Beranda blog Halaman 39

PKC PMII Sumut 2025-2027 Dilantik, Dorong Pengembangan Kader PMII Terstruktur di Setiap Zona

0

Medan – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Utara periode 2025-2027 resmi dilantik di Aula Raja Inal Kantor Gubernur Sumut, Jumat (12/9/2025). Muhammad Agung Prabowo didaulat menjadi Ketua PKC PMII Sumut untuk periode kepengurusan baru ini.

PKC PMII Sumut langsung dilantik Ketua Umum PB PMII, Muhammad Shofiyulloh Cokro. Turut hadir, Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Bupati Serdangbedagai sekaligus Ketua PW GP Ansor Sumut, Adlin Tambunan, Ketua Mabinda PKC PMII Sumut, Prof Nispul Khoiri dan lainnya.

Dalam pernyataannya, Agung menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan ke depan adalah pengembangan kader PMII secara terstruktur di setiap zona. “Kami akan membentuk tim kaderisasi per zona untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kader PMII di seluruh daerah. Selain itu, akan digelar Pelatihan Kader Lanjut (PKL) di tiga zona di Sumatera Utara pada akhir 2026,” ujarnya.

Agung juga menekankan pentingnya soliditas organisasi. “Harapan saya, kepengurusan 2025-2027 bisa kompak, bekerja sama, dan bergotong royong membangun PMII Sumut,” katanya.

Dalam kesempatan itu, PKC PMII Sumut juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah pemerintah provinsi, Polda, dan Kodam yang tegas memberantas narkoba serta menutup sejumlah tempat hiburan malam yang dinilai menjadi sarang peredaran narkoba. “Kami siap berdiri di garda terdepan berkolaborasi dengan pemerintah, TNI, dan Polri untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tegas Agung.

Ia menambahkan, PMII Sumut akan terus mengembangkan program unggulan yang berorientasi pada pemberdayaan kader di era society 5.0. “Tantangan kita bukan hanya narkoba, tetapi juga krisis moral dan tantangan sosial akibat perkembangan teknologi. Karena itu PMII Sumut harus tampil sebagai organisasi spiritual progresif, berakar pada tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus responsif terhadap perubahan sosial,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Agung mengajak seluruh kader untuk terus berjuang dan tidak berhenti belajar. “Jangan pernah lelah berjuang, jangan berhenti belajar, dan jangan ragu berdiri di barisan rakyat,” tutupnya.

Baik, saya bantu rapikan keterangan Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam acara pelantikan PKC PMII Sumut agar sesuai kaidah bahasa jurnalistik dan lebih mudah dipahami. Berikut versinya:

Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan tiga poin penting kepada kader PKC PKC PMII Sumut 2025–2027. Dalam sambutannya, Bobby menekankan bahwa PMII harus mampu meraih kesuksesan di tiga level sekaligus.

“Pertama, PMII harus sukses membangun organisasi internal selama periode kepengurusan ini. Kedua, sukses berada di tengah-tengah mahasiswa, termasuk organisasi Cipayung Plus, sehingga dapat memberi warna dalam dinamika pergerakan mahasiswa. Ketiga, PMII juga harus berhasil berada di tengah-tengah masyarakat dan berdiri di depan masyarakat,” ujar Bobby.

Ia juga mengapresiasi langkah PMII dan organisasi mahasiswa lainnya yang tetap fokus pada penyampaian aspirasi tanpa membuat kegaduhan saat melakukan aksi unjuk rasa.

“Terima kasih kepada PMII dan juga Cipayung, kemarin di Sumut penyampaian aspirasi bisa berjalan lebih tertib dibandingkan di daerah lain. Fokusnya pada pesan yang disampaikan, bukan pada tindakan yang berlebihan. Bahkan ketika ada gerakan tambahan, Ketum PMII langsung instruksikan penarikan. Itu hal yang baik,” katanya.

Menurut Bobby, sikap tersebut menunjukkan kedewasaan organisasi mahasiswa dalam menyuarakan kepentingan publik, sekaligus menjaga kondusivitas daerah. (As)

Menuju Tata Kelola Informasi yang Transparan, Pemkab Asahan Perkuat Komunikasi Publik Digital

0

Kisaran – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Pelatihan dan Penguatan Komunikasi Publik di Media Sosial lingkup Pemerintah Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Asahan yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Asahan, Drs. H. Muhilli Lubis, dengan peserta terdiri atas Kepala OPD, Kepala Bagian Setdakab, Camat, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan, serta para pengelola media sosial di setiap unit kerja.

Pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan aparatur pemerintah dalam mengelola komunikasi publik secara profesional dan terintegrasi di ruang digital. Melalui kegiatan ini, Pemkab Asahan menegaskan pentingnya konsistensi publikasi resmi agar informasi program dan kebijakan dapat tersampaikan cepat, akurat, dan membangun kepercayaan masyarakat. Komunikasi publik diposisikan bukan sekadar penyampaian pesan, melainkan sebagai instrumen strategis dalam membentuk citra positif pemerintah daerah.

Materi pelatihan meliputi strategi komunikasi publik Pemkab Asahan, pengelolaan konten kreatif yang relevan di media sosial, serta penguatan keterbukaan informasi publik sesuai regulasi yang berlaku. Narasumber berasal dari unsur pemerintah daerah, insan pers, hingga praktisi media sosial, sehingga peserta memperoleh bekal pengetahuan yang komprehensif dalam menghadapi dinamika komunikasi digital dan tantangan penyebaran informasi di era keterbukaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi komunikasi antara Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat, Kepala Puskesmas, dan pengelola media sosial sebagai garda depan publikasi pemerintah. Pemkab Asahan berkomitmen membangun tata kelola komunikasi publik yang adaptif, transparan, dan partisipatif, sejalan dengan visi mewujudkan Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan. (As)

Ungkap 114 Kasus Narkoba, Polda Sumut Selamatkan Lebih dari 125 Ribu Jiwa

0

Medan – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya.

Dalam kurun waktu 1 Juli hingga 10 September 2025, sebanyak 114 kasus tindak pidana narkotika berhasil diungkap dengan 149 tersangka diamankan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Direktorat Resnarkoba Polda Sumut pada Kamis siang (11/09/2025), turut hadir Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., Wadir Resnarkoba AKBP Diari Astetika, S.I.K., serta para Kasubdit Ditresnarkoba.

Kabid Humas menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara Polda Sumut, jajaran Polres, serta dukungan dari masyarakat dan media.

“Selama periode ini, kami berhasil mengamankan barang bukti narkotika dengan estimasi menyelamatkan 125.164 jiwa dan nilai ekonomi mencapai Rp 30,4 miliar. Tentu ini menjadi atensi kami untuk terus konsisten, konsekuen, dan kontinyu dalam menindak peredaran gelap narkoba yang dapat merusak generasi bangsa,” ungkap Kombes Pol Ferry.

Adapun barang bukti yang berhasil disita selama periode itu meliputi 23,69 kg Sabu, 44 Gram Ganja, 1.577 butir Pil ekstasi, 5,5 butir Happy Five.

Sementara itu, Wadir Resnarkoba AKBP Diari Astetika menjelaskan, modus peredaran narkoba di Sumut semakin beragam.

“Ada yang melalui jalur perairan dan darat, loket-loket di pemukiman umum, tempat hiburan malam, kost-kostan, rumah kontrakan, hingga modus terbaru yakni penyimpanan narkoba di tempat pemakaman umum (TPU),” jelasnya.

Polda Sumut menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah tegas dalam memberantas narkoba, sekaligus mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan.

“Jangan ragu melapor. Kami pastikan setiap informasi akan ditindaklanjuti secara serius dan tuntas,” tegas Kabid Humas.

Dengan hasil pengungkapan ini, Polda Sumut berharap sinergi aparat penegak hukum bersama masyarakat dapat semakin mempersempit ruang gerak para bandar narkoba di wilayah Sumatera Utara.

Asahan Menuju Lumbung Pangan, Mentan Dukung Cetak Sawah Baru dan Optimalisasi Pertanian

0

Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan terus memperkuat langkah strategis dalam memajukan sektor pertanian sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si bersama jajaran melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P, di Ruang Kerja Menteri Pertanian.

Pertemuan ini menjadi forum penting untuk membahas potensi pengembangan pertanian Asahan sekaligus mempercepat program prioritas yang meneguhkan peran pertanian sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asahan menyampaikan bahwa Asahan memiliki lahan pertanian yang luas dan produktif dengan komoditas unggulan seperti padi, jagung, dan hortikultura. Menteri Pertanian RI menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa pada tahun 2026 akan dibuka percetakan sawah baru di wilayah Kabupaten Asahan untuk mendukung swasembada pangan, khususnya padi sawah. Ke depan, hasil panen padi Asahan diharapkan mampu menyuplai kebutuhan beras bagi daerah lain. Selain itu, pada tahun ini Kementan juga merencanakan pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mendorong optimalisasi hasil pertanian di Asahan.

Bupati Asahan menegaskan bahwa Pemkab siap mengawal penuh agenda transformasi pertanian ini agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa peningkatan produktivitas pertanian akan menjadi tonggak penting kemajuan daerah, sekaligus jalan menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan petani. Dengan dukungan penuh pemerintah pusat serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Asahan optimis mampu mewujudkan pertanian yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan, sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Asahan: Mewujudkan masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. (As)

Gerakkan Budaya Menabung, Wabup Asahan Buka Peringatan Hari Indonesia Menabung 2025

0

Asahan – Semangat membangun kesadaran finansial sejak dini menggema di Kabupaten Asahan. Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P membuka secara resmi kegiatan Hari Indonesia Menabung Tahun 2025 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan pada selasa (09/09/2025). Acara ini juga turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, perbankan, OJK Sumut, para kepala sekolah hingga ratusan pelajar yang dengan antusias mengikuti kegiatan edukasi keuangan tersebut.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Asahan menyampaikan TPAKD Kabupaten Asahan memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan inklusi keuangan, khususnya kemampuan masyarakat dalam memahami dan menggunakan produk layanan keuangan. “Pada tahun 2025 ini tim TPKAD Kabupaten Asahan telah menyusun satu program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kepada para pelajar mengenai program menabung melalui kegiatan hari Indonesia menabung”. Ujar Wabup.

Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah melaksanakan kampanye menabung di bank sebagai bentuk edukasi pengelolaan keuangan. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa menabung tidak hanya menjadi cara menyisihkan sebagian penghasilan, tetapi juga merupakan fondasi dalam membentuk kedisiplinan, kesabaran, dan kesiapan dalam menghadapi masa depan.

Rianto menekankan pentingnya menanamkan kebiasaan menabung sejak dini. Menurutnya, hal ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menabung, tetapi juga membentuk kemampuan dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab di masa depan.

Sebagai penutup, Wabup menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua stakeholder yang telah membantu demam terlaksananya kegiatan ini. “Melalui kesempatan yang baik ini juga saya berharap agar seluruh peserta khususnya anak-anak kami para pelajar dapat mengikuti kegiatan edukasi keuangan ini dengan bersungguh-sungguh, sehingga ilmu yang di peroleh dapat di aplikasikan dengan sebaik-baiknya”. Tandasnya. (As)

Polda Sumut Sikat Perjudian di Kabanjahe, Mesin Judi dan 29 Orang Diamankan

0

Tanah Karo – Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut bersama unsur gabungan berhasil mengungkap praktik perjudian di wilayah hukum Polres Tanah Karo.

Dari penggrebekan yang dilakukan pada Senin, 8 September 2025, sebanyak 29 orang terduga pelaku diamankan beserta sejumlah barang bukti berupa mesin tembak ikan, peralatan dadu, handphone, serta uang tunai jutaan rupiah.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa penindakan ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat terkait aktivitas perjudian di Jl. Letnan Mumah Purba, Kec. Kabanjahe, Kabupaten Karo.

“Tim gabungan yang dipimpin langsung Kasubdit III Jatanras bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan 29 orang yang terdiri dari 22 pria dan 7 wanita, berikut barang bukti yang digunakan dalam praktik perjudian.

Seluruhnya sudah dibawa ke Ditreskrimum Polda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Kombes Pol Ferry.

Adapun personel gabungan yang terlibat dalam operasi ini berjumlah 42 orang, terdiri dari personel Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Pomdam I/BB, serta Samapta Polda Sumut.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:
– Perjudian Tembak Ikan: 6 unit mesin game (Kingdom, Lotus, Akong, dan Merak), 5 chip ikan, 5 unit handphone, 1 buku cek argo, serta uang tunai Rp 2.190.000.
– Perjudian Dadu: 4 set cadangan pasangan dadu, 1 set tempat dadu, uang tunai Rp 3.720.000, 2 terpal lapak dadu kopiyok, dan 4 unit handphone.

Selain itu, polisi juga memasang garis polisi di lokasi serta berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Tanah Karo untuk pengembangan kasus.

Kombes Pol Ferry menegaskan bahwa Polda Sumut akan terus konsisten dalam menindak segala bentuk praktik perjudian yang meresahkan masyarakat.

“Polda Sumut berkomitmen untuk memberantas segala bentuk perjudian. Kami juga mengajak masyarakat agar berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian bila mengetahui adanya aktivitas serupa di lingkungannya. Keamanan dan ketertiban bersama hanya dapat terwujud melalui sinergi antara aparat dan masyarakat,” tegasnya.

Hingga saat ini, para pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga tengah melakukan upaya pengembangan kasus, penyitaan barang bukti, serta gelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. (As)

Optimalisasi Program Prioritas, Pemkab Asahan Sampaikan Nota Keuangan P-APBD 2025

0

Asahan – Dinamika kebutuhan pembangunan dan perubahan asumsi fiskal menuntut pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian kebijakan anggaran secara tepat. Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan sekadar kewajiban prosedural, tetapi instrumen penting untuk memastikan setiap program prioritas berjalan sesuai kondisi riil, sekaligus menjawab tantangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan di Aula Rambate Rata Raya, Senin (08/09/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M., serta dihadiri Wakil Bupati, para Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, dan tamu undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Bupati Asahan menjelaskan bahwa Pendapatan Daerah pada Perubahan APBD 2025 diproyeksikan meningkat sebesar 5,38% atau senilai Rp100.856.169.056,97 sehingga total pendapatan menjadi Rp1.974.305.318.821,97. Kenaikan tersebut terdiri dari:

Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik Rp30.951.779.379,97 menjadi Rp271.780.597.985,97, bersumber dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah, dan Lain-lain PAD.

Pendapatan Transfer naik Rp69.904.389.677,00 menjadi Rp1.672.603.140.539,00, bersumber dari Pemerintah Pusat, antar daerah, serta Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.

“Seiring dengan itu, alokasi Belanja Daerah pada Perubahan APBD 2025 juga mengalami penyesuaian, dengan proyeksi meningkat Rp170.116.557.618,33 sehingga total belanja menjadi Rp2.043.565.707.338,30. Belanja ini dialokasikan pada Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Transfer, dan Belanja Tidak Terduga. Perubahan kebijakan pada pos belanja diupayakan untuk mengoptimalkan program-program prioritas, dengan harapan dapat memberikan hasil lebih baik bagi masyarakat Asahan serta menunjukkan kemajuan yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, pada pos Pembiayaan Daerah, Bupati Asahan menyampaikan bahwa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) serta penerimaan piutang daerah tahun 2024 dicatatkan sebagai sumber penerimaan pembiayaan pada Perubahan APBD 2025 sebesar Rp69.260.388.516,33. Dana ini digunakan untuk menutup defisit akibat lebih besarnya rencana belanja dibandingkan pendapatan.

Bupati Asahan berharap, melalui penyesuaian APBD ini, pembangunan di Kabupaten Asahan dapat berjalan optimal, program prioritas dapat terealisasi, serta manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara luas. Perubahan anggaran ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan visi Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. (As)

Pemkab Asahan dan PD Muhammadiyah Sepakat Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

0

Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Salah satu bentuk sinergi tersebut ditandai dengan audiensi antara Bupati Asahan dengan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Asahan.

Audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati Asahan ini dihadiri oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., didampingi Asisten Administrasi Umum dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Asahan. Dari pihak Muhammadiyah, hadir Ketua PD Muhammadiyah Asahan, M. Akhyar, M.A., beserta jajaran pengurus.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PD Muhammadiyah Asahan menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk beraudiensi dengan Bupati Asahan. Ia menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan yang pertama kali dilakukan sejak Taufik Zainal Abidin Siregar dilantik sebagai Bupati Asahan. “Tujuan audiensi ini adalah untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan program kerja PD Muhammadiyah Asahan ke depan dalam rangka mendukung pembangunan daerah. Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan,” ujarnya.

Bupati Asahan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PD Muhammadiyah Asahan. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan selalu membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada PD Muhammadiyah Asahan yang siap mendukung program pemerintah. Pemerintah Kabupaten Asahan juga akan mendukung setiap program PD Muhammadiyah selama tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ungkap Bupati.

Audiensi ini diakhiri dengan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan PD Muhammadiyah Asahan untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat. Pertemuan ini sekaligus menjadi tonggak awal penguatan kemitraan strategis antara pemerintah dan Muhammadiyah dalam mendorong tercapainya visi Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. (As)

Bupati Asahan Hadiri Musda VI PKS Kabupaten Asahan

0

Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Asahan resmi menetapkan Sofyan Samosir, S.Ag sebagai Ketua DPD PKS Kabupaten Asahan masa bakti 2025–2030. Kegiatan yang digelar di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran ini diikuti sekitar 200 peserta dari unsur DPC dan kader PKS se-Kabupaten Asahan, serta turut dihadiri Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, OPD, Ketua Partai Politik, dan tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia, Edy Sirait, menyampaikan bahwa Musda VI ini menjadi forum konsolidasi partai untuk memperkuat peran kader sekaligus meneguhkan komitmen kebersamaan dalam membangun daerah. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Asahan yang menunjukkan dukungan terhadap iklim politik yang sehat di Kabupaten Asahan.

Ketua DPD PKS Kabupaten Asahan terpilih, Sofyan Samosir, S.Ag, dalam sambutannya menegaskan tekadnya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan. Ia juga mengingatkan seluruh kader agar menjaga persatuan dan kondusifitas daerah demi mendukung tercapainya cita-cita pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Asahan dalam kesempatan itu menyampaikan selamat kepada kepengurusan baru DPD PKS Kabupaten Asahan. Ia menekankan pentingnya peran partai politik sebagai penyambung aspirasi masyarakat dan mitra pemerintah. Menurutnya, menjaga kepekaan terhadap suara rakyat adalah kunci, karena kekecewaan publik dapat berpengaruh terhadap keamanan dan stabilitas daerah.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan partai politik sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Kritik yang konstruktif dari partai politik, menurutnya, merupakan bagian dari ikhtiar bersama menjadikan Asahan lebih baik. Musda VI PKS juga dirangkai dengan penyerahan bantuan simbolis kepada penerima manfaat serta pemberian plakat kepada Bupati Asahan. (As)

Bupati Asahan Dorong Generasi Muda Tempuh Pendidikan Tinggi Bidang Kesehatan

0

Asahan – Peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan, menjadi salah satu prioritas penting dalam pembangunan Kabupaten Asahan. Untuk itu, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, melepas keberangkatan 17 calon mahasiswa/i asal Asahan yang diterima di STIKES Mitra Sejati Medan melalui Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Tahun 2025. Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Minggu (07/09/2025).

Program KIP ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Pusat melalui DPD Macan Asia Sumatera Utara dan ditindaklanjuti oleh DPC Macan Asia Kabupaten Asahan. Ketua Panitia, H. Syahrial Rambe, S.Pd.I menyampaikan bahwa tahun ini 17 peserta berhasil difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi, dengan harapan jumlahnya semakin bertambah pada tahun berikutnya.

Ketua DPC Macan Asia Kabupaten Asahan, Dr. Ali Muammar Qadafi Siregar, M.Pd.I menilai keberangkatan ini sebagai investasi besar bagi daerah. Menurutnya, kebutuhan tenaga kesehatan profesional di Pantai Timur masih sangat tinggi, sehingga lulusan STIKES Mitra Sejati nantinya diharapkan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masyarakat. Ia juga mengingatkan para mahasiswa/i untuk menjaga kedisiplinan, semangat belajar, dan nama baik daerah.

Bupati Asahan dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada DPC Macan Asia yang telah berperan membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah. Ia menegaskan bahwa Pemkab Asahan mendukung setiap upaya yang memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda. Kepada para mahasiswa/i, Bupati berpesan agar menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga integritas, dan kelak kembali untuk mengabdi kepada masyarakat Asahan.

Sebagai wujud dukungan, Bupati Asahan menyerahkan penali asih kepada 17 calon mahasiswa/i tersebut. Ia berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga kehadiran mereka kelak menjadi kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Langkah ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan. (As)