Beranda blog Halaman 3

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Karo Pimpin Business Matching Kerjasama Antar Daerah dengan Kota Palangka Raya

​KABANJAHE – Pemerintah Kabupaten Karo terus berkomitmen memperluas jangkauan pasar komoditas unggulan daerah sekaligus menjaga stabilitas harga pangan nasional. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes saat memimpin kegiatan tindak lanjut Business Matching dan Site Visit Kerjasama Antar Daerah (KAD) antara Kabupaten Karo dengan Kota Palangka Raya.

​Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting ini berlangsung di Ruang Karo Command Center (KCC), Kantor Bupati Karo, pada Senin (06/05/2026).

​Dalam pertemuan strategis ini, Bupati didampingi oleh ​Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP
​Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra, S.STP, MM.

​Agenda ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara terkait penguatan implementasi kerjasama antar daerah. Fokus utamanya adalah memastikan kelancaran pasokan pangan dan menciptakan stabilitas harga, khususnya untuk komoditas hortikultura yang menjadi andalan Kabupaten Karo.

​”Kerjasama ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk memastikan petani kita di Karo mendapatkan akses pasar yang lebih luas di Kalimantan, sekaligus membantu saudara-saudara kita di Palangka Raya mendapatkan pasokan pangan berkualitas dengan harga yang stabil,” ujar Bupati di sela-sela kegiatan.

​Pertemuan ini juga menghadirkan para pemangku kepentingan terkait di lingkungan Pemkab Karo guna memastikan teknis distribusi dan kualitas produk terjaga. Turut hadir di lokasi ​Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sarjana Purba, STP, MM, ​Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Caprilus Barus, S.Sos, ​Kepala Dinas Pertanian, Michael Purba, S.T.P, M.M, Perwakilan Gapoktan Hortikultura dan para Pelaku Usaha Pedagang Besar Kabupaten Karo.

​Keterlibatan langsung kelompok tani dan pedagang besar dalam pertemuan ini bertujuan agar proses business matching (pertemuan bisnis) menghasilkan kesepakatan dagang yang konkret dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

​Dengan adanya kolaborasi yang didukung penuh oleh Bank Indonesia ini, diharapkan Kabupaten Karo dapat terus mempertahankan perannya sebagai lumbung pangan di Sumatera Utara yang mampu menyuplai kebutuhan daerah lain di Indonesia secara berkelanjutan.
Rossi

Bupati Asahan Buka Bimtek Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi 2026

0

Asahan — Bupati Asahan secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (5/5) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Inspektur Pembantu II, Riswan Aritonang, perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku koordinator program, Rino Haruno, serta unsur Forkopimda, DPRD, OPD, camat se-Kabupaten Asahan, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya Kabupaten Asahan sebagai salah satu daerah percontohan. Ia menegaskan pentingnya menjalankan sistem pemerintahan yang telah dibangun dengan baik serta berharap kehadiran KPK mampu mendorong perubahan nyata menuju tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara melalui perwakilannya mengapresiasi penetapan Asahan sebagai kabupaten percontohan anti korupsi. Pemerintah provinsi, katanya, berkomitmen mendukung pembangunan berbasis transparansi, integritas, dan akuntabilitas, serta berharap Asahan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

Perwakilan KPK, Rino Haruno, menekankan bahwa pencegahan korupsi membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat. Ia menyebut korupsi bukan hanya persoalan pengawasan, tetapi juga integritas individu. Selain itu, KPK saat ini tengah mengembangkan program dari desa anti korupsi menuju kabupaten/kota anti korupsi.

Acara pembukaan ditutup dengan penyerahan buku panduan kabupaten/kota anti korupsi dari KPK kepada Bupati Asahan, penyerahan plakat, serta sesi foto bersama. (As)

Judi Tembak Ikan Kembali Marak di Talun Kenas, Polisi Terkesan Tutup Mata

DELISERDANG – Aktivitas perjudian jenis tembak ikan di wilayah hukum Polsek Talun Kenas, Kabupaten Deli Serdang kembali menjadi sorotan masyarakat.

Dalam sepekan terakhir, praktik tersebut dilaporkan muncul di sejumlah titik dan menimbulkan keresahan warga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (5/5/2026), beberapa lokasi yang disebut-sebut terdapat aktivitas judi tembak ikan tersebut tersebut antara lain di Desa Talun Kenas (Di Warung Sawo, Di Pekan Sabtu dan Di Dusun Bekilang tak jauh dari SMA Negeri I STM Hilir), Desa Sumbul, Desa Kuta Jurung,, Desa Tala Peta serta beberapa wilayah lainnya. Sedangkan, big boss judi meja tembak ikan disebut – sebut DS warga Medan Sumatera Utara.

Sejumlah warga mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Mereka menyebut praktik perjudian yang sebelumnya sempat mereda kini kembali beroperasi.

“Beberapa waktu lalu sempat tidak terlihat, tapi belakangan ini muncul lagi,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga menyoroti dampak sosial yang mulai dirasakan, seperti meningkatnya kebiasaan berjudi hingga larut malam yang berpotensi memicu persoalan rumah tangga dan gangguan ketertiban lingkungan.

“Banyak ibu rumah tangga yang sudah kwatir. Para suami dan anak banyak yang bermain dan tak jarang pulang pagi. Terkadang, jika kalah berjudi tembak ikan, ada juga yang mengarah ke tindak kejahatan. Jika kondisi menang judi, terkadang tak jarang hasil kemenangan dihamburkan di tempat hiburan serta diduga hingga pesta narkoba”, bilang warga.

Terkait dugaan adanya pembiaran, masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera melakukan penertiban. Namun demikian, hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat.

Sampai saat ini, polisi masih terkesan tutup mata sebab aparat kepolisian setempat belum ada melakukan penindakan terkait praktik perjudian tersebut.

Sebelumnya, persoalan maraknya perjudian tembak ikan dan peredaran narkotika di wilayah Deli Serdang juga telah menjadi perhatian sejumlah kalangan. Beberapa pihak menilai kondisi ini perlu penanganan serius guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketua Harian LSM TKN Kenziro Sumatera Utara, Sastra Sembiring, pernah mengingatkan pentingnya konsistensi penegakan hukum. Ia merujuk pada komitmen Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan bahwa aparat yang terbukti melakukan pembiaran terhadap praktik perjudian dapat dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Di sisi lain, data penindakan kasus narkotika di wilayah Deli Serdang menunjukkan tren peningkatan pada awal tahun 2026. Hal ini semakin memperkuat dorongan agar aparat meningkatkan pengawasan terhadap berbagai potensi penyakit masyarakat.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengambil langkah konkret guna memastikan situasi tetap kondusif serta menindaklanjuti laporan yang berkembang di lapangan. (HES)

Pemkab Karo Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Banjir Bandang di Desa Batu Rongkam Kecamatan Lau Baleng

Lau Baleng – Pemerintah Kabupaten Karo menunjukkan komitmen nyatanya dalam penanganan pasca bencana dengan menyerahkan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir bandang di Desa Batu Rongkam, Kecamatan Lau Baleng. Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo pada Selasa, 5 Mei 2026. Bertempat di Jambur Desa Batu Rongkam, bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Karo yang diwakili oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik beserta tim.

Acara ini turut disaksikan oleh Camat Lau Baleng beserta perangkat kecamatan, serta Kepala Desa Batu Rongkam.

Adapun paket bantuan yang disalurkan meliputi bahan pokok (sembako), selimut, serta perlengkapan MCK. Bantuan ini difokuskan untuk meringankan beban kebutuhan dasar warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang beberapa pekan silam.

“Pemerintah Kabupaten Karo hadir untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdampak tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kami untuk meringankan beban warga yang rumahnya mengalami kerusakan,” ujar Bupati Karo melalui perwakilan BPBD.

Berdasarkan data terkini, musibah banjir bandang tersebut mengakibatkan kerusakan pada 16 rumah warga di Desa Batu Rongkam dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari kategori ringan hingga berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Merespons langkah cepat ini, Camat Lau Baleng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemkab Karo.

“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan perhatian Bupati Karo. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang berusaha bangkit kembali,” ungkapnya.

Pemkab Karo melalui BPBD memastikan akan terus melakukan pendampingan di lapangan serta memantau perkembangan pemulihan untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik. (Rossi)

Bunda PAUD Kabupaten Karo Terima Audiensi Pengurus IGTKI-PGRI, Tekankan Kolaborasi Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

KABANJAHE – Bunda PAUD Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, menerima audiensi dari jajaran Pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – PGRI Kabupaten Karo bertempat di Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, pada Selasa (05/05/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus melaporkan berbagai program kerja strategis IGTKI dalam mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini di Kabupaten Karo.

Dalam sambutannya, Ny. Roswitha Antonius Ginting menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para tenaga pendidik yang tergabung dalam IGTKI. Menurutnya, peran guru TK adalah fondasi utama dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak bangsa.

“Guru TK adalah garda terdepan dalam mencetak generasi emas. Kami menyambut baik sinergitas ini agar program-program PAUD di Kabupaten Karo dapat berjalan selaras dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Bunda PAUD Kabupaten Karo.

Turut mendampingi dalam audiensi tersebut, perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karo. Pihak dinas menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi kebutuhan para guru dan memastikan standarisasi kurikulum serta sarana prasarana PAUD di Kabupaten Karo tetap terjaga.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Karo menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bunda PAUD dalam menerima audiensi tersebut. Pihaknya berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Karo, khususnya melalui arahan Bunda PAUD, dalam menyukseskan berbagai agenda organisasi, termasuk peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan-pelatihan berkala.

Pertemuan berlangsung hangat dan ditutup dengan sesi diskusi mengenai tantangan pendidikan anak usia dini di era digital, serta foto bersama sebagai simbol komitmen kolaborasi ke depan. (Rossi)

Optimalkan Pelayanan Desa, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Karo Pimpin Rapat Implementasi 6 Bidang SPM

KABANJAHE – Dalam upaya meningkatkan optimalisasi pelayanan terpadu dan pembangunan di tingkat desa, Ketua TP Posyandu Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, memimpin rapat penting di Ruang Rapat Rukun Sembiring, Kantor Bupati Karo, pada Selasa (05/05/2026).

Rapat koordinasi ini dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Karo, Dr. Drs. Eddi Surianta, M.Pd.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam menindaklanjuti Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu.

Dalam arahannya, ditekankan bahwa peran Posyandu kini telah bertransformasi. Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, melainkan memperluas jangkauan layanan dasar yang mencakup 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu:

1. Kesehatan
2. Pendidikan
3. Pekerjaan Umum
4. Perumahan Rakyat
5. Sosial
6. Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat

Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB ini membahas tiga agenda utama guna memperkuat kelembagaan Posyandu di Kabupaten Karo, antara lain:

* Penyerahan Surat Keputusan (SK) Posyandu Kabupaten Karo: SK ini berfungsi sebagai landasan hukum resmi untuk membentuk, mengakui, serta memperkuat posisi pengurus dalam menetapkan tupoksi dan struktur organisasi.

* Rapat Tindak Lanjut Implementasi Posyandu 6 Bidang SPM: Menyusun langkah konkret agar seluruh bidang layanan dasar dapat menyentuh masyarakat desa secara langsung.

* Penentuan Jadwal Kunjungan Posyandu: Mengatur koordinasi lapangan agar pengawasan dan pembinaan berjalan terjadwal dan efektif.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, berharap melalui penguatan struktur dan perluasan bidang layanan ini, Posyandu dapat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Karo.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Pendidikan, Dinas PMD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Perempuandan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Serta BNN Kabupaten Karo. (Rossi)

Pemkab Karo Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD atas LKPJ TA 2025

Kabanjahe — Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakilkan oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kab. Karo dengan agenda Laporan Gabungan Komisi, pengambilan keputusan, serta penetapan rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Karo Tahun Anggaran 2025 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kab.Karo, Iriani Br. Tarigan, yang dilaksanakan di Kantor DPRD Kab.Karo, pada (4/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Karo yang diwakilkan oleh Wakil Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Karo atas perhatian, masukan, serta rekomendasi yang diberikan sebagai bentuk fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Lebih lanjut disampaikan bahwa terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian bersama untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Karo ke depan, antara lain:

1. Peningkatan kualitas pelayanan publik
2. Optimalisasi pendapatan daerah
3. Percepatan pembangunan infrastruktur
4. Peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, pariwisata, dan UMKM
5. Penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja melalui langkah-langkah konkret, yaitu:

1. Melakukan perbaikan perencanaan dan penganggaran yang lebih efektif dan tepat sasaran
2. Meningkatkan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan
3. Menindaklanjuti rekomendasi DPRD secara konsisten sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Pemerintah Kabupaten Karo menilai bahwa rekomendasi DPRD merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Oleh karena itu, sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif akan terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan daerah yang lebih optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Rapat ini dihadiri oleh Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., Jajaran Forkopimda, Para Anggota DPRD Kab.Karo, Para Staff Ahli Bupati Karo, Para Asisten Sekda Kab.Karo, Para Kepala Perangkat Daerah, Para Camat se-Kab.Karo, serta Insan Pers. (Rossi)

Gubernur Sumut Kukuhkan Kepala Perwakilan LPS I, Perkuat Stabilitas Keuangan Daerah

Medan — Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi mengukuhkan Kepala Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) I Wilayah Sumatera Utara dalam sebuah acara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (04/05/2026) pukul 10.00 WIB.

Acara ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Utara, Kepala Kantor Perwakilan LPS I, Wakil Bupati Asahan, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan pentingnya peran Lembaga Penjamin Simpanan dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan di daerah. Ia menyebut, keberadaan LPS menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat sistem keuangan yang sehat dan berkelanjutan.

Gubernur juga menyampaikan kabar positif terkait kondisi perekonomian Sumatera Utara yang dinilai tetap stabil. Pertumbuhan ekonomi daerah mampu bertahan di angka 4,53 persen dengan tingkat inflasi yang terkendali. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi yang solid antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, ia berharap kehadiran Kantor Perwakilan LPS I di Sumatera Utara dapat menjadi jembatan penguat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta antara regulator dan pelaku industri keuangan. Kepada pejabat yang baru dikukuhkan, Gubernur berpesan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas serta semangat kerja sama yang tinggi.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah bersama untuk memperkuat sistem keuangan yang stabil, inklusif, dan terpercaya demi kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara,” ujar Gubernur.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa, prosesi pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan LPS I Wilayah Sumatera Utara, bimbingan dan arahan dari Gubernur, serta ditutup dengan sesi foto bersama.

Pengukuhan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas sistem keuangan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Sumatera Utara. (As)

Bupati Asahan Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Lima Kebijakan Strategis Pendidikan

Kisaran, 3 Mei 2026 — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di SMP Negeri 3 Kisaran pada Senin pagi pukul 08.00 WIB. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta para siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Asahan.

Turut hadir dalam upacara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), kepala SD dan SMP negeri se-Kabupaten Asahan, guru, siswa, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menyoroti arah kebijakan pendidikan nasional. Dalam pidato tersebut disampaikan lima kebijakan strategis guna mewujudkan pembelajaran yang berkualitas dan mendalam.

Kebijakan pertama berfokus pada pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta percepatan digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kedua, peningkatan kualitas sumber daya guru melalui pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan.

Selanjutnya, kebijakan ketiga menekankan pentingnya penguatan karakter peserta didik melalui lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung secara fisik, sosial, maupun spiritual. Kebijakan keempat diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi dan numerasi, penguatan STEM, serta pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Adapun kebijakan kelima bertujuan memperluas akses pendidikan agar lebih inklusif, mudah dijangkau, dan fleksibel bagi seluruh masyarakat.

Dalam pidato tersebut juga disampaikan bahwa dalam 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah membangun fondasi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” melalui berbagai regulasi dan penguatan ekosistem pendidikan yang melibatkan empat pusat utama, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan lembaga terkait, dinilai sangat penting dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.

Upacara Hardiknas diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan hening cipta, pembacaan Pancasila, pembacaan UUD 1945, amanat pembina upacara, menyanyikan lagu nasional, serta doa.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bupati Asahan menerima penghargaan sebagai “Bapak Peduli Pendidikan Kabupaten Asahan” dari Kepala Dinas Pendidikan setempat. Selain itu, dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada insan peduli pendidikan dan sekolah Adiwiyata, serta pemberian souvenir kepada 100 siswa berprestasi, terdiri dari 50 siswa tingkat SD dan 50 siswa tingkat SMP.

Peringatan Hardiknas 2026 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan demi mencetak generasi unggul di masa depan. (As)

Bupati Karo Jajaki Investasi Singapura, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Teknologi CAS untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Hortikultura

Berastagi – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., didampingi Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., menerima kunjungan dari dua pimpinan perusahaan asal Singapura, yaitu Founder & CEO MFA Insight, Mohd. Fahmi Aliman, serta Founder Biophilic, Mr. David Wu di Hotel Sibayak pada hari Sabtu (2/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Karo. Fokus utama diskusi mencakup penguatan sektor pertanian melalui hilirisasi, perluasan akses perdagangan, hingga inovasi sistem budidaya.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah rencana implementasi teknologi Controlled Atmosphere Storage (CAS) untuk komoditas hortikultura. Pemerintah Kabupaten Karo bersama APINDO tengah menjajaki pembangunan fasilitas CAS guna mengoptimalkan proses pasca-panen. Teknologi penyimpanan atmosfer terkendali ini diharapkan mampu menjaga kesegaran produk lebih lama, sehingga komoditas unggulan Karo memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun mancanegara.

Bupati Karo menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mendorong modernisasi sektor pertanian. “Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan hasil pertanian Karo tidak hanya melimpah secara kuantitas, tetapi juga memiliki nilai tambah (value-added) yang tinggi. Tujuannya jelas, agar produk kita mampu bersaing secara global dan kesejahteraan petani kita meningkat,” ujar Bupati.

Selain teknologi penyimpanan, pertemuan ini juga mematangkan rencana pengiriman produk hortikultura ke Kota Palangkaraya sebagai realisasi komitmen Kerjasama Antar Daerah (KAD). Pembahasan mencakup aspek teknis mulai dari ketersediaan stok, mekanisme logistik, hingga sistem distribusi yang efisien agar hasil panen petani dapat terserap pasar secara optimal.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Michael Purba, STP., MM.; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Tommy Heriko Marulitua, AP, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Edward Pontianus Sinulingga, ST, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Sarjana Purba, STP., MM.; serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Sri Harmonista Br Kaban, ST., M.Eng
Rossi