Beranda blog Halaman 3

Bupati Karo Terima Audiensi MPK Wilayah Sumut-Aceh, Perkuat Sinergi Pengembangan Pendidikan Kristen

0

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menerima audiensi Pengurus Harian Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Wilayah Sumatera Utara–Aceh, Selasa (15/9/2026), di Kabanjahe.

Audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi dan dukungan terhadap pengembangan pendidikan Kristen, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, MPK Wilayah Sumut–Aceh menyampaikan sejumlah informasi terkait peran dan program MPK dalam mendukung kemajuan pendidikan Kristen. Audiensi tersebut turut dihadiri Josef Tarigan selaku Penghubung Wilayah Karo, Prof. Dr. Eva Narlina selaku Pengawas, bersama sejumlah pengurus dan rombongan MPK Wilayah Sumut–Aceh.

MPK Wilayah Sumut–Aceh saat ini menaungi 34 yayasan pendidikan. Keberadaan yayasan-yayasan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam memberikan perhatian terhadap sekolah-sekolah yang masih terpuruk, tertinggal, dan terlupakan, sehingga dapat memperoleh dukungan serta pengembangan yang lebih baik.

Dalam audiensi tersebut turut disampaikan sejumlah agenda besar MPK, di antaranya Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada 15–18 Oktober 2026 di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. MPK juga menyampaikan rencana pelaksanaan Revival Workshop bagi siswa sebagai bagian dari pembinaan dan penguatan karakter generasi muda.

Bupati Karo menyambut baik kunjungan dan silaturahmi tersebut serta mengapresiasi komitmen MPK dalam mendukung pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Karo dengan MPK Wilayah Sumut–Aceh, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, memberikan perhatian kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan penguatan, serta membangun sumber daya manusia yang berkualitas di Kabupaten Karo. (Rossi)

Bupati Karo Sambut Tim Kejaksaan Agung dalam Pengecekan Program Sekolah Nasional Terintegrasi

0

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menyambut kedatangan Tim Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam rangka pengecekan persiapan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Karo, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan penyambutan dan koordinasi tersebut dilaksanakan di Karo Command Center (KCC) dan dihadiri Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama sejumlah perangkat daerah terkait.

Kehadiran Tim Kejaksaan Agung RI merupakan tindak lanjut Surat Perintah Jaksa Agung Muda Intelijen Nomor PRIN-914/D/PP.3/09/2026 tentang perintah mengikuti kegiatan pengecekan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Dalam kegiatan tersebut, Tim Kejaksaan Agung melakukan koordinasi dan pengecekan terhadap berbagai aspek persiapan pembangunan SNT di Kabupaten Karo, termasuk kesiapan dokumen serta dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program tersebut.

Program Sekolah Nasional Terintegrasi direncanakan dibangun di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Untuk mendukung proses pengecekan, perangkat daerah terkait diminta mendampingi tim serta mempersiapkan berbagai dokumen dan data yang dibutuhkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Imdad Mahatfa Virya, S.H., Jaksa Ahli Muda pada Satuan Tugas Intelijen Reformasi dan Inovasi JAM Intelijen Kejaksaan Agung RI, Eric Putradiyanto, S.H., M.H., Jaksa Ahli Muda pada Satuan Tugas Intelijen Reformasi dan Inovasi JAM Intelijen Kejaksaan Agung RI, Dwi Riyanto, perwakilan Sekretariat Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Setditjen PAUD Dasmen) Kemendikdasmen RI, serta Arsenal Bradys, Ketua Tim Kerja Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara.

Pemerintah Kabupaten Karo melalui perangkat daerah terkait berkomitmen memberikan dukungan terhadap kelancaran proses persiapan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat terhadap pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Karo. (Rossi)

Peluang Produk Pertanian Karo Masuk Pasar Eropa

0

Kabanjahe – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. dan Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., menerima audiensi pimpinan PT Sinaga Group Global Export, Bapak Zecchini Vittoria dan Ibu Mery Krisma Sinaga, Selasa (15/9/2026).

Dalam pertemuan ini PT Sinaga Group Global Export menawarkan peluang pemasaran berbagai produk pertanian Karo ke pasar Eropa, khususnya melalui jaringan pemasaran di Italia. Perusahaan tersebut telah berperan sebagai Exclusive Marketing Manager di Italia untuk sejumlah perusahaan eksportir Indonesia.

Dalam paparannya, PT Sinaga Group Global Export juga menyoroti sejumlah kendala yang selama ini menjadi tantangan produk Indonesia di mata klien Eropa. Permasalahan yang disebut antara lain ketidakpatuhan terhadap kontrak, rendahnya komitmen dan konsistensi, masalah dalam menjaga kualitas produk dan beberapa permasalahan lainnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, PT Sinaga Group Global Export menawarkan kolaborasi kepada Pemerintah Kabupaten Karo sebagai penghubung langsung antara petani di Kabupaten Karo dan klien di Eropa dengan memenuhi beberapa persyaratan termasuk sertifikat EUDR dan ketertelusuran produk yang bebas dari deforestasi.

Beberapa komoditas yang dinilai memiliki potensi pasar Eropa meliputi kopi, buah yang dikeringkan, produk rempah dan komoditas lainnya.

Karo dinilai memiliki peluang untuk memperbaiki sistem perdagangan dan meningkatkan daya saing produk pertanian di pasar internasional sekaligus mendorong peningkatan perekonomian di Kabupaten Karo.

Turut hadir pada pertemuan ini Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Pertanian Kabupaten Karo Ronal Jamo Simangunsong, SP, M.Si dan keterwakilan Kelompok Tani Kabupaten Karo.

Dalam kesempatan ini Bupati dan Wakil Bupati Karo juga menyampaikan agar kerjasama ini bisa menjadi salah satu solusi yang berkelanjutan bagi petani di Kabupaten Karo dari segi produksi dan dapat mempersingkat proses pemasaran dari petani ke konsumen. (Rossi)

Keracunan MBG Berulang di Kabupaten Karo, Nyawa 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka Terancam

0
Keracunan MBG Berulang di Kabupaten Karo, Nyawa 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka Terancam
Keracunan MBG Berulang di Kabupaten Karo, Nyawa 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka Terancam. (Foto Istimewa)
Karo – Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten Karo mendadak tumbang usai mengkonsumsi menu yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Rakyat, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Indikasi kelalaian fatal terlihat dari temuan di lapangan. Dari total 1.060 ompreng yang disuplai oleh SPPG Cinta Rakyat ke SMK Negeri 1 Merdeka, sebanyak 43 ompreng diduga kuat terkontaminasi bakteri.

Hidangan beracun tersebut memicu gejala hebat pada para siswa, mulai dari pusing, kebas, gatal-gatal, sakit perut, mual, nyeri menelan, sesak nafas, hingga nyeri pada tenggorokan.

Evakuasi medis darurat langsung dilakukan ke RS Amanda, Berastagi untuk menyelamatkan para korban. Hingga Selasa (15/9/2026), kondisi beberapa siswa mulai membaik meski harus tetap menjalani perawatan lanjutan.

Kepala Sekolah SMKN 1 Merdeka, Mbina Bangun, membenarkan insiden keracunan yang menimpa murid-muridnya tersebut.

“Sesuai petunjuk dokter, tadi pagi udah bisa rawat jalan 5 orang bang, “pungkas Mbina Bangun kepada aktiva.news melalui pesan WhatsApp, Selasa (15/09/2026) siang.

Ketidaktegasan dan lemahnya evaluasi pemerintah daerah menjadi sorotan utama. Tragedi serupa sebelumnya telah memakan 353 korban siswa pada 13 Agustus 2026. Belum genap satu bulan berjarak, kasus keracunan ini terulang kembali tanpa ada pembenahan nyata, seolah-olah nyawa anak sekolah dipermainkan oleh pihak penyedia dan pengawas.

Sikap bungkam pejabat kian memperkeruh penanganan kasus ini. Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain Barus, sejauh ini belum memberikan keterangan resmi terkait langkah tegas maupun evaluasi terhadap SPPG Cinta Rakyat.

Daftar 43 Pelajar Korban Keracunan MBG SMKN 1 Merdeka:

1. Nikita
2. Meylanai
3. Sri Wulandari
4. Putri Sisilia
5. Uniodela

6. Filling
7. Sabarina
8. Irani Ramandani
9. Mikha Erbuen
10. Brage S.Brahmana

11. Aisyah
12. Chievo
13. Alfira Salsalina
14. Agita Gina
15. Sonya Silitonga

16. Revalina Cantika
17. Mujiati
18. Hazza Nur Sahada
19. Melati Regina Putri
20. Sifa Nabiliya

21. Caca Br Pandiangan
22. Puttri Aritonang
23. Maria Prisilia
24. Ica Salsalibna
25. Teta Br Ginting

26. Tasya Hairunisa
27. Jesika Kamelia Br Sinuhaji
28. Genesis Bangun
29. Helno Vawel Manurung
30. May Nevayona Br Tarigan

31. Anggun Br Ginting
32. Sylfia
33. Pernandes Mikael Sembiring
34. Cehsea Eka Pindi
35. Brema Gurusinga

36. Parid Joel Sagala
37. Kristian Amonangan Sinaga
38. Reh Malemna Br Sitepu
39. Yoel Simarmata
40. Sion Bravel P Ginting
41. Nove Randa Teresia Br Barus
42. Galuh Hartati
43.Sinta Clara Br Sembiring
(As)

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

0

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin (14/09/2026).

Ketua GMKI Cabang Asahan Valentino Sihombing mengatakan, audiensi tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, khususnya dalam program kepemudaan di lingkungan gereja.

Ia menyampaikan, GMKI akan menggelar turnamen futsal antar pemuda gereja pada 23–30 September 2026 sebagai rangkaian Dies Natalis GMKI ke-V yang puncaknya dilaksanakan pada 1 Oktober 2026. GMKI juga mengundang Bupati Asahan untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Valentino menegaskan GMKI Cabang Asahan siap mengambil bagian dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Asahan dan menyukseskan visi serta misi pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi atas niat GMKI membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia menilai kegiatan positif seperti turnamen futsal dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus mengurangi kenakalan remaja.

“Kami mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan, apalagi kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi,” ujar Bupati.

Terkait undangan Dies Natalis GMKI ke-V, Bupati menyampaikan akan berupaya hadir secara langsung apabila tidak terdapat agenda lain. Jika berhalangan, Pemkab Asahan akan menugaskan pejabat untuk menghadiri kegiatan tersebut. (As)

Jambore Kader Posyandu Asahan 2026 Resmi Ditutup

0

KISARAN – Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 resmi ditutup Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran, Minggu (13/09/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang telah mengikuti rangkaian kegiatan. Ia berharap jambore dapat digelar secara rutin sebagai wadah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kreativitas kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati juga meminta agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama jambore diterapkan dalam pelayanan Posyandu, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak serta mewujudkan program prioritas Asahan Sehat.

Pada kesempatan tersebut, turut diberikan penghargaan kepada kader yang telah mengabdi selama 10, 15 dan 20 tahun, hadiah kepada para pemenang lomba, serta bantuan hibah bacaan bermutu berupa buku dan perlengkapan membaca kepada sejumlah penerima.

Kecamatan Kota Kisaran Barat berhasil meraih Juara Umum Jambore Kader Posyandu Tahun 2026. Sementara itu, Winarti, kader Posyandu Kamboja Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat, memperoleh penghargaan khusus berupa hadiah perjalanan umrah dari Bupati Asahan.

Penutupan jambore ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Asahan bersama para tamu kehormatan, sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026.

Bupati Asahan Buka Jambore Kader Posyandu ke-XIII

0

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., membuka Jambore Kader Posyandu ke-XIII Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran, Minggu (13/09/2026).

Jambore yang mengusung tema “Kader Terampil, Posyandu Kuat, Asahan Sehat, Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut diikuti perwakilan kader Posyandu dari 25 kecamatan. Kegiatan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Asahan bersama para tamu undangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Hari Sapna, M.KM., mengatakan jambore bertujuan meningkatkan kompetensi kader sekaligus memperkuat kolaborasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Bupati Asahan berharap para kader terus memberikan pelayanan terbaik, khususnya kepada anak-anak, serta bersama-sama membantu menekan angka stunting. Ia juga mengumumkan penghargaan bagi kader Posyandu terbaik berupa perjalanan umrah bagi kader Muslim dan uang tunai bagi kader non-Muslim.

“Berikanlah pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama kepada anak-anak kita sebagai generasi penerus,” pesan Bupati.

Saat ini, Kabupaten Asahan memiliki hampir 950 Posyandu yang tersebar di 25 kecamatan. Rangkaian jambore diisi dengan senam sehat, sarasehan, perlombaan keterampilan kader, skrining kesehatan, serta berbagai kegiatan lainnya. (As)

Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola Usia 35+ Piala Ketua DPRD

0

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., membuka Turnamen Sepak Bola Usia 35+ Piala Ketua DPRD Kabupaten Asahan Antar Kecamatan se-Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Stadion Mutiara Kisaran, Jumat (11/9/2026).

Turnamen yang diikuti 24 tim tersebut turut dirangkai dengan laga ekshibisi antara Forkopimda Kabupaten Asahan dan Forkopimda Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini menjadi sarana kompetisi sekaligus mempererat silaturahmi antarkecamatan dan antar-pemerintah daerah.

Ketua Panitia Ali Ibra Manurung mengatakan, seluruh peserta merupakan perwakilan kecamatan se-Kabupaten Asahan. Ia berharap turnamen dapat berlangsung sportif sekaligus menjadi wadah memperkuat kebersamaan.

Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M., menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Pemkab Serdang Bedagai. Menurutnya, pertandingan tersebut tidak hanya mengedepankan olahraga, tetapi juga membangun hubungan dan silaturahmi antarpemerintah daerah.

Bupati Asahan mengatakan, berbagai kompetisi sepak bola yang digelar Pemkab Asahan merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penjaringan potensi pemain, mulai dari kelompok usia dini hingga kelompok usia dewasa. Ia berharap turnamen U-35+ semakin menggairahkan olahraga sepak bola sekaligus memperkuat kolaborasi menuju Sumut Berkah.

Dalam laga ekshibisi, Forkopimda Asahan berhasil mengalahkan Forkopimda Serdang Bedagai dengan skor 2-1. Dua gol Asahan dicetak Solehuddin Marpaung dan Imam, sementara Serdang Bedagai memperkecil kedudukan melalui Khairul.

Menariknya, Bupati Asahan tampil sebagai penjaga gawang, sedangkan Bupati Serdang Bedagai sebagai penyerang. Pertandingan berlangsung meriah dan penuh keakraban, kemudian ditutup dengan penyerahan plakat serta foto bersama kedua pemerintah daerah.(As)

PD FJPK Sumut Siap Bangun Soliditas Organisasi Lewat Temu Ramah

0

Medan – PD FJPK Sumut resmi memulai langkah pembentukan kepengurusannya melalui kegiatan Temu Ramah dan Perkenalan yang digelar di Hall Cafe Cindelaras, kawasan Stadion Teladan, Medan, pada Sabtu (12/09/2026).

Acara ini dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Forum Jurnalis Peduli Keadilan (PB – FJPK), Jansen Leo Siagian, yang didampingi oleh Pendiri FJPK, Ir. Pangihutan Hutapea, SH, MM.

PB FJPK dalam kata pembukaannya menjelaskan sejarah pembentukan Forum Jurnalis Peduli Keadilan hingga jalannya struktur kepengurusan di tingkat pusat.

Kepengurusan PB – FJPK saat ini diperkuat oleh Sekretaris Jenderal Bambang Lusiadi, SE, Dewan Pembina Jenderal Pol. (Purn) Drs. Sutanto, serta Dewan Pakar Prof. Sri Yunanto, SH, MH.

Keanggotaan FJPK dipastikan bersifat terbuka dan tidak terbatas pada jurnalis atau insan pers saja. Jansen Leo Siagian atau yang akrab disapa Bang Leo menyampaikan bahwa masyarakat umum, pensiunan pegawai, TNI/Polri, hingga ASN dapat bergabung menjadi anggota.

“Bisa juga masyarakat umum, pensiunan pegawai ataupun TNI/Polri maupun ASN. Sebab saat ini, teknologi semakin berkembang dan media sosial juga sudah dijadikan publik menjadi sarana informasi yang dapat diakses oleh siapa saja dan tanpa batas wilayah atau negara,” jelasnya.

Tujuan FJPK didirikan juga berfokus pada upaya menyuarakan keadilan bagi masyarakat luas. Leo menegaskan pentingnya keberanian pengurus dan anggota dalam menegakkan fungsi pers di tengah dinamika publik.

“Seluruh anggota dan pengurus FJPK harus berani menyuarakan ketidakadilan yang terjadi itu agar jurnalis atau pers sebagai pilar keempat demokrasi, berjalan dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Pembentukan PD FJPK Sumut ini menjadi ajang saling mengenal antaranggota dari berbagai daerah sebelum struktur kepengurusan diresmikan secara definitif oleh Pengurus Besar.

“Setelah nantinya terbentuk, maka PB – FJPK akan melakukan rapat untuk mendefenitifkan kepengurusan PD – FJPK Sumut. Bila nanti ada koreksi dari PB, maka Calon PD – FJPK Sumut masih harus disempurnakan sesuai masukan dari PB,” jelasnya.

Soliditas FJPK menjadi pesan kunci yang ditekankan oleh pimpinan PB FJPK kepada jajaran calon pengurus daerah agar roda organisasi dapat berjalan dengan baik.

“Soliditas itulah yang penting dalam berorganisasi. Tanpa soliditas, roda organisasi tidak dapat berjalan,” pesannya.

Dukungan PWI Sumut turut mewarnai jalannya acara tersebut. Ketua PWI Sumut yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Hukum, Amrizal, menyampaikan apresiasi atas hadirnya FJPK di Sumatera Utara untuk memperkuat sinergi antardua lembaga pers.

“Saya mewakili Pak Farianda Sinik dimana beliau hari ini kebetulan ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkannya, menyampaikan pesan beliau bahwa PWI Sumut mendukung kehadiran FJPK di Sumut.

Beliau juga berharap untuk ke depannya, PWI dan FJPK dapat bersinergi memperkuat peran dan fungsi pers bagi tersalurnya informasi yang valid yang dibutuhkan oleh masyarakat,” kata jurnalis yang saat ini juga berprofesi sebagai pengacara.

Daftar Calon Pengurus PD FJPK Sumut

Acara tersebut juga diramaikan dengan ucapan selamat melalui papan bunga dari Ketua Umum PKN, Maruli Aner Siagian, serta Kakan Imigrasi Belawan, Eko Yudis Rajagukguk. Dari hasil musyawarah singkat, disepakati struktur calon pengurus sebagai berikut:

Ketua: Nelson Siregar
Wakil Ketua: Leo Hutapea
Sekretaris: Daulat Sihombing
Wakil Sekretaris: Irwan Lubis
Bendahara: Vivi Manalu
Wakil Bendahara: Jannes Simanjuntak
Kabid OKK: Indra Hutapea
Kabid Advokasi: Parluhutan Panjaitan
Kabid Humas/Protokoler: Leston Siregar

(As/Sm/Red)

Bupati Asahan Terima Audiensi Panitia Wisuda Sarjana Angkatan XXXVI

0

ASAHAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Panitia Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan Kisaran Angkatan XXXVI Tahun Akademik 2026/2027 di Ruang Kerja Bupati Asahan, Jumat (11/9/2026).

Audiensi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian undangan kepada Bupati Asahan terkait pelaksanaan wisuda yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (24/9/2026). Kegiatan wisuda mengusung tema “Mengukuhkan Sarjana Berintegritas, Adaptif di Era Digital dan Berdedikasi Membangun Peradaban yang Berkemajuan.”

Wakil Rektor Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan Kisaran, Dr. Saiful Ahyar, S.Ag., M.A., menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Bupati untuk menerima panitia dan menyampaikan informasi persiapan pelaksanaan wisuda.

Bupati Asahan menyambut baik audiensi tersebut dan menyampaikan rencana kehadirannya pada acara wisuda apabila tidak terdapat agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan khidmat.

Bupati juga berpesan agar para lulusan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dengan memberikan manfaat bagi masyarakat. Para sarjana diharapkan turut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui integritas, kompetensi dan semangat pengabdian. (As)