Beranda blog Halaman 3

Wakil Bupati Asahan Sambut Tim KKN-PPM UGM Yogyakarta

0

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menyambut kedatangan Tim Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Minggu (21/06/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur OPD, Dosen Pembimbing Lapangan UGM beserta rombongan, para mahasiswa peserta KKN-PPM, serta tamu undangan lainnya.

Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Djaka Marwasta, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Asahan. Ia mengungkapkan bahwa program KKN-PPM UGM di Kabupaten Asahan merupakan yang pertama kali dilaksanakan dan akan berlangsung selama 50 hari.

Sebanyak 24 mahasiswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 15 perempuan akan melaksanakan pengabdian di Desa Tangga, Desa Aek Songsongan, dan Desa Perkebunan Bandar Pulau. Ia berharap para mahasiswa mendapat bimbingan dan dukungan selama menjalankan program di lapangan.

Sementara itu, Koordinator Mahasiswa KKN-PPM, Ridwan Maulana, mengaku antusias dapat mengabdi di Kabupaten Asahan. Ia juga memohon arahan dan dukungan dari seluruh pihak agar kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta KKN-PPM UGM. Menurutnya, program tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat.

Rianto berharap para mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung. Ia juga mendorong mahasiswa untuk berbagi pengetahuan, mengembangkan potensi lokal, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, para mahasiswa diingatkan untuk selalu menjunjung tinggi norma adat, budaya, dan aturan yang berlaku selama menjalankan tugas. Wakil Bupati juga meminta camat dan kepala desa di lokasi penempatan agar terus mendukung dan memantau pelaksanaan program sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun mahasiswa. (As)

Pemprov Sumut dan Pemkab Karo Siapkan Dua Jalur Akses Baru ke Wisata Air Panas Semangat Gunung

0

Medan – Pemerintah Kabupaten Karo di bawah kepemimpinan Bupati Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mempercepat pengembangan kawasan Wisata Air Panas Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka.

Hal ini dinyatakan saat Bupati Karo, Brigjend Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes melaksanakan audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution bertempat di Kantor Gubernur Sumatera Utara Senin (22/06/26).

Langkah strategis ini diwujudkan melalui rencana pembangunan dua jalur akses baru guna meningkatkan kenyamanan wisatawan serta mengurai titik kemacetan di kawasan Berastagi. Dua jalur alternatif baru yang akan segera dibangun meliputi rute Penatapan Berastagi–Desa Semangat Gunung dan Jaranguda–Desa Semangat Gunung.

Kehadiran infrastruktur ini dirancang untuk memotong waktu tempuh wisatawan dari berbagai arah tanpa harus menumpuk di jalur utama yang ada selama ini.

Bupati Karo menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini akan memberikan dampak signifikan terhadap manajemen lalu lintas pariwisata di Kabupaten Karo. Wisatawan kini memiliki opsi jalur yang lebih efisien sesuai dengan asal kedatangan mereka.

“Jadi orang yang dari Medan bisa langsung ke lokasi tanpa harus ke Daulu dulu, dan yang dari Simalungun maupun Aceh Tenggara bisa melalui Jaranguda. Ini juga akan membantu memecah kemacetan lalu lintas,” ujar Bupati Karo.

Selain membenahi aksesibilitas, Pemkab Karo juga melakukan perombakan total pada sistem tata kelola ekonomi di kawasan wisata. Skema pendapatan daerah ke depan akan dialihkan sepenuhnya berbasis pajak dan kontribusi sektor usaha legal, seperti restoran, penginapan, tempat pemandian, hingga fasilitas parkir. Langkah ini berjalan selaras dengan kebijakan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang berkomitmen menghapus segala bentuk pungutan langsung kepada pengunjung demi menaikkan kelas destinasi wisata Sumut.

Terhadap masyarakat lokal yang selama ini mengelola retribusi mandiri, Bupati Karo memastikan mereka tidak akan kehilangan mata pencaharian, melainkan akan diberdayakan secara profesional.

“Masyarakat yang selama ini terlibat dalam pengelolaan retribusi akan diarahkan ke pekerjaan yang lebih profesional dalam mendukung operasional kawasan wisata,” tambah Bupati Karo.

Pemkab Karo juga menyambut baik dorongan Pemprov Sumut untuk membentuk kampung wisata sebagai pusat oleh-oleh dan kuliner lokal melalui dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR). Audiensi strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi kedua pemerintahan, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sumut Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Chandra Dalimunthe, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting.

Melalui pembangunan infrastruktur yang agresif dan reformasi tata kelola pariwisata ini, Pemkab Karo optimistis kawasan Wisata Air Panas Semangat Gunung akan bertransformasi menjadi destinasi unggulan yang tertata rapi, mudah dijangkau, dan mampu mengalirkan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Karo. (Rossi)

Bupati Karo Beri Penghargaan Kepada Siswa Lolos SMA Unggulan

0

Kabanjahe – Semangat, disiplin, dan prestasi menyatu di Lapangan Kantor Bupati Karo pagi ini. Bupati Karo memimpin langsung Apel Pagi Senin, 22 Juni 2026, sembari menyerahkan penghargaan bagi 25 siswa-siswi putra-putri terbaik Tanah Karo yang berhasil lulus dan diterima di sekolah unggulan nasional.

Dalam amanatnya, Bupati Karo menegaskan beberapa pesan penting: _”Disiplin pangkal berkah. Bangga boleh, tapi rendah hatilah. Tanah Karo melahirkan anak-anak hebat yang tembus sekolah unggulan. Itu anugerah. Tapi makin tinggi pohon, makin dalam akarnya. Tetap rendah hati,”_ ujarnya.

Bupati Karo juga menyampaikan apresiasi karena para siswa memiliki cita-cita beragam untuk membangun bangsa dan daerah: _”Saya bangga. Ada yang berminat jadi prajurit TNI/Polri angkatan, ada yang mau ambil keuangan, ada yang mau jadi dokter dan tenaga kesehatan, ada juga yang mau mengabdi di pemerintahan. Itu semua luar biasa. Apapun jurusanmu nak, jadilah yang terbaik. Karo butuh dokter hebat, butuh ahli keuangan jujur, butuh aparat yang berintegritas, butuh pemimpin yang takut Tuhan,”_ ujarnya.

Secara simbolis Bupati menyerahkan cenderamata kepada 25 siswa-siswi yang lulus di sekolah unggulan, antara lain SMAN Taruna Nusantara, SMA Unggul Del, SMA Bina Kasih Nusantara, Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, dan SMA Matauli Pandan.

Bupati berpesan langsung kepada para siswa: _”Kalian bukti Karo bisa. Belajarlah setinggi-tingginya. Tapi jangan lupa pulang. Tanah Karo butuh otak dan hatimu untuk bangun kampung halaman,”_ ujarnya.

Pemkab Karo berkomitmen terus mendorong program beasiswa dan pembinaan talenta muda Tanah Karo. Karena investasi terbaik Karo ke depan ada di anak-anaknya.

Turut hadir dalam apel tersebut Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., para Asisten Setda Karo, para Staf Ahli Bupati Karo, kepala OPD, serta seluruh ASN dan orang tua para siswa-siswi berprestasi. (Rossi)

Bupati Karo Lepas 25 Siswa Lolos SMA Unggulan Nasional

0

Karo – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., Sekretaris Daerah Kab. Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., dan Kepala Dinas Pendidikan Kab.Karo, Leonard Bastian Girsang, S.STP., M.Si., melepas 25 siswa-siswi Kabupaten Karo yang berhasil lulus ke berbagai SMA unggulan nasional di Aula Rakoetta Brahmana, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada para siswa atas prestasi yang diraih. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan belajar, doa, serta dukungan orang tua dan para guru. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya di Kabupaten Karo untuk terus berprestasi.

“Keberhasilan ini adalah bukti bahwa putra-putri Kabupaten Karo memiliki kemampuan dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, jaga integritas, dan jadilah generasi yang kelak kembali membangun Kabupaten Karo dengan ilmu, pengalaman, serta pengabdian yang kalian miliki,” ujar Bupati Karo.

Bupati juga berpesan agar para siswa terus menjaga semangat belajar, integritas, dan karakter yang baik selama menempuh pendidikan di sekolah unggulan yang diantaranya SMA Unggul Del, Yayasan Tunas Bangsa Sopo surung, SMA Matauli Pandan, SMA Taruna Nusantara, dan SMA Bina Kasih Nusantara. Selain itu, mereka diharapkan mampu membawa nama baik Kabupaten Karo.

Pemerintah Kabupaten Karo turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan guru atas dedikasi dalam mendampingi para siswa, serta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai investasi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (Rossi)

Bupati Karo Sambangi Warga Kecamatan Merek, Serap Aspirasi dan Perkuat Pelayanan Publik

0

Merek – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., melaksanakan kegiatan Sambang Warga di Losd Desa Merek, Kecamatan Merek, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana bagi Pemerintah Kabupaten Karo untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa kegiatan Sambang Warga merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karo untuk membangun pemerintahan yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus menerima berbagai masukan yang akan menjadi bahan evaluasi dan dasar dalam penyusunan program pembangunan.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dengan menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah secara bertanggung jawab, serta melestarikan lingkungan sekitar.

Menurutnya, lingkungan yang bersih dan lestari tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung sektor pertanian dan pariwisata yang menjadi potensi unggulan Kabupaten Karo.

“Pemerintah Kabupaten Karo akan terus hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Karo.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo juga menghadirkan berbagai layanan kepada masyarakat, di antaranya pelayanan administrasi kependudukan dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dapat dimanfaatkan oleh warga Kecamatan Merek.

Melalui kegiatan Sambang Warga ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara pemerintah dan masyarakat sehingga pembangunan yang dilaksanakan dapat tepat sasaran, berkelanjutan, serta membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karo.
Bujur Ras Mejuah-Juah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, Forkopimca Kecamatan Merek, para kepala desa dan ketua BPD se-Kecamatan Merek, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat. (Rossi)

Gubsu dan Bupati Karo Rumuskan Langkah Strategis Kembangkan Ekowisata Air Panas Semangat Gunung-Doulu

0

Medan – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. merumuskan langkah-langkah strategis untuk pengembangan ekowisata Pemandian Air Panas Semangat Gunung-Doulu, Rabu (18/6/2026) bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan.

Pada audiensi tersebut, Gubsu memberikan masukan konstruktif terkait penguatan tata kelola berbasis ekowisata.

_“Semangat Gunung-Doulu ini anugerah. Kita kembangkan dengan konsep ekowisata: batasi pengunjung sesuai daya dukung alam dan kelola sampah dari hulu. Dengan begitu Doulu bisa jadi ikon Sumut yang lestari dan membanggakan.”_ujarnya.

Bupati Karo memaparkan potensi pengembangan ekowisata dan menetapkan langkah konkret ke depan, termasuk penghapusan permanen retribusi langsung di kawasan wisata.

*Bupati Karo Antonius Ginting menegaskan:*
_“Potensi Ekowisata Semangat Gunung- Doulu sangat besar untuk wisata kesehatan berbasis air panas, jalur edukasi konservasi, hingga penguatan ekonomi warga lewat homestay dan UMKM. Pemkab Karo siap bersinergi dengan Pemprovsu, pengelola, dan masyarakat untuk mewujudkan pengelolaan berkelanjutan. Untuk memastikan pengelolaan bersih, mulai sekarang retribusi langsung di Doulu dan Semangat Gunung kita hapus permanen. Tidak ada pungutan tunai di pintu masuk. Pemkab Karo ambil alih dan siap mengawasi 24 jam. Fokus kita: Doulu lestari, warga sejahtera.”

Langkah strategis yang disepakati meliputi penataan zona wisata ramah lingkungan, penguatan kapasitas SDM pengelola melalui pelatihan, pengembangan bank sampah, serta keterlibatan pemuda Karo sebagai ranger ekowisata.

Audiensi ini menjadi komitmen bersama untuk menjadikan Semangat Gunung-Doulu sebagai destinasi ekowisata unggulan Sumatera Utara yang lestari dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., Kepala OPD terkait, serta perwakilan pengelola dan tokoh masyarakat. (Rossi)

Biadab! Oknum Pendeta HKBP Ditahan, Maha Rajagukguk Desak Keadilan Korban Sodomi

0

Tapanuli Utara – Masa depan seorang anak di bawah umur hancur dalam sekejap. Bayang-bayang trauma kini menghantui hari-harinya setelah menjadi korban kekerasan seksual. Namun, secercah keadilan mulai tampak. Maha Rajagukguk, Wakil Ketua DPD Parsadaan Pomparan Raja Lontung (PPRL) Sumut, mengapresiasi penuh langkah tegas Polres Tapanuli Utara (Taput) yang bergerak cepat menahan oknum pendeta HKBP berinisial CS, terduga pelaku sodomi tersebut.

Penahanan ini membawa kelegaan di tengah rasa sakit yang mendalam. Langkah cepat polisi ini dilakukan setelah orang tua korban membuat laporan resmi ke Polres Tapanuli Utara pada 6 Juni 2026. Laporan tersebut tercatat dengan Nomor LP/145/VI/2026/SPKT Polres Tapanuli Utara/Polda Sumatera Utara.

Trauma Mendalam di Balik Dinding Mobil

Kisah pilu ini memuncak pada 26 April 2026. Berdasarkan keterangan korban yang disampaikan oleh Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Baringbing, sore itu pelaku memanggil korban untuk naik ke dalam mobilnya. Korban yang mengenal pelaku tanpa curiga menuruti ajakan tersebut.

Namun di dalam mobil, petaka itu terjadi. Pelaku langsung memaksa dan mengancam korban untuk melayani nafsu bejatnya.

Korban sudah sekuat tenaga meronta dan melawan. Apa daya, tenaga anak-anak tak mampu menandingi dekapan tangan kekar oknum pendeta tersebut. Korban disodomi di bawah ancaman. Setelah puas melampiaskan hasratnya, pelaku melepaskan korban seraya melontarkan ancaman agar aksi biadab ini tidak diceritakan kepada siapa pun.

Penyidikan polisi mengungkap bahwa penderitaan korban ternyata terjadi dalam rentang waktu Maret hingga April 2026. Kuasa hukum korban, Hotbin Simaremare, menjelaskan bahwa dalam kurun waktu tersebut, korban diduga mengalami satu kali pelecehan seksual dan tiga kali tindakan kekerasan seksual.

Gerak Cepat Polisi dan Komitmen Maha Rajagukguk

Maha Rajagukguk secara terbuka menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya kepada Kapolres Tapanuli Utara dan seluruh jajaran. Polisi dinilai telah menjalankan fungsinya dengan baik sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang taat aturan.

“Saya mengapresiasi Polres Taput atas gerak cepat dalam menangani kasus sodomi yang dialami oleh korban. Semoga Polres dalam hal ini tetap profesional demi keadilan korban, di mana korban masih di bawah umur dengan impian kehidupan yang masih panjang tiba-tiba hancur oleh perbuatan bejad oknum pendeta HKBP tersebut,” ujar Maha dengan nada getir pada Jumat, 19 Juni 2026.

Melihat kondisi psikologis korban yang semakin pulih, Maha Rajagukguk mengucapkan terimakasih kepada pihak Polres taput atas penanganan pemulihan psikologis (trauma healing) kepada korban.

Kawal Kasus:

Maha Rajagukguk berjanji mengawal kasus hukum ini hingga tuntas di pengadilan agar kejadian serupa tidak terulang.

Pelaku Resmi Ditetapkan Tersangka

Keadilan kini sedang berjalan. Setelah menerima laporan dari orang tua korban, penyidik Polres Tapanuli Utara langsung bergerak memeriksa korban, memanggil saksi-saksi, serta melakukan visum medis.

Hanya butuh waktu singkat bagi polisi untuk mengumpulkan bukti. Pada Minggu, 7 Juni 2026, penyidik melakukan gelar perkara. Hasilnya, oknum pendeta berinisial CS resmi ditetapkan sebagai tersangka. Polisi langsung melakukan penjemputan paksa dan menahan pelaku di sel tahanan.

“Pada Minggu (7/6/2026), setelah melakukan gelar perkara, pelaku telah diringkus, ditetapkan sebagai tersangka, dan dilakukan penahanan,” tegas Kasi Humas Aiptu Walpon Baringbing.

Proses hukum kini terus berjalan, mengiringi doa dan harapan agar korban bisa sembuh dari luka batinnya yang mendalam. (Ril)

Implementasikan Kerja Sama Antar Daerah : Bupati Karo Lepas Pengiriman 9 Komoditas Unggulan ke Palangkaraya

0

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., secara resmi melepas pengiriman perdana 9 Komoditas Unggulan Tanah Karo menggunakan Container Thermo King menuju Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kerja sama antar daerah sekaligus memperluas akses pasar bagi komoditas unggulan Kabupaten Karo.

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa pengiriman perdana ini merupakan momentum bersejarah bagi Kabupaten Karo karena menjadi bukti keberlanjutan kerja sama antar daerah yang telah disepakati bersama.

Melalui pengiriman ini, hasil pertanian Kabupaten Karo dapat menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di daerah tujuan.

Pada pengiriman perdana tersebut, sebanyak sembilan komoditas unggulan Kabupaten Karo diberangkatkan, yakni wortel, kol, sawi putih, kentang, jeruk, cabai merah keriting, cabai rawit hijau, cabai rawit merah, dan jipang dengan total muatan sekitar 20 ton.

Penggunaan teknologi pendingin Thermo King diharapkan mampu menjaga kualitas dan kesegaran produk pertanian selama perjalanan menuju Palangka Raya.

Perjalanan logistik ini diperkirakan memakan waktu antara delapan hingga sepuluh hari. Pemerintah Kabupaten Karo berharap pengiriman tersebut dapat menjadi pembuka jalan bagi distribusi hasil pertanian Karo ke berbagai daerah lainnya, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Tanah Karo Simalem.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM para kepala perangkat daerah, Ketua Apindo Kabupaten Karo Dolatta Ras Ginting, para pelaku usaha, serta berbagai pihak yang mendukung terlaksananya program tersebut.

Bupati Karo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, dinas terkait, dan mitra yang telah bekerja keras mewujudkan pengiriman perdana ini. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi kemajuan sektor pertanian serta perekonomian masyarakat Kabupaten Karo. (Rossi)

Di Tengah Hibah Rp4,5 Miliar untuk Kejari, Publik Berhak Bertanya: Apakah Transparansi dan Respons terhadap Laporan Masyarakat Sudah Setara?

0

NCW DPD Bekasi Raya menyoroti alokasi hibah Rp4,5 miliar dari APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2026 kepada Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

NCW menegaskan sejak awal bahwa pernyataan ini bukan tuduhan korupsi, bukan tuduhan intervensi penegakan hukum, dan bukan tuduhan bahwa hibah memengaruhi penanganan perkara.

Namun dalam perspektif tata kelola pemerintahan dan pengawasan anggaran, kebijakan seperti ini tidak cukup dijawab dengan kalimat: “sudah sesuai aturan.”

Pertanyaan publik jauh lebih mendasar:

Mengapa menggunakan APBD?
Apa kebutuhan yang belum dapat dipenuhi melalui APBN?
Apa manfaat langsung yang diterima masyarakat Kota Bekasi?
Dan mengapa kebijakan ini dianggap lebih mendesak dibanding kebutuhan publik lainnya?

Karena pada akhirnya, APBD bukan sekadar dokumen anggaran.

APBD adalah uang masyarakat yang dikumpulkan melalui kewajiban publik dan harus dapat dipertanggungjawabkan kembali kepada publik.

Ketua NCW DPD Bekasi Raya, Herman Parulian Simaremare, S.Pd, menyampaikan:

“Publik tidak sedang mempertanyakan lembaganya. Publik sedang mempertanyakan prioritas penggunaan uang rakyat.”

Di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai kebutuhan pelayanan publik dan dorongan peningkatan kepatuhan terhadap kewajiban pajak daerah, menurut NCW, setiap kebijakan pengeluaran miliaran rupiah harus memiliki standar penjelasan yang lebih tinggi.

NCW juga menilai bahwa munculnya hibah kepada institusi penegak hukum berpotensi memunculkan persepsi dan pertanyaan publik apabila pada saat yang sama masih terdapat laporan masyarakat yang menurut pelapor belum memperoleh penjelasan perkembangan penanganan secara memadai.

Ketua NCW DPD Bekasi Raya menambahkan:

“Yang perlu dijaga bukan hanya independensi penegakan hukum, tetapi juga kepercayaan publik terhadap independensi itu sendiri.”

NCW mencatat, selama ini di ruang publik kerap muncul pertanyaan dan kritik masyarakat mengenai kepastian tindak lanjut laporan yang disampaikan kepada aparat penegak hukum.

Termasuk, menurut catatan internal NCW, terdapat laporan yang pernah disampaikan pada tahun 2025 yang hingga saat ini dinilai belum memperoleh informasi perkembangan yang cukup oleh pelapor.

NCW menegaskan:

Fakta adanya hibah tidak boleh langsung dikaitkan sebagai penyebab lambat atau tidaknya penanganan laporan. Tidak ada dasar untuk menyimpulkan hal tersebut.

Tetapi dalam ruang publik, kondisi seperti ini dapat memunculkan pertanyaan yang wajar:

Apakah komunikasi penanganan laporan kepada masyarakat sudah berjalan optimal?
Apakah standar respons terhadap laporan publik sudah cukup terbuka?
Apakah masyarakat mendapatkan kepastian informasi yang memadai?

Ketua NCW DPD Bekasi Raya menegaskan:

Kalau seluruh proses berjalan profesional, independen, dan sesuai aturan, maka keterbukaan tidak perlu ditakuti.”

“Semakin besar anggaran yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab menjelaskan kepada publik.”

“Kepercayaan publik tidak dibangun dengan meminta masyarakat percaya. Kepercayaan publik dibangun dengan data, keterbukaan, dan kepastian.”

NCW berpandangan bahwa Pemerintah Kota Bekasi dan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi perlu menjelaskan secara terbuka dasar kebutuhan hibah, tujuan penggunaannya, manfaat yang dihasilkan, serta memastikan pelayanan terhadap laporan masyarakat tetap berjalan profesional, objektif, dan dapat diukur.

Karena dalam negara demokratis:

kritik bukan ancaman.
Pertanyaan publik bukan gangguan.
Dan transparansi bukan pilihan melainkan kewajiban.

Bupati Karo Pimpin Rapat Tindak Lanjut Pengelolaan Ekowisata Air Panas Semangat Gunung & Daulu

0

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., memimpin rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo dan perangkat daerah terkait di Ruang Rapat Matang Sitepu, Kantor Bupati Karo, Jumat (19/6/2026).

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil audiensi antara Pemerintah Kabupaten Karo dengan Gubernur Sumatera Utara pada Kamis (18/6/2026), yang membahas pengelolaan Ekowisata Kawasan Wisata Air Panas Desa Semangat Gunung dan Daulu.

Dalam rapat tersebut, Bupati Karo menyampaikan hasil pertemuan bersama Gubernur Sumatera Utara yang menegaskan pemberhentian pengutipan retribusi masuk di kawasan wisata Air Panas Semangat Gunung dan Daulu.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo bersama Forkopimda melakukan pengawasan serta mensosialisasikan penghentian pengutipan retribusi kepada para pengunjung dan pelaku usaha wisata di kawasan tersebut, hal ini juga sudah di tindaklanjuti dengan pemasangan spanduk larang pengutipan retribusi sejak 4 Juni 2026.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karo bersama Forkopimda juga berkomitmen untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan para pengunjung wisata, sehingga aktivitas pariwisata dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas berbagai langkah strategis yang perlu dilakukan guna mendukung pengembangan dan pengelolaan kawasan wisata secara terpadu, sehingga mampu meningkatkan daya tarik pariwisata Kabupaten Karo sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Rapat dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Karo, antara lain Kapolres Karo, Dandim 0205/Tanah Karo, Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Ketua Pengadilan Negeri Kabanjahe, Komandan Yonif 125/Simbisa, serta perangkat daerah terkait.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pengembangan kawasan wisata unggulan yang berkelanjutan, sekaligus menciptakan iklim pariwisata yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengunjung. (Rossi)