Beranda blog Halaman 3

Komisi II DPR RI Kunjungi Sumut, Dorong Penguatan Tata Kelola BUMD

0

Medan — Komisi II DPR RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Kantor Pusat PT Bank Sumut, Medan. Kegiatan ini bertujuan memastikan penyelenggaraan serta pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berjalan sesuai regulasi, Rabu (01/04/2026).

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Bima Arya Sugiarto, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra, Gubernur Sumatera Utara, para kepala daerah se-Sumut, OPD Provinsi, serta pimpinan BUMD.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan dukungan terhadap upaya penguatan tata kelola BUMD agar lebih akuntabel dan profesional. Gubernur Sumatera Utara menegaskan bahwa BUMD harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus mendorong inovasi dan transformasi digital dalam pengelolaannya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri menekankan pentingnya pengelolaan BUMD secara profesional serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Ia mengingatkan bahwa kualitas SDM menjadi kunci keberhasilan BUMD dalam menghadapi tantangan ke depan.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan BUMD berjalan sesuai aturan. Ia juga menegaskan komitmen DPR RI dalam mendorong penyempurnaan regulasi terkait BUMD.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan doa, dilanjutkan dengan sambutan para pejabat, serta diakhiri dengan sesi foto bersama. (As)

Wujudkan Karo Beriman, Bupati Karo Lepas Pawai Pra-Paskah GPdI Tanah Karo

0

Kabanjahe – Bupati KaroBupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., melepas Pawai GPdI Tanah Karo Tahun 2026 dalam rangka Pra-Paskah yang digelar di Stadion Samura Kabanjahe, Kamis (2/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pawai Pra-Paskah yang dinilai sebagai bentuk kebersamaan umat Kristiani dalam menyambut Hari Raya Paskah.

“Pawai Pra-Paskah ini merupakan inovasi yang sangat baik dalam memeriahkan perayaan Paskah di Tanah Karo. Namun saya berharap kegiatan ini tetap menjaga nilai-nilai kekristenan dan tidak menghilangkan ciri khas serta makna spiritual dari perayaan Paskah itu sendiri,” ujar Bupati.

Bupati Karo juga menghimbau seluruh umat Kristiani di Kabupaten Karo untuk turut serta mengikuti setiap rangkaian ibadah dan kebaktian Paskah di gereja masing-masing sebagai wujud penghayatan iman dan kebersamaan dalam menyambut Paskah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan GPdI Sumut–Aceh, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Karo, para Pendeta Pimpinan GPdI se-Tanah Karo, serta panitia pelaksana. Pawai kendaraan bermotor yang berlangsung meriah ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Paskah.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karo turut memberikan dukungan berupa penyediaan sound system guna menambah semarak pawai kendaraan bermotor yang diikuti jemaat GPdI dari berbagai wilayah di Tanah Karo. (Rossi)

Dorong Inovasi Pertanian Modern, Pemkab Karo Hadiri Rapat Pengembangan AI di Kawasan Danau Toba

0

Humbang Hasundutan – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., diwakili oleh Sekretaris Daerah Kab.Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., menghadiri Rapat Pembahasan Pengembangan Pertanian Berbasis Artificial Intelligence (AI) di Kawasan Danau Toba, yang diselenggarakan oleh Dewan Ekonomi Nasional di Kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) Aek Nauli, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Rabu (1/4/2026).

Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung percepatan transformasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta keberlanjutan sistem pertanian di kawasan strategis nasional, khususnya Kawasan Danau Toba.

Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional ini dihadiri oleh sejumlah kepala daerah di kawasan Danau Toba serta perwakilan lembaga pemerintah dan sektor swasta. Dalam forum tersebut dibahas berbagai peluang penerapan teknologi berbasis AI untuk mendukung pengembangan pertanian modern di wilayah sekitar Danau Toba.

Melalui pertemuan ini diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam mengembangkan sistem pertanian berbasis teknologi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ketahanan pangan di kawasan Danau Toba dan sekitarnya. (Rossi)

Pemkab Karo Lakukan Penertiban Humanis terhadap Pedagang yang Gunakan Trotoar dan Bahu Jalan di Kabanjahe

0

Kabanjahe – Menindaklanjuti instruksi Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., terkait penataan kawasan kota, Pemerintah Kabupaten Karo melalui Satpol PP turun langsung ke lapangan untuk memberikan himbauan dan edukasi kepada para pedagang yang memanfaatkan trotoar maupun bahu jalan sebagai tempat berjualan di sejumlah titik di Kota Kabanjahe.

Kegiatan ini dilakukan di beberapa lokasi, antara lain di sekitar RSU Efarina Kabanjahe yang terdapat pedagang gorengan dan sarapan pagi, penjual bunga di Pasar PU Raya, pembuat jerjak mobil di depan Pasar Roga, serta sepanjang trotoar mulai dari Tugu Kol hingga Tugu Perjuangan, termasuk di depan Kantor Telkom Kabanjahe.

Petugas di lapangan memberikan himbauan dan edukasi secara humanis kepada para pedagang agar tidak menggunakan trotoar dan bahu jalan yang dapat mengganggu kenyamanan pejalan kaki maupun ketertiban lalu lintas.

Pendekatan persuasif yang dilakukan mendapat respons positif dari para pedagang. Mereka secara sukarela dan dengan sukacita langsung menertibkan dagangan masing-masing setelah mendapatkan penjelasan dari petugas.

Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, serta keindahan kawasan kota, sekaligus memastikan fasilitas umum seperti trotoar dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya oleh masyarakat.

Ke depan, Pemkab Karo akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi yang baik dengan masyarakat.
(Rossi)

Bunda Literasi Asahan Tinjau Layanan Perpustakaan Keliling di Aek Ledong

0

Asahan — Bunda Literasi Kabupaten Asahan melakukan peninjauan langsung terhadap layanan perpustakaan keliling di SDN 015927 Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, pada Rabu (1/4). Kegiatan ini bertujuan memastikan optimalisasi layanan literasi sekaligus mendorong minat baca di kalangan pelajar dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Wakil Bupati Asahan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan, Camat Aek Ledong, Kepala Desa Padang Sipirok, serta para siswa dan tenaga pendidik.

Dalam kunjungannya, rombongan meninjau koleksi buku dan fasilitas perpustakaan keliling, serta berdialog langsung dengan siswa yang tengah membaca. Bunda Literasi juga memberikan motivasi pentingnya membaca sebagai sarana menambah wawasan dan membentuk generasi yang berpengetahuan luas.

Selain itu, peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan layanan berjalan efektif dan tepat sasaran, terutama bagi wilayah yang belum memiliki akses perpustakaan tetap.

Hasil peninjauan menunjukkan antusiasme siswa cukup tinggi, didukung oleh ketersediaan buku yang beragam dan kegiatan membaca bersama yang berlangsung aktif.

Kegiatan berlangsung lancar dan diharapkan mampu memperkuat budaya literasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Aek Ledong dan sekitarnya. (As)

BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025: Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Daerah

0

Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp. OG., menyerahkan secara resmi Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025 Kabupaten Karo yang diterima langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Selasa (31/03/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban konstitusional pemerintah daerah dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan negara, yang berlangsung pukul 15.30 Wib s/d 16.30 Wib di Kantor BPK Perwakilan Sumut.

Tercatat lima pemerintah daerah yang menyerahkan laporannya, yakni Kabupaten Karo, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Simalungun, Kota Padang Sidimpuan, dan Kota Sibolga.

Dalam sambutannya, Paula Henry Simatupang, S.E., M.Si., Ak., CA, CFrA, CPA (Aust), CSFA, ACPA, GRCP, GRCA, ERMAP sebagai Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sumatera Utara menyampaikan apresiasinya atas ketepatan waktu penyerahan laporan ini.
“Kami mengapresiasi komitmen para Kepala Daerah, termasuk dari Kabupaten Karo, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Simalungun, Kota Padang Sidimpuan, dan Kota Sibolga, yang telah menyampaikan LKPD Unaudited tepat waktu sesuai amanat undang-undang. Penyerahan ini adalah langkah awal bagi kami untuk melakukan pemeriksaan terperinci guna memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruw, S.Pt., M.Si., mewakili Kepala Daerah yang hadir, menyatakan bahwa penyusunan laporan ini telah dilakukan dengan maksimal meskipun menghadapi berbagai tantangan administratif.
“Penyampaian LKPD ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat. Kami berharap hasil pemeriksaan BPK nantinya dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi perbaikan tata kelola keuangan di daerah kami, sehingga opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat terus dipertahankan atau ditingkatkan kualitasnya,” ungkapnya.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004, pemerintah daerah wajib menyampaikan laporan keuangan kepada BPK paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Setelah tahap ini, tim pemeriksa BPK akan segera turun ke lapangan untuk memulai proses audit rinci selama dua bulan ke depan, dimulai dengan entri meeting Kamis 2 April 2026 yang akan dihadiri oleh Kepala Daerah Seluruh Indonesia melalui zoom meeting.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani Br Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, M.M, Sekretaris Dewan, Eva Angela S, SS, MM., Inspektur Kabupaten Karo, Sodes Sembiring, SE, M.Si., Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Karo, Sri Harmonista Br. Kaban, S.T., M.Eng., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), Dr. Drs. Eddi Suranta, M.Pd.
(Rossi)

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Bongkar Sindikat Penjualan Bayi, Enam Tersangka Diamankan

0

Belawan – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berhasil membongkar praktik penjualan bayi yang terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekira pukul 11.00 WIB di Jalan Veteran Pasar X, Desa Helvetia, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan enam orang tersangka dengan peran berbeda, yakni ET (44) sebagai agen penjual bayi, SS (55) yang mendampingi ET, JG (39) sebagai pembeli bayi, SEP yang merupakan suami JG, M (42) sebagai ibu kandung bayi, serta SD (41) yang menjadi perantara antara M dan ET.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, SH., MH., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh Unit IV PPA pada awal Maret 2026.

“Awalnya pada tanggal 3 Maret 2026, Tim Unit IV PPA di bawah pimpinan IPDA Syukur Waruwu, S.H., menerima informasi dari masyarakat terkait adanya pasangan suami istri yang diduga telah beberapa kali memperjualbelikan bayi,” ujar AKP Agus Purnomo.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap pergerakan para pelaku hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi rencana transaksi penjualan bayi.

“Tim kemudian mengikuti dan memetakan pergerakan para pelaku, hingga pada tanggal 28 Maret 2026 diperoleh informasi bahwa akan terjadi transaksi penjualan bayi perempuan dari ibu kandung berinisial M kepada pasangan suami istri JG dan SEP,” jelasnya.

Dalam proses penangkapan, tim membagi tugas untuk mengamankan para pelaku di lokasi berbeda, termasuk saat bayi diambil dari rumah sakit dan dibawa menuju lokasi transaksi di pintu Tol Marelan.

“Pada saat transaksi akan dilakukan, tim langsung bergerak dan mengamankan seluruh pelaku yang terlibat, baik penjual, pembeli, maupun pihak perantara, untuk dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa praktik penjualan bayi tersebut telah dilakukan lebih dari satu kali oleh tersangka ET, serta motif utama dari ibu kandung bayi adalah faktor ekonomi.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka ET mengakui telah dua kali melakukan perbuatan serupa. Sementara ibu bayi mengaku menjual bayinya karena alasan ekonomi dengan harga Rp12 juta, kemudian dijual kembali oleh tersangka ET kepada pembeli dengan harga Rp25 juta,” ungkapnya.

Saat ini, seluruh tersangka masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut guna pengembangan kasus serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dan bayi yang menjadi korban dititipkan di RS Pirngadi Medan.

“Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain dalam praktik perdagangan bayi ini,” tegas AKP Agus Purnomo.

Polres Pelabuhan Belawan juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana serupa.

“Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya praktik ilegal seperti ini, sehingga dapat segera ditindaklanjuti demi melindungi hak-hak anak,” pungkasnya. (As)

Bupati Karo Sampaikan Nota Penjelasan Perubahan Program Pembentukan Perda Tahun 2026 pada Rapat Paripurna DPRD

0

Kabanjahe, – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, menyampaikan Nota Penjelasan atas Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Karo Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karo.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karo, Imanuel Sembiring Milala, S.T. Turut hadir Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, M.M, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.

Dalam penyampaiannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa pembahasan perubahan Program Pembentukan Perda Tahun 2026 merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pemerintahan daerah dalam menyusun regulasi yang menjadi dasar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Hal ini juga mengacu pada ketentuan Pasal 39 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan yang mengamanatkan bahwa perencanaan dan penyusunan peraturan daerah dilakukan melalui Program Legislasi Daerah.

Bupati Karo menjelaskan bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Karo bersama DPRD telah menetapkan 19 judul Rancangan Peraturan Daerah dalam Program Pembentukan Perda Tahun 2026 melalui Keputusan DPRD Kabupaten Karo Nomor 31 Tahun 2025. Kesembilan belas Ranperda tersebut menjadi dasar dan pedoman dalam penyusunan regulasi daerah serta acuan proses fasilitasi ke pemerintah provinsi dan kementerian terkait.

Namun demikian, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dalam rapat kerja antara Badan Pembentukan Perda DPRD Kabupaten Karo dengan Pemerintah Kabupaten Karo pada 9 Maret 2026, disepakati perlunya dilakukan perubahan terhadap penetapan Program Pembentukan Perda Tahun 2026. Perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan penyusunan Ranperda serta mekanisme fasilitasi yang harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 120 Tahun 2018, setiap rancangan perda harus difasilitasi berdasarkan urutan prioritas dalam Propemperda. Saat ini, proses fasilitasi juga telah menggunakan sistem digital melalui aplikasi E-Perda yang mewajibkan setiap Ranperda tercantum dalam Propemperda tahun berjalan.

Bupati Karo juga menyampaikan bahwa terdapat tiga Ranperda yang telah memperoleh persetujuan bersama DPRD pada Desember 2025 dan telah diajukan untuk fasilitasi melalui aplikasi E-Perda, yakni Ranperda tentang Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, serta Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah Kabupaten Karo pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Malem. Namun, ketiga Ranperda tersebut belum dapat diproses lebih lanjut karena belum tercantum dalam Propemperda Tahun 2026 sehingga diperlukan perubahan penetapan Propemperda.

Melalui perubahan ini diharapkan proses fasilitasi Ranperda dapat berjalan sesuai ketentuan, sehingga pembentukan produk hukum daerah dapat terlaksana secara tertib, efektif, dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Mengakhiri penyampaiannya, Bupati Karo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Karo khususnya Badan Pembentukan Perda atas kerja sama dalam pembahasan evaluasi dan perubahan Program Pembentukan Perda Tahun 2026, serta berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karo dan DPRD terus terjalin dalam mendukung pembangunan daerah.
(Rossi)

Bupati Karo Terima Kunjungan Direktur Hilirisasi Hortikultura Bahas Program HDDAP

0

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menerima kunjungan Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Freddy, S.T.P., M.Sc., M.P.S., Ph.D., dalam rangka membahas pelaksanaan kegiatan Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) atau Pengembangan Hortikultura di Lahan Kering di Kabupaten Karo, Selasa (31/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas pengembangan hortikultura di Kabupaten Karo dengan fokus pada tiga komoditas unggulan, yakni kentang, salak, dan jeruk. Program HDDAP bertujuan mendorong investasi terpadu dari hulu hingga hilir, meningkatkan akses petani terhadap sarana produksi dan praktik budidaya yang baik, serta memperkuat rantai nilai hortikultura yang adaptif terhadap perubahan iklim.
Bupati Karo menyampaikan bahwa program ini menjadi momentum penting bagi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Karo.

“Pertanian ke depan harus berorientasi pasar serta mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim. Hal ini dapat dicapai melalui komitmen dan sinergi seluruh pihak,” ujar Bupati Karo.

Program HDDAP merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Karo dengan Kementerian Pertanian RI serta didukung oleh Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD).

Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Michael Purba, S.T.P., M.P., beserta jajaran. (Rossi)

Terima Audiensi KONI, Bupati Karo Tegaskan Komitmen Peningkatan Prestasi Olahraga Daerah

0

KABANJAHE – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karo. Pertemuan yang berlangsung hangat ini dilaksanakan di Ruang Kerja Bupati, Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, pada Selasa (31/03/2026).

​Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, M.M, serta Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Karo, Juni Antomi Kemit, S.STP., M.Si.

Audiensi ini bertujuan untuk melaporkan perkembangan terkini mengenai pembinaan atlet di Tanah Karo, evaluasi program kerja KONI, serta koordinasi persiapan menghadapi berbagai ajang olahraga di tingkat provinsi maupun nasional yang akan datang.

​Bupati Karo menyampaikan apresiasinya atas dedikasi KONI dalam menjaring talenta muda berbakat di Kabupaten Karo. Beliau menekankan bahwa olahraga bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan sarana membangun karakter dan kebanggaan daerah.

​”Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen penuh untuk mendukung kemajuan olahraga. Kita ingin atlet-atlet Karo tidak hanya tampil, tapi mampu mendulang prestasi yang membanggakan di podium tertinggi,” ujar Bupati Karo.

Senada dengan Bupati, Sekda Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, M.M menambahkan pentingnya tata kelola administrasi dan transparansi dalam pengelolaan anggaran olahraga agar program yang disusun dapat berjalan tepat sasaran.
​Sementara itu, Kepala Disbudporapar Juni Antomi Kemit, S.STP., M.Si menyatakan kesiapannya untuk bersinergi lebih erat dengan KONI dalam hal penyediaan fasilitas latihan dan dukungan teknis bagi para atlet.

Melalui audiensi ini, diharapkan tercipta keselarasan visi antara Pemerintah Daerah dan lembaga olahraga. Jajaran pengurus KONI Karo yang hadir turut menyampaikan terima kasih atas sambutan positif dan dukungan moril yang diberikan oleh jajaran pimpinan daerah, yang menjadi suntikan semangat baru bagi para penggiat olahraga di Kabupaten Karo. (Rossi)