Beranda blog Halaman 3

Imigrasi Belawan Raih Prestasi Dalam Ajang Nasional Intelijen Keimigrasian 2026

0

BOGOR — Rasa haru dan bangga menyelimuti suasana kegiatan Diseminasi Penguatan Penyusunan Produk Intelijen Keimigrasian T.A. 2026 yang digelar di Bogor pada 23–25 September 2026. Dalam ajang bergengsi tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan berhasil mengukir prestasi manis yang membanggakan.

Imigrasi Belawan sukses meraih penghargaan sebagai terbaik kedua dalam kualifikasi Pengelolaan dan Pelaporan Laporan Harian Intelijen (LHI) untuk kategori Kantor Imigrasi Kelas II. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan kerja keras yang telah dicurahkan oleh seluruh jajaran pegawai.

Prestasi Imigrasi Belawan ini diserahkan langsung oleh Direktur Intelijen Keimigrasian, Kombes Pol. Agus Waluyo, S.I.K., kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk. Momen penyerahan penghargaan tersebut berlangsung penuh khidmat dan rasa syukur.

Eko Yudis Parlin Rajagukguk menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas apresiasi yang diterima. Beliau menegaskan bahwa capaian ini bukanlah milik individu, melainkan buah dari komitmen dan perjuangan bersama seluruh tim di Imigrasi Belawan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas Laporan Harian Intelijen. Bukan hanya dari sisi ketepatan waktu, tetapi juga memastikan setiap informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat dalam mendukung pelaksanaan tugas keimigrasian,” ujar Eko dengan penuh rasa haru.

Fungsi intelijen keimigrasian sendiri memegang peran vital sebagai pijakan utama dalam pengambilan kebijakan. Informasi yang akurat dan tepat waktu menjadi kunci agar setiap tindakan keimigrasian dapat berjalan secara profesional serta akuntabel.

Komitmen Imigrasi Belawan ini sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. Beliau terus mendorong seluruh jajaran keimigrasian untuk memperkuat profesionalisme demi mewujudkan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”.

Melalui semangat tersebut, tugas keimigrasian tidak hanya berfokus pada kepatuhan aturan semata. Lebih dari itu, setiap langkah ditujukan untuk memberikan manfaat nyata serta dampak positif bagi masyarakat dan negara.

Kegiatan diseminasi yang dibuka oleh Kombes Pol. Agus Waluyo ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan teknis pegawai. Melalui acara ini, petugas dilatih dalam mengumpulkan, mengolah, menganalisis, hingga menyusun produk intelijen yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Rangkaian acara juga diisi dengan pemaparan serta diskusi interaktif bersama narasumber ahli. Para narasumber berasal dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis Tentara Nasional Indonesia (BAIS TNI), Pusat Intelijen Lemdiklat Polri, serta Subdit Produk Intelijen Keimigrasian.

Bagi Imigrasi Belawan, penghargaan terbaik kedua ini menjadi pendorong semangat untuk terus melangkah maju. Seluruh jajaran berkomitmen menjaga ketelitian informasi dan meningkatkan kualitas pelaporan intelijen demi pelayanan publik yang semakin berkualitas secara berkelanjutan. (MR/As/Red)

Bupati Asahan Hadiri Wisuda Sarjana IAIDU Asahan Angkatan XXXVI

0

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan Kisaran Angkatan XXXVI Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran, Kamis (24/09/2026).

Wisuda mengusung tema “Integritas, Adaptabilitas, dan Dedikasi Membangun Peradaban”. Pada kesempatan tersebut, IAIDU Asahan mewisuda 199 lulusan dari enam program studi jenjang strata satu.

Rektor IAIDU Asahan, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., menyampaikan bahwa IAIDU Asahan terus melakukan pengembangan kelembagaan. Pada Agustus 2026, pihaknya telah menjalani Asesmen Lapangan oleh Kementerian Agama RI sebagai bagian dari proses alih bentuk dari institut menjadi universitas.

Pembina Daar Al Uluum, Buya Drs. H.A. Muin Isma Nasution, berpesan agar perkembangan IAIDU tetap berpegang pada nilai-nilai Islam dan kepesantrenan. Ia berharap para lulusan mampu mengamalkan ilmu, menjaga nama baik almamater serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Menurutnya, wisuda bukan akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk mengabdikan ilmu melalui karya dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Teruslah belajar sepanjang hayat, tingkatkan kompetensi dan wawasan, serta jadilah pribadi yang inovatif dan kreatif,” pesan Bupati.

Bupati menegaskan bahwa Pemkab Asahan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan karena kemajuan daerah sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan orasi ilmiah oleh Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Dr. Syawaluddin Nasution, M.Ag.

Turut hadir Pembina Daar Al Uluum, perwakilan Kapolres dan Dandim 0208/Asahan, Rektor dan jajaran IAIDU Asahan, civitas akademika, sejumlah kepala OPD serta tamu undangan lainnya. (As)

Bupati Asahan Tanggapi Aspirasi SPI pada Hari Tani Nasional

0

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima dan menanggapi aspirasi Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Asahan yang menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Bupati Asahan, Kamis (24/09/2026).

Aksi yang berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional tersebut mengangkat tema “Reforma Agraria Sejati, Tanah untuk Petani, Keadilan Agraria untuk Rakyat.” Ketua DPW SPI Sumatera Utara Jubaidah Tambunan dan Ketua DPC SPI Asahan Binsar Daniel Manurung secara bergantian menyampaikan aspirasi terkait penyelesaian konflik agraria, kepastian hak atas tanah serta pelaksanaan reforma agraria.

Dalam tuntutannya, SPI Asahan meminta pemerintah melegalisasi lahan perjuangan petani, menyelesaikan konflik pertanahan dengan mengedepankan keadilan, menghentikan kriminalisasi terhadap petani serta menjalankan reforma agraria sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Asahan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan masih menunggu petunjuk pelaksanaan dari pemerintah pusat terkait ketentuan agraria yang telah ditetapkan. Setelah aturan pelaksana diterbitkan, Pemkab Asahan akan menjalankan kewenangannya sesuai peraturan perundang-undangan.

“Kita masih menunggu petunjuk pelaksana dari pemerintah. Apabila sudah ada, kita akan melaksanakan sesuai dengan undang-undang dan ketentuan yang berlaku,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak SPI dan kelompok tani untuk bersama-sama mencari solusi atas persoalan agraria di Kabupaten Asahan melalui pembahasan dan keputusan bersama, sehingga setiap langkah yang diambil memiliki dasar hukum dan tidak merugikan pihak mana pun.

Turut hadir Kapolres Asahan, Kepala BPN Kabupaten Asahan serta sejumlah pimpinan OPD terkait. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada SPI yang telah menyampaikan aspirasi secara langsung serta mengucapkan selamat Hari Tani Nasional. (As)

Kasus Koperasi KMGR Berbuntut Panjang, PDIP Karo Jadwalkan Pemanggilan Ulang Kader Terlapor

0

Kabanjahe — Polemik dugaan penahanan dana simpanan buruh tani di Koperasi Serba Usaha (KSU) Mega Gotong Royong (KMGR) yang menyeret nama anggota DPRD Karo dari Fraksi PDI Perjuangan, Dra. Lusia Sukatendel, M.Sp, terus bergulir.

Menanggapi aksi spontanitas warga Desa Bintang Meriah di Kantor DPRD Karo serta laporan resmi yang masuk ke sekretariat partai, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo, Peri Edisonta S. Milala, akhirnya memberikan keterangan dan tanggapan resmi. Pada hari Rabu (23/9/2026) sore

Saat dikonfirmasi oleh wartawan, Peri Edisonta membenarkan bahwa permasalahan terkait koperasi tersebut sebenarnya bukanlah isu baru di internal partai. Menurutnya, persoalan serupa pernah diadukan oleh warga Desa Bintang Meriah sejak masa kepemimpinan Ketua DPC sebelumnya, Maja Purba.

“Ya, permasalahannya itu sejak kepemimpinan Pak Maja Purba masih menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo, sudah pernah juga ada yang melaporkan anggota Koperasi Mega Gotong Royong warga Desa Bintang Meriah, dan sempat juga dibahas di kantor DPC kala itu. Yang bersangkutan, Ibu Lusi br Sukatendel, juga dipanggil saat itu,” ungkap Peri Edisonta.

Kendati demikian, ketika disinggung mengenai perkembangan penyelesaian dana simpanan para buruh tani yang dikabarkan macet hingga ratusan juta rupiah, Peri mengaku mendapat informasi bahwa sempat ada upaya pembayaran kepada sebagian anggota. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kebenaran dari pelaksanaan pembayaran tersebut.

“Kalau menurut sepengetahuan saya, kemarin itu sudah ada simpanan anggota yang katanya sudah dibayarkan kira-kira ada 10 orang. Betul dibayarkan atau belum, saya tidak tahu pasti,” ujarnya.

Menyikapi laporan pengaduan baru yang telah resmi dilayangkan oleh perwakilan masyarakat dan buruh tani korban KMGR ke Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo, Peri Edisonta menegaskan bahwa pihak partai akan segera mengambil langkah konkrit dalam waktu dekat.

Sesuai dengan agenda partai, pemanggilan terhadap Lusia Sukatendel akan segera dijadwalkan ulang untuk dimintai keterangan secara langsung.

“Terkait laporan yang sudah masuk ke Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo, kami tidak tau mau mengirim surat balasan nya kemana karna pelapor tidak menuliskan alamat maupun nomor kontak nya pada surat laporan yang disampaikan ke Sekertariat. Namun begitu sesuai rencana pada hari Sabtu ini akan kami panggil lagi yang bersangkutan (Lusia br Sukatendel) untuk diminta keterangannya,” pungkas Peri mengakhiri sambungan telepon.

Langkah tegas dan pemanggilan yang dijadwalkan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo ini kini tengah disorot oleh publik dan para buruh tani, yang berharap partai berlogo kepala banteng tersebut benar-benar membela hak-hak *wong cilik* serta transparan dalam menyelesaikan persoalan yang merugikan rakyat kecil di Kabupaten Karo. (Rossi/Tim)

Aksi Spontanitas Buruh Tani Berbuntut Panjang, Ketua Koperasi KMGR Lusia Sukatendel Mendadak Kumpulkan Pengurus Se – Kabupaten Karo

0

Karo — Pasca aksi spontanitas yang digerakkan oleh anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Mega Gotong Royong Bersama Karo (KMGR) dari Desa Bintang Meriah di Kantor DPRD Kabupaten Karo pada Senin lalu, dinamika baru justru muncul melalui beredarnya surat undangan resmi berkop pengurus koperasi tertanggal 22 September 2026.

Surat yang ditandatangani oleh Ketua Pengurus KMGR, Dra. Lusia Sukatendel, M.Sp (yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Karo dari Fraksi PDI Perjuangan), mengundang seluruh pengurus dan anggota KMGR se-Kabupaten Karo untuk menghadiri acara “Shering Pengurus dan Anggota”.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Kantor Koperasi Mega Gotong Royong, Perumahan Jokowi, Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo.

Namun, keluarnya surat undangan ini menuai sorotan tajam dan pandangan kritis dari berbagai kalangan, khususnya para korban dan pemerhati penegakan hukum ekonomi rakyat.

Langkah pengurus KMGR mengagendakan pertemuan mendadak pasca-aksi protes di gedung dewan dinilai sebagian pihak sebagai upaya defensif atau “pemadam kebakaran” di tengah menggunungnya tuntutan transparansi pencairan dana simpanan yang tertahan selama dua tahun terakhir.

Sejumlah pihak mempertanyakan urgensi dan efektivitas dari agenda *sharing* tersebut, mengingat persoalan utama yang didesak oleh buruh tani dan masyarakat korban adalah kejelasan hak-hak keuangan mereka yang mencapai ratusan juta rupiah, serta akuntabilitas pengelolaan dana simpan pinjam yang selama ini dikeluhkan macet.

Alih-alih melompat pada agenda konsolidasi umum, para korban mendesak agar pengurus fokus memberikan pertanggungjawaban terbuka dan penyelesaian konkret atas mandeknya pencairan uang simpanan anggota di Desa Bintang Meriah.

Hingga saat ini, desakan agar persoalan ini diusut secara transparan tanpa ada upaya pengalihan isu terus bergulir, sementara publik dan para warga yang umumnya berprofesi sebagai buruh tani tetap menantikan ketegasan sikap baik dari pihak internal koperasi maupun dari pengurus partai Politik PDI Perjuangan Sumatera Utara dan Aparat penegak hukum. (Rossi/Tim)

Desa Sengon Sari Wakili Asahan dalam Lomba Desa Terbaik LBS Tingkat Sumut

0

KISARAN – Desa Sengon Sari, Kecamatan Aek Kuasan, mewakili Kabupaten Asahan dalam Evaluasi Lomba Desa Terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Evaluasi berlangsung di Kantor Desa Sengon Sari, Rabu (23/09/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 dan dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Tim Evaluasi LBS Provinsi Sumatera Utara, jajaran OPD, Forkopimcam Aek Kuasan, TP PKK Kabupaten Asahan, TP PKK Kecamatan dan Desa Sengon Sari serta tamu undangan lainnya.

Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Juniar S. Pane menyampaikan bahwa kehadiran tim evaluasi menjadi momentum pembinaan sekaligus motivasi bagi masyarakat Desa Sengon Sari untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan mengapresiasi masyarakat Desa Sengon Sari yang telah menjadikan kebersihan dan kesehatan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Ia berharap upaya tersebut dapat dipertahankan dan membawa Desa Sengon Sari meraih hasil terbaik di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Ketua Tim Evaluasi LBS Provinsi Sumatera Utara Rina Hafni Lubis mengatakan penilaian tidak hanya melihat hasil, tetapi juga keterlibatan dan kerja nyata masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menciptakan lingkungan yang sehat.

Setelah kegiatan seremoni, tim evaluasi bersama Wakil Bupati Asahan dan jajaran TP PKK meninjau langsung sejumlah pekarangan masyarakat Desa Sengon Sari untuk melihat penerapan program LBS di lapangan. (As)

Bupati Asahan Buka Gathering Kredit Pra Pensiun Bank Sumut

0

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., membuka Gathering Kredit Pra Pensiun yang digelar Bank Sumut Cabang Kisaran di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (23/09/2026).

Kegiatan mengusung tema “Penguatan Kesejahteraan dan Perencanaan Keuangan ASN Menghadapi Masa Pensiun” dan diikuti ASN Pemerintah Kabupaten Asahan yang akan memasuki masa purna tugas.

Kepala Bank Sumut Cabang Kisaran Surya Utama mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus bentuk komitmen Bank Sumut dalam mendukung kesejahteraan ASN. Dalam kesempatan itu, Bank Sumut memperkenalkan Kredit Multi Guna (KMG) dan Kredit Pra Pensiun yang dapat dimanfaatkan ASN sesuai kebutuhan, termasuk sebagai persiapan menghadapi masa pensiun.

Sementara itu, Bupati Asahan mengingatkan ASN agar mempersiapkan masa pensiun sejak dini. Persiapan tidak hanya berkaitan dengan keuangan, tetapi juga mental, kesehatan, keluarga dan aktivitas yang akan dijalani setelah tidak lagi berdinas.

Bupati mendorong ASN mengelola keuangan secara bijak, menjaga kesehatan serta menyiapkan kegiatan produktif seperti berwirausaha, berkebun, menyalurkan hobi maupun aktif dalam kegiatan sosial.

“Pensiun bukan berarti berakhirnya aktivitas, tetapi merupakan fase baru yang dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif dan produktif,” ujar Bupati.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan ASN memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai perencanaan keuangan dan dapat menjalani masa pensiun secara mandiri, tenang dan tetap produktif. (As)

Bupati Karo Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2026 Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karo

0

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menyampaikan Nota Pengantar Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Karo Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karo.

Perubahan KUA dan PPAS dilakukan sebagai penyesuaian terhadap perkembangan kondisi daerah, hasil evaluasi pelaksanaan APBD semester pertama, serta perubahan kebijakan transfer pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dalam dokumen tersebut, pendapatan daerah Kabupaten Karo mengalami peningkatan sebesar Rp151,17 miliar, dari Rp1,298 triliun pada APBD Induk 2026 menjadi Rp1,449 triliun.
Peningkatan tersebut berasal dari penyesuaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya retribusi daerah sebesar Rp12,26 miliar, pendapatan transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp101,71 miliar, serta transfer antar daerah dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp37,20 miliar.

Seiring dengan perubahan pendapatan, belanja daerah juga mengalami penyesuaian. Belanja daerah meningkat sebesar Rp212,62 miliar, dari Rp1,290 triliun menjadi Rp1,503 triliun. Penyesuaian belanja diarahkan untuk mendukung prioritas pembangunan daerah, pencapaian target RPJMD 2025–2029, pemenuhan mandatory spending, serta belanja wajib dan mengikat.

Bupati Karo menyampaikan bahwa perubahan KUA dan PPAS menjadi bagian penting dalam menyesuaikan kebijakan anggaran dengan kondisi keuangan daerah serta kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Selanjutnya, dokumen perubahan KUA dan PPAS akan menjadi dasar dalam pembahasan bersama antara Pemerintah Kabupaten Karo dan DPRD Kabupaten Karo menuju penyusunan Perubahan APBD Kabupaten Karo Tahun Anggaran 2026.

Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo. (Rossi)

Bupati Asahan Apresiasi Peran Baznas Bantu Masyarakat

0

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mengapresiasi kontribusi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan dalam mendukung berbagai program sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Silaturahmi Pimpinan Baznas se-Sumatera Utara di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Senin (21/09/2026).

Bupati menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Sumatera Utara dan seluruh pimpinan Baznas Kabupaten/Kota yang telah memilih Kabupaten Asahan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antarpengurus Baznas.

Taufik menyebutkan, Baznas Kabupaten Asahan telah banyak membantu pemerintah daerah melalui berbagai program, seperti santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa serta pemberian beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa.

Ia berharap sinergi antara Pemkab Asahan dan Baznas terus diperkuat sehingga berbagai program yang dijalankan dapat semakin luas memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan Baznas terus berjalan dengan baik, sehingga masyarakat dapat terbantu melalui berbagai program yang ada,” ujar Bupati. (As)

Bupati Asahan Luncurkan Inovasi ASTABRATA

0

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., resmi meluncurkan inovasi ASTABRATA (Akselerasi Strategis Tata Kelola Berbasis Data, Resiliensi, Adaptasi dan Pengentasan Kemiskinan) di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (21/09/2026).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan Jutawan Sinaga, S.STP., M.AP., menjelaskan ASTABRATA dirancang untuk mendukung pencapaian RPJMD 2025–2029, terutama dalam pengurangan kemiskinan, ketepatan sasaran perlindungan sosial, serta mendorong kemandirian keluarga penerima manfaat.

Ia menegaskan ASTABRATA bukan program bantuan baru, melainkan mekanisme untuk memastikan setiap keluarga memperoleh intervensi sesuai kondisi dan kebutuhannya. Program ini diterapkan di 25 kecamatan dengan sasaran awal sedikitnya 100 keluarga penerima manfaat usia produktif.

Sementara itu, Bupati Asahan menekankan bahwa pengentasan kemiskinan harus didukung data yang lengkap, akurat dan mutakhir. Menurutnya, data yang baik menjadi dasar perencanaan dan program yang tepat sasaran.

Bupati juga meminta seluruh jajaran mempercepat penyelesaian Sensus Ekonomi 2026 yang telah mencapai 82,5 persen serta memperkuat sosialisasi Parlinsos Digital agar pendataan penerima bantuan semakin akurat.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah meninggalkan pola kerja sektoral dan memperkuat kolaborasi. Menurutnya, Sensus Ekonomi, Parlinsos Digital dan ASTABRATA harus berjalan selaras untuk memperkuat basis data dan mempercepat penanganan kemiskinan di Kabupaten Asahan. (As)