Jumat, Januari 2, 2026
spot_img

Kenali Bahaya Tindik Lidah dan Bahaya Bagi Kesehatan

Tindik lidah merupakan salah satu bentuk ekspresi diri yang cukup populer di kalangan remaja. Di balik alasan estetika, tindik lidah bisa berbahaya bagi kesehatan, terutama kesehatan gigi dan mulut.

Sebelum memutuskan untuk tindik lidah, sebaiknya pahami dulu risiko dan keamanannya.

Proses tindik lidah dilakukan dengan cara menusuk lidah menggunakan jarum untuk membuat lubang kecil. Setelah itu, perhiasan berbentuk cincin atau bulatan kecil akan dimasukkan ke dalam lubang tersebut.

Saat perhiasan menembus jaringan lunak, tindikan di lidah bisa menimbulkan risiko yang lebih berbahaya daripada tindikan di bagian tubuh lain, misalnya telinga atau hidung.

Ini karena perawatan tindik lidah lebih sulit dan luka tindikan lebih mudah terinfeksi.

Waspadai Berbagai Bahaya Tindik Lidah

Tindik lidah pada awalnya bisa menyebabkan nyeri, bengkak, dan air liur berlebih. Selain itu, ada banyak bahaya yang mengintai akibat tindik lidah, yaitu:

1. Infeksi
Mulut secara alami mengandung jutaan bakteri yang dengan mudah menyebabkan infeksi, nyeri, dan pembengkakan.

Tindikan di lidah bisa terinfeksi karena banyak faktor, seperti kualitas bahan perhiasan yang buruk, alat yang tidak steril, atau sering menyentuh area tindikan dengan tangan yang kotor.

Jika tidak segera ditangani dengan tepat, lidah yang terinfeksi dan membengkak bisa menghalangi jalan napas serta membatasi pernapasan.

Pada kasus yang lebih serius, bakteri bahkan bisa masuk ke aliran darah dan menyebabkan peradangan pada jaringan di jantung.

2. Reaksi alergi
Selain infeksi, reaksi alergi di area tindikan juga bisa terjadi. Kondisi ini dapat dialami oleh orang yang sensitif terhadap jenis logam tertentu yang digunakan sebagai hiasan tindik. Jadi, sebaiknya berhati-hati dalam memilih perhiasan untuk tindikan, ya.

3. Perdarahan berkepanjangan
Tindikan di lidah bisa memicu terjadinya perdarahan saat pembuluh darah tertusuk jarum selama proses penindikan. Perdarahan terkadang sulit dikendalikan, karena di area tersebut ada banyak pembuluh darah.

Untuk menghentikan perdarahan, Anda bisa memberikan tekanan yang kuat pada area tindikan dan tundukan kepala agar darah tidak tertelan.

Jika darah yang keluar banyak dan tidak berhenti, segeralah ke IGD rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

4. Gusi terluka dan gigi retak
Kebiasaan menggigit atau memainkan tindikan juga bisa melukai gusi dan menyebabkan gigi retak, tergores, atau sensitif.

Gigi bahkan juga bisa terkelupas dan patah bila Anda menggigit tindikan terlalu keras, baik sengaja maupun tidak.

Oleh karena itu, orang yang memiliki tindikan di lidah perlu rutin melakukan pemeriksaan gigi ke dokter. Ini bertujuan untuk memantau kesehatan gigi dan gusi serta memastikan bahwa tindikan di lidah tidak menyebabkan kerusakan pada gigi.

5. Sulit mengunyah dan mudah tersedak
Tindikan di lidah bisa memberikan sensasi baru, sehingga pemiliknya memerlukan waktu untuk membiasakan diri. Pada awalnya, tindik lidah bisa menyebabkan sulit berbicara, terutama jika area tersebut masih bengkak.

Tidak hanya itu, orang yang lidahnya ditindik juga merasa sulit mengunyah karena belum terbiasa. Jika tindikan tidak sengaja terlepas dan tertelan, resiko tersedak bisa terjadi.

6. Kerusakan saraf lidah
Setelah ditindik, lidah biasanya mengalami mati rasa akibat kerusakan saraf yang bersifat sementara.

Namun, kerusakan saraf ini bisa menjadi permanen. Saraf yang terluka dapat mempengaruhi kemampuan lidah dalam mengecap rasa.

Tips Aman Melakukan Tindik Lidah dan Cara Merawatnya

Perlu diketahui, tidak semua orang bisa melakukan tindik dengan aman. Orang dengan kondisi kesehatan tertentu disarankan untuk menghindari tindikan, seperti penderita penyakit jantung, diabetes, hemofilia, dan penyakit autoimun.

Karena banyaknya bahaya yang dapat ditimbulkan, tindik lidah tetap tidak disarankan. Namun, bila Anda merasa sangat perlu melakukannya guna menunjang penampilan, penting untuk mengambil langkah aman guna mengurangi risiko terjadinya berbagai kondisi berbahaya di atas.

Berikut ini adalah beberapa tips melakukan tindik lidah:

Pilihlah fasilitas tindik yang bersih dan dikelola dengan baik.

Carilah penindik yang memiliki lisensi, artinya sudah terlatih secara khusus.
Penindik harus mencuci tangan dengan sabun, memakai sarung tangan sekali pakai yang baru, dan menggunakan alat yang disterilkan atau sekali pakai sebelum mulai menindik.

Lakukan vaksinasi hepatitis B dan tetanus.
Pilih perhiasan yang terbuat dari emas 14 karat, titanium, atau platina.
Hindari perhiasan berbahan nikel bagi orang yang alergi nikel.

Pastikan perhiasan yang digunakan ukurannya pas, tidak terlalu kecil atau terlalu besar.

Tindik lidah umumnya membutuhkan waktu antara 6–8 minggu untuk sembuh total. Lamanya proses penyembuhan tergantung pada cara merawat tindikan.

Agar tindik lidah cepat sembuh, penting untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan baik. Ada beberapa cara merawat tindik lidah yang bisa diterapkan, yaitu:

Sikat gigi 2 kali sehari dengan sikat gigi berbulu halus dan Bilas tindikan di lidah setiap selesai makan atau ngemil dan sebelum tidur.

Gunakan air garam hangat atau obat kumur bebas antibakteri dan alkohol. Bila perlu, lepas tindikan sebelum makan, tidur, atau berolahraga.

Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara rutin untuk mencegah masalah kesehatan gigi dan gusi yang bisa muncul.

Selama proses penyembuhan, Anda juga disarankan untuk tidak merokok, tidak minum minuman beralkohol, dan tidak mengonsumsi minuman panas.

Setelah lidah telah sembuh total, sebaiknya keluarkan tindikan dan bersihkan dengan sikat gigi setiap hari, misalnya sebelum tidur.

Ikuti instruksi membersihkan tindikan yang biasanya diberikan secara khusus.

Jangan ragu untuk menghubungi orang yang menindik bila Anda memiliki pertanyaan tentang hasil, perawatan khusus setelahnya, dan waktu penyembuhan.

Jika tindik lidah menunjukkan tanda-tanda infeksi, seperti lidah makin bengkak, memerah, perih, dan keluar nanah, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Bermain Air di Kolam Renang Licia Binjai, Anak-anak Alami Sakit Mata

BINJAI | Sejumlah anak sekolah dasar mengalami sakit mata...

Kecelakaan Honda Brio Merah di Jalan Pangeran Diponegoro Tewaskan 2 Orang Pelajar

Medan - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pangeran Diponegoro,...

Viral Gaji Guru SMPN 15 Medan Ditahan Kepala Sekolah, Ini Kata Wali Kota

Buntut viralnya gaji guru SMP Negeri 15 Medan ditahan...

Viral Video Syur Mirip Rebecca Klopper di Twitter Berdurasi 47 Detik

Viral video Rebecca Klopper di Twitter Indonesia, ia mendadak dikaitkan...

Efek dan Bahaya Narkoba Untuk Kesehatan, Jangan Pernah Mencoba

Bahaya narkoba bukan hanya pada perilaku dan kondisi psikis penggunanya....

Terbitkan Pelayanan Online Disdukcapil Karo Tidak Ada Calo “Tangkap Laporkan Polisi”

Karo - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten...

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Awal Tahun 2026 Rutan Kabanjahe Lakukan Layanan Keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan

KABANJAHE – Suasana berbeda menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe pada Kamis (01/01/2026). Di saat sebagian besar instansi menikmati libur Tahun Baru, Rutan...

Polda Sumut Catat Lonjakan Pengungkapan Kasus Narkoba, Selamatkan Hampir 12 Juta Jiwa di 2025

Medan — Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus memperkuat komitmen pemberantasan peredaran narkoba sepanjang tahun 2025. Dalam Rilis Akhir Tahun yang digelar secara sederhana...

Forkopimda Asahan Gelar Doa Lintas Agama untuk Korban Bencana Alam

Kisaran (30/12/2025) — Sebagai wujud kepedulian kemanusiaan dan solidaritas sosial, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan menggelar doa bersama lintas agama bagi para...

Wakil Bupati Asahan Hadiri Paripurna DPRD Penetapan Empat Ranperda

Kisaran (29/12/2025) — Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan secara resmi menetapkan empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) melalui Rapat...

Kodim 0208/Asahan dan Pemkab Asahan Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan melalui Penanaman Padi Gogo di Bandar Pulau

Asahan (29/12/2025) — Sinergi lintas sektor kembali ditunjukkan dalam upaya menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan daerah. Komando Distrik Militer (Kodim) 0208/Asahan bersama Pemerintah Kabupaten...

Pemkab Asahan Serahkan Petikan SK Pengangkatan 2.514 PPPK Paruh Waktu

Kisaran (24/12/2025) — Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Petikan Keputusan Bupati Asahan tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada...

Bupati Asahan Pantau Perayaan Malam Natal di Gereja HKBP dan GKPI Kisaran

Kisaran (24/12/2025) — Pemerintah Kabupaten Asahan menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan umat beragama dengan melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Perayaan Malam Natal 2025...

Bupati Asahan Tinjau Kesiapan Pos Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Kisaran (24/12/2025) — Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelayanan publik selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin...