Beranda blog Halaman 43

Kepala Balai Karantina Indonesia Kunjungi Asahan, Bahas Pengembangan Potensi Daerah

0

Kepala Balai Karantina Indonesia (Barantin), Dr. Sahat M. Panggabean, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Asahan pada Jum’at, 22 Agustus 2025. Kunjungan yang berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati Asahan ini disambut langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan Balai Karantina dalam mendukung pengembangan potensi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Dr. Sahat M. Panggabean menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemkab Asahan. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pelayanan karantina di daerah. “Melalui silaturahmi ini, kami berharap hubungan yang baik antara Balai Karantina dan Pemkab Asahan semakin erat, sehingga potensi daerah dapat berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyambut baik kehadiran Kepala Balai Karantina Indonesia dan berharap momentum ini dapat memperkuat kolaborasi dalam berbagai sektor pembangunan. Ia menekankan bahwa Asahan memiliki beragam potensi strategis, mulai dari peternakan, perikanan, hingga perkebunan, yang membutuhkan dukungan dan kerjasama lintas lembaga.

“Kabupaten Asahan memiliki potensi besar dalam pengembangan sentra kambing yang mendukung ketahanan pangan, serta komoditi perikanan seperti kerang dara yang bernilai ekonomi tinggi dan berpeluang ekspor,” ujar Rianto. Ia juga menambahkan bahwa pengembangan bibit kelapa dalam menjadi salah satu komoditi perkebunan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperluas pasar ekspor.

Rianto menegaskan, sinergi ini sejalan dengan visi dan misi Pemkab Asahan untuk mewujudkan Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. Melalui peningkatan kerjasama dengan Balai Karantina, diharapkan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Asahan. (As)

Pemkab Asahan dan UGM Sepakat Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Pembangunan Berkelanjutan

0

Pemerintah Kabupaten Asahan resmi melanjutkan kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., pada Kamis (21/08/2025). Penandatanganan yang dilakukan secara paralel dan daring di masing-masing instansi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi nasional guna mendorong pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan.

Kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada program jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Asahan. Fokus utama yang ingin dicapai meliputi peningkatan kapasitas SDM, penerapan inovasi hasil riset, dan penguatan tata kelola pembangunan daerah agar sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Dengan adanya dukungan akademik dari UGM, Pemkab Asahan berharap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah dapat lebih terukur, berbasis data, serta memiliki daya ungkit nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., melalui perwakilan UGM, Awaluddin Laode, SE, M.Si menegaskan kesiapan UGM untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah melalui tridarma perguruan tinggi. “UGM hadir sebagai mitra dalam membangun daerah, bukan sekadar lewat pendidikan, tetapi juga riset dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi praktik nyata universitas dalam mendukung kemajuan daerah,” ujarnya.

Penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh Perwakilan UGM, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Kepala Bapperida Asahan, Kepala BKAD Asahan, Kepala Dinas Kominfo Asahan, serta unsur Litbang Asahan. Kehadiran jajaran ini menunjukkan dukungan penuh lintas perangkat daerah dalam mengawal implementasi kerja sama strategis tersebut, khususnya dalam rangka mendorong pembangunan Asahan yang berkelanjutan menuju daerah maju. Kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) di Kabupaten Asahan sebagai fondasi penting dalam setiap proses perencanaan pembangunan.

Pada kesempatan itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., juga mengajak perwakilan UGM bersama rombongan meninjau lokasi lahan di Jalan Pabrik Benang yang direncanakan sebagai kawasan pengembangan Kota Kisaran ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Asahan untuk mengintegrasikan perencanaan pembangunan wilayah dengan dukungan kajian akademik, sehingga arah pembangunan kota dapat lebih terarah, visioner, dan berkelanjutan. (As)

Koperasi Merah Putih Desa Rawang Pasar 5 Diresmikan, Wujud Program Nasional Ekonomi Kerakyatan

0

Koperasi Merah Putih di Desa Rawang Pasar 5, Kecamatan Rawang Panca Arga, berdiri sebagai bagian dari program nasional yang mendorong setiap desa memiliki koperasi produktif untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Koperasi ini telah berbadan hukum dan memulai kegiatan usaha dengan unit sembako serta Sub Dealer LPG, serta merencanakan pengembangan usaha beras sebagai komoditas utama. Peresmian koperasi dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Agustus 2025, oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, SH., M.AP, yang menegaskan bahwa koperasi desa merupakan instrumen penting pembangunan dari bawah.

Ketua Koperasi Merah Putih, Massait, menyampaikan bahwa koperasi hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha kolektif yang lebih berdaya guna. Ia berharap koperasi ini mendapat pendampingan dalam hal akses permodalan dan bantuan sarana pertanian agar mampu berkembang menjadi tulang punggung perekonomian desa, serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.

Camat Rawang Panca Arga, Resmanto Tambunan, SE, menambahkan bahwa koperasi ini merupakan implementasi nyata dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat basis ekonomi rakyat melalui pemberdayaan desa. Dengan 44 anggota aktif dan perputaran dana Rp14.580.000 per bulan, koperasi ini sudah menunjukkan potensi besar dalam membangun kekuatan ekonomi kolektif yang tumbuh dari masyarakat desa.

Wakil Bupati Asahan Rianto, SH., M.AP menegaskan bahwa koperasi desa harus menjadi garda terdepan dalam mendukung program strategis nasional, termasuk penyediaan pangan bergizi gratis dan distribusi pupuk bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa penguatan koperasi sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mewujudkan masyarakat yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan melalui pengembangan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkeadilan.

Dengan diresmikannya Koperasi Merah Putih, Desa Rawang Pasar 5 diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam membentuk koperasi yang mandiri, produktif, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Koperasi desa tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga instrumen pembangunan nasional sekaligus bagian penting dalam pencapaian visi besar Pemkab Asahan yang menempatkan ekonomi kerakyatan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. (As)

Bupati Asahan dan Kejari Asahan Sepakat Perkuat Sinergi untuk Dongkrak PAD

0

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menandatangani Nota Kesepakatan bersama mengenai Penyelesaian Perkara di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) serta Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Acara ini berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Asahan, Kisaran, pada Kamis (21/08/2025) dengan dihadiri langsung Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, dan Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Basril G, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menegaskan pentingnya PAD sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah. “PAD merupakan sumber yang sangat vital untuk mendanai layanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan program prioritas lainnya. Karena itu, penerimaan PAD harus dikelola dengan serius agar kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah dapat terwujud,” ujarnya.

Bupati menambahkan, nota kesepakatan ini adalah bentuk komitmen nyata Pemkab Asahan bersama Kejari untuk memperkuat koordinasi terkait penanganan persoalan pajak daerah. Kesepakatan ini mencakup pendampingan hukum hingga langkah tegas terhadap wajib pajak yang tidak memenuhi kewajibannya. “Sinergi ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga pendampingan agar PAD kita dapat dioptimalkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kajari Asahan, Basril G, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang dijalin dengan Pemkab Asahan. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh dalam upaya optimalisasi PAD. “Kami akan mendampingi pemerintah daerah baik dalam bentuk konsultasi maupun tindakan hukum sesuai aturan. Nota kesepakatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergitas antarlembaga sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Bupati Asahan dan Kajari Asahan, dilanjutkan dengan pertukaran plakat sebagai simbol kerja sama strategis. Penandatanganan ini menandai langkah bersama Pemkab Asahan dan Kejaksaan Negeri Asahan dalam memperkuat fondasi keuangan daerah guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (As)

Kehadiran Bupati Asahan di Rakor Ekonomi Makro Sumut Jadi Komitmen Konkret Pembangunan Daerah

0

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi Pembangunan Ekonomi Makro pada Rabu malam (20/08/2025)bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Jabatan Gubernur Sumatera Utara. Rapat dipimpin oleh Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution dan dihadiri para bupati/wali kota se-Sumatera Utara, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut Dr. Rudi Brando Hutabarat. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menyamakan langkah pemerintah daerah, lembaga statistik, lembaga moneter, dan penyedia cadangan pangan. Fokus utama rapat adalah membahas arah pertumbuhan ekonomi Sumut, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat sinergi melalui program simultan Bulog Sumut berupa intervensi pasar lewat Program Pangan Murah yang akan dilaksanakan serentak di kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah harus ditopang oleh investasi, pengendalian inflasi, dan stabilitas pangan. Dengan target pertumbuhan 6,8%–7,2% dan kebutuhan investasi hingga Rp53 triliun, pemerintah daerah dituntut menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan daya beli masyarakat. “Ketersediaan pangan dan stabilitas harga beras adalah kunci. Karena itu sinergi dengan Bulog, BI, dan BPS sangat penting untuk menopang arah kebijakan ekonomi di daerah,” ujarnya.

Kepala Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto menjelaskan kesiapan Bulog menjalankan Program Pangan Murah secara serentak sebagai instrumen intervensi pasar. Ia menegaskan stok beras Sumut dalam kondisi aman, dan Bulog siap mendistribusikan ke seluruh kabupaten/kota sesuai kebutuhan. “Program ini bukan hanya menjaga ketersediaan beras, tetapi juga menjadi upaya nyata untuk menahan gejolak harga agar tidak membebani masyarakat. Peran pemerintah daerah sangat menentukan agar distribusi berjalan tepat sasaran,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Sumut yang mencapai 5,03% pada 2024. Ia mengingatkan bahwa capaian ini perlu ditingkatkan dengan strategi pembangunan yang lebih merata antarwilayah. “Pertumbuhan Sumut solid, tapi kita perlu mengurangi disparitas dan memperkuat sektor-sektor produktif di daerah. Dengan basis data yang kuat, pemerintah daerah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran untuk menjaga pertumbuhan sekaligus menekan inflasi,” paparnya. Amalia juga menegaskan bahwa BPS mendapat amanah dari Presiden RI melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Inpres ini menjadi pedoman untuk memperbaiki penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat agar lebih tepat sasaran, terarah, dan terpadu. Ke depan, BPS membuka peluang kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan updating DTSEN secara langsung dengan melihat kondisi objektif masyarakat di lapangan.

Bagi Kabupaten Asahan, rapat ini menjadi momentum penting untuk mempertegas kontribusi sebagai salah satu daerah penopang ekonomi Sumut, dengan PDRB ADHB mencapai Rp57,4 triliun atau peringkat ke-5 tertinggi di provinsi. Asahan menegaskan komitmen memperkuat sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan sebagai motor pertumbuhan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi melalui penguatan sektor pangan. Kehadiran Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si dalam forum ini bukan sekadar bentuk seremoni, melainkan wujud keseriusan Pemkab Asahan dalam merespons arah kebijakan provinsi. “Asahan siap mendukung langkah Pemprov Sumut dalam menjaga stabilitas ekonomi. Dengan potensi sektor riil yang kita miliki, ditambah perbaikan layanan publik dan dukungan kebijakan fiskal, kami optimistis Asahan dapat memperluas kontribusi terhadap ekonomi Sumut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Asahan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pemkab Asahan, yakni Kepala Bapperida Kabupaten Asahan, Kepala BKAD/Bappenda, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, sebagai bentuk dukungan teknis terhadap kebijakan ekonomi makro yang dibahas. (As)

Insentif Pajak Jadi Strategi Percepatan Investasi, Bupati Asahan Dorong Sektor Unggulan Daerah

0

Kebijakan pemberian insentif pajak daerah yang digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjadi sorotan utama dalam Pekan Inovasi dan Investasi Sumut (PIISU) 2025. Acara yang berlangsung di Lapangan Istana Maimun, Medan, dibuka langsung oleh Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution dan dihadiri oleh seluruh bupati/wali kota se-Sumatera Utara, pimpinan BUMN/BUMD, pelaku usaha, serta ratusan pelajar.

Skema insentif ini membuka peluang bagi kabupaten/kota untuk memberikan keringanan pajak, seperti BPHTB, kepada pelaku usaha. Potongan pajak tersebut tidak akan membebani keuangan daerah karena diganti kembali oleh Pemprov dalam bentuk Barang Kena Pajak (BKP). Langkah ini dipandang sebagai strategi konkret untuk mempercepat realisasi investasi senilai Rp53 triliun, sekaligus menopang target pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 6,8%–7,2%.

Bagi Kabupaten Asahan, kebijakan ini sejalan dengan arah pembangunan yang menempatkan sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Insentif fiskal diharapkan menarik investor baru sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal. Dengan masuknya modal, nilai tambah produk daerah dapat ditingkatkan, rantai pasok diperluas, dan lapangan kerja baru tercipta sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.

Visi Pemkab Asahan untuk mewujudkan daerah yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan juga mendapat ruang aktualisasi. Insentif fiskal dipandang sebagai instrumen penting untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, mendukung pengembangan kawasan industri, memperkuat UMKM, serta mempercepat hilirisasi hasil perkebunan. Seluruhnya diarahkan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya mengejar angka, tetapi benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.

“Kami menyambut baik kebijakan insentif pajak ini. Bagi Asahan, insentif ini bukan sekadar keringanan fiskal, tetapi pemicu lahirnya investasi yang berkualitas. Kami ingin investasi masuk ke sektor produktif, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan pelayanan publik yang terus kami perbaiki, kami pastikan Asahan siap menjadi daerah yang ramah investasi,” tegas Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si.

Selain fokus pada investasi, PIISU 2025 turut mengusung agenda inklusi keuangan dengan gerakan menabung pelajar. Program ini selaras dengan misi Pemkab Asahan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Literasi keuangan sejak dini diharapkan mampu mencetak generasi yang inovatif, mandiri, dan menjadi bagian dari ekosistem pembangunan ekonomi berkelanjutan. Pada kesempatan itu, Bupati Asahan hadir bersama jajaran, di antaranya Kepala Bapperida, Kepala BKAD/Bappenda, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan. Dengan demikian, PIISU 2025 menghadirkan arah kebijakan nyata yang dapat mempercepat pertumbuhan investasi dan ekonomi Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Asahan. (As)

Pemkab Asahan Gelar Malam Resepsi HUT ke-80 RI, Momentum Syukur dan Persatuan

0

Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Asahan ditutup dengan pelaksanaan Malam Resepsi yang berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Minggu malam (17/8/2025). Acara ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus ajang mempererat persatuan di tengah masyarakat Asahan.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., bersama Wakil Bupati, Rianto, SH., M.AP., hadir langsung mendampingi tamu undangan dari berbagai unsur Forkopimda, seperti Kajari Asahan, Kapolres Asahan, Dandim 0208/Asahan, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD, serta perwakilan Danlanal TBA, Danyon 126/KC, dan Ketua PN Kisaran. Hadir pula Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan beserta jajaran, Ketua Persit KCK, Ketua Bhayangkari, Ketua DWP Kabupaten Asahan, Sekda, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Asahan, serta anggota Paskibraka 2025 yang menjadi kebanggaan daerah.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Nazarudin, SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar rutinitas seremonial. “Hari Ulang Tahun ke-80 RI adalah momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan semangat kebangsaan. Tema nasional ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’ mengingatkan kita bahwa persatuan, kedaulatan, dan kesejahteraan rakyat adalah kunci utama bagi kemajuan bangsa,” ujarnya. Ia menambahkan, semangat gotong royong dan optimisme harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda, agar cita-cita bangsa tetap terjaga.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menekankan pentingnya memaknai resepsi kemerdekaan sebagai wujud rasa syukur atas perjuangan para pahlawan. “Kemerdekaan ini lahir dari pengorbanan besar. Maka maknanya harus kita wujudkan dalam kerja nyata. Aparatur pemerintahan memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan potensi daerah yang kita miliki,” tegasnya. Bupati juga mengingatkan bahwa semangat persatuan harus senantiasa dijaga agar pembangunan di Kabupaten Asahan dapat berjalan berkesinambungan demi kesejahteraan seluruh rakyat.

Acara malam itu semakin berkesan ketika seluruh rangkaian kegiatan semarak HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Asahan ditayangkan melalui video dokumentasi, yang menghadirkan kembali momen-momen kebanggaan sepanjang perayaan. Suasana semakin haru saat para anggota Paskibraka 2025 beserta pasukan pengiring 45 menerima cenderamata sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera merah putih. Momen penuh kebanggaan itu menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 RI di Kabupaten Asahan, yang tidak hanya dirayakan dengan semarak upacara dan perlombaan, tetapi juga dimaknai dengan rasa syukur, persatuan, dan kebersamaan. (As)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI

0

Suasana khidmat menyelimuti Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran saat Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P, memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu sore (17/8/2025). Dengan penuh disiplin, Pasukan Paskibraka Kabupaten Asahan 2025 berhasil menunaikan tugas menurunkan Sang Saka Merah Putih di bawah komando Letnan Dua Infanteri Marajoni Harahap dari Yonif 126/KC.

Upacara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, OPD, TP PKK, TNI-Polri, ASN di lingkungan Pemkab Asahan, serta tamu undangan lainnya. Ipda Kameda Sugari, SH bertindak sebagai Komandan Upacara, sementara AKP Jonni Fatiaro H. Sinaga, SH dipercaya sebagai Perwira Upacara.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kelancaran upacara sekaligus memberikan pesan kepada generasi muda.“Alhamdulillah, penurunan Bendera HUT ke-80 RI berjalan lancar dan penuh khidmat. Saya ucapkan selamat kepada Paskibraka yang telah menjalankan tugas dengan sempurna. Mari generasi muda terus berkarya dan berkontribusi membangun Kabupaten Asahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan upacara penurunan bendera, Wakil Bupati bersama Forkopimda menyerahkan Satyalencana Karya Satya kepada ASN sebagai penghargaan atas pengabdian. Pada kesempatan yang sama, juga diumumkan para pemenang lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80.

Untuk kategori Kecamatan Terbaik, juara pertama diraih Kecamatan Aek Kuasan, disusul Kecamatan Pulau Rakyat dan Aek Ledong sebagai juara II dan III. Sementara itu, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Setia Janji, dan Teluk Dalam ditetapkan sebagai juara harapan.

Pada lomba kebersihan dan semarak HUT RI, predikat juara I masing-masing diraih oleh TK Darussalam Islamic School (PAUD), MIN 10 Asahan (SD/MI), SMPN 1 Kisaran (SMP/MTs), Kelurahan Teladan (kelurahan), BKAD (instansi), serta PDAM Tirta Silau Piasa (BUMN/BUMD).

Rangkaian upacara penurunan bendera HUT RI ke-80 di Kabupaten Asahan ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, tetapi juga momentum memperkuat semangat kebersamaan, patriotisme, dan kebanggaan masyarakat dalam menyongsong masa depan Asahan yang lebih baik. (As)

Di Tengah Padatnya Agenda 17 Agustus, Bupati Asahan Tetap Hadiri Bakti Sosial IWOI

0

Santuni anak yatim dan berbagi dengan kaum duafa di momen HUT ke-80 RI

Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Asahan tahun ini terasa lebih istimewa. Di tengah padatnya agenda kenegaraan pada tanggal 17 Agustus 2025, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., tetap meluangkan waktu hadir langsung di Kelurahan Sentang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, untuk mengikuti kegiatan bakti sosial yang diprakarsai Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWOI) Kabupaten Asahan.

Kegiatan yang digelar Minggu sore tersebut meliputi santunan kepada anak yatim, pemberian bantuan bahan pokok bagi kaum duafa, serta berbagai perlombaan rakyat yang disambut antusias oleh warga. Kehadiran Bupati bersama Kepala Dinas Kominfo Asahan, Jutawan Sinaga, S.STP., M.AP., serta jajaran pengurus DPD IWOI menambah semarak acara. Anak-anak tampak gembira mengikuti lomba, sementara para orang tua larut dalam suasana kebersamaan di momen bersejarah ini.

Ketua DPD IWOI Asahan, Muhamad Adenan Dalimunthe, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat. Ia menyampaikan bahwa di momen kemerdekaan, IWOI ingin berbagi sekaligus merayakannya bersama anak yatim dan kaum duafa. Namun yang paling membahagiakan dan membanggakan, lanjutnya, adalah kehadiran langsung Bupati Asahan di tengah padatnya agenda kenegaraan 17 Agustus. “Kehadiran beliau sungguh luar biasa dan menjadi energi positif bagi kami serta masyarakat,” ungkap Adenan penuh rasa syukur.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyerukan semangat persatuan dan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan. “Merdeka! Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-80 Republik Indonesia. Mari kita rawat persatuan dan kesatuan bangsa ini, sekaligus saling berbagi untuk sesama,” ucap Bupati penuh semangat. Ia juga memberikan apresiasi kepada IWOI atas konsistensi mengadakan kegiatan sosial setiap tahun, bahkan mengingatkan bahwa pada tahun sebelumnya dirinya hadir sebagai Wakil Bupati. “Alhamdulillah, hari ini saya hadir kembali sebagai Bupati. Semoga kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim dan bantuan sembako untuk kaum duafa oleh Bupati bersama pengurus DPD IWOI. Momen itu disambut haru sekaligus bahagia oleh penerima. Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati Taufik juga sempat melantunkan sebuah lagu, yang disambut tepuk tangan riuh masyarakat dan menambah hangatnya suasana perayaan kemerdekaan.

Kegiatan yang sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara, tetapi juga diwujudkan dengan aksi nyata berbagi kebahagiaan bersama masyarakat yang membutuhkan. (As)

Bupati Asahan Pimpin Upacara Penaikan Bendera HUT ke-80 RI

0

Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan upacara penaikan bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Kenaikan bendera merah putih yang berlangsung dengan khidmat ini dilaksanakan di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran. Upacara ini di pimpin langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Danlanal Tanjung Balai Asahan, mewakili Danyon 126/KC, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Ketua TP. PKK beserta Staf Ahli TP. PKK Kabupaten Asahan, Ketua Persit KCK Cabang XXXV Dim 0208/Asahan, Ketua Bhayangkari Cabang Asahan, para veteran pejuang, OKP, serta tamu undangan lainnya.

Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf. Nuryanto (Danramil 15/Bandar Pulau), sementara Perwira Upacara dijabat Kapten Inf. F.E. Putra Irawan Damanik (Pasipersdim 0208/Asahan). Adapun pembacaan teks proklamasi dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M.

Pengibaran Sang Saka Merah Putih dilaksanakan oleh Paskibraka Kabupaten Asahan Tahun 2025 di bawah pimpinan Komandan Pasukan Letnan Dua Infanteri Mara Joni Harahap dari Yonif 126/KC.

Formasi inti pasukan pengibar antara lain. Komandan Pleton 17 Muhammad Akhtar Idraki Hasibuan (SMA Negeri 2 Kisaran).
Pembawa Baki Putri Febrycia Br. Siagian (SMK Negeri SPP Asahan).
Komandan Kelompok 8 Hadi Wijaya Sucipto (MAN Asahan).
Pengerek Bendera Fiqri Nurabdillah Sitorus (SMA Muhammadiyah 8 Kisaran).
Perentang Bendera Lucky Kaka Anugrah Siagian (MAN Asahan).

Dalam momen bersejarah itu, Paskibraka Kabupaten Asahan membentuk formasi angka 80 sesuai Logo Peringatan HUT RI yang ke-80 dengan mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Dikesempatan ini juga, Bupati Asahan yang didampingi Wakil Bupati dan Forkopimda melepas Defile HUT ke-80 RI di Depan Kantor Bupati Asahan Jalan Lintas Sumatera yang diikuti oleh TNI-Polri, ASN, Paskibraka, Drumband, Mahasiswa, Pelajar, serta OKP.

Saat diwawancari awak media usai melepas defile, Bupati Asahan menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan stabilitas daerah. “Melalui pelaksanaan HUT ke-80 RI ini, kita harapkan rasa persatuan dan kesatuan tetap terjaga. Stabilitas dan kondusifitas di Kabupaten Asahan juga harus kita pelihara bersama. Mari kita bersukacita memperingati hari kemerdekaan ini”. Ujarnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus bersatu membangun bangsa yang berdaulat, sejahtera, dan maju. Khusus kepada generasi muda, ia berpesan menjauhi kenakalan remaja, narkoba, dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, karena kalian adalah generasi penerus Kabupaten Asahan yang kelak akan menggantikan kami. Kepada para orang tua, saya berharap terus mengawasi anak-anak kita agar tidak salah dalam pergaulan dan menjauhi hal-hal yang bertentangan dengan aturan”. Tambah Bupati. (As)