Minggu, November 30, 2025
spot_img
Beranda blog Halaman 2

Bupati Asahan Lantik Bunda Literasi dan Buka Lomba Minat Baca 2025

0

Kisaran (26/11/2025) — Pemerintah Kabupaten Asahan menyelenggarakan rangkaian kegiatan Literasi Tahun 2025 yang dipusatkan di Halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan. Agenda ini menjadi upaya nyata untuk memperkuat budaya baca, meningkatkan literasi masyarakat, serta mendorong tumbuhnya generasi yang memiliki kecakapan pengetahuan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan, Drs. Ilham, M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa peran Bunda Literasi sangat strategis dalam menggerakkan masyarakat agar lebih dekat dengan dunia literasi. Kegiatan yang berlangsung selama 25–27 November 2025 ini dirancang sebagai wadah edukatif bagi para pelajar sekaligus memperluas akses terhadap informasi dan bacaan yang berkualitas.

Sebanyak 346 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Asahan turut serta pada tujuh jenis lomba minat baca, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Lomba-lomba ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kompetisi positif sekaligus memperkuat kecintaan anak-anak terhadap buku.

Pada kesempatan itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. secara resmi melantik Ny. Yusnila Indriati Taufik ZA sebagai Bunda Literasi Kabupaten Asahan Tahun 2025. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menghadirkan berbagai program inovatif yang mampu menarik minat masyarakat, termasuk rencana pemberian reward berupa satu unit handphone bagi anak-anak yang rajin berkunjung dan membaca di Perpustakaan Daerah.

Selain itu, kegiatan juga dimanfaatkan untuk menggelar audiensi antara Bupati Asahan dan kelompok tuna rungu sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelompok inklusi. Dukungan terhadap akses literasi bagi seluruh lapisan masyarakat menjadi salah satu fokus dalam kebijakan pembangunan SDM di Kabupaten Asahan.

Menutup kegiatan, Bupati kembali menyoroti masih rendahnya minat baca di kalangan pelajar dan memberikan tantangan langsung kepada seluruh peserta didik di Kabupaten Asahan untuk memaksimalkan fasilitas perpustakaan serta menjadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari rutinitas harian. Menurut beliau, kemajuan dan kesejahteraan hanya dapat dicapai jika generasi muda memiliki wawasan luas, dan membaca merupakan gerbang utama menuju pengetahuan tersebut. (As)

Pemkab Asahan Terima Kunjungan Bappenas untuk Pantau Stabilitas Harga Beras

0

Kisaran, 26 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan menerima kunjungan Staf Direktorat Ketersediaan Pangan Bappenas bersama Kepala Perum BULOG Cabang Asahan serta sejumlah OPD terkait untuk melakukan monitoring pelaksanaan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di wilayah Asahan. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Asahan dan menjadi langkah strategis dalam menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, perwakilan Bappenas, Arbianto Akbar F, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Asahan atas dukungan dan penyambutan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memotret secara langsung kondisi HET beras melalui peninjauan ke pasar serta beberapa kilang padi di Kisaran, sehingga data yang dihimpun dapat mencerminkan kondisi aktual di lapangan.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menyampaikan komitmen Pemkab Asahan dalam mendukung upaya pemerintah pusat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras. Ia menginstruksikan OPD terkait untuk memberikan pendampingan penuh kepada tim Bappenas selama proses monitoring agar kegiatan berlangsung tertib, terkoordinasi, dan menghasilkan informasi yang akurat sebagai bahan penyusunan kebijakan.

Pemkab Asahan berharap kunjungan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan, sekaligus mengoptimalkan tata kelola perberasan di Asahan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan harga beras tetap stabil dan terjangkau, sejalan dengan kebijakan nasional dalam pengendalian harga pangan. (As)

Penuh Keakraban, Pemkab Asahan Gelar Acara Pengantar Tugas Ketua PN Kisaran

0

Kisaran, 25 November 2025 — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara pengantar tugas Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kisaran, Yanti Suryani, S.H., M.H., yang digelar Pemerintah Kabupaten Asahan bersama jajaran Forkopimda di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan pada Selasa malam.

Acara ini menjadi bentuk apresiasi Pemkab Asahan atas dedikasi dan pengabdian Yanti Suryani selama memimpin PN Kisaran. Dalam sambutannya, Yanti menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan serta kerja sama yang terjalin baik dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda sepanjang masa tugasnya.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dalam kesempatan itu menyampaikan penghargaan mendalam atas kontribusi Yanti Suryani.
“Koordinasi dan kerja sama yang terjalin selama ini sangat baik. Kami berharap hubungan silaturahmi yang sudah terbentuk dapat terus terjaga, di mana pun Ibu bertugas nantinya,” ujar Bupati.

Bupati juga mendoakan agar Yanti selalu diberi kesehatan dan kesuksesan di tempat penugasan yang baru.

Dari unsur legislatif, Ketua DPRD Kabupaten Asahan turut menyampaikan apresiasi dan mengakui bahwa kepemimpinan Yanti Suryani telah memberi dampak positif terhadap terciptanya ketertiban serta kepastian hukum di tengah masyarakat. Sinergi antara lembaga yudikatif, eksekutif, dan legislatif dinilai berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi warga Asahan.

Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai tanda kenang-kenangan dari Pemkab Asahan dan Forkopimda. Momen kebersamaan tersebut kemudian diabadikan melalui sesi foto bersama seluruh tamu undangan, menandai perpisahan yang penuh kehangatan. (As)

R-APBD Asahan 2026 Disetujui, Bupati Tekankan Efisiensi TKD dan Prioritas Layanan Dasar

0

Kisaran, 25 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan bersama DPRD resmi menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan total belanja mencapai Rp1,567 triliun. Pengesahan ini berlangsung dalam situasi fiskal yang menantang, menyusul kebijakan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mengurangi alokasi anggaran untuk Asahan sekitar Rp247 miliar.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian menyeluruh terhadap sejumlah program prioritas. Beberapa kegiatan pembangunan, terutama sektor infrastruktur, harus dijadwalkan ulang agar struktur anggaran tetap seimbang dan pelayanan dasar tetap dapat berjalan optimal.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dalam Pendapat Akhirnya menegaskan bahwa penurunan TKD merupakan konsekuensi dari kondisi fiskal nasional dan global yang berpengaruh terhadap APBN. Ia menekankan pentingnya pengendalian belanja serta penajaman program pembangunan agar komitmen pemerintah daerah terhadap masyarakat tetap terjaga.
“Penyesuaian TKD ini adalah tantangan bersama. Beberapa program harus kita susun ulang, termasuk di bidang infrastruktur, namun pelayanan dasar serta layanan publik tetap menjadi prioritas utama,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, MKM, menyampaikan bahwa seluruh fraksi di DPRD memahami situasi pengurangan anggaran dan mendukung langkah pemerintah daerah dalam memfokuskan kembali arah pembangunan.
“Pemotongan TKD sekitar Rp247 miliar tentu memengaruhi beberapa agenda pembangunan, khususnya infrastruktur. Karena itu, kami sepakat menempatkan program layanan dasar dan pelayanan publik sebagai prioritas agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa DPRD siap bersinergi dalam penyempurnaan kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan demi menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

R-APBD Asahan 2026 selanjutnya akan diajukan kepada Gubernur Sumatera Utara untuk proses evaluasi sebelum ditetapkan sebagai Peraturan Daerah. Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tekanan fiskal yang ada, sehingga pembangunan di Kabupaten Asahan tetap berlangsung efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (As)

Dekranasda Asahan Dorong Penguatan Wastra dan Pengrajin pada Rakerda Dekranasda Sumut

0

Kisaran — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Senin (24/11/2025). Kegiatan yang dipimpin Ketua Dekranasda Sumut, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, ini dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sumut, Wakil Ketua Dekranasda Sumut Titiek Sugiharti, perwakilan OPD, serta pengurus Dekranasda tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Rakerda dibuka dengan pemaparan Program Kerja Dekranasda Sumut Tahun 2026 oleh Ny. Kahiyang Ayu. Ia menegaskan pentingnya sinergi antardaerah untuk memperkuat pengembangan wastra dan kerajinan lokal. Peningkatan kualitas produk, optimalisasi fungsi galeri pamer, serta upaya promosi berkelanjutan disebut sebagai langkah strategis agar wastra Sumut semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun mancanegara. Menurutnya, kolaborasi merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar kerajinan daerah.

Ketua Dekranasda Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, yang turut hadir, menyampaikan dukungannya terhadap arah kebijakan provinsi. Ia menegaskan komitmen Asahan untuk memperkuat pengembangan wastra dan kerajinan melalui peningkatan mutu produk, memperluas promosi, hingga menyiapkan para pengrajin agar lebih kompetitif. Yusnila menilai program yang disampaikan provinsi sejalan dengan upaya Asahan dalam mengembangkan potensi daerah secara lebih terencana dan profesional.

Sebagai langkah lanjutan, Dekranasda Asahan akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk OPD, komunitas kreatif, pengrajin lokal, serta stakeholder lainnya. Kehadiran Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juni Rianto, bersama pengurus Dekranasda Asahan juga menunjukkan komitmen daerah dalam membangun ekosistem kerajinan yang berkelanjutan.

Ny. Yusnila menegaskan bahwa sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar produk kerajinan Asahan kian dikenal dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. (As)

RUPS-LB Bank Sumut: Pemegang Saham Sepakat Gunakan Skema Inbreng, Dinilai Jadi Langkah Bersejarah

0

Kisaran — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Senin (24/11), menghasilkan kesepakatan penting terkait penguatan struktur permodalan bank daerah tersebut. Gubernur Sumatera Utara selaku Pemegang Saham Pengendali, Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama seluruh Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Utara, termasuk Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., menyetujui penggunaan skema penyertaan modal melalui inbreng aset.

Keputusan ini disebut sebagai terobosan signifikan, mengingat pemerintah daerah tengah menghadapi tekanan fiskal akibat penyesuaian anggaran di berbagai sektor. Skema inbreng memungkinkan pemerintah kabupaten/kota tetap memberikan kontribusi modal tanpa membebani APBD karena penyertaan dilakukan dalam bentuk aset yang telah memenuhi standar penilaian Bank Sumut dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Langkah tersebut menjadi dorongan baru bagi Bank Sumut yang saat ini berada pada kategori Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) 1. Dengan adanya skema inbreng, proses penguatan permodalan dapat berjalan lebih cepat dan mendukung transformasi Bank Sumut agar semakin kompetitif serta berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan.

Bupati Asahan dalam forum itu menyatakan bahwa keputusan pemegang saham merupakan pilihan yang tepat dan strategis. Menurutnya, penyertaan modal melalui aset memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk tetap konsisten mendukung Bank Sumut tanpa mengganggu program prioritas pembangunan. Pemkab Asahan memandang Bank Sumut berperan besar dalam memperluas akses pembiayaan usaha, mendukung pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan pelayanan publik.

Selain penyertaan modal, RUPS-LB juga menyepakati penyegaran struktur manajemen Bank Sumut. Forum menetapkan Sulaiman Harahap sebagai calon Komisaris Non-Independen dan sejumlah nama baru di jajaran direksi, yakni Heru Mardiansyah sebagai Direktur Utama, Sandhy Sofian sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Presley Hutabarat sebagai Direktur Keuangan, serta Irwansyah Tuwareh Dongoran sebagai Direktur Bisnis dan Syariah. Sementara itu, Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, MA ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah.

Seluruh keputusan tersebut akan efektif setelah para calon dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh OJK. Dengan formasi manajemen baru dan skema permodalan yang lebih adaptif, Bank Sumut diharapkan dapat semakin memperkuat posisinya sebagai bank pembangunan daerah yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Asahan. (As)

Ketua TP Posyandu Asahan Hadiri Rakorda Sumut, Dorong Percepatan Transformasi Layanan Posyandu

0

Kisaran — Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Posyandu Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut. Kehadirannya didampingi Staf Ahli TP PKK Asahan, Ny. Juni Rianto, serta unsur teknis dari Dinas PMD, Dinas Kesehatan, dan TP PKK. Delegasi Asahan hadir untuk memperkuat pemahaman mengenai arah kebijakan terbaru dalam transformasi kelembagaan Posyandu dan penguatan layanan dasar bagi masyarakat, 24 November 2025.

Rakorda dibuka oleh Ketua TP Posyandu Sumut, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution. Dalam sambutannya, ia menekankan perlunya penataan ulang Posyandu agar menjadi lembaga layanan masyarakat yang lebih profesional, memiliki dasar hukum yang jelas, struktur organisasi yang tertata, SOP yang seragam, serta sistem pelaporan yang terintegrasi lintas sektor. Penataan ini diharapkan mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) terutama pada layanan kesehatan ibu-anak, gizi, dan percepatan penurunan stunting. Dengan transformasi tersebut, Posyandu ditargetkan berfungsi sebagai pusat layanan keluarga yang aktif sepanjang tahun, bukan hanya menggelar kegiatan rutin bulanan.

Direktur Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan Desa Kemendagri, Nitta Rosalin, S.E., M.A., dalam paparannya menjelaskan bahwa transformasi Posyandu difokuskan pada tiga aspek utama: penguatan kelembagaan, peningkatan mutu dan konsistensi layanan, serta perbaikan sistem pembinaan dan pelaporan dari tingkat pusat hingga desa. Pembaruan ini diharapkan mampu memperbaiki alur pelayanan dasar, meningkatkan integrasi data kesehatan keluarga, dan memperkuat efektivitas intervensi pemerintah dalam pembangunan manusia.

Usai mengikuti Rakorda, Ny. Yusnila Indriati Taufik menyampaikan bahwa hasil koordinasi tersebut memberikan landasan penting bagi Kabupaten Asahan untuk mempercepat penataan Posyandu di seluruh wilayah. Ia menegaskan bahwa Asahan akan memprioritaskan pembenahan kelembagaan, peningkatan kompetensi kader, penyeragaman SOP lintas OPD, serta optimalisasi layanan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Transformasi ini sangat penting karena Posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan keluarga di tingkat desa. Dengan pembenahan yang tepat, kualitas layanan dasar di Kabupaten Asahan dapat meningkat signifikan,” ujarnya. Ia juga menekankan perlunya kerja sama antara pemerintah daerah, kader, serta masyarakat agar Posyandu dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan berkelanjutan bagi keluarga di Asahan. (As)

Pemkab Asahan Perkuat SDM Daerah, 125 Mahasiswa Berprestasi Terima Beasiswa

0

Kisaran — Komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam membangun kualitas sumber daya manusia kembali ditegaskan melalui penyerahan beasiswa kepada 125 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Bantuan pendidikan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Dra. Zainal Arifin Sinaga, M.H., mewakili Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dalam acara yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, 24 November 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menekankan bahwa pembangunan manusia merupakan investasi paling strategis bagi kemajuan daerah. Program beasiswa ini disebut sebagai salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan mempersiapkan generasi muda Asahan yang lebih kompetitif. Kebijakan tersebut juga mendukung visi pembangunan daerah menuju masyarakat yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.

Pemkab Asahan berharap bantuan pendidikan ini dapat menjadi motivasi bagi para mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi, memperkuat karakter, dan menanamkan nilai integritas. Pemerintah meyakini bahwa kualitas sumber daya manusia yang unggul akan menjadi kunci keberlanjutan pembangunan Asahan di masa mendatang.

Mewakili para penerima beasiswa, Feridansyah Rigani dari Universitas Negeri Medan (Unimed) menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah. Ia menilai program ini tidak hanya membantu meringankan biaya perkuliahan, tetapi juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendukung perjuangan akademik mahasiswa. Feridansyah berharap program serupa dapat terus diperluas sehingga lebih banyak pemuda-pemudi Asahan memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Melalui program beasiswa ini, Pemkab Asahan meneguhkan langkah untuk memperkuat SDM lokal sebagai fondasi utama pembangunan menuju masa depan yang lebih baik.

Kreativitas Wastra Sumut Makin Bersinar, Ketua TP PKK Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik Berikan Dukungan Penuh

0

Medan, 22 November 2025 – Ajang SUMUT FASHION BEAUTY (SFB) 2025 yang digelar di Museum Negeri Sumatera Utara pada 21–22 November 2025 kembali menjadi sorotan sebagai panggung bagi kebangkitan ekonomi kreatif dan promosi wastra khas Sumatera Utara. Acara yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini berhasil menarik perhatian para pelaku mode, desainer, hingga pemerhati budaya dari berbagai daerah.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, turut hadir menyaksikan langsung kemeriahan gelaran tersebut. Kehadirannya bersama Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juni Rianto, serta sejumlah pengurus, menjadi bentuk dukungan aktif Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap upaya pengembangan kreativitas fesyen dan pelestarian kain tradisional nusantara, khususnya ulos dan motif khas Sumatera Utara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Yudha Pratiwi Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa SFB 2025 bukan hanya ajang peragaan busana, melainkan sebuah ruang kolaboratif yang menghadirkan seni, budaya, dan inovasi dalam satu panggung. Ia menilai keberanian para insan kreatif Sumut untuk tampil lebih ekspresif patut diapresiasi dan terus didorong.

Tahun ini, SFB 2025 menghadirkan 40 model profesional dan 8 desainer lokal. Sejumlah agenda turut meramaikan acara, seperti Fashion and Beauty Talk by IFW, Kompetisi Fashion Designer, Kompetisi Modelling dan MUA, hingga Pemilihan Ikon Indonesia Fashion Week (IFW). Medan bahkan mencatat sejarah sebagai kota pertama di luar Jakarta yang menjadi lokasi penentuan ikon IFW.

Pada malam penutupan, sejumlah tokoh hadir memberikan dukungan, termasuk Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny. Kahiyang Ayu Bobby, Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumut Ny. Titiek Sugiarti Surya, serta kepala OPD dan perwakilan kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Kehadiran para tokoh ini kian menegaskan komitmen kuat Pemprov Sumut dalam memajukan industri fesyen lokal.

Dalam kesempatan tersebut, juga diumumkan bahwa Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah Indonesia Fashion Beauty (IFB) 2026 yang rencananya akan digelar di Jakarta. Kesuksesan SFB 2025 menjadi pondasi penting menuju gelaran skala nasional yang lebih besar pada tahun mendatang.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya SFB 2025 dan berharap kegiatan ini mampu memacu kreativitas generasi muda serta pelaku UMKM wastra.

“Melalui ajang seperti SFB, kami ingin para desainer dan UMKM di Asahan semakin percaya diri dalam mengangkat identitas budaya daerah, sekaligus siap bersaing di panggung nasional dan internasional,” ungkapnya.

Penyelenggaraan SFB 2025 menjadi bukti bahwa Sumatera Utara terus berkomitmen mengembangkan potensi ekonomi kreatif sekaligus mengangkat wastra lokal sebagai bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia. (As)

Bupati Asahan Hadiri Pengukuhan Mabida, Kwarda, dan LPK Gerakan Pramuka Sumut Periode 2025–2030

0

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi, turut menghadiri prosesi Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Kwartir Daerah (Kwarda), serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Sumatera Utara masa bakti 2025–2030. Acara berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Sabtu (22/11/2025), dan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, unsur Forkopimda, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Ketua Kwarda Sumut Dikky Anugerah Panjaitan, serta jajaran pengurus Pramuka dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarda Sumut yang baru dikukuhkan, Dikky Anugerah Panjaitan, menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka siap memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Ia menegaskan komitmen Pramuka untuk berperan aktif dalam pembinaan karakter generasi muda demi mewujudkan Sumatera Utara yang lebih unggul dan berdaya saing.

Gubernur Sumatera Utara sekaligus Ketua Mabida Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyoroti tingginya kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Sumut. Ia menekankan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis sebagai benteng awal dalam mencegah generasi muda terpengaruh narkoba. Ia berharap kepengurusan Kwarda Sumut yang baru mampu menjadi motor penggerak dalam upaya pencegahan tersebut.

Ketua Kwartir Nasional, Budi Waseso, juga mengingatkan bahwa tantangan bagi generasi muda tidak hanya sebatas narkoba, tetapi juga berbagai hal yang dapat merusak karakter dan masa depan mereka. Ia menegaskan pentingnya peran Pramuka sebagai lembaga pembinaan moral dan kedisiplinan untuk melahirkan generasi yang benar-benar unggul.

Usai rangkaian pengukuhan, Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan Gerakan Pramuka yang baru dilantik. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution sebagai Ketua Mabida Sumut dan kepada Dikky Anugerah Panjaitan sebagai Ketua Kwarda Sumut.

Sebagai Kamabicab Gerakan Pramuka Asahan, Bupati Taufik Zainal Abidin Siregar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan kepramukaan di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa Pramuka merupakan wadah efektif untuk membentuk karakter generasi muda agar menjadi pribadi mandiri, berdisiplin, serta terhindar dari narkoba dan pergaulan negatif.

Dengan kehadiran para pimpinan daerah dan nasional ini, diharapkan Gerakan Pramuka Sumatera Utara semakin solid, aktif, dan mampu mengambil peran besar dalam pembangunan karakter pemuda di masa mendatang. (As)