Beranda blog Halaman 207

Polsek Firdaus Ungkap Kasus Pencurian di SMP Muhammadiyah, Ini Pelakunya

0
Polsek
Ket. Poto: Pelaku Supomo alias Bulus ketika di interogasi oleh penyidik di Mapolsek Firdaus

Sergai, Aktiva.news – Kasus pencurian berhasil di ungkap oleh Sat Reskrim Polsek Firdaus dengan menangkap pelaku bernama Supomo alias Bulus (50), Kamis 24 Agustus 2023 di Dusun I Desa Pon Kec. Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai.

Berdasarkan laporan korban Sofyan Arif Sihotang (43) yang juga menjabat Kepala Sekolah SMP Muhamadiyah 17 Kampung Pon warga Dusun I Desa Pon Kec.Sei Bamban Kab. Sergai di Polsek Firdaus dengan LP/B/87/VII/2023/SPK/Polsek Firdaus/Polres Sergai/ Polda Sumut tanggal 21 Juli 2023 yang lalu akhirnya pelaku Supomo berhasil di ringkus.

 

Berawal dari kejadian pelaku yang melakukan pencurian di SMP Muhamadiyah 17 Kampung Pon Desa Pon pada Senin 17 Juli 2023 yang lalu yang diketahui oleh Sofian Arif Sihotang bersama dengan Sridamayanti (40) warga Dusun III Desa Pon Kec. Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai dan Rahmat Riyanto (62) warga Dusun I Desa Pon Kec.Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai hendak masuk ke dalam kelas dan melihat lemari buku semua kosong dan buku didalam lemari raib dari Buku Box kelas 7,8,9. Sehingga pelapor melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Polsek Firdaus dengan membawa para saksi.

Setelah pihak Sat Reskrim Polsek Firdaus melakukan penyelidikan terhadap siapa pelaku pencurian serta mendapatkan informasi dari warga perihal keberadaan pelaku dengan gerak cepat, pelaku berhasil di amankan dari rumahnya di Dusun I Desa Pon.

 

Pewarta ini ketika konfirmasi ke Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, S.I.K melalui Kapolsek Firdaus AKP Idham Khalik di dampingi Kanit Reskrim Polsek Firdaus IPTU Maruli Sihombing mengatakan, Sabtu (26/8) pukul 15.00 Wib.

“Pelaku saat ini sudah kita lakukan penangkapan dan sudah kita tahan di Polsek Firdaus untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya dan pasal yang disangka kan terhadap pelaku Pasal 362 KUHP ancaman kurungan Penjara selama 5 (Lima) tahun, untuk penadah barang curian tersebut saat ini masih dalam pencarian pihak Polsek Firdaus”, kata AKP Idham.

 

Saat ini pelaku telah di tahan dengan barang bukti berupa 1 (Satu) buah Flash Disc warna hitam putih berisi rekaman video dengan durasi 17 detik berisi rekaman pencurian di Sekolah SMP Muhammadiyah 17 Kampung Pon dan pihak Sekolah diperkirakan mengalami kerugian Rp. 81.781.800,- (Delapan Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Rupiah).

Pihak sekolah SMP Muhamadiyah 17 Kampung Pon ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan keterangan terkait kejadian pencurian di SMP Muhamadiyah 17.

AR

Perdana, Kapolres Tapteng Nonton Bareng Jurnalis Final AFF U-23

0
Kapolres
Kapolres Tapteng Nonton Bareng Jurnalis Final AFF U-23
Tapteng – Kapolres Tapteng, AKBP Basa Emden Banjarnahor bersama rekan-rekan Jurnalis Sibolga-Tapteng, menggelar nonton bareng pertandingan Final Sepak Bola Piala AFF U-23, antara Vietnam vs Indonesia, di Aula Parama Satwika Polres Tapteng, Sabtu (26/08/2023) malam.

Kegiatan tersebut berslogan ‘Mari Kita Jaga dan Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa’.

Kegiatan yang baru perdana dilakukan ini juga dihadiri oleh Wakapolres, Kompol Kamaluddin Nababan, para PJU, Kasi Humas, Kompol Horas Gurning, personil Polres Tapteng, Instansi terkait serta masyarakat.

Saat pertandingan berlangsung, sorak dari para penonton yang hadir di ruangan tersebut terdengar gemuruh. Apalagi, ketika Indonesia melakukan penyerangan ke arah gawang Vietnam.

Kapolres Tapteng sesekali juga tampak tersenyum serta tertawa bareng kawan-kawan Jurnalis saat ketika timnas Indonesia mengancam pertahanan Vietnam.

“Haa, serang, buuusssss, aduuuhhhh,” sorak para penonton ketika timnas Indonesia tak berhasil membuahkan gol.

Selain itu, serangan balasan juga dilakukan oleh Vietnam ke arah pertahanan Indonesia. Sehingga menambah kegemuruhan sorak di ruangan tersebut.

Kegiatan nonton bareng tersebut berakhir dengan situasi aman dan kondusif. (Syaiful)

Beri Bantuan untuk Lansia di Sitinjo, Bupati Dairi: Lansia Sumber Informasi Bagi Generasi Muda

0
lansia

DAIRI– Bupati Dairi Eddy Berutu menyerahkan bantuan sosial (bansos) berupa beras, susu, dan bahan sandang lainnya kepada warga lanjut usia di Kecamatan Sitinjo, Kamis (25/8/2023), di Spot Wisata Nabi Nuh, Kawasan Taman Wisata Iman (TWI).Beri Bantuan untuk Lansia di Sitinjo, Bupati Dairi: Lansia Sumber Informasi Bagi Generasi Muda

Kegiatan penyerahan bansos ini juga diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya pemeriksaan kesehatan, pengurusan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil seperti Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), dan yang lainnya.

Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan bimbingan kesehatan, mental, spiritual, dan sosial bagi lansia oleh tim dari Dinas Kesehatan.

Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Romy Marianai Simarmata Ny.Eddy Berutu pun disambut hangat oleh warga.

Rimauli boru Hutasoit warga Sitinjo II sebagai perwakilan warga, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dairi yang telah meluangkan waktu menyapa warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati, meluangkan waktu untuk bertatap muka dengan para lansia. Kami tentu tak menyangka Bapak akan hadir di sini. Inilah kami warga Bapak di Kecamatan Sitinjo. Hanya terima kasih yang bisa kami haturkan. Kami berdoa, kiranya apapun harapan dan cita-cita Pak Bupati, Tuhan akan kabulkan penuh suka cita,” ucap Rimauli.

Dalam kunker ke 4 setelah di Gunung Sitember, Siempat Nempu, Berampu, dan hari ini di Sitinjo, Bupati menyampaikan bahwa walau sudah lansia masih tetap berkarya, sebagaimana yang sudah ditunjukkan Presiden Joko Widodo yang masih bekerja mengurus Indonesia.

“Kitapun tak boleh kalah, mari tetap berkarya tentunya dengan kemampuan fisik kita masing-masing,” kata Bupati.

Dijelaskan juga bahwa saat ini marak berbagai masalah sosial yang juga disebabkan oleh kemajuan zaman dan pengaruh sosial media. Sehingga diharapkan peran orang tua seperti lansia untuk tetap membimbing anak-anak kita untuk tetap menjaga sikap, moral, dan budi pekerti.

“Saya ingin menyampaikan masalah sosial saat ini sedang marak, semua karena faktor kemajuan zaman dan sosial media. Kitalah menjadi sumber informasi bagi generasi yang lebih muda untuk menjaga budi pekerti yang sudah dibangun nenek moyang kita dahulu. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberi semangat,” katanya lagi.

Dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Dairi Romy Mariani Eddy Berutu berkesempatan memberikan vitamin bagi anak-anak SD yang turut hadir usai menerima KIA.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dairi Dedy Situmorang, Sekretaris Dinas sosial Mariana Sinaga, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Imelda Purba, Camat Sitinjo Simon Toni Malau, serta tim dari Dinkes. (Nid)

Judi Togel Menjamur, DPK BKPRMI Teluk Mengkudu Minta Penegak Hukum Usut Tuntas

0
Togel
Ket. Poto: Ilustrasi

Sergai, Aktiva.news- Beroperasi perjudian jenis Toto gelap (togel) kian marak di pelosok Kecamatan Teluk Mengkudu, bisa jadi diduga tersebar di seluruh Kecamatan, se-Kabupaten Serdang Bedagai.

Togel tersebut dinilai dapat menyebabkan tindak kriminal meningkat hingga hancurnya ekonomi keluarga.

Demikian disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Teluk Mengkudu, Hairi Saputra, S.Pd kepada wartawan, Sabtu (26/8/2023).

Lanjut Hairi, praktik judi ini sangat meresahkan warga dalam artian diketahui sudah diperintahkan oleh Allah SWT bahwa berjudi itu haram, tapi banyak warga itu tidak paham tentang perjudian dan masih juga melakukan perjudian tersebut.

“Karena perjudianj togel ini maka marak juga kasus pencurian dan tindak kriminal lainnya yang terdampak warga juga. Selain itu, ini kami nilai juga merusak ekonomi keluarga pelaku judi itu sendiri,”ujarnya.

DPK BKPRMI Teluk Mengkudu berharap kepada pihak penegak hukum agar judi togel ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya.

“Jangan hanya pemainnya dan juru tulis saja yang diberantas, tapi diberantas sampai tuntas ke bandar nya,”pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Teluk Mengkudu AKP J. Sagala ketika dikonfirmasi wartawan hingga kini belum menjawab.

Tim

Kepala PDAM Cianjur Dicopot Karena Pamer Harta di Media Sosial

0
PDAM Ciancur
Pamer harta di media sosial, kepala PDAM Cianjur berinisial IM dicopot. Video aksi pamer harta Kepala PDAM Cianjur ini sempat viral di media sosial.

Dalam video yang tersebar, Kepala PDAM Cianjur ini memamerkan sejumlah emas dan juga mandi uang pecahan Rp 100 ribu.

Tidak tanggung-tanggung, Kepala PDAM Cianjur ini bahkan membuat video pamer harta itu sampai beberapa video.

Hingga akhirnya, aksi pamer harta tersebut menuai reaksi publik dan membuatnya dicopot dari jabatannya.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Umum Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Ahmad Akbar .

Ia mengatakan jika memang benar bahwa wanita dalam video pamer harta tersebut merupakan salah satu karyawannya.

Disebutkan, IM menjabat sebagai Kepala Perumdam Cianjur cabang Cianjur Kota.

“Namun, saat ini sudah dicopot dan dimutasi ke kantor pusat dengan posisi baru sebagai staf,” kata Akbar saat dihubungi Kompas.com, Jumat (25/8/2023

Menurutnya, sebagai pejabat publik sejatinya tidak berperilaku demikian, apalagi IM merupakan seorang kepala atau pimpinan yang membawahi banyak karyawan.

“Sebenarnya itu video lama yang diunggahnya pada 2017 lalu, dan pengakuannya tidak ada maksud untuk pamer, tapi memang soal flexing ini sedang jadi sorotan publik, ya,” ujar dia.

Akbar juga sangat menyesalkan tindakan koleganya itu, mengingat selama menjabat sebagai kepala kantor cabang, IM menunjukan kinerja yang memuaskan.

“Jabatan terakhir sebagai kepala kantor cabang terbesar dengan 13.000 pelanggan,”

“Selama ini menunjukkan prestasi dan menjadi kebanggaan kita semua. Tapi dengan kejadian ini, ya,” kata dia.

Akbar berharap, kejadian ini adalah yang pertama dan yang terakhir di lingkungan kerjanya, sehingga mengingatkan semua karyawan dan staf untuk berhati-hati di media sosial.

“Apalagi sekarang sudah ada imbauan dari pemerintah soal flexing atau gaya hidup hedon itu harus sudah tidak ada lagi,” ujar Akbar.

Diberitakan sebelumnya, aksi pamer Kepala PDAM Cianjur itu diunggah akun Tiktok pribadinya @Meyhaj.

Tak hanya pamer perhiasan, pejabat PDAM itu juga pamer uang dengan mengguyur tubuhnya dengan lembaran uang 100 ribu.

Ia memamerkan perhiasan dan uang tersebut di akun TikTok miliknya.

Namun kini video tersebut sudah tak tersedia lagi.

Meski demikian video Imas itu sudah tersebar luas di media sosial, salah satunya akun Instagram @majeliskopi08.

“Viral di media sosial platform tiktok sosok diduga pejabat PDAM Cianjur pamer uang dan perhiasan. Alhamdulillah kalau kemakmuran rakyat diwakili oleh pejabat-pejabatnya,” isi narasi dalam keterangan unggahan @majeliskopi08.

Dalam video tersebut, terlihat Imas sedang berpose sambil bernyanyi dan melemparkan sejumlah uang.

Uang-uang itu terlihat dalam pecahan lembaran Rp 100 ribu yang dihamburkan di sekitarnya.

Selain memamerkan uang, dia juga seringkali menunjukkan berbagai perhiasan yang dimilikinya.

Tampak jelas Imas menunjukkan cincin dan gelang emas di tangan kirinya.

Viralnya video disoroti oleh pegiat media sosial Cianjur, Asep Ibrahimi.

Asep menilai aksi pamer harta kekayaan yang dilakukan seorang pejabat PDAM tersebut sangat tak pantas.

“Saya sangat menyayangkan penggunaan media sosial yang kurang bijak itu, terlebih dilakukan oleh seorang pejabat, apalagi saat ini pelayanan PDAM di masyarakat cukup buruk,” ucap Asep.

Kepala Cabang PDAM Cianjur Imas Maesaroh pun membenarkan video yang beredar tersebut merupakan dirinya.

Namun Imas membantah video tersebut diposting untuk pamer, bahkan uang tersebut bukan dari hasil korupsi.

PDAM Ciancur

“Saya memang salah, karena diposting di media sosial, Namun itu semua bukan hasil korupsi. Silahkan tanya ke seluruh pegawai Perumdam Tirta Mukti bagaimana saya sehari-hari,” kata Imas Masitoh.

 

 

Buat Konten Menjilat Es Krim, Wanita Cantik Ini Minta Maaf

0
Menjilat Es Krim
Wanita cantik “Menjilat Es Krim” yang mendadak viral dan menghebohkan warga net berakhir minta maaf. Ia adalah Oklin Fia salah satu Selebgram.

Ia mengaku motifnya membuat konten video menjilat es krim di depan kemaluan pria hanya untuk senang-senang.

“Sesuai dengan pemeriksaan, Oklin Fia sudah menyampaikan konten itu dibuat untuk sekadar happy-happy, lucu-lucuan, tidak ada maksud untuk menghina agama tertentu,” ujar Budiansyah, kuasa hukum Oklin Fia, di Polres Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2023).

Diketahui, karena konten tersebut, Oklin Fia dilaporkan dengan tuduhan perbuatan asusila oleh Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI).

Selebgram tersebut telah diperiksa polisi karena laporan itu. Ia dicecar 26 pertanyaan oleh polisi terkait pembuatan video tersebut.

Budiansyah mengatakan kliennya akan menghormati proses hukum dan kooperatif.

“Komitmennya adalah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan kami akan jadi warga negara yang baik dan kami siap menghadapi proses hukum,” kata Budiansyah menegaskan.

Pada kesempatan yang sama, Oklin Fia mengaku membuat video itu karena meniru konten orang lain. Ia menyesali perbuatannya.

“Intinya di video itu, kenapa saya buat video itu? Karena ada video lain yang membuat video itu juga. Jadi saya re-create juga,” ujar Oklin Fia.

“Saya juga memohon maaf kepada masyarakat untuk tidak mengaitkan masalah ini kepada orang tua saya, keluarga saya, maupun lembaga-lembaga tempat pendidikan saya menimba ilmu,” lanjutnya.

Selain itu, Oklin Fia juga mengeklaim telah menonaktifkan semua media sosialnya sejak 7 Agustus 2023, mulai dari Instagram hingga TikTok. Maka dengan demikian, kata dia, apabila ada akun-akun yang mengatasnamakan dirinya yang melakukan provokasi dipastikan bukan dirinya

Sebelumnya, Oklin Fia panen hujatan karena memproduksi konten mesum yang diunggah di akun media sosialnya. Salah satunya ketika dia menjilati es krim yang diletakkan di depan alat kelamin pria. Akibat ulahnya, Oklin Fia resmi dilaporkan ke Polres Jakarta Pusat.

“Kami laporkan Oklin Fia, alhamdulillah diterima Laporan polisinya,” ujar Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Gurun Arisastra dalam keterangannya.

Oklin Fia dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat, pada Senin (14/8/2023). Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/B/2020/VIII/2023/SPKT POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA, tanggal 14 Agustus 2023. Dalam laporan itu, Oklin Fia dianggap melanggar kesusilaan dan penodaan agama.

“Dia buat konten di medsos memakai jilbab menjilat es cream sambil duduk di depan kelamin pria ini keterlaluan, kami menilai perbuatannya pansos murahan, ini berpotensi melanggar kesusilaan dan penodaan terhadap agama, karena jilbab merupakan identitas agama Islam,” kata Gurun mengecam. (As/Red)

 

 

Aktivis Indonesia Arist Merdeka Sirait Meninggal Dunia

0
Arist Merdeka
Salah satu aktivis Indonesia Arist merdeka Sirait
Salah satu aktivis Indonesia Arist merdeka Sirait meninggal dunia, Ia merupakan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) sejak tahun 2010.

Salah satu staf Komnas PA, Raihanif Putra mengatakan Arist sempat jatuh sakit dan beberapa kali menjalani perawatan hingga akhirnya meninggal dunia.

“Telah berpulang ke Rumah Rumah, Bapak Arist Merdeka Sirait pada Sabtu 26 Agustus 2023 di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” kata Raihanif. Sabtu (26/8).

Raihanif menyebut Arist Merdeka memang telah menjalani perawatan di rumah sakit Polri sebanyak 2 kali. Namun, tim dokter belum bisa mengidentifikasi penyakit yang menyebabkan aktivis anak itu meninggal dunia.

“Kembali ke Rumah sakit Polri Senin kemarin, masih diobservasi tim dokter penyakitnya apa, tapi saat ini sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Saat ini jenazah Arist masih berada di ruang jenazah Rumah Sakit Polri. Pihak keluarga masih berdiskusi perihal tempat persemayaman rumah duka.

“Tapi untuk dimakamkan rencana di pemakaman keluarga di Medan, daerah Porsea,” kata jelasnya. (As/Cn/Red)

Bupati Dairi: Perpustakaan Raja Naga Jambe Jadi Loncatan Baru Dunia Literasi di Dairi

0
perpustakaan

DAIRI – Untuk meningkatkan pelayanan bagi siswa agar menjadi generasi yang cerdas, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dairi menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Tahun 2023 bersama para pengelola perpustakaan sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Dairi.

Acara ini dibuka Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, Kamis (24/8/2023), di Aula Perpustakaan Dairi Raja Naga Jambe Sidikalang.

Dalam bimtek yang akan berlangsung selama dua hari ini, Bupati mengatakan bahwa perubahan di sekitar kita begitu cepat, sehingga diharapkan dengan apa yang dilakukan dalam bimtek selama dua hari ke depan ini bisa menjadi nilai tambah yang berdampak baik bagi lingkungan kita.

“Saya ingin kegiatan ini menghasilkan inovatif. Gagasan inklusi sosial itu sangat mudah diucapkan namun sulit dilakukan. Dan perpustakaan ini jadi loncatan baru bagi Kabupaten Dairi bahwa inklusi sosial itu bisa dipraktekkan. Kita belajar literasi di sini lalu kita praktikkan dengan membagikan ilmu yang kita peroleh di sekitar kita,” katanya.

Bupati mengatakan ide membangun perpustakaan daerah seperti Raja Naga Jambe ini adalah hasil dari diskusi dan penelitian dengan banyak pihak guna meningkatkan minat baca bagi masyarakat Dairi.

Untuk itu, kata Eddy Berutu, Ia ingin masyarakat juga memanfaatkan fasilitas ini untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya dengan melahirkan minatnya terlebih dahulu.

“Kita ingin perpustakaan ini semakin maksimal, apa yang harus kita tingkatkan? Adalah minat membaca dan literasi generasi warga Dairi ini untuk hadir dan membaca di perpustakaan ini. Indeks literasi dan numerasi kita terbaik di Sumut, dengan fasilitas bagus ini prestasi itu harus kita jaga,” tutupnya.

Hadir dalam pembukaan Bimtek ini, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Marisi Sianturi, Bunda Literasi Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata Eddy Berutu.

Bimtek ini juga menghadirkan nara sumber, Erikson Pakpahan dari Dinas Perpustakaan Sumut dan Ketua aadvokasi Jurusan Perpustakaan Universitas Sumatera Utara Hotlan Siahaan. (Nid)

Praktik Baik Penurunan Stunting di Kecamatan, Bupati Dairi: Stunting Bisa Kita Cegah Sejak Dini

0
stunting

DAIRI – Praktik Baik Percepatan Penurunan Stunting di Desa Tupak Raja, Kecamatan Gunung Sitember, menggelar Kegiatan Bina Balita Holistik Integratif yang dirangkai dengan Kegiatan Pelayanan dan Penyuluhan KB yang digelar di Los milik Desa Tumpak Raja, Kecamatan Gunung Sitember pada Rabu 23 Agustus 2023.

Bupati Dairi Eddy Berutu bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani yang turun langsung meninjau kegiatan ini tampil menjadi motivator dan penyemangat di tengah-tengah warga desa yang terlibat dalam kegiatan ini.

Setengah cerita, Bupati Eddy Berutu menjelaskan bahwa stunting itu bukan aib yang harus disembunyikan. Sebab stunting tidak hanya dialami oleh bayi dan balita dari golongan ekonomi lemah (miskin), namun juga dari kalangan ekonomi menengah ke atas.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, stunting itu karena lingkungan, bukan genetik. Kalau faktor lingkungan diperbaiki bisa membaik.

Menurutnya, mencegah stunting ada di 1.000 hari pertama kehidupan saat anak lahir.

“Mencegah stunting juga harus dilakukan dengan memenuhi kebutuhan gizi sejak anak dalam kandungan, memberikan ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan, memberikan MPASI sehat sebagai makanan pendamping ASI, Imunisasi, terus memadukan tumbuh kembang anak, serta selalu menjaga kebersihan lingkungan.” ujar Eddy Berutu menjelaskan.

Dan tidak lupa Bupati Eddy Berutu mengingatkan, bahwa salah satu faktor penyebab yang cukup berpotensi menyebabkan Stunting pada anak adalah usia pernikahan dari kedua orang tuanya. Di mana usia pernikahan harus pada usia dewasa, jangan menikah jika usia belum cukup umur.

“Kegiatan Bina Balita Holistik Integratif yang dirangkai dengan kegiatan pelayanan dan penyuluhan KB ini menjadi kegiatan yang sangat penting di tengah masyarakat kita dalam upaya percepatan penurunan stunting,” ucap Eddy Berutu.

Masih dari penuturan Bupati Eddy Berutu, percepatan penurunan stunting adalah program prioritas pemerintah dari pusat hingga daerah, sebagaimana yang disampaikan langsung Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di HUT RI yang ke-78 beberapa waktu lalu dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. di mana negara kita genap berusia 100 tahun, untuk menjadi negara maju.

“Anak-anak yang lahir di saat ini, di tahun tersebut sudah memasuki usia-usia produktif dan menjadi generasi penerus bangsa, sehingga saat ini negara kita termasuk Pemkab Dairi sedang mempersiapkan generasi-generasi penerus kita harus sehat, cerdas, kreatif, dan produktif untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju,” kata Eddy Berutu.

“Sementara, anak-anak yang stunting umumnya belum mampu bekerja produktif di usianya yang saat itu sudah tumbuh dewasa karena harus membutuhkan dukungan dari orang terdekat. Sehingga pemerintah kita sangat gencar melakukan percepatan penurunan stunting,” ucapnya.

Dari data yang diperoleh, Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan Desa Tupak Raja angka stunting sangat tinggi, yakni terdapat 42 orang atau 37,5%. Untuk itu, Pemkab Dairi bersama mitra kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi terus berupaya keras dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan stunting yang merupakan bagian dari upaya mewujudkan mis Pemkab Dairi dalam membangun kualitas Sumber Daya Masyarakat (SDM masyarakat) Dairi yang cerdas, sehat, berbudaya dan berdaya berkata.

Pada kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani menambahkan bahwa dalam mendukung pemerintah menurunkan stunting, informasi PKK sudah memiliki suatu sistem yakni sistem dasawisma (sidasa). Sidasa ini akan membantu program pemerintah khususnya di desa, kecamatan dan kabupaten untuk melihat data yang sesungguhnya

“Data yang akurat untuk mengambil keputusan yang akurat. Sidasa ini akan hadir dalam bentuk aplikasi, yakni aplikasi sidasa. Ini sangat membantu, semoga stunting di Desa Tupak Raja dapat turun hingga di angka 14% sesuai dengan target yang sudah dicanangkan,” pungkas Romy Mariani.

Selain itu, Romy Mariani menerangkan Pemkab Dairi sudah melakukan beberapa pelayanan langsung kepada masyarakat, yakni pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan KB, pelayanan posyandu serta peningkatan kapasitas tutor PAUD.

Turut hadir dalam kegiatan Praktik Baik Sekretaris Dinas Pemerintah Desa dan Masyarakat Agel Siregar, Kepala Dinas P3AP2KB Ruspal Simarmata, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Deddy Situmorang, Kepala Dinas Kesehatan dr. Henry Manik, Camat Gunung Sitember Jonathan Ginting serta Kepala Desa se-Kecamatan Gunung Sitember. (As)

Ini Caranya Urus E Tilang di Ditlantas Polda Sumut

0
MEDAN – Direktorat (Dit) Lalu Lintas Polda Sumut mencatat sebanyak 6.574 pelaku pelanggaran lalu lintas yang terekam kamera ETLE selama Januari hingga Juli 2023.

Adapun sejumlah pelanggaran lalu lintas yang terekam kamera ETLE itu diantaranya pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan pengemudi mobil tidak memakai safety belt.

Bagi masyarakat yang tertangkap kamera ETLE karena melakukan pelanggaran lalu lintas tidak perlu khawatir karena Direktorat (Dit) Lalu Lintas Polda Sumut telah membuka Posko ETLE di Kantor Subdit Gakkum Dit Lantas di Jalan Putri Hijau.

Nantinya, para pelanggar lalu lintas dapat mendatangi Posko ETLE untuk mengonfirmasi surat tilang ETLE apakah memang benar melakukan pelanggaran lalu lintas atau tidak. Jika tidak terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas maka petugas akan menganulir surat tilang ETLE yang telah diberikan.

Namun bagi masyarakat yang memang terbukti melakukan pelanggaran dapat membayar denda tilang melalui transfer m-banking via handphone atau melalui ATM BRI.

“Langkah ini kita lakukan untuk memudahkan masyarakat,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol Muji Ediyanto, Kamis (24/8).

Muji mengungkapkan, masyarakat yang menerima surat tilang ETLE dikirim ke rumahnya saat itu juga bisa mengonfirmasi dengan membuka website ETLE via handphone untuk memberikan sanggahan.

Sehingga, apabila tidak melakukan pelanggaran lalu lintas seperti yang tertera di dalam surat tilang maka nantinya petugas tidak melakukan pemblokiran kendaraan dan surat tilang langsung dianulir.

“Jadi, posko ETLE yang dibuka ini untuk mempermudah masyarakat mengkonfirmasi surat tilang yang diterima apakah benar melakukan pelanggaran atau tidak. Selain itu bisa juga langsung membuka website ETLE via handphone untuk memberikan sanggahan atau konfirmasi terhadap surat tilang yang diberikan tersebut,” ungkapnya.

Muji menegaskan, sistem tilang ETLE yang telah diterapkan di Kota Medan bertujuan untuk menghindari interaksi langsung petugas dilapangan.

“Semua pembayaran denda tilang ETLE melalui transfer rekening atau ATM BRI, tidak melalui petugas kepolisian,” tegasnya.

Sementara itu, pengemudi ojek online, Herianto Gunawan, pelanggar lalu lintas yang tertangkap kamera ETLE karena tidak memakai helm saat mendatangi Subdit Gakkum Dit Lanyas Polda Sumut untuk mengonfirmasi surat tilang ETLE yang diterimanya mengatakan kemudahan dalam proses pembayaran dan kecepatan pelayanan petugas.

“Kurang dari 10 menit saya sudah mendapat informasi dari petugas di sini bahwa benar telah melakukan pelanggaran membawa penumpang tidak memakai helm. Lalu petugas mengarahkan untuk membayar denda melalui transfer rekening ke BRI tanpa harus mengantri,” pungkasnya.

Demikian juga para pelanggar lainnya yang mendapat pelayanan kemudahan dari petugas Tilang Ditlantas Polda Sumut. (As)