Beranda blog Halaman 27

BI dan Kepala Daerah Sisi Batas Labuhan Sepakat Perkuat Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah

0

Kisaran — Upaya memperkuat stabilitas harga serta mempercepat digitalisasi keuangan daerah kembali ditegaskan dalam High Level Meeting TPID dan TP2DD Wilayah Sisi Batas Labuhan yang digelar di Aula Hotel Niagara Parapat. Pertemuan strategis ini dihadiri Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama para kepala daerah dari delapan kabupaten/kota, yaitu Labuhanbatu Utara, Simalungun, Tanjungbalai, Pematangsiantar, Labuhanbatu, Batu Bara, dan Labuhanbatu Selatan. Soliditas kehadiran para pimpinan daerah tersebut memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketahanan ekonomi regional, 13 November 2025.

Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman, menegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah untuk menghadapi dinamika ekonomi. “Sinergi antardaerah adalah kunci menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan Bank Indonesia, stabilitas harga dapat terus dijaga dan transformasi digital bisa berlangsung lebih cepat dan efektif,” paparnya. Ia juga menyoroti penguatan UMKM sebagai elemen penting penggerak ekonomi wilayah Sisi Batas Labuhan.

Bupati Asahan dalam paparannya menjelaskan berbagai langkah konkret yang telah ditempuh Pemkab Asahan dalam pengendalian inflasi. Di antaranya operasi pasar murah, Gerakan Pangan Murah, pemantauan harga harian, koordinasi dengan Bulog, serta sidak pasar secara berkala. Pemkab Asahan juga menerapkan Roadmap TPID dengan prinsip 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Di sisi lain, digitalisasi keuangan daerah turut didorong melalui perluasan transaksi non-tunai dan pemanfaatan platform digital demi meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menyusun rencana aksi bersama yang lebih terukur dalam menjaga stabilitas ekonomi, meredam tekanan inflasi, sekaligus mempercepat digitalisasi keuangan daerah. Agenda ditutup dengan Pengukuhan WUBI Batch IV bagi pelaku UMKM binaan Bank Indonesia Pematangsiantar serta penanaman pohon sebagai simbol dukungan terhadap ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan. (As)

Pemkab Asahan Percepat Pembangunan Geoportal SJIG, Gandeng UGM dan BIG RI untuk Perkuat Data Spasial

0

Kisaran, (13/11/2025) — Pemerintah Kabupaten Asahan terus mendorong percepatan pembangunan Geoportal Simpul Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) sebagai pusat integrasi data spasial yang akurat, valid, dan dapat diakses untuk mendukung seluruh proses perencanaan pembangunan daerah.

Langkah strategis ini melibatkan 17 OPD teknis dan 1 Bagian sebagai penyedia data sektoral, serta menggandeng Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) RI sebagai mitra teknis nasional.

Melalui agenda penyelarasan teknis yang digelar tersebut, Pemkab Asahan menargetkan keseragaman standar pengelolaan data, percepatan penyediaan informasi sektoral, hingga penyamaan persepsi lintas perangkat daerah. Seluruhnya diarahkan agar proses pembangunan Geoportal SJIG bisa diselesaikan tepat waktu pada tahun 2025.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Jutawan Sinaga, S.STP., M.A.P., menegaskan bahwa pembangunan geoportal tidak sekadar menyajikan peta digital, tetapi memastikan setiap kebijakan daerah berbasis pada data spasial yang presisi dan aman. Menurutnya, pemanfaatan geospasial kini menjadi komponen wajib dalam perencanaan modern, mulai dari penyusunan tata ruang, pembangunan infrastruktur, mitigasi lingkungan, pengawasan kesehatan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan hadirnya BIG RI, seluruh perangkat daerah diharapkan makin memahami standar nasional, metode pengambilan titik koordinat, serta pengelolaan metadata agar setiap dataset siap diintegrasikan.

Sementara itu, Bupati Asahan melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Supriyanto, M.Pd., mengingatkan bahwa penyediaan data sektoral bukan sekadar formalitas, tetapi pekerjaan teknis yang sangat menentukan kualitas Geoportal SJIG. Ia menekankan pentingnya verifikasi lapangan, pemutakhiran data secara konsisten, serta kepatuhan terhadap standar BIG. Dengan target penyelesaian pada 2025, ia meminta seluruh OPD memperkuat koordinasi dan mempercepat pemenuhan data agar proses integrasi berjalan optimal.

Melalui komitmen bersama BIG RI, Fakultas Geografi UGM, serta 17 OPD teknis dan 1 Bagian, Pemkab Asahan optimistis mampu menghadirkan Geoportal SJIG yang modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pembangunan. Infrastruktur data spasial yang terbangun nantinya diharapkan menjadi fondasi utama bagi pengambilan keputusan pembangunan yang lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan. (As)

Pemkab Asahan Perkuat Aturan Pakaian Dinas ASN

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah menggelar rapat pembahasan pedoman pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah meningkatkan disiplin dan keseragaman aturan di seluruh perangkat daerah. Forum tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti terbitnya Permendagri Nomor 10 Tahun 2024 yang menggantikan Permendagri Nomor 11 Tahun 2020, sekaligus menyamakan persepsi agar tidak muncul perbedaan penafsiran dalam penerapannya, 13 November 2025.

Dalam sambutan tertulis Bupati Asahan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Drs. Muhilli, MM, ditegaskan bahwa pakaian dinas tidak hanya berfungsi sebagai penanda identitas ASN, tetapi juga mencerminkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan wibawa sebagai abdi negara. Karena itu, setiap perangkat daerah perlu memahami substansi regulasi baru sehingga implementasinya berlangsung tertib dan profesional.

Rapat menghadirkan narasumber dari Biro Organisasi Setdaprov Sumatera Utara, Mukhlis, yang memberikan pemaparan mengenai sejumlah penyempurnaan dalam aturan tersebut. Ia menyoroti pentingnya etika berpakaian, standar profesionalitas, serta ruang adaptasi yang dapat dilakukan pemerintah daerah untuk mengakomodasi karakter dan budaya lokal tanpa mengurangi prinsip keseragaman yang diatur secara nasional.

Plt. Asisten Administrasi Umum juga menekankan bahwa keberhasilan penerapan aturan pakaian dinas bergantung pada komitmen pengawasan dari setiap pimpinan perangkat daerah. Narasumber turut menegaskan bahwa seluruh ASN, termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), mengikuti ketentuan yang sama, dengan penyesuaian tertentu bagi ASN yang bertugas di lapangan. Pertanyaan peserta mengenai Pasal 7 Ayat 2 serta aturan bagi pegawai lapangan dijelaskan sebagai bentuk fleksibilitas regulasi yang tetap berada dalam koridor profesionalitas.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Asahan berharap tercipta pemahaman yang seragam mengenai pedoman penggunaan pakaian dinas, sehingga pelaksanaannya semakin konsisten di seluruh unit kerja. Rapat tersebut menjadi momentum penguatan budaya kerja ASN yang disiplin, rapi, dan berwibawa, sekaligus mendukung penerapan Permendagri Nomor 10 Tahun 2024 sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik. (As)

Pemkab Asahan Tingkatkan Edukasi Soal Residu Antibiotik untuk Pelaku Peternakan

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus memperkuat upaya menjaga keamanan pangan asal hewan. Salah satunya dilakukan dengan menggelar Sosialisasi Risiko Residu Antibiotik bekerja sama dengan Ikatan Alumni (IKA) Peternakan Universitas Sumatera Utara (USU), yang berlangsung di Aula Hotel Bintang Antariksa Kisaran.

Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pelaku usaha peternakan, pemangku kepentingan, serta masyarakat mengenai bahaya residu antibiotik pada produk hewani. Edukasi ini juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam rantai produksi pangan dari hulu hingga hilir.

Dalam pemaparannya, drh. Yusnani menegaskan bahwa keamanan pangan asal hewan merupakan bagian integral dari ketahanan pangan nasional. Hal tersebut sejalan dengan UU No. 18/2012 tentang Pangan, PP No. 86/2019 tentang Keamanan Pangan, serta UU No. 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Ia menuturkan bahwa penggunaan antibiotik pada hewan harus dilakukan secara tepat dan terukur untuk mencegah terbentuknya residu yang dapat membahayakan kesehatan manusia, seperti risiko alergi, resistensi antibiotik, serta gangguan kesehatan lainnya.

Sementara itu, Bupati Asahan melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Supriyanto, M.Pd., menekankan bahwa pangan hewani berperan besar dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya sumber protein hewani yang memiliki kandungan asam amino esensial. Namun, ia mengingatkan bahwa keberadaan residu antibiotik dapat mengurangi manfaat nutrisi dan memengaruhi kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.

Karena itu, Pemkab mengajak seluruh pelaku peternakan untuk menjalankan praktik budidaya yang bertanggung jawab, menjaga kebersihan kandang, serta memastikan setiap produk hewan yang beredar telah memenuhi standar keamanan konsumsi.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap pemahaman mengenai penggunaan antibiotik yang tepat dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para pelaku usaha. Selain itu, Pemkab mendorong penguatan pengawasan di lapangan, peningkatan literasi keamanan pangan, serta kerja sama yang lebih erat antara pemerintah daerah, akademisi, dan dunia industri.

Dengan kolaborasi yang solid, Pemkab Asahan optimistis dapat menghadirkan produk hewani yang aman, sehat, dan berkualitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (As)

Pemkab Asahan dan KPK Mantapkan Sinergi Pencegahan Korupsi melalui Rapat Koordinasi MCP 2025

0

Asahan — Pemerintah Kabupaten Asahan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 serta peninjauan proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) strategis, 12 November 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan ini dibuka langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dan dihadiri Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Uding Juharuddin, bersama jajaran KPK, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, serta seluruh pimpinan perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi atas pendampingan berkelanjutan dari KPK dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di daerah. Ia menekankan bahwa upaya pencegahan korupsi harus dilakukan secara terukur dan konsisten melalui penguatan integritas dan transparansi pelayanan publik.

Bupati menyebutkan bahwa capaian MCP Kabupaten Asahan saat ini berada pada angka 93 poin, yang menempatkan Asahan sebagai peringkat kedua tertinggi di Sumatera Utara. Pencapaian ini, menurutnya, merupakan buah dari peningkatan kinerja pada delapan area intervensi KPK, mulai dari perencanaan hingga pengawasan. Pemerintah Kabupaten Asahan menargetkan peningkatan skor menjadi 95 poin pada tahun 2026, melalui digitalisasi layanan publik, penguatan sistem kontrol, serta peningkatan koordinasi antarperangkat daerah.

Sementara itu, Kasatgas Korsup Wilayah I KPK, Uding Juharuddin, menegaskan bahwa penguatan sistem pencegahan korupsi di daerah tidak cukup hanya mengandalkan aturan, tetapi membutuhkan komitmen nyata dari seluruh jajaran pemerintah daerah. Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan konsistensi kepala daerah beserta perangkatnya dalam menutup peluang penyimpangan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, tim KPK bersama Pemkab Asahan juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah proyek PBJ strategis. Kunjungan ini bertujuan memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari proses pengadaan, progres fisik di lapangan, hingga mekanisme pengawasan yang diterapkan.

Melalui rapat koordinasi dan peninjauan lapangan ini, Pemkab Asahan dan KPK menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (As)

Satuan Brimob Polda Sumut Musnahkan 10 Hektar Ladang Ganja di Perbukitan Mandailing Natal

0

Mandailing Natal – Dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Sumatera Utara, Satuan Brimob Polda Sumut melalui Batalyon C Pelopor kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberantasan narkoba dengan melaksanakan operasi pemusnahan ladang ganja seluas kurang lebih 10 hektar di kawasan perbukitan Tor Sihite, Kecamatan Penyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Muhlisin, dan melibatkan 30 personel Brimob dengan dukungan perlengkapan senjata serta peralatan taktis yang lengkap. Operasi dimulai sejak dini hari pukul 04.00 WIB dengan pelaksanaan apel pemberangkatan di Mako Batalyon C Pelopor, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju titik lokasi melalui Desa Rau Rau Dolok, Kecamatan Tambangan.

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim gabungan akhirnya tiba di lokasi ladang ganja yang tersembunyi di area perbukitan terpencil. Di bawah terik matahari dan medan yang cukup berat, personel Brimob dengan sigap melaksanakan pemusnahan terhadap ribuan batang tanaman ganja dengan cara pembakaran di tempat. Kegiatan pemusnahan ini berlangsung dengan lancar dan diawasi langsung oleh Kompol Zaenal Muhlisin selaku pimpinan lapangan.

Melalui Dansat Brimob Polda Sumut Kepada Danyon C Satuan brimob Polda Sumut Kompol Zaenal Muhlisin, operasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara Brimob dan instansi terkait dalam menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak generasi muda.

“Pemusnahan ladang ganja ini adalah komitmen kami untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memutus mata rantai peredaran narkotika di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Mandailing Natal yang sering menjadi lokasi penanaman ganja,” tegasnya. (As)

Semangat Kepahlawanan Jadi Teladan Pengabdian ASN Asahan

0

Kisaran — Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (10/11). Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Arifin Sinaga, M.H., dan diikuti oleh para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, pengurus TP PKK serta DWP Kabupaten Asahan, ASN di lingkungan Pemkab Asahan, unsur OKP, mahasiswa, pelajar, dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Sekda membacakan sambutan tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia, yang menekankan bahwa peringatan Hari Pahlawan tidak semata menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk meneladani semangat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Ia mengajak seluruh peserta upacara untuk menanamkan tiga nilai utama yang diwariskan para pahlawan: kesabaran yang melahirkan kemenangan, pengabdian tanpa pamrih demi bangsa, serta pandangan visioner untuk generasi penerus.

“Para pahlawan dikenang bukan karena jabatan, tetapi karena manfaat dan ketulusan pengorbanan mereka,” ujar Sekda dalam amanatnya.

Zainal Arifin juga menegaskan bahwa perjuangan di masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, melainkan dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian kepada masyarakat. Namun semangat dasarnya tetap sama—membela yang lemah, menegakkan keadilan, serta memastikan seluruh anak bangsa mendapatkan kesempatan yang setara dalam pembangunan.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan ketahanan nasional, pemerataan pendidikan, pembangunan manusia unggul, dan penegakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menutup amanatnya, Sekda mengajak seluruh peserta upacara untuk mensyukuri kemerdekaan dan melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui kerja nyata dan pelayanan tulus.

“Kemerdekaan ini jangan disia-siakan. Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani dengan sepenuh hati,” pesannya.

Upacara peringatan Hari Pahlawan di Asahan tahun ini menjadi momentum bagi seluruh ASN dan masyarakat untuk meneguhkan komitmen dalam mengisi kemerdekaan dengan pengabdian dan semangat kepahlawanan di setiap langkah. (As)

Bupati Asahan Tekankan Pentingnya Peran Wartawan sebagai Penyeimbang Informasi Publik

0

Medan — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa wartawan memiliki peran strategis sebagai penyeimbang informasi publik di era digital yang penuh dengan dinamika arus berita. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja (Raker) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Asahan yang mengusung tema “Profesional dan Kolaborasi Wartawan di Era Digital.”

Kegiatan yang digelar di Medan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Efi Irwansyah Pane, Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, serta para pengurus dan anggota PWI Kabupaten Asahan, (11/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa wartawan tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika dan keseimbangan informasi.

“Wartawan harus menjadi penjaga marwah informasi. Tidak hanya cepat, tetapi juga beradab, berimbang, dan berbasis fakta,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah derasnya informasi yang beredar, verifikasi dan konfirmasi menjadi nilai utama dalam menjaga kepercayaan publik.

“Jika berita disajikan dengan adab dan tanggung jawab, masyarakat akan lebih cerdas, dan pemerintah dapat bekerja secara lebih terbuka,” imbuhnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Pemkab Asahan dalam menyampaikan berbagai kebijakan dan program pemerintah kepada masyarakat.

“Dengan wilayah yang luas, terdiri dari 25 kecamatan, 177 desa, dan 27 kelurahan, pemerintah tidak bisa memantau semuanya secara langsung. Wartawanlah yang menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,” tutur Taufik.

Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, dalam arahannya mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme sekaligus etika dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Wartawan yang hebat bukan hanya yang cepat menulis berita, tetapi yang mampu menjaga adab, etika, dan tanggung jawab sosialnya. Profesionalisme tanpa adab hanyalah keterampilan kosong,” tegasnya.

Ia berharap PWI Kabupaten Asahan dapat terus menjadi contoh organisasi pers yang berintegritas, santun, dan membawa dampak positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. (As)

HUT ke-14 Partai Nasdem, Wujudkan Semangat Kolaborasi untuk Asahan Maju

0

Kisaran — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai Nasdem di Kantor DPD Partai Nasdem Kabupaten Asahan, Jalan Jati No. 5A, Kisaran Barat, berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD Asahan dari Partai Nasdem, serta para kader dan simpatisan partai, (11/11/2025).

Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Asahan, Rachmad Affandi, S.E., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Asahan. Ia menegaskan komitmen Partai Nasdem untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai aksi sosial, seperti donor darah, kunjungan ke panti jompo, dan pembagian paket sembako.

“Semangat restorasi yang diusung Partai Nasdem bukan hanya slogan, melainkan gerakan nyata untuk membantu masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun kepada keluarga besar Partai Nasdem.

“Selamat HUT ke-14 Partai Nasdem. Semoga semakin solid, semakin dekat dengan rakyat, dan terus berperan aktif dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Bupati juga menilai kegiatan sosial yang dilakukan DPD Nasdem Asahan mencerminkan kepedulian nyata partai terhadap masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh unsur partai politik dapat terus diperkuat.

“Perbedaan warna politik jangan menjadi pemisah, tetapi jadikan sebagai kekuatan untuk bersama-sama membangun Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan,” tutupnya.

Peringatan HUT ke-14 Partai Nasdem ini menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (As)

Forkopimda Asahan Peringati Hari Pahlawan dengan Upacara dan Ziarah di TMP Kisaran

0

Kisaran — Momentum Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kabupaten Asahan diperingati dengan khidmat melalui dua kegiatan utama, yakni Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Halaman Kantor Bupati Asahan dan Ziarah serta Doa Bersama di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kisaran,10 November 2025.

Kegiatan ziarah dipimpin langsung oleh Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., sebagai bentuk penghormatan dan refleksi atas jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa.

Upacara dan ziarah tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan, di antaranya Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD, Kapolres Asahan, Dandim 0208/Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, serta perwakilan Kejaksaan Negeri dan Batalyon 126/KC. Turut hadir pula pimpinan OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus, unsur TNI-Polri, ASN, Pramuka, pelajar, dan masyarakat umum.

Dalam amanatnya, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menumbuhkan kembali semangat juang dan nilai-nilai luhur para pahlawan.

“Semangat perjuangan mereka harus kita hidupkan dalam diri masing-masing — dengan bekerja tulus, disiplin, dan pantang menyerah demi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa nilai patriotisme, keikhlasan, dan pengorbanan para pahlawan merupakan warisan moral yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Pahlawan sebagai pengingat pentingnya persatuan dan semangat pengabdian bagi negeri.

“Menghormati jasa pahlawan tidak cukup hanya dengan upacara dan tabur bunga. Yang lebih penting adalah meneladani semangat juang mereka melalui kerja nyata, menjaga persatuan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah serta bangsa,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan berjalan dengan khidmat dan penuh makna, menegaskan komitmen Forkopimda dan masyarakat Asahan untuk terus meneladani nilai perjuangan para pahlawan dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera. (As)