Beranda blog Halaman 21

Bupati Asahan dan Forkopimda Ramaikan Eksibisi Menembak Executive 2025

0

Asahan, 11 Desember 2025 — Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai pelaksanaan Eksibisi Menembak Executive dan Air Rifle Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Falcon Shooting Club Kodim 0208/Asahan. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi lintas institusi yang melibatkan unsur pimpinan daerah dan aparat penegak hukum di Kabupaten Asahan.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. turut ambil bagian bersama Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, pimpinan organisasi perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Asahan, Ketua Perbakin Asahan, Ketua KONI Asahan, serta tamu undangan lainnya.

Eksibisi yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 tersebut tidak hanya menampilkan kemampuan teknis peserta dalam olahraga menembak, tetapi juga mengandung nilai kedisiplinan, fokus, serta tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, Perbakin Kabupaten Asahan memperkenalkan olahraga menembak sebagai cabang prestasi yang menjunjung tinggi etika dan keselamatan, sekaligus mendorong minat generasi muda untuk menekuninya secara profesional.

Komandan Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama seperti ini menjadi media efektif untuk mempererat komunikasi dan sinergi antarinstansi. Menurutnya, kekompakan yang terbangun akan berdampak positif terhadap stabilitas keamanan dan mendukung kelancaran pembangunan di daerah.

Sementara itu, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi kepada Perbakin dan KONI Kabupaten Asahan atas komitmen berkelanjutan dalam pembinaan olahraga menembak. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, tidak hanya sebagai sarana mempererat hubungan Forkopimda, tetapi juga sebagai upaya mendorong prestasi olahraga serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, unsur keamanan, dan organisasi olahraga.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi latihan menembak bersama dan penyerahan cinderamata sebagai simbol kebersamaan serta komitmen bersama dalam menjaga soliditas dan sinergi di Kabupaten Asahan. (As)

Sosialisasi Kampung Nelayan Merah Putih Digelar di Desa Pematang Sei Baru

0

Asahan, 11 Desember 2025 — Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar sosialisasi Program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjung Balai. Kegiatan ini dihadiri Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dedi Irwan, S.P., M.Si., serta sejumlah pemangku kepentingan daerah sebagai wujud komitmen bersama mendorong pembangunan kawasan pesisir.

Sosialisasi yang mengusung tema “Berdayakan Pesisir untuk Indonesia Raya, Ekonomi Biru untuk Indonesia Emas” tersebut diikuti Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Asahan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Asahan, Camat Tanjung Balai, anggota DPRD Kabupaten Asahan Fraksi PAN, pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Asahan, TP PKK tingkat kecamatan dan desa, Kepala Desa Pematang Sei Baru, Babinsa, tokoh masyarakat, kelompok nelayan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan ini ditegaskan bahwa Desa Pematang Sei Baru telah ditetapkan sebagai salah satu dari 100 desa prioritas nasional penerima Program Kampung Nelayan Merah Putih. Perwakilan tokoh masyarakat, Muslim Simbolon, menyampaikan harapan agar program tersebut dapat direalisasikan tepat waktu dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dedi Irwan, menjelaskan bahwa Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan desa dan ekonomi kerakyatan. Program ini dirancang berbasis ekonomi riil dan berkelanjutan melalui pembangunan sarana pendukung seperti pusat pengolahan ikan, pabrik es mini, serta penguatan rantai usaha perikanan. Ia juga mencontohkan keberhasilan proyek percontohan di Biak yang mampu meningkatkan pendapatan nelayan secara signifikan berkat kolaborasi kuat antara pemerintah dan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Asahan melalui Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Asahan, Drs. H. Suprianto, M.Pd., menyampaikan bahwa Kabupaten Asahan memiliki potensi pesisir yang besar dengan garis pantai sekitar 56 kilometer yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka (WPP-NRI 571). Selain itu, wilayah ini juga didukung perairan darat yang menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 20.500 nelayan.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pematang Sei Baru dapat segera terwujud dan berkembang menjadi pusat ekonomi biru yang berkelanjutan. Melalui program ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat pesisir semakin meningkat sekaligus memperkuat peran sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak ekonomi daerah. (As)

Perahu Karet Darurat Jadi Penyelamat, Polda Sumut Evakuasi Warga Sakit & Urgent Terdampak Bencana di Garoga

0

TAPANULI SELATAN – Aksi kemanusiaan kembali dilakukan jajaran Polri pasca bencana tanah longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Pada Rabu, 10 Desember 2025, personel Posko Utama Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, turun langsung mengevakuasi warga terdampak, terutama yang sedang sakit dan membutuhkan penanganan mendesak.

Kegiatan evakuasi ini dipimpin Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Mukhlisin, yang memastikan setiap proses penyebrangan dilakukan dengan menerapkan prosedur keselamatan maksimal. Dengan peralatan lengkap dan formasi pengawalan ketat, petugas mengevakuasi sedikitnya 20 korban yang memiliki kondisi kesehatan rentan maupun keperluan segera.

Proses evakuasi dilakukan melalui jalur darurat dengan medan licin dan berlumpur akibat banjir bandang, namun upaya petugas membuahkan hasil. Seluruh warga berhasil diseberangkan dalam kondisi aman dan selamat.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel di lapangan.

“Personel kami bekerja tidak hanya mengedepankan kecepatan, tetapi juga keselamatan. Mereka memastikan warga yang dalam kondisi sakit dan mendesak dapat diseberangkan tanpa risiko tambahan. Ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri dalam misi kemanusiaan,” tegas Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia menambahkan bahwa evakuasi ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan Polri dalam penanganan bencana di Tabagsel.

“Langkah-langkah penyelamatan tidak akan berhenti. Polri terus hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, terutama bagi warga yang paling terdampak,” lanjutnya.

Warga yang berhasil diseberangkan mengaku aman dan nyaman selama proses evakuasi. Tidak sedikit dari mereka menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diberikan, bahkan mendoakan agar kebaikan para personel dibalas Tuhan Yang Maha Esa.

Posko Utama Garoga saat ini terus menjadi pusat penyelenggaraan operasi evakuasi, penyaluran bantuan, serta pelayanan kemanusiaan lainnya. Polri, bersama instansi terkait, masih bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi kembali pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal. (As)

Pemkab Asahan Gelar Operasi Pasar untuk Jaga Stabilitas Harga Jelang Nataru 2026

0

Kisaran, 9 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana dengan menyalurkan bantuan pangan kepada warga yang terdampak banjir di Kecamatan Kisaran Timur. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di Kantor Kelurahan Selawan.

Bantuan berupa beras yang bersumber dari Badan Pangan Nasional dan disalurkan melalui Bulog Asahan tersebut diberikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPBD Asahan, Kapolsek Kota Kisaran, perwakilan Dandim 0208/Asahan, Kepala Bulog Asahan, Camat Kisaran Timur, serta para lurah di wilayah setempat.

Total bantuan mencapai 2.463 kilogram atau 246 sak beras, dengan pembagian 3,5 kilogram per jiwa untuk masa penanganan selama 14 hari. Bantuan tersebut dialokasikan untuk warga di empat kelurahan, yakni:

Kelurahan Si Umbut-Umbut: 300 jiwa

Umbut-Umbut Baru: 150 jiwa

Kelurahan Mutiara: 150 jiwa

Kelurahan Selawan: 103 jiwa

Camat Kisaran Timur, A. Saiful P. Pasaribu, S.AP., M.M., menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan menekankan pentingnya evaluasi sistem drainase. Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah terjadinya genangan dan banjir.

Dalam sambutannya, Bupati Taufik menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh luapan alur paret yang terganggu akibat penyempitan di beberapa titik serta kondisi parit busuk yang tidak berfungsi optimal. Ia mengimbau masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong, membersihkan selokan secara rutin, serta meningkatkan kepedulian lingkungan sebagai upaya kolektif mencegah banjir berulang.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Asahan untuk mendoakan warga di Aceh dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana serupa, agar selalu diberi kekuatan dan keselamatan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, ditambah solidaritas dan kepedulian terhadap lingkungan, merupakan fondasi utama dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi ancaman bencana.

Dengan penyaluran bantuan ini, Pemkab Asahan berharap kebutuhan dasar warga terdampak dapat terbantu sekaligus mendorong kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan demi meminimalkan risiko bencana di masa mendatang. (As)

Pemkab Asahan Salurkan Bantuan Pangan bagi Warga Terdampak Banjir di Kisaran Timur

0

Kisaran, 9 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana dengan menyalurkan bantuan pangan kepada warga yang terdampak banjir di Kecamatan Kisaran Timur. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di Kantor Kelurahan Selawan.

Bantuan berupa beras yang bersumber dari Badan Pangan Nasional dan disalurkan melalui Bulog Asahan tersebut diberikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPBD Asahan, Kapolsek Kota Kisaran, perwakilan Dandim 0208/Asahan, Kepala Bulog Asahan, Camat Kisaran Timur, serta para lurah di wilayah setempat.

Total bantuan mencapai 2.463 kilogram atau 246 sak beras, dengan pembagian 3,5 kilogram per jiwa untuk masa penanganan selama 14 hari. Bantuan tersebut dialokasikan untuk warga di empat kelurahan, yakni:

Kelurahan Si Umbut-Umbut: 300 jiwa

Umbut-Umbut Baru: 150 jiwa

Kelurahan Mutiara: 150 jiwa

Kelurahan Selawan: 103 jiwa

Camat Kisaran Timur, A. Saiful P. Pasaribu, S.AP., M.M., menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan menekankan pentingnya evaluasi sistem drainase. Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah terjadinya genangan dan banjir.

Dalam sambutannya, Bupati Taufik menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh luapan alur paret yang terganggu akibat penyempitan di beberapa titik serta kondisi parit busuk yang tidak berfungsi optimal. Ia mengimbau masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong, membersihkan selokan secara rutin, serta meningkatkan kepedulian lingkungan sebagai upaya kolektif mencegah banjir berulang.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Asahan untuk mendoakan warga di Aceh dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana serupa, agar selalu diberi kekuatan dan keselamatan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, ditambah solidaritas dan kepedulian terhadap lingkungan, merupakan fondasi utama dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi ancaman bencana.

Dengan penyaluran bantuan ini, Pemkab Asahan berharap kebutuhan dasar warga terdampak dapat terbantu sekaligus mendorong kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan demi meminimalkan risiko bencana di masa mendatang. (As)

Sekda Asahan Buka FGD Penyusunan Peta Bisnis dan Roadmap Kawasan Peternakan

0

Kisaran, 8 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Peta Bisnis dan Roadmap Pengembangan Kawasan Peternakan Kambing dan Domba, yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Arifin Sinaga, M.H., di Aula Kenanga Kantor Bupati Asahan.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, akademisi Universitas Sumatera Utara, Balai Besar Karantina SATPEL Tanjungbalai Asahan, HPDKI Asahan, camat, hingga unsur pendukung lainnya yang aktif berkontribusi dalam pembangunan peternakan ruminansia kecil.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa subsektor peternakan kambing dan domba memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu dikelola secara terencana. Pemkab Asahan saat ini tengah merampungkan tiga dokumen strategis, yakni Kajian Peta Bisnis, Roadmap Pengembangan Kawasan Peternakan, serta Kajian Pembentukan UPTD Pembibitan Ternak. Ketiga dokumen ini diharapkan menjadi landasan pembangunan yang lebih terstruktur, efektif, dan berkelanjutan.

FGD juga membahas rencana penguatan kelembagaan dengan mengubah UPTD Pasar Ternak menjadi UPTD Pembibitan Ternak Ruminansia Kecil dan Hijauan Pakan Ternak. Transformasi tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur peternakan melalui penyediaan pusat pembibitan, layanan reproduksi ternak, pengembangan hijauan pakan, serta pemanfaatan teknologi sebagai upaya peningkatan produktivitas peternak.

Para peserta mendapatkan pemaparan materi dari tiga akademisi Universitas Sumatera Utara: Prof. Ir. Diana Chalil, M.Si., Ph.D, Dr. Ir. Ma’ruf Tafsin, M.Si., IPM, dan Dr. Nevy Diana Hanafi, S.Pt., M.Si., IPM. Paparan tersebut memberikan penguatan substansi terhadap penyusunan peta bisnis, perancangan roadmap kawasan, dan landasan pembentukan UPTD pembibitan.

Sekda menutup kegiatan dengan menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menyempurnakan dokumen-dokumen strategis tersebut. Ia berharap hasil FGD dapat menjadi panduan nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memajukan sektor peternakan kambing dan domba di Kabupaten Asahan. (As)

Bupati Asahan Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT Kabupaten Batubara ke-19

0

Batubara, 08 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Batubara melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Batubara yang dipusatkan di Aula Sekretariat DPRD Batubara. Agenda tahunan ini menjadi kesempatan untuk merefleksikan capaian pembangunan sekaligus menyatukan komitmen dalam mewujudkan masa depan Batubara yang lebih baik. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Batubara M. Safii dan dihadiri unsur pimpinan daerah, jajaran OPD, anggota legislatif, serta para tamu undangan.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., hadir sebagai tamu kehormatan, menandai eratnya hubungan kerja sama antardaerah antara Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara. Pada sesi pembukaan, Bupati Batubara Baharuddin Siagian mengajak peserta paripurna untuk mengirimkan Al-Fatihah kepada para tokoh pendiri Kabupaten Batubara yang telah memberikan landasan penting bagi pembangunan daerah. Dengan mengangkat tema “Bersama Kita Bangun Batubara Bahagia”, ia menegaskan bahwa memasuki usia 19 tahun, Batubara harus semakin mantap dalam memperkuat arah pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Usai rapat paripurna, Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah dan masyarakat Batubara. Ia mengapresiasi perkembangan berbagai sektor pembangunan yang telah dicapai selama 19 tahun perjalanan kabupaten tersebut. Menurutnya, usia 19 tahun merupakan fase krusial untuk memperkuat kapasitas daerah menuju kemajuan yang lebih luas, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan publik, maupun kesejahteraan masyarakat.

Bupati Asahan juga menekankan bahwa kedekatan wilayah serta kesamaan karakter masyarakat Asahan dan Batubara menjadi modal utama dalam memperkuat sinergi antardaerah. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus menjalin kerja sama strategis guna mendorong peningkatan daya saing kawasan di wilayah pesisir Sumatera Utara.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas perjalanan Kabupaten Batubara selama 19 tahun. Momen tersebut sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dalam mewujudkan Batubara yang lebih maju dan sejahtera. (As)

Skala Kerusakan Meluas, PDIP Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Tetapkan Status Bencana Nasional

0

Tanjungbalai – neracanews.com
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan status bencana nasional atas rangkaian banjir bandang dan longsor yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh dalam beberapa waktu terakhir.

Desakan tersebut disampaikan Edy, Wakil Ketua dan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/12). Ia menilai skala kerusakan dan banyaknya korban yang ditimbulkan sudah berada di luar kapasitas pemerintah daerah maupun provinsi untuk menangani.

“Dampak bencana yang terjadi di Tapteng, Aceh, maupun Sumbar telah merusak fasilitas publik, permukiman warga hingga memutus akses jalan. Kondisi ini memerlukan intervensi penuh dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Edy menambahkan, hingga kini banyak kerusakan belum dapat diperbaiki lantaran minimnya anggaran di tingkat kabupaten dan provinsi. Menurut dia, Tapanuli Tengah menjadi daerah yang paling parah terdampak di Sumatera Utara, sementara Asahan dan beberapa wilayah lain turut mengalami banjir meluas.

“Di Asahan saja, banjir sudah menggenangi sejumlah wilayah termasuk Desa Sei Dua Hulu, yang berbatasan langsung dengan Kota Tanjungbalai,” katanya.

Ia mengkhawatirkan intensitas hujan yang masih tinggi berpotensi memperburuk kondisi, karena Tanjungbalai berada di kawasan hilir dari beberapa aliran sungai di Asahan.

Lebih jauh ia menjelaskan, keterbatasan anggaran daerah saat ini membuat penanganan bencana tidak dapat dilakukan cepat dan maksimal. Situasi ini juga diperparah oleh efisiensi anggaran serta pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

“Jika pemerintah pusat tidak segera mengambil langkah besar, masyarakat berpotensi menghadapi krisis pangan dan krisis ekonomi. Banyak lahan pertanian, peternakan, hingga infrastruktur pendidikan dan kesehatan rusak parah. Korban jiwa juga terus bertambah, dan masih ada yang hilang,” tegasnya.

Edy mengatakan, akses jalan yang rusak berat turut menghambat proses evakuasi, penyaluran bantuan BPBD, maupun distribusi bantuan dari relawan ke daerah-daerah terisolir. Sementara warga sangat membutuhkan pasokan pangan, pakaian, dan obat-obatan.

“Untuk itu, kami meminta pemerintah pusat segera menetapkan bencana yang menimpa Sumut, Sumbar, dan Aceh sebagai Bencana Nasional. Penetapan ini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan cepat, menyeluruh, dan terkoordinasi, ” pungkasnya penuh harapan.

(Ilham)

Lanal TBA Gelar Fun Run 3K–5K Meriahkan HUT Armada RI ke-80 di Kisaran

0

Kisaran, 7 Desember 2025 — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan menyemarakkan Hari Ulang Tahun Armada RI ke-80 dengan menggelar Fest & Fun Run 3K dan 5K di Alun-Alun Kota Kisaran. Ribuan peserta antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup lomba lari, pasar murah, donor darah, bakti sosial, senam bersama, hingga penggalangan dana untuk korban bencana.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH., M.Si., Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M., Dandim 0208/AS Letkol Inf Edy Syahputra, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D.M., serta unsur Forkopimda dari Asahan, Batu Bara, dan Tanjung Balai. Hadir pula ibu-ibu organisasi seperti TP PKK, Persit, dan Jalasenastri, bersama para tamu undangan lainnya.

Peserta Fun Run dilepas dari garis start di Alun-Alun Kisaran dengan kategori 5K Umum Putra/Putri, 5K TNI–Polri, serta 3K Pelajar Putra/Putri. Setelah perlombaan selesai, jajaran Forkopimda melanjutkan kegiatan dengan jalan santai dan meninjau Pasar Murah, layanan Donor Darah, serta pos penggalangan dana untuk membantu korban banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Suasana semakin semarak dengan senam SKJ, hiburan rakyat, serta penyerahan hadiah kepada para juara lomba yang diserahkan langsung oleh Forkopimda Asahan, Bupati Batu Bara, dan Kapolres Tanjung Balai.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, yang menurutnya tidak hanya meningkatkan kebugaran dan kesehatan mental, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan masyarakat. Ia menilai Fun Run 3K dan 5K menjadi wadah positif bagi generasi muda Asahan untuk menumbuhkan minat dan potensi di bidang atletik.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana melalui dukungan moral, material, maupun doa. Momentum HUT Armada RI ke-80, lanjutnya, menjadi pengingat akan semangat Jalesveva Jayamahe — Di Laut Kita Jaya, sebagai wujud komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh antusiasme, menandai tingginya dukungan masyarakat terhadap peringatan bersejarah bagi TNI Angkatan Laut tersebut. (As)

Gubernur Bobby Nasution Estimasi Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Sumut Mencapai Rp 9,98 Triliun

0

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengestimasi kerugian yang diakibatkan banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Sumut mencapai Rp9,98 triliun. Angka tersebut merupakan total kerusakan secara keseluruhan di Sumut.

Hal tersebut diungkapkan Bobby usai rapat terbatas dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring di Posko Tanggap Bencana di Gedung Bakti Kwarda Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Minggu (7/12/2025).

“Kami dari pemprov akan berupaya penuh terus mempercepat penanganan bencana di Provinsi Sumut,” kata Bobby.

Adapun rincian sektor yang mengalami kerugian akibat bencana antara lain, sektor infrastruktur antara lain jalan nasional 23 ruas dan 3 unit jembatan nasional, 25 ruas jalan dan 5 unit jembatan provinsi. Sektor pertanian antara lain 4.359 m saluran irigasi, 26 titik tanggul, 38.878 hektare lahan pertanian, puso 5.750 hektare. Sektor perkebunan 28.328 hektare, peternakan 161.949 ekor.

Di sektor Pendidikan ada kurang lebih 397 sekolah yang terdiri dari SMA, SMK, SLB, SD, dan SMP. Sektor Kesehatan ada 18 unit rumah sakit, 25 unit puskesmas, 19 unit puskesmas pembantu, dan 9 unit polindes.

Sektor perumahan ada kurang lebih 99.169 unit rumah yang terkena dampak. Rumah ibadah juga terkena dampak. Ada kurang lebih 131 rumah ibadah yang terkena dampak.

Diketahui ada 420.631 KK dan 1.578.014 jiwa terdampak bencana. Pengungsi mencapai 10.902 KK dan 45.032 jiwa. Jumlah korban meninggal dunia mencapai 330 jiwa, 650 jiwa luka luka, dan masih hilang 136 jiwa.

“Pencarian yang pasti kita lakukan selalu, kita update masih ada korban-korban hilang nanti kita akan upayakan akses-aksesnya,” ujar Bobby.

Saat ini masih ada 13 kecamatan yang masih terisolir. Meski begitu, distribusi bantuan logistik dipastikan aman meski tidak melalui jalur darat.

“Ada 13 kecamatan yang masih terisolir, secara distribusi bantuan semua sudah terjangkau semua bantuan, yang terisolir itu akses darat” kata Bobby.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasinya pada seluruh pihak mulai dari Gubernur, Bupati, Walikota, dan pihak terkait yang telah bekerja sama menangani bencana yang melanda. Dengan kekompakan, musibah mampu dihadapi.

“Jadi saya sampaikan terima kasih, semuanya bekerja keras, ini memang satu tantangan bagi kita, tapi ini juga menguji kita dan kita melihat bahwa kita punya kekuatan yang ada pada kita, pengalaman kita pernah mengalami peristiwa musibah besar, tapi dengan kerjasama, dengan kekompakan kita mampu menghadapinya dan kita buktikan kita kerja tanpa lelah,” kata Presiden.