Senin, Februari 9, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 19

Musda XIV Al Washliyah Asahan Teguhkan Peran Ormas Islam dalam Pembangunan Daerah

0

Kisaran — Suasana kebersamaan dan semangat pengabdian mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XIV Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan yang digelar di Gedung Zul Firman Siregar Universitas Asahan. Agenda ini menjadi momen penting bagi seluruh pengurus dan kader Washliyah untuk memperkuat kiprah organisasi dalam mendukung pembangunan daerah,1 November 2025.

Musda secara resmi dibuka oleh Anggota DPD RI, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos., S.H., M.S.P. Turut hadir Kepala BKPSDM Asahan Suherman Siregar, S.STP., M.M. mewakili Bupati Asahan, Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M., perwakilan Forkopimda, pimpinan OPD, pengurus Al Washliyah Sumatera Utara dan Kabupaten Asahan, serta berbagai tokoh masyarakat. Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan dukungan luas terhadap peran aktif Al Washliyah dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan di Asahan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang dibacakan oleh Kepala BKPSDM, disampaikan apresiasi atas kontribusi Al Washliyah yang selama ini berperan nyata dalam membangun masyarakat berkarakter religius dan berdaya saing. Ia berharap Musda ini menjadi ajang mempererat sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah untuk mewujudkan Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.

Musda XIV Al Washliyah Asahan juga menjadi sarana refleksi dan konsolidasi organisasi, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam melanjutkan dakwah dan pengabdian kepada umat. Selain mengevaluasi program kerja, forum ini juga mengagendakan pemilihan pengurus daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan untuk masa bakti berikutnya.

Kegiatan ditutup dengan acara ramah tamah dan upah-upah yang berlangsung hangat, mencerminkan semangat persaudaraan dan kekompakan keluarga besar Al Washliyah dalam mengemban amanah dakwah dan pembangunan bangsa. (As)

Rakornis TP PKK Asahan: Sinergi dan Penyelarasan Program Menuju Asahan Maju dan Berkelanjutan

0

Kisaran — Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan penyelarasan program kerja menuju terwujudnya keluarga yang berdaya, sejahtera, dan mandiri.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Asahan dan dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, Staf Ahli TP PKK, Ny. Juni Pane Rianto, Plt. Kadis PMD Darwinsyah Lubis, S.STP, serta para camat dan Ketua TP PKK Kecamatan, Desa, dan Kelurahan se-Kabupaten Asahan.

Dalam laporannya, Plt. Kadis PMD Darwinsyah Lubis menyampaikan berbagai capaian dan hasil evaluasi pelaksanaan program PKK di seluruh tingkatan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan TP PKK dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat, terutama di bidang ekonomi keluarga, pendidikan, dan kesehatan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat peran Dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK. Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan PKK harus selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Asahan, yakni “Terwujudnya Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.”

“Peran Dasawisma sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat, mulai dari pengelolaan lingkungan, pemanfaatan pekarangan, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga. Semua ini harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan,” ujar Yusnila.

Menjelang pelaksanaan Jambore PKK Provinsi Sumatera Utara yang dijadwalkan pada 6 November mendatang, TP PKK Asahan juga mempersiapkan berbagai inovasi berbasis teknologi informasi, penguatan administrasi, serta optimalisasi potensi desa dan kelurahan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TP PKK untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai pemberdayaan keluarga.

Menutup kegiatan, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh pengurus dan kader PKK dalam mendukung program pemerintah daerah. Ia berharap PKK terus menjadi mitra strategis dalam membangun kemandirian masyarakat.

“Gerakan PKK harus dimulai dari rumah. Hal-hal sederhana seperti menanam cabai di pekarangan bisa menjadi langkah kecil menuju kemandirian keluarga. Dari rumah, kita bisa membangun kekuatan besar untuk Asahan yang maju dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui Rakornis ini, diharapkan TP PKK Kabupaten Asahan semakin solid, inovatif, dan adaptif dalam melaksanakan program kerja yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (As)

Kapolda Sumut dan Bupati Asahan Resmikan SPPG, Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Perbaikan Gizi Masyarakat

0

Kisaran — Upaya memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat terus digiatkan di Kabupaten Asahan. Salah satunya melalui peresmian operasional Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polres Asahan II yang dilaksanakan di Polsek Simpang Empat. Kegiatan ini turut dihadiri Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., serta unsur Forkopimda, Ketua DPRD Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, dan berbagai tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Kapolda Sumut beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa keberadaan SPPG menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan gizi anak-anak di daerah.

“SPPG ini memiliki peran penting untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang cukup, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi cerdas dan sehat menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kabupaten Asahan telah memiliki 27 unit SPPG, dengan target pengembangan hingga 56 unit. Menurutnya, hal ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan Polri dalam membangun masyarakat yang sehat dan berdaya saing.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan dan komitmen yang kuat terhadap program Polri di bidang ketahanan pangan. Ia menuturkan, Polri telah menginisiasi lebih dari 100 SPPG di seluruh wilayah Sumatera Utara, dan Asahan menjadi salah satu kabupaten yang paling aktif dalam mendukung program tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Bupati Asahan yang terus bersinergi dengan Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam menyiapkan generasi emas 2045,” ucapnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga standar kualitas dan keamanan pangan. Ia mengingatkan agar setiap produk pangan yang disalurkan melalui SPPG harus melalui uji kelayakan atau test food untuk memastikan keamanan konsumsi masyarakat.

Sebagai simbol peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan pita dan penyerahan bantuan kepada relawan SPPG serta anak yatim. Aksi tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi Polri bersama pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik di bidang pangan dan gizi.

Dengan beroperasinya SPPG Polres Asahan II, diharapkan manfaat program ini dapat semakin dirasakan masyarakat luas, sekaligus memperkuat visi Kabupaten Asahan menuju daerah yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.
(As)

TP PKK Kabupaten Asahan Ikuti Pengajian Akbar di Desa Padang Sipirok

0

Kisaran — Suasana penuh kehangatan menyelimuti Masjid Al-Ikhlas, Desa Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, saat ratusan jamaah menghadiri Pengajian Akbar yang menghadirkan Ustadz Nurul Ichsan Sitorus sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan bahwa silaturahmi bukan sekadar kunjungan, tetapi ibadah yang membawa keberkahan dan memperpanjang umur serta rezeki.

Acara pengajian ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bersama Ny. Juni Pane Rianto dan jajaran pengurus lainnya. Pada kesempatan tersebut, TP PKK menyerahkan bantuan sosial berupa beras kepada kelompok perwiritan Desa Padang Sipirok sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan, Camat Aek Ledong, Kepala Desa Padang Sipirok, pengurus BKM Masjid Al-Ikhlas, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Dalam ceramahnya, Ustadz Nurul Ichsan menegaskan pentingnya menjalin silaturahmi sebagai pondasi persatuan dan keharmonisan sosial. Ia menuturkan bahwa masyarakat yang saling menghormati dan menyayangi akan selalu kuat menghadapi berbagai tantangan.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Asahan berharap semangat religius, kebersamaan, dan gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat. Organisasi ini juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kegiatan yang memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial, sejalan dengan upaya mewujudkan keluarga dan masyarakat Asahan yang sejahtera dan harmonis. (As)

Bupati Asahan Hadiri Penguatan Manajemen Talenta ASN, Tegaskan Komitmen Wujudkan ASN Unggul dan Profesional

0

Medan — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, menghadiri kegiatan Penguatan Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi pemerintah daerah se-Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia di Aula Raja Inal Siregar, Lantai II Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro No. 30 Medan.

Selain membahas strategi pengelolaan talenta ASN, acara juga dirangkaikan dengan penyerahan Sertifikat Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Sumatera Utara kepada pemerintah kabupaten/kota untuk periode Oktober 2025.

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Kepala BKN RI, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Kepala BKN Regional Sumut Sutan Tolang Lubis, S.STP., MSP, serta para Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Utara.

Dengan mengusung tema “Kolaborasi dan Akselerasi Manajemen Talenta ASN Menuju Birokrasi Unggul, Maju, dan Berkelanjutan,” kegiatan ini menyoroti pentingnya sinergi antar pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan talenta yang transparan, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Bupati Asahan: ASN Harus Adaptif dan Kompeten
Dalam sambutannya, Bupati Asahan menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta ASN merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi di tingkat daerah.

“Penerapan sistem ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap ASN memiliki kesempatan berkembang sesuai potensi dan kompetensinya. Kami di Kabupaten Asahan berkomitmen mendukung implementasi Manajemen Talenta ASN secara menyeluruh,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi dan profesionalisme ASN akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas SDM aparatur di Asahan agar semakin profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Gubernur Sumut: Dorong Meritokrasi dan Cegah Jual Beli Jabatan
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam arahannya menekankan bahwa sistem manajemen talenta berbasis meritokrasi sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme ASN sekaligus menekan praktik jual beli jabatan.

“Manajemen talenta yang berbasis meritokrasi akan memperkuat integritas ASN, meningkatkan kinerja, dan memastikan setiap posisi diisi oleh orang yang tepat berdasarkan kompetensi,” ujar Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga menyerahkan Sertifikat Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) kepada pemerintah kabupaten/kota. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program prioritas daerah, terutama di bidang pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan.

BKN Dorong Digitalisasi Pengelolaan ASN
Kepala BKN Regional Sumatera Utara, Sutan Tolang Lubis, menyampaikan bahwa digitalisasi menjadi pilar utama dalam penerapan manajemen talenta ASN.

“Dengan sistem digital, pengelolaan data ASN akan menjadi lebih efisien, transparan, dan mudah diawasi secara real-time. Hal ini menjadi bagian dari transformasi menuju birokrasi modern dan adaptif,” jelasnya.

Menurutnya, penggunaan sistem digital juga akan mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur.

Komitmen Asahan Tingkatkan SDM Aparatur
Sebagai penutup, Bupati Asahan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat kapasitas dan profesionalisme ASN.

“Kami berkomitmen menjalankan visi Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur. ASN yang kompeten dan berintegritas adalah kunci terwujudnya pelayanan publik yang prima,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun birokrasi yang unggul, berintegritas, serta mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, demi tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas di Kabupaten Asahan. (As)

Wakil Bupati Asahan Hadiri Peringatan Milad ke-23 IGRA

0

Kisaran — Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Asahan menggelar peringatan Milad ke-23 di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan beserta jajaran, Ketua IGRA Kabupaten Asahan, serta ratusan guru Raudhatul Athfal se-Kabupaten Asahan.

Ketua IGRA Kabupaten Asahan, Safaruddin Nasution, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kerja sama dan semangat kebersamaan seluruh guru RA yang telah berkontribusi dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

“Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kekompakan para guru RA se-Kabupaten Asahan. Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung visi dan misi pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, M.A., berharap agar di usia ke-23 tahun, IGRA semakin profesional dan adaptif dalam menjalankan peran organisasi.

“IGRA harus menjadi wadah yang mampu meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan RA. Mari bersama memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah untuk mewujudkan pendidikan anak usia dini yang unggul dan berkarakter,” tuturnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., memberikan apresiasi atas dedikasi para guru dan pengurus IGRA yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan di tingkat Raudhatul Athfal.

“Kami berterima kasih kepada seluruh guru RA yang telah berperan penting dalam membentuk karakter dan kecerdasan generasi muda. Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas,” kata Rianto.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui kemitraan dengan lembaga pendidikan dan organisasi profesi guru.

“Semoga IGRA terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat profesionalisme guru dan memperluas akses pendidikan anak usia dini di Kabupaten Asahan,” tambahnya.

Sebagai puncak acara, peringatan Milad ke-23 IGRA ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Asahan, yang disambut penuh antusias oleh para guru dan tamu undangan. Kegiatan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan IGRA selama 23 tahun. (As)

Wakil Bupati Asahan Tinjau Pelayanan Kontrasepsi MOW di RSU Sri Pamela Sei Dadap

0

Kisaran — Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., meninjau langsung pelaksanaan pelayanan kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) di RSU Sri Pamela Sei Dadap, Rabu (29/10). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, Direktur RSU Sri Pamela Sei Dadap, serta Ketua dan Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan beserta jajaran.

Dalam tinjauannya, Wakil Bupati Rianto menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan MOW ini merupakan bagian dari program pengendalian penduduk yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Asahan sepanjang tahun 2025. “Pelayanan kontrasepsi MOW ini ditujukan bagi perempuan berusia 24 hingga 49 tahun, dengan target sebanyak 31 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Rianto juga menjelaskan bahwa MOW atau tubektomi adalah metode kontrasepsi permanen bagi perempuan yang dilakukan melalui tindakan medis berupa pemotongan, pengikatan, atau penutupan saluran tuba falopi. Langkah ini bertujuan untuk mencegah pertemuan antara sel telur dan sperma sehingga kehamilan tidak terjadi.

Selain Wakil Bupati, TP PKK Kabupaten Asahan juga turut meninjau langsung proses tindakan kontrasepsi mantap (Kontap) tersebut. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesehatan reproduksi dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Asahan. (As)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97

0

Kisaran — Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai pelaksanaan Apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Halaman Kantor Bupati Asahan. Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., bertindak sebagai pembina apel yang tahun ini mengusung tema “Pemuda Bergerak, Indonesia Bersatu.”

Kegiatan berlangsung khidmat dengan tampilan unik para peserta yang mengenakan busana adat dari 14 etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Asahan, menggambarkan keberagaman dan semangat persatuan yang menjadi ciri khas daerah tersebut sebagai miniatur kebhinekaan Indonesia.

Apel dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Asahan, di antaranya Kajari Asahan, perwakilan Ketua DPRD, Dandim 0208/AS, serta perwakilan Danlanal Tanjung Balai Asahan dan Kapolres Asahan. Turut hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Staf Ahli PKK Ny. Juni Rianti, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, serta unsur ASN, pelajar, organisasi kepemudaan, dan perwakilan masyarakat lintas etnis.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang menegaskan pentingnya menjaga nyala semangat persatuan para pemuda seperti pada tahun 1928.

“Pemuda dahulu tidak banyak bicara, tetapi berani bersumpah dan menepatinya dengan darah dan nyawa. Kini perjuangan kita berbeda — bukan lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama: Indonesia tidak boleh kalah,” tegas Rianto.

Momen sakral terjadi saat perwakilan organisasi kepemudaan membacakan Ikrar Pemuda Indonesia yang diikuti dengan lantang oleh seluruh peserta apel. Lagu Indonesia Raya dan Satu Nusa Satu Bangsa berkumandang mengiringi pengibaran bendera Merah Putih, menghadirkan suasana haru dan kebanggaan di antara para peserta.

Menutup amanatnya, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus memperkuat dukungan terhadap kegiatan kepemudaan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kewirausahaan, hingga pengembangan karakter dan potensi generasi muda.

“Pemuda Asahan harus tampil sebagai pelopor perubahan yang positif — generasi tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai budaya serta kearifan lokal,” pungkasnya. (As)

Muhammadiyah Asahan Siapkan Rangkaian Milad ke-113 dan Kejurda Tapak Suci

0

Kisaran — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Asahan tengah mematangkan persiapan peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 November 2025 mendatang. Ketua PDM Asahan, Drs. Mohammad Akhiar, M.A., menyampaikan bahwa peringatan tahun ini akan dikemas dengan beragam kegiatan keagamaan dan sosial sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kemanusiaan.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci Putra Muhammadiyah Asahan ke-1, yang akan melibatkan peserta dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Labuhanbatu Utara. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi bela diri, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda untuk menumbuhkan semangat kedisiplinan, sportivitas, serta karakter Islami.

Selain Kejurda, akan digelar pula Takbir Akbar yang terselenggara atas kerja sama PDM Asahan dengan Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan.

Rencana kegiatan tersebut disampaikan jajaran PDM dalam audiensi bersama Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di ruang kerja bupati. Dalam kesempatan itu, pengurus Muhammadiyah juga menyampaikan rencana kehadiran sejumlah tokoh nasional pada puncak acara Milad, antara lain perwakilan Pimpinan Pusat Tapak Suci Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Anggota DPR RI Nasril Bahar, serta Anggota DPRD Provinsi Sumut Yahdi Khoir.

Bupati Asahan menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan sukses.

Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah diharapkan menjadi momentum mempererat sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat Asahan yang berdaya, religius, dan inklusif. Melalui kolaborasi yang harmonis, nilai-nilai Islam berkemajuan diharapkan terus berkembang sebagai fondasi moral dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkeadaban dan sejahtera. (As)

Pemkab Asahan Tetapkan Prioritas Perbaikan Jalan dan Peningkatan Layanan Publik Berdasarkan Data Wilayah

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Melalui Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Pemkab membahas hasil pemetaan prioritas perbaikan jalan dan peningkatan layanan publik yang disusun berdasarkan data faktual tiap wilayah.

Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala puskesmas, serta unsur perangkat daerah lainnya. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menegaskan pentingnya penyampaian kondisi lapangan secara objektif dari para camat agar perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan terukur.

“Setiap keputusan pembangunan harus didasarkan pada data yang valid. Karena itu, saya minta para camat dan OPD menyampaikan kondisi faktual di lapangan agar kebijakan yang kita ambil benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Melalui pendekatan Asahan Satu Data, Pemkab Asahan kini menerapkan sistem pembangunan berbasis data sektoral yang terintegrasi lintas instansi. Berdasarkan hasil pendataan tahun 2025, total panjang jalan kabupaten mencapai 1.398,13 kilometer, dengan 36,18 persen dalam kondisi baik dan 63,82 persen sisanya tergolong sedang hingga rusak berat. Pemerintah daerah akan memprioritaskan perbaikan jalan secara bertahap mulai akhir tahun ini, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebijakan pengetatan fiskal dari pemerintah pusat.

Selain sektor infrastruktur, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan dasar, terutama di bidang kesehatan. Ia menginstruksikan Dinas Kesehatan, RSUD HAMS, dan seluruh puskesmas untuk menjaga kualitas layanan, memastikan ketersediaan obat, serta meningkatkan disiplin tenaga medis. Pemerintah Kabupaten Asahan juga terus memperluas cakupan Universal Health Coverage (UHC) melalui pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu yang bersumber dari APBD, agar seluruh warga memperoleh layanan kesehatan yang mudah, layak, dan tanpa biaya.

Dalam Rakorpem tersebut, turut dibahas pula upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui implementasi program nasional Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan. Program ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama ekonomi rakyat sekaligus sarana membangun kemandirian finansial berbasis komunitas.

“Pembangunan tidak hanya diukur dari seberapa banyak jalan yang kita perbaiki, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mampu mengelola potensi ekonominya secara mandiri,” tutup Bupati. (As)