Beranda blog Halaman 16

Pemkab Asahan Hibahkan Lahan 9,4 Hektare, MAN Insan Cendekia Segera Dibangun di Kisaran

0

Kisaran, 14 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan unggulan dengan menyerahkan sertifikat tanah hibah seluas 94.030 meter persegi untuk pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Kabupaten Asahan. Lahan tersebut berlokasi di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, tepatnya di area eks BSP.

Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis oleh Bupati Asahan kepada Wakil Menteri Agama Republik Indonesia sebagai tanda dimulainya pembangunan madrasah unggulan nasional tersebut. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Agama RI Dr. K.H. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag., M.M., Bupati dan Wakil Bupati Asahan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Asahan beserta jajaran, Camat Kota Kisaran Timur, serta undangan lainnya.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara dalam sambutannya mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah menyiapkan lahan secara serius untuk pembangunan MAN Insan Cendekia. Ia menjelaskan bahwa pada tahap awal, MAN Insan Cendekia Asahan akan beroperasi sebagai madrasah rintisan dan berada di bawah binaan MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan, sebelum pembangunan fisik permanen dilakukan di lahan hibah tersebut.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan bahwa lahan yang dihibahkan merupakan aset daerah yang telah dipersiapkan khusus untuk mendukung hadirnya MAN Insan Cendekia di Asahan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama RI atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Asahan sebagai lokasi pengembangan madrasah unggulan.

Menurutnya, keberadaan MAN Insan Cendekia diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berprestasi secara akademik, memiliki karakter kuat, serta berakhlak mulia dengan landasan nilai-nilai keislaman. Selain itu, pembangunan madrasah ini juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI menjelaskan bahwa MAN Insan Cendekia merupakan satuan pendidikan unggulan Kementerian Agama yang menerapkan sistem seleksi ketat bagi peserta didik maupun tenaga pendidik secara nasional. Dengan ditetapkannya Kabupaten Asahan sebagai lokasi baru, jumlah MAN Insan Cendekia di Indonesia kini bertambah menjadi 25 unit.

Penyerahan sertifikat tanah hibah ini menjadi tonggak awal pembangunan MAN Insan Cendekia Kabupaten Asahan, sekaligus menandai investasi jangka panjang daerah dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing nasional. (As)

Pemkab Asahan Perkuat Kolaborasi dengan Organisasi Perempuan lewat Pelantikan DPD Wanita Pujakesuma

0

Kisaran, 12 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan terus mendorong penguatan peran organisasi perempuan sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Hal tersebut tercermin dalam pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wanita Pujakesuma Kabupaten Asahan masa bakti 2026–2030 yang berlangsung di Kisaran.

Kegiatan pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Asahan, serta pengurus Wanita Pujakesuma tingkat provinsi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud dukungan dan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi lintas sektor.

Ketua DPD Wanita Pujakesuma Kabupaten Asahan terpilih, Siti Afsah Suprianto, menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2026–2030 akan difokuskan pada peningkatan peran perempuan dalam membangun ketahanan keluarga, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta pelestarian nilai dan budaya lokal. Ia menekankan pentingnya kerja sama antar pengurus dan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar setiap program organisasi dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPW Wanita Pujakesuma Provinsi Sumatera Utara, Hj. Chairiah Sujono Giatmo, SE, memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap eksistensi dan peran Wanita Pujakesuma. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan merupakan modal utama dalam memperkuat peran perempuan sebagai kekuatan sosial dan budaya di daerah.

Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Asahan, dalam sambutannya menegaskan bahwa Wanita Pujakesuma memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan keluarga, menjaga nilai budaya, serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam kehidupan sosial.

Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan siap bersinergi dan memberikan dukungan terhadap program-program Wanita Pujakesuma yang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan, ekonomi kerakyatan, pendidikan keluarga, dan pelestarian budaya lokal. (As)

Kasatgas Pimpin Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumut

0

Medan — Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana banjir dan tanah longsor. Rapat ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah kebijakan, pendanaan, dan pelaksanaan program pemulihan agar berjalan cepat, terarah, dan berkelanjutan, khususnya dalam pemulihan layanan dasar serta aktivitas sosial ekonomi masyarakat terdampak, Medan, 12 Januari 2026.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Prof. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, pimpinan kementerian dan lembaga terkait, serta para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyampaikan kesiapan alokasi anggaran sebesar Rp430 miliar untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Anggaran tersebut akan difokuskan pada lima sektor prioritas, yakni pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, komunikasi dan informatika, serta bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten dan kota. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan layanan publik sekaligus memperkuat ketahanan wilayah rawan bencana.

Pemerintah Kabupaten Asahan turut berpartisipasi dalam rapat koordinasi tersebut yang diikuti langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Arifin, S.Sos., M.Si. Kehadiran Bupati Asahan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana melalui penguatan koordinasi lintas sektor, penyediaan dan pemutakhiran data kebencanaan, serta pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai kewenangan daerah.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah pusat tetap melakukan pendampingan kepada daerah meskipun status tanggap darurat telah berakhir. Pendampingan tersebut meliputi penyediaan hunian tetap, bantuan logistik, serta bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana. Rapat koordinasi ini juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi dan tanya jawab untuk mengidentifikasi kendala di lapangan serta merumuskan langkah-langkah percepatan pemulihan di daerah yang masih memerlukan penanganan lanjutan. (As)

Bunda PAUD dan Ketua TP Posyandu Asahan Tinjau PAUD serta Posyandu di Sejumlah Kecamatan

0

Asahan – Bunda PAUD Kabupaten Asahan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Wati, melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah PAUD dan posyandu di beberapa kecamatan, Kamis (08/01/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pembinaan pendidikan anak usia dini sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Kunjungan kerja diawali di PAUD Fadillah, Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat. Dalam kapasitasnya sebagai Bunda PAUD, Ny. Yusnila Wati meninjau langsung proses kegiatan belajar mengajar serta memberikan motivasi kepada para pendidik. Ia menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Simpang Empat, Kepala Desa Sipaku Area beserta Ketua TP PKK Desa, Kepala Puskesmas setempat, serta para guru PAUD.

Usai dari PAUD, rombongan melanjutkan kunjungan ke Posyandu Melur di Desa Sipaku Area, serta beberapa posyandu lainnya yang berada di Kecamatan Rawang Panca Arga dan Kecamatan Buntu Pane. Pada agenda ini, Ny. Yusnila hadir sebagai Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan didampingi Wakil Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan Ny. Juni Rianto, pengurus TP Posyandu Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, camat dan kepala desa setempat, Ketua TP Posyandu Kecamatan dan Desa, Kepala Puskesmas, serta para kader posyandu.

Dalam arahannya, Ny. Yusnila Indriati Taufik menekankan pentingnya penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di posyandu guna meningkatkan mutu layanan kesehatan ibu dan anak. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi pencegahan stunting serta mendukung terwujudnya Asta Cita Indonesia Emas 2045 melalui generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pada akhir kunjungan Ny. Yusnila Indriati Taufik menyerahkan bantuan berupa lima unit meja dan sepuluh unit kursi di masing-masing kecamatan. Bantuan tersebut bersumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan PAUD dan posyandu, dengan melibatkan sinergi lintas sektor, kecamatan, dan desa, serta peran aktif Bunda PAUD dan TP Posyandu Kabupaten Asahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Asahan Perkuat Dukungan terhadap Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi UNA

0

Pemerintah Kabupaten Asahan menyatakan komitmen kuat dalam mendukung penguatan dan pengembangan Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Asahan (UNA) sebagai bagian dari upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah, Kisaran (8/1/2026).

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan akademik Fakultas Ekonomi UNA yang dirangkai dengan pelantikan pimpinan program studi. Pemerintah daerah menilai keberadaan pendidikan pascasarjana memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan mampu bersaing di berbagai sektor.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., menyampaikan bahwa Program Magister Manajemen memiliki posisi strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur pemerintah, pengembangan dunia usaha, serta percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, penguatan pendidikan tinggi di tingkat lokal merupakan kebutuhan mendesak agar pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan dan berbasis kompetensi.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Asahan mendorong terwujudnya sinergi yang berkesinambungan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, khususnya Universitas Asahan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menyelaraskan penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan kebutuhan pembangunan daerah, sehingga lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki relevansi terhadap tantangan dan potensi lokal.

Dalam rangka penguatan tata kelola akademik, Fakultas Ekonomi Universitas Asahan juga melaksanakan pelantikan pimpinan program studi. Berdasarkan Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Asahan Nomor 55/KPTS/UNA/FE-UNA/Tahun 2025, Dr. Hamida Sari Siregar, S.E., M.Si. ditetapkan sebagai Ketua Program Studi Manajemen Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk masa jabatan 2025–2029.

Sementara itu, melalui Surat Keputusan pengangkatan pimpinan Program Studi Magister Manajemen (S-2) periode 2025–2029, Dr. Surya Bakti, S.E., M.M. dipercaya sebagai Ketua Program Studi dan Dian Wahyuni, S.E., M.M. ditetapkan sebagai Sekretaris Program Studi.

Pelantikan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat pengelolaan akademik serta meningkatkan mutu dan daya saing Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Asahan ke depan. (As)

Pemkab Asahan Resmi Lantik Anggota KPAD Periode 2026–2030

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi melantik Anggota Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Asahan untuk masa jabatan 2026–2030. Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dan menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem perlindungan anak di daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap isu perlindungan anak.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, yang mengambil sumpah jabatan para anggota KPAD. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan memerlukan keterlibatan dan sinergi seluruh elemen masyarakat. Ia berharap KPAD mampu menjalankan peran secara profesional, berintegritas, dan responsif terhadap berbagai persoalan anak di Kabupaten Asahan.

Sementara itu, Ketua KPAD Kabupaten Asahan terpilih periode 2026–2030, Awaluddin, S.Ag., M.H., menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas secara independen dan akuntabel. Ia menekankan bahwa KPAD akan memprioritaskan upaya pencegahan, edukasi kepada masyarakat, serta penanganan kasus anak secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara KPAD, Pemerintah Kabupaten Asahan, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.

Adapun susunan Anggota KPAD Kabupaten Asahan masa jabatan 2026–2030 terdiri dari Eva Lusiana Munthe, S.KM.; Awaluddin, S.Ag., M.H.; Sabar Mulia Panjaitan, S.H.; Mohd. Siddiq; serta Nina Waslina, S.E. Kelima anggota tersebut diharapkan mampu mengemban amanah dengan optimal demi mewujudkan Kabupaten Asahan yang peduli terhadap perlindungan dan tumbuh kembang anak. (As)

TP Posyandu Kabupaten Asahan Salurkan Bantuan Meja dan Kursi ke Tiga Posyandu

0

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan menyalurkan bantuan sarana pendukung berupa lima unit meja dan sepuluh unit kursi kepada sejumlah Posyandu di wilayah Kabupaten Asahan, Rabu (7/1/2026).

Bantuan tersebut diterima oleh Saung Posyandu Cemara III di Desa Rahuning, Kecamatan Rahuning, Posyandu Sakura di Desa Sengon Sari, serta Posyandu Kelapa Gading di Desa Sijabut, Kecamatan Air Batu.

Bantuan ini merupakan dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di tingkat desa. Penyerahan dilakukan langsung di masing-masing kecamatan dan disaksikan oleh camat serta kepala desa setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, pengurus TP Posyandu Kabupaten Asahan, Camat Rahuning, Camat Air Batu, para kepala desa, serta Ketua Posyandu tingkat kecamatan dan desa.

Dalam sambutannya, Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, khususnya dalam mendukung pemantauan kesehatan ibu dan anak serta upaya pencegahan stunting. Menurutnya, kualitas tumbuh kembang anak menjadi faktor penting dalam menyiapkan generasi masa depan.

“Dengan penerapan enam SPM, kita berharap anak-anak di Kabupaten Asahan dapat tumbuh sehat dan terhindar dari stunting. Anak yang sehat dan cerdas merupakan modal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Yusnila juga menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang selama ini konsisten melayani masyarakat dengan penuh dedikasi. Ia berharap semangat para kader terus terjaga dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Posyandu atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan dari Allah SWT. Tetap semangat dalam melayani masyarakat,” tutupnya. (As)

Wabup Asahan Hadiri Tasyakuran Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama RI

0

Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Wakil Bupati Asahan menghadiri kegiatan Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan yang mengangkat tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” tersebut digelar di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Rabu (7/1/2026).

Tasyakuran ini turut dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, Polres Asahan, Kodim 0208/Asahan, Lanal TBA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan beserta jajaran, serta para tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia yang juga Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Asahan, Hj. Sri Muchlis, S.Sos., M.I.Kom., dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HAB ke-80 merupakan ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Kementerian Agama selama delapan dekade dalam menjaga nilai-nilai keagamaan yang sejalan dengan semangat kebangsaan.

Ia menuturkan, peran Kementerian Agama saat ini semakin strategis, tidak hanya terbatas pada penguatan pendidikan agama dan keagamaan, tetapi juga dalam merawat kerukunan umat beragama, mendorong pemberdayaan ekonomi umat, serta menghadirkan agama sebagai solusi atas berbagai tantangan sosial dan kebangsaan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa HAB ke-80 menjadi momentum penuh kebahagiaan dan rasa syukur karena jajaran Kementerian Agama masih diberikan kesempatan untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara. Ia berharap, di usia ke-80 ini, Kemenag Kabupaten Asahan mampu memberikan kontribusi nyata dan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam kehidupan keagamaan.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi seluruh program kerja Kementerian Agama Kabupaten Asahan dengan Pemerintah Kabupaten Asahan pada tahun 2026 guna mewujudkan pelayanan keagamaan yang lebih optimal.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian Kementerian Agama hingga usia 80 tahun merupakan anugerah yang patut disyukuri dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan umat dan bangsa. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Amal Bakti hendaknya tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, di tengah pesatnya pembangunan di berbagai sektor, masih terdapat masyarakat yang memerlukan perhatian dan kepedulian bersama. Oleh karena itu, HAB harus dijadikan sebagai momentum refleksi dan evaluasi atas seluruh pengabdian kepada umat, negara, dan bangsa, sekaligus memperkuat sinergi dan harmoni lintas sektor.

Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa kekuatan kecil akan menjadi besar apabila disatukan dalam semangat kebersamaan. Ia optimis bahwa perbedaan latar belakang dan kemampuan tidak menjadi penghalang untuk terus menumbuhkan kepedulian, keikhlasan, serta semangat berbagi demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan piagam penghargaan HAB ke-80 Tahun 2026 oleh Wakil Bupati Asahan bersama Forkopimda dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan kepada para penerima penghargaan. Penghargaan diberikan pada sejumlah kategori, di antaranya Humas, User Champion EMIS Terbaik TP 2025/2026 Semester Ganjil, Desa Binaan Berdampak, serta kepada ATR/BPN Kabupaten Asahan atas kontribusinya dalam percepatan penerbitan sertifikat tanah MAN Insan Cendekia Asahan. (As)

Pemkab Asahan Terima Kunjungan Bapemperda DPRD Sumut Bahas Ranperda Pesantren

0

Kisaran – Pemerintah Kabupaten Asahan menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumut dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Fasilitasi Pengembangan Pondok Pesantren. Kegiatan berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (5/1/2026).

Rombongan DPRD Provinsi Sumatera Utara disambut langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, para Asisten Setdakab, Kepala OPD, serta Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan kebijakan antara pemerintah daerah kabupaten dan provinsi, khususnya terkait penguatan peran pondok pesantren.

Rianto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen mendukung visi pembangunan daerah “Kabupaten Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”, sejalan dengan visi nasional Presiden Republik Indonesia “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”. Menurutnya, nilai religius merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia, yang salah satunya diwujudkan melalui pemberdayaan pesantren.

Saat ini, Kabupaten Asahan memiliki 23 pondok pesantren yang tersebar di 15 kecamatan dengan jumlah santri mencapai 8.139 orang. Keberadaan pesantren tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam pembinaan moral, pendidikan keagamaan, serta penguatan karakter generasi muda.

Lebih lanjut disampaikan, Ranperda tentang Fasilitasi Pengembangan Pondok Pesantren merupakan bentuk nyata pengakuan dan dukungan pemerintah terhadap eksistensi pesantren sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Melalui regulasi ini, diharapkan tata kelola pesantren semakin kuat, kemitraan dengan pemerintah berjalan harmonis, serta potensi permasalahan internal dapat diminimalisir tanpa mengabaikan kemandirian dan kekhasan pesantren.

Kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan penyerahan plakat dari Pemerintah Kabupaten Asahan kepada Tim Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara sebagai simbol apresiasi dan penguatan sinergi antar lembaga. (As)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Gabungan Perdana Tahun 2026

0

Kisaran — Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) perdana di awal Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (5/1/2026). Apel tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Kisaran Barat dan Kisaran Timur, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru kepada seluruh ASN. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan tahun 2026 sebagai momentum memperbarui semangat kerja dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Atas nama pimpinan daerah, Bupati dan Wakil Bupati Asahan beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan selamat Tahun Baru kepada seluruh ASN. Semoga di tahun yang baru ini kita memiliki semangat baru dan mampu meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang kurang baik,” ungkapnya.

Rianto juga mengapresiasi kinerja ASN sepanjang tahun sebelumnya yang dinilai telah berjalan cukup baik. Ia berharap capaian positif tersebut dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan demi pelayanan publik yang lebih optimal.

“Secara umum, kami menilai kinerja rekan-rekan ASN di tahun lalu sudah cukup baik. Untuk itu kami sampaikan terima kasih. Hal-hal yang sudah berjalan baik agar terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.

Meski demikian, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan.

“Keberhasilan kita sesungguhnya adalah ketika masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang kita berikan. Masih terdapat kekurangan di tahun sebelumnya, dan di tahun 2026 ini mari kita perbaiki serta kita isi dengan kinerja yang lebih baik,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas, khususnya dalam mematuhi jam kerja dan kelengkapan atribut dinas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mari kita patuhi aturan yang ada, masuk kerja tepat waktu, serta membenahi kedisiplinan secara maksimal. Ini penting untuk menjaga citra dan nama baik Pemerintah Kabupaten Asahan,” katanya.

Di penghujung apel, Wakil Bupati Asahan juga memberikan arahan sekaligus teguran kepada sejumlah ASN yang belum mengenakan atribut dinas secara lengkap. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan dan penegakan disiplin di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan. (As)