Senin, Februari 9, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 20

Pemkab Asahan dan BPS Jalin Kerja Sama Pemutakhiran Data DTSEN

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan tentang kerja sama pemutakhiran Data Tunggal Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penandatanganan dilakukan di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati Asahan, disaksikan oleh Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris Bapperida, serta jajaran pimpinan BPS Asahan. Langkah ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sistem data daerah yang akurat, terintegrasi, dan berkesinambungan.

Kepala BPS Kabupaten Asahan, Dadan Supriadi, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BPS dan pemerintah daerah dalam pengelolaan serta pemutakhiran data ekonomi. Melalui MoU tersebut, BPS akan memberikan pendampingan teknis dalam menjaga kualitas dan validitas data sektoral di Kabupaten Asahan.

“Pemutakhiran DTSEN ini penting untuk memastikan ketersediaan data yang valid dan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan pembangunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dadan juga memaparkan Indeks Strategis Terkini Kabupaten Asahan, yang mencakup capaian pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, ketimpangan pendapatan, serta perkembangan inflasi daerah. Ia menyebutkan bahwa perekonomian Asahan pada triwulan II tahun 2025 tumbuh sebesar 4,62 persen, menempatkan Asahan di peringkat kelima tertinggi di Sumatera Utara.

Sementara itu, Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada BPS atas kontribusinya dalam menyediakan data yang akurat dan terpercaya sebagai dasar perumusan kebijakan daerah.

“Kami berkomitmen menjadikan data BPS sebagai acuan utama dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan. Data yang valid adalah fondasi dari kebijakan yang efektif dan tepat sasaran,” tutur Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya pemanfaatan data dalam sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. “Kami ingin menyiapkan generasi Asahan yang unggul dan berdaya saing tinggi. Karena itu, pembangunan sekolah dan peningkatan kualitas pendidikan harus didasarkan pada data yang terukur,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menandatangani Surat Dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026, sebagai bentuk komitmen Pemkab Asahan dalam mendukung agenda statistik nasional serta memperkuat sistem informasi pembangunan daerah. (As)

Bupati Asahan Hadiri Panen Raya Jagung di Tinggi Raja: Pemerintah Teguhkan Komitmen Kemandirian Pangan Daerah

0

Kisaran — Semangat kebersamaan mewarnai kegiatan panen raya jagung di Desa Teladan, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan. Ratusan petani yang tergabung dalam keluarga besar Tani Merdeka Indonesia memanen hasil jerih payah mereka dengan penuh rasa syukur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang memberikan dukungan langsung kepada para petani. Kehadiran Bupati menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendukung program nasional Food Estate sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029.

Ketua Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan, Anda Suhendra Rambe, S.H., mengungkapkan bahwa organisasi yang baru berdiri sembilan bulan ini telah berkembang pesat dengan struktur kepengurusan di 25 kecamatan. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat gerakan kemandirian pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendekatan pertanian modern.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan memberikan apresiasi atas dedikasi para petani yang mampu mengelola lahan secara produktif dengan sistem tanam jagung terpadu. Ia menegaskan, keberhasilan tersebut selaras dengan arah kebijakan RPJMD Kabupaten Asahan 2025–2030, yang menempatkan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus hadir mendukung petani melalui penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian, serta perluasan akses pasar dan kemitraan industri,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua Harian DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Misbah, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemkab Asahan yang aktif mendampingi petani. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan program pertanian nasional yang berdampak nyata hingga ke tingkat desa.

“Kabupaten Asahan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan strategis di Sumatera Utara,” ungkapnya.

Kegiatan panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan petani Asahan dalam meningkatkan produksi jagung, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi tani, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah yang berkelanjutan. (As)

DWP Kabupaten Asahan Gelar Rakor, Mantapkan Sinergi dan Program Kerja Tahun 2026

0

Asahan — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarunit serta merumuskan arah program kerja DWP untuk tahun 2026.

Rakor tersebut dihadiri oleh Penasehat DWP Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Ketua DWP Kabupaten Asahan Ny. Hj. Yusnila Zainal Aripin, para pengurus DWP unit di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan DWP dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Asahan Ny. Hj. Yusnila Zainal Aripin menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan visi, serta mengoptimalkan peran DWP dalam mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Asahan.

“Rapat koordinasi ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat kebersamaan dan menyusun langkah konkret agar program DWP benar-benar memberi manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Rakor tersebut juga membahas sejumlah agenda penting, mulai dari evaluasi pelaksanaan program tahun 2024, realisasi kegiatan tahun 2025, hingga penyusunan rencana kerja tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada peningkatan peran DWP dalam bidang pendidikan, ekonomi kreatif, pemberdayaan perempuan, dan ketahanan keluarga.

Sementara itu, Penasehat DWP Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik memberikan apresiasi atas kekompakan serta dedikasi seluruh pengurus dan anggota. Ia menilai, keberhasilan DWP bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari sejauh mana program yang dijalankan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

“DWP merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Perannya sangat menentukan keberhasilan pembangunan, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan keluarga,” ungkapnya.

Menutup kegiatan, peserta Rakor menyepakati beberapa rekomendasi program prioritas untuk tahun 2026, di antaranya penguatan kapasitas anggota DWP, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta pengembangan kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan sosial dan pendidikan.

Melalui Rakor ini, DWP Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun keluarga yang tangguh, perempuan yang mandiri, serta masyarakat yang berdaya — sejalan dengan visi Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. (As)

Wakil Bupati Asahan Sampaikan Penjelasan Pemerintah atas Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan fiskal dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., saat membacakan penjelasan pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2026, pada rapat paripurna DPRD Asahan yang berlangsung di Aula DPRD setempat.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Asahan, H. Irwansyah Pane, M.K.M., dan dihadiri pimpinan serta anggota DPRD, para asisten, kepala perangkat daerah, staf ahli bupati, camat se-Kabupaten Asahan, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam paparannya, Wakil Bupati Rianto menyampaikan bahwa arah kebijakan pendapatan daerah tahun 2026 difokuskan pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi, dengan tetap memperhatikan kebijakan nasional yang memberikan ruang keringanan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli dan pertumbuhan ekonomi lokal agar tetap stabil.

“Kebijakan fiskal kita harus adaptif, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat,” ujar Rianto dalam pidatonya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebijakan fiskal pemerintah daerah akan diarahkan sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan.

Menanggapi berbagai pandangan fraksi, Rianto menegaskan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur akan tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan daerah tahun 2026.

Di bidang pendidikan, pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi ruang belajar rusak berat sesuai dengan skala prioritas sekolah yang membutuhkan. Selain itu, pengangkatan tenaga guru melalui pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) juga dilakukan untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik berdasarkan peta kebutuhan daerah.

Untuk sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen memperkuat dukungan terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Sementara itu, pada bidang infrastruktur dan ekonomi kerakyatan, Pemkab Asahan tetap melanjutkan pembangunan meskipun adanya penyesuaian dana transfer akibat kebijakan efisiensi nasional sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD.

Fokus utama diarahkan pada pembangunan dan perbaikan ruas jalan strategis yang menunjang mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi daerah. Di sisi lain, sektor ekonomi lokal juga diperkuat melalui penyelenggaraan pasar murah di tingkat kecamatan, pembinaan UMKM dan Koperasi Merah Putih, serta program ekonomi gotong royong yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat, menekan inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan desa.

Rapat paripurna ditutup dengan penyerahan Buku Nota Keuangan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 dari pemerintah daerah kepada DPRD Asahan untuk dibahas lebih lanjut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). (As)

Sinergi TNI dan Pemkab Asahan Diperkuat untuk Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan terus memperkuat kerja sama strategis dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayahnya. Komitmen ini disampaikan oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., saat menerima kunjungan Dandenpom I/1 Pematangsiantar, Letkol Cpm Haru Prabowo, S.H., M.H., M.P.M., di Kantor Subdenpom I/1-4 Kisaran.

Pertemuan tersebut menjadi ajang dialog dan evaluasi bersama terkait langkah-langkah pengamanan serta penegakan disiplin di wilayah hukum Kabupaten Asahan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Rianto menegaskan bahwa terciptanya situasi aman dan kondusif di Asahan merupakan hasil kerja sama yang solid antara seluruh unsur, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Ia memberikan apresiasi kepada jajaran Subdenpom I/1-4 Kisaran atas kontribusinya dalam menjaga ketertiban serta mendukung berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.

“Peran TNI tidak hanya sebatas menjaga pertahanan negara, tetapi juga turut memperkuat ketertiban sosial dan mendukung pelaksanaan pembangunan daerah,” ujar Rianto.

Selain menyoroti aspek keamanan, Rianto juga menyinggung upaya Pemkab Asahan dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis. Saat ini, pemerintah daerah telah mengoperasikan 30 dapur umum yang bertujuan membantu warga kurang mampu serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai kecamatan.

“Ketahanan sosial harus berjalan beriringan dengan keamanan. Keduanya saling melengkapi demi menciptakan masyarakat yang sejahtera dan damai,” tambahnya.

Sementara itu, Letkol Cpm Haru Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Ia menilai keberhasilan menciptakan wilayah yang aman sangat bergantung pada sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kami berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Pemkab Asahan agar penegakan hukum dan keamanan di wilayah ini dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Kunjungan tersebut diakhiri dengan penegasan komitmen bersama antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, serta keberlanjutan pembangunan di Bumi Rambate Rata Raya. (As)

Polres Tanah Karo Resmikan Gedung dan Launching SPPG KARO-II di Polsek Berastagi

0

Berastagi – Wujud sinergi Polri dan Pemda Dukung Program Makan Siang Bergizi untuk Anak Sekolah, pada Senin (27/10/2025), bertempat di Jl. Perwira No. 161, Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Polres Tanah Karo melaksanakan Peresmian Gedung dan Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) KARO-II Polsek Berastagi Polres Tanah Karo.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda Kabupaten Karo. Turut hadir mewakili Kapolda Sumut, Karo Log Kombes Pol Suranta Pinem, S.I.K., M.M, Bupati Tanah Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, S.OG., M.Kes, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan, perwakilan Kejari Karo, Danramil 03/BT, Camat Berastagi, Lurah Gundaling I, serta pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanah Karo dan Kepala SPPG KARO-II Egya Ridona Tarigan, S.H.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto menyampaikan bahwa keberadaan SPPG ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi anak sekolah.

“Polres Tanah Karo telah meluncurkan dua SPPG dan empat lagi akan menyusul. Kami memastikan jajaran Polri siap mendukung penuh program pemerintah ini agar anak-anak sekolah mendapatkan makanan bergizi, aman dan higienis setiap hari,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa pelaksanaan program ini turut didukung oleh tim kesehatan Sidokkes Polres Tanah Karo, yang bekerja sama dengan dinas terkait di Pemkab Karo untuk memastikan security food, kelayakan gizi, serta kehigienisan dapur dan proses distribusi makanan.

Sementara itu, Bupati Tanah Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, S.OG., M.Kes dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan sinergi yang terjalin antara Polri dan pemerintah daerah.

“Program ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda. Dari target 41 SPPG di wilayah kita, saat ini sudah berdiri delapan unit. Pemerintah Kabupaten Karo siap bersinergi agar makan siang bergizi ini dapat menjangkau seluruh anak sekolah di Karo,” tuturnya.

Mewakili Kapolda Sumut, Karo Log Kombes Pol Suranta Pinem, S.I.K., M.M menambahkan bahwa jajaran Polri diminta untuk memastikan seluruh prosedur operasional berjalan sesuai standar.

“Pastikan kelayakan bahan makanan, kebersihan sarana prasarana, dan ketepatan waktu distribusi. Polri hadir untuk menjamin anak-anak kita mendapatkan makanan bergizi yang aman dan sehat,” tegasnya.

Peresmian gedung SPPG KARO-II ditandai dengan pengguntingan pita oleh Karo Log Polda Sumut, didampingi Forkopimda Kabupaten Karo, serta dilanjutkan dengan launching pendistribusian makanan bergizi ke sekolah-sekolah di wilayah Berastagi dan pengecekan langsung dapur serta fasilitas SPPG.

Kegiatan berakhir pukul 12.00 WIB dengan situasi aman dan tertib. Dengan diresmikannya SPPG KARO-II Polsek Berastagi, diharapkan program makan siang bergizi bagi anak sekolah di Kabupaten Karo semakin berjalan optimal, menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing. (As)

Ribuan Peserta Meriahkan TNI PRIMA RUN di Kisaran, Bupati Asahan: Bersama Rakyat, TNI Kuat

0

Kisaran — Suasana Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran pada Minggu pagi dipenuhi semangat ribuan pelari yang ambil bagian dalam ajang TNI PRIMA RUN 5K dan 10K. Kegiatan yang digelar Kodim 0208/Asahan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini diikuti oleh 3.573 peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Selain lomba lari, acara juga dimeriahkan dengan hiburan musik, bazar UMKM, kegiatan sosial, serta pembagian doorprize menarik. Nuansa keakraban dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat begitu terasa, menjadikan kegiatan ini momentum yang sehat, semarak, dan penuh sukacita.

Pembukaan acara dilakukan secara resmi oleh Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., didampingi Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., serta Bupati Asahan H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si.. Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, S.P., M.Si. beserta Forkopimda Kota Tanjungbalai, dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Kehadiran lintas daerah ini menunjukkan eratnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam memperingati HUT TNI.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan H. Taufik Zainal Abidin memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi Kodim 0208/Asahan yang telah menginisiasi kegiatan Fun Run dalam rangka HUT ke-80 TNI. Selain menumbuhkan semangat sportivitas, kegiatan ini juga mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Bupati berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin sebagai wadah pembinaan olahraga serta pencarian bibit atlet muda di Asahan.

“Dari lomba ini terlihat banyak pelari muda berbakat yang berpotensi mengharumkan nama daerah di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra menyampaikan rasa bangga atas antusiasme masyarakat. Menurutnya, TNI PRIMA RUN bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga bagian dari pembinaan teritorial serta upaya memperkuat semangat kebangsaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan sportivitas, kebugaran, dan kebersamaan antara TNI dan rakyat, karena bersama rakyat TNI kuat,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto, yang menilai kegiatan ini sejalan dengan semangat membangun generasi sehat dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

“Lomba ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter, disiplin, dan semangat juang generasi muda,” ungkapnya.

Acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Semangat “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju” terasa kuat di tengah ribuan peserta, menggambarkan kebersamaan antara prajurit dan masyarakat yang menjadi fondasi kekuatan bangsa. (As)

Pesparawi VIII Kabupaten Asahan Berakhir Meriah, Bupati Tutup dengan Penuh Sukacita

0

Kisaran – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) VIII Kabupaten Asahan Tahun 2025 resmi ditutup dengan penuh kemeriahan dan sukacita di Gedung Serbaguna Kisaran. Acara yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2025 ini, dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., serta sejumlah pejabat daerah, di antaranya Anggota DPRD Asahan Dahniel Banjarnahor yang mewakili Ketua DPRD, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, dan para tokoh gerejawi.

Kemeriahan Pesparawi kali ini tidak hanya tampak dari antusiasme peserta, tetapi juga dari semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama yang begitu kuat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, hangat, dan penuh makna.

Ketua Panitia Patara Dairi, S.H., M.Si. menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Pesparawi VIII. Ia menjelaskan bahwa peserta berasal dari berbagai gereja di Kabupaten Asahan yang direkomendasikan langsung oleh pimpinan jemaat. “Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan dan perhatian yang besar terhadap kegiatan ini. Semoga Pesparawi menjadi wadah pembinaan seni rohani dan mempererat persaudaraan antarumat Kristiani,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengungkapkan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa Pesparawi bukan semata ajang perlombaan, melainkan juga sarana pembinaan iman dan regenerasi generasi muda dalam pelayanan melalui musik gerejawi.

“Pesparawi ini merupakan momentum memperkuat semangat kebersamaan dan pelayanan. Kepada para juara, jangan berpuas diri. Bagi yang belum meraih kemenangan, tetaplah berlatih dan berkarya. Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung kegiatan keagamaan seperti ini,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk penghargaan, Bupati menyerahkan langsung piala dan hadiah kepada para pemenang. Untuk kategori Paduan Suara Wanita, HKBP Sei Silau berhasil meraih Juara I, disusul GBKP Kisaran (Juara II) dan HKBP Rawang (Juara III). Adapun gelar Juara Umum Pesparawi VIII Kabupaten Asahan Tahun 2025 diraih oleh GBKP Kisaran.

Melalui ajang ini, semangat persaudaraan, keharmonisan, dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Asahan diharapkan terus tumbuh, menjadi modal penting dalam mewujudkan visi Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. (As)

Bangun Keluarga Tangguh, PKK Sumut Lakukan Evaluasi di Empat Desa Kabupaten Asahan

0

Kisaran — Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2025, Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan evaluasi lomba di Kabupaten Asahan. Kegiatan yang digelar pada Selasa (21/10) ini meliputi empat desa, yakni Desa Urung Pane Kecamatan Setia Janji, Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulau Bandring, Desa Perkebunan Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam, dan Desa Aek Songsongan Kecamatan Aek Songsongan.

Evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga serta mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian di tingkat desa.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, dalam sambutannya pada kegiatan Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Desa Urung Pane, menegaskan bahwa peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter anak. “Melalui lomba PAAR ini, kita tidak hanya berkompetisi, tetapi juga membangun keluarga yang berakhlak, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Di tengah arus globalisasi dan tantangan moral, keluarga harus menjadi benteng pertama dalam membentuk kepribadian anak,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai program pembinaan keluarga yang digerakkan TP PKK. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah terus mendukung kegiatan yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai moral dan sosial di masyarakat. “Melalui pembinaan mental dan spiritual, penyuluhan perlindungan perempuan dan anak, kegiatan magrib mengaji, posyandu remaja, serta pembentukan Ruang Bersama Indonesia (RBI), kita ingin membangun generasi Asahan yang religius, bermartabat, dan berdaya saing,” tutur Bupati.

Selain di Kecamatan Setia Janji, evaluasi juga dilakukan di tiga lokasi lainnya. Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., bersama Ny. Juni Rianto menghadiri Lomba UP2K di Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulau Bandring. Di tempat lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. H. Zainal Aripin Sinaga, M.H., bersama Ny. Lily Evi Zainal Aripin Sinaga turut hadir dalam Lomba Tertib Administrasi di Desa Perkebunan Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam. Sedangkan Asisten Administrasi Umum, Drs. H. Muhilli Lubis, bersama Ny. dr. Emi Br. Barus, menghadiri Lomba IVA Test di UPTD Puskesmas Aek Songsongan Kecamatan Aek Songsongan.

Kegiatan evaluasi ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran bagi desa-desa binaan untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, serta pemberdayaan keluarga. Melalui sinergi antara TP PKK Provinsi Sumatera Utara dan TP PKK Kabupaten Asahan, diharapkan gerakan PKK semakin berdaya guna dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Asahan. (As)

Wakil Bupati Asahan Buka Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin) menggelar Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM di Gedung Dekranasda Kisaran. Kegiatan ini digagas sebagai upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar ritel modern serta meningkatkan kualitas produk lokal.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., dan turut dihadiri oleh Kepala Diskopdagin Asahan, Sofian Manulang, S.Sos., Buyer Nonfood Branch Alfamart Cabang Medan, Anastasya Butar Butar, serta sejumlah pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Asahan.

Dalam laporannya, Sofian Manulang menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret Pemkab Asahan untuk memperluas akses pasar dan memperkuat jejaring distribusi produk lokal.

“Kami ingin UMKM Asahan mampu menembus pasar ritel modern seperti Alfamart. Ke depan, pemerintah daerah juga akan membangun gerai UMKM yang akan menjadi etalase produk unggulan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kesuksesan UMKM tidak hanya diukur dari jumlah produksi, tetapi juga dari kemampuan memenuhi standar kualitas, kemasan, dan pemasaran yang kompetitif.

Sementara itu, dalam arahannya Wakil Bupati Asahan, Rianto, memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan pelaku UMKM. Ia menekankan pentingnya inovasi dan konsistensi kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

“Saya berharap para pelaku UMKM terus berinovasi, menjaga mutu, dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar modern. Dengan semangat dan komitmen, UMKM Asahan pasti bisa naik kelas dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tutur Rianto.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Alfamart yang telah membuka ruang kemitraan bagi pelaku UMKM lokal.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan sesi pembekalan teknis dan tanya jawab bersama pihak Alfamart. Anastasya Butar Butar memaparkan sejumlah hal penting yang harus diperhatikan pelaku usaha agar produk mereka bisa diterima di jaringan ritel, mulai dari kejelasan informasi produksi dan kadaluarsa, desain kemasan yang menarik, hingga pencantuman barcode.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Semangat tersebut mencerminkan komitmen pelaku UMKM Asahan untuk terus berkembang sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Asahan, yaitu “Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.” Pemerintah daerah berharap sektor UMKM dapat menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat perekonomian berbasis kemandirian dan kreativitas masyarakat. (As)