Beranda blog Halaman 26

Bunda PAUD Asahan Dampingi Manasik Haji Cilik di Masjid Agung Kisaran

0

Kisaran — Pelaksanaan Manasik Haji Cilik di Masjid Agung Achmad Bakrie Kisaran berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kegiatan edukatif yang diikuti ratusan anak PAUD se-Kabupaten Asahan ini turut didampingi langsung oleh Bunda PAUD Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik. Hadir pula Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juni Rianto, bersama jajaran pengurus,(18/11/2025).

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Ny. Yusnila Indriati Taufik menyampaikan bahwa simulasi ibadah haji seperti thawaf, sa’i, wukuf, hingga tahallul merupakan metode pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini. Menurutnya, pengalaman praktik langsung mampu membangun keberanian, kemandirian, serta karakter positif pada anak PAUD.

“Melalui manasik haji, anak-anak dapat mengenal rukun haji sekaligus belajar disiplin dan kebersamaan dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Asahan sebagai bagian dari komitmen meningkatkan layanan pendidikan anak usia dini. Ketua HIMPAUDI Asahan, Tukido, S.T., S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga PAUD yang telah berpartisipasi. Sementara Ketua Panitia yang juga Sekretaris HIMPAUDI, Adi Sucipto Batubara, S.Pd., M.Pd., mengajak para pendidik yang belum memiliki kualifikasi S1 PAUD untuk melanjutkan pendidikan formal sebagai upaya meningkatkan profesionalitas guru. Informasi terkait pendidikan lanjutan dapat diakses melalui IAIDU Asahan.

Pelaksanaan manasik dipandu oleh sejumlah mutawwib dari lima kloter, yaitu Dr. H. Zainal Abidin, S.Ag., MM; Nurdin Lubis, S.Pd.; H. Zulhaidir Pinayungan, S.Ag.; Aswiluddin Rambe, S.Ag.; dan Heri, S.Pd. Seluruh rangkaian berlangsung tertib, edukatif, dan penuh keceriaan, dengan anak-anak mengikuti simulasi ibadah secara antusias.

Melalui sinergi antara HIMPAUDI, tenaga pendidik, dan pemerintah daerah, kegiatan Manasik Haji Cilik ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin dalam memperkuat pendidikan karakter dan spiritual bagi anak usia dini di Kabupaten Asahan. (As)

PKK Asahan Gelar Pelatihan Administrasi dan Penguatan Kelembagaan Tahun 2025

0

Kisaran — Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan menyelenggarakan Pelatihan Administrasi dan Kelembagaan Tahun 2025 di Aula Hotel Antariksa Kisaran. Kegiatan resmi dibuka oleh Bupati Asahan yang diwakili Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Asahan, Darwinsyah Lubis, S.STP., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Staf Ahli TP PKK Ny. Yuni Rianto, serta jajaran pengurus PKK kabupaten, (18/11/2025).

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dan TP PKK untuk memperkuat tata kelola administrasi PKK di tingkat desa dan kelurahan. Melalui kegiatan ini, kader diharapkan semakin memahami standar administratif yang tertib, akurat, dan sesuai kebutuhan organisasi.

Salah satu narasumber, Henny Windu Telaumbanua, Kabid Arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan, memberikan materi teknis terkait dasar-dasar klasifikasi arsip, metode penyimpanan dokumen, serta penyusunan laporan berbasis sistem kearsipan modern. Pendalaman materi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kredibilitas PKK melalui administrasi yang rapi, mudah ditelusuri, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, turut memberikan dorongan semangat kepada seluruh kader. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar penyampaian materi, melainkan ruang belajar bersama untuk meningkatkan kapasitas kader. “Tetap semangat, Bu. Kita belajar, saling menguatkan, dan memastikan setiap kegiatan PKK membawa manfaat nyata bagi keluarga dan lingkungan,” pesannya.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap, pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat langsung diterapkan di desa dan kelurahan. Dengan administrasi yang lebih tertib dan program yang tersusun baik, PKK diharapkan semakin siap menjadi penggerak utama dalam pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat. (As)

Wakil Bupati Asahan Ikuti Sosialisasi Penguatan BLUD bersama Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri

0

Kisaran (18/11/2025) — Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., mengikuti Sosialisasi Penguatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) melalui platform Zoom Meeting di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BUMD, Kepala UPTD RSUD H. Abdul Manan Simatupang, Kepala Dinas Peternakan, perwakilan dari Dinas Kesehatan, para kabag, ASN, serta peserta lainnya.

Dalam paparannya melalui Zoom, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Drs. H. Yudia Ramli, M.Si., menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memperkuat kapasitas BLUD dalam mengelola keuangan secara standar, akuntabel, dan terintegrasi dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Dengan penguatan ini, diharapkan kualitas layanan publik dapat semakin meningkat.

Dirinya juga menegaskan pentingnya pemanfaatan aplikasi e-BLUD, sebuah sistem daring yang dikembangkan Kemendagri untuk mendokumentasikan seluruh proses administrasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan keuangan BLUD secara real-time dan transparan.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto dalam sambutannya menekankan bahwa BLUD merupakan instrumen strategis dalam reformasi keuangan daerah. Melalui pola pengelolaan yang lebih fleksibel, unit kerja daerah dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas dan tata kelola yang baik.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada narasumber dari Kemendagri yang telah memberikan pembinaan dan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Asahan. Kehadiran narasumber ini tentu memperkaya wawasan kita dalam memahami kebijakan nasional mengenai penguatan BLUD serta memastikan implementasinya sesuai standar yang berlaku,” ungkap Rianto.

Ia menambahkan bahwa penguatan BLUD sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Asahan, yakni ‘Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan’. Menurutnya, optimalisasi BLUD merupakan upaya konkret dalam memastikan setiap anggaran yang dikelola pemerintah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan publik.

Wakil Bupati berharap sosialisasi ini mampu meningkatkan pemahaman peserta terkait mekanisme dan regulasi pengelolaan keuangan BLUD. Ia juga mengajak seluruh unit kerja untuk membangun komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola BLUD serta mendorong lahirnya inovasi demi peningkatan mutu pelayanan publik di Kabupaten Asahan.

“Tantangan ke depan menuntut kita bekerja lebih profesional dan adaptif. Melalui penguatan BLUD, saya yakin kualitas layanan publik di Asahan akan semakin baik,” tegasnya. (As)

Asahan Perkuat Komitmen Restorative Justice, Bupati Hadiri Penandatanganan MoU/PKS di Medan

0

Medan — Sumatera Utara resmi menjadi provinsi ketiga di Indonesia yang menerapkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial bagi pelaku tindak pidana. Langkah ini menandai penguatan kebijakan restorative justice (RJ) di tingkat daerah, setelah sebelumnya diberlakukan di Jawa Timur dan Jawa Barat. Penandatanganan PKS yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar turut dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Sumut, termasuk Bupati Asahan, (18/11/2025).

Plt. Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Undang Mugopal, menjelaskan bahwa pidana kerja sosial diterapkan melalui putusan pengadilan dengan pengawasan jaksa serta pembimbing kemasyarakatan. Kebijakan ini berlaku untuk perkara dengan ancaman pidana di bawah lima tahun, khususnya ketika hakim menjatuhkan pidana penjara maksimal enam bulan atau denda kategori II. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kerja sosial wajib berlangsung selama delapan jam per hari, tidak boleh diperdagangkan, dan telah diatur secara jelas dalam KUHP 2023. Saat ini terdapat sekitar 300 jenis kerja sosial yang dapat disesuaikan dengan kondisi pelaku serta kebutuhan masyarakat.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan bahwa kebijakan restorative justice merupakan salah satu Program Terbaik Hasil Cepat (PHTC) dan telah masuk dalam RPJMD Provinsi. Ia optimistis penerapan pidana kerja sosial dapat mengurangi kepadatan lembaga pemasyarakatan sekaligus menghadirkan penyelesaian perkara yang lebih humanis. Gubernur juga mendorong pemerintah kabupaten/kota agar mengimplementasikan skema kerja sosial secara terintegrasi, bahkan membuka peluang pemberian insentif kepada peserta sesuai ketentuan yang berlaku. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Harli Siregar, turut menekankan bahwa RJ bertujuan memulihkan hubungan, mendorong pertanggungjawaban pelaku, serta menciptakan perdamaian tanpa proses pengadilan yang berlarut.

Dalam acara tersebut, Bupati Asahan menyampaikan kesiapan penuh untuk menjalankan PKS di daerah. “Penerapan pidana kerja sosial merupakan terobosan penting dalam mewujudkan hukum yang lebih berkeadilan dan manusiawi. Pemerintah Kabupaten Asahan siap mendukung pelaksanaannya secara maksimal,” ujar Bupati. Ia memastikan bahwa Pemkab Asahan segera berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Asahan untuk membentuk tim teknis, menyusun SOP, serta menyiapkan sarana pendukung, sehingga pelaksanaan kerja sosial berjalan tertib, terukur, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Penandatanganan PKS dilakukan serentak oleh Gubernur Sumut, Kepala Kejati Sumut, serta seluruh kepala daerah bersama masing-masing Kejaksaan Negeri, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat implementasi restorative justice di Sumatera Utara. (As)

Penguatan Koperasi Merah Putih, Asahan Tingkatkan Kapasitas SDM untuk Perkuat Kelembagaan

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian Tahun 2025 di Aula Hotel Antariksa Kisaran sebagai upaya strategis memperkuat kapasitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan ini menghadirkan pengurus koperasi, perangkat kecamatan, serta pemangku kepentingan terkait untuk memperdalam tata kelola, manajemen, dan peran koperasi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, (17/11/2025).

Dalam laporan panitia, peserta diberikan pemaparan mendalam mengenai standar lahan dan bangunan yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan operasional koperasi berdasarkan Surat Edaran Menteri Koperasi RI Nomor 4 Tahun 2025. Ketentuan tersebut antara lain mencakup kebutuhan lokasi yang strategis, luas areal minimal 1.000 meter persegi, serta optimalisasi aset pemerintah untuk pembangunan gerai, gudang, dan fasilitas pendukung lainnya. Sejumlah koperasi yang telah berjalan baik di Asahan turut dipaparkan sebagai contoh praktik yang berhasil.

Program pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman pengurus terkait mekanisme kerja koperasi, mulai dari pembinaan kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan anggota, hingga pengembangan unit-unit usaha yang berdaya saing. Melalui penguatan kapasitas ini, KDKMP diharapkan mampu menjadi wadah ekonomi inklusif yang memberi akses permodalan bagi masyarakat serta memperkuat peran desa dan kelurahan dalam menggerakkan perekonomian lokal.

Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya dalam memastikan keberlanjutan perkembangan koperasi melalui pemantauan dan pendampingan yang konsisten. KDKMP diarahkan tidak hanya menyediakan kebutuhan dasar warga, tetapi juga menjadi pusat pemasaran berbagai produk unggulan desa. Melalui upaya ini, pemerintah optimistis koperasi dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus membangun ekosistem perkoperasian yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. (As)

Operasi Zebra Toba 2025 Resmi Dimulai, Kapolda Sumut Ingatkan Potensi Kerawanan Lalu Lintas

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan turut menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan Zebra Toba 2025 yang digelar di Halaman Polres Asahan. Apel dipimpin Wakapolres Asahan, Kompol Selamet Riyadi, S.H., M.H., dan diikuti Wakil Bupati Asahan, jajaran Kejaksaan Negeri, Dandim 0208/Asahan, Danlanal Tanjung Balai–Asahan, serta perwakilan Pengadilan Negeri. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan menjadi penanda dimulainya operasi keselamatan lalu lintas di wilayah Asahan, 17 November 2025.

Dalam amanat yang dibacakan Wakapolres, Kapolda Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kegiatan. Ia mengawali pesan dengan Salam Presisi dan menekankan pentingnya kolaborasi untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat di jalan raya.

Kapolda turut menyampaikan data Kamseltibcarlantas Januari–Oktober 2025 yang menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan masyarakat. Jumlah pelanggaran lalu lintas tercatat menurun 39 persen, dari 120.572 kasus pada 2024 menjadi 73.335 kasus pada 2025. Pada periode yang sama, kecelakaan lalu lintas juga turun 3,5 persen menjadi 5.475 kejadian.

Meski demikian, Kapolda menilai tingkat kerawanan lalu lintas di Sumatera Utara masih tergolong tinggi sehingga membutuhkan langkah strategis yang berkelanjutan. Operasi Zebra Toba 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, dengan fokus pada upaya preemtif, preventif, dan penegakan hukum secara profesional sesuai SOP. Sinergi kepolisian bersama pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan aman.

Di akhir amanat, Kapolda menekankan pentingnya memaksimalkan operasi tahun ini agar berdampak nyata dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjauhi tindakan kontra-produktif dan memanfaatkan kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan.

“Tingkatkan kesadaran kolektif untuk selalu tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan,” pesan Kapolda dalam amanat yang dibacakan Wakapolres. (As)

Momentum Milad Muhammadiyah ke-113, Tapak Suci Anugerahkan Gelar Pendekar Madya kepada Bupati Asahan

0

Kisaran — Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 yang mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Asahan. Pada kesempatan tersebut, Tapak Suci Putra Muhammadiyah menganugerahkan gelar Pendekar Madya Kehormatan kepada Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., sebagai bentuk penghargaan atas komitmennya dalam memperkuat moralitas, membela nilai kebenaran, serta mendorong pembinaan karakter masyarakat.

Prosesi pengukuhan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Asahan dan dihadiri oleh Pimpinan Wilayah VIII Dewan Pendekar Tapak Suci Sumatera Utara, Ketua PD Muhammadiyah Asahan dan jajaran, sejumlah pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Agenda ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Muktamar Muhammadiyah Ke-49 di Sumatera Utara.

Pengukuhan sebagai Apresiasi Nasional

Pimpinan Pusat Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Drs. H. M. Afnan Hadikusumo, dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar kehormatan tersebut diberikan kepada figur yang dinilai selaras dengan nilai dasar Tapak Suci—keberanian, akhlak mulia, keteguhan moral, dan dedikasi kemanusiaan.

Ia juga menekankan bahwa Tapak Suci merupakan perguruan seni bela diri yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, namun tetap bersifat inklusif dan terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang agama. Prinsip keterbukaan itu menjadi salah satu spirit yang diangkat dalam Milad Muhammadiyah tahun ini.

Bupati: Sebuah Amanah yang Harus Dijaga

Bupati Asahan menyampaikan rasa terima kasih atas penganugerahan gelar tersebut. Ia menuturkan bahwa predikat Pendekar Madya merupakan amanah yang mengingatkannya untuk terus menjunjung keberanian moral, menegakkan kebenaran, dan memperkuat nilai-nilai kebajikan di tengah masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah dan Tapak Suci yang selama ini konsisten membina generasi muda dan berperan aktif dalam pembangunan karakter di Kabupaten Asahan.

Penguatan Kolaborasi untuk Pembinaan Generasi Muda

Dalam kesempatan yang sama, Tapak Suci dan Muhammadiyah Asahan menyatakan kesiapan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, khususnya dalam pembinaan karakter, kegiatan sosial-keumatan, serta pengembangan potensi generasi muda.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan, terutama melalui penguatan sumber daya manusia yang berakhlak, disiplin, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
(As)

Pemkab Asahan dan Kejari Asahan Perkuat Sinergi untuk Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan

0

Kisaran, (14/11/2025) — Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menggelar pertemuan strategis dalam rangka memperkuat mekanisme koordinasi dan sinergi antarinstansi. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Asahan ini menjadi wadah penyelarasan persepsi mengenai tugas, kewenangan, serta ruang kolaborasi yang dapat dioptimalkan guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih tertib dan akuntabel.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum awal bagi Kepala Kejaksaan Negeri Asahan yang baru, Mochamad Judhy Ismono, S.H., M.H., untuk memastikan kesinambungan komunikasi dan kerja sama yang selama ini telah terbangun dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Kajari Asahan menyampaikan penghargaan atas sambutan yang diberikan Pemkab Asahan serta menegaskan kesiapan Kejaksaan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Kami siap berkolaborasi dan memberikan pendampingan hukum sesuai kewenangan yang kami miliki. Sinergi yang kuat akan membantu pemerintah daerah menjalankan setiap program dengan tertib dan sesuai ketentuan,” ujar Judhy Ismono.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan selamat datang kepada Kajari yang baru sekaligus apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan pentingnya hubungan kerja yang harmonis antara pemerintah daerah dan Kejaksaan.
“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Kajari dan berharap kerja sama yang terjalin dapat semakin diperkuat. Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen membangun koordinasi yang baik demi terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang tertib dan sesuai ketentuan,” ucap Bupati.

Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat dari kedua institusi. Dari Pemkab Asahan tampak hadir Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala BKAD, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Kominfo, dan Kabag Hukum. Sementara dari Kejari Asahan, Kajari turut didampingi Kasubbagbin, Kasi Pidsus, dan Kasi Intel.

Forum koordinasi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan dengan lebih tertib, efisien, dan akuntabel. (As)

Asahan Dorong Ekosistem Kreator Digital, Pemerintah dan Komunitas Satukan Arah Pengembangan

0

Kisaran — Gelaran Sharing Session Content Creator bertema “Bersiap Bergabung di Era Konten Kreator Daerah: Paham Personal Branding” yang diselenggarakan Tengah Malam Production di Aula Gedung Mutiara Kisaran berlangsung meriah. Ratusan kreator lokal, komunitas kreatif, hingga pelaku UMKM digital hadir untuk memperkuat jejaring sekaligus menambah wawasan tentang strategi konten di era digital, (15/11/2025).

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dan Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., turut hadir sebagai pembicara utama. Keduanya memberikan arahan agar para kreator mampu menciptakan karya positif yang mendukung pembangunan daerah serta memperkuat citra Asahan sebagai daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., yang menyampaikan apresiasi atas tumbuhnya komunitas kreator di Asahan. Ia menilai kehadiran kreator digital memiliki peran besar dalam penyebaran informasi, pembentukan opini publik, serta mendorong atmosfer kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sesi dialog, Bupati Taufik memaparkan arah pembangunan Asahan lima tahun ke depan. Fokus pembangunan mencakup penguatan komoditas unggulan, peningkatan akses jalan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan, pengembangan layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan Ekonomi Biru di wilayah pesisir sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Ia juga menjelaskan peluang kerja yang sedang dibuka pemerintah, mulai dari peningkatan kapasitas Balai Latihan Kerja (BLK) hingga ekspansi program Dapur Bergizi Gratis yang kini telah mencapai 30 lokasi dan menyerap sekitar 50 tenaga kerja per dapur.

Profesi konten kreator juga disorot sebagai bidang ekonomi mandiri yang semakin menjanjikan. Wakil Bupati Rianto menegaskan bahwa kreativitas tidak boleh terhenti oleh kritik. “Jangan takut berkarya. Kritik yang baik mari kita jadikan perbaikan bersama,” pesannya.

Acara berlangsung dinamis dengan penyampaian materi seputar personal branding, teknik produksi konten positif, dan peluang kolaborasi promosi daerah. Para peserta antusias bertukar pengalaman sekaligus menggagas ide kerja sama dengan pemerintah daerah.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kominfo Kabupaten Asahan membuka ruang pendampingan bagi kreator lokal, mulai dari bimbingan konten, kolaborasi promosi potensi daerah, hingga kemitraan kreatif pada agenda resmi pemerintah. Inisiatif ini diharapkan memperkuat ekosistem digital Asahan sehingga semakin layak disebut sebagai “rumah kreator” — tempat kreativitas tumbuh, kolaborasi menguat, dan inovasi berkembang secara berkelanjutan. (As)

Bupati Asahan Terima Audiensi Lions Club Medan Chakra, Bahas Operasi Katarak Gratis untuk Warga

0

Kisaran — Bupati Asahan menerima kunjungan Lions Club Indonesia Medan Chakra dalam sebuah audiensi resmi untuk membahas rencana pelaksanaan Operasi Katarak Gratis yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2025 di RSUD H. Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran. Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum penjajakan kerja sama yang lebih luas di bidang kesehatan masyarakat antara pemerintah daerah dan organisasi sosial tersebut.

Dalam pemaparan yang disampaikan perwakilan Lions Club Medan Chakra, program operasi katarak gratis ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang pernah sukses digelar di RSUD HAMS beberapa tahun lalu. Tahun ini, Lions Club menyediakan kuota bagi 100 warga yang membutuhkan layanan pemeriksaan dan tindakan operasi tanpa biaya. Sosialisasi pendaftaran dan jadwal skrining pada 7 Desember 2025 akan disampaikan melalui seluruh kecamatan agar informasi dapat menjangkau masyarakat secara merata.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas komitmen Lions Club dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. “Pemerintah Kabupaten Asahan sangat menghargai kontribusi Lions Club Medan Chakra yang secara konsisten membantu masyarakat melalui program penanganan katarak. Pemerintah daerah siap mendukung dan bersinergi agar layanan ini tepat sasaran dan bermanfaat bagi warga,” ujar Bupati dalam sambutannya. Ia juga menegaskan bahwa koordinasi dengan RSUD HAMS serta OPD terkait akan diperkuat untuk memastikan kesiapan fasilitas dan standar pelayanan medis.

Audiensi berlangsung hangat dan produktif, dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKAD, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Kominfo, serta Direktur RSUD HAMS. Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan Lions Club Indonesia Medan Chakra, khususnya dalam memperluas akses layanan kesehatan dan membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. (As)