Beranda blog Halaman 15

Pemkab Karo Siap Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi, Tim Kemendikdasmen-BPMP Gelar Pertemuan

0

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo menerima kunjungan Tim Verifikasi Program Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dari Kemendikdasmen dan BPMP di Ruang Rapat Bupati Karo, Kamis, 7 Mei 2026. Pertemuan membahas kesiapan lokasi usulan, yakni Kecamatan Merek.

Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes menegaskan komitmen Pemkab Karo meningkatkan SDM lewat pendidikan. “Pendidikan merupakan pondasi utama membangun generasi yang unggul, berkarakter, inovatif, dan mampu bersaing di era global. Karena itu kami mengajukan usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi untuk menghadirkan pendidikan berkualitas dan merata,” ujarnya.

Bupati Karo juga menyampaikan bahwa Merek memiliki potensi strategis serta kebutuhan besar terhadap layanan pendidikan unggul. Sejak awal, Pemkab Karo telah menyiapkan administrasi, lahan, dukungan masyarakat, hingga komitmen keberlanjutan program. “Ini tahapan penting untuk menilai kesiapan daerah menerima bantuan pembangunan,” tambahnya.

Perwakilan Tim Verifikasi Kemendikdasmen, Dr. Ing. M. Fakhruriza Pradana mengapresiasi kesiapan Pemkab Karo. “Kami melihat keseriusan Pemkab Karo dalam menyiapkan seluruh dokumen dan dukungan. Dua lokasi yang diusulkan memiliki potensi baik. Hasil pertemuan ini akan menjadi bahan pertimbangan kami di pusat,” jelasnya.

Kegiatan juga diisi penandatanganan SPTJM oleh Bupati Karo sebagai bentuk komitmen daerah. Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan melek teknologi, sekaligus mendorong pemerataan kualitas pendidikan di Karo.

Pemkab Karo berharap usulan di Merek dapat lolos untuk mendukung visi “Karo Unggul” dan Indonesia Emas 2045.

Turut hadir Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP., Sekda Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., para Kepala OPD, Camat terkait, tokoh masyarakat, serta Tim Verifikasi: Dr. Ing. M. Fakhruriza Pradana, Rama Indera Kusuma, S.T., M.T, M. Faisal Syamir, S.Sos, M.Sc, dan Arif Tagor Rangkuti, S.Kom, M.I.Kom. (Rossi)

Forum satu data Indonesia kabupaten Karo gelar penetapan daftar data tahun 2025 secara hybrid

0

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Sekretariat Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten Karo menggelar Zoom Meeting Forum Satu Data Indonesia dengan agenda Penetapan Daftar Data Tahun 2025. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di Ruang Karo Command Center (KCC), Kantor Bupati Karo dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting.

Rapat dibuka secara resmi oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, SP.OG, M.Kes yang diwakilkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Karo, Anderiasta Tarigan, A.P., M.Si. Hadir secara luring para Kepala Perangkat Daerah selaku Produsen Data, Kepala BPS Kabupaten Karo selaku Pembina Data, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika selaku Walidata, serta tim Sekretariat SDI Kabupaten Karo. Sementara peserta yang mengikuti secara daring adalah para Camat, Kepala Bagian di lingkungan Setda Kabupaten Karo, dan admin/operator data dari seluruh Perangkat Daerah.

Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Karo menyampaikan bahwa Forum Satu Data Indonesia merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Penetapan Daftar Data Tahun 2025 ini menjadi dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan di Kabupaten Karo. Seluruh Perangkat Daerah wajib mendukung dengan menyediakan data yang berkualitas dan tepat waktu,” tegasnya.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karo selaku Walidata menjelaskan, Zoom Meeting ini membahas finalisasi Daftar Data Prioritas Tahun 2025 yang telah dihimpun dari seluruh Perangkat Daerah. Adapun beberapa hal penting yang disampaikan yaitu:
1. Penetapan Daftar Data Tahun 2025 telah disepakati bersama seluruh anggota Forum SDI Kabupaten Karo, setelah daftar data ditetapkan, Walidata akan melakukan pengumpulan, validasi, dan penyebarluasan data melalui portal KATASADA.
2. ⁠Seluruh Perangkat Daerah, Kecamatan, dan Bagian di lingkungan Setda Kab. Karo diminta mempersiapkan isi datanya sesuai dengan daftar data yang telah ditetapkan hari ini.
3. Pengumpulan data akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Juni.

“Data tersebut mencakup sektor statistik sektoral sesuai kebutuhan perencanaan pembangunan daerah. Setelah ditetapkan, Daftar Data ini akan menjadi acuan tunggal bagi seluruh Perangkat Daerah. Prinsip Satu Data Indonesia harus benar-benar kita jalankan agar tidak ada lagi data yang tumpang tindih,” ujar Kadis Kominfo.

Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan teknis oleh BPS Kabupaten Karo selaku Pembina Data terkait standar data, metadata, dan interoperabilitas data. Selanjutnya dilakukan pembahasan dan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Daftar Data Tahun 2025 oleh seluruh anggota Forum SDI Kabupaten Karo.

Dengan ditetapkannya Daftar Data Tahun 2025, diharapkan penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Kabupaten Karo semakin kuat sehingga mampu mendukung perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat Karo. (Rossi)

Pemkab Karo Terima Kunjungan Bank Indonesia dan Pedagang Besar Sumbagut Perkuat Kerja Sama Hortikultura

0

Karo – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menerima kunjungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara bersama para pedagang besar wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam rangka memperkuat kerja sama distribusi hortikultura dan pengendalian inflasi daerah.

Kegiatan ini turut diisi dengan peninjauan ke Cold Storage Juma Berlian dan lahan pertanian di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, yang didampingi oleh Wakil Bupati Karo. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama di Gundaling Farm.

Perwakilan Juma Berlian menyampaikan bahwa komoditas hortikultura Kabupaten Karo seperti wortel, jeruk dan brokoli memiliki hasil produksi yang tinggi, mencapai 50 hingga 100 ton per hari, dengan distribusi ke berbagai daerah seperti Surabaya, Bali dan Samarinda.

“Produksi ini berasal dari petani-petani Karo yang selama ini bekerja sama dengan kami. Karena hasil pertanian memiliki masa panen sekitar tiga sampai empat bulan, keberadaan cold storage sangat membantu menjaga kualitas produk agar tetap baik saat didistribusikan,” ujar perwakilan Juma Berlian.

Turut hadir dalam kegiatan ini Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara beserta jajaran, perwakilan BI Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau dan Aceh, Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., para pedagang besar dari wilayah Kab.Karo, Para Kepala OPD terkait, serta para undangan lainnya.
(Rossi)

Tingkatkan Kualitas Karakter Generasi Muda, TP PKK Karo Gelar Pembinaan PAAR di Desa Rumah Berastagi

0

BERASTAGI – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karo terus berkomitmen memperkuat fondasi keluarga melalui pembinaan desa percontohan. Pada Rabu (06/05/2026), Ketua TP PKK Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, turun langsung memberikan pembinaan Kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) bagi masyarakat Desa Rumah Berastagi.

Kegiatan yang berlangsung di Losd Desa Ujung Aji ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, berkarakter, dan terlindungi dari pengaruh negatif sosial.

Pembinaan kali ini tampil berbeda dengan mengedepankan kolaborasi aktif antarlembaga. TP PKK Kabupaten Karo menggandeng berbagai instansi terkait untuk memberikan edukasi komprehensif, di antaranya:

1. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB): Memberikan materi terkait perlindungan hak anak dan manajemen konflik keluarga.

2. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil): Melayani pemenuhan hak administrasi anak (KIA dan Akta Kelahiran).

3. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karo: Memberikan sosialisasi pencegahan bahaya narkoba sejak dini di lingkungan keluarga.

Dalam arahannya, Ny. Roswitha Antonius Ginting menekankan bahwa orang tua adalah pendidik pertama bagi anak-anak. Di tengah gempuran teknologi dan tantangan zaman, pola asuh yang tepat menjadi “benteng” utama.

“Pola asuh bukan sekadar memberi makan dan menyekolahkan, tetapi bagaimana kita menanamkan nilai kasih sayang, norma agama, dan budi pekerti. Desa Rumah Berastagi diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana masyarakatnya kompak dalam mengawal tumbuh kembang remaja agar terhindar dari perilaku menyimpang dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Ny. Roswitha Antonius Ginting.

Pembinaan ini difokuskan pada beberapa poin krusial, antara lain:

* Penguatan Literasi Digital: Mengawasi penggunaan gawai pada anak.

* Pencegahan Pernikahan Dini: Edukasi mengenai kesiapan fisik dan mental sebelum berkeluarga.

* Lingkungan Bersinar (Bersih Narkoba): Mendorong peran ibu-ibu PKK dalam mendeteksi dini perubahan perilaku anak yang mencurigakan.

Melalui pembinaan ini, Desa Rumah Berastagi diharapkan tidak hanya sekadar mengikuti lomba kategori PAAR secara administratif, namun benar-benar mampu mengimplementasikan nilai-nilai pola asuh tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Sinergi dengan BNN dan dinas terkait diharapkan dapat terus berlanjut sehingga Kabupaten Karo dapat mencetak generasi emas yang unggul di masa depan.
Rossi

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Karo Pimpin Business Matching Kerjasama Antar Daerah dengan Kota Palangka Raya

0

​KABANJAHE – Pemerintah Kabupaten Karo terus berkomitmen memperluas jangkauan pasar komoditas unggulan daerah sekaligus menjaga stabilitas harga pangan nasional. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes saat memimpin kegiatan tindak lanjut Business Matching dan Site Visit Kerjasama Antar Daerah (KAD) antara Kabupaten Karo dengan Kota Palangka Raya.

​Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting ini berlangsung di Ruang Karo Command Center (KCC), Kantor Bupati Karo, pada Senin (06/05/2026).

​Dalam pertemuan strategis ini, Bupati didampingi oleh ​Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP
​Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra, S.STP, MM.

​Agenda ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara terkait penguatan implementasi kerjasama antar daerah. Fokus utamanya adalah memastikan kelancaran pasokan pangan dan menciptakan stabilitas harga, khususnya untuk komoditas hortikultura yang menjadi andalan Kabupaten Karo.

​”Kerjasama ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk memastikan petani kita di Karo mendapatkan akses pasar yang lebih luas di Kalimantan, sekaligus membantu saudara-saudara kita di Palangka Raya mendapatkan pasokan pangan berkualitas dengan harga yang stabil,” ujar Bupati di sela-sela kegiatan.

​Pertemuan ini juga menghadirkan para pemangku kepentingan terkait di lingkungan Pemkab Karo guna memastikan teknis distribusi dan kualitas produk terjaga. Turut hadir di lokasi ​Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sarjana Purba, STP, MM, ​Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Caprilus Barus, S.Sos, ​Kepala Dinas Pertanian, Michael Purba, S.T.P, M.M, Perwakilan Gapoktan Hortikultura dan para Pelaku Usaha Pedagang Besar Kabupaten Karo.

​Keterlibatan langsung kelompok tani dan pedagang besar dalam pertemuan ini bertujuan agar proses business matching (pertemuan bisnis) menghasilkan kesepakatan dagang yang konkret dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

​Dengan adanya kolaborasi yang didukung penuh oleh Bank Indonesia ini, diharapkan Kabupaten Karo dapat terus mempertahankan perannya sebagai lumbung pangan di Sumatera Utara yang mampu menyuplai kebutuhan daerah lain di Indonesia secara berkelanjutan.
Rossi

Bupati Asahan Buka Bimtek Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi 2026

0

Asahan — Bupati Asahan secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (5/5) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Inspektur Pembantu II, Riswan Aritonang, perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku koordinator program, Rino Haruno, serta unsur Forkopimda, DPRD, OPD, camat se-Kabupaten Asahan, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya Kabupaten Asahan sebagai salah satu daerah percontohan. Ia menegaskan pentingnya menjalankan sistem pemerintahan yang telah dibangun dengan baik serta berharap kehadiran KPK mampu mendorong perubahan nyata menuju tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara melalui perwakilannya mengapresiasi penetapan Asahan sebagai kabupaten percontohan anti korupsi. Pemerintah provinsi, katanya, berkomitmen mendukung pembangunan berbasis transparansi, integritas, dan akuntabilitas, serta berharap Asahan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

Perwakilan KPK, Rino Haruno, menekankan bahwa pencegahan korupsi membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat. Ia menyebut korupsi bukan hanya persoalan pengawasan, tetapi juga integritas individu. Selain itu, KPK saat ini tengah mengembangkan program dari desa anti korupsi menuju kabupaten/kota anti korupsi.

Acara pembukaan ditutup dengan penyerahan buku panduan kabupaten/kota anti korupsi dari KPK kepada Bupati Asahan, penyerahan plakat, serta sesi foto bersama. (As)

Judi Tembak Ikan Kembali Marak di Talun Kenas, Polisi Terkesan Tutup Mata

0

DELISERDANG – Aktivitas perjudian jenis tembak ikan di wilayah hukum Polsek Talun Kenas, Kabupaten Deli Serdang kembali menjadi sorotan masyarakat.

Dalam sepekan terakhir, praktik tersebut dilaporkan muncul di sejumlah titik dan menimbulkan keresahan warga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (5/5/2026), beberapa lokasi yang disebut-sebut terdapat aktivitas judi tembak ikan tersebut tersebut antara lain di Desa Talun Kenas (Di Warung Sawo, Di Pekan Sabtu dan Di Dusun Bekilang tak jauh dari SMA Negeri I STM Hilir), Desa Sumbul, Desa Kuta Jurung,, Desa Tala Peta serta beberapa wilayah lainnya. Sedangkan, big boss judi meja tembak ikan disebut – sebut DS warga Medan Sumatera Utara.

Sejumlah warga mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Mereka menyebut praktik perjudian yang sebelumnya sempat mereda kini kembali beroperasi.

“Beberapa waktu lalu sempat tidak terlihat, tapi belakangan ini muncul lagi,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga menyoroti dampak sosial yang mulai dirasakan, seperti meningkatnya kebiasaan berjudi hingga larut malam yang berpotensi memicu persoalan rumah tangga dan gangguan ketertiban lingkungan.

“Banyak ibu rumah tangga yang sudah kwatir. Para suami dan anak banyak yang bermain dan tak jarang pulang pagi. Terkadang, jika kalah berjudi tembak ikan, ada juga yang mengarah ke tindak kejahatan. Jika kondisi menang judi, terkadang tak jarang hasil kemenangan dihamburkan di tempat hiburan serta diduga hingga pesta narkoba”, bilang warga.

Terkait dugaan adanya pembiaran, masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera melakukan penertiban. Namun demikian, hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat.

Sampai saat ini, polisi masih terkesan tutup mata sebab aparat kepolisian setempat belum ada melakukan penindakan terkait praktik perjudian tersebut.

Sebelumnya, persoalan maraknya perjudian tembak ikan dan peredaran narkotika di wilayah Deli Serdang juga telah menjadi perhatian sejumlah kalangan. Beberapa pihak menilai kondisi ini perlu penanganan serius guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketua Harian LSM TKN Kenziro Sumatera Utara, Sastra Sembiring, pernah mengingatkan pentingnya konsistensi penegakan hukum. Ia merujuk pada komitmen Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan bahwa aparat yang terbukti melakukan pembiaran terhadap praktik perjudian dapat dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Di sisi lain, data penindakan kasus narkotika di wilayah Deli Serdang menunjukkan tren peningkatan pada awal tahun 2026. Hal ini semakin memperkuat dorongan agar aparat meningkatkan pengawasan terhadap berbagai potensi penyakit masyarakat.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengambil langkah konkret guna memastikan situasi tetap kondusif serta menindaklanjuti laporan yang berkembang di lapangan. (HES)

Pemkab Karo Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Banjir Bandang di Desa Batu Rongkam Kecamatan Lau Baleng

0

Lau Baleng – Pemerintah Kabupaten Karo menunjukkan komitmen nyatanya dalam penanganan pasca bencana dengan menyerahkan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir bandang di Desa Batu Rongkam, Kecamatan Lau Baleng. Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo pada Selasa, 5 Mei 2026. Bertempat di Jambur Desa Batu Rongkam, bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Karo yang diwakili oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik beserta tim.

Acara ini turut disaksikan oleh Camat Lau Baleng beserta perangkat kecamatan, serta Kepala Desa Batu Rongkam.

Adapun paket bantuan yang disalurkan meliputi bahan pokok (sembako), selimut, serta perlengkapan MCK. Bantuan ini difokuskan untuk meringankan beban kebutuhan dasar warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang beberapa pekan silam.

“Pemerintah Kabupaten Karo hadir untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdampak tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kami untuk meringankan beban warga yang rumahnya mengalami kerusakan,” ujar Bupati Karo melalui perwakilan BPBD.

Berdasarkan data terkini, musibah banjir bandang tersebut mengakibatkan kerusakan pada 16 rumah warga di Desa Batu Rongkam dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari kategori ringan hingga berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Merespons langkah cepat ini, Camat Lau Baleng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemkab Karo.

“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan perhatian Bupati Karo. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang berusaha bangkit kembali,” ungkapnya.

Pemkab Karo melalui BPBD memastikan akan terus melakukan pendampingan di lapangan serta memantau perkembangan pemulihan untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik. (Rossi)

Bunda PAUD Kabupaten Karo Terima Audiensi Pengurus IGTKI-PGRI, Tekankan Kolaborasi Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

0

KABANJAHE – Bunda PAUD Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, menerima audiensi dari jajaran Pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – PGRI Kabupaten Karo bertempat di Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, pada Selasa (05/05/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus melaporkan berbagai program kerja strategis IGTKI dalam mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini di Kabupaten Karo.

Dalam sambutannya, Ny. Roswitha Antonius Ginting menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para tenaga pendidik yang tergabung dalam IGTKI. Menurutnya, peran guru TK adalah fondasi utama dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak bangsa.

“Guru TK adalah garda terdepan dalam mencetak generasi emas. Kami menyambut baik sinergitas ini agar program-program PAUD di Kabupaten Karo dapat berjalan selaras dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Bunda PAUD Kabupaten Karo.

Turut mendampingi dalam audiensi tersebut, perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karo. Pihak dinas menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi kebutuhan para guru dan memastikan standarisasi kurikulum serta sarana prasarana PAUD di Kabupaten Karo tetap terjaga.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Karo menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bunda PAUD dalam menerima audiensi tersebut. Pihaknya berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Karo, khususnya melalui arahan Bunda PAUD, dalam menyukseskan berbagai agenda organisasi, termasuk peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan-pelatihan berkala.

Pertemuan berlangsung hangat dan ditutup dengan sesi diskusi mengenai tantangan pendidikan anak usia dini di era digital, serta foto bersama sebagai simbol komitmen kolaborasi ke depan. (Rossi)

Optimalkan Pelayanan Desa, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Karo Pimpin Rapat Implementasi 6 Bidang SPM

0

KABANJAHE – Dalam upaya meningkatkan optimalisasi pelayanan terpadu dan pembangunan di tingkat desa, Ketua TP Posyandu Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, memimpin rapat penting di Ruang Rapat Rukun Sembiring, Kantor Bupati Karo, pada Selasa (05/05/2026).

Rapat koordinasi ini dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Karo, Dr. Drs. Eddi Surianta, M.Pd.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam menindaklanjuti Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu.

Dalam arahannya, ditekankan bahwa peran Posyandu kini telah bertransformasi. Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, melainkan memperluas jangkauan layanan dasar yang mencakup 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu:

1. Kesehatan
2. Pendidikan
3. Pekerjaan Umum
4. Perumahan Rakyat
5. Sosial
6. Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat

Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB ini membahas tiga agenda utama guna memperkuat kelembagaan Posyandu di Kabupaten Karo, antara lain:

* Penyerahan Surat Keputusan (SK) Posyandu Kabupaten Karo: SK ini berfungsi sebagai landasan hukum resmi untuk membentuk, mengakui, serta memperkuat posisi pengurus dalam menetapkan tupoksi dan struktur organisasi.

* Rapat Tindak Lanjut Implementasi Posyandu 6 Bidang SPM: Menyusun langkah konkret agar seluruh bidang layanan dasar dapat menyentuh masyarakat desa secara langsung.

* Penentuan Jadwal Kunjungan Posyandu: Mengatur koordinasi lapangan agar pengawasan dan pembinaan berjalan terjadwal dan efektif.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, berharap melalui penguatan struktur dan perluasan bidang layanan ini, Posyandu dapat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Karo.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Pendidikan, Dinas PMD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Perempuandan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Serta BNN Kabupaten Karo. (Rossi)