siborubasopaet- Rumahela di Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (6/6/2024).

Kegiatan ini diisi dengan Talkshow yang bertemakan : “Pentingnya Menanam Pohon Disekitar Rumah, Membangun Lingkungan dan Mengurangi Dampak Perekonomian” dengan menghadirkan pembicara kunci (Keynote Speaker) pemilik kebun Pembibitan Aren Siboru Basopaet Rumahela (Candidat Doktor) Engelbertha Evrantine Silalahi S.E, M.S.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Teddy John Sahala Marbun, S.H., M.Hum., melalui Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Christin Malahayati Simanjuntak S.S.,M.H mengatakan ketahanan pangan merupakan salah satu jalan untuk menuju kesejahteraan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk hobi bercocok tanam apalagi bisa meningkatkan penghasilan tambahan dalam rumah tangganya,” kata Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Christin Malahayati Simanjuntak S.S.,M.H

Sementara itu, pada saat sosialisasi pemilik kebun (Candidat Doktor) Engelbertha Evrantine Silalahi S.E, M.S menanam pohon adalah lanhkah nyata dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Pohon yang kita tanam itu adalah warisan hidup yang kita titipkan untuk anak cucu kita. Sebagai bukti bahwa kita pernah peduli dan bertindak menyelamatkan bumi.

“Ada 1.000 jenis pohon yang ditanam di lahan yang seluas satu hektar ini,” katanya.

Tidak hanya pohon aren, di lahan ketahanan pangan juga ditanam bibit pohon alpukat, jengkol, pete, cabe, kayu manis, manggis, duku, pisang barangan, duku, jeruk nipis, jeruk kasturi, anggur, cempedak, nangka, kelapa dan lain-lainnya.

Masyarakat sekitar merasa sangat senang dengan adanya perkebunan di wilayah tersebut karena juga merasakan manfaatnya bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Teddy John Sahala Marbun, S.H., M.Hum, Kecamatan Medan Tuntungan, Babinsa Koramil 07 Medan Tuntungan, Lurah, Kepling, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Warga Simalingkar B.

Laka Lantas di Tandam, Keluarga Korban dan Pelaku Sepakat Berdamai dan Bermohon Polisi Bebaskan Doni

0

BINJAI | Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang menewaskan Dadang Dwi Hermanto pada Sabtu (18/05/2024) sekitar pukul 06.00 Wib di Jalan lintas Binjai – Stabat, Kecamatan Binjai Utara berujung perdamaian. Keluarga korban dan pelaku telah ditandatangi sejumlah kesepakatan bersama.

Dalam surat pernyataan bersama yang ditandatangi Doni Ramadhan (pelaku) sebagai pihak pertama dan Dicky Hardiansyah (anak korban) per tanggal 20 Mei 2024 tertulis, kedua belah pihak menyadari kasus kecelakaan itu merupakan musibah dan tidak ada unsur kesengajaan dari pihak manapun. Selain itu, pihak pertama juga bersedia memberikan bantuan santunan kepada pihak keluarga korban, dan kedua belah pihak tidak saling tuntut menuntut dikemudian hari dan berharap agar pelaku dibebaskan.

” Kami atas nama keluarga pelaku, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami siap bertanggung jawab dan membeeikan santunan kepada keluarga korban, Kami juga berterima kasih kepada keluarga yang telah menerima permohonan maaf dan niat baik kami,” kata istri Doni Ramadhan, Cindy Claudia, Senin (06/06).

Menurut Cindy, poin lain dalam surat pernyataan yang disepakati bersama ialah pihaknya juga bersedia memberikan santunan sebagai biaya ganti rugi material dan pemulihan psikologis bagi keluarga korban. Oleh karena itu, keluarga besar Doni Ramadhan akan terus menjalin hubungan silahturahmi dengan keluarga korban karena kedua belah pihak sudah menjadi satu keluarga.

“Terima kasih sekali lagi kepada keluarga korban. Kami hormati proses hukum yang berjalan. Dan kami mohon kasus ini selesai dan suami saya dibebaskan dari hukuman nya.” pungkasnya

Ucapan permohonan maaf juga disampaikan Kepala Dusun Banten Desa Tanjung Putus, kecamatan padang tualang Suhendra Dirinya berharap dengan adanya kesepakatan damai, tidak ada lagi istilah pelaku maupun korban saling menuntut apapun.

“Sekali lagi mewakili seluruh keluarga besar Kampung Banten Desa Tanjung Putus, kami mohon maaf atas kejadian dan terima kasih kepada keluarga korban yang mau menerima permohonan maaf kami,” kata Suhendra.

Sementara itu, istri almarhum Fitriana Sembiring, menyampaikan apresiasi atas niat dan kehendak baik keluarga Doni Ramadhan yang sejak kejadian bertanggung jawab terhadap almarhumah.

“Kami terima permohonan maaf dari keluarga (Doni Ramadhan—Red.). Saya tidak ingin lagi menyebut lagi pelaku dan korban, karena kami sudah satu keluarga. Atas nama keluarga, kami ingin urus kasus ini secara kekeluargaan. Tentunya dengan tetap menghormati proses hukum yang berlaku, dan berharap pelaku segera dibebaskan.” Ucapnya.

Fitriani Sembiring lebih lanjut mengucapkan bahwasan keluarga sudah ikhlas menerima kejadian ini sebagai takdir, sekalipun awalnya berat, sebab almarhumah meninggalkan tiga anak.

“Tetapi karena ini adalah takdir yang harus diterima, kami keluarga ikhlas menerimanya. Kami juga apresiasi niat baik keluarga Doni Ramadhan yang sudah meminta maaf dan bersedia bertanggung jawab Karena itu kami sudah menjadi satu keluarga dan akan terus menjalin silahturami ini dengan penuh kasih,” tutupnya.

(ST)

Bekerjasama Dengan Intel Brigif 7/RR, Pembakar Rumah Berhasil Ditangkap

0

Sergai, Aktiva.news – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dolokmasihul Polres Serdang Bedagai (Sergai) bekerjasama dengan Tim Intel Brigif 7/RR berhasil mengungkap kasus pembakaran rumah dan mengamankan dua  orang terduga pelaku.

Terduga pelaku yang diamankan berinisial S alias Brengsek (48) dan J alias Ibeng (46). Keduanya warga Dusun 2 dan Dusun 4 Desa Karangtengah, Kecamatan Serbajadi, Sergai.

Kapolsek Dolokmasihul, AKP Zulham didampingi Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward Sidauruk dan Kanit Reskrim Polsek Dolokmasihul, Ipda Joko Winarno, Kamis (6/6/2024) di Polres Sergai Seirampah mengungkapkan, kedua tersangka merupakan pelaku pembakaran rumah milik Mawar Indah (50) di Dusun 6 Desa Pulau Tagor, Kecamatan Serbajadi yang terjadi 31 Mei 2024 sekira pukul 02.00 WIB.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, katanya, anak korban yang sedang tidur di ruang tamu terbangun karena mencium aroma bahan bakar, dan melihat kobaran api di jendela serta pintu depan rumah. Korban dengan dibantu para tetangga, akhirnya berhasil memadamkan kobaran api sebelum menghanguskan bangunan rumah tersebut.

“Merasa curiga dan keberatan atas peristiwa kebakaran rumahnya, korban membuat laporan pengaduan ke Polsek Dolokmasihul sesuai laporan polisi nomor LP//B/52/V/2023/SPKT/Polsek Dolokmasihul/ Polres SergaiI/Polda Sumut, tanggal 31 Mei 2024,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan, lanjutnya, tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dolokmasihul melakukan serangkaian penyelidikan dan mengumpulkan informasi di lapangan.

Bekerjasama dengan Tim Intel Brigif 7/RR dipimpin Lettu A Nasution, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dolokmasihul berhasil mendapatkan identitas para pelaku pembakaran rumah tersebut, serta lokasi persembunyiannya.

“Pada Selasa (4/6/2024) sekira pukul.00.30 WIB, tim berhasil mengamankan Brengsek dan Ibeng di Simpang Kelapa Satu di Dusun 2 Desa Karangtengah Kecamatan Serbajadi,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Brengsek dan Ibeng melakukan pembakaran rumab korban atas suruhan DS dan D dengan imbalan Rp.500 ribu.

Brengsek dan Ibeng juga mengakui melakukan pembakaran rumah korban dengan menyiramkan bahan bakar jenis pertalite ke kursi plastik, daun pintu, dan kusen jendela rumah korban, serta menyulutnya dengan manchis menyala. Setelah api berkobar, kedua pelaku kabur mengendarai sepeda motor jenis matic.

Menindaklanjuti keterangan kedua pelaku yang berhasil diamankan, tambah perwira tiga balok emas ini, tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dolokmasihul bergerak mencari keberadaan DS dan D, namun hingga saat ini belum berhasil ditangkap.

“Brengsek dan ibeng saat ini sudah diamankan di Polsek Dolokmasihul. Atas perbuatan yang dilakukan, kedua pelaku dijerat pasal 187 ke-1e KUHPidana dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 8 tahun. Tim kita juga masih terus memburu DS dan D yang diduga sebagai otak pelaku pembakaran. Mudah-mudahan kedua tersangka ini dapat segera ditangkap,” tegasnya.

Ari