Beranda blog Halaman 3

Bupati Karo Audiensi ke Kemenko Pangan, Ajukan Akselerasi Ketahanan Pangan hingga Revitalisasi Pariwisata

0

Jakarta – Dalam upaya mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes melaksanakan audiensi strategis ke Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Rabu (10/6/26) di kantor kemeko Jakarta.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Karo didampingi Kepala Bappedalitbang Abel Tarwai Tarigan, S.Sos, M.A, M.T, Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappedalitbang Henry Sharon Sitepu, SE membawa 3 (tiga) agenda dan usulan proposal prioritas untuk langsung diserahkan kepada pihak kementerian meliputi:

1. Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani : Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan proposal program kegiatan komprehensif guna memperkuat sektor pertanian daerah. Program ini dirancang untuk menjaga kestabilan pangan nasional sekaligus mendongkrak pendapatan serta kesejahteraan para petani lokal di Tanah Karo.

2. Revitalisasi Jalan Tongkoh (Sp. Pelawi) – Jaranguda untuk Pariwisata : Guna mendukung sektor pariwisata yang menjadi salah satu motor ekonomi daerah, Bupati Karo mengajukan proposal pinjam pakai lahan hutan. Lahan ini akan digunakan untuk revitalisasi Jalur Tongkoh (Sp. Pelawi) menuju Jaranguda, sehingga akses wisatawan menjadi lebih aman, nyaman, dan representatif.

3. Penyediaan Lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah : Sebagai solusi konkret penanganan lingkungan hidup dan masalah domestik, Pemkab Karo mengajukan usulan pinjam pakai kawasan hutan untuk dialokasikan sebagai lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah yang modern dan ramah lingkungan.

Bupati Karo menegaskan bahwa langkah jemput bola ke pemerintah pusat ini merupakan komitmen nyata untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah demi pembangunan skala prioritas.

“Kabupaten Karo memiliki potensi pertanian dan pariwisata yang luar biasa. Melalui audiensi ini, kita berharap Kementerian Koordinator Bidang Pangan dapat memberikan dukungan penuh terhadap proposal yang kami ajukan. Sinergi ini sangat krusial, baik untuk kesejahteraan petani, kenyamanan wisatawan, hingga pengelolaan lingkungan hidup yang bersih melalui TPA yang layak,” ujar Bupati.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyambut baik kedatangan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Karo. Pihak kementerian menyatakan akan segera mengkaji dan menindaklanjuti usulan-usulan tersebut bersama kementerian teknis terkait agar realisasinya dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. (Rossi)

Pemkab Karo Koordinasikan Pendirian BUMD Pangan, Perkuat Stabilitas Harga

0

Karo – Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., melalui Sekda Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., mengikuti Zoom Meeting Koordinasi dan Permohonan Asistensi Pendirian BUMD Pangan Kabupaten Karo di Karo Command Center (KCC) Kantor Bupati Karo, Rabu (10/06/2026).

Pemerintah Kabupaten Karo saat ini mengajukan pendirian BUMD Aneka Usaha yang bergerak di bidang pangan sebagai salah satu instrumen pendukung pengendalian inflasi daerah, optimalisasi potensi komoditas hortikultura, serta penguatan kerja sama pemasaran melalui skema Kerja Sama Antar Daerah (KAD). Saat ini, usulan pendirian BUMD Aneka Usaha Kabupaten Karo masih dalam tahap evaluasi di Kementerian Dalam Negeri.

Dalam sambutannya bupati Karo menegaskan tegaskan bahwa usulan pendirian BUMD diharapkan dapat segera memperoleh arahan dan rekomendasi untuk mempercepat proses penyelesaiannya.

“Melalui rapat koordinasi ini, kami berharap dapat memperoleh arahan, masukan, dan rekomendasi konstruktif sebagai bahan tindak lanjut mempercepat proses penyelesaian pendirian BUMD Kabupaten Karo,” ujar Sekda membacakan sambutan bupati Karo.

Sementara itu, Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Kementerian Dalam Negeri menyampaikan dukungannya terhadap rencana pendirian BUMD Kabupaten Karo.

“Kami dari Kemendagri siap mendukung didirikannya BUMD oleh Pemkab Karo ini,” ujar Yudia

Melalui koordinasi dan permohonan asistensi ini, pemerintah kabupaten Karo berharap proses pendirian BUMD Pangan dapat berjalan secara akuntabel, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Turut hadir Direktur BUMD, BLUD, dan BMD, Drs. H. Yudia Ramli, M. Si., Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. Horas Maurits Panjaitan, M.Ec.Dev, Kepala Subdirektorat BUMD Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha, Bambang Ardianto, S.T., M.M., Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov.Sumatera Utara, Perwakilan UMSU, Staf Ahli Bupati Karo Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Munarta Ginting, SP., dan Kepala OPD terkait. (Rossi)

NCW DPD Bekasi Raya Soroti Pelaksanaan SPMB SMA/SMK Negeri di Kabupaten Bekasi, Minta Audit Jalur CIBI dan Kejuaraan

0

Bekasi — Ketua NCW DPD Bekasi Raya, Herman Parulian Simaremare, menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Kabupaten Bekasi setelah menerima aduan masyarakat serta melakukan penelusuran langsung terhadap data yang ditampilkan dalam sistem SPMB.

Dari hasil pencermatan awal tersebut, NCW menemukan adanya indikasi tingginya jumlah calon peserta didik yang masuk tahap verifikasi maupun penerimaan melalui jalur CIBI (Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa) serta jalur kejuaraan pada sejumlah sekolah.

Temuan awal ini kemudian memunculkan pertanyaan publik terkait pola distribusi kuota, proses verifikasi dokumen, dan konsistensi penerapan aturan antar sekolah.

NCW menegaskan bahwa hasil penelusuran ini belum merupakan kesimpulan adanya pelanggaran, namun menjadi dasar yang cukup untuk meminta dilakukan pemeriksaan dan pengawasan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Menurut NCW, jalur CIBI dan kejuaraan merupakan jalur khusus yang seharusnya melalui proses seleksi dan verifikasi yang ketat karena berkaitan langsung dengan pengakuan kemampuan intelektual, bakat, maupun capaian prestasi peserta didik.

Atas dasar itu, NCW DPD Bekasi Raya meminta kepada:

1. Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB SMA/SMK Negeri di Kabupaten Bekasi

2. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk melakukan audit administrasi dan verifikasi faktual secara sampling terhadap peserta jalur CIBI dan kejuaraan

3. Ombudsman Republik Indonesia untuk melakukan pengawasan terhadap potensi maladministrasi dalam proses pelayanan publik pendidikan

4. Sekolah dan penyelenggara SPMB membuka informasi penerimaan secara transparan sesuai ketentuan keterbukaan informasi publik.

NCW juga mendorong agar apabila diperlukan dilakukan klarifikasi, validasi ulang, atau pengujian kompetensi sesuai mekanisme yang diperbolehkan regulasi, guna memastikan seluruh peserta yang lolos memang memenuhi kriteria pada jalur yang dipilih.

“Kami tidak sedang menggiring opini adanya pelanggaran. Namun ketika terdapat aduan masyarakat dan ditemukan pola yang menimbulkan pertanyaan publik dari hasil penelusuran sistem, maka pengawasan menjadi langkah yang wajar. Pendidikan harus dijaga sebagai ruang yang adil bagi seluruh anak,” kata ketua NCW DPD Bekasi Raya.

NCW menyatakan akan terus menghimpun data dan membuka ruang pengaduan masyarakat secara bertanggung jawab dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, objektivitas, dan kepentingan terbaik bagi peserta didik.

Ketua TP PKK Asahan Apresiasi Inovasi Pokja I di Desa Tanjung Asri

0

Sei Dadap – Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bersama Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan meninjau pelaksanaan Program Pokja I TP PKK di Desa Tanjung Asri, Kecamatan Sei Dadap, Rabu (10/06/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung berbagai program pembinaan keluarga, Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), serta kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di desa tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan meninjau sejumlah program unggulan, seperti Kolam Ikan Remaja, Pangkas Remaja Kita, Bengkel Remaja Mandiri, serta pemanfaatan lahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Remaja yang bertujuan meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan kemandirian generasi muda.

Rombongan juga melihat pelaksanaan program ATM BUGIZ (Antar Jemput Buku dan Gizi), inovasi yang menggabungkan layanan literasi dan dukungan pemenuhan gizi keluarga. Selain itu, kunjungan dilakukan ke Dasawisma Dahlia I yang menjalankan program GEMA JAMBA (Gerakan Matikan TV dan Gadget di Jam Ibadah) guna mendorong kebersamaan keluarga melalui kegiatan ibadah dan belajar bersama.

Pada kesempatan tersebut turut diserahkan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak anak dan tertib administrasi kependudukan. Bantuan dari organisasi perangkat daerah (OPD) pendamping juga diberikan kepada Desa Tanjung Asri.

Ny. Yusnila Indriati Taufik mengapresiasi berbagai inovasi yang dikembangkan masyarakat Desa Tanjung Asri. Menurutnya, program-program tersebut selaras dengan tujuan Pokja I dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui pembinaan karakter, pola asuh yang baik, serta penguatan nilai sosial dan keagamaan untuk mewujudkan masyarakat Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan. (As)

Delegasi Indonesia di Jenewa Soroti Perlindungan Pekerja Gig, Desak Regulasi Lebih Kuat

0

JENEWA – Kehadiran negara melalui pembuatan regulasi merupakan salah satu peran penting dalam melindungi pekerja Gig. “Di Indonesia kami mengerti bahwa pemerintah mendorong transformasi digital, investasi dan produktivitas.

Kami mendukung kemajuan namun kemajuan harus berjalan beriringan dengan perlindungan. Intervensi pemerintah atas pekerja platform merupakan bukti kehadiran negara, karena itu harus ditindaklanjuti dengan peraturan lintas sector yang lebih kuat yang melindungi pekerja platform.

Karena ekonomi yang kuat membutuhkan pekerja yang terlindungi, berkemampuan, sehat dan terdengar, dan peran pemerintah memastikan teknologi tidak menyingkirkan pekerja namun berkembang bersama pekerja”, ujar Ketua Delegasi Pekerja/Buruh Indonesia J Dartha Pakpahan saat menyampaikan pidato di forum perburuhan Internasional itu.

Selain persoalan digitalisasi, Dartha juga menyoroti ekses konflik yang berkepanjangan di Palestina dan di wilayah konflik lainnya menjadi salah satu tantangan nyata terhadap masa depan pekerjaan di era global saat ini.

“Perdamaian diperlukan untuk menjaga masa depan pekerjaan bagi masyarakat pekerja”, sebutnya.

Sebagaimana diketahui Indonesia menjadi salah satu negara yang mengutus delegasi untuk mengikuti Konferensi Perburuhan Internasional ke 114 di Jenewa, Swiss yang digelar 1-12 Juni 2026. Ketua Delegasi Indonesia di forum tahunan itu adalah Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Prof.Yassierli, Phd didampingi baik dari unsur buruh dan pengusaha.

Delegasi Republik Indonesia (unsur Pekerja/Buruh Indonesia) yang berpartisipasi dalam Konferensi Perburuhan Internasional (ILC) ke-114 tersebut, berasal dari KSBSI, KSPSI MJH, KSPSI AGN, KSPI, KASBI, DEN KSBSI, KSPSI YRS, K SARBUMUSI, KSP NUSANTARA, KSP NASIONAL, KBMI, K ASPEK INDONESIA, GSBI, KPBI, ASPIRASI, FSP BUN , SP BPJS TK.
(As/Kl/Red)

Bupati Asahan Terima Penghargaan Menteri Hukum pada Kegiatan Penguatan Bantuan Hukum di Sumut

0

Medan – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Penguatan Akses Bantuan Hukum sekaligus menerima Piagam Penghargaan dari Menteri Hukum Republik Indonesia di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Hukum RI tersebut bertujuan memperkuat akses masyarakat terhadap layanan bantuan hukum melalui Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan di seluruh Sumatera Utara.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara, Ignatius Mangantar Tua Silalahi, melaporkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 6.110 Posbankum Desa/Kelurahan di Sumatera Utara sebagai hasil sinergi pemerintah daerah dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Hukum RI atas dukungan dalam meningkatkan pelayanan bantuan hukum. Menurutnya, keberadaan Posbankum menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan akses keadilan yang mudah dan merata bagi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, menekankan pentingnya pendekatan restorative justice dalam penyelesaian persoalan hukum. Ia berharap Posbankum dapat menjadi sarana yang efektif dalam membangun harmoni sosial melalui penyelesaian masalah secara damai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Asahan menerima Piagam Penghargaan dari Menteri Hukum RI sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap program bantuan hukum bagi masyarakat.

Usai kegiatan, Bupati Asahan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penguatan layanan bantuan hukum sehingga masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat memperoleh akses keadilan yang lebih mudah dan merata di Kabupaten Asahan.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Sumatera Utara, kepala daerah dan ketua DPRD kabupaten/kota se-Sumatera Utara, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya. (As)

Pengurus Forwakum Asahan-Tanjungbalai Periode 2026–2029 Resmi Dilantik

0

Pengurus Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Asahan-Tanjungbalai periode 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Warkop Abah Kisaran, Rabu (10/06/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan M. Azmi Ismail, A.P., M.Si., mewakili Bupati Asahan, bersama unsur Forkopimda, pengurus Forwakum Sumatera Utara, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Forwakum Asahan-Tanjungbalai, Ulil Amri, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan berbagai pihak. Ia menegaskan komitmen pengurus untuk menjalankan organisasi secara profesional, humanis, dan kolaboratif serta mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Sementara itu, Ketua Forwakum Sumatera Utara, Aris Rinaldi Nasution, S.H., berharap kepengurusan yang baru dapat menjadikan organisasi semakin kuat dan dipercaya masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, meningkatkan kompetensi, dan mempererat solidaritas antaranggota.

Mewakili Bupati Asahan, M. Azmi Ismail menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menilai pers memiliki peran penting sebagai penyampai informasi yang objektif, edukatif, dan berimbang di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap Forwakum dapat menjadi mitra strategis dalam meningkatkan literasi hukum masyarakat, menangkal penyebaran informasi hoaks, serta berkontribusi melalui karya jurnalistik yang konstruktif dan bermanfaat bagi kemajuan daerah.

Pelantikan berlangsung dengan lancar dan menjadi momentum memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sadar hukum dan informatif. (As)

Pemprov Sumut dan Kemenhub Bahas Langkah Strategis, BRT Mebidang Ditargetkan Rampung 2027

0
Pj. Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap menerima kunjungan Tim Koordinator Strategis Proyek Mastrans di Ruang Kerja Sekdaprov Sumut, lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Rabu (10/6/2026). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra).

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membahas berbagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang). Upaya tersebut dilakukan guna memastikan proyek strategis nasional (PSN) tersebut dapat rampung sesuai target pada tahun 2027.

Pembahasan tersebut mencakup pembangunan fisik, kelembagaan, regulasi, hingga skema pembiayaan guna mendukung operasional transportasi publik modern di kawasan Mebidang. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (10/6/2026), dan dihadiri Advisor Ditjen Perhubungan Darat untuk MASTRANS Danang Parikesit beserta jajaran.

“Pemprov Sumut sangat mendukung proyek BRT Mebidang yang merupakan proyek strategis nasional. Program ini untuk mewujudkan transportasi publik perkotaan yang modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan,” ujar Sulaiman.

BRT Mebidang diketahui direncanakan mulai beroperasi tahun ini dengan menggunakan armada bus listrik melalui kerja sama dengan Tiongkok.

Pada tahap awal operasional, BRT akan melayani 12 koridor. Sebanyak 10 koridor berada di wilayah Kota Medan, sedangkan dua koridor lainnya melayani kawasan Mebidang dan dikelola oleh Pemprov Sumut bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan.

Dua koridor yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Sumut meliputi rute Binjai–Medan–Carrefour serta Lubukpakam–Amplas–Simpang Pelangi. Dinas Perhubungan Sumut optimistis kehadiran BRT dapat membantu mengatasi berbagai persoalan transportasi di kawasan Mebidang.

Terkait kelembagaan, Sulaiman menyampaikan bahwa pada tahap awal pengelolaan PSN BRT Mebidang akan dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Dinas Perhubungan Sumut. Selain itu, Pemprov Sumut juga memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), yang berpotensi mendukung pengembangan program tersebut.

Sementara itu, Advisor Ditjen Perhubungan Darat untuk MASTRANS Danang Parikesit menyampaikan bahwa proyek Sistem Transportasi Massal Perkotaan (Mastran Project) yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deliserdang telah berjalan dari sisi pembangunan fisik, seperti halte dan jalur koridor.

Meski demikian, menurutnya masih diperlukan pembahasan lebih lanjut terkait aspek kelembagaan, regulasi, dan pembiayaan. Hal tersebut penting mengingat operasional BRT Mebidang juga melibatkan sejumlah pemerintah daerah, yakni Pemerintah Kota Medan, Pemerintah Kota Binjai, dan Pemerintah Kabupaten Deliserdang.

Turut hadir dalam pembahasan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda Pratiwi Setiawan, Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumut Candra Dalimunte, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sumut Rahmat Hidayat Siregar, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut Ade Sofianita, Kepala Biro Hukum Setdaprov Sumut Aprilla Haslantini Siregar, jajaran Kementerian Perhubungan, perwakilan World Bank, serta undangan lainnya.(As)

Polres Karo Tingkatkan Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

0

Karo – Dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Berastagi melaksanakan kegiatan sambang warga melalui Program Optimalisasi Pemolisian Masyarakat di kelurahan Gundaling II, kecamatan Berastagi, kabupaten Karo, Selasa(9/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh AIPDA P. Bangun tersebut diisi dengan menyapa dan berdialog langsung bersama masyarakat guna menyampaikan berbagai pesan kamtibmas. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan dengan menggunakan kunci ganda pada kendaraan bermotor serta menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Dalam kesempatan itu, kaum muda juga diajak untuk berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat, seperti perjudian dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, masyarakat turut diingatkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, Bhabinkamtibmas melaksanakan patroli rutin ke tempat ibadah, berinteraksi dengan warga, serta membagikan nomor telepon yang dapat dihubungi sewaktu-waktu apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian. Sosialisasi layanan Call Center 110 juga diberikan agar masyarakat lebih mudah melaporkan kejadian maupun memperoleh pelayanan dari Polri.

Kapolsek Berastagi AKP Henry D.B. Tobing, S.H., mengatakan bahwa kegiatan sambang dan pembinaan masyarakat merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Melalui komunikasi yang baik antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan diselesaikan lebih cepat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan demi terciptanya suasana yang aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kapolsek.

Dengan kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat serta tercipta sistem komunikasi yang cepat dan efektif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di tengah-tengah warga. (Rossi)

Bimtek PBJ Melalui Katalog Elektronik Resmi Dibuka, Dorong Transparansi & Dukung Produk Dalam Negeri

0

Karo – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, SP.OG., M.Kes., yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP.,MM secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Melalui Katalog Elektronik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo, Rabu 10 Juni 2026 di Aula Rakoetta Brahmana.

Dalam sambutan Bupati Karo yang disampaikan Sekda ditegaskan bahwa PBJ saat ini bukan lagi sekadar administrasi rutin, melainkan tulang punggung pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses pengadaan sangat mempengaruhi kualitas pembangunan di Kabupaten Karo.

“Seiring komitmen menuju reformasi birokrasi dan good governance, Pemerintah terus mendorong digitalisasi sistem pengadaan melalui aplikasi Katalog Elektronik. Penggunaan Katalog Elektronik bukan sekadar instruksi, melainkan sebuah kewajiban yang harus kita optimalkan agar belanja pemerintah lebih transparan, akuntabel, dan mendukung produk dalam negeri,” tegasnya.

Sekda Karo juga menyampaikan 5 arahan penting kepada seluruh peserta Bimtek:

1. Ikuti kegiatan dengan serius dan fokus untuk menggali ilmu sedalam-dalamnya.

2. Jangan ragu bertanya kepada narasumber terkait regulasi maupun teknis aplikasi.

3. Optimalisasi penggunaan Katalog Elektronik. Bupati menginstruksikan seluruh PA, KPA, PPTK, PPK, Pejabat Pengadaan, Bendahara Pengeluaran, dan Bendahara Umum Daerah untuk memprioritaskan e-purchasing melalui Katalog Elektronik.

4. Hindari praktik yang tidak sesuai ketentuan perundang-undangan serta tertib administrasi dan pelaporan.

5. Pastikan setiap tahapan pengadaan terdokumentasi dengan baik untuk evaluasi kinerja.

Bimtek ini diikuti para Kepala Perangkat Daerah, PA, KPA, PPTK, PPK, Pejabat Pengadaan, Bendahara Pengeluaran, dan Bendahara Umum Daerah se-Kabupaten Karo. (Rossi)