Minggu, Maret 15, 2026
spot_img

Kenali Bahaya Tindik Lidah dan Bahaya Bagi Kesehatan

Tindik lidah merupakan salah satu bentuk ekspresi diri yang cukup populer di kalangan remaja. Di balik alasan estetika, tindik lidah bisa berbahaya bagi kesehatan, terutama kesehatan gigi dan mulut.

Sebelum memutuskan untuk tindik lidah, sebaiknya pahami dulu risiko dan keamanannya.

Proses tindik lidah dilakukan dengan cara menusuk lidah menggunakan jarum untuk membuat lubang kecil. Setelah itu, perhiasan berbentuk cincin atau bulatan kecil akan dimasukkan ke dalam lubang tersebut.

Saat perhiasan menembus jaringan lunak, tindikan di lidah bisa menimbulkan risiko yang lebih berbahaya daripada tindikan di bagian tubuh lain, misalnya telinga atau hidung.

Ini karena perawatan tindik lidah lebih sulit dan luka tindikan lebih mudah terinfeksi.

Waspadai Berbagai Bahaya Tindik Lidah

Tindik lidah pada awalnya bisa menyebabkan nyeri, bengkak, dan air liur berlebih. Selain itu, ada banyak bahaya yang mengintai akibat tindik lidah, yaitu:

1. Infeksi
Mulut secara alami mengandung jutaan bakteri yang dengan mudah menyebabkan infeksi, nyeri, dan pembengkakan.

Tindikan di lidah bisa terinfeksi karena banyak faktor, seperti kualitas bahan perhiasan yang buruk, alat yang tidak steril, atau sering menyentuh area tindikan dengan tangan yang kotor.

Jika tidak segera ditangani dengan tepat, lidah yang terinfeksi dan membengkak bisa menghalangi jalan napas serta membatasi pernapasan.

Pada kasus yang lebih serius, bakteri bahkan bisa masuk ke aliran darah dan menyebabkan peradangan pada jaringan di jantung.

2. Reaksi alergi
Selain infeksi, reaksi alergi di area tindikan juga bisa terjadi. Kondisi ini dapat dialami oleh orang yang sensitif terhadap jenis logam tertentu yang digunakan sebagai hiasan tindik. Jadi, sebaiknya berhati-hati dalam memilih perhiasan untuk tindikan, ya.

3. Perdarahan berkepanjangan
Tindikan di lidah bisa memicu terjadinya perdarahan saat pembuluh darah tertusuk jarum selama proses penindikan. Perdarahan terkadang sulit dikendalikan, karena di area tersebut ada banyak pembuluh darah.

Untuk menghentikan perdarahan, Anda bisa memberikan tekanan yang kuat pada area tindikan dan tundukan kepala agar darah tidak tertelan.

Jika darah yang keluar banyak dan tidak berhenti, segeralah ke IGD rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

4. Gusi terluka dan gigi retak
Kebiasaan menggigit atau memainkan tindikan juga bisa melukai gusi dan menyebabkan gigi retak, tergores, atau sensitif.

Gigi bahkan juga bisa terkelupas dan patah bila Anda menggigit tindikan terlalu keras, baik sengaja maupun tidak.

Oleh karena itu, orang yang memiliki tindikan di lidah perlu rutin melakukan pemeriksaan gigi ke dokter. Ini bertujuan untuk memantau kesehatan gigi dan gusi serta memastikan bahwa tindikan di lidah tidak menyebabkan kerusakan pada gigi.

5. Sulit mengunyah dan mudah tersedak
Tindikan di lidah bisa memberikan sensasi baru, sehingga pemiliknya memerlukan waktu untuk membiasakan diri. Pada awalnya, tindik lidah bisa menyebabkan sulit berbicara, terutama jika area tersebut masih bengkak.

Tidak hanya itu, orang yang lidahnya ditindik juga merasa sulit mengunyah karena belum terbiasa. Jika tindikan tidak sengaja terlepas dan tertelan, resiko tersedak bisa terjadi.

6. Kerusakan saraf lidah
Setelah ditindik, lidah biasanya mengalami mati rasa akibat kerusakan saraf yang bersifat sementara.

Namun, kerusakan saraf ini bisa menjadi permanen. Saraf yang terluka dapat mempengaruhi kemampuan lidah dalam mengecap rasa.

Tips Aman Melakukan Tindik Lidah dan Cara Merawatnya

Perlu diketahui, tidak semua orang bisa melakukan tindik dengan aman. Orang dengan kondisi kesehatan tertentu disarankan untuk menghindari tindikan, seperti penderita penyakit jantung, diabetes, hemofilia, dan penyakit autoimun.

Karena banyaknya bahaya yang dapat ditimbulkan, tindik lidah tetap tidak disarankan. Namun, bila Anda merasa sangat perlu melakukannya guna menunjang penampilan, penting untuk mengambil langkah aman guna mengurangi risiko terjadinya berbagai kondisi berbahaya di atas.

Berikut ini adalah beberapa tips melakukan tindik lidah:

Pilihlah fasilitas tindik yang bersih dan dikelola dengan baik.

Carilah penindik yang memiliki lisensi, artinya sudah terlatih secara khusus.
Penindik harus mencuci tangan dengan sabun, memakai sarung tangan sekali pakai yang baru, dan menggunakan alat yang disterilkan atau sekali pakai sebelum mulai menindik.

Lakukan vaksinasi hepatitis B dan tetanus.
Pilih perhiasan yang terbuat dari emas 14 karat, titanium, atau platina.
Hindari perhiasan berbahan nikel bagi orang yang alergi nikel.

Pastikan perhiasan yang digunakan ukurannya pas, tidak terlalu kecil atau terlalu besar.

Tindik lidah umumnya membutuhkan waktu antara 6–8 minggu untuk sembuh total. Lamanya proses penyembuhan tergantung pada cara merawat tindikan.

Agar tindik lidah cepat sembuh, penting untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan baik. Ada beberapa cara merawat tindik lidah yang bisa diterapkan, yaitu:

Sikat gigi 2 kali sehari dengan sikat gigi berbulu halus dan Bilas tindikan di lidah setiap selesai makan atau ngemil dan sebelum tidur.

Gunakan air garam hangat atau obat kumur bebas antibakteri dan alkohol. Bila perlu, lepas tindikan sebelum makan, tidur, atau berolahraga.

Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara rutin untuk mencegah masalah kesehatan gigi dan gusi yang bisa muncul.

Selama proses penyembuhan, Anda juga disarankan untuk tidak merokok, tidak minum minuman beralkohol, dan tidak mengonsumsi minuman panas.

Setelah lidah telah sembuh total, sebaiknya keluarkan tindikan dan bersihkan dengan sikat gigi setiap hari, misalnya sebelum tidur.

Ikuti instruksi membersihkan tindikan yang biasanya diberikan secara khusus.

Jangan ragu untuk menghubungi orang yang menindik bila Anda memiliki pertanyaan tentang hasil, perawatan khusus setelahnya, dan waktu penyembuhan.

Jika tindik lidah menunjukkan tanda-tanda infeksi, seperti lidah makin bengkak, memerah, perih, dan keluar nanah, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Siswa SMK Telkom 1 Medan Nekat Pecahkan Kaca Mobil Warga, Kini Diringkus Polisi!

Medan - SMK Telkom 1 Medan mendadak jadi sorotan setelah...

Bermain Air di Kolam Renang Licia Binjai, Anak-anak Alami Sakit Mata

BINJAI | Sejumlah anak sekolah dasar mengalami sakit mata...

Mengenal Rosen Jaya Sinaga Caleg DPRD Kota Medan ”Pejuang Buruh”

Mungkin banyak masyarakat tidak mengenal siapa sosok Rosen Jaya...

Viral Gaji Guru SMPN 15 Medan Ditahan Kepala Sekolah, Ini Kata Wali Kota

Buntut viralnya gaji guru SMP Negeri 15 Medan ditahan...

Narapida Rutan di Medan Kendalikan 45 Kg Sabu “Pembiaran atau Kelalean”

Medan - Polisi mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan...

Viral Petugas Dishub Kota Medan Diancam Pakai Pisau “Hampir Ditikam”

Medan - Viral satu video seorang petugas Dinas Perhubungan...

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Sabam Rajagukguk Serap Aspirasi Warga Muara, Resmikan SPPG Simatupang untuk Dorong Ekonomi Desa

Tapanuli Utara — Sabam Rajagukguk menyerap langsung aspirasi masyarakat Desa Simatupang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, dalam kegiatan reses yang digelar pada Minggu (08/03/2026)....

Siswa SMK Telkom 1 Medan Nekat Pecahkan Kaca Mobil Warga, Kini Diringkus Polisi!

Medan - SMK Telkom 1 Medan mendadak jadi sorotan setelah salah satu oknum pelajarnya melakukan aksi pengrusakan. Peristiwa ini menimpa seorang warga yang sedang mengantre...

Polda Sumut Tetapkan Dua Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina

Medan – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten...

Silaturahmi Kapolda Sumut dengan Media, Pererat Sinergi Sambut Idul Fitri 1447

Medan — Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Silaturahmi Polda Sumut Bersama Media dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Aula Tribrata...

KPK Observasi Kabupaten Asahan sebagai Calon Percontohan Kabupaten Anti Korupsi 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan observasi ke Kabupaten Asahan dalam rangka penilaian calon percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di...

Pemkab Asahan dan BAZNAS Salurkan ZIS kepada Petugas Kebersihan

ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Asahan menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Triwulan I Tahun 2026 kepada...

Bupati Asahan Buka Rakorpem Maret 2026

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan Maret 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (09/03/2026). Kegiatan...

Pembukaan Pesantren Kilat Ramadhan SMP Se-Kabupaten Asahan Resmi Digelar

Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan tingkat SMP se-Kabupaten Asahan tahun 1447 H/2026 M pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.15...