Beranda blog Halaman 3

Akselerasi Pembangunan Daerah: Pemkab Karo Paparkan Sejumlah Usulan Infrastruktur Strategis Kepada Pemerintah Pusat

0

KARO – Dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan mengatasi kendala konektivitas wilayah, Pemerintah Kabupaten Karo menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Usulan Infrastruktur secara daring pada Selasa (14/04/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Kabupaten Karo untuk menyelaraskan prioritas daerah dengan rencana pembangunan nasional.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, didampingi oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, Sekretaris Daerah, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, serta jajaran Kepala OPD terkait, termasuk Kepala Bappedalitbang, Dinas PU, Dinas Perhubungan, serta Dinas Perkim, dan Dinas Pertanahan.

Dari sisi Pemerintah Pusat, hadir memberikan arahan Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah I Kemenko Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, bersama perwakilan kementerian teknis meliputi Kementerian PU, BBPJN Sumut, BWS II Sumut, Kementerian Perhubungan, Kementerian PKP, dan Kementerian ATR/BPN.

Dalam paparannya, Bupati Karo menyampaikan sejumlah usulan proyek strategis yang bertujuan untuk membuka aksesibilitas, mengurai kemacetan kronis di jalur Medan–Kabanjahe, memperkuat sistem irigasi pertanian, serta mendorong sektor pariwisata.

Beberapa poin utama usulan infrastruktur yang diajukan antara lain:
1. Konektivitas Jalan:
* Pembangunan jalan alternatif Simpang Tuntungan – Sembaikan – Berastagi
* Jalan Sp. 3 Delitua–Rumah Liang–Serdang–Sp. Sinaman
* Pembangunan Jalan Tol Medan–Kabupaten Karo
* Pelebaran ruas Tugu Kol – Sp. Ujung Aji.

2. Infrastruktur Desa & Logistik: Pembangunan Jalan Kutabuluh – Mburidi melalui Program Inpres.

3. Transportasi Air & Pariwisata: Peningkatan Dermaga Tongging guna mendukung penyeberangan ke Samosir.

4. Sosial & Ketahanan Pangan: Pembangunan rumah bagi korban bencana Sinabung dan perbaikan sejumlah daerah irigasi.

“Pembangunan infrastruktur adalah kebutuhan mendesak bagi Kabupaten Karo. Kita memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata, namun tantangan utama kita adalah konektivitas.

Dengan dukungan Pemerintah Pusat, kami berharap rencana ini dapat direalisasikan demi menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegas Bupati Karo.

Menanggapi usulan tersebut, pihak Pemerintah Pusat memberikan sejumlah catatan strategis sebagai langkah tindak lanjut:

1. Jalan Daerah: Usulan pembangunan jalan daerah dan jalur alternatif diarahkan agar segera diajukan melalui mekanisme Program Inpres Jalan.
2. Jalan Tol: Rencana pembangunan Jalan Tol Medan–Karo akan masuk ke tahap diskusi lebih lanjut dengan pihak pengelola jalan tol terkait kelayakan teknis dan skema investasi.
3. Irigasi: Terkait Irigasi Paya Lah-lah, akan dilakukan koordinasi lintas sektor antara BWS I dan Kementerian Kehutanan.
4. Hunian Tetap: Penanganan 153 unit rumah bagi korban bencana Sinabung akan diupayakan untuk ditangani oleh Kementerian PKP.
5. Fasilitas Dermaga: Pembangunan Dermaga Tongging akan diawali dengan penyusunan Feasibility Study (FS) dan Detailed Engineering Design (DED) oleh Kementerian Perhubungan.

Rapat Monev ini diharapkan dapat menjadi jembatan sinergi yang kuat antara daerah dan pusat, sehingga usulan-usulan strategis tersebut dapat segera masuk ke dalam tahapan implementasi fisik di tahun anggaran mendatang.
Rossi

Wakil Bupati Asahan Hadiri Walimatul Safar dan Tepung Tawar Calon Jamaah Haji

0

Asahan — Wakil Bupati Asahan, Rianto, bersama Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan menghadiri acara Walimatul Safar dan Tepung Tawar bagi calon jamaah haji yang digelar di aula PT Socfindo pada Kamis (16/04/2026) sore. Kegiatan dimulai pukul 17.00 WIB dan berlangsung khidmat.

Acara ini turut dihadiri oleh camat Aek Ledong dan Aek Kuasan beserta istri, perwakilan unsur TNI dan Polri, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Hadir pula sejumlah tokoh dan pengurus organisasi keagamaan serta pihak perusahaan setempat.

Sebanyak 26 calon jamaah haji mengikuti prosesi tepung tawar, terdiri dari 16 orang asal Kecamatan Aek Kuasan dan 10 orang dari Kecamatan Aek Ledong. Kegiatan ini menjadi momen doa bersama sekaligus bentuk dukungan masyarakat sebelum para jamaah berangkat menunaikan ibadah haji.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat kepada para calon jamaah haji yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima. Ia menekankan bahwa ibadah haji merupakan panggilan mulia dari Allah SWT yang patut disyukuri.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah, mengingat haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik. Para jamaah juga diimbau untuk saling membantu dan menjaga kebersamaan selama berada di Tanah Suci.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran dalam beribadah serta kembali ke tanah air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Zaidun Sihombing, yang memberikan pesan-pesan keagamaan kepada para calon jamaah. Acara berakhir pada pukul 18.05 WIB dalam suasana tertib, aman, dan lancar. (As)

Bupati Asahan Hadiri Sosialisasi Pencabutan Izin PBPH di Sumatera Utara

0

Medan — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, menghadiri kegiatan sosialisasi terkait pencabutan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang dilaksanakan pada Kamis (16/04/2026) pukul 10.00 WIB di Aula Raja Inal Siregar, Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021, serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 8 Tahun 2021. Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, jajaran Satgas Penegakan Hukum PKH, para kepala daerah se-Sumatera Utara, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan harapannya agar forum dialog ini mampu memberikan solusi bagi masyarakat di kabupaten/kota yang terdampak pencabutan 13 izin PBPH. Ia juga menyoroti rencana pengambilalihan perusahaan yang tidak lagi beroperasi sesuai bidangnya, serta mengingatkan potensi munculnya konflik sosial yang perlu diantisipasi bersama.

Sementara itu, Bupati Asahan memberikan masukan agar pengelolaan lahan yang terdampak tidak hanya diserahkan kepada pihak tertentu, tetapi juga dapat melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap lahan-lahan tersebut oleh Satgas PKH agar pemanfaatannya tetap sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan dari Wakil Kepala Penegakan Hukum Satgas PKH Halilintar, dilanjutkan dengan arahan Gubernur Sumatera Utara, serta pemaparan materi oleh Direktur Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif dan Keperdataan Kehutanan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyikapi kebijakan pencabutan PBPH, sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya hutan berjalan optimal dan berkelanjutan. (As)

Bupati Karo Himbau Masyarakat Untuk Tidak Membuang Sampah Di Saluran Drinase

0

Tingginya intensitas hujan di kecamatan Kabanjahe beberapa hari ini meyebabkan ruas jalan Jamin Ginting tepatnya di sekitar simpang tiga masjid Agung dan di jalan Mariam Ginting Kabanjahe kerap tergenang air. Sehingga banyak beredar kabar di media sosial seolah pemerintah kabupaten Karo kurang memperhatikan keadaan tersebut.

Padahal dua tahun belakangan pemkab Karo sudah memperbaiki saluran drinase di sekitar jalan Jamin Ginting,namun masih saja terjadi genangan air ketika hujan turun.

Menyikapi hal itu Bupati Karo Brigjend Pol(Purn)Dr.dr.Antonius Ginting,Sp.OG, M.Kes melalui kepala dinas pekerjaan umum dan tata ruang kapubaten karo Edward Pontianus Sinulingga,ST beserta jajarannya meninjau langsung ke lokasi ketika terjadi hujan pada Rabu(15/04)siang untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab terjadinya genangan air.

Ternyata setelah melihat langsung ke lokasi Edward mengatakan bahwa banyaknya sampah yang ada di drinase sebagai penyabab air selalu meluap ketika terjadi hujan,seperti ban bekas sepeda motor,sampah plastik dan sebagainya.

“Setelah kita cek ke lapangan ternyata masih banyak terdapat sampah seperti ban bekas sepeda motor,sampah plastik dan sebagainya sehingga menyebabkan drinase tersumbat lalu air meluap ke badan jalan, ” tutur Edward.

Edward menyampaikan harapanp pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar sampah-sampah dimaksud tidak menghalagi aliran air di drinase yang meyebabkan air meluap ketika hujan turun.

“Besar harapan kami agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan sehingga tidak terbawa air ke drinase dan meyebabkan drinase tersumbat yang menimbulkan luapan air ke badan jalan,”harap Edward.
(Rossi)

Wakil Bupati Asahan Hadiri Paripurna Istimewa HUT ke-78 Sumatera Utara

0

Medan — Wakil Bupati Asahan, Rianto, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (15/04/2026) pukul 10.30 WIB.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur, pimpinan dan anggota DPRD Sumut, jajaran TP PKK Sumut, Penjabat Sekdaprov, serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa peringatan hari jadi provinsi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam membangun daerah yang berkeadilan dan berdaya saing. Mengusung tema “Satu Kolaborasi, Sejuta Energi”, ia mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia juga memaparkan bahwa sejak berdiri pada 15 April 1948, Sumatera Utara kini telah berkembang menjadi 33 daerah otonom dengan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa. Ke depan, pembangunan akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah melalui hilirisasi sektor pertanian, industri, dan pariwisata. Selain itu, ia turut menyoroti tantangan serius dalam pembangunan SDM, khususnya tingginya angka penyalahgunaan narkoba yang memerlukan perhatian bersama secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan siap terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan kesatuan dalam mendukung pembangunan daerah.

Pembukaan MTQN ke-57 Kabupaten Asahan Digelar Sederhana, Tetap Penuh Makna

0

Asahan — Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-57 tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 resmi dibuka pada Rabu (15/04/2026) pukul 09.00 WIB di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, serta tamu undangan lainnya.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Asahan, Dandim 0208/Asahan, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, perwakilan Danlanal TBA, Subdenpom I/1-4 Kisaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para asisten, OPD, camat se-Kabupaten Asahan, serta organisasi terkait seperti TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan.

Dalam laporannya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. M. Azmi Ismail, AP, MSi menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQN ke-57 ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Asahan Nomor 100.3.3.2-34.7-1.3 Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 15 hingga 20 April 2026 dan dipusatkan di Kota Kisaran.

Sebanyak 853 peserta dari 25 kecamatan ambil bagian dalam ajang tersebut. Mereka akan berlomba pada berbagai cabang, di antaranya Tilawah Al-Qur’an, Qira’at Sab’ah, Hifzil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Khattil Qur’an. Pemerintah Kabupaten Asahan juga menyiapkan penghargaan berupa umroh bagi juara I kategori dewasa serta hafizh 30 juz, selain trofi dan uang pembinaan.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini dilakukan secara sederhana sebagai bentuk efisiensi anggaran. Meski demikian, ia menekankan bahwa kesederhanaan tidak mengurangi nilai dan tujuan kegiatan.

“MTQ ini harus menjadi media dakwah dan syiar Islam yang efektif, sekaligus mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang berkualitas dan mampu bersaing hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga berharap para peserta dapat terus meningkatkan kemampuan, tidak hanya dari segi jumlah, tetapi juga kualitas. Selain itu, Bupati meminta Dewan Pengawas dan Dewan Hakim untuk melakukan evaluasi agar ke depan dapat melahirkan qari dan qariah terbaik.

Rangkaian acara pembukaan meliputi pembacaan doa, pembacaan surat keputusan, pelantikan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars dan Himne MTQ, laporan panitia, serta pidato Bupati Asahan. (As)

Bupati Karo Lepas Pengiriman Cabai Merah ke Kota Palangka Raya, Perkuat Kerjasama Antar Daerah

0

Pemerintah Kabupaten Karo terus berupaya mengendalikan harga komoditas cabai merah melalui langkah strategis Kerjasama Antar Daerah (KAD). Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., secara resmi melepas pengiriman cabai merah ke Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Karo, Selasa, (14/4/2026).

Dalam kegiatan ini, cabai merah yang dikirimkan merupakan hasil produksi petani Kabupaten Karo yang difasilitasi oleh Gapoktan Terpuk Sisiwah, Desa Suka, Kecamatan Tigapanah. Total cabai merah yang akan dikirim mencapai 1.050 kilogram, dengan skema pengiriman dilakukan dalam tiga tahap, masing-masing sebanyak 350 kilogram setiap pengiriman, yang dijadwalkan setiap tiga hari sekali.

Program ini turut mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, yang memfasilitasi biaya pengiriman sehingga meringankan beban petani dan pemerintah daerah.

Bupati Karo menyampaikan bahwa meskipun harga cabai di pasaran saat ini relatif rendah, melalui skema KAD ini cabai dapat dijual dengan harga yang lebih baik, yakni sekitar Rp21.000 per kilogram, sehingga memberikan nilai tambah bagi petani.

Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah mendukung penuh kegiatan ini, khususnya dalam pembiayaan pengiriman. Ke depan, Pemkab Karo berencana memperluas cakupan kerjasama tidak hanya di satu daerah, tetapi ke berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah.
“Kami melihat peluang pasar di Kalimantan masih sangat besar. Saat ini baru satu kota, ke depan akan kita kembangkan ke beberapa kabupaten lainnya. Selain itu, kami juga akan menjajaki pengembangan produk turunan seperti cabai kering maupun cabai giling, agar dapat memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Karo juga akan melibatkan lebih banyak kelompok tani, termasuk lima gapoktan besar lainnya di Kabupaten Karo, guna meningkatkan kapasitas produksi dan menjaga keberlanjutan pasokan.
Rossi

Bakti Sosial HKG ke-54 PKK Sumut di Asahan, Wujud Kepedulian Kesehatan Masyarakat

0

Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Asahan diisi dengan kegiatan bakti sosial yang berlangsung pada Selasa, 14 April 2026, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Kisaran Barat.

Kegiatan ini menghadirkan Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, yang didampingi sejumlah pengurus PKK. Turut hadir Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Rianto, serta jajaran pemerintah daerah dan TP PKK Kabupaten Asahan.

Bakti sosial ini meliputi berbagai layanan kesehatan gratis, seperti pemeriksaan umum, EKG, donor darah, serta skrining kesehatan bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak dan lansia. Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

Dalam sambutannya, Kahiyang Ayu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian PKK terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Ia menegaskan bahwa PKK akan terus aktif berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wujud sinergi antara pemerintah daerah dan TP PKK, khususnya dalam mendukung program kesehatan keluarga dan pelayanan sosial bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara, serta berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.

Selain kegiatan utama, dilakukan pula penyerahan bantuan sarana prasarana posyandu dan rompi kader. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Panti Asuhan Muhammadiyah Kisaran untuk bakti sosial, serta peninjauan Laboratorium Hijau Surya yang menampilkan pengembangan kultur jaringan tanaman.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga selesai, serta diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Asahan. (As)

Ketua TP PKK Karo Pimpin Pembinaan UP2K di Desa Mulawari untuk Dongkrak Ekonomi Keluarga

0

​TIGAPANAH – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karo, Ny. Roswhita Antonius Ginting, melakukan kunjungan kerja dalam rangka Pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK di Desa Mulawari, Kecamatan Tigapanah, Selasa (14/04/2026).

​Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TP PKK Kabupaten Karo untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan kaum perempuan di tingkat desa.

​Poin Utama Pembinaan:
* ​Peningkatan Kualitas Produk: Ny. Roswhita menekankan pentingnya kreativitas dalam mengolah potensi lokal agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
* ​Penguatan Administrasi: Kelompok UP2K diharapkan tertib dalam pencatatan keuangan dan perkembangan usaha agar manajemen kelompok menjadi lebih profesional.
* ​Pemberdayaan Ekonomi Mikro: Program ini bertujuan agar setiap rumah tangga memiliki peluang untuk menambah penghasilan melalui usaha kecil yang dikelola secara kolektif maupun mandiri.

​Dalam arahannya, Ny. Roswhita Antonius Ginting mengapresiasi semangat para ibu di Desa Mulawari. Beliau berharap pembinaan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga.

​”Melalui UP2K ini, kita ingin setiap ibu memiliki peran aktif dalam mendukung stabilitas ekonomi keluarga. Dengan modal keterampilan dan kemauan, potensi yang ada di desa ini bisa kita jadikan sumber penghidupan yang berkelanjutan,” ujar Ny. Roswhita Antonius Ginting
.
​Kegiatan pembinaan ini berlangsung dengan interaktif, di mana para pengurus PKK Desa Mulawari berkesempatan melakukan diskusi langsung mengenai kendala yang dihadapi di lapangan serta solusi untuk pengembangan produk unggulan desa.

​Hadir dalam kegiatan tersebut, pengurus TP PKK Kabupaten Karo, Camat Tigapanah beserta Ketua TP PKK Kecamatan, Kepala Desa Mulawari, serta para kader PKK dan pelaku usaha lokal Desa Mulawari.

Rossi

Dorong Kinerja Berorientasi Hasil, Pemkab Karo Gelar Coaching Clinic SAKIP

0

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakilkan oleh Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., membuka kegiatan Coaching Clinic Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Aula Rakoetta Brahmana, Kantor Bupati Karo, pada Selasa (14/04/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab.Karo, Andreasta Tarigan, AP, M.Si., Asisten Administrasi Umum Sekda Kab.Karo, Mulianta Tarigan, S.Sos., Kepala Bagian Organisasi Setda Kab.Karo, Joseph Sitepu, S.IP., narasumber Dr. Marja Sinurat, M.Pd., MM., serta para Kepala Perangkat Daerah Kab.Karo.

Dalam sambutan Bupati Karo yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, disampaikan bahwa kegiatan coaching clinic ini merupakan upaya untuk meningkatkan komitmen serta menyatukan pola pikir seluruh perangkat daerah terhadap pentingnya penerapan SAKIP dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui penerapan manajemen kinerja yang baik, kita berharap nilai SAKIP Kabupaten Karo dapat meningkat dari predikat B menjadi BB,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa coaching clinic ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman perangkat daerah dalam penyusunan indikator kinerja utama yang terukur, perencanaan kinerja yang lebih tepat, serta pelaporan kinerja yang semakin berkualitas sehingga kinerja pemerintahan semakin berorientasi pada hasil.
Rossi