Senin, Februari 9, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 16

Momentum Milad Muhammadiyah ke-113, Tapak Suci Anugerahkan Gelar Pendekar Madya kepada Bupati Asahan

0

Kisaran — Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 yang mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Asahan. Pada kesempatan tersebut, Tapak Suci Putra Muhammadiyah menganugerahkan gelar Pendekar Madya Kehormatan kepada Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., sebagai bentuk penghargaan atas komitmennya dalam memperkuat moralitas, membela nilai kebenaran, serta mendorong pembinaan karakter masyarakat.

Prosesi pengukuhan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Asahan dan dihadiri oleh Pimpinan Wilayah VIII Dewan Pendekar Tapak Suci Sumatera Utara, Ketua PD Muhammadiyah Asahan dan jajaran, sejumlah pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Agenda ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Muktamar Muhammadiyah Ke-49 di Sumatera Utara.

Pengukuhan sebagai Apresiasi Nasional

Pimpinan Pusat Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Drs. H. M. Afnan Hadikusumo, dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar kehormatan tersebut diberikan kepada figur yang dinilai selaras dengan nilai dasar Tapak Suci—keberanian, akhlak mulia, keteguhan moral, dan dedikasi kemanusiaan.

Ia juga menekankan bahwa Tapak Suci merupakan perguruan seni bela diri yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, namun tetap bersifat inklusif dan terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang agama. Prinsip keterbukaan itu menjadi salah satu spirit yang diangkat dalam Milad Muhammadiyah tahun ini.

Bupati: Sebuah Amanah yang Harus Dijaga

Bupati Asahan menyampaikan rasa terima kasih atas penganugerahan gelar tersebut. Ia menuturkan bahwa predikat Pendekar Madya merupakan amanah yang mengingatkannya untuk terus menjunjung keberanian moral, menegakkan kebenaran, dan memperkuat nilai-nilai kebajikan di tengah masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah dan Tapak Suci yang selama ini konsisten membina generasi muda dan berperan aktif dalam pembangunan karakter di Kabupaten Asahan.

Penguatan Kolaborasi untuk Pembinaan Generasi Muda

Dalam kesempatan yang sama, Tapak Suci dan Muhammadiyah Asahan menyatakan kesiapan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, khususnya dalam pembinaan karakter, kegiatan sosial-keumatan, serta pengembangan potensi generasi muda.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan, terutama melalui penguatan sumber daya manusia yang berakhlak, disiplin, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
(As)

Pemkab Asahan dan Kejari Asahan Perkuat Sinergi untuk Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan

0

Kisaran, (14/11/2025) — Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menggelar pertemuan strategis dalam rangka memperkuat mekanisme koordinasi dan sinergi antarinstansi. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Asahan ini menjadi wadah penyelarasan persepsi mengenai tugas, kewenangan, serta ruang kolaborasi yang dapat dioptimalkan guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih tertib dan akuntabel.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum awal bagi Kepala Kejaksaan Negeri Asahan yang baru, Mochamad Judhy Ismono, S.H., M.H., untuk memastikan kesinambungan komunikasi dan kerja sama yang selama ini telah terbangun dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Kajari Asahan menyampaikan penghargaan atas sambutan yang diberikan Pemkab Asahan serta menegaskan kesiapan Kejaksaan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Kami siap berkolaborasi dan memberikan pendampingan hukum sesuai kewenangan yang kami miliki. Sinergi yang kuat akan membantu pemerintah daerah menjalankan setiap program dengan tertib dan sesuai ketentuan,” ujar Judhy Ismono.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan selamat datang kepada Kajari yang baru sekaligus apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan pentingnya hubungan kerja yang harmonis antara pemerintah daerah dan Kejaksaan.
“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Kajari dan berharap kerja sama yang terjalin dapat semakin diperkuat. Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen membangun koordinasi yang baik demi terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang tertib dan sesuai ketentuan,” ucap Bupati.

Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat dari kedua institusi. Dari Pemkab Asahan tampak hadir Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala BKAD, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Kominfo, dan Kabag Hukum. Sementara dari Kejari Asahan, Kajari turut didampingi Kasubbagbin, Kasi Pidsus, dan Kasi Intel.

Forum koordinasi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan dengan lebih tertib, efisien, dan akuntabel. (As)

Asahan Dorong Ekosistem Kreator Digital, Pemerintah dan Komunitas Satukan Arah Pengembangan

0

Kisaran — Gelaran Sharing Session Content Creator bertema “Bersiap Bergabung di Era Konten Kreator Daerah: Paham Personal Branding” yang diselenggarakan Tengah Malam Production di Aula Gedung Mutiara Kisaran berlangsung meriah. Ratusan kreator lokal, komunitas kreatif, hingga pelaku UMKM digital hadir untuk memperkuat jejaring sekaligus menambah wawasan tentang strategi konten di era digital, (15/11/2025).

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dan Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., turut hadir sebagai pembicara utama. Keduanya memberikan arahan agar para kreator mampu menciptakan karya positif yang mendukung pembangunan daerah serta memperkuat citra Asahan sebagai daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., yang menyampaikan apresiasi atas tumbuhnya komunitas kreator di Asahan. Ia menilai kehadiran kreator digital memiliki peran besar dalam penyebaran informasi, pembentukan opini publik, serta mendorong atmosfer kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sesi dialog, Bupati Taufik memaparkan arah pembangunan Asahan lima tahun ke depan. Fokus pembangunan mencakup penguatan komoditas unggulan, peningkatan akses jalan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan, pengembangan layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan Ekonomi Biru di wilayah pesisir sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Ia juga menjelaskan peluang kerja yang sedang dibuka pemerintah, mulai dari peningkatan kapasitas Balai Latihan Kerja (BLK) hingga ekspansi program Dapur Bergizi Gratis yang kini telah mencapai 30 lokasi dan menyerap sekitar 50 tenaga kerja per dapur.

Profesi konten kreator juga disorot sebagai bidang ekonomi mandiri yang semakin menjanjikan. Wakil Bupati Rianto menegaskan bahwa kreativitas tidak boleh terhenti oleh kritik. “Jangan takut berkarya. Kritik yang baik mari kita jadikan perbaikan bersama,” pesannya.

Acara berlangsung dinamis dengan penyampaian materi seputar personal branding, teknik produksi konten positif, dan peluang kolaborasi promosi daerah. Para peserta antusias bertukar pengalaman sekaligus menggagas ide kerja sama dengan pemerintah daerah.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kominfo Kabupaten Asahan membuka ruang pendampingan bagi kreator lokal, mulai dari bimbingan konten, kolaborasi promosi potensi daerah, hingga kemitraan kreatif pada agenda resmi pemerintah. Inisiatif ini diharapkan memperkuat ekosistem digital Asahan sehingga semakin layak disebut sebagai “rumah kreator” — tempat kreativitas tumbuh, kolaborasi menguat, dan inovasi berkembang secara berkelanjutan. (As)

Bupati Asahan Terima Audiensi Lions Club Medan Chakra, Bahas Operasi Katarak Gratis untuk Warga

0

Kisaran — Bupati Asahan menerima kunjungan Lions Club Indonesia Medan Chakra dalam sebuah audiensi resmi untuk membahas rencana pelaksanaan Operasi Katarak Gratis yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2025 di RSUD H. Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran. Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum penjajakan kerja sama yang lebih luas di bidang kesehatan masyarakat antara pemerintah daerah dan organisasi sosial tersebut.

Dalam pemaparan yang disampaikan perwakilan Lions Club Medan Chakra, program operasi katarak gratis ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang pernah sukses digelar di RSUD HAMS beberapa tahun lalu. Tahun ini, Lions Club menyediakan kuota bagi 100 warga yang membutuhkan layanan pemeriksaan dan tindakan operasi tanpa biaya. Sosialisasi pendaftaran dan jadwal skrining pada 7 Desember 2025 akan disampaikan melalui seluruh kecamatan agar informasi dapat menjangkau masyarakat secara merata.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas komitmen Lions Club dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. “Pemerintah Kabupaten Asahan sangat menghargai kontribusi Lions Club Medan Chakra yang secara konsisten membantu masyarakat melalui program penanganan katarak. Pemerintah daerah siap mendukung dan bersinergi agar layanan ini tepat sasaran dan bermanfaat bagi warga,” ujar Bupati dalam sambutannya. Ia juga menegaskan bahwa koordinasi dengan RSUD HAMS serta OPD terkait akan diperkuat untuk memastikan kesiapan fasilitas dan standar pelayanan medis.

Audiensi berlangsung hangat dan produktif, dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKAD, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Kominfo, serta Direktur RSUD HAMS. Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan Lions Club Indonesia Medan Chakra, khususnya dalam memperluas akses layanan kesehatan dan membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. (As)

BI dan Kepala Daerah Sisi Batas Labuhan Sepakat Perkuat Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah

0

Kisaran — Upaya memperkuat stabilitas harga serta mempercepat digitalisasi keuangan daerah kembali ditegaskan dalam High Level Meeting TPID dan TP2DD Wilayah Sisi Batas Labuhan yang digelar di Aula Hotel Niagara Parapat. Pertemuan strategis ini dihadiri Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama para kepala daerah dari delapan kabupaten/kota, yaitu Labuhanbatu Utara, Simalungun, Tanjungbalai, Pematangsiantar, Labuhanbatu, Batu Bara, dan Labuhanbatu Selatan. Soliditas kehadiran para pimpinan daerah tersebut memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketahanan ekonomi regional, 13 November 2025.

Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman, menegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah untuk menghadapi dinamika ekonomi. “Sinergi antardaerah adalah kunci menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan Bank Indonesia, stabilitas harga dapat terus dijaga dan transformasi digital bisa berlangsung lebih cepat dan efektif,” paparnya. Ia juga menyoroti penguatan UMKM sebagai elemen penting penggerak ekonomi wilayah Sisi Batas Labuhan.

Bupati Asahan dalam paparannya menjelaskan berbagai langkah konkret yang telah ditempuh Pemkab Asahan dalam pengendalian inflasi. Di antaranya operasi pasar murah, Gerakan Pangan Murah, pemantauan harga harian, koordinasi dengan Bulog, serta sidak pasar secara berkala. Pemkab Asahan juga menerapkan Roadmap TPID dengan prinsip 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Di sisi lain, digitalisasi keuangan daerah turut didorong melalui perluasan transaksi non-tunai dan pemanfaatan platform digital demi meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menyusun rencana aksi bersama yang lebih terukur dalam menjaga stabilitas ekonomi, meredam tekanan inflasi, sekaligus mempercepat digitalisasi keuangan daerah. Agenda ditutup dengan Pengukuhan WUBI Batch IV bagi pelaku UMKM binaan Bank Indonesia Pematangsiantar serta penanaman pohon sebagai simbol dukungan terhadap ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan. (As)

Pemkab Asahan Percepat Pembangunan Geoportal SJIG, Gandeng UGM dan BIG RI untuk Perkuat Data Spasial

0

Kisaran, (13/11/2025) — Pemerintah Kabupaten Asahan terus mendorong percepatan pembangunan Geoportal Simpul Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) sebagai pusat integrasi data spasial yang akurat, valid, dan dapat diakses untuk mendukung seluruh proses perencanaan pembangunan daerah.

Langkah strategis ini melibatkan 17 OPD teknis dan 1 Bagian sebagai penyedia data sektoral, serta menggandeng Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) RI sebagai mitra teknis nasional.

Melalui agenda penyelarasan teknis yang digelar tersebut, Pemkab Asahan menargetkan keseragaman standar pengelolaan data, percepatan penyediaan informasi sektoral, hingga penyamaan persepsi lintas perangkat daerah. Seluruhnya diarahkan agar proses pembangunan Geoportal SJIG bisa diselesaikan tepat waktu pada tahun 2025.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Jutawan Sinaga, S.STP., M.A.P., menegaskan bahwa pembangunan geoportal tidak sekadar menyajikan peta digital, tetapi memastikan setiap kebijakan daerah berbasis pada data spasial yang presisi dan aman. Menurutnya, pemanfaatan geospasial kini menjadi komponen wajib dalam perencanaan modern, mulai dari penyusunan tata ruang, pembangunan infrastruktur, mitigasi lingkungan, pengawasan kesehatan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan hadirnya BIG RI, seluruh perangkat daerah diharapkan makin memahami standar nasional, metode pengambilan titik koordinat, serta pengelolaan metadata agar setiap dataset siap diintegrasikan.

Sementara itu, Bupati Asahan melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Supriyanto, M.Pd., mengingatkan bahwa penyediaan data sektoral bukan sekadar formalitas, tetapi pekerjaan teknis yang sangat menentukan kualitas Geoportal SJIG. Ia menekankan pentingnya verifikasi lapangan, pemutakhiran data secara konsisten, serta kepatuhan terhadap standar BIG. Dengan target penyelesaian pada 2025, ia meminta seluruh OPD memperkuat koordinasi dan mempercepat pemenuhan data agar proses integrasi berjalan optimal.

Melalui komitmen bersama BIG RI, Fakultas Geografi UGM, serta 17 OPD teknis dan 1 Bagian, Pemkab Asahan optimistis mampu menghadirkan Geoportal SJIG yang modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pembangunan. Infrastruktur data spasial yang terbangun nantinya diharapkan menjadi fondasi utama bagi pengambilan keputusan pembangunan yang lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan. (As)

Pemkab Asahan Perkuat Aturan Pakaian Dinas ASN

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah menggelar rapat pembahasan pedoman pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah meningkatkan disiplin dan keseragaman aturan di seluruh perangkat daerah. Forum tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti terbitnya Permendagri Nomor 10 Tahun 2024 yang menggantikan Permendagri Nomor 11 Tahun 2020, sekaligus menyamakan persepsi agar tidak muncul perbedaan penafsiran dalam penerapannya, 13 November 2025.

Dalam sambutan tertulis Bupati Asahan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Drs. Muhilli, MM, ditegaskan bahwa pakaian dinas tidak hanya berfungsi sebagai penanda identitas ASN, tetapi juga mencerminkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan wibawa sebagai abdi negara. Karena itu, setiap perangkat daerah perlu memahami substansi regulasi baru sehingga implementasinya berlangsung tertib dan profesional.

Rapat menghadirkan narasumber dari Biro Organisasi Setdaprov Sumatera Utara, Mukhlis, yang memberikan pemaparan mengenai sejumlah penyempurnaan dalam aturan tersebut. Ia menyoroti pentingnya etika berpakaian, standar profesionalitas, serta ruang adaptasi yang dapat dilakukan pemerintah daerah untuk mengakomodasi karakter dan budaya lokal tanpa mengurangi prinsip keseragaman yang diatur secara nasional.

Plt. Asisten Administrasi Umum juga menekankan bahwa keberhasilan penerapan aturan pakaian dinas bergantung pada komitmen pengawasan dari setiap pimpinan perangkat daerah. Narasumber turut menegaskan bahwa seluruh ASN, termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), mengikuti ketentuan yang sama, dengan penyesuaian tertentu bagi ASN yang bertugas di lapangan. Pertanyaan peserta mengenai Pasal 7 Ayat 2 serta aturan bagi pegawai lapangan dijelaskan sebagai bentuk fleksibilitas regulasi yang tetap berada dalam koridor profesionalitas.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Asahan berharap tercipta pemahaman yang seragam mengenai pedoman penggunaan pakaian dinas, sehingga pelaksanaannya semakin konsisten di seluruh unit kerja. Rapat tersebut menjadi momentum penguatan budaya kerja ASN yang disiplin, rapi, dan berwibawa, sekaligus mendukung penerapan Permendagri Nomor 10 Tahun 2024 sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik. (As)

Pemkab Asahan Tingkatkan Edukasi Soal Residu Antibiotik untuk Pelaku Peternakan

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus memperkuat upaya menjaga keamanan pangan asal hewan. Salah satunya dilakukan dengan menggelar Sosialisasi Risiko Residu Antibiotik bekerja sama dengan Ikatan Alumni (IKA) Peternakan Universitas Sumatera Utara (USU), yang berlangsung di Aula Hotel Bintang Antariksa Kisaran.

Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pelaku usaha peternakan, pemangku kepentingan, serta masyarakat mengenai bahaya residu antibiotik pada produk hewani. Edukasi ini juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam rantai produksi pangan dari hulu hingga hilir.

Dalam pemaparannya, drh. Yusnani menegaskan bahwa keamanan pangan asal hewan merupakan bagian integral dari ketahanan pangan nasional. Hal tersebut sejalan dengan UU No. 18/2012 tentang Pangan, PP No. 86/2019 tentang Keamanan Pangan, serta UU No. 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Ia menuturkan bahwa penggunaan antibiotik pada hewan harus dilakukan secara tepat dan terukur untuk mencegah terbentuknya residu yang dapat membahayakan kesehatan manusia, seperti risiko alergi, resistensi antibiotik, serta gangguan kesehatan lainnya.

Sementara itu, Bupati Asahan melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Supriyanto, M.Pd., menekankan bahwa pangan hewani berperan besar dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya sumber protein hewani yang memiliki kandungan asam amino esensial. Namun, ia mengingatkan bahwa keberadaan residu antibiotik dapat mengurangi manfaat nutrisi dan memengaruhi kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.

Karena itu, Pemkab mengajak seluruh pelaku peternakan untuk menjalankan praktik budidaya yang bertanggung jawab, menjaga kebersihan kandang, serta memastikan setiap produk hewan yang beredar telah memenuhi standar keamanan konsumsi.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap pemahaman mengenai penggunaan antibiotik yang tepat dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para pelaku usaha. Selain itu, Pemkab mendorong penguatan pengawasan di lapangan, peningkatan literasi keamanan pangan, serta kerja sama yang lebih erat antara pemerintah daerah, akademisi, dan dunia industri.

Dengan kolaborasi yang solid, Pemkab Asahan optimistis dapat menghadirkan produk hewani yang aman, sehat, dan berkualitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (As)

Pemkab Asahan dan KPK Mantapkan Sinergi Pencegahan Korupsi melalui Rapat Koordinasi MCP 2025

0

Asahan — Pemerintah Kabupaten Asahan memperkuat komitmen pencegahan korupsi dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 serta peninjauan proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) strategis, 12 November 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan ini dibuka langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dan dihadiri Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Uding Juharuddin, bersama jajaran KPK, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, serta seluruh pimpinan perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi atas pendampingan berkelanjutan dari KPK dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di daerah. Ia menekankan bahwa upaya pencegahan korupsi harus dilakukan secara terukur dan konsisten melalui penguatan integritas dan transparansi pelayanan publik.

Bupati menyebutkan bahwa capaian MCP Kabupaten Asahan saat ini berada pada angka 93 poin, yang menempatkan Asahan sebagai peringkat kedua tertinggi di Sumatera Utara. Pencapaian ini, menurutnya, merupakan buah dari peningkatan kinerja pada delapan area intervensi KPK, mulai dari perencanaan hingga pengawasan. Pemerintah Kabupaten Asahan menargetkan peningkatan skor menjadi 95 poin pada tahun 2026, melalui digitalisasi layanan publik, penguatan sistem kontrol, serta peningkatan koordinasi antarperangkat daerah.

Sementara itu, Kasatgas Korsup Wilayah I KPK, Uding Juharuddin, menegaskan bahwa penguatan sistem pencegahan korupsi di daerah tidak cukup hanya mengandalkan aturan, tetapi membutuhkan komitmen nyata dari seluruh jajaran pemerintah daerah. Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan konsistensi kepala daerah beserta perangkatnya dalam menutup peluang penyimpangan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, tim KPK bersama Pemkab Asahan juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah proyek PBJ strategis. Kunjungan ini bertujuan memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari proses pengadaan, progres fisik di lapangan, hingga mekanisme pengawasan yang diterapkan.

Melalui rapat koordinasi dan peninjauan lapangan ini, Pemkab Asahan dan KPK menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (As)

Satuan Brimob Polda Sumut Musnahkan 10 Hektar Ladang Ganja di Perbukitan Mandailing Natal

0

Mandailing Natal – Dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Sumatera Utara, Satuan Brimob Polda Sumut melalui Batalyon C Pelopor kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberantasan narkoba dengan melaksanakan operasi pemusnahan ladang ganja seluas kurang lebih 10 hektar di kawasan perbukitan Tor Sihite, Kecamatan Penyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Muhlisin, dan melibatkan 30 personel Brimob dengan dukungan perlengkapan senjata serta peralatan taktis yang lengkap. Operasi dimulai sejak dini hari pukul 04.00 WIB dengan pelaksanaan apel pemberangkatan di Mako Batalyon C Pelopor, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju titik lokasi melalui Desa Rau Rau Dolok, Kecamatan Tambangan.

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim gabungan akhirnya tiba di lokasi ladang ganja yang tersembunyi di area perbukitan terpencil. Di bawah terik matahari dan medan yang cukup berat, personel Brimob dengan sigap melaksanakan pemusnahan terhadap ribuan batang tanaman ganja dengan cara pembakaran di tempat. Kegiatan pemusnahan ini berlangsung dengan lancar dan diawasi langsung oleh Kompol Zaenal Muhlisin selaku pimpinan lapangan.

Melalui Dansat Brimob Polda Sumut Kepada Danyon C Satuan brimob Polda Sumut Kompol Zaenal Muhlisin, operasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara Brimob dan instansi terkait dalam menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak generasi muda.

“Pemusnahan ladang ganja ini adalah komitmen kami untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memutus mata rantai peredaran narkotika di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Mandailing Natal yang sering menjadi lokasi penanaman ganja,” tegasnya. (As)