Beranda blog Halaman 3

Akselerasi Pembangunan Tanah Karo, Bupati Karo Kukuhkan Pengurus Forum TJSL 2026-2031

0

Berastagi – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes resmi melantik Pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU/CSR) Kabupaten Karo masa bhakti 2026–2031 di Hotel Sibayak Internasional, Berastagi pada Sabtu, 24 April 2026. Pelantikan ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat sinergi antara sektor swasta dan pemerintah untuk mempercepat pembangunan daerah.

Dalam arahannya, Bupati Karo menekankan pentingnya filosofi “Sada Perarih, Sada Tujuan” (Satu Arah, Satu Tujuan) sebagai landasan kolaborasi. Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah formalitas, tetapi menjadi jembatan integrasi dana CSR agar lebih tepat sasaran bagi masyarakat Karo.

“Membangun Kabupaten Karo tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi ini adalah kunci untuk mewujudkan Karo yang berbudaya, modern, sejahtera, dan unggul menuju Indonesia Emas,” ujar Bupati dalam sambutan resminya.

Ketua Forum TJSLBU Provinsi Sumatera Utara, Arman Chandra, SE., M.Pd., yang turut hadir menekankan bahwa sektor swasta kini menjadi motor penggerak utama pembangunan. Ia memaparkan tiga fokus utama program CSR di Karo ke depan antara lain :
1. Hilirisasi Pertanian Modern: Memberikan nilai tambah pada komoditas lokal melalui teknologi pengolahan.
2. Pariwisata Terintegrasi: Memperkuat ekosistem wisata berbasis keunggulan lokal, dan
3. Digitalisasi UMKM: Mendorong pelaku usaha kecil masuk ke pasar digital global.

Ketua Forum TJSLBU Kabupaten Karo yang baru dilantik, Susi Susanty Ginting, menegaskan kesiapan jajarannya untuk bekerja dengan ritme cepat sesuai visi kepemimpinan Bupati Antonius Ginting.

“Kami tidak ingin sekadar formalitas. Arahan Bupati sangat jelas, pembangunan harus dilakukan dengan cepat. Kunci keberhasilan kami adalah komunikasi intensif antara pemerintah, organisasi, dan perusahaan agar potensi CSR berdampak signifikan bagi masyarakat,” tegas Susi.

Dengan kepengurusan baru ini, pengelolaan CSR di Kabupaten Karo diharapkan semakin transparan, akuntabel, dan mampu menyentuh langsung aspek kesejahteraan sosial masyarakat

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Karo, pimpinan badan usaha, dan perwakilan organisasi perangkat daerah.
Rossi

Waspada Penipuan: Dinas Kominfo Karo Klarifikasi Akun Messenger Palsu Wakil Bupati Karo Komando Tarigan

0

Kabanjahe – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai aksi penipuan melalui pesan media sosial messenger yang mencatut nama dan foto Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP.

Klarifikasi ini dikeluarkan menyusul adanya laporan warga yang dihubungi oleh akun Facebook palsu dengan nama menyerupai Wakil Bupati Karo. Pelaku diketahui menggunakan foto profil resmi untuk meyakinkan korban melalui percakapan pribadi di Messenger.

Akun tersebut menggunakan nama “Comaando Tharigan” namun memasang foto profil resmi Wakil Bupati Karo.

Pelaku mengirimkan pesan pribadi melalui Messenger dengan tujuan yang mengarah pada unsur tindakan penipuan, seperti meminta dana, menawarkan bantuan sosial fiktif, hingga menjanjikan proyek tertentu.

Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan bahwa Wakil Bupati Karo maupun pejabat daerah lainnya tidak pernah melakukan komunikasi pribadi melalui Messenger untuk transaksi keuangan atau penawaran komersial apa pun. Masyarakat diminta untuk segera melakukan langkah berikut jika dihubungi oleh akun tersebut antara lain :
1. Jangan menanggapi permintaan apa pun dari akun yang tidak terverifikasi.
2. Hindari memberikan informasi pribadi seperti nomor telepon atau nomor rekening kepada akun tersebut.
3. Laporkan akun palsu tersebut melalui fitur “Report” di Facebook atau hubungi kanal pengaduan resmi Pemerintah Kabupaten Karo di www.karokab.go.id

Demikian rilis ini disampaikan agar masyarakat terhindar dari kerugian akibat informasi yang menyesatkan.
Rossi

Pemerintah Kabupaten Karo Ambil Langkah Cepat Atasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

0

Kabanjahe — Menyikapi keterlambatan distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Karo, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Karo (Asisten II), Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karo, bergerak cepat dengan mengambil langkah strategis guna memastikan ketersediaan pupuk bagi petani sesuai dengan alokasi kebutuhan Tahun 2026.

Sebagai bentuk respons aktif, Pemerintah Kabupaten Karo menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP) Kabupaten Karo dengan mengundang pihak PT Pupuk Indonesia.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Karo, Anderiasta Tarigan, AP., M.Si., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Michael Purba, S.T.P., M.M., Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo, Sarjana Purba, S.T.P., M.M., serta Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karo.

Dalam pertemuan tersebut, PT Pupuk Indonesia yang diwakili oleh Manajer Penjualan Sumatera Utara II, Danny Utama Putra Tambunan, menyampaikan bahwa keterlambatan distribusi pupuk disebabkan oleh kondisi force majeure berupa bencana banjir yang terjadi di Aceh pada akhir tahun 2025. Peristiwa tersebut berdampak langsung terhadap operasional pabrik PT Pupuk Iskandar Muda.

Sebagai langkah antisipatif, PT Pupuk Indonesia telah melakukan penyeimbangan stok (banstok) dengan melibatkan produsen lain, seperti PT Pupuk Sriwijaya (Pusri), PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), dan PT Petrokimia Gresik. Upaya ini dilakukan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan pupuk di wilayah Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Karo yang menjadi salah satu daerah prioritas penyaluran.

Khusus untuk pupuk urea, PT Pupuk Indonesia juga telah melakukan kebijakan rerayonisasi per 23 Maret 2026, di mana penugasan distribusi urea untuk wilayah Sumatera Utara yang sebelumnya dilaksanakan oleh PT Pupuk Iskandar Muda, kini dialihkan kepada PT Pupuk Kalimantan Timur. Kebijakan ini diharapkan mampu mengoptimalkan ketersediaan pupuk di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses distribusi pupuk bersubsidi agar berjalan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu, demi mendukung peningkatan produktivitas serta kesejahteraan petani di Kabupaten Karo.
Rossi

Sidak Tambang Dolomit di Desa Mardingding: UPT 2 Dairi Instruksikan CV Karo Persada Abadi Hentikan Penjualan

0

Mardinding – Tim gabungan yang terdiri dari Kepala UPT 2 Dairi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Utara bersama Tim Satgas Perizinan Berusaha dan Non-Berusaha Kabupaten Karo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi galian tambang dolomit milik CV Karo Persada Abadi di Desa Mardingding, Kecamatan Tiganderket, Kamis (23/04).

Sidak ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan para pelaku usaha pertambangan terhadap regulasi teknis dan administratif yang berlaku di wilayah Provinsi Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Karo.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim gabungan menemukan bahwa CV Karo Persada Abadi sebenarnya telah memenuhi tahapan perizinan dasar meliputi Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP)
IUP Eksplorasi, IUP Operasional. Namun ditemukan fakta bahwa pemilik usaha belum memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Sesuai aturan pertambangan, tanpa dokumen RKAB yang disetujui, perusahaan dilarang melakukan aktivitas produksi komersial maupun penjualan hasil tambang.

Menindaklanjuti temuan tersebut, UPT 2 Dairi memberikan rekomendasi keras kepada pimpinan CV Karo Persada Abadi untuk segera menyelesaikan penyusunan RKAB sesuai standar teknis, menghentikan total aktivitas penjualan batuan dolomit hingga seluruh kelengkapan administrasi terpenuhi. Pihak UPT 2 Dairi juga akan segera melayangkan surat imbauan resmi kepada pelaku usaha yang tembusannya disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Karo sebagai dasar pengawasan bersama.

Selain rekomendasi kepada pengusaha, UPT 2 Dairi memberikan saran kepada Pemkab Karo untuk memperketat tata kelola Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) berupa legalitas pengawasan, di antaranya:
1. Mendorong Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Karo untuk segera menginisiasi SK Bupati Karo tentang Tim Pengawasan Kegiatan Galian MBLB dengan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH).
2. Meminta Dinas Lingkungan Hidul untuk aktif melaporkan kegiatan galian MBLB, baik yang berizin maupun yang tidak memiliki izin secara berkala kepada Dinas ESDM Provinsi Sumatera Utara melalui UPT 2 Dairi.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan iklim usaha pertambangan yang tertib administrasi, menjaga kelestarian lingkungan, serta memastikan kontribusi sektor tambang terhadap daerah berjalan sesuai koridor hukum.
Rossi

Pemkab Karo Izinkan Dana BOSP 2026 Digunakan untuk Gaji Guru dan Tenaga Kependidikan PPPK Paruh Waktu

0

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pendidikan secara resmi menginstruksikan Satuan Pendidikan untuk menggunakan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2026 sebagai sumber pembiayaan honorarium Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), termasuk PPPK Paruh Waktu.

Langkah strategis ini diambil menyusul adanya kebijakan relaksasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI terkait perluasan penggunaan dana BOSP. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kepastian kesejahteraan bagi para pendidik di tingkat daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Leonard Bastian Girsang, S.STP., M.Si., telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 3084 Tahun 2026 tentang Penggunaan Dana BOSP Tahun 2026 untuk Pembiayaan Honor Guru dan Tenaga Kependidikan. Dalam edaran tersebut, ditegaskan bahwa Satuan Pendidikan kini memiliki payung hukum yang kuat untuk mengalokasikan dana operasional bagi penggajian GTK.

*Kami menginstruksikan kepada seluruh Kepala Satuan Pendidikan di Kabupaten Karo untuk segera melakukan langkah-langkah administratif yang diperlukan, dengan tetap memperhatikan Juknis sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOSP. Hal ini sangat penting agar proses pencairan gaji Guru dan Tenaga Kependidikan di masing-masing sekolah dapat dilakukan tepat waktu tanpa kendala birokrasi,” ujar Leonard Bastian Girsang.

Relaksasi penggunaan dana BOSP ini diharapkan dapat menjadi solusi atas dinamika kebutuhan tenaga pendidik di lapangan, khususnya dalam mendukung status PPPK Paruh Waktu yang menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam penataan tenaga non-ASN.

Dinas Pendidikan Kabupaten Karo juga menekankan agar setiap Satuan Pendidikan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana tersebut, sesuai dengan juknis yang berlaku guna menghindari kesalahan administrasi di kemudian hari.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan semangat kerja para guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Karo semakin meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas mutu pendidikan di Bumi Turang.

Rossi

Forkopimda Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi di Makodim 0208/Asahan

0

Asahan – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Aula Makodim 0208/Asahan pada Jumat (24/4/2026) pagi. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai berkumpul dalam kegiatan silaturahmi yang bertujuan mempererat hubungan serta meningkatkan sinergi antarinstansi.

Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB ini dihadiri berbagai pejabat penting, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan Azmi Ismail, Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim Batubara, Ketua DPRD Asahan, Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Kepala Pengadilan Negeri Kisaran, Sekretaris Daerah Kota Tanjung Balai, Wakapolres Asahan Kompol Selamat Riyadi, perwakilan Danlanal TBA, serta pimpinan perbankan dari wilayah Kisaran dan Tanjung Balai.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjung Balai menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-42 kepada Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra. Ia berharap Dandim senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan dalam karier, serta mampu mewujudkan berbagai cita-cita ke depan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kolaborasi antarunsur Forkopimda. Menurutnya, sinergi yang solid menjadi kunci dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Sementara itu, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia menegaskan bahwa silaturahmi seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga hubungan harmonis antara instansi di wilayah Asahan dan Tanjung Balai.

“Keberhasilan yang kita capai tidak lepas dari kerja sama dan kebersamaan. Setiap tantangan akan lebih mudah dihadapi jika kita saling mendukung dan menghargai satu sama lain,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan melalui komunikasi yang baik serta kepedulian antarinstansi. Di akhir sambutannya, Dandim turut menyampaikan permohonan maaf apabila dalam keseharian terdapat kekhilafan.

Sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan kue ulang tahun oleh unsur Forkopimda yang berlangsung sekitar pukul 10.36 hingga 10.55 WIB.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar, penuh keakraban, dan mencerminkan hubungan yang harmonis antarunsur Forkopimda. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama dalam mendukung pembangunan dan stabilitas di wilayah Asahan dan Tanjung Balai.
(As)

Pemerintah Kabupaten Karo Lepas Calon Jemaah Haji Tahun 2026 di Masjid Agung Kabanjahe

0

Kabanjahe — Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., yang di wakilkan Staff Ahli Kesra, Dr. Drs. Eddi Surianta Surbakti, M.Pd dan Kesbangpol, Gelora Fajar Purba, S.H., M.H., melaksanakan pemberangkatan dan pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Karo Tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi yang berlangsung di Masjid Agung Kabanjahe, Jumat (24/04/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda atau yang mewakili, para staf ahli, para asisten dan kepala perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karo, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karo, pimpinan perbankan, tokoh agama, organisasi keagamaan, serta para calon jemaah haji beserta pendamping.

Dalam sambutannya, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada para calon jemaah haji untuk menunaikan rukun Islam kelima. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Bupati menekankan bahwa ibadah haji bukan hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga membawa nama baik daerah dan bangsa. Oleh karena itu, para jemaah diharapkan dapat menjaga sikap, menaati peraturan, serta melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan khidmat.
“Keberangkatan Bapak dan Ibu sekalian tidak hanya untuk meningkatkan keimanan pribadi, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Karo dan Indonesia. Kami berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat wal’afiat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga mendoakan agar seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh, serta sepulang dari Tanah Suci dapat mengamalkan nilai-nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pelepasan berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, diiringi doa bersama demi kelancaran perjalanan serta keselamatan seluruh jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci hingga kembali ke tanah air.
Pemerintah Kabupaten Karo turut memberikan dukungan penuh agar seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Rossi

Upayakan Transformasi Layanan Kesehatan, Bupati Karo Temui Menkes Budi Gunadi Sadikin Bahas Pembangunan RSUD Karo

0

JAKARTA – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, guna membahas rencana besar pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karo. Pertemuan berlangsung di Jakarta, pada Kamis (23/4/2026). Pertemuan ini menjadi langkah krusial bagi masa depan infrastruktur kesehatan di Tanah Karo.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Karo didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, dr
Immanuel Sinuhaji, Sp.PA. Selain Menteri Kesehatan, turut hadir Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dr. Azhar Jaya, S.H, S.K.M., MARS.

Pertemuan yang berlangsung cukup alot tersebut fokus pada pembahasan usulan pembangunan gedung dan fasilitas RSUD Karo yang lebih modern dan representatif. Bupati Karo memaparkan urgensi revitalisasi RSUD mengingat beban layanan yang semakin tinggi serta kebutuhan akan fasilitas rujukan yang mumpuni bagi masyarakat di wilayah dataran tinggi Karo.

“Kami membawa aspirasi masyarakat Karo. Pembangunan RSUD ini bukan sekadar fisik bangunan, tapi tentang bagaimana warga kami bisa mendapatkan akses pengobatan spesialis yang lebih dekat dan berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Medan,” ujar Bupati Karo di sela-sela diskusi.

Pembicaraan mendalam terjadi saat membahas teknis integrasi layanan kesehatan lanjutan, pemenuhan standar sarana prasarana, hingga kesiapan tenaga medis spesialis.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menekankan bahwa pembangunan RSUD di daerah harus selaras dengan enam pilar Transformasi Kesehatan, khususnya pilar transformasi layanan rujukan. Dirjen Pelayanan Kesehatan, dr. Azhar Jaya, juga memberikan catatan penting mengenai peta jalan (roadmap) operasional RSUD ke depan agar bantuan pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun dukungan lainnya dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

Meski diskusi berjalan dinamis dan penuh tantangan terkait pemenuhan syarat administratif maupun teknis, Pemerintah Kabupaten Karo optimis usulan ini mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Karo.
Rossi

Bupati Asahan Hadiri Wisuda Sarjana Angkatan XXXV IAIDU Asahan

0

Asahan — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, menghadiri Wisuda Sarjana Angkatan XXXV IAIDU Asahan yang digelar di Aula Hotel Marina Kisaran, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara Syawaluddin Nasution, Ketua Umum Yayasan PMDU Asahan A Muin Isma Nasution, Rektor IAIDU Asahan Nilasari Siagian, jajaran OPD, civitas akademika, para dosen, serta wisudawan dan tamu undangan lainnya.

Rektor IAIDU Asahan, Nilasari Siagian, menyampaikan bahwa pada wisuda kali ini sebanyak 110 sarjana dari berbagai program studi resmi diluluskan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal untuk mengemban tanggung jawab lebih besar di tengah masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu membawa ilmu dengan rendah hati serta menjunjung nilai-nilai yang telah ditanamkan selama masa pendidikan.

Ketua Yayasan PMDU Asahan, A. Muin Isma Nasution, turut berpesan agar para wisudawan tidak hanya mengejar kesuksesan duniawi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai agama dan akhlak mulia. Menurutnya, keberhasilan sejati diukur dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada orang lain.

Sementara itu, Syawaluddin Nasution mengapresiasi kontribusi IAIDU Asahan dalam melahirkan intelektual muslim di Kabupaten Asahan. Ia berharap para lulusan dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk kemaslahatan masyarakat serta menjaga nama baik almamater.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi atas peran IAIDU Asahan dalam mencetak generasi Islam yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Asahan, lanjutnya, mendukung pengembangan IAIDU ke depan, termasuk upaya peningkatan status menjadi universitas.

Ia juga berpesan kepada para wisudawan agar menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi serta memanfaatkan teknologi secara positif. “Gunakan teknologi untuk memperkuat persatuan dan membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam, serta jangan sampai kemajuan teknologi menjauhkan kita dari jati diri dan budaya bangsa,” ujarnya. (As)

Perkuat Kerja Sama Antar Daerah, Gubernur Sumatera Utara Lepas Pengiriman Tahap 3 Cabai Merah ke Palangka Raya

0

​MEDAN – Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional, Gubernur Sumatera Utara memimpin langsung seremoni pelepasan pengiriman tahap ketiga komoditi cabai merah keriting menuju Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sumatera Utara pada Rabu pagi.

​Sebanyak 350 kg cabai merah keriting kualitas unggul diberangkatkan dalam pengiriman kali ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam kerangka Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara Pemerintah Kabupaten Karo dan Pemerintah Kota Palangka Raya.

​Dalam prosesi pelepasan tersebut, Gubernur Sumatera Utara didampingi oleh ​Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Medan), Rudy Hutabarat.

​Pengiriman tahap ketiga ini melengkapi rangkaian distribusi yang telah dimulai sejak pekan lalu. Total akumulasi cabai merah yang telah dikirimkan hingga saat ini mencapai 1.050 kg, dengan rincian sebagai berikut:

* Tahap 1, 14 April 2026 sebanyak 350 kg
* Tahap 2, 17 April 2026, sebanyak 350 kg
* Tahap 3, 22 April 2026, sebanyak 350 kg

Gubernur Sumatera Utara menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan langkah konkret untuk menyeimbangkan ketersediaan stok di daerah yang mengalami defisit stok pangan, sekaligus memastikan distribusi hasil tani dari Sumatera Utara terserap dengan harga yang kompetitif.

​Program KAD ini tidak hanya bermanfaat bagi konsumen di Kalimantan Tengah, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi ekosistem pertanian di daerah penghasil. Tercatat, aktivitas pengiriman ini telah memicu pergerakan harga yang positif di tingkat petani di Kabupaten Karo.

​Harga komoditi cabai merah keriting di Kabupaten Karo mengalami kenaikan yang sehat, bergerak dari angka Rp18.000/kg menjadi Rp25.000/kg. Kenaikan ini dinilai sebagai respon pasar yang wajar dan menguntungkan bagi kesejahteraan petani lokal tanpa membebani konsumen secara berlebihan.

Program KAD ini sangat membantu petani kita. Selain membuka pasar baru, harga juga menjadi lebih stabil dan menguntungkan,” ujar Komando Tarigan, SP.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberlanjutan program KAD sangat penting dalam menjaga keseimbangan harga, khususnya saat terjadi surplus produksi. “Ini bukan sekadar distribusi komoditas, tetapi upaya memberikan kepastian harga dan pasar bagi petani,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan bahwa KAD merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Pemerintah Provinsi Sumut juga mendorong agar kerja sama ini dapat diperluas ke lebih banyak daerah.

​Kepala Perwakilan Bank Indonesia Medan, Rudy Hutabarat, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan salah satu strategi pengendalian inflasi daerah yang efektif melalui penguatan jalur distribusi pangan antar-pulau.

Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, serta Dinas Komunikasi dan Informatika akan terus mendukung publikasi dan penguatan program-program strategis daerah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Rossi