Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 149

Banjir Bandang dan Longsor di Tanah Pinem, Bupati Dairi Eddy Kerahkan OPD Gerak Cepat

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu memerintahkan @Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi untuk melakukan evakuasi dan pemantauan setelah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa Dusun Juma Batu dan Dusun Pamah Seleplep, Desa Suka Dame , Kecamatan Tanah Pinem, pada Jumat 13 Oktober 2023, sekitar pukul 18.00 WIB. Hal ini disampaikan Eddy Berutu, Minggu (15/10/2023).

“Informasi yang kami peroleh menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa atau pun korban mengungsi bencana akibat ini. Kami telah memerintahkan BPBD untuk melakukan verifikasi lapangan serta pencegahan terhadap adanya bencana susulan,” katanya.

Saat ini, kata Eddy Berutu, BPBD Kabupaten Dairi mulai melakukan penanggulangan bencana dengan membuang tanah longsor yang menutupi badan jalan serta akan melakukan fokus trase jalan pada titik yang terputus.

“Dalam prosesnya, terdapat beberapa kendala seperti sulitnya masuk ke lokasi bencana karena jalan rusak dan kondisi trase jalan yang terjal, sebagian besar jalan masih merupakan tanah dan kerikil dengan kondisi rusak sedang dan rusak berat. Hambatan lainnya yaitu sulitnya sampai ke lokasi bencana karena di Kabupaten Karo yang merupakan awal jalan ke tempat kejadian perkara (TKP) wilayah Kabupaten Dairi juga terjadi longsor dan banjir, serta sulitnya sinyal untuk berkomunikasi,” katanya.

Situasi terakhir, lanjut Eddy Berutu menjelaskan, masyarakat di lokasi kejadian sudah mulai tenang dengan hadirnya pemerintah, aparat kecamatan, forkopimca, dan perangkat desa. Sedangkan proses pembersihan jalan masih terus dilakukan.

Sebagai informasi, kronologis kejadian berawal dari hujan deras yang turun selama empat jam mulai pukul 14.00 WIB. Pada pukul 18.00 WIB, terjadi banjir yang membawa material bebatuan dan bongkahan kayu serta material lainnya yang menyebabkan longsornya badan jalan. Di sepanjang jalan mulai dari perbatasan Kabupaten Karo ke Dusun Juma Batu dan Dusun Pamah Sileplep juga terjadi longsor sebanyak lima titik.

Hasilnya, jalan kabupaten longsor pada satu titik sepanjang 50 meter dengan kedalaman delapan hingga enam meter, serta jalan tertimbun longsoran pada lima titik dengan panjang total 50 meter.

Bencana tersebut juga membuat akses jalan ke Desa Kuta Dame terputus total. Menyebabkan masyarakat, khususnya 2 dusun sebanyak 160KK (640 jiwa) tidak dapat melakukan aktivitasnya seperti biasa. (As)

Pelantikan Ikatan Bidan Cabang Dairi, Bupati Eddy Berutu: SDM yang Tangguh Adalah Bagian Tanggung Jawab Bidan

0

DAIRI – Untuk membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, berbudaya, dan berdaya saing, bidan jadi garda terdepan menghadapi tantangan masa depan yang mungkin lebih berat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu saat menghadiri pelantikan pengurus ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Dairi yang dirangkai dengan perayaan ulang tahun IBI Indonesia ke-72 yang mengangkat  tema ‘Satukan Langkah Dalam Transformasi Kesehatan Untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti’, Sabtu (14/10/2023), di Gedung Balai Budaya Sidikalang.

Kepada seluruh bidan, Bupati Eddy Berutu juga menegaskan bahwa pada saat HUT RI ke-100 kita ingin Indonesia sudah jadi negara maju, dan sebagai prasyarat utamanya adalah SDM yang tangguh.

“Visi Indonesia emas akan kita capai dengan pertumbuhan ekonomi tinggi yang hanya mampu dibangun oleh kualitas SDM yang tangguh,” ujarnya.

Sebagai salah satu bukti Indonesia menjadi negara yang diperhitungkan bangsa lain adalah kesuksesan Indonesia dalam penanganan Pandemi Covid-19 dalam 3 tahun terakhir.

“Kita memang sudah buktikan, contohnya penanganan Covid-19. Indonesia jadi satu dari lima negara terbaik. Tantangan selanjutnya adalah bonus demografi di mana  usia harapan hidup akan tinggi, ditandai dengan jumlah usia manusia produktifnya akan tinggi juga. Inilah yang menjadi alasan kenapa negara kita jadi negara yang diamati dunia.

Tantangan yang lebih berat lagi, kata Eddy Berutu, adalah peralihan penyakit yang menyerang pada usia produktif.

“Ini, menjadi tanggung jawab kita bersama termasuk bidan untuk selalu siap merespons perubahan di sekitar kita, khususnya kesehatan maternal dan perinatal. Mari satukan langkah untuk penguatan layanan kesehatan, dan bertransformasi. Pemerintah pun akan terus berjuang untuk tenaga kesehatan ini guna peningkatan layanan kesehatan,” kata Bupati mengakhiri.

Sementara itu, Ketua IBI Cabang Dairi Bd. Setiawaty Ginting menyampaikan sampai saat ini perjalanan panjang telah dilalui bidan di seluruh Indonesia.

Dijelaskan, peringatan ini adalah kesepakatan bersama untuk merenungkan bahwa perjuangan masih berlanjut bahkan semakin kompleks.

“Semoga bidan jadi pelita terang dan menginspirasi bagi banyak orang. Mari satukan langkah dalam tranformasi kesehatan yang selaras dengan visi misi kabupaten Dairi. Teruslah berinovasi dan belajar meningkatkan kompetensi masing masing,” katanya

Tidak lupa Setiawaty juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati atas izin belajar juga formasi dan alokasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk tenaga kesehatan.

“Semoga pelantikan ini, para ketua ranting dapat memimpin organisasi kita sesuai AD/ART dan bertanggung jawab atas kegiatan masin-masing,” katanya mengakhiri.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Mewakiki Kadis Kesehatan dr. Lois Sihombing, mewakili Direktur RSUD Sidikalang Marta Sianturi, Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata- Ny.Eddy Berutu, para pengurus IBI ranting, dan pensiunan bidan. (As)

Kembalikan Kejayaan Kopi Sidikalang, Ini Langkah Strategis Bupati Dairi Eddy Berutu

0

DAIRI– Kabupaten Dairi merupakan daerah yang memiliki potensi yang cukup baik untuk pengembangan budidaya tanaman kopi. Potensi ini didukung dengan luas lahan, kondisi tanah, topografi, dan kondisi iklim yang sangat mendukung terhadap kualitas cita rasa yang sudah dikenal secara luas di pasar nasional maupun internasional. Kopi Sidikalang memiliki cita rasa yang mirip cokelat, sedikit manis, wangi, cocok dikonsumsi bagi lambung yang bermasalah dan long after taste (daya tahan rasa kopi yang tertinggal di mulut dan tenggorokan).

Mengingat potensi tersebut, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menetapkan beberapa langkah strategis untuk mengembalikan kejayaan Kopi Sidikalang yang saat ini total produksinya mengalami penurunan sebagai akibat dari beberapa faktor. Langkah-langkah strategis tersebut meliputi intensifikasi kopi dan ekstensifikasi kopi.

Intensifikasi kopi merupakan upaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman kopi serta meningkatkan produktivitas tanah. Program yang telah dilakukan untuk mendukung strategi intensifikasi kopi meliputi penyediaan sarana produksi pertanian berupa pupuk, pestisida, dan alat mesin pertanian (alsintan) yang bersumber dari dana APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN, maupun pihak swasta.

Pemerintah Kabupaten Dairi juga melakukan training of trainer (TOT) dan pendampingan budidaya kopi melalui kerja sama dengan Bank Indonesia untuk membina empat kelompok tani di dua demplot, kerja sama dengan Louis Dreyfus Company (LDC) untuk membina 901 petani, dan kerja sama dengan Hanns R. Neuman Stiftung (HRNS) untuk membina 3.000 petani dan 20 orang penyuluh pertanian lapangan (PPL).Pemkab Dairi juga kerja sama dengan PT. Pusri Agro Lestari (PAL) untuk membina empat kelompok, kerja sama dengan Polbangtan Kementerian RI untuk membina satu desa mitra di Parbuluan IV kelompok tani Pahottas dan pembinaan kepada 32 penyuluh pertanian lapangan, serta melakukan bimbingan good agriculutre practice (GAP) di lima kecamatan dengan jumlah peserta sebanyak 1.112 orang yang bersumber dari dana APBD.

Mendukung intensifikasi kopi, juga dilakukan pendampingan dan pembinaan petani kopi melalui PPL di lapangan serta program Desa Devisa bekerjasama dengan Lembaga Pembiayaan Eksport Indonesia (LPEI), mulai dari budidaya, pengolahan sampai dengan pemasaran (rencana kick off semester II Tahun ini).

Pemerintah Kabupaten Dairi juga melakukan program ekstensifikasi kopi melalui penetapan sentra Kopi Arabika yang terdapat di Kecamatan Parbuluan, Sitinjo, Sumbul, Sidikalang, Siempat Nempu Hulu, Pegagan Hilir dan sentra Kopi Robusta di Kecamatan Pegagan Hilir, Berampu, Lae Parira, Siempat Nempu, Silima Pungga-Pungga, Siempat Nempu Hilir.

Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) juga menyediakan sarana produksi komoditi kopi guna membantu petani dalam menanam hingga memanen hasil kopinya. Penyediaan sarana produksi yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten antara lain pulper untuk pengolahan cherry menjadi gabah, huller untuk pengolahan dari gabah ke green bean, solar dryer sebagai rumah pengering, serta alat pelobang tanam kopi.

Sejak dipimpin Eddy Berutu, Pemerintah Kabupaten Dairi juga menetapkan target tanaman kopi baru sebanyak 5.000 ha sepanjang tahun 2019 – 2024 melalui penyediaan bibit bersertifikat yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten Dairi, menjalin kerja sama pola kemitraan, dan penyediaan skema Kur Klaster.

Diketahui pada tahun 2022 pemerintah telah memperoleh total capaian luas tanam kopi sebesar 1.756,64 ha. Pada tahun 2023, terdapat penambahan perluasan sebesar 100 ha untuk Kopi Arabica, dengan rincian 20 ha di Kecamatan Gunung Sitember, 30 ha di Kecamatan Parbuluan, 20 ha di Kecamatan Sidikalang, dan 30 ha di Kecamatan Pegagan Hilir.

Guna mensuskeskan program KUR Klaster dan membantu petani dalam hal permodalan, Pemerintah Kabupaten Dairi juga menjalin kerja sama dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (BPD Sumut) untuk memberikan bantuan kluster kopi kepada petani. Data yang diperoleh menjelaskan hingga tahun 2022, sebanyak 26 petani kopi telah memperoleh kur kluster kopi dengan total akad sebesar Rp. 518.000.000 dan total luasan lahan 18,5 ha. (As)

Bimtek Aplikasi e-Kinerja, Bupati Eddy Berutu: ASN Jangan Kaku Hadapi Perubahan

0

DAIRI – Bupati Dairi Eddy Berutu meminta para aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak kaku menghadapi perubahan, terutama perubahan di zaman canggih saat ini.Hal ini disampaikan Bupati saat membuka Bimbingam Kompetensi Teknis penggunaan aplikasi e-Kinerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi, di Hotel Mutara Sidikalang, Kamis (12/10/2023).

Bimtek yang diikuti Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dairi ini diikuti oleh 80 orang peserta perwakilan OPD dan perwakilan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Selain menghadirkan Bupati Dairi, Bimtek ini juga menghadirkan Kepala Kantor Regional IV BKN Medan Janry Simanungkalit sebagai pembicara. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan, ambisi Indonesia jadi negara maju di Tahun 2045 tentu akan lebih mudah tercapai bila kita berkolaborasi. Disebutkannya bahwa berdasarkan survei, kesenjangan antara ekspektasi masyarakat terhadap pemerintah itu jauh, sehingga timbul keresahan di tengah masyarakat itu sendiri. “Agar tidak terjadi kesenjangan yang lebih jauh dan lebih dalam kita harus menyesuaikan, sehingga perlahan kinerja kita dan ekspektasi masyarakat bisa berimbang,” katanya.

Dijelaskan lebih jauh bahwa organisasi pemerintahan itu harus hidup, dan jangan mengambil keputusan jika ada perubahan. Ia mencontohkan perbankan sebagai sebuah organisasi paling kaku di dunia yang diatur untuk tidak boleh meyimpang. Akan tetapi Bank Indonesia (BI) mampu dan sudah berhasil menciptakan perubahan melalui digitalisasi yaitu QRISS dan diterima hampir di seluruh dunia.

“Inilah perubahan, yang perlahan orang-orang akan meninggalkan money changer. Mengapa ini bisa terjadi karena BI mau berubah. Tidak berbeda dengan kita, lakukanlah perubahan, adaptif dan inovatif, ubah kebiasaan lama dengan kebiasaan yang baru. Pesan saya dalam kegiatan ini interaktif, dan menggali ilmu sebanyak mungkin. Informasi kinerja kita masih jauh dari harapan berada di angka 10 persen, jauh berbeda dengan Deli Serdang yang berada di angka 80 persen. Ini harus kita capai lagi dan jadilah agen perubahan,” ucap Bupati.

Sebelumnya, Janry Simanungkalit menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah indikator bahwa Pemkab Dairi memperhatikan kinerja jajarannya. Bimtek ini menurutnya menjadi penting karena pemerintah sesuai dengan Undang-undang ASN terus mendorong basis pelatihan yang meliputi kompetensi, kualifikasi, dan kinerja.

“Kinerja ini sangatlah penting, dan jawaban dari peningkatan kinerja ini adalah digitalisasi (e-kinerja). Kita diharapkan dengan digitalisasi semua terhubung sehingga tercapai otomatisasi. Maka untuk itu diperlukan kolaborasi melalui manajemen kerja. Orientasi kita bukan di e-kinerjanya, yang terpenting adalah target kinerja itu sendiri, sebagai hasil akhir,” kata Janry mengakhiri.

Hadir juga Kepala BKPSDM Junihardi Siregar, Sekretaris BKPSDM Roy Karya Sinaga, serta tim dari Kantor Regional IV BKN Medan. Acara ini akan berlangsung selama 2 hari hingga Jumat, (13/10/2023).

Sebagai informasi, sesuai dengan Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penggunaan dan Pemanfaatan Aplikasi e-Kinerja Badan Kepegawaian Negara, pengelolaan kinerja ASN dilaksanakan melalui sistem informasi pengelolaan pegawai ASN yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN). (As)

Polda Sumut Gelar Simulasi Pengamanan Kota Siap Amankan Pemilu

0
Polda Sumut
MEDAN – Polda Sumut memantapkan simulasi pengamanan Pemilu 2024 bertempat di Kantor KPU Provinsi Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Jumat (13/10).

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengatakan simulasi pengamanan Pemilu 2024 untuk memastikan kesiapan seluruh personel dalam menyukseskan pesta demokrasi di Kota Medan.

“Simulasi ini digelar di Kantor KPU mengingat tahapan Pemilu 2024 sudah berjalan. Kita ingin Pemilu 2024 di Provinsi Sumut berjalan aman,” katanya.

Agung mengungkapkan, Polda Sumut pada 19 Oktober 2023 secara serentak akan melaksanakan Operasi Mantap Brata Toba 2023 yang bertujuan mewujudkan pemilu damai dan aman.

“Tentunya simulasi pengamanan Pemilu 2024 ini untuk memastikan seluruh personel selalu siaga dan siap dalam menghadapi berbagai situasi apapun selama pelaksanaan pemilu serta dapat menjalankan tugas dengan baik,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Kapoldasu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait TNI, Pemda, KPU, Bawaslu dan stakeholder lainnya yang telah ikut dalam simulasi pengamanan tersebut.

“Kita optimis gambaran simulasi pengamanan Pemilu 2024 dapat memantapkan kesiapan seluruh personik mewujudkan situasi kamtibmas tetap kondusif,” pungkasnya. (As)

Narapida Rutan di Medan Kendalikan 45 Kg Sabu “Pembiaran atau Kelalean”

0
Narkoba
Ilustrasi
Medan – Polisi mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan N alias Agam seorang napi di Rutan Klas I Medan. Terkait kasus itu, Kemenkumham Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengakui pengawasan yang mereka lakukan kurang maksimal.

Kadivpas Kemenkumham Sumut Rudy Fernando Sianturi mengatakan saat ini mereka sedang menunggu tahap pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Sumut.

“Kita dalam pengungkapannya tentu bekerjasama dengan Polda Sumut ya. Jadi saat ini masih dalam tahap pemeriksaan di Polda Sumut dan belum sampai di kita, nanti kita akan tahu sampai di mana keterlibatan nya,” katanya dilansir dari detikSumut, Rabu (11/10/2023).

Adanya napi yang mengendalikan sabu dari dalam Rutan Medan, Rudy mengakui bahwa ada pengawasan yang kurang maksimal dilakukan. Sehingga napi tersebut bisa mengendalikan sabu seberat 45 kilogram tersebut.

“Padahal kita terus memberikan monitoring ke Rutan untuk melakukan pemeriksaan kepada pengunjung. Itulah ada kekurangan kita di situ, kurang maksimal kita di situ sebagian.

Makanya kita tetap melakukan penguatan kepada petugas, terutama di pintu utama biar nggak terjadi lagi ada HP masuk,” ujarnya.

Rudy juga tidak ragu untuk memecat sipir atau siapapun petugas yang ikut terlibat dalam peredaran narkoba.

“Nanti setelah kembali pasti kita tindak lanjut, seperti HP dari mana baru kalau memang ada keterlibatan dari petugas ya sesuai dengan aturan kita beri sanksi kepada petugasnya, makanya kalau dapat ini, jika petugas ikut bermain kita usulkan dipecat. Nah itulah yang mau kita kembangkan, karena pemeriksaan itu sudah ketat, tapi selalu kenapa saja masih ada itu,” ucap Rudy.

Napi di dalam lapas, kata dia, beralasan handphone yang mereka pegang merupakan peninggalan napi yang sudah bebas.

“Intinya nanti setelah pemeriksaan, kalau ada keterlibatan petugas berarti dia ikut di jaringan itu kalau memberikan handphone. Tapi kalau memang napinya tidak mengakui bagaimana kita mau periksa.

Tapi alasan mereka ketika didapati, handphone itu dari napi yang sudah bebas dan ditinggal. Ketika kita periksa napi rata-rata napinya memberikan pernyataan begitu, tapi inikan belum tahu ini masih diperiksa,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap MM dan S dan menyita sabu 45 kilogram, keduanya merupakan anak dan menantu M Yakob, kurir 20 kg sabu asal Aceh yang sempat melaporkan personel Polda Sumut atas dugaan penggelapan barang bukti (barbuk) 12 kg sabu. Sabu itu ternyata dikendalikan dari Rutan Tanjung Gusta Medan.

“Keduanya kita tangkap bersama empat tersangka lainnya dalam pengungkapan jaringan narkoba yang dikendalikan dari dalam Rutan Tanjung Gusta Medan oleh N alias Agam, napi narkoba,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi di Medan, Selasa (9/10). (As/Red/dtk)

Lokakarya Kemerdekan Pers, Kapoldasu : Komitmen Berikan Perlindungan kepada Jurnalis

0

MEDAN – Kompolnas RI mengadakan Lokakarya dan Sarasehan tentang kebebasan Pers, kebebasan berekspresi, dan penanganan kekerasan terhadap jurnalis untuk anggota Polri di wilayah Polda Sumut di Hotel Cambridge, Medan, Selasa (10/10).

Dalam acara itu turut hadir Sekretaris Kompolnas RI Benny Mamoto, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, PJU Polda Sumut, Kapolrestabes Medan beserta sejumlah jurnalis.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menyampaikan terima kasih kepada Kompolnas yang telah mengadakan acara Lokakarya dan Sarasehan tentang kebebasan Pers, kebebasan berekspresi, dan penanganan kekerasan terhadap jurnalis di wilayah Sumatera Utara.

“Ini satu bagian yang tidak dapat dipisahkan untuk melayani dan mengayomi masyarakat serta bagaimana cara menangani dunia maya atau media, dimana media ini menjadi satu sisi yang tidak dapat dipisahkan,” katanya.

“Kita melihat bahwa ini terus dilakukan dengan kebebasan pers yang tidak bisa dipisahkan. Yang paling penting bahwa kesadaran konteks kita dalam melindungi tugas pers dalam jurnalis dan pemberitaan,” ujar mantan Asops Kapolri tersebut.

Agung menyebutkan, saat ini tahapan pemilu sudah dimulai dan Polda Sumut akan melaksanakan Operasi Mantap Brata Toba 2023-2024 yang digelar selama 222 hari terhitung mulai 19 Oktober 2023.

“Menghadapi tahapan pemilu yang sudah berlangsung ekskalasi politik mulai meningkat. Polda Sumut akan terus berkomitmen dalam memberikan perlindungan terhadap jurnalis dan kebebasan pers. Memproses pelaku kekerasan terhadap jurnalis dan pelanggaran kebebasan pers,” sebutnya.

“Tentunya, Polda Sumut terus berkolaborasi dengan para insan pers dalam memberikan informasi publik yang baik dan positif kepada masyarakat,” terang Kapoldasu.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Kompolnas RI, Benny Mamoto, menerangkan kegiatan Lokakarya dan Sarasehan yang digelar sebagai langkah strategis mengingat dalam beberapa bulan ke depan, kita akan segera menyambut pergelaran politik elektoral yang akan diselenggarakan 2024 mendatang.

“Berkaca pada Pilgub 2012, Pilpres 2014, Pilgub 2017 dan mulai terlihat lagi tahun 2018 menjelang Pilpres 2019, jurnalisme selalu menghadapi masalah-masalahnya sendiri. Polarisasi yang terjadi di masyarakat dalam praktiknya berdampak pada kekerasan terhadap jurnalis dalam melakukan kerja-kerja jurnalistiknya, maupun terhadap karya-karya jurnalistik itu sendiri,” terangnya.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan fungsional terhadap kinerja Polri untuk menjamin profesionalisme dan kemandirian Polri, Benny menuturkan Kompolnas mengapresiasi upaya Human Rights Working Group (HRWG) yang tergabung dalam Konsorsium Jurnalisme aman bersama Yayasan TIFA dan Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) bekerja untuk mencari solusi atas permasalahan-permasalahan tersebut.

Salah satunya dengan menyelenggarakan Lokakarya dan Sarasehan untuk mendorong anggota Polri untuk dapat lebih memahami penanganan kasus kekerasan terhadap jurnalis, kebebasan pers dan kebebasan berekspresi dengan berlandaskan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

“Mari kita maksimalkan forum ini sebagai sarana pengembangan diri demi terwujudnya Indonesia yang demokratis dan Polri yang presisi,” pungkasnya. (As)

Modus Ambil Laundry, Pria Ini Bawa Kabur 2 Handphone di Medan Tembung

0
Modus Pria
Tampang pelaku terekam CCTV
Medan – Pria dengan modus berpura-pura laundry pakaian bawa kabur 2 handphone pemilik. Kejadian modus baru itu terjadi di Sity Laundry, di Jalan Ambai No.63 C, Sidorejo Hilir, Medan Tembung, Kota Medan, Sabtu (7/10/23) Sekira pukul 14.45 Wib. Aksi pria itu pun terekam CCTV pengawas.

“Bisa jemput laundry kak, tak bisa kubawa ada 30 Kg,” kata pemilik laundry menirukan ucapan pelaku.

Dengan tidak merasa curiga pemilik laundry pun menyahutin pelaku untuk melansir pakaianya.

“Antar saja dua kali bang,” singkatnya.

Dengan dalih buru-buru bekerja pelaku mengajak pemilik laundry ke rumah pelaku untuk mengambil pakaian.

“Sampai di Gang Kedaung antara Jalan Ambai dengan jalan Tombak, pelaku ini menunjuk salah satu rumah. Kemudian pelaku ini mengatakan, Lupa kita bawa Plastik yah, Kakak tunggu aja di sini biar saya ambil ke tempat kakak tadi, “tiru ucapan pelaku.

Modus Pria
Pelaku ketika meminta HP kepada Korban

Kemudian pelaku itu, beranjak menuju Sity laundry meninggalkan ETH.

Di Sity Laundry bukannya plastik yang diminta. Melainkan meminta Handphone kepada Sity (anak Perempuan ETH).

“Kata mamak, mari dulu Henphon, mau di pakai mem-photo,” Sebut Sity menirukan ungkapan Pelaku.

Sity (12) anak korban pun percaya dengan memberikan Hp inisial ETH kepada pelaku, tak berselang lama, pelaku kembali datang menemui Sity dengan mengatakan bahwa Hp yang dibawa pelaku tidak tidak ada paketnya.

“Kata mamak, Hp tadi nggak ada paketnya. Mari Hp satu lagi kata mamak,” ucap Sity lagi menirukan modus pelaku.

Karena sudah lama menunggu Sity akhirnya mencari ETH, yang kemudian melihat Mamaknya itu sudah berjalan kaki mengarah pulang ke tempat Sity Laundry, sembari menceritakan kepada ETH bahwa, pelaku itu telah meminta handphone dua unit dengan alasan disuruh ETH untuk memfoto Laundry.

“Dia bilang disuruh mamak,” sebut Sity.

Kemudian ETH melaporkan hal itu ke Polsek Percut Seituan Polrestabes Medan. Ia berharap Polisi dapat mengungkap kasus ini agar tidak menimbulkan korban-korban lainya dengan modus serupa. (As/Red/Fs)

Bunda PAUD Dairi Romy Mariani: Bukan Hanya Gizi Buruk, Lingkungan Tak Sehat Juga Penyebab Stunting

0

DAIRI – Bunda PAUD Dairi Romy Mariani Eddy Berutu mengatakan tak hanya disebabkan gizi buruk tapi stunting juga bisa disebabkan lingkungan yang tidak sehat.

Hal ini disampaikan Romy Mariani saat menghadiri kegiatan bimbingan teknis stunting jenjang PAUD Kabupaten Dairi, Senin, 9 Oktober 2023, di Aula SMK Negeri 1 Sidikalang.

Bimbingan teknis tersebut diberikan kepada 60 lembaga PAUD yang hadir sebagai peserta.

Bunda PAUD Dairi mengatakan seluruh pihak terkait yang tergabung dalam PAUD holistic integratif harus secara bersama melakukan penanganan stunting.

Stunting adalah keadaan tumbuh kembang anak yang terganggu yang tidak sesuai dengan umurnya di mana penyebab utamanya adalah gizi buruk yang kronis.

“Anak yang badannya pendek belum tentu dikatakan stunting. Ini salah satu gangguan tumbuh kembang anak yang tidak hanya stunting,” ujarnya.

Untuk mengetahui seorang anak mengalami stunting, Dia berujar dapat diketahui pada seribu hari pertama kehidupan kepada ibu hamil hingga usia anak 2 tahun.

Romy Mariani mengatakan Pemerintah Kabupaten Dairi telah melakukan berbagai upaya dalam hal pencegahan penurunan angka stunting khususnya di Dairi.

Seorang anak mengalami stunting, dikatakan Romy Mariani, terjadi bukan hanya karena gizi buruk, namun juga karena pengaruh lingkungan yang tidak sehat. Peran dari pemerintah daerah sangat diperlukan dalam hal pencegahan stunting, seperti halnya untuk lingkungan yang tidak sehat yakni penyediaan jamban yang sehat, ataupun penyediaan sarana air bersih.

“Keterlibatan PAUD yang berkualitas juga sangat diperlukan. PAUD yang berkualitas dilihat dari di antaranya segi kurikulum pendidikan, adanya komunikasi yang baik dengan orang tua (parenting), serta pelayanan holistic integratif mulai dari gizi, kesehatan, perlindungan, dan kesejahteraan anak,” ucap Romy Mariani.

Oleh karena itu, melalui pelaksanaan bimtek kepada lembaga PAUD ini, diharapkan akan mampu mencegah dan menurunkan angka stunting sehingga mendapatkan generasi pemimpin yang berkualitas dan berdaya saing di masa yang akan datang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jonni Waslin Purba mengatakan kegiatan ini sebagai tindak lanjut bagaimana penanganan stunting di mana lembaga PAUD sekarang memiliki tugas tambahan bagaimana cara untuk mencegah stunting karena berhadapan langsung dengan anak-anak.

“Hari ini diberikan bimbingan kepada para tutor PAUD, setelah ini dapat diterapkan langsung kepada anak-anak, bisa juga diterapkan kepada orang tua. Penerapannya pasti sangat menyenangkan karena berhadapan langsung dengan anak-anak sebagai siswa PAUD,” ujarnya.

Adapun yang menjadi narasumber dalam bimtek ini adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dr. Ruspal Simarmata, Kepala Dinas Kesehatan dr. Henry Manik, serta Kepala BAPPEDA Aryanto Tinambunan. (Nid)

Si Jago Merah Lahap 1 Rumah Di Tigalingga, Bupati Eddy Berutu Imbau Masyarakat Berhati-hati

0

DAIRI – Naas menimpa Andel Kaban (35), warga Kuta Bunga, Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga, saat si jago merah berdiamnya, Senin (9/10/2023) pukul 22.51 WIB. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik.

Mendapat informasi tersebut, Pemkab Dairi melalui BPBD UPT Pemadam Kebakaran menyediakan satu unit mobil pemadam kebakaran pos siaga Tigalinggasehingga api berhasil dipadamkan sampai dengan pendinginan sekitar pukul 22.56 WIB.

Menangapi kejadian tersebut, Bupati Dairi Eddy Berutu mengimbau masyarakat agar berhati-hati dengan adanya korsleting arus pendek yang menyebabkan kebakaran. Disampaikan Eddy Berutu, hal itu harus dihindari karena kebakaran dapat menimbulkan banyak kerugian, termasuk kehilangan harta benda dan korban jiwa.

“Karena itu sangat penting untuk memperhatikan instalasi listrik dan standar produknya saat membangun rumah. Misalnya jenis standar kabel dan ukuran kabelnya apakah sudah benar dan cukup besar,” ucapnya.

Disampaikan Eddy Berutu, sebaiknya masyarakat menggunakan peralatan listrik berlabel SNI demi keamanan dan kenyamanan. Masyarakat juga harus memperhatikan setiap alat elektronik yang badannya terbuat dari logam yang mudah berkarat sehingga jangan sampai membuat kabel terkelupas dan menyebabkan korsleting listrik.

“Korsleting listrik memang harus selalu waspada sepanjang waktu sehingga dapat meminimalkan kejadian berbahaya yang mungkin saja terjadi. Apabila terjadi kebakaran, silakan menghubungi layanan darurat 112, sehingga Pemkab Dairi dapat langsung turun tangan guna mencegah kebakaran membesar,” ujarnya. (As)