Minggu, Februari 8, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 4

Pemkab Asahan Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya

0

Kisaran, 27 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori Madya. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Deklarasi dan Pencanangan UHC serta Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Penghargaan ini merupakan bagian dari UHC Awards 2026 yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi aktif pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat.

Acara nasional tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Dr. (HC) Drs. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin, S.Si., CHFC., CLU., serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. Turut hadir para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia sebagai wujud konsolidasi nasional percepatan capaian UHC.

Berdasarkan data yang dirilis BPJS Kesehatan, pada UHC Awards 2026 penghargaan diberikan kepada 31 pemerintah provinsi dan 397 pemerintah kabupaten/kota. Hingga akhir Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN secara nasional telah melampaui 98 persen penduduk Indonesia, dengan tingkat kepesertaan aktif mencapai 81,45 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah sangat menentukan keberhasilan implementasi UHC.

Bagi Kabupaten Asahan, raihan penghargaan Kategori Madya mencerminkan sinergi lintas perangkat daerah dalam mendukung jaminan kesehatan masyarakat. Upaya tersebut meliputi pemutakhiran data kependudukan, penguatan regulasi dan pembiayaan daerah, serta peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan, sehingga manfaat JKN benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan. Menurutnya, Universal Health Coverage tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian angka kepesertaan semata.

“Fokus utama kami adalah memastikan masyarakat Kabupaten Asahan memperoleh layanan kesehatan yang berkesinambungan dan berkualitas. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sistem, menjaga keberlanjutan pembiayaan, serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan,” ujar Bupati. (As)

Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Perkuat Arah Pembangunan Kabupaten Karo

0

KARO – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakili Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., dan didampingi Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., Para Staff Ahli Bupati Karo, Para Asisten Setda Kab.Karo., Kepala Bappedalitbang, Abel Tarwai Tarigan, S.Sos, M.A, M.T., pimpin Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Karo 2027 yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting di Ruang KCC Kabupaten Karo, pada Selasa (27/01/2026).

Forum Konsultasi Publik ini dilaksanakan sebagai tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah, guna menghimpun masukan dan saran dari para pemangku kepentingan terhadap Rancangan Awal RKPD Kabupaten Karo Tahun 2027.

Dalam arahannya, Bupati Karo menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah tidak boleh bersifat rutinitas administratif, melainkan harus menjadi instrumen strategis yang mampu memastikan ketepatan sasaran, efektivitas program, serta hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Tema RKPD Kabupaten Karo Tahun 2027 yaitu “Penguatan Program Strategis Daerah untuk Mempercepat Terwujudnya Kabupaten Karo yang Unggul dan Sejahtera”, menegaskan fokus pemerintah daerah dalam memperkuat program-program strategis agar pelaksanaannya semakin terintegrasi, efektif, dan berdampak nyata.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Kab. Karo menekankan pentingnya mencermati target pembangunan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, Sekda menegaskan kepada seluruh kepala perangkat daerah agar mampu berinovasi dan berpikir tidak dengan pola biasa, sehingga target-target pembangunan daerah tetap dapat dicapai secara optimal.

Forum ini juga menjadi ruang partisipatif dan inklusif bagi perangkat daerah, akademisi, dunia usaha, serta unsur masyarakat untuk menyampaikan masukan yang konstruktif dan berorientasi solusi sebagai bahan penyempurnaan RKPD Tahun 2027.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, diharapkan terbangun keselarasan arah kebijakan, penguatan sinergi lintas sektor, serta komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Karo yang unggul, berdaya saing, dan sejahtera.

Menutup rapat ini, dilakukannya penandatanganan berita acara kesepakatan dan Wakil Bupati Karo berharap “Kepada seluruh perangkat daerah supaya program yang akan dilaksanakan, dapat dilaksanakan dengan inovasi yang optimal.

(Rossi SP Baroes)

Wujud Kepedulian, Bupati Karo Tinjau Lokasi Kebakaran dan Salurkan Bantuan di Desa Lingga

0

SIMPANG EMPAT – Sebagai bentuk respon cepat dan rasa empati yang mendalam terhadap musibah yang menimpa warganya, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat. Senin (26/01/2026).

​Dalam kunjungannya, Bupati Karo yang didampingi oleh sejumlah jajaran pejabat terkait melihat langsung kondisi rumah warga yang kini hanya menyisakan puing-puing bangunan. Area lokasi yang telah dipasangi garis polisi tersebut menjadi saksi bisu musibah yang menghanguskan tempat tinggal warga beberapa waktu lalu.

Suasana haru menyelimuti pertemuan saat Bupati Karo berdialog langsung dengan para korban. Beliau tampak menggenggam erat tangan warga sebagai simbol dukungan moral agar keluarga yang terdampak tetap tabah menghadapi cobaan ini.

​”Kami hadir di sini bukan sekadar menjalankan tugas, tapi sebagai keluarga yang merasakan pedihnya musibah ini. Saya berpesan kepada bapak dan ibu untuk tetap kuat. Pemerintah Kabupaten Karo tidak akan tinggal diam dan akan terus mendampingi proses pemulihan bapak dan ibu sekalian,” ujar Bupati Karo di hadapan para korban.

Tidak sekadar meninjau, Bupati Karo juga menyerahkan bantuan paket kebutuhan pokok dan logistik secara simbolis kepada para korban. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang terdampak dalam masa transisi pascabencana.

​Di akhir kunjungan, Bupati bersama perangkat desa dan para korban melakukan foto bersama di depan lokasi kebakaran dengan pose mengepalkan tangan, menyimbolkan semangat “Bangkit Bersama” untuk membangun kembali apa yang telah hilang.

Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Karo, khususnya di Desa Lingga, agar senantiasa waspada terhadap potensi bencana kebakaran, terutama dalam memeriksa instalasi listrik dan penggunaan kompor di rumah masing-masing.

​Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen dari Pemkab Karo untuk segera melakukan koordinasi lanjutan guna memastikan langkah-langkah rehabilitasi bagi para korban kebakaran di Desa Lingga dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.
(Rossi SP Baroes)

Terima Kunjungan Kerja Bapemperda DPRD Sumut, Pemkab Karo Harapkan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

0

KARO – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, menerima Kunjungan Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Utara di Ruang Rapat Matang Sitepu, Kabupaten Karo pada Senin (26/01/2026).

Pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Biro Hukum Setdaprovsu.
​Kunjungan kerja ini dipimpin oleh Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Dr. Timbul Sinaga, SE, M.SH, beserta rombongan anggota Bapemperda lainnya.

​Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya karena Pemerintah Kabupaten Karo dipilih menjadi tujuan kunjungan kerja dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Sistem Kesehatan.

Sekda Kab.Karo menekankan pentingnya sektor kesehatan sebagai urusan wajib pemerintah yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat. Ia menjelaskan bahwa sebagian urusan tersebut diserahkan kepada daerah sebagai dasar pelaksanaan otonomi daerah.

​”Kami berharap kehadiran Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan harapan di Kabupaten Karo, terutama dalam pelayanan kesehatan, serta menjadi acuan dalam meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Karo kedepannya,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kab.Karo, dr. Immanuel Sinuhaji, Sp.PA., turut memaparkan kondisi pelayanan kesehatan di Kabupaten Karo, termasuk capaian, tantangan, serta upaya-upaya yang telah dan sedang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.

Maka dari itu Pemkab Karo berharap terjalin sinergi dan dukungan bersama dengan DPRD Sumut dalam upaya penguatan dan peningkatan sektor kesehatan daerah.
(Rossi SP Baroes)

Bupati Karo Turunkan Tim Gabungan Melaksanakan Penertiban dan Penataan Pedagang Pusat Pasar Berastagi

0

Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menurunkan tim gabungan dalam melaksanakan penertiban dan penataan pedagang pusat pasar Berastagi pada Senin (26/01/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan ketertiban, ketenteraman, serta kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar.

Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Himbauan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo Nomor: 800.1.11.1/143/Disperindag/2026 tanggal 23 Januari 2026 yang ditujukan kepada seluruh pedagang Pusat Pasar Berastagi, serta berlandaskan Peraturan Daerah Kabupaten Karo Nomor 02 Tahun 2023 tentang ketertiban dan ketenteraman umum.

Kegiatan penertiban hari ini dilaksanakan oleh tim gabungan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Tim melaksanakan sosialisasi serta memberikan imbauan dan teguran persuasif kepada seluruh pedagang yang beraktivitas di kawasan Pusat Pasar Berastagi agar mematuhi ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo, Sarjana Purba, STP., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan arahan langsung Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., dalam rangka menata kawasan pasar agar lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak.

“Kegiatan penertiban dan penataan pedagang ini merupakan arahan langsung Bupati Karo dalam rangka menciptakan Pusat Pasar Berastagi yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Pelaksanaannya dilakukan secara humanis melalui sosialisasi, imbauan, serta teguran persuasif agar para pedagang dapat berjualan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Sarjana Purba.

Dalam kegiatan tersebut, para pedagang diimbau untuk tidak melakukan aktivitas berjualan di area terminal, trotoar, maupun badan jalan karena dapat mengganggu ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas. Selain itu, pedagang juga dilarang memasang tenda atau perlengkapan dagang di atas trotoar dan badan jalan yang berpotensi menghambat pergerakan pejalan kaki serta kendaraan.

Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan bahwa setiap pedagang wajib menggunakan lapak sesuai dengan ukuran dan lokasi yang telah ditetapkan oleh dinas terkait guna menciptakan tata kelola pasar yang rapi, aman, dan tertib.
(Rossi SP Baroes)

Pimpin Apel Gabungan, Bupati Karo Tegaskan ASN Bijak Gunakan Media Sosial

0

​KABANJAHE – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, Senin (26/01/2026)

​Dalam suasana apel yang khidmat tersebut, Bupati Karo memberikan arahan tegas mengenai kedisiplinan dan etika kerja di era digital. Ada momen menarik saat Bupati memanggil beberapa orang ASN untuk maju ke barisan depan guna memberikan arahan langsung secara persuasif namun tegas.

​Bupati Karo menekankan bahwa penggunaan perangkat elektronik, khususnya handphone (HP), harus berlandaskan pada profesionalisme. Beliau mengingatkan agar ASN tidak terjebak pada penggunaan gadget yang tidak produktif selama jam kerja.

​”Saya minta seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Pemkab Karo untuk menggunakan handphone sesuai kebutuhan kerja. Gunakan teknologi ini dengan baik dan benar untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat, bukan justru menghambatnya,” tegas Bupati Karo.

​Poin Penting Arahan Bupati Karo :

1. ​Prioritas Pelayanan: Handphone harus menjadi alat pendukung percepatan koordinasi kerja, bukan sarana hiburan di waktu dinas.
2. ​Etika Bermedia Sosial: ASN diingatkan untuk menjaga marwah institusi dengan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya (hoaks) atau konten yang melanggar kode etik.
3. ​Kedisiplinan Waktu: Bupati Karo menyoroti pentingnya fokus pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing tanpa terdistraksi oleh penggunaan gadget yang berlebihan.

​Di akhir arahannya, Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.kes berharap agar momentum apel ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintahan untuk terus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan publik demi kemajuan Tanah Karo.
Rossi SP Baroes

Pemkab Asahan Mantapkan Skema KPDBU Pembangunan Rumah Sakit Internasional, Targetkan Jadi Rujukan Kesehatan Pantai Timur

0

Kisaran, 24 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan terus mematangkan rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional melalui skema Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU). Pembahasan strategis ini berlangsung dalam pertemuan virtual bersama Kementerian Dalam Negeri yang digelar di Rumah Dinas Bupati Asahan, sebagai bagian dari upaya mempercepat penguatan layanan kesehatan di wilayah Pantai Timur Sumatera Utara.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, serta jajaran perangkat daerah terkait. Dari pihak pemerintah pusat, diskusi dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., didampingi Direktur Pendapatan Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M. Pembahasan juga melibatkan Perusahaan Perdagangan Indonesia (BUMN) dan Permata Group sebagai calon mitra pengelola rumah sakit.

Dalam arahannya, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri menegaskan bahwa KPDBU merupakan solusi pembiayaan yang efektif untuk pembangunan infrastruktur pelayanan publik berskala besar. Menurutnya, skema ini memungkinkan daerah menghadirkan fasilitas kesehatan berkualitas tinggi tanpa memberikan tekanan berlebihan terhadap anggaran daerah, asalkan didukung perencanaan yang komprehensif dan tata kelola yang transparan.

“KPDBU harus dirancang secara cermat, mulai dari aspek regulasi, pembiayaan, hingga pengawasan. Jika dilaksanakan dengan baik, skema ini tidak hanya meningkatkan mutu layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat ketahanan fiskal daerah,” ujar Agus Fatoni.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk menindaklanjuti seluruh hasil pembahasan secara konkret dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit bertaraf internasional ini dirancang sebagai pusat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Pantai Timur Sumatera Utara, sekaligus menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra usaha menjadi kunci utama percepatan realisasi proyek ini. Kami optimistis, kehadiran rumah sakit internasional di Asahan akan memberikan dampak luas, baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.

Sebagai rangkaian kegiatan, rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan rumah sakit untuk memastikan kesiapan lahan serta kesesuaian rencana pengembangan kawasan kesehatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke PT Hijau Surya Biotechindo guna melihat potensi pengembangan produk kultur jaringan, sebagai bagian dari upaya mendorong inovasi dan penguatan sektor bioteknologi di Kabupaten Asahan. (As)

Rakorpem Awal Tahun Anggaran 2026 Digelar, Bupati Asahan Tekankan Sinkronisasi Program Nasional

0

Asahan, 23 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan mengawali Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Forum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi seluruh perangkat daerah dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Rakorpem dipimpin langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, didampingi Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan. Kegiatan tersebut dihadiri para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Asahan, serta Kepala Puskesmas. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan koordinasi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam arahannya, Bupati Asahan menegaskan bahwa Rakorpem menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Asahan. Selain itu, ia menekankan perlunya menyelaraskan kebijakan dan program daerah dengan RPJMD Provinsi Sumatera Utara serta agenda pembangunan nasional agar pelaksanaannya lebih terarah dan terukur.

Bupati juga menginstruksikan seluruh OPD dan kecamatan agar memahami serta menjadikan kebijakan nasional dan peraturan presiden sebagai pedoman kerja. Beberapa program prioritas nasional yang ditekankan untuk disukseskan di daerah antara lain Program Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis, yang pelaksanaannya disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing perangkat daerah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, disampaikan pula berbagai program strategis dari Kementerian Pertanian, seperti pengembangan komoditas unggulan kelapa sawit, kelapa dalam, dan karet, termasuk penguatan wilayah pembibitan kelapa dalam. Program ketahanan pangan juga menjadi perhatian, di antaranya cetak sawah, swasembada beras nasional, serta pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

Mengakhiri arahannya, Bupati Asahan mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja secara inovatif, visioner, dan kolaboratif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Rangkaian Rakorpem ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah OPD atas capaian kinerja dalam Penilaian Mandiri Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) serta Evaluasi Internal SAKIP Reformasi Birokrasi. Kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja OPD se-Kabupaten Asahan sebagai wujud komitmen peningkatan kinerja dan akuntabilitas pemerintahan pada Tahun Anggaran 2026. (As)

Posyandu Melur Sipaku Area Jadi Rujukan Studi Tiru Persit Chandra Kirana

0

Posyandu Melur yang berada di Dusun II, Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, menerima kunjungan studi tiru dari Ketua Persit Chandra Kirana Cabang Kodim 0208/Asahan bersama rombongan, Kamis (22/01/2026). Kunjungan ini menjadi bentuk apresiasi atas kiprah Posyandu Melur sebagai posyandu aktif dan inovatif di wilayah tersebut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, perwakilan Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Kominfo, Plt. Kepala Dinas PMD, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Asahan, pengurus TP Posyandu Kabupaten, Kecamatan Simpang Empat dan Desa, para kader posyandu, Camat Simpang Empat, para kepala desa se-Kecamatan Simpang Empat, serta undangan lainnya.

Posyandu Melur dikenal konsisten menjalankan berbagai program unggulan seperti Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPKG), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), UP2K PKK, serta layanan PAUD. Program-program tersebut menjadi bagian dari penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, sehingga menjadikan Posyandu Melur sebagai posyandu percontohan di Kecamatan Simpang Empat.

Dalam sambutan Bupati Asahan yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si, Pemerintah Kabupaten Asahan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada rombongan Persit Chandra Kirana. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para kader posyandu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan terhadap Posyandu Melur selama ini telah menunjukkan hasil positif, tercermin dari tingginya minat berbagai pihak untuk melakukan studi tiru. Dalam kesempatan tersebut, para kader Posyandu Melur juga memaparkan berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan posyandu serta berdiskusi langsung dengan rombongan Persit.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Persit Chandra Kirana Cabang Kodim 0208/Asahan, Ny. Vina Edy Syahputra, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan keterbukaan yang diberikan. Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi bekal bagi para kader Persit untuk diterapkan di posyandu binaan masing-masing.

“Kami berharap kader-kader dapat mengadopsi hal-hal positif yang ada di Posyandu Melur. Dengan integrasi layanan yang baik dan kerja sama yang solid, kualitas posyandu dan kompetensi kader akan terus meningkat,” ujarnya.

Melalui kunjungan studi tiru ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar lembaga serta mendorong peningkatan mutu pelayanan posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Asahan. (As)

Bupati Karo Hadiri Serah Terima Bantuan Rumah Pengeringan (Instore Dryer) dan Gerakan Tanam Bawang Merah di Gapoktan Matahari Kabupaten Karo

0

KARO – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menghadiri acara seremoni serah terima bantuan Instore Dryer (Rumah Pengering) dan Gerakan Penanaman Bawang Merah yang dipusatkan di Desa Selandi, Kecamatan Payung, Rabu (21/01/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam membenahi sektor pertanian agar lebih tangguh di sisi kualitas dan pasca panen.

​Bantuan sarana prasarana ini berasal dari Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara sebagai bentuk dukungan terhadap komoditas unggulan daerah.

​Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia atas bantuan yang diberikan. Beliau menegaskan bahwa urusan pertanian tidak cukup hanya bicara soal bibit dan pupuk, tetapi pasca panen menjadi penentu utama stabilitas harga dan kesejahteraan petani.

​”Banyak petani bisa panen bagus, tapi kalau pengeringan tidak optimal, kualitas turun dan susut tinggi. Akhirnya petani terpaksa menjual murah. Dengan instore dryer ini, bawang merah kita akan memiliki daya tahan simpan yang lebih lama dan kualitas yang lebih bermutu,” ujar Bupati Karo.

​Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa bawang merah bersama cabai adalah komoditas strategis yang sering memicu inflasi yang berdampak langsung pada dapur rumah tangga. Dengan menjaga kualitas produksi di Karo, secara otomatis membantu menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Bupati Karo juga berpesan ​khusus kepada Gapoktan Matahari sebagai penerima manfaat agar mengelola aset tersebut secara profesional.

1. ​Aset Bersama: Alat tidak boleh dimiliki perorangan, melainkan dikelola secara komunal.

2. ​Manajemen Tertib: Harus ada jadwal penggunaan, pemeliharaan, dan pemanfaatan yang terukur.

3. ​Modernisasi: Gerakan ini diharapkan menjadi awal pertanian Karo yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

​Menutup sambutannya, Bupati Karo mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi guna mewujudkan Kabupaten Karo yang unggul, modern, dan sejahtera.

​Turut hadir dalam acara ini, jajaran pejabat tinggi dari berbagai instansi, di antaranya:
​Iman Gunadi, Ph.D (Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut)dan jajarannya, ​Abdul Khalim (Ekonom Ahli BI Provinsi Sumut)dan jajarannya, ​Arieta Aryanti (Direktur Keuangan dan TI Bank Sumut)dan jajarannya, ​Herry Lestari Manalu, SP (Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut)dan jajarannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala OPD terkait, Camat Payung, ​Unsur Forkopimca Kecamatan Payung, PPL Kec.Payung juga Kepala Desa Selandi Dani Sembiring, dan Ketua Gapoktan Matahari Bapak Bujurkin.
(Rossi SP Baroes)