Beranda blog Halaman 3

Walikota Medan Rico Waas Rampungkan PBG Gereja Pentakosta Tebernakel, Damos Siagian Beri Apresiasi Tinggi

0

MEDAN – Walikota Medan Rico Waas mendapatkan apresiasi dan ucapan terima kasih dari Ketua Creative Anak Muda, Damos Siagian SST.MP. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan jajaran Pemerintah Kota Medan dalam menyelesaikan proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Gereja Pentakosta Tebernakel yang berlokasi di Jalan Garu V Gang Dalam, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas.

Penerbitan izin PBG gereja ini sempat menarik perhatian publik lantaran proses administrasinya tertunda selama bertahun-tahun hingga viral di media sosial. Hambatan panjang tersebut akhirnya selesai pada masa kepemimpinan Walikota Medan Rico Waas, sehingga memberikan kepastian hukum yang jelas bagi seluruh jemaat.

Damos Siagian menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini menjadi bukti nyata kepemimpinan yang responsif. “Kami dari Creative Anak Muda mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Walikota Medan Rico Waas. Ini bukti nyata bahwa beliau pemimpin yang hadir, mendengar, dan menyelesaikan. Yang bertahun-tahun menjadi PR, hari ini tuntas di tangan beliau,” ujar Damos Siagian.

Kerja sama lintas instansi turut menjadi kunci utama tuntasnya dokumen perizinan tersebut. Damos menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi mengawal proses ini dari awal hingga akhir.

“Apresiasi juga kami sampaikan kepada para tokoh masyarakat Amplas, perangkat Kecamatan Medan Amplas dan bapak camat, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP, Dinas Perumahan kawasan peemukiman cipta karya dan tata ruang dan OPD terkait lainnya yang telah bekerja bersama, duduk bersama, dan mencari solusi terbaik. Tanpa sinergi semua pihak, ini tidak akan selesai,” lanjutnya.

Kebijakan Walikota Medan Rico Waas dalam merampungkan izin PBG ini dinilai tidak sekadar menyelesaikan urusan administrasi semata. Langkah tersebut juga mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan menjamin kebebasan beribadah bagi masyarakat Kota Medan. (As/Js/Red)

Wakil Bupati Asahan Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting

0

ASAHAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (10/9/2026). Kegiatan mengusung tema “Agar Tubuh Sehat, Kuat dan Cerdas untuk Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045.”

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Asahan, Umar, S.P., M.M., mengatakan kegiatan Gemarikan dilaksanakan melalui kolaborasi bersama sejumlah OPD, termasuk Dinas Kesehatan serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui peninjauan perekaman KTP-el bagi anak dan remaja yang memasuki usia 17 tahun.

Menurutnya, sosialisasi ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan keluarga yang memiliki anak, agar menjadikan ikan sebagai bagian dari menu bergizi sehari-hari. Upaya tersebut diharapkan turut mendukung pencegahan stunting dan pembentukan generasi yang sehat serta cerdas.

Menyampaikan sambutan Bupati Asahan, Wakil Bupati Rianto mengatakan Asahan memiliki potensi perikanan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan bergizi masyarakat. Ikan, kata dia, merupakan sumber protein hewani yang juga mengandung omega-3, vitamin dan mineral yang penting bagi pertumbuhan.

“Memastikan asupan gizi yang baik sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun merupakan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Rianto mengajak masyarakat membiasakan konsumsi ikan secara rutin, terutama dalam periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menurutnya, pola makan bergizi dapat membantu mendukung kecerdasan anak, menjaga kesehatan tubuh serta menjadi bagian dari upaya bersama mencegah stunting.

Kegiatan tersebut diikuti 35 anak PAUD dalam lomba mewarnai serta 30 peserta yang terdiri dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, kader Posyandu, TP PKK, dan unsur tokoh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Asahan berharap Gerakan Gemarikan dapat menjadi kebiasaan positif masyarakat dalam mewujudkan generasi sehat, kuat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045. (As)

Pemkab Karo Gelar Ramah Tamah Bersama Wartawan Dan Insan Pers

0

Kabanjahe, — Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karo menggelar kegiatan Ramah Tamah Pemerintah Kabupaten Karo bersama Wartawan dan Insan Pers. Kegiatan berlangsung di Aula Rakotta Brahmana, Kantor Bupati Karo. Senin (7/9/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan media dan wartawan yang selama ini telah berperan penting dalam menyebarluaskan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Bupati Karo berharap terbangun komunikasi yang semakin baik antara pemerintah daerah dan media. Sinergi yang kuat dinilai penting dalam memastikan informasi mengenai program, kebijakan, pelayanan publik, serta berbagai perkembangan di Kabupaten Karo dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat, edukatif, dan positif.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karo, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh insan media dan wartawan yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan informasi, mendidik, serta mengawal pembangunan di Tanah Karo Simalem yang kita cintai ini,” ujar Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Karo mengajak seluruh insan pers dan jajaran Pemerintah Kabupaten Karo untuk terus memperkuat tali silaturahmi dan menyatukan langkah dalam membangun Kabupaten Karo yang lebih sejahtera, aman, dan informatif.

“Semoga sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karo dan insan pers senantiasa terjalin harmonis demi kemajuan Tanah Karo Simalem yang kita cintai,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, Staf Ahli Bupati Karo, Frans Leonardo Surbakti, S.STP, Asisten Administrasi Umum Setda, Mulianta Tarigan, S. Sos, Kepala OPd, dan seluruh undangan. (Rossi)

Bupati Asahan Tutup Turnamen Sepak Bola Rambate Rata Raya Cup U-10

0

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., resmi menutup Turnamen Sepak Bola U-10 Rambate Rata Raya Cup Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Sei Renggas, Kebun Tanah Raja Estate, Kecamatan Kisaran Barat, Selasa (8/9/2026).

Pada laga final, SSB Kala Cakti 126 berhasil menjadi juara setelah menundukkan SSB Bakrie Asahan dengan skor 2-1. Juara III diraih SSB Lestari Putra, sedangkan Juara IV ditempati SSB PSSE Simpang Empat.

Ketua Panitia Faisal Farid mengatakan, turnamen tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Asahan. Menurutnya, pembinaan yang konsisten dan dukungan berkelanjutan diperlukan untuk melahirkan talenta-talenta sepak bola potensial.

Bupati Taufik menyampaikan bahwa Turnamen U-10 Rambate Rata Raya Cup akan diupayakan menjadi agenda tahunan. Pemkab Asahan juga berencana menggelar kompetisi U-12 pada Desember mendatang sebagai bagian dari kesinambungan pembinaan atlet usia dini.

“Teruslah berlatih di SSB masing-masing. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, kita dapat memantau bibit-bibit terbaik untuk kemudian memperkuat Sumatera Utara hingga tingkat nasional,” ujar Bupati.

Selain mendorong prestasi olahraga, Bupati menilai turnamen juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar melalui meningkatnya aktivitas peserta, official, suporter dan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Pada kesempatan tersebut, Bupati bersama Forkopimda menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada para juara. Penghargaan individu diberikan kepada Aditiya Giandra Putra sebagai pemain terbaik, Abiyu Eza Arsyad sebagai kiper terbaik, Rizky Febriansyah sebagai top skor dengan 14 gol, serta Safrizal sebagai pelatih terbaik. (As)

Bupati Asahan Apresiasi Atlet Renang Peraih 22 Medali

0

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Federasi Akuatik Indonesia Kabupaten Asahan bersama atlet renang berprestasi di ruang kerja Bupati Asahan, Selasa (8/9/2026).

Dalam Kejuaraan Renang Piala Kemerdekaan 2026 yang berlangsung di Kolam Renang Selayang, Medan, pada 29–30 Agustus 2026, atlet Asahan berhasil membawa pulang 22 medali, terdiri dari 11 emas, 7 perak dan 4 perunggu.

Ketua Federasi Akuatik Indonesia Kabupaten Asahan, Adi Chandra Pranata, S.H., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap pembinaan olahraga renang. Sejumlah atlet juga berhasil mencatat prestasi individu, di antaranya Jenica Evelyn Siahaan yang meraih lima medali emas sekaligus dinobatkan sebagai Best Swimmer Women’s.

Atlet lainnya, Giony Ruben Dwinov Siahaan, menyumbangkan empat medali emas. Keduanya dipercaya mewakili Asahan dan Sumatera Utara pada Indonesia Open 2026 di Jakarta. Giony juga mengikuti seleksi renang pelajar untuk ajang Sea Games 2026.

Bupati Asahan mengapresiasi pencapaian tersebut dan menilai prestasi para atlet menjadi kebanggaan sekaligus bukti berkembangnya pembinaan olahraga di Kabupaten Asahan.

“Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Asahan. Saya berharap para atlet terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar kembali mengharumkan nama Asahan dan Sumatera Utara,” ujar Taufik.

Ia juga mengingatkan para atlet untuk tidak cepat berpuas diri, menjaga disiplin latihan dan terus meningkatkan kemampuan. Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan mampu menginspirasi generasi muda Asahan untuk aktif berolahraga dan berani berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (As)

Wakil Bupati Asahan Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

0

ASAHAN – Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan di Kompleks Rusunawa Kisaran, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat silaturahmi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Sebelum memberikan sambutan, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah kaum duafa.

Dalam sambutannya, Rianto mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam membangun persaudaraan, menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.

Sementara itu, tausiah yang disampaikan Ustaz H. Hasbi Al Mawardi Lubis, M.A., mengajak jamaah meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dengan mengamalkan sunnah dan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat. (As)

Agen Pertanian Diduga Bawa Kabur Ratusan Juta Uang Petani dan Pemilik Gudang, Dilaporkan Ke Polres Karo

0

Kabanjahe-Wanita berinisial N.G warga desa Kuta Julu kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo dilaporkan sejumlah petani dan pemilik gudang penampung hasil pertanian ke Polres Karo Selasa siang (08/09/26).

Pemilik gudang Efrison Bangun salah satu korban saat ditemui di sekitar Polres Karo meyampaikan bahwa ia telah melaporkan N.G karena diduga membawa kabur ratusan juta uang miliknya dan beberapa orang petani.

“Kami datang ke Polres guna melaporkan N.G atas dugaan penipuan uang yang jika ditotal keseluruhannya berkisar Rp.500.000.000;00 (lima ratus juta rupiah), “sampai Efrison.

Adapun modus penipuan yang dilakukan N.G dijelaskan Efrison yaitu dengan menunjukkan hasil pertanian yang hendak dipanen lalu meminta panjar untuk di serahkan ke pemilik kebun. Selain N.G itu juga membawa hasil pertanian milik petani tanpa melunasi sebagaimana kesepakatan awal dengan petani.

“Pelaku menunjukkan beberapa lokasi kebun yang akan di panen, kemudian meminta panjar berkisar Rp. 65.000.000;00, (enam puluh lima juta) untuk dibayarkan ke pemilik kebun, namun ketika saya tanya langsung kepemilik kebun sama sekali belum dibayarkan N.G.Kalau teman – teman petani N.G membawa hasil panen petani tapi tidak melakukan pelunasan sebagaimana harga yang telah disepakati, “jelas Efrison.

Sebelum menempuh jalur hukum Efrison bersama petani sudah menungu itikad baik N.G serta telah melakukan upaya diplomasi dengan pihak keluarga N.G disaksikan kepala desa Kuta Julu, tapi tidak membuahkan hasil.

“Sebelum kita melaporkan N.G kami sudah menunggu itikad baiknya, serta sudah melakukan diplomasi kepihak keluarga yang bersangkutan dan disaksikan kepala desa Kuta Julu namun tidak hasilnya, “tambah Efrison.

Efrison berharap pihak Kepolisian Resort Karo dapat segera menemukan keberadaan N.G agar kerugian yang dialaminya dan para petani dapat dipertanggungjawabkan pelaku.

“Harapan kami agar kiranya bapak polisi dari Polres Karo segera menemukan N.G untuk mempertanggungjawabkan kerugian yang saya dan teman – teman petani alami, ” harap Efrison. (Rossi Barus)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Gabungan September

0

ASAHAN – Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Asahan di halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (7/9/2026). Apel diikuti Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala OPD, ASN, serta Direktur PDAM Tirta Silau Piasa.

Dalam amanatnya, Rianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkab Asahan atas dedikasi dan kerja sama dalam menjalankan berbagai tugas pemerintahan. Ia mengingatkan agar capaian yang telah diraih tidak membuat aparatur lengah, karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Kita ini pelayan masyarakat. Mari bekerja sebaik-baiknya dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati juga menekankan pentingnya disiplin, kekompakan dan kerja sama antaraparat dalam menjalankan tugas sesuai dengan fungsi masing-masing. Menurutnya, soliditas seluruh jajaran menjadi kunci dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan.

Selain itu, Rianto meminta perhatian terhadap kebersihan Kota Kisaran, khususnya wilayah Kisaran Barat dan Kisaran Timur. Ia mengajak seluruh pihak berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menjaga kebersihan karena kondisi kota mencerminkan wajah Kabupaten Asahan.

Ia juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk administrasi kependudukan, rumah sakit dan puskesmas, agar masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah, nyaman dan optimal.

“Bekerjalah dengan senang hati. Tidak ada yang hebat, kebersamaanlah yang membuat kita hebat,” pungkasnya. (As)

Bupati Asahan Lepas Kontingen Sepak Bola Piala Soeratin U-13 dan U-15

0

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melepas kontingen sepak bola Kabupaten Asahan yang akan berlaga pada Piala Soeratin U-13 dan U-15 tingkat Sumatera Utara. Pelepasan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Sabtu (5/9/2026).

Kontingen yang terdiri dari pemain berusia 13 hingga 15 tahun tersebut akan mengikuti pertandingan pada 6–11 September 2026. Seluruh pemain merupakan putra daerah Kabupaten Asahan.

Pelatih tim, Aipda Rudi Irawan, S.H., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan yang diberikan sehingga para pemain mendapat kesempatan untuk berkompetisi di tingkat Sumatera Utara.

Bupati Asahan memberikan motivasi kepada para atlet agar bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik daerah. Ia berharap kontingen Asahan mampu meraih prestasi terbaik dan melaju mewakili Sumatera Utara ke tingkat nasional.

Taufik juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam pembinaan olahraga usia dini. Menurutnya, berbagai kompetisi akan terus didorong untuk menjaring dan mengembangkan talenta-talenta muda daerah.

Selain berprestasi di bidang olahraga, para atlet diingatkan untuk menjaga kesehatan, tetap fokus pada pendidikan, menjauhi narkoba, serta menghindari geng motor, tawuran dan berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat. (As)

Pemkab Karo Tegaskan CSR Pendidikan Transparan, Tanpa Intervensi dan Konflik Kepentingan

0

Kabanjahe — Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk bidang pendidikan dilaksanakan sesuai prosedur dan dasar hukum yang berlaku, tanpa intervensi maupun konflik kepentingan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Putra Ginting, mengatakan pengelolaan program CSR memiliki landasan hukum, mulai dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas hingga Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2020, serta diselaraskan dengan RPJMD Kabupaten Karo 2025–2029.
“Forum CSR ini sudah ada sejak Januari 2020. Keputusan terkait pengelolaan CSR diambil melalui rapat Forum TJSL pada 14 Mei 2025 yang dituangkan dalam berita acara. Salah satu sasaran strategis yang disepakati adalah pemberian beasiswa pendidikan,” kata Gelora saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (05/09/2026) didampingi Ka. Bappeda Litbang Abel Tarwai Tarigan dan Kadis Kominfo Hesti Maria Br Tarigan.

Ia menjelaskan, program beasiswa tersebut merupakan hasil pembahasan Forum CSR dan tidak menggunakan dana APBD. Pemkab Karo juga tidak menerima, menghimpun, menyimpan, ataupun mengelola dana CSR perusahaan.
Menurut dia, pemerintah daerah hanya berperan sebagai fasilitator dalam mempertemukan kebutuhan pembangunan daerah dengan dunia usaha serta menyampaikan informasi program kepada calon penerima manfaat.

Keputusan mengenai perusahaan yang berpartisipasi, besaran bantuan, mekanisme penyaluran, serta sasaran program menjadi kewenangan perusahaan melalui Forum CSR sesuai kebijakan masing-masing.
Menjawab isu mengenai penunjukan SMA Unggul Bina Kasih Nusantara sebagai penerima program, Gelora meluruskan bahwa Pemkab Karo dan Forum CSR tidak hanya menyasar satu sekolah.

Pihaknya telah melayangkan surat penawaran kerjasama beasiswa kepada sejumlah sekolah unggulan, di antaranya SMA Taruna Nusantara, SMA Unggul Del, dan SMA Unggul Bina Kasih Nusantara.
Namun, dari hasil korespondensi, SMA Taruna Nusantara melalui surat resmi nomor B/215/VIII/2025 dan SMA Unggul Del melalui surat nomor 309/SUD/KS/ADM/V/2025 menyatakan telah menutup proses pendaftaran siswa baru.

“Sementara itu, SMA Unggul Bina Kasih memberikan surat balasan yang menyatakan masih menyanggupi dan menerima siswa. Oleh karena itu, forum menindaklanjuti kerja sama tersebut. Jadi sama sekali tidak ada kepentingan atau penunjukan sepihak,” tegasnya.

Gelora menambahkan, pelaksanaan program melibatkan tiga unsur dengan fungsi yang terpisah, yakni pemerintah daerah sebagai fasilitator, Forum CSR sebagai koordinator, serta perusahaan sebagai pihak yang menentukan dan menyalurkan bantuan kepada penerima manfaat.
Penyaluran dana dilakukan secara langsung antara perusahaan penyalur CSR dan yayasan pengelola sekolah. Dengan mekanisme tersebut, tidak terdapat aliran dana CSR yang masuk, mengendap, ataupun dikelola melalui rekening Pemerintah Kabupaten Karo.

“Fungsi surat yang dikeluarkan Pemkab Karo (Nomor 050/179) murni merupakan fungsi fasilitasi agar program tepat sasaran kepada siswa berprestasi yang berdomisili dan memiliki Kartu Keluarga (KK) Kabupaten Karo. Pemerintah tidak mengintervensi, apalagi mengelola dananya,” lanjut Gelora.

Terkait munculnya isu konflik kepentingan karena sekolah penerima beasiswa berada di bawah yayasan yang disebut memiliki hubungan dengan Bupati Karo, Gelora menegaskan hubungan tersebut tidak memengaruhi mekanisme pengambilan keputusan maupun pengelolaan dana CSR.Ia juga menjelaskan pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk memerintahkan perusahaan mengeluarkan dana CSR ataupun memberikan sanksi kepada perusahaan yang memilih tidak berpartisipasi.

Selain itu, pelaksanaan TJSL perusahaan tidak semata-mata terbatas pada wilayah tempat perusahaan beroperasi. Berdasarkan PP Nomor 47 Tahun 2012, kegiatan TJSL dapat dilaksanakan di dalam maupun di luar lingkungan perseroan.
Karena itu, menurut Gelora, lokasi sekolah penerima beasiswa yang berada di luar Kabupaten Karo tidak berarti manfaat program berpindah kepada daerah lain. Manfaat utama tetap diterima siswa asal Kabupaten Karo melalui peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas.
Pada kesempatan itu, Sekda Karo menyayangkan munculnya isu spekulatif yang berpotensi membuat perusahaan merasa terintimidasi untuk menyalurkan bantuan sosial.

Ia mengimbau masyarakat melihat mekanisme program secara utuh dan berdasarkan fakta, sehingga kontribusi sosial dunia usaha bagi masyarakat Kabupaten Karo, baik di bidang pendidikan, cagar budaya maupun pembangunan, dapat terus berjalan secara maksimal.

Pemkab Karo menegaskan komitmennya terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta membuka ruang evaluasi terhadap pelaksanaan program CSR agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Rossi/Tim)