Beranda blog Halaman 3

Bupati Asahan Lepas Kontingen Sepak Bola Piala Soeratin U-13 dan U-15

0

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melepas kontingen sepak bola Kabupaten Asahan yang akan berlaga pada Piala Soeratin U-13 dan U-15 tingkat Sumatera Utara. Pelepasan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Sabtu (5/9/2026).

Kontingen yang terdiri dari pemain berusia 13 hingga 15 tahun tersebut akan mengikuti pertandingan pada 6–11 September 2026. Seluruh pemain merupakan putra daerah Kabupaten Asahan.

Pelatih tim, Aipda Rudi Irawan, S.H., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan yang diberikan sehingga para pemain mendapat kesempatan untuk berkompetisi di tingkat Sumatera Utara.

Bupati Asahan memberikan motivasi kepada para atlet agar bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik daerah. Ia berharap kontingen Asahan mampu meraih prestasi terbaik dan melaju mewakili Sumatera Utara ke tingkat nasional.

Taufik juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam pembinaan olahraga usia dini. Menurutnya, berbagai kompetisi akan terus didorong untuk menjaring dan mengembangkan talenta-talenta muda daerah.

Selain berprestasi di bidang olahraga, para atlet diingatkan untuk menjaga kesehatan, tetap fokus pada pendidikan, menjauhi narkoba, serta menghindari geng motor, tawuran dan berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat. (As)

Pemkab Karo Tegaskan CSR Pendidikan Transparan, Tanpa Intervensi dan Konflik Kepentingan

0

Kabanjahe — Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk bidang pendidikan dilaksanakan sesuai prosedur dan dasar hukum yang berlaku, tanpa intervensi maupun konflik kepentingan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Putra Ginting, mengatakan pengelolaan program CSR memiliki landasan hukum, mulai dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas hingga Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2020, serta diselaraskan dengan RPJMD Kabupaten Karo 2025–2029.
“Forum CSR ini sudah ada sejak Januari 2020. Keputusan terkait pengelolaan CSR diambil melalui rapat Forum TJSL pada 14 Mei 2025 yang dituangkan dalam berita acara. Salah satu sasaran strategis yang disepakati adalah pemberian beasiswa pendidikan,” kata Gelora saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (05/09/2026) didampingi Ka. Bappeda Litbang Abel Tarwai Tarigan dan Kadis Kominfo Hesti Maria Br Tarigan.

Ia menjelaskan, program beasiswa tersebut merupakan hasil pembahasan Forum CSR dan tidak menggunakan dana APBD. Pemkab Karo juga tidak menerima, menghimpun, menyimpan, ataupun mengelola dana CSR perusahaan.
Menurut dia, pemerintah daerah hanya berperan sebagai fasilitator dalam mempertemukan kebutuhan pembangunan daerah dengan dunia usaha serta menyampaikan informasi program kepada calon penerima manfaat.

Keputusan mengenai perusahaan yang berpartisipasi, besaran bantuan, mekanisme penyaluran, serta sasaran program menjadi kewenangan perusahaan melalui Forum CSR sesuai kebijakan masing-masing.
Menjawab isu mengenai penunjukan SMA Unggul Bina Kasih Nusantara sebagai penerima program, Gelora meluruskan bahwa Pemkab Karo dan Forum CSR tidak hanya menyasar satu sekolah.

Pihaknya telah melayangkan surat penawaran kerjasama beasiswa kepada sejumlah sekolah unggulan, di antaranya SMA Taruna Nusantara, SMA Unggul Del, dan SMA Unggul Bina Kasih Nusantara.
Namun, dari hasil korespondensi, SMA Taruna Nusantara melalui surat resmi nomor B/215/VIII/2025 dan SMA Unggul Del melalui surat nomor 309/SUD/KS/ADM/V/2025 menyatakan telah menutup proses pendaftaran siswa baru.

“Sementara itu, SMA Unggul Bina Kasih memberikan surat balasan yang menyatakan masih menyanggupi dan menerima siswa. Oleh karena itu, forum menindaklanjuti kerja sama tersebut. Jadi sama sekali tidak ada kepentingan atau penunjukan sepihak,” tegasnya.

Gelora menambahkan, pelaksanaan program melibatkan tiga unsur dengan fungsi yang terpisah, yakni pemerintah daerah sebagai fasilitator, Forum CSR sebagai koordinator, serta perusahaan sebagai pihak yang menentukan dan menyalurkan bantuan kepada penerima manfaat.
Penyaluran dana dilakukan secara langsung antara perusahaan penyalur CSR dan yayasan pengelola sekolah. Dengan mekanisme tersebut, tidak terdapat aliran dana CSR yang masuk, mengendap, ataupun dikelola melalui rekening Pemerintah Kabupaten Karo.

“Fungsi surat yang dikeluarkan Pemkab Karo (Nomor 050/179) murni merupakan fungsi fasilitasi agar program tepat sasaran kepada siswa berprestasi yang berdomisili dan memiliki Kartu Keluarga (KK) Kabupaten Karo. Pemerintah tidak mengintervensi, apalagi mengelola dananya,” lanjut Gelora.

Terkait munculnya isu konflik kepentingan karena sekolah penerima beasiswa berada di bawah yayasan yang disebut memiliki hubungan dengan Bupati Karo, Gelora menegaskan hubungan tersebut tidak memengaruhi mekanisme pengambilan keputusan maupun pengelolaan dana CSR.Ia juga menjelaskan pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk memerintahkan perusahaan mengeluarkan dana CSR ataupun memberikan sanksi kepada perusahaan yang memilih tidak berpartisipasi.

Selain itu, pelaksanaan TJSL perusahaan tidak semata-mata terbatas pada wilayah tempat perusahaan beroperasi. Berdasarkan PP Nomor 47 Tahun 2012, kegiatan TJSL dapat dilaksanakan di dalam maupun di luar lingkungan perseroan.
Karena itu, menurut Gelora, lokasi sekolah penerima beasiswa yang berada di luar Kabupaten Karo tidak berarti manfaat program berpindah kepada daerah lain. Manfaat utama tetap diterima siswa asal Kabupaten Karo melalui peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas.
Pada kesempatan itu, Sekda Karo menyayangkan munculnya isu spekulatif yang berpotensi membuat perusahaan merasa terintimidasi untuk menyalurkan bantuan sosial.

Ia mengimbau masyarakat melihat mekanisme program secara utuh dan berdasarkan fakta, sehingga kontribusi sosial dunia usaha bagi masyarakat Kabupaten Karo, baik di bidang pendidikan, cagar budaya maupun pembangunan, dapat terus berjalan secara maksimal.

Pemkab Karo menegaskan komitmennya terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta membuka ruang evaluasi terhadap pelaksanaan program CSR agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Rossi/Tim)

Wapres Gibran Tinjau Huntap di Sibolga, Laskar Gibran Sumut Tegaskan Komitmen Kawal Program Kepemudaan

0

Sibolga — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja strategis ke kawasan Tapanuli, Sumatera Utara, pada Jumat (4/9/2026). Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau langsung progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) serta infrastruktur pendukung di Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, hingga Tapanuli Selatan.

Setibanya di Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Pinangsori, Wapres Gibran disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Salah satu agenda utama peninjauan adalah kawasan Huntap Kelurahan Aek Parombunan di Kota Sibolga, guna memastikan kualitas serta percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat.

Di sela-sela peninjauan agenda daerah, Wapres Gibran berkesempatan melakukan dialog singkat dengan Ketua DPW Laskar Gibran Sumatera Utara, Samson Sembiring, yang didampingi oleh Bendahara Betharia Kembaren.

Momen hangat tersebut dimanfaatkan jajaran pengurus untuk memaparkan berbagai program prioritas Laskar Gibran Sumut, khususnya pemberdayaan generasi muda serta pemanfaatan limbah organik berbasis budidaya maggot.

Ketua DPW Laskar Gibran Sumut, Samson Sembiring, menyampaikan bahwa arahan singkat Wapres memberikan suntikan semangat baru bagi jajarannya di daerah.

“Pertemuan ini singkat namun penuh makna. Pesan utamanya adalah bagaimana anak muda Sumut terus bergerak aktif menciptakan kegiatan yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Samson.
Lebih lanjut, Samson menegaskan komitmennya dalam menjalankan arahan Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Sirait, untuk mendorong keterlibatan positif anak muda di berbagai bidang, termasuk olahraga dan lingkungan.

“Sesuai arahan Ketum Leonardo Sirait, kami berfokus merangkul pemuda-pemudi Sumut untuk terjun langsung ke berbagai kegiatan positif dan berdampak diwilayah, Ini sejalan dengan semangat dan tagline kami: Generasi Indonesia Berani,” tegasnya.

Rangkaian kunjungan kerja Wapres Gibran di Tapanuli diakhiri dengan peninjauan sejumlah titik fasilitas publik lainnya, sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam menyerap aspirasi dan memastikan pemerataan pembangunan di daerah. (Rossi)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat Sinkronisasi P4GN, Persempit Peredaran Narkoba

0

ASAHAN – Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., memimpin Rapat Sinkronisasi Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Kamis (3/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri Kepala BNN Kabupaten Asahan Adrea Retha Zulhelfi, S.Pd., M.M., perwakilan Lanal Tanjungbalai Asahan, Polres Asahan, Kejaksaan Negeri Asahan, OPD terkait, DPC GRANAT serta undangan lainnya.

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Kabupaten Asahan.

Wakil Bupati menegaskan bahwa persoalan narkoba membutuhkan penanganan bersama dan tidak dapat dibebankan kepada satu lembaga. Karena itu, diperlukan sinergi, koordinasi dan komitmen seluruh pihak untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika.

“Ruang gerak peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Asahan harus kita persempit dan atasi bersama,” tegas Rianto.

Ia berharap rapat sinkronisasi tersebut menghasilkan langkah konkret dan terpadu dalam pelaksanaan program P4GN, sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika dapat berjalan secara berkelanjutan di Kabupaten Asahan. (As)

Bupati Asahan Dukung Ekspor Belacan Khas Asahan ke Thailand

0

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima kunjungan Kepala Stasiun Pengawasan dan Pengujian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (PPMHKP) Tanjung Balai Asahan, Aan Fibro Widodo, beserta rombongan di Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (3/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, PPMHKP Tanjung Balai Asahan menyampaikan rencana kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk melakukan pembinaan terhadap UMKM penghasil belacan khas Asahan. Produk tersebut direncanakan akan diekspor perdana ke Thailand pada Oktober 2026.

Aan mengatakan, ekspor tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan produk unggulan Asahan ke pasar internasional. PPMHKP juga berkomitmen memberikan pembinaan secara berkelanjutan kepada pelaku UMKM agar kualitas dan pemasaran produk semakin berkembang.

Bupati Asahan menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Asahan. Ia meminta OPD terkait memberikan pendampingan dan memfasilitasi berbagai kebutuhan agar rencana ekspor dapat terlaksana dengan baik.

“Kita sangat mendukung program ini. Dengan memasarkan produk UMKM asli Asahan ke luar negeri, diharapkan pendapatan masyarakat meningkat dan perekonomian daerah semakin berkembang,” ujar Taufik.

Bupati juga mengapresiasi PPMHKP Tanjung Balai Asahan yang turut mendorong promosi produk lokal. Ia berharap belacan khas Asahan dapat berkembang menjadi salah satu produk unggulan daerah yang dikenal hingga pasar internasional. (As)

Bupati Asahan Tutup Turnamen Sepak Bola U-15 Piala Bupati Asahan 2026

0

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., resmi menutup Turnamen Sepak Bola Antar-SSB U-15 Piala Bupati Asahan Tahun 2026 di Stadion Mutiara Kisaran, Rabu (2/9/2026).

Penutupan turnamen turut dihadiri Ketua DPRD Asahan, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, perwakilan Dandim 0208/Asahan, jajaran OPD, panitia serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi salah satu wadah untuk mengembangkan bakat sekaligus meningkatkan prestasi olahraga, khususnya sepak bola, di Kabupaten Asahan.

Taufik juga mengapresiasi semangat para peserta dan mengingatkan bahwa kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari kompetisi. Ia meminta para pemain menjadikan turnamen sebagai pengalaman untuk membangun sportivitas, disiplin, kerja sama, keberanian dan kepercayaan diri.

“Kepada tim yang berhasil menjadi juara, selamat. Jadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berlatih. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati dan terus tingkatkan kemampuan,” pesannya.

Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen mendukung pembinaan olahraga secara berkelanjutan guna melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang mampu membawa nama baik daerah hingga tingkat nasional maupun internasional. (As)

Wakil Bupati Asahan Salurkan Bantuan Beras di Bandar Pulau

0

ASAHAN – Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., menyerahkan bantuan beras dari Pemerintah Pusat kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Desa Gajah Sakti, Kecamatan Bandar Pulau, Rabu (2/9/2026).

Sebanyak 262 PBP menerima bantuan beras tersebut. Program ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Camat Bandar Pulau Kamarul Zaman, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.

Wakil Bupati Asahan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas program bantuan tersebut. Ia meminta pemerintah desa memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan tanpa adanya pemotongan maupun pungutan.

“Jangan ada pemotongan dalam penyaluran ini. Bantuan ini murni program Pemerintah Pusat untuk masyarakat Asahan,” tegas Rianto.

Bantuan diberikan selama tiga bulan, yakni Juli hingga September 2026, dengan setiap PBP menerima 10 kilogram beras per bulan. Rianto berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (As)

Bupati Asahan Deklarasikan Pilkades Damai 2026

0

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mendeklarasikan Pilkades Damai dalam rangka Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (1/9/2026).

Deklarasi tersebut dihadiri unsur Forkopimda, para kepala OPD dan camat, panitia pemilihan, BPD, kepala desa, serta 128 calon kepala desa. Pilkades Serentak Tahun 2026 akan digelar di 43 desa yang tersebar pada 18 kecamatan.

Kepala Dinas PMD Asahan Darwinsyah Lubis, S.STP., mengatakan deklarasi damai menjadi bentuk komitmen bersama para calon untuk menaati aturan, menjaga persaudaraan, serta menciptakan suasana pemilihan yang aman dan demokratis. Para calon juga diharapkan menolak politik uang, provokasi, manipulasi suara, serta pelanggaran lainnya.

Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., mengingatkan para calon agar siap menerima hasil pemilihan dengan sikap kesatria. Ia juga meminta calon kepala desa mengendalikan pendukung masing-masing, menghindari isu SARA, kampanye hitam, serta tidak mudah terpengaruh hoaks.

Sementara itu, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., mengajak seluruh pihak mengedepankan semangat “Pilihan Boleh Beda, Tetap Bersaudara” dan semboyan “SIAGAM” (Partisipasi Asahan Gembira, Aman Memilih). Perbedaan pilihan, menurutnya, harus menjadi bagian dari demokrasi yang disikapi secara dewasa.

Bupati Asahan menegaskan bahwa Pilkades merupakan bentuk demokrasi yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik bagi desanya. Karena itu, seluruh calon diminta berkompetisi secara sehat dengan menyampaikan visi, misi, dan program secara santun serta sesuai aturan.

“Deklarasi damai bukan sekadar seremoni, tetapi harus menjadi komitmen bersama untuk menjaga keamanan, persatuan, dan martabat demokrasi,” tegas Taufik.

Pemungutan dan penghitungan suara Pilkades Serentak Kabupaten Asahan dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026, setelah masa kampanye pada 29 September–1 Oktober dan masa tenang 2–6 Oktober 2026. (As)

Skandal Pungli Disdukcapil Karo: Bayar Calo Jutaan Rupiah Urusan Mulus, Urus Sendiri Dipersulit!

0
Skandal Pungli Disdukcapil Karo: Bayar Calo Jutaan Rupiah Urusan Mulus, Urus Sendiri Dipersulit!
Ilustrasi Skandal Pungli Disdukcapil Karo. (Foto:Ist)
Skandal pungli Disdukcapil Karo diduga sengaja dipelihara di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karo. Praktik diskriminatif ini makin menguatkan tuduhan adanya konspirasi serta kerja sama yang rapi antara calo dan oknum pegawai internal demi meraup keuntungan pribadi di atas penderitaan warga.

Pungli dan percaloan di Karo membuat masyarakat kecil yang beriktikad baik mengurus dokumen secara mandiri dan sesuai prosedur justru kerap dihalangi dan dipersulit. Sebaliknya, aturan dan hukum seolah tumpul jika pemohon bersedia menyerahkan “uang pelicin” hingga lebih dari Rp1 juta kepada perantara.

Bobroknya sistem pengawasan di Disdukcapil Karo terbukti dari bebasnya dokumen kependudukan terbit tanpa melewati verifikasi syarat sah. Penelusuran di lapangan mengungkap praktik pemalsuan prosedur administrasi yang amat fatal, seperti manipulasi data pindah.

Pelanggaran status hukum juga terjadi pada dokumen kependudukan yang berhasil diubah tanpa menyertakan surat cerai sah dari pengadilan.

Selain itu, terjadi jual beli akta nikah, Pengurusan Akta Kawin tanpa melampirkan surat pernikahan resmi dari gereja atau lembaga keagamaan tetap mulus diterbitkan, cukup dengan menyetor Rp1,5 juta ke kantong kantong calo.

Di tengah sorotan tajam terkait maraknya praktik ilegal ini, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karo, Daut Sembiring, S.STP, MSP, memilih bergeming dan membantah seluruh keterlibatan instansinya.

“Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten Karo tidak ada meminta dan menerima biaya apapun dalam pemberian layanan administrasi kependudukan”, terang Daut Sembiring kepada wartawan melalui WhatsApp, Kamis (03/09/2026) siang.

Daut juga membantah tudingan bahwa berkas yang cacat hukum dan tidak lengkap bisa lolos diproses oleh anak buahnya.

“Dan pelayanan akan diberikan kepada pemohon sesuai dengan persyaratan sesuai standar pelayanan “ungkapnya.

“Berkas yang tidak lengkap tidak akan pernah dilayani, “tegasnya lagi.

Di akhir keterangannya, Daut Sembiring meminta kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jasa calo dan untuk menanyakan kepada petugas langsung.

“Kami juga menyarankan masyarakat untuk mengurus langsung dan jangan mau menerima janji manis orang-orang yang berjanji dapat mengurus dan membantu, ” pintanya.

Plt. Kadis Dukcapil memberikan dukungan terhadap pemohon administrasi kependudukan untuk dapat memberikan solusi jika terkendala dalam urusan.

“Semua masalah kependudukan akan kami cari solusi, “pungkasnya. (As)

Tak Ada Air, Tak Ada Jalan untuk Damkar, Prajurit Garamata Padamkan Api di Bukit Desa Mbal-Mbal Petarum

0

Karo – Kobaran api melanda kawasan perbukitan di Desa Mbal-Mbal Petarum, Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026). Lokasi kebakaran yang berada di atas bukit dengan medan terjal menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemadaman.

Mobil pemadam kebakaran tidak dapat mencapai titik api karena akses jalan sulit dilalui. Kondisi semakin berat karena di kawasan atas bukit tidak tersedia sumber air yang dapat digunakan untuk memadamkan kobaran api.

Menghadapi situasi tersebut, Prajurit Yonif TP 904/Garamata bersama masyarakat bergerak cepat menuju lokasi kebakaran. Dengan peralatan seadanya, para prajurit berjibaku memadamkan api secara manual menggunakan kayu untuk memukul dan menghalau kobaran api serta mencegah api merambat ke kawasan yang lebih luas.

Di tengah panasnya api, kepulan asap, dan medan perbukitan yang sulit, semangat para Prajurit Garamata tidak surut. Bersama masyarakat, mereka terus berupaya mengendalikan titik-titik api demi mencegah kebakaran semakin meluas dan mengancam kawasan sekitar.

Aksi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran Prajurit Yonif TP 904/Garamata di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah, Prajurit Garamata juga hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam menghadapi situasi darurat.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, upaya pemadaman terus dilakukan hingga situasi kebakaran dapat dikendalikan.

Prajurit Garamata, hadir di tengah kesulitan, manunggal bersama rakyat, dan selalu siap mengabdi untuk Indonesia. (Rossi)