Beranda blog Halaman 3

Wakil Bupati Asahan Pimpin Upacara HKN, Luncurkan Program GASPAK untuk ASN

0

Asahan — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar upacara gabungan dalam rangka Hari Kesadaran Nasional (HKN) pada Jumat (17/04/2026) pukul 07.30 WIB di halaman Kantor Bupati Asahan. Upacara berlangsung tertib dengan diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Asahan Rianto memimpin jalannya kegiatan yang diawali dengan masuknya komandan upacara, penghormatan kepada inspektur upacara, laporan komandan upacara, hingga penghormatan kepada Bendera Merah Putih dan mengheningkan cipta.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembacaan Pancasila serta penyerahan tali asih kepada ASN yang telah memasuki masa purna tugas dan kepada keluarga ASN yang telah meninggal dunia sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian pemerintah daerah.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati menyampaikan pentingnya momentum Hari Kesadaran Nasional sebagai sarana untuk menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air dan bangsa. Ia juga mengingatkan ASN untuk memahami serta mengamalkan nilai-nilai Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Setiap tanggal 17 kita memperingati Hari Kesadaran Nasional. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan semangat pengabdian serta menjalankan nilai-nilai yang telah diikrarkan sebagai ASN,” ujarnya.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran program Samsat Provinsi Sumatera Utara bertajuk GASPAK (Gerakan ASN Patuh Pajak Kendaraan) yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Asahan.

Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa program GASPAK bertujuan mempermudah ASN dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor di tengah kesibukan pekerjaan. Program ini direncanakan akan dilaksanakan setiap tanggal 17 bersamaan dengan kegiatan upacara HKN.

“Melalui program ini, diharapkan seluruh ASN dapat lebih tertib dalam membayar pajak kendaraan tanpa harus terkendala waktu dan aktivitas kerja,” tambahnya. (As)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rakor Pemerintahan April 2026, Tekankan Sinkronisasi Program Prioritas

0

Asahan — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Pemerintahan (RakorPem) Bulan April 2026 pada Jumat (17/04/2026) pukul 09.00 WIB di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan. Rapat dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, dan diikuti oleh jajaran pejabat daerah serta unsur terkait.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat komunikasi dan menyelaraskan pelaksanaan program prioritas daerah dengan kebijakan pembangunan nasional. Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, camat, kepala bagian, hingga pimpinan instansi pelayanan seperti rumah sakit dan puskesmas se-Kabupaten Asahan.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa, arahan Bupati Asahan yang disampaikan oleh Wakil Bupati, serta pemaparan dari Kepala BKPSDM dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa RakorPem merupakan sarana penting untuk menyatukan langkah dalam menjalankan program pembangunan, khususnya dalam percepatan ekonomi daerah, penguatan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelayanan publik.

Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk mendukung berbagai program prioritas, di antaranya Gerakan ASRI, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, program cetak sawah, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pengembangan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.

Selain itu, Wakil Bupati menyoroti pentingnya penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai regulasi terbaru. Melalui kebijakan ini, diharapkan setiap perangkat daerah mampu mengidentifikasi dan menempatkan ASN yang kompeten pada posisi strategis guna mendukung visi pembangunan daerah, yakni terwujudnya Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut juga dibahas program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini menyasar warga berpenghasilan rendah, lansia, dan penyandang disabilitas, dengan tujuan memperbaiki kondisi hunian agar lebih layak dan sehat. (As)

Bupati Karo Jadi Teladan dalam Gerakan Car Free Day, Dorong ASN dan Masyarakat Hemat Bahan Bakar

0

Kabanjahe — Pemerintah Kabupaten Karo menggelar Car Free Day sebagai upaya mendorong penghematan bahan bakar sekaligus membangun kesadaran penggunaan energi secara bijak. Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., turut memberi teladan dengan semangat “memimpin dengan memberi contoh”, mengajak ASN dan masyarakat memulai langkah kecil seperti mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo juga telah melaksanakan kebijakan Work From Home (WFH) bagi sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat sesuai Surat Edaran Bupati Karo Nomor 19 Tahun 2026 tentang Transformasi Budaya Kerja ASN, yang merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia terkait transformasi budaya kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah.

Pada hari pertama pelaksanaannya, kebijakan ini telah berjalan dengan baik di berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo. ASN yang menjalankan tugas dari rumah tetap melaksanakan koordinasi dan evaluasi pekerjaan secara daring serta pelaporan kinerja kepada pimpinan perangkat daerah, sehingga pelayanan pemerintahan tetap berjalan optimal.

Sementara itu, bagi pegawai yang tetap harus hadir di kantor karena menjalankan pelayanan publik, mulai diarahkan untuk menggunakan kendaraan umum atau berjalan kaki menuju tempat kerja. Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap kesadaran untuk menghemat energi dapat dimulai dari lingkungan pemerintahan dan menjadi contoh bagi masyarakat luas.
Rossi

Pemkab Karo Terapkan Car Free Day Menuju Kantor Bupati sebagai Upaya Penghematan Energi dan Tindak Lanjut Arahan Pemerintah Pusat

0

Berastagi — Dalam rangka mendukung penghematan energi serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup ramah lingkungan, Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan kegiatan Car Free Day menuju Kantor Bupati Karo.

Kegiatan yang diawali dari kawasan Berastagi Cottage ini diikuti langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan berjalan kaki, bersepeda, maupun menggunakan transportasi ramah lingkungan lainnya saat menuju kantor. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol gerakan penghematan energi, tetapi juga sebagai upaya konkret dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor di lingkungan pemerintahan.

Pelaksanaan Car Free Day ini sekaligus merupakan tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat terkait penerapan pola kerja fleksibel (Work From Home/WFH) serta kebijakan pengurangan penggunaan kendaraan dinas dan pribadi guna menekan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon.

Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen untuk mengintegrasikan kebijakan tersebut melalui langkah nyata di lapangan, salah satunya dengan mendorong ASN untuk memanfaatkan moda transportasi alternatif serta mengoptimalkan sistem kerja yang efisien dan berkelanjutan.

Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Melalui kegiatan Car Free Day ini, kita ingin memberikan contoh langsung bahwa penghematan energi dapat dimulai dari hal sederhana, termasuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam penerapan WFH dan efisiensi penggunaan energi,” ujarnya.

Selain berdampak pada penghematan energi, kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk budaya hidup sehat di kalangan ASN serta menjadi contoh positif bagi masyarakat luas.

Pemerintah Kabupaten Karo berharap kegiatan Car Free Day ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, serta menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan, mengurangi emisi, dan mendukung kebijakan nasional dalam efisiensi energi.
Rossi

Bupati Karo Hadiri Sosialisasi Penertiban Kawasan Hutan, Tegaskan Dukungan terhadap Kebijakan Pemerintah Pusat

0

Medan – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencabutan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), bertempat di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil survei dan asesmen terhadap perizinan pemanfaatan kawasan hutan di Provinsi Sumatera Utara, yang bertujuan untuk memperkuat tata kelola kehutanan serta memastikan pemanfaatan hutan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam mendukung langkah pemerintah pusat dalam penertiban kawasan hutan demi menjaga kelestarian lingkungan serta keberlanjutan sumber daya alam.
“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam penataan dan penertiban kawasan hutan. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Kabupaten Karo,” ujar Bupati Karo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo bersama sejumlah perwakilan perangkat daerah lainnya sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap kebijakan penataan kawasan hutan.

Lebih lanjut, Bupati Karo juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam mengawal implementasi kebijakan tersebut agar berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai kepala daerah di Sumatera Utara, serta unsur pemerintah pusat yang tergabung dalam Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan. Agenda utama kegiatan adalah pemaparan kebijakan pencabutan perizinan pemanfaatan hutan serta langkah-langkah strategis dalam penataan kawasan hutan ke depan.

Melalui kehadiran dalam kegiatan ini, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Karo dalam mendukung kebijakan nasional serta mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.
Rossi

Akselerasi Pembangunan Daerah: Pemkab Karo Paparkan Sejumlah Usulan Infrastruktur Strategis Kepada Pemerintah Pusat

0

KARO – Dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan mengatasi kendala konektivitas wilayah, Pemerintah Kabupaten Karo menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Usulan Infrastruktur secara daring pada Selasa (14/04/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Kabupaten Karo untuk menyelaraskan prioritas daerah dengan rencana pembangunan nasional.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, didampingi oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, Sekretaris Daerah, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, serta jajaran Kepala OPD terkait, termasuk Kepala Bappedalitbang, Dinas PU, Dinas Perhubungan, serta Dinas Perkim, dan Dinas Pertanahan.

Dari sisi Pemerintah Pusat, hadir memberikan arahan Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah I Kemenko Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, bersama perwakilan kementerian teknis meliputi Kementerian PU, BBPJN Sumut, BWS II Sumut, Kementerian Perhubungan, Kementerian PKP, dan Kementerian ATR/BPN.

Dalam paparannya, Bupati Karo menyampaikan sejumlah usulan proyek strategis yang bertujuan untuk membuka aksesibilitas, mengurai kemacetan kronis di jalur Medan–Kabanjahe, memperkuat sistem irigasi pertanian, serta mendorong sektor pariwisata.

Beberapa poin utama usulan infrastruktur yang diajukan antara lain:
1. Konektivitas Jalan:
* Pembangunan jalan alternatif Simpang Tuntungan – Sembaikan – Berastagi
* Jalan Sp. 3 Delitua–Rumah Liang–Serdang–Sp. Sinaman
* Pembangunan Jalan Tol Medan–Kabupaten Karo
* Pelebaran ruas Tugu Kol – Sp. Ujung Aji.

2. Infrastruktur Desa & Logistik: Pembangunan Jalan Kutabuluh – Mburidi melalui Program Inpres.

3. Transportasi Air & Pariwisata: Peningkatan Dermaga Tongging guna mendukung penyeberangan ke Samosir.

4. Sosial & Ketahanan Pangan: Pembangunan rumah bagi korban bencana Sinabung dan perbaikan sejumlah daerah irigasi.

“Pembangunan infrastruktur adalah kebutuhan mendesak bagi Kabupaten Karo. Kita memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata, namun tantangan utama kita adalah konektivitas.

Dengan dukungan Pemerintah Pusat, kami berharap rencana ini dapat direalisasikan demi menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegas Bupati Karo.

Menanggapi usulan tersebut, pihak Pemerintah Pusat memberikan sejumlah catatan strategis sebagai langkah tindak lanjut:

1. Jalan Daerah: Usulan pembangunan jalan daerah dan jalur alternatif diarahkan agar segera diajukan melalui mekanisme Program Inpres Jalan.
2. Jalan Tol: Rencana pembangunan Jalan Tol Medan–Karo akan masuk ke tahap diskusi lebih lanjut dengan pihak pengelola jalan tol terkait kelayakan teknis dan skema investasi.
3. Irigasi: Terkait Irigasi Paya Lah-lah, akan dilakukan koordinasi lintas sektor antara BWS I dan Kementerian Kehutanan.
4. Hunian Tetap: Penanganan 153 unit rumah bagi korban bencana Sinabung akan diupayakan untuk ditangani oleh Kementerian PKP.
5. Fasilitas Dermaga: Pembangunan Dermaga Tongging akan diawali dengan penyusunan Feasibility Study (FS) dan Detailed Engineering Design (DED) oleh Kementerian Perhubungan.

Rapat Monev ini diharapkan dapat menjadi jembatan sinergi yang kuat antara daerah dan pusat, sehingga usulan-usulan strategis tersebut dapat segera masuk ke dalam tahapan implementasi fisik di tahun anggaran mendatang.
Rossi

Wakil Bupati Asahan Hadiri Walimatul Safar dan Tepung Tawar Calon Jamaah Haji

0

Asahan — Wakil Bupati Asahan, Rianto, bersama Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan menghadiri acara Walimatul Safar dan Tepung Tawar bagi calon jamaah haji yang digelar di aula PT Socfindo pada Kamis (16/04/2026) sore. Kegiatan dimulai pukul 17.00 WIB dan berlangsung khidmat.

Acara ini turut dihadiri oleh camat Aek Ledong dan Aek Kuasan beserta istri, perwakilan unsur TNI dan Polri, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Hadir pula sejumlah tokoh dan pengurus organisasi keagamaan serta pihak perusahaan setempat.

Sebanyak 26 calon jamaah haji mengikuti prosesi tepung tawar, terdiri dari 16 orang asal Kecamatan Aek Kuasan dan 10 orang dari Kecamatan Aek Ledong. Kegiatan ini menjadi momen doa bersama sekaligus bentuk dukungan masyarakat sebelum para jamaah berangkat menunaikan ibadah haji.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat kepada para calon jamaah haji yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima. Ia menekankan bahwa ibadah haji merupakan panggilan mulia dari Allah SWT yang patut disyukuri.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah, mengingat haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik. Para jamaah juga diimbau untuk saling membantu dan menjaga kebersamaan selama berada di Tanah Suci.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran dalam beribadah serta kembali ke tanah air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Zaidun Sihombing, yang memberikan pesan-pesan keagamaan kepada para calon jamaah. Acara berakhir pada pukul 18.05 WIB dalam suasana tertib, aman, dan lancar. (As)

Bupati Asahan Hadiri Sosialisasi Pencabutan Izin PBPH di Sumatera Utara

0

Medan — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, menghadiri kegiatan sosialisasi terkait pencabutan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang dilaksanakan pada Kamis (16/04/2026) pukul 10.00 WIB di Aula Raja Inal Siregar, Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021, serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 8 Tahun 2021. Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, jajaran Satgas Penegakan Hukum PKH, para kepala daerah se-Sumatera Utara, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan harapannya agar forum dialog ini mampu memberikan solusi bagi masyarakat di kabupaten/kota yang terdampak pencabutan 13 izin PBPH. Ia juga menyoroti rencana pengambilalihan perusahaan yang tidak lagi beroperasi sesuai bidangnya, serta mengingatkan potensi munculnya konflik sosial yang perlu diantisipasi bersama.

Sementara itu, Bupati Asahan memberikan masukan agar pengelolaan lahan yang terdampak tidak hanya diserahkan kepada pihak tertentu, tetapi juga dapat melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap lahan-lahan tersebut oleh Satgas PKH agar pemanfaatannya tetap sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan dari Wakil Kepala Penegakan Hukum Satgas PKH Halilintar, dilanjutkan dengan arahan Gubernur Sumatera Utara, serta pemaparan materi oleh Direktur Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif dan Keperdataan Kehutanan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyikapi kebijakan pencabutan PBPH, sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya hutan berjalan optimal dan berkelanjutan. (As)

Bupati Karo Himbau Masyarakat Untuk Tidak Membuang Sampah Di Saluran Drinase

0

Tingginya intensitas hujan di kecamatan Kabanjahe beberapa hari ini meyebabkan ruas jalan Jamin Ginting tepatnya di sekitar simpang tiga masjid Agung dan di jalan Mariam Ginting Kabanjahe kerap tergenang air. Sehingga banyak beredar kabar di media sosial seolah pemerintah kabupaten Karo kurang memperhatikan keadaan tersebut.

Padahal dua tahun belakangan pemkab Karo sudah memperbaiki saluran drinase di sekitar jalan Jamin Ginting,namun masih saja terjadi genangan air ketika hujan turun.

Menyikapi hal itu Bupati Karo Brigjend Pol(Purn)Dr.dr.Antonius Ginting,Sp.OG, M.Kes melalui kepala dinas pekerjaan umum dan tata ruang kapubaten karo Edward Pontianus Sinulingga,ST beserta jajarannya meninjau langsung ke lokasi ketika terjadi hujan pada Rabu(15/04)siang untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab terjadinya genangan air.

Ternyata setelah melihat langsung ke lokasi Edward mengatakan bahwa banyaknya sampah yang ada di drinase sebagai penyabab air selalu meluap ketika terjadi hujan,seperti ban bekas sepeda motor,sampah plastik dan sebagainya.

“Setelah kita cek ke lapangan ternyata masih banyak terdapat sampah seperti ban bekas sepeda motor,sampah plastik dan sebagainya sehingga menyebabkan drinase tersumbat lalu air meluap ke badan jalan, ” tutur Edward.

Edward menyampaikan harapanp pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar sampah-sampah dimaksud tidak menghalagi aliran air di drinase yang meyebabkan air meluap ketika hujan turun.

“Besar harapan kami agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan sehingga tidak terbawa air ke drinase dan meyebabkan drinase tersumbat yang menimbulkan luapan air ke badan jalan,”harap Edward.
(Rossi)

Wakil Bupati Asahan Hadiri Paripurna Istimewa HUT ke-78 Sumatera Utara

0

Medan — Wakil Bupati Asahan, Rianto, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (15/04/2026) pukul 10.30 WIB.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur, pimpinan dan anggota DPRD Sumut, jajaran TP PKK Sumut, Penjabat Sekdaprov, serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa peringatan hari jadi provinsi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam membangun daerah yang berkeadilan dan berdaya saing. Mengusung tema “Satu Kolaborasi, Sejuta Energi”, ia mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia juga memaparkan bahwa sejak berdiri pada 15 April 1948, Sumatera Utara kini telah berkembang menjadi 33 daerah otonom dengan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa. Ke depan, pembangunan akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah melalui hilirisasi sektor pertanian, industri, dan pariwisata. Selain itu, ia turut menyoroti tantangan serius dalam pembangunan SDM, khususnya tingginya angka penyalahgunaan narkoba yang memerlukan perhatian bersama secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan siap terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan kesatuan dalam mendukung pembangunan daerah.