Tersangka SS Saat Diamankan Polisi Dari Sebuah Homestay di Jalan Albertus Sibolga
Sibolga – Polisi mengamankan dua orang perempuan terkait tindak pidana perdagangan orang (Human Trafficking) di sebuah Homestay di Jalan Albertus, Kota Sibolga, Senin (03/04/2023) malam.
“Dua orang perempuan yang diamankan yaitu SS alias L (20) tinggal di Kecamatan Sarudik, Tapteng. Kemudian YM alias Y (16) warga Kota Sibolga,” kata Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja melalui Kasat Reskrim, Iptu Donny Pance Simatupang.
Dari hasil penyelidikan, diketahui SS berperan sebagai Mucikari dan YM sebagai korban.
Polisi kemudian berhasil menyita barang bukti berupa satu unit handphone merk Vivo Y15s, uang tunai sebesar Rp 600.000, dan 36 buah screenshoot percakapan.
“Kedua tersangka telah melanggar pasal 2, pasal 10 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan pasal 296 KUHPidana,” jelasnya. (Syaiful)
Medan – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, persis di persimpangan lampu merah. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (4/4/2023) sekira pukul 23.30 WIB.
Kecelakaan itu melibatkan satu unit mobil Honda Brio warna merah BK 1366 TAG dengan sepeda motor. Kejadian ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Kedua korban meninggal yang merupakan pengendara motor KLX adalah Fidho Ramadhan (19) dan Rafa Aditya (14), warga Jalan Airlangga Ujung Medan.
Sedangkan seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy bernama Andi Kurniawan (24) mengalami luka-luka di punggung, kaki kanan dan lecet di tangan sebelah kanan.
Sementara pengendara mobil yang menabrak sepeda motor bernama Maulana Muhammad Siregar (19) tidak mengalami luka-luka.
Mobil Brio Merah BK 1366 TAG ini datang dari arah Jalan Diponegoro menuju Jalan Pengadilan,” kata Ginanjar, Rabu (5/4/2023).
Ia menjelaskan, kemudian pengendara sepeda motor KLX datang dari arah Jalan Imam Bonjol menuju Jalan KH Zainul Arifin.
“Lalu saat berada di persimpangan empat, mobil itu menabrak samping kiri motor Scoopy dan KLX itu,” sebutnya.
Ginanjar menambahkan, setelah ditabrak itu kedua sepeda motor yang saling berboncengan ini pun terpental hingga terjatuh.
Ia juga menjelaskan kondisi para korban setelah ditabrak oleh mobil maut tersebut, untuk korban Ridho yang merupakan seorang pelajar, mengalami luka dibagian wajah dan kaki.
“Akibat dari kejadian tersebut pengendara motor KLX dan penumpangnya meninggal dunia di rumah sakit,” jelas Ginanjar.
Pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Pihak Keluarga Bripka Arfan Saragih Saat Berada di Mako Polda Sumut.
Medan – Polda Sumatera Utara (Sumut) telah selesai melaksanakan gelar perkara ulang penyelidikan terhadap kasus kematian Polisi di Samosir, Bripka Arfan Saragih (AS).
Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengatakan dalam pelaksanaan gelar perkara kasus kematian Bripka Arfan Saragih melibatkan tim forensik, psikologi, ahli pidana, toksiologi, IT, serta keluarga Bripka Arfan.
“Malam ini saya menyampaikan hasil progres perkembangan penyelidikan kematian Bripka Arfan Saragih yang menjadi komplain pihak keluarga,” katanya, Selasa (4/4/2023) malam.
Panca mengungkapkan, pada 24 Maret 2023 lalu mendapat pengaduan dan keluhan dari istri almarhum Bripka Arfan Saragih serta mempertanyakan hasil konferensi pers dari Polres Samosir atas meninggalnya personel Satlantas Polres Samosir yang dinilai janggal.
“Karena pihak keluarga menilai kematian Bripka AS ada yang janggal, saya pun mengundang dan bertemu dengan istri serta kuasa hukum almarhum untuk mendengar langsung keluhan lalu menarik kasus kematian yang ditangani Polres Samosir ke Polda Sumut,” ungkapnya.
Panca menuturkan, ada empat pengaduan serta keluhan yang disampaikan keluarga Bripka Arfan Saragih yakni penemuan jenazah pada 6 Februari 2023 di Desa Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
Kemudian, laporan Jenni selaku istri Bripka jenni istri ke Mapolda Sumut dugaan pembunuhan serta adanya pengaduan masyarakat tentang penggelapan uang pajak kendaraan.
“Selama 10 hari melakukan penyelidikan serta menggelar pra rekonstruksi dengan melibatkan Direktorat Reskrimum, Ditreskrimsus, Bid Propam dan Inspektorat Polda Sumut, telah disimpulkan penyebab kematian Bripka AS,” tuturnya.
Untuk penyebab kematian Bripka AS, Kapoldasu menerangkan Bripka AS mati lemas akibat masuk racun sianida melalui saluran makan hingga lambung lalu ke saluran nafas disertai adanya pendarahan pada rongga kepala akibat trauma tumpul (benturan di kepala).
Pihak Keluarga Bripka Arfan Saragih Saat Berada di Mako Polda Sumut.
“Maksud dari benturan di kepala ini oleh para ahli mengungkap benturan yang terjadi karena kepala mendekati objek dan tidak ada luka pada bagian kulit,” terangnya tidak ada tanda-tanda kekerasan yang disengaja terkait kematian Bripka AS serta tidak ditemukannya tanda-tanda paksaan masuknya racun sianida ke tubuh korban.
“Tim penyelidik yang dibentuk juga menemukan fakta bahwa Bripka AS sebelum meninggal dunia telah memesan racun sianida melalui online. Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan handphone milik almarhum,” ujar Panca.
Jenderal bintang dua itu menuturkan bahwa berdasarkan fakta-fakta serta keterangan para ahli forensik, psikologi dan tiksiologi menyimpulkan Bripka AS bunuh diri karena faktor permasalahan dugaan kasus penggelapan uang para wajib pajak di Kabupaten Samosir yang dialami.
“Untuk menguatkan kematian Bripka AS karena diduga terlibat kasus penggelapan uang pajak, tim penyelidik telah memeriksa sebanyak ratusan para wajib pajak kendaraan bermotor yang menjadi korban, 99 saksi dari Polri dan masyarakat serta melakukan olah TKP serta pra rekonstruksi sebanyak 41 adegan,” tuturnya.
Panca menambahkan, tim penyelidik juga menemukan bukti pada Tanggal 3 Februari 2023 korban mencari situs-situs cara bunuh diri melalui handphone. Serta ketika digelar pra rekonstruksi ada saksi yang melihat sepeda motor korban berada di TKP Desa Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
“Sehingga dengan digelarnya kasus ini melibatkan para ahli disimpulkan kematian Bripka AS karena bunuh diri dan tidak ada tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya
DAIRI – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Dairi untuk segera menghimpun data di OPD masing-masing dan mengirimkan data tersebut ke portal satu data Kabupaten Dairi yang dapat diakses melalui website : data.dairikab.go.id.
Hal ini disampaikan Eddy Berutu saat rapat koordinasi implementasi pengelolaan Satu Data Indonesia dan Statistik Sektoral serta Persandian Pemerintah Kabupaten Dairi, dan fungsi desiminasi informasi Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Radio Publik Dairi 101.6 FM yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Dairi, Selasa (4 /4/2023) di ruang rapat Bupati Dairi.
Dalam kesempatan tersebut, Eddy Berutu menyampaikan menyampaikan data yang sangat dibutuhkan untuk satu data Indonesia di Kabupaten Dairi yang berfungsi Sebagai dasar perencanaan, sebagai bahan untuk mengambil keputusan atau kebijakan, sebagai pedoman untuk melaksanakan suatu kegiatan dan sebagai bahan evaluasi dalam menganalisis suatu masalah.
“Saya meminta seluruh OPD yang belum supaya segera mengirimkan data ke portal yang sudah disediakan. Karena data ini akan dapat berfungsi dengan baik, apabila data tersebut diproduksi dan dikelola dengan baik oleh produsen. Data dalam hal ini adalah OPD yang ada di lingkungan Pemkab Dairi,” ujarnya.
Ditambahkannya, terkait dengan Satu Data Indonesia dan Statistik Sektoral, telah ditetapkan Peraturan Bupati Dairi Nomor 38 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Kabupaten Dairi, yang mana portal satu data Kabupaten Dairi dapat diakses melalui website: data.dairikab.go.id.
“Setelah diaktifkan dan dikembangkan awal tahun 2023 portal satu data Dairi telah hadir dalam bentuk aplikasi I-SADARI (Aplikasi Satu Data Dairi) pada android di playstore dan sejak 14 Februari 2023, para pengelola data telah menghimpun dan mengupdate data masing-masing OPD sebanyak 22 dan 4 yang belum mempublikasikan data open data pemerintah Kabupaten Dairi,” ujarnya.
Selanjutnya, Kadis Kominfo Dairi, Anggara Sinurat mengatakan selain urusan statistik yang berkaitan erat dengan data. Persandian juga merupakan hal yang tidak kalah penting, dan kedua hal tersebut menjadi indikator kinerja utama yang selama ini kurang mendapat perhatian.
“Persandian merupakan kegiatan pengamanan informasi yang menerapkan konsep, teori dan seni dari ilmu kriptografi secara sistematis, metodologis dan konsisten serta terikat pada etika profesi sandi. Dalam hal ini dikoordinasikan oleh badan sandi negara. Salah satunya adalah penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang telah digunakan oleh Bupati Dairi, Sekretaris Daerah, 18 pimpinan OPD, 5 camat, 2 sekretaris kecamatan, 1 kabid (komifo sebagai admin) 1 sekretaris (kominfo), dan 15 kepala desa. selebihnya masih dalam proses/tahapan pengurusan,” katanya.
Dikatakannya, selain Statistik dan Persantian, ada juga hal yang tidak kalah penting yaitu Radio Publik Dairi (RPD) 101.6 FM, yang digunakan sebagai sarana yang vital untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, memerlukan materi atau data yang akurat, narasumber yang tepat. oleh sebab itu diperlukan keterlibatan OPD dan masyarakat sebagai narasumber yang tepat. Terlebih mengingat daerah kita merupakan daerah rawan bencana dimana Radio menjadi sarana komunikasi dalam penanganan tanggap darurat kebencanaan.
“Hal ini dapat tercapai apabila seluruh perangkat daerah berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Dari kita oleh kita dan untuk kita. Apabila satu OPD saja tidak terlibat akan mengakibatkan hasil yang tidak maksimal,” ucapnya. (Nid)
DAIRI– Mewarnai rangkaian kegiatan operasi pasar murah di Kecamatan Tanah Pinem, Dinas Pemberberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) memberikan layanan Keluarga Berencana (KB) bertempat di Kantor Camat Tanah Pinem, Desa Kuta Buluh Kecamatan Tanah Pinem, Senin (3/4/2023).
Layanan yang diberikan adalah pemasangan implan dan konseling program KB.
Kepala Dinas melalui Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahahan dan Kesejahteraan Keluarga DP3AP2KB Anita Tumanggor, menyampaikan program ini bertujuan untuk menjaga jarak kelahiran anak. Manfaatnya adalah ibu dan anak dapat terhindar dari berbagai penyakit, serta menjaga kondisi fisik dan psikis orang tua.
“Kalau jarak kelahiran sudah diatur, maka ibu dan anak akan sehat, juga dapat menghindari anak dari kondisi stunting,” ujar Anita.
Lebih lanjut, Anita menyampaikan kesadaran masyarakat di Kecamatan Tanah Pinem tentang program KB sudah sangat baik dan patut diapresiasi.
“Pasien yang datang hari ini pun, anaknya masih 1 atau 2. Jika kesadaran masyarakat tentang KB sudah baik, maka dapat tercipta anak-anak yang sehat” ujar Anita.
Salah seorang masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan gratis, Adelina Togatorop menyampaikan alasan mengikuti program KB adalah untuk penjarangan kelahiran.
“Anak saya sudah dua, jadi sudah cukup. Makanya saya pasang implan. Jadikan mewujudkan tujuan pemerintah juga, dua anak lebih baik” kata Adelina.
Adelina juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Dairi melalui dinas kesehatan, puskesmas, dan bidan desa.
“Pelayanan seperti ini diadakan setiap bulan, gratis tidak perlu bayar apa-apa. Petugasnya juga baik, ramah, dan mengedukasi,” terimakasih pak bupati telah datang ke tempat kami ujar Adelina. (Nid)
Suka Makmue – Neraca News | Sekolah mulai aktif sejak Senin 03 April 2023 baik tingkat SD, SMP maupun tingkat SMA se- kabupaten Nagan Raya, Aceh Selasa 04 April 2023.
Menurut kepala sekolah SD Negeri Tripa Atas kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Mar Ali, S. Pd mengatakan bahwa kehadiran para siswa tidak seperti hari biasa, terkadang anak – anak dalam keadaan puasa dan mungkin habis sahur mereka tidur lagi sehingga terlambat bangun tidur, dan itu kita maklumi di bulan suci Ramadhan, namun kalau para guru hadir semua terkecuali dalam keadaan sakit,” Kata Mar Ali.
Lebih lanjut dia mengatakan jangankan SD, SMP tingkat SMA pun kehadirannya juga sama seperti itu, kalau ditanya masalah kurikulum tidak berubah sama seperti hari biasa, yang ada adalah hanya pengurangan jam proses belajar mengajar, dan itu sesuai dengan surat Edaran Bupati melalui dinas terkait tertanggal 20 Maret 2023 tersebut,” Jelasnya
Hasil pantauan Neraca News dilapangan bahwa kehadiran para siswa- siswi untuk mengikuti proses belajar mengajar itu hanya mencapai 45 % bahkan ada sekolah yang sama sekali siswanya tidak hadir walaupun demikian para guru hadir semua terkecuali dalam keadaan sakit atau sedang melahirkan. (Ainon)
Binjai – Kodim 0203/Lkt gelar upacara bendera rutin mingguan dilanjutkan dengan upacara kenaikan pangkat periode 1 April 2023 yang diikuti oleh Kasdim 0203/Lkt, Para Perwira Staf, Para Danramil, Bintara, Tamtama dan segenap ASN Kodim 0203/Lkt bertempat di Aula Makodim 0203/Lkt Jln. Jendral Sudirman No. 100 Kel. Kartini Binjai, Senin (3/4/23) pagi.
Dalam amanatnya, Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Muhammad Eko Prasetyo, menyampaikan kenaikan pangkat bukan hanya sekedar seremonial semata namun pada hakikatnya adalah suatu bentuk penghargaan, sekaligus penghormatan atas prestasi dan dedikasi yang telah para anggota tunjukkan dalam melaksanakan tugas terbaik. untuk itu hendaknya dimaknai dengan penuh rasa syukur dan senantiasa memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, tuturnya.
Lanjutnya, kebanggaan kepada satuan perlu selalu ditanamkan sebagai wujud syukur dari kenaikan pangkat yang telah diberikan, semakin tinggi pangkat yang disandang maka semakin besar pula tugas dan tanggung jawab yang diemban. Untuk itu para anggota dituntut selalu meningkatkan kemampuan dan keahlian sesuai bidangnya agar dapat memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta dibutuhkan oleh bangsa dan negara.
Saya selaku pribadi dan mewakili seluruh anggota Kodim 0203/Lkt mengucapkan selamat bagi 1 orang Perwira, 26 orang Bintara, dan 1 orang Tamtama yang naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya semoga dengan kenaikan pangkat ini para anggota sekalian dapat mensyukurinya sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, pungkas Dandim. (Surya Turnip)
INDRAMAYU — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Indramayu melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka sosialisasi program kerja Dikbud Kabupaten Indramayu tahun 2023 terkait pungutan liar (pungli) oleh Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Indramayu, Senin (03/04/2023).
Bertempat di Aula SMP Negeri Unggulan, rapat tersebut dihadiri oleh Plt Kepala Dikbud Kabupaten Indramayu, Iin Indrayati yang diwakili oleh Kepala Bidang Sekolah Dasar Dikbud Kabupaten Indramayu, Baman, serta Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dikbud Kabupaten Indramayu, Mardono.
Dalam sambutannya Baman menyampaikan kepada para kepala sekolah yang hadir untuk mengikuti kegiatan rapat dengan saksama, dikarenakan rapat tersebut bertujuan untuk meluruskan serta mencegah pungli dalam dunia pendidikan.
“Saya mohon, untuk bapak dan ibu kepala sekolah, untuk dapat mengikuti dengan seksama, apa yang disampaikan oleh narasumber terkait Pungli ini” Ujarnya.
Selain itu, hadir pula Kepala Posko Satgas Saber Pungli Kabupaten Indramayu, Iptu Nandang Supriatna beserta anggota Satgas Saber Pungli, KBO Sat Intelkam Polres Indramayu, Iptu Agus Suwartono dan Tarwin dari Inspektorat Indramayu.
Iptu Nandang Supriatna, dalam sambutannya menyampaikan pembentukan Saber Pungli tersebut atas dasar Peraturan Presiden RI nomor 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar yang di mana peraturan tersebut harus ditaati dan dilaksanakan.
“Semua kegiatan yang berkaitan dengan masalah semuanya diatur oleh undang-undang, untuk itu aturan tersebut harus dipatuhi, salah satunya yaitu menurut Perpres mengenai pembentukan saber pungli” Katanya.
Rapat yang diikuti oleh para kepala sekolah TK, SD dan SMP dari Kecamatan Indramayu, Sindang, Balongan dan Pasekan tersebut, sekaligus melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas yang bertujuan untuk bersinergi dalam mendukung program Saber Pungli di Kabupaten Indramayu.
Diketahui, rapat koordinasi tersebut akan berlangsung selama empat hari hingga hari Kamis mendatang dengan menyasar kepala sekolah di semua kecamatan di Kabupaten Indramayu.
Terakhir, pelaporan terkait saber pungli disampaikan oleh KBO Sat Intelkam Polres Indramayu, Iptu Agus Suwartono dan Tarwin dari Inspektorat Indramayu perihal tugas satgas saber pungli yaitu melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien.
Kemudian satgas saber pungli memiliki sasaran dalam sentra pelayanan publik di kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah, terutama di Kabupaten Indramayu.
Selain itu, narasumber juga memaparkan perihal sanksi atau ancaman pidana dalam pelanggaran pungutan liar, salah satunya ketentuan hukum Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor pasal 5 ayat 1. ( Ahmad Faqih)
DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan pasar murah yang diadakan tim pengendali inflasi daerah (TPID) bersama Bulog di Desa Tanah Pinem, Kecamatan Tanah Pinem, disambut dengan baik masyarakat. Hal itu sebagai bentuk pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan.
“Kepada seluruh masyarakat, tetap tenang, jangan melakukan penumpukan barang. Mari kita lakukan perdagangan dengan baik dan benar agar bisa kita nikmati hari raya dengan penuh suka cita. Tidak ada pemerintah yang sempurna, namun berusaha untuk membangun dan memberikan yang terbaik untuk pembangunan khususnya di Dairi,” ujar Eddy Berutu, Senin (3/4/2023).
Ketua Pospera Dairi Lambok Sitanggang yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan sebanyak 150 paket sembako diberikan kepada Desa Tanah Pinem dan tentunya masyarakat akan membayar di bawah harga pasar.
“Ini program nyata, jadi mari kita manfaatkan,” ucap Lambok.
Martina Pinem, salah satu warga yang membeli sembako di pasar murah mengatakan kegiatan pasar murah ini sangat membantu kami masyarakat.
“Kalau kami beli di pasar, mungkin harganya sudah mahal. Tapi dengan hadirnya pasar murah ini harganya bisa lebih murah. Terima kasih kami ucapkan kepada pemerintah, khususnya kepada bapak Bupati Dairi Eddy Berutu karena telah menghadirkan pasar murah ini ke desa kami,” ujar Martina.
Sebelumnya pada hari yang sama, pasar murah dilakukan Bupati Dairi Eddy Berutu di Desa Kuta Buluh Kecamatan Tanah Pinem. (Nid)
DAIRI – Sofia Pinem, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu karena menyelenggarakan pasar murah di desanya, Lau Tawar, Kecamatan Tanah Pinem, Senin (3/4/2023).
“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya kepada Bupati Dairi Bapak Eddy Berutu. Kami masyarakat sangat berterima kasih,” kata Sofia.
DiDi samping apresiasi tersebut, Sofia berharap terlebih dahulu agar kuota untuk pembeli paket sembako tidak dibatasi, dikarenakan masyarakat sangat antusias untuk mengikuti pasar murah dimaksud.
Seperti diketahui, pasar murah di Desa Lau Tawar dibagikan sebanyak 75 paket yang dibagikan oleh Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu.
etelah melakukan pembagian paket sembako di Desa Lau Tawar, Eddy Keleng Ate Berutu juga membagikan paket sembako pasar murah kepada warga di Desa Lau Meciho.
Bupati Dairi hadir didampingi Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Iwan Taruna Berutu, Senin (3/4/2023).
Pasar murah diadakan oleh tim pengendali inflasi daerah (TPID) Dairi yang bekerja sama dengan Bulog. Pasar murah diadakan untuk mengatasi inflasi sekaligus dalam menyambut hari raya idul fitri 1444H tahun 2023.
Adapun paket sembako yang diberikan berupa 10 kg beras, 2 kg minyak goreng dan 2 kg gula. (Nid)