Beranda blog Halaman 22

Pemkab Asahan Paparkan Mekanisme BLTS kepada Perwakilan Kepala Dusun

0

Asahan, Kisaran — 4 Desember 2025. Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan bersama perwakilan kepala dusun dari seluruh wilayah kabupaten untuk memberikan penjelasan komprehensif mengenai mekanisme Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS). Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan dan turut dihadiri Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta sejumlah OPD terkait.

Pertemuan ini digagas untuk menyatukan pemahaman aparatur desa mengenai tahapan pelaksanaan BLTS, mulai dari proses pengusulan, verifikasi, hingga penetapan akhir data penerima. Pemkab Asahan menegaskan bahwa akurasi data merupakan unsur krusial agar bantuan dapat mencapai warga yang benar-benar berhak.

Dalam diskusi, Aparatur Pemerintah Desa menyampaikan berbagai keluhan masyarakat mengenai ketidaktepatan data penerima bantuan. Menanggapi hal tersebut, pemerintah kabupaten menekankan pentingnya pemahaman terhadap alur penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial—baik yang disalurkan melalui pemerintah provinsi maupun kabupaten—agar tidak terjadi miskomunikasi di tingkat masyarakat.

Pemkab Asahan juga meminta para kepala dusun dan operator data desa untuk terus memperbarui data secara cepat, transparan, dan responsif. Upaya pemutakhiran ini akan didukung oleh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta pemanfaatan Data Terpadu Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai referensi utama dalam penyusunan daftar penerima bantuan.

Dengan integrasi antara data desa, hasil sensus nasional, dan DTSEN, Pemerintah Kabupaten Asahan optimistis program BLTS maupun bantuan sosial lainnya dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. (As)

Pemkab Asahan Tingkatkan Kapasitas Pengurus Masjid Lewat Pelatihan Manajemen dan Penguatan Iman

0

Kisaran, 4 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Pelatihan Manajemen Masjid dan Peningkatan Iman dan Taqwa di Aula Melati Kantor Bupati Asahan sebagai upaya memperkuat kapasitas para pengurus masjid dalam pengelolaan dan pemberdayaan rumah ibadah di tingkat kecamatan hingga desa. Kegiatan ini menghadirkan 300 Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) dari seluruh wilayah Asahan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Asahan dan diikuti oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, serta Kabag Kesra Setdakab Asahan. Para peserta menerima materi tentang tata kelola masjid, penguatan struktur kenaziran, strategi memakmurkan masjid, serta metode pembinaan jamaah agar program keagamaan berlangsung lebih terarah.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., dalam sambutannya menekankan bahwa masjid memiliki peran yang jauh lebih luas dari sekadar tempat beribadah. Masjid harus menjadi pusat pendidikan, pembinaan umat, dan penguatan nilai sosial di tengah masyarakat. Ia mengajak para pengurus BKM untuk bekerja secara kompak, profesional, dan adaptif dalam menghidupkan kegiatan keagamaan, termasuk pemberdayaan remaja masjid serta menciptakan suasana masjid yang nyaman, rapi, dan penuh keberkahan.

Menurutnya, kualitas pengelolaan masjid sangat menentukan keberhasilan program pembinaan umat di daerah. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas para pengurus, sehingga masjid dapat menjalankan fungsinya secara optimal dan berkelanjutan.

Pemkab Asahan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pemakmuran masjid, mulai dari aspek pembinaan hingga penguatan kesejahteraan pengurus sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya ini menjadi bagian dari visi mewujudkan Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan melalui pemberdayaan rumah ibadah sebagai pusat harmonisasi dan pembangunan spiritual masyarakat. (As)

Pemkab Asahan Dorong Gotong Royong Massal di Kawasan Rawan Genangan

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menggelar aksi gotong royong massal untuk membersihkan saluran drainase di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Sei Renggas. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengurangi genangan air serta memastikan gorong-gorong tetap berfungsi maksimal terutama saat curah hujan tinggi, (4/12/2025).

Aksi pembersihan tersebut dilakukan karena gorong-gorong di area setempat dipenuhi enceng gondok serta rumput liar yang menghambat aliran air. Kondisi ini memicu luapan ke badan jalan dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Camat Kota Kisaran Barat bersama para lurah, kepala lingkungan, petugas kebersihan, dan warga turun langsung membersihkan saluran hingga kembali lancar.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., turut hadir memimpin gotong royong sekaligus memberikan arahan kepada jajaran dan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya pemeliharaan drainase secara rutin untuk meminimalkan risiko banjir lokal. Menurutnya, kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.

“Menjaga parit dan saluran air adalah bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang bersih dan bebas sumbatan,” ujarnya.

Pemkab Asahan berharap kegiatan gotong royong seperti ini dapat menjadi budaya kolektif yang terus dijaga di setiap lingkungan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan warga, titik-titik rawan genangan dapat ditangani lebih cepat sehingga Kota Kisaran semakin aman, nyaman, dan layak huni bagi seluruh masyarakat. (As)

Perayaan Natal Oikumene Asahan 2025 Penuh Sukacita dan Pererat Kerukunan Antarumat

0

Asahan, 03 Desember 2025 – Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Asahan Tahun 2025 berlangsung hangat, penuh sukacita, dan sarat nilai kebersamaan di Gedung Serbaguna (GOR) Kabupaten Asahan. Ribuan umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja hadir memenuhi gedung, ikut merayakan momen iman yang dihadiri oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane, MKM, jajaran Forkopimda, para tokoh agama, pendeta, dan pimpinan OPD.

Acara ini menjadi wadah persekutuan lintas denominasi, sekaligus sarana mempererat hubungan antarjemaat dalam semangat Oikumene. Suasana khidmat tampak sepanjang rangkaian ibadah yang dipadukan dengan pujian penyembahan, lantunan paduan suara, liturgi, serta persembahan lagu rohani dari berbagai gereja. Keterlibatan aktif panitia bersama komunitas gereja membuat perayaan tahun ini terasa lebih kolaboratif dan penuh kekeluargaan.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan berharap momen Natal mampu menumbuhkan damai dan keteduhan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, memperkuat saling pengertian, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun Kabupaten Asahan. Sementara itu, Ketua DPRD Asahan menekankan pentingnya menghadirkan nilai kasih dan kepedulian dalam kehidupan sosial, sehingga semangat Natal dapat menjadi sumber energi positif bagi terciptanya masyarakat yang harmonis.

Perayaan ditutup dengan prosesi penyalaan lilin dan doa bersama sebagai simbol menghadirkan terang dan harapan bagi kehidupan bermasyarakat. Momen tersebut kembali menegaskan pentingnya toleransi dan persaudaraan sebagai fondasi masyarakat yang inklusif dan beradab.

Semangat kebersamaan yang tercipta melalui Perayaan Natal Oikumene 2025 menjadi modal sosial yang berharga bagi Kabupaten Asahan dalam melanjutkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. (As)

Bupati Asahan Terima Audiensi BWI, Dorong Penguatan Tata Kelola Wakaf di Daerah

0

Asahan, 03 Desember 2025 — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. menerima jajaran Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Asahan dalam sebuah audiensi di ruang kerjanya. Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk membahas arah penguatan tata kelola perwakafan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hadir mendampingi Bupati, Asisten Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Kominfo, Kabag Kesra, serta para pengurus BWI Kabupaten Asahan.

Ketua BWI Kabupaten Asahan, Dr. H. Faisal Sadat S. Harahap, S.Ag., dalam paparannya menyampaikan struktur kepengurusan BWI untuk sisa masa jabatan 2024–2026. Ia juga membeberkan potensi wakaf di Kabupaten Asahan yang mencapai 1.126 persil tanah, dengan rincian 984 persil telah memiliki Akta Ikrar Wakaf (AIW) dan 142 persil lainnya masih belum bersertifikat. Selain itu, BWI mengajukan dukungan fasilitas sekretariat guna memperkuat kinerja dan layanan lembaga ke depan.

BWI Asahan turut mengemukakan peluang pengembangan wakaf produktif yang saat ini mulai digiatkan. Beberapa program yang direncanakan antara lain pengembangan WakafMart serta pelaksanaan program Wakaf Uang Tunai Ramadan 1447 H/2026. Upaya ini diharapkan menjadi motor penguatan ekonomi umat melalui model wakaf yang lebih modern dan berkelanjutan.

Bupati Asahan dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan BWI untuk memperkuat ekosistem wakaf. Dukungan itu meliputi peningkatan kapasitas nazhir, pembaruan data aset wakaf, hingga mendorong implementasi program-program wakaf produktif yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan BWI, Bupati berharap gerakan wakaf di Kabupaten Asahan semakin berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pembinaan IVA Test Perkuat Upaya Deteksi Dini Kanker Serviks di Kecamatan Aek Songsongan

0

Aek Songsongan — Upaya memperkuat layanan deteksi dini kanker serviks di Kecamatan Aek Songsongan semakin dimantapkan melalui kegiatan pembinaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) di Puskesmas Aek Songsongan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik Z.A., bersama Staf Ahli PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juni Rianto, sebagai tindak lanjut dari evaluasi Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK.

Kehadiran pimpinan TP PKK tersebut menjadi penegasan bahwa prestasi Aek Songsongan sebagai Juara Pertama IVA Test Tingkat Provinsi Sumatera Utara bukan sekadar kemenangan lomba, melainkan cerminan keberhasilan pelayanan deteksi dini yang sudah berjalan dengan baik di masyarakat.

Camat Aek Songsongan dan Kepala UPTD Puskesmas menyampaikan bahwa kolaborasi kuat antara kader PKK, tenaga kesehatan, serta dukungan pemerintah kecamatan selama ini telah membentuk standar pelayanan yang bisa dijadikan rujukan bagi wilayah lain. Raihan Puskesmas Aek Songsongan sebagai Juara Umum Jambore Puskesmas Nasional turut menguatkan bahwa konsistensi koordinasi menjadi fondasi utama dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan, khususnya deteksi dini kanker serviks.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan menegaskan bahwa kegiatan IVA Test harus dilakukan secara berkesinambungan dan tidak berhenti pada kepentingan perlombaan. Ia menyoroti pentingnya edukasi yang berkelanjutan, peningkatan cakupan pemeriksaan, serta penguatan kapasitas kader sebagai bagian dari rutinitas pelayanan kesehatan bagi perempuan usia berisiko.

Sebagai langkah penguatan program, apresiasi diberikan kepada berbagai pihak yang berkontribusi, termasuk tenaga kesehatan dan kader inovatif seperti Perjaka Aktif serta Yel-yel Perawan Agresif yang selama ini mendukung perluasan jangkauan layanan. Mereka diharapkan terus menjadi penggerak di lapangan agar deteksi dini kanker serviks dapat diakses lebih luas, lebih cepat, dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan perempuan di Kecamatan Aek Songsongan.

Dengan sinergi yang konsisten, Kecamatan Aek Songsongan diharapkan tetap menjadi contoh keberhasilan program deteksi dini kanker serviks di Kabupaten Asahan. (As)

Bupati Asahan Terima Audiensi BWI, Dorong Penguatan Tata Kelola Wakaf di Daerah

0

Asahan, 03 Desember 2025 — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. menerima jajaran Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Asahan dalam sebuah audiensi di ruang kerjanya. Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk membahas arah penguatan tata kelola perwakafan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hadir mendampingi Bupati, Asisten Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Kominfo, Kabag Kesra, serta para pengurus BWI Kabupaten Asahan.

Ketua BWI Kabupaten Asahan, Dr. H. Faisal Sadat S. Harahap, S.Ag., dalam paparannya menyampaikan struktur kepengurusan BWI untuk sisa masa jabatan 2024–2026. Ia juga membeberkan potensi wakaf di Kabupaten Asahan yang mencapai 1.126 persil tanah, dengan rincian 984 persil telah memiliki Akta Ikrar Wakaf (AIW) dan 142 persil lainnya masih belum bersertifikat. Selain itu, BWI mengajukan dukungan fasilitas sekretariat guna memperkuat kinerja dan layanan lembaga ke depan.

BWI Asahan turut mengemukakan peluang pengembangan wakaf produktif yang saat ini mulai digiatkan. Beberapa program yang direncanakan antara lain pengembangan WakafMart serta pelaksanaan program Wakaf Uang Tunai Ramadan 1447 H/2026. Upaya ini diharapkan menjadi motor penguatan ekonomi umat melalui model wakaf yang lebih modern dan berkelanjutan.

Bupati Asahan dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan BWI untuk memperkuat ekosistem wakaf. Dukungan itu meliputi peningkatan kapasitas nazhir, pembaruan data aset wakaf, hingga mendorong implementasi program-program wakaf produktif yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan BWI, Bupati berharap gerakan wakaf di Kabupaten Asahan semakin berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. (As)

Hari Guru Nasional 2025, Bupati Asahan Tegaskan Peran Strategis Guru sebagai Pondasi Generasi Emas

0

Kisaran (2/12/2025) — Peringatan Hari Guru Nasional yang dirangkai dengan HUT PGRI ke-80 di Lapangan PTPN IV Kebun Sei Dadap berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju – Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas,” kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali posisi guru sebagai aktor utama dalam transformasi pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam amanatnya, Bupati Asahan menekankan bahwa tema peringatan bukan hanya slogan seremonial, melainkan cerminan komitmen pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan melalui penguatan profesi guru. Ia menyebut guru sebagai pondasi yang membentuk karakter, kecerdasan, dan daya pikir kritis generasi masa depan. “Guru adalah pilar utama peradaban. Di tangan para pendidiklah lahir generasi yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Bupati.

Upacara turut dihadiri Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, unsur Kejaksaan Negeri Asahan, Dandim 0208 Asahan, Polres Asahan, Pengadilan Negeri Kisaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta jajaran, Pengurus Dharma Wanita Persatuan, PLT Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Ketua PGRI Kabupaten Asahan, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Asahan, serta ribuan guru dari berbagai kecamatan. Abednego H. Sinambela, S.Pd., dari UPTD SDN 010093 Selawan dipercaya sebagai pemimpin upacara.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Asahan membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang menyoroti tiga fokus utama kebijakan pendidikan: peningkatan kompetensi guru, penguatan perlindungan profesi, dan pengurangan beban administratif. Pemerintah menyiapkan berbagai program pengembangan seperti perluasan beasiswa RPL, studi lanjut, serta peningkatan kualitas pelatihan PPG, kepemimpinan sekolah, dan penguasaan teknologi digital, termasuk coding dan kecerdasan artifisial. Selain itu, kerja sama antara Kemendikdasmen dan Kepolisian RI ditegaskan untuk memperkuat perlindungan hukum bagi guru melalui pendekatan restorative justice, sehingga pendidik dapat menjalankan tugas secara aman, fokus, dan profesional.

Rangkaian upacara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, dan doa untuk para pahlawan pendidikan yang telah wafat. Suasana semakin meriah dengan atribut profesi yang dikenakan para guru sebagai wujud kebanggaan dan dedikasi terhadap dunia pendidikan. Pada momentum tersebut, PGRI Kabupaten Asahan juga menginisiasi aksi solidaritas berupa penggalangan donasi untuk warga terdampak banjir di Sumatera Utara, yang mendapatkan respons positif dari seluruh peserta.

Mengakhiri amanatnya, Bupati Asahan mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan kualitas pendidikan di daerah. “Guru yang kuat akan melahirkan generasi emas yang hebat. Mari kita jaga martabat guru dan kita dukung perjuangan mereka demi masa depan bangsa,” tutupnya (As)

Pemkab Asahan Siap Terkoneksi ke DTSEN, Perkuat Akurasi Data Bansos dan Perencanaan Pembangunan

0

Asahan — Pemerintah Kabupaten Asahan semakin memantapkan langkah dalam penguatan tata kelola data daerah melalui pelaksanaan Rapat Forum Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Asahan. Rapat yang berlangsung di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan pada Selasa (02/12) tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., dan dihadiri Kepala BPS Asahan selaku Pembina Data, para Asisten Setdakab, pimpinan OPD penghasil data, pengelola data sektoral, serta unsur instansi terkait lainnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan merupakan kebutuhan fundamental dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
“Implementasi Satu Data Indonesia bukan sekadar amanah regulasi, tetapi merupakan tuntutan agar kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Percepatan penyempurnaan data sektoral menjadi prioritas agar Asahan siap terhubung dengan Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN),” ujar Rianto.

Rapat tersebut juga menghadirkan paparan dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat melalui Bappenas membuka peluang bagi seluruh daerah untuk mendapatkan akses DTSEN, asalkan tata kelola data daerah telah memenuhi standar SDI. Akses tersebut akan menjadi instrumen strategis dalam integrasi data sektoral, sehingga proses verifikasi, pemutakhiran, dan pemanfaatan data untuk perencanaan pembangunan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
“Ketika tata kelola data daerah telah memenuhi standar nasional, Bappenas dapat memberikan persetujuan akses DTSEN. Ini akan memperkuat kualitas data sosial dan ekonomi, sehingga penentuan sasaran program pembangunan bisa lebih tepat,” jelas Kadis Kominfo.

Pemkab Asahan melalui forum ini menegaskan komitmennya untuk mempercepat konsolidasi data sektoral sebagai langkah penting memperoleh persetujuan akses DTSEN. Jika akses tersebut telah diberikan, validasi penerima bantuan sosial serta program perlindungan sosial lainnya dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat, sehingga potensi kesalahan sasaran dapat diminimalkan.

Langkah ini diharapkan mampu memperkukuh pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berbasis data terpercaya, sekaligus mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Asahan. (As)

Forkopimda Asahan Ikuti Rakor Nasional Antisipasi Nataru, Pemkab Siap Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

0

Kisaran (01/12/2025) — Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakor) secara virtual yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian. Kegiatan yang berlangsung di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan ini turut dihadiri Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Asahan, Kapolres Asahan, Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Dandim 0208/Asahan, para Kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Asahan, serta Bulog Cabang Asahan.

Rakor tersebut digelar sebagai upaya pemerintah pusat dan daerah dalam mengantisipasi dinamika menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), terutama terkait potensi meningkatnya mobilitas masyarakat dan risiko bencana hidrometeorologi.

Dalam paparannya, Mendagri menyampaikan bahwa periode Nataru biasanya memicu lonjakan aktivitas publik pada pusat perbelanjaan, sektor pariwisata, kuliner, serta berbagai moda transportasi. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi stabilitas harga bahan pokok, ketersediaan logistik, keselamatan transportasi, hingga menimbulkan kerawanan lalu lintas dan potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, gelombang tinggi, dan cuaca ekstrem. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta memperkuat koordinasi lintas sektor agar pelayanan dan pengamanan selama Nataru dapat berjalan maksimal.

Rakor nasional ini turut diikuti oleh sejumlah kementerian dan lembaga strategis, di antaranya Kemenko Polhukam, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, BIN, BMKG, Basarnas, Bapanas, Satgas Pangan Polri, hingga Kejaksaan Agung. Seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota serentak mengikuti Rakor melalui Zoom Meeting, sesuai arahan terkait penggunaan PDH Khaki dan tanda pangkat jabatan.

Usai Rakor, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjuti seluruh instruksi yang disampaikan pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi, peningkatan kewaspadaan terhadap bencana alam, serta penguatan pengawasan lapangan guna memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama libur Nataru.

“Kami siap menjalankan arahan pusat dan memastikan situasi di Kabupaten Asahan tetap kondusif sepanjang perayaan Natal dan Tahun Baru,” tegas Bupati.

Dengan dukungan penuh Forkopimda, Pemkab Asahan menargetkan peningkatan mitigasi risiko, stabilitas harga kebutuhan pokok, kelancaran transportasi, serta kesiapan petugas di lapangan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (As)