Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 95

Transparansi dan Keterbukaan Informasi, LPKA Palu Terima Mahasiswa Untad Penelitian

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu di bawah jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) terus berupaya mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Salah satunya dengan menerima mahasiswa Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad) untuk melaksanakan penelitian, Selasa, (11/6/2024).

Hal ini merupakan langkah konkret LPKA Palu dalam memberikan transparansi dan keterbukaan layanan informasi kepada para sivitas akademisi.

Mahasiswa tersebut bernama Putri Sasmita disambut baik oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun melalui Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus Kade. Dalam hal ini Putri Sasmita melakukan penelitian tesis yang berjudul “Penerapan Prinsip-Prinsip HAM Terhadap Anak sebagai Tersangka Dalam Proses Pidana”

“Selamat datang di LPKA Palu, pastinya kita siap membantu memfasilitasi penelitian tersebut, sepanjang memenuhi prosedur dan aturan yang berlaku. Hal ini merupakan komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Ida Bagus

Sementara itu, Putri Sasmita mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada LPKA Palu karena telah memfasilitasi penelitian tesis ini, “Keterbukaan informasi di LPKA Palu sangat luar biasa, petugasnya juga ramah-ramah, pengalaman yang sangat menyenangkan bisa melakukan penelitian di LPKA Palu,” ujar Putri

Adapun kegiatan yang dilakukan antara lain, mengecek fasilitas sarana dan prasarana pemberian program Pembinaan, standar operasional presedur yang diterapkan, jadwal kseharian anak binaan, hingga kegiatan menyapa kepada para anak binaan.

“Setelah mengecek secara langsung dan berbincang-bincang baik kepada petugas dan anak binaan, LPKA Palu sudah sangat baik dalam penerapan prinsip-prinsip HAM, terlihat lingkungan yang asri, aman dan nyaman,” puji Putri

Di tempat berbeda, Kepala LPKA Palu menegaskan bahwa pelayanan prima melalui transparansi dan keterbukaan informasi merupakan kunci utama dalam meningkatkan kepercayaan public.

“Inilah Komitmen kami, bukan hanya sekedar slogan atau wacana. Namun, dilakukan secara bersungguh-sungguh,” tegas Revanda

Pelaksanaan penelitian ini mendapatkan perhatian khusus dari Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar yang terus menekankan untuk memberikan informasi teraktual dan terpercaya kepada para sivitas akademisi.

“Rutan/Lapas/LPKA selalu menjadi objek dan perhatian khusus dari para sivitas akademisi, tentu hal ini kita sambut dengan baik. Namun, tetap jalankan sesuai aturan yang berlaku, terapkan tata nilai Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif,” pungkas Kakanwil Hermansyah

Diharapkan kegiatan ini dapat mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta menghilangkan stigma negatif masyarakat terhadap para anak binaan.(Rel)

LPKA Palu Hadiri Pelantikan Pejabat Manajerial Kanwil Kemenkumham Sulteng

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu hadiri pelantikan dan pengambilan sumpah 9 pejabat manajerial Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng), Senin, (10/6/2024).

Bertempat di Ruang Aula Bangsal Garuda, sebanyak 9 pejabat manajerial dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Sultengh, Hermansyah Siregar.

Acara pelantikan yang berlangsung di Palu ini juga dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat, Pamuji Raharja, yang menunjukkan semangat sinergi dan kerjasama antara wilayah.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-13 Tahun 2024 dan Nomot M.HH-14 Tahun 2024 tanggal 22 Mei 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Manajerial dan Nonmanajerial di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Dalam sambutannya, Hermansyah Siregar menekankan pentingnya sinergi antara pejabat dan seluruh pegawai untuk mencapai tujuan bersama.

“Dengan pelantikan ini, kita berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik. Saya mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh pegawai,” ungkap Hermansyah.

Hermansyah juga mengingatkan pentingnya integritas dan profesionalisme. “Pejabat manajerial harus menjadi teladan dalam menjalankan tugasnya dengan integritas tinggi. Profesionalisme adalah kunci untuk mencapai keberhasilan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun menerangkan bahwa pihaknya akan siap memberikan kontribusi nyata dalam membangun Kemenkumham Sulteng semakin maju, melalui inovasi layanan dan menjalin sinergitas.

“Pelantikan ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi merupakan kepercayaan besar yang diberikan kepada Saudara. Kepercayaan untuk memimpin, menginspirasi, dan melayani dengan integritas dan dedikasi yang tinggi. Mari bersama membangun Kanwil Kemenkumham Sulteng semakin maju,” ujar Revanda
Dengan pelantikan ini, diharapkan Kanwil Kemenkumham Sulteng dapat terus berbenah dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Para pejabat baru ini diharapkan membawa semangat baru dalam menjalankan tugas mereka, sesuai dengan harapan dan amanah yang diberikan.(Rel)

Terapkan Budaya Positif 3S, LPKA Palu Jalin Keakraban dengam Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menerapkan budaya Positif 3S (Senyum, Sapa, Salam) guna menjalin keakraban antara petugas dan anak binaan, Selasa (11/06/24) pagi.

Bertempat di Aula Serbaguna, kegiatan Budaya 3S dipimpin langsung oleh Kasubsi Penilaian dan Pengklasifikasian, Andi Hermawan bersama staf Priskayanti. Kegiatan ini merupakan bentuk pendidikan karakter dan penumbuhan budi pekerti kepada seluruh anak binaan guna menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Menurut Andi Hermawan, salah satu cara untuk menumbuhkan budaya 3S bagi anak binaan adalah melalui kegiatan tatap muka jika bertemu dengan petugas maupun anak binaan yang baru. Dimana mereka diajarkan untuk saling menghormati orang lain, tidak menyebarkan ujaran kebencian, serta patuh dan taat kepada petugas dan tata tertib yang berlaku di LPKA Palu.

“Para anak binaan dibekali atitude yang baik, sebagai contoh hal kecil ketika mereka menghampiri petugas untuk memberikan senyum, sapa dan salam. Nilai-nilai karakter yang diharapkan dari pembiasaan ini adalah tumbuhnya keakraban antara petugas dan anak binaan. Selain itu, diharapkan juga para anak binaan memiliki rasa hormat kepada para orang yang lebih tua dari mereka. Melalui budaya positif ini, saya berharap mereka memiliki semangat dan tetap ceria saat menjalani masa pembinaannya di LPKA Palu,” jelas Andi.

Dengan merangkul anak dalam kegiatan yang harmonis dan humanis dalam penerapan budaya positif 3S, LPKA Palu khususnya Subseksi Penilaian dan Pengklasifikasian dapat melakukan penilaian terhadap anak binaan untuk keperluan perencanaan program pembinaan dan klasifikasi selama anak menjadi masa pidananya di LPKA Palu.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, mendukung segala kegiatan positif yang ada di Lapas/Rutan/LPKA.

“Setiap ada warga binaan/anak binaan yang baru masuk maupun sudah berada di dalam, tolong untuk terus memberikan pembinaan yang dapat memperbaiki pola pikir, tindakan serta atitude mereka menjadi lebih baik lagi. Dengan adanya kegiatan penerapan budaya positif 3S yang ada di LPKA Palu, merupakan bukti bahwa petugas pemasyarakatan sebagai pengayom yang mampu merangkul dengan baik setiap warga binaan/anak binaan,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Hape Lurus, Dongkrak Hafalan Surah Pendek Anak Binaan LPKA Palu

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu rutin memberikan penyuluhan agama kepada seuruh anak binaan, Senin (10/06/2024) pagi. Adapun kegiatan pembinaan kali ini, dikemas dengan inovasi “Hape Lurus” (Hafalan Surah Pendek Dulu Baru Tadarus).

Istilah ini merupakan inovasi baru LPKA Palu bersama Kemenag Kota Palu dalam memberikan pembinaan kepribadian dan spiritual bagi anak binaan. Dibimbing langsung oleh tim penyuluh Agama Islam yakni Ustadz H. Hader Siradju dan Ustadzah Hj. Harnia, serta staf pembinaan An Nisaa Ayu. Kegiatan ini dilaksanakan di Musholla LPKA Palu dan diikuti oleh seluruh anak binaan.

Ustadz H. Hader mengatakan pembinaan dan pembekalan ilmu agama untuk membentuk kepribadian yang berAkhlak bagi anak itu membutuhkan proses, apalagi menghafal melalui pembiasaan, tentunya butuh waktu yang lama.

“Dengan adanya inovasi Hape Lurus, dapat menjadi pengingat untuk kami selaku tim penyuluh agama islam dan juga anak-anak, agar sebelum memulai kegiatan, alangkah baiknya diawali dengan menghafalkan surah-surah pendek,” ungkap Ustadz H. Hader.

Kegitan diawali dengan doa bersama, selanjutnya tim penyuluh agama islam meminta satu persatu anak binaan untuk menyetor hafalan mereka diantaranya surah Al Humazah, Ad-Dhuha, dan Surah At-Tin, kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-qur’an pada bacaan mereka masing-masing.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala LPKA Palu, Ravanda Bangun memberikan apresiasi kepada seksi pembinaan yang saat ini dipimpin oleh Kasi Pembinaan, Ida Bagus, Karena telah memberikan warna baru lagi terhadap program pembinaan untuk para anak binaannya.

“Berinovasi dalam bekerja itu adalah sesuatu yang unggul, semoga dengan adanya inovasi ini anak binaan LPKA Palu dapat lebih meningkatkan hafalan Al-qur’annya agar LPKA Palu bisa kembali mencetak Hafizh Qur’an seperti sebelumnya,” ungkap Revanda.

LPKA Palu di bawah naungan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, yang dipimpin oleh Hermansyah Siregar, memberikan apresiasinya terhadap program pembinaan melalui Hape Lurus. Beliau berharap anak binaan bisa menjadi Hafizh Qur’an yang memilik Akhlak dan budi pekerti yang baik.

“Menghafal Al-Qur’an terutama surah-surah pendek bagi anak binaan sangat diharuskan dalam pembelajaran dan bekal ilmu agama, serta dapat digunakan dalam ibadah shalat sehari-hari sehingga Al-Qur’an menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Semoga dengan adanya inovasi Hape Lurus menjadi kebiasaan baru untuk anak binaan untuk terus bermurojaah,” ungkap Kakanwil Hermansyah

Melalui inovasi ini LPKA Palu bersama Kemenag Kota Palu berharap seluruh anak binaan mampu meningkatkan kemampuan mengingat dan berpikir, mempunyai identitas yang baik, akhlak dan berbudi pekerti luhur, serta mendapat amal saleh.(Rel)

Moment Turnament Ganda Umum Dan Single Pelajar Piala 10 November PTM Gudang Kopi Berjalan Sukses

0

BINJAI | Kolaborasi antara PTM Gudang Kopi Binjai dengan PTM 10 Nov Binjai yang diprakarsai oleh Bapak Pembina PTM Gudang Kopi Prof Yunus Nst dan Ketua PTM 10 Nov BP Satria.

Adapun kegiatan
Tournament Piala 10 Nov PTM Gudang Kopi diikuti peserta ganda se-Sumatera Utara dan para pelajar khusus Binjai Langkat.

Pertandingan tenis tersebut ditangani langsung oleh Joni IB sebagai kordinator umum pertandingan. pada Minggu (09/06) pagi ini di Lapangan Tenis

Tujuan Turnamen ini adalah untuk menjalin Silaturahmi antar pecinta dan pemain tenis meja Se-Sumatera Utara.

, Tujuan turnamen ini adalah untuk menjalin hubungan silahturahmi dan pemain Se-Sumatera Utara, dan kedepannya mungkin bukan Sumatera Utara melainkan Se – Indonesia atau bisa saja sampai internasional” ungkap Joni IB.

Adanya tournament tersebut, pria ramah ini berharap bisa menyemangati terkhusus untuk atlet-atlet Kota Binjai – Langkat yang nantinya akan siapkan untuk Pertandingan yang akan datang.

“Tentunya kami harapkan bisa lebih baik dari yang sebelumnya, dengan pengurusan yang baru masyarakat lebih baik lagi dan harus lari dari yang kemarin. Apalagi untuk pesertanya di pertandingan ini masih Se-Sumatera Utara , bisa memotivasi para atlet tenis Kota Binjai,” jelasnya.

Salah satu admin group Family Pimpong, Joni IB sambungnta juga menyatakan sangat ber Apresiasi besar kepada Bapak Pembina PTM Gudang Kopi, yakni Bapak Prof Yunus Nst yang selalu berkontribusi dalam kegiatan turnamen tenis meja yang selalu diadakan PTM Gudang Kopi di Kota Binjai dengan biaya secara pribadi.” Ucapnya.

Joni IB juga berharap agar muncul lagi orang-orang seperti Beliau di Kota Binjai ini.

Adapun Hasil turnamen ganda Piala 10 November PTM Gudang kopi yakni
Juara 1 Riza / Ustadz Rasid PTM TSP medan

Juara 2 Yopi / Sapri PTM Angsapura Medan

Juara 3 Bersama Joni IB / Randi PTM.Gudang Kopi Binjai
Samsul / Wira Irvani Hrp PTM.Angsapura Medan

jonii Bangun: Hasil turnamen Single pelajar Piala 10 November PTM.Gudang Kopi :
1.Rozy PTM.Stabat Langkat
2 Syauqi PTM.Bangkatan Binjai
3 Bersama ;
Habibi PTM.10 Nopember Binjai
Vivi PTM.Dira Binjai

(ST)

Pimpin Apel Pagi, Kasi Pembinaan LPKA Palu: Ciptakan Generasi Unggul melalui Program Pembinaan Bermutu

0

Palu – Terus berupaya menciptakan generasi muda yang unggul melalui program pembinaan bermutu menjadi fokus utama Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng). Hal ini ditegaskan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W, dalam apel pagi yang diikuti seluruh pegawai di halaman Kantor LPKA Palu, Senin, (10/6/2024).

Ida Bagus menegaskan bahwa program pembinaan bermutu merupakan fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang bagi setiap anak binaan, “Dalam menciptakan generasi unggul, jangan hanya sebuah slogan, tetapi harus diimplementasikan dengan nyata dalam setiap tindakan,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa perlu ada komitmen kuat yang dibangun, khususnya dalam menciptakan inovasi layanan dalam mewujudkan cita-cita yang diharapkan, “Ciptakan inovasi layanan yang bermutu, serta terapakan nilai-nilai integritas,” imbuhnya.

Selanjutnya, ida Bagus mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan pengatahuan dan wawasan dalam membina, mengawasi serta mengarahkan para anak binaan menjadi lebih baik.

“Sebagai petugas Pemasyarakatan, kita wajib untuk memberikan program pembinaan bermutu. Bukan hanya satu atau dua orang, akan tetapi kita semua yang ada di LPKA Palu,” ajaknya

Sementara itu, dukungan penuh diberikan Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun dalam mewujudkan generasi muda yang hebat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045.

“Terima kasih atas komitmen yang dibangun, mari kita bersama wujudkan hal tersebut. Mereka adalah anak-anak kita, para penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini. Segala inovasi layanan terus kita hadirkan guna mendukung terwujudnya generasi yang hebat dan cerdas,” pungkas Revanda

Apel pagi ini menjadi momentum penting bagi LPKA Palu dalam memperkuat komitmen dan semangat untuk mewujudkan aparatur sipil negara yang berintegritas dan terpercaya dalam memberikan pembinaan bagi seluruh anak binaan.(Rel)

Laksanakan KBM, LPKA Palu bersama PKBM Mulia Kasih Penuhi Hak Pendidikan Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu terus penuhi hak pendidikan anak binaan. Seperti pada Sabtu (8/6/24) melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi seluruh anak binaan LPKA Palu bersama guru dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mulia Kasih.

Marthen selaku pengajar yang saat itu didampingi oleh sataf pembinaan, An Nisaa Ayu membawakan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Adapun siswa yang diajar pada hari ini terdiri dari 1 orang pada kesetaraan paket A, 3 orang pada kesetaraan paket B dan 10 orang pada kesetaraan paket C.

“Anak binaan tetap kami berikan materi sesuai dengan tingkat pendidikan masing-masing, dengan dibantu oleh staf Pembinaan dari LPKA Palu, kami berkolaborasi memberikan hak pendidikan anak sebagaimana mestinya,” ucap Marthen.

Tak lupa di tengah-tengah kegiatan pembelajaran, diisi dengan pemberian ice breaking. Dengan tujuan untuk mengalihkan konsentrasi anak agar tidak mengalami kejenuhan saat pembelajaran.

Pemenuhan hak pendidikan anak binaan juga mendapat perhatian khusus dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar. Kakanwil menghimbau agar setiap anak binaan yang berada di LPKA Palu harus diberikan perhatian khusus terhadap hak bersekolah dan hak memperoleh pendidikan. Sehingga tidak ada satupun anak yang pendidikannya terputus.

“Setiap anak mendapatkan pendidikan sejak ia dilahirkan. Berada di LPKA bukan berarrti pendidikan mereka harus berhenti, melainkan sebagai petugas pemasyarakatan yang membina harus menjadi penyemangat mereka (anak binaan) untuk menuntaskan pendidikannya, karena setiap anak berhak menjadi penerus bangsa yang memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa ini,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

LPKA Palu Menjadi Penguji Pemaparan dan Pameran Projek Kepemimpinan Mahasiswa PPG Prajabatan FKIP Untad

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Palu terus berupaya menunjukkan kontribusi nyata dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menjadi tim penguji dalam pemaparan dan pameran gelar karya projek kepemimpinan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulaku (FKIP Untad), Kamis, (6/6/2024). Pada kesempatan tersebut, LPKA Palu diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W.

“Luar biasa kepercayaan yang telah diberikan kepada kami, pastinya hal ini menjadi motivasi bagi kami di LPKA Palu untuk terus bersinergi dengan para sivitas akademisi guna mewujudkan generasi muda yang tangguh dan unggul,” kata Ida Bagus.

Kegiatan yang digelar di Halaman Gedung Serbaguna 2 FKIP Untad ini dibuka secara langsung oleh Dekan FKIP Untad, Dr. Jamaluddi, M.Si dan turut dihadiri oleh Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulteng, Syam Zaini dan sejumlah pembimbing mahasiswa PPG FKIP Untad dan beberapa perwakilan dari sekolah yang ada di Sulteng.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP Untad, Jamaluddi mengatakan Proyek kepemimpinan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan mahasiswa melalui kegiatan service learning atau pembelajaran berbasis pelayanan komunitas atau masyarakat sasaran.

Lebih lanjut Dekan, mendorong untuk seluruh mahasiswa agar mengeksplor kemampuannya saat mengabdi kepada masayarakat.

“Melalui hal ini kita dapat menyatukan teori dan fakta. Tentu saja lokasi desa proyek kepemipinan ini menjadi sasaran untuk menjadi desa binaan kedepannya,” ungkap Dekan Jamaluddin.

Dalam pantauan media, sebanyak delapan kelompok membentuk stand-stand yang memamerkan hasil-hasil karya mereka kerjakan selama turun ke lapangan.

Diketahui bahwa, LPKA Palu juga menjadi salah satu pilot project para mahasiswa PPG FKIP Untad dalam melakukan penelitian dan pengabdian guna menggali potensi minat dan bakat seluruh anak binaan yang dituangkan dalam sebuah karya tulis berbasi digitalisasi literasi.

Hal ini membuktikan eksistensi LPKA Palu dalam menyongsong generasi muda yang hebat dan siap membangun Indonesia emas 2045.

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas keterlibatan organisasinya dalam menentukan para calon-calon guru professional di daerah Sulawesi Tengah.

“Iya betul, selama kurang lebih dua bulan para mahasiswa PPG FKIP Untad melakukan proyek kepemimpinan di LPKA Palu, bersyukur semuanya berjalan baik dan mereka berhasil menerbitkan sebuah buku dari hasil karya para anak binaan,” jelas Revanda.

Di tempat berbeda Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham Sulteng) merasa bangga atas kinerja yang ditunjukkan oleh LPKA Palu.

Kakanwil Hermansyah juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya, “Luar biasa kinerja Kepala LPKA Palu sehingga menjadi agen perubahan dalam memberikan pembinaan kepada seluruh anak binaannya, besar harapan melalui langkah konkret ini dapat mewujudkan cita-cita ataupun visi dan misi kementerian ini,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Gertak Peduli Lingkungan, LPKA Palu: Ciptakan Lingkungan Asri Agar Semangat Kerja Meningkat

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menggelar Gertak (Gerakan Serentak) peduli lingkungan. Kegiatan ini turut diikuti oleh para pejabat Struktural, pegawai dan anak binaan, Jum’at (7/6/24) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik diantaranya area sekitar blok hunian, halaman depan kantor, dan area parkiran LPKA Palu. Adapun tujuan dari kegiatan Gertak untuk meningkatkan kesadaran dan kebersihan lingkungan serta menjalin kebersamaan diantara petugas dan anak binaan.

Kepala LPKA Palu, Revanda mengatakan bahwa gerakan serentak peduli lingkungan ini merupakan wujud kepedulian LPKA Palu dalam menciptakan lingkungan yang asri sehingga siapapun yang berada disekitarnya menjadi semangat dan senang untuk beraktivitas.

Lebih lanjut, Revanda juga menekankan bahwa Gertak merupakan kegiatan mengajak, menciptakan dan mendorong keluarga besar LPKA Palu untuk terus menerapkan program Pemerintah Kota Palu yakni Adipura Lingkungan.

“Melaksanakan Gerakan Serentak kebersihan lingkungan merupakan penerapan dari program Adipura yang telah diraih oleh Kota Palu. Untuk itu kami keluarga besar LPKA Palu akan terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Lingkungan yang asri akan menambah semangat kerja untuk para pegawai dan semangat belajar untuk para anak binaan,” jelas Revanda.

Sementara itu, sebagai amanat Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, menghimbau agar seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan agar terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan kantor.

“Mari bersama-sama menjaga kebersihan kantor. Jika kantor kita bersih maka semangat kerja menjadi meningkat dan kesehatan terjaga. Sebagai petugas pemasyarakatan jadilah contoh atau teladan yang baik bagi warga binaan/anak binaan, sehingga Lapas/Rutan/LPKA dapat menjadi tempat terbaik dalam merubah perilaku warga binaan/anak binaan menjadi manusia yang lebih baik lagi,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Gertak Peduli Lingkungan, LPKA Palu: Ciptakan Lingkungan Asri Agar Semangat Kerja Meningkat

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menggelar Gertak (Gerakan Serentak) peduli lingkungan. Kegiatan ini turut diikuti oleh para pejabat Struktural, pegawai dan anak binaan, Jum’at (7/6/24) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik diantaranya area sekitar blok hunian, halaman depan kantor, dan area parkiran LPKA Palu. Adapun tujuan dari kegiatan Gertak untuk meningkatkan kesadaran dan kebersihan lingkungan serta menjalin kebersamaan diantara petugas dan anak binaan.

Kepala LPKA Palu, Revanda mengatakan bahwa gerakan serentak peduli lingkungan ini merupakan wujud kepedulian LPKA Palu dalam menciptakan lingkungan yang asri sehingga siapapun yang berada disekitarnya menjadi semangat dan senang untuk beraktivitas.

Lebih lanjut, Revanda juga menekankan bahwa Gertak merupakan kegiatan mengajak, menciptakan dan mendorong keluarga besar LPKA Palu untuk terus menerapkan program Pemerintah Kota Palu yakni Adipura Lingkungan.

“Melaksanakan Gerakan Serentak kebersihan lingkungan merupakan penerapan dari program Adipura yang telah diraih oleh Kota Palu. Untuk itu kami keluarga besar LPKA Palu akan terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Lingkungan yang asri akan menambah semangat kerja untuk para pegawai dan semangat belajar untuk para anak binaan,” jelas Revanda.

Sementara itu, sebagai amanat Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, menghimbau agar seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan agar terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan kantor.

“Mari bersama-sama menjaga kebersihan kantor. Jika kantor kita bersih maka semangat kerja menjadi meningkat dan kesehatan terjaga. Sebagai petugas pemasyarakatan jadilah contoh atau teladan yang baik bagi warga binaan/anak binaan, sehingga Lapas/Rutan/LPKA dapat menjadi tempat terbaik dalam merubah perilaku warga binaan/anak binaan menjadi manusia yang lebih baik lagi,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)