Beranda blog Halaman 32

Etnis Karo Tampilkan Keindahan Budaya di PSBD ke-6 Kabupaten Asahan

0

Kisaran — Lapangan PSBD Kisaran kembali dipadati pengunjung yang antusias menyaksikan penampilan memukau dari Etnis Karo dalam rangkaian Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kabupaten Asahan.

Beragam tarian tradisional seperti Tari Majuah-Juah, Tari Roti Manis, Tari Bersama, hingga Tari Tembet-Tembet Siberaya sukses menghidupkan suasana dengan gerak dan irama khas yang mencerminkan semangat serta filosofi kehidupan masyarakat Karo.

Ketua Etnis Karo PSBD, Agus Jaka Putra Ginting, menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam PSBD merupakan wujud nyata pelestarian budaya dan upaya memperkenalkan kekayaan tradisi Karo kepada generasi penerus. “Kami ingin menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya sendiri, agar generasi muda tidak melupakan akar identitasnya,” ujarnya.

Sementara itu, Hones Karo-Kora, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Karo, turut memberikan apresiasi atas ruang yang diberikan Pemerintah Kabupaten Asahan kepada masyarakat Karo. Ia menilai kegiatan seperti PSBD menjadi sarana penting dalam memperkuat tali silaturahmi antar-etnis sekaligus memperkaya keberagaman budaya yang hidup harmonis di Asahan.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., yang hadir langsung menyaksikan penampilan tersebut, menyampaikan rasa bangga atas partisipasi aktif seluruh etnis, termasuk Karo, dalam memeriahkan PSBD ke-6. “Asahan memiliki 14 etnis dengan kekayaan seni dan budaya yang luar biasa. Melalui PSBD ini, mari kita jaga semangat kebersamaan dan warisan budaya sebagai identitas serta kebanggaan kita bersama,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya di tengah derasnya arus modernisasi.

Acara berlangsung meriah dan penuh kehangatan, dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Asahan, jajaran OPD, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, TP PKK, FORKALA, Ketua Etnis Karo, serta masyarakat yang memadati area pertunjukan. Pemerintah Kabupaten Asahan berharap pelaksanaan PSBD dapat terus menjadi wadah kebersamaan lintas etnis, mempererat persatuan, serta memperkuat semangat “Asahan Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan” melalui pelestarian seni dan budaya daerah. (As)

Wakil Bupati Asahan Dukung Pelestarian Budaya Batak Toba di PSBD ke-6

0

Asahan — Lapangan Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Asahan kembali dipadati masyarakat pada Jumat malam. Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti area pertunjukan saat komunitas Batak Toba menampilkan beragam kesenian tradisional dalam rangkaian PSBD ke-6.

Agenda ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah mempererat hubungan antaretnis serta memperkuat semangat kebhinekaan di Asahan.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas persembahan seni dan budaya yang disajikan oleh etnis Batak Toba. Ia menilai penampilan tersebut sarat makna dan mencerminkan kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur.

“Budaya merupakan identitas bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan seperti PSBD ini, kita tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kebhinekaan di Kabupaten Asahan,” ujar Rianto.

Ia juga mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal agar nilai-nilai luhur tetap hidup di tengah arus modernisasi.

Malam budaya Batak Toba tersebut menampilkan berbagai atraksi menarik seperti tortor dan gondang, lagu daerah, kuliner khas, serta pameran kerajinan tangan. Antusiasme masyarakat tampak jelas, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban yang menggambarkan keharmonisan antar-etnis di Asahan. PSBD ke-6 menjadi bukti nyata bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan pemersatu masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan kebudayaan di Kabupaten Asahan.

“Pemerintah Kabupaten Asahan akan selalu mendorong pelaksanaan kegiatan budaya dan sosial yang memperkuat karakter serta kebersamaan masyarakat. Ini sejalan dengan visi Asahan yang religius, sehat, cerdas, dan mandiri,” tuturnya.

Acara turut dihadiri oleh Bupati Batu Bara, Kapolres Asahan, Dandim 0208/AS, perwakilan Ketua DPRD Asahan, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Ketua FORKALA, para Ketua Etnis, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (As)

TP PKK Kabupaten Asahan Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Lewat Evaluasi Lomba UP2K di Desa Bunut Sebrang

0

Kisaran — Dalam rangka memperkuat peran perempuan dalam peningkatan ekonomi keluarga, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Asahan melaksanakan kegiatan evaluasi Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Desa Bunut Sebrang, Kecamatan Pulau Bandring. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan bagi kelompok-kelompok usaha mikro yang dikelola masyarakat desa.

Kegiatan evaluasi tersebut dipimpin oleh Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juni Rianto, yang menyampaikan bahwa lomba UP2K bukan semata ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. “Lomba ini bukan sekadar penilaian, tetapi langkah pembinaan nyata agar kelompok UP2K terus berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat sekitar,” ungkapnya di sela kegiatan yang turut dihadiri oleh perwakilan OPD terkait, pengurus PKK, dan Kepala Desa Bunut Sebrang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha mikro binaan PKK, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) turut menyerahkan bantuan sarana usaha, seperti angkong, hand sealer, blender, kompor gas, termos nasi, kuali besi, dan hand sprayer elektrik. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi kegiatan usaha kelompok UP2K.

Selain itu, kelompok usaha juga difasilitasi dalam pengurusan Rekomendasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk produk unggulan mereka. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat legalitas serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Melalui kegiatan evaluasi ini, TP PKK Kabupaten Asahan berharap setiap desa dapat menggali dan mengembangkan potensi lokalnya secara berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ekonomi keluarga serta menjadi pondasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Asahan. (As)

Wabup Asahan Tekankan PPID Harus Nyata Berfungsi dan Jadikan Medsos Sebagai Wadah Pelayanan Publik

0

Kisaran — Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menegaskan pentingnya peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik serta menjadikan media sosial sebagai sarana utama pelayanan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Penguatan Kapasitas PPID Pembantu dan Komunikasi Publik pada Media Sosial Pemerintah Kabupaten Asahan yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan dan dihadiri oleh Kepala OPD, Kepala Bagian, para Camat se-Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas selaku PPID Pembantu OPD, Kepala Puskesmas, serta operator PPID dari seluruh perangkat daerah.

Hadir sebagai narasumber, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara, M. Syafii Sitorus, S.H., M.H., yang memaparkan materi tentang Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia PPID di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Asahan, Jutawan Sinaga, S.STP., M.A.P., yang membahas Penguatan Kapasitas PPID Pembantu dan Pengelolaan Media Sosial Pemerintah Daerah.

Dalam arahannya, Wabup Rianto menegaskan bahwa PPID harus berfungsi nyata sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia meminta agar seluruh akun media sosial organisasi perangkat daerah (OPD) tidak hanya berfokus pada publikasi kegiatan seremonial, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan layanan informasi publik yang cepat, terbuka, dan solutif.

“Media sosial hari ini bukan lagi pelengkap, tetapi menjadi ruang utama tempat masyarakat mencari informasi, menilai kinerja, dan berinteraksi dengan pemerintah. Karena itu, PPID harus mampu hadir aktif dan responsif di ruang digital,” tegas Rianto.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat kapasitas aparatur dalam mengelola informasi publik serta memperluas jangkauan komunikasi digital yang efektif. Para narasumber juga menekankan pentingnya koordinasi antara PPID Utama dan PPID Pembantu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta strategi komunikasi publik yang humanis, cepat, dan berbasis data.

Di akhir kegiatan, Wabup Rianto mengajak seluruh peserta untuk memperkuat sinergi dan komitmen dalam membangun komunikasi publik yang terbuka dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan media sosial bukan hanya alat publikasi, tetapi wadah pelayanan publik yang interaktif, informatif, dan responsif. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah akan terus tumbuh sejalan dengan visi Asahan Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan,” ujarnya menutup kegiatan. (As)

4.900 Pekerja Rentan di Asahan Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan, Wabup Rianto Dorong Sosialisasi Lebih Luas

0

Kisaran — Sebanyak 4.900 pekerja rentan di Kabupaten Asahan resmi menerima kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., di Aula PT. BSP Kisaran. Penyerahan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Asahan dalam memberikan perlindungan sosial bagi tenaga kerja sektor informal dan keagamaan.

Program tersebut juga melibatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dengan pembiayaan yang bersumber dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten Asahan. Dari total 4.900 peserta, sebanyak 2.000 pekerja terdaftar melalui bantuan Pemprov Sumut, sementara 2.900 lainnya didanai oleh Pemkab Asahan. Para penerima manfaat terdiri atas guru ngaji, bilal mayit, penggali kubur, serta buruh perkebunan sawit. Masing-masing peserta memperoleh perlindungan dengan iuran sebesar Rp16.800 per bulan yang mencakup jaminan kecelakaan kerja, kematian, serta beasiswa pendidikan bagi anak peserta.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Asahan, Azis Muslim, menyampaikan bahwa tingkat kepesertaan program di wilayah Asahan telah mencapai 41,3 persen. Sejak Januari hingga September 2025, total manfaat yang telah disalurkan mencapai Rp130 miliar, termasuk Rp22,47 miliar di antaranya bagi pekerja di PT. BSP Asahan. “Kami berterima kasih atas dukungan Pemkab Asahan yang terus memperluas perlindungan bagi pekerja rentan. Harapannya, sinergi ini terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang terlindungi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Rianto juga menyerahkan santunan jaminan kematian dan kecelakaan kerja kepada ahli waris peserta. Ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap manfaat program ini dan mengajak seluruh camat serta perangkat desa untuk aktif mensosialisasikannya.

“Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Asahan baru mencapai 41,3 persen. Padahal, dengan iuran hanya Rp16.800 per bulan, ahli waris dapat menerima santunan hingga Rp42 juta. Ini bentuk perlindungan nyata yang harus kita dorong bersama,” tegas Rianto.

Ia berharap program perlindungan pekerja rentan ini dapat berlanjut setiap tahun serta mendorong masyarakat yang mampu untuk mendaftar secara mandiri. “Manfaatnya besar, biayanya ringan. Mari bersama kita wujudkan Asahan yang peduli terhadap kesejahteraan dan keselamatan tenaga kerja,” tutupnya. (As)

Komandan Kodaeral I Resmikan Pendopo Kencono, Ajak Forkopimda Asahan–Batu Bara–Tanjung Balai Perkuat Sinergi Maritim

0

Asahan — Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., melakukan kunjungan kerja ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA) pada Rabu (15/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Laksamana Deny meresmikan Pendopo Kencono Lanal TBA yang menjadi simbol kebersamaan sekaligus pusat kegiatan bagi prajurit TNI AL dan mitra lintas instansi di wilayah maritim Asahan dan sekitarnya.

Kegiatan di Mako Lanal TBA berlangsung dengan beragam agenda, mulai dari olahraga bersama, latihan menembak, hingga kegiatan safety riding Vespa menuju Pelabuhan TBA. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Kabupaten Asahan, Batu Bara, dan Kota Tanjung Balai.

Dalam sambutannya, Laksamana Muda Deny Septiana menegaskan bahwa Pendopo Kencono tidak hanya sekadar fasilitas baru, tetapi juga menjadi simbol sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.

“Pendopo Kencono ini bukan hanya bangunan fisik, melainkan wujud semangat kebersamaan dan kerja sama antarlembaga untuk memperkuat pertahanan maritim di wilayah ini,” ujarnya.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Komandan Kodaeral I. Ia menegaskan komitmen Forkopimda Asahan untuk terus mendukung langkah dan program kerja TNI AL, khususnya Lanal TBA, dalam menjaga keamanan laut dan stabilitas wilayah pesisir.

“Kami Forkopimda siap bersinergi dengan Danlanal TBA dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi untuk menjaga keamanan laut serta kondusifitas daerah,” kata Rianto.

Sementara itu, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D., M.Tr. Opsla., CTMP, menyampaikan apresiasi atas dukungan Komandan Kodaeral I dan seluruh unsur Forkopimda. Ia berharap momentum kunjungan ini dapat memperkokoh soliditas lintas instansi dalam menjaga kedaulatan serta memperkuat potensi maritim di kawasan pesisir timur Sumatera Utara.

Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah, penandatanganan prasasti peresmian Pendopo Kencono, dan tukar plakat antara Komandan Kodaeral I dengan Wakil Bupati Asahan sebagai simbol sinergi dan persaudaraan antarlembaga di wilayah maritim. (As)

Pemkab Asahan Dorong Daya Saing Industri Lokal Lewat Bantuan Sarana dan Prasarana

0

Asahan — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian menyalurkan bantuan sarana dan prasarana industri bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di sejumlah kecamatan. Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor industri daerah melalui kegiatan Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pembangunan Sarana dan Prasarana Industri.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa pengembangan industri lokal tidak cukup hanya dengan modal dan kebijakan, tetapi juga memerlukan dukungan fasilitas produksi yang memadai. “Pemerintah berkomitmen memperkuat sektor industri kecil agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Beragam bantuan yang disalurkan mencakup peralatan dan mesin penunjang produksi, seperti mesin percetakan bagi kelompok UMKM Grafika di Kecamatan Simpang Empat, mesin press untuk kelompok Selawan Asri di Kelurahan Mutiara, peralatan pengolahan kerupuk ikan laut di Kelurahan Mekar Baru, serta sarana usaha warung kopi bagi kelompok usaha di Desa Meranti, Kecamatan Meranti.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi usaha, serta menambah nilai jual produk lokal. Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis usaha kecil dan menengah.

Melalui program ini, Pemkab Asahan menegaskan komitmennya untuk membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Penguatan industri lokal diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (As)

Wakil Bupati Asahan Apresiasi Kontribusi Etnis Tionghoa di PSBD ke-VI

0

Kisaran – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri pagelaran seni budaya etnis Tionghoa dalam rangkaian Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-VI Kabupaten Asahan yang berlangsung di Lapangan PSBD, Jalan Taufan Gama Simatupang, Kisaran, Senin malam (13/10).

Kegiatan ini berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran Forkopimda Asahan, Bendahara Partai Gerindra Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio (Yin MAP), serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat yang turut menyaksikan keragaman budaya yang ditampilkan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Etnis Tionghoa Kabupaten Asahan, Joseph Randy, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan serta kesempatan yang diberikan kepada etnis Tionghoa untuk ikut berpartisipasi dalam PSBD. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan penerimaan terhadap keberagaman di Asahan.

“Kami merasa bangga dan bersyukur karena masyarakat Tionghoa kini benar-benar diterima sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya di Kabupaten Asahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi seluruh etnis di Kabupaten Asahan dalam melestarikan dan menampilkan kebudayaannya.

“Etnis Tionghoa memiliki kedudukan, hak, dan fasilitas yang sama seperti 14 etnis lainnya di Asahan. Pemerintah daerah tidak membeda-bedakan, semua mendapatkan perlakuan yang adil,” tegasnya.

Beliau juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada enam etnis yang mendapatkan tanah untuk pembangunan rumah seni dan budaya, yang ditargetkan dapat dimanfaatkan dalam dua tahun mendatang.

Usai memberikan sambutan, Wakil Bupati bersama jajaran Forkopimda serta tamu undangan menikmati berbagai penampilan seni khas Tionghoa seperti barongsai, musik tradisional, dan tari-tarian etnik yang memukau penonton. Aksi tersebut menjadi simbol kerukunan dan harmoni antar-etnis di Kabupaten Asahan.

“Selamat menikmati pertunjukan malam ini. Semoga semangat persatuan dan kebersamaan antar-etnis di Asahan terus terpelihara,” tutur Wakil Bupati menutup sambutannya dengan penuh optimisme. (As)

Bupati Asahan Hadiri Malam Etnis Tabagsel pada PSBD ke-VI

0

Kisaran — Bupati Asahan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si, menghadiri malam pagelaran seni dan budaya Etnis Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dalam rangkaian kegiatan Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-VI Kabupaten Asahan.

Acara berlangsung meriah di Lapangan PSBD, Jalan Taufan Gama Simatupang, Kisaran, Minggu malam (12/10/2025), dengan kehadiran Kapolres Asahan, Dandim 0208/Asahan, tokoh masyarakat, perwakilan 14 etnis, pelaku seni, serta masyarakat yang antusias menikmati pertunjukan budaya.

Malam etnis Tabagsel menampilkan beragam atraksi khas daerah, mulai dari tarian tradisional, musik etnik, hingga peragaan busana adat yang menggambarkan kekayaan budaya Tapanuli Bagian Selatan. Nuansa kebersamaan dan semangat persatuan semakin terasa saat masyarakat dari berbagai latar belakang etnis turut larut dalam kemeriahan, selaras dengan semangat “Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.”

Dalam sambutannya, Mohammad Azmy Ismail menegaskan bahwa pelaksanaan PSBD memiliki nilai strategis dalam mempererat hubungan sosial antarwarga.

“PSBD bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat identitas budaya dan menumbuhkan solidaritas antar etnis di Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan PSBD turut memberikan dampak positif dalam berbagai aspek, seperti meningkatnya harmonisasi sosial di tengah keberagaman, tumbuhnya toleransi antarumat beragama, serta mendorong perputaran ekonomi lokal melalui geliat pelaku UMKM dan sektor informal.

Selain itu, PSBD juga menjadi sarana pelestarian budaya daerah dan pembinaan generasi muda agar mencintai nilai-nilai luhur warisan leluhur.

Azmy berharap semangat kebersamaan dan pelestarian budaya yang tercermin dalam ajang PSBD terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya, sehingga kebudayaan daerah tetap menjadi identitas kuat masyarakat Asahan di tengah arus modernisasi. (As)

Malam Etnis Jawa di PSBD Asahan ke-6 Disambut Meriah Meski Diguyur Hujan

0

Hujan deras yang mengguyur Kota Kisaran tidak mengurangi semangat masyarakat untuk menyaksikan kemeriahan Malam Etnis Jawa dalam rangkaian Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kabupaten Asahan yang berlangsung di Lapangan PSBD Kisaran, Rabu malam (8/10/2025).

Meski cuaca kurang bersahabat, masyarakat tetap memadati area pertunjukan untuk menikmati beragam sajian budaya seperti tari tradisional, kesenian reog, hingga pagelaran wayang kulit yang disambut tepuk tangan meriah dari penonton.

Antusiasme tinggi masyarakat menjadi bukti bahwa keberagaman etnis di Kabupaten Asahan hidup berdampingan dengan damai dalam semangat persatuan. Kegiatan tersebut juga memperlihatkan besarnya kecintaan warga terhadap kekayaan budaya daerah.

Turut hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Asahan yang juga Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Asahan, Rianto, S.H., M.A.P, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kapolres Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, perwakilan OPD, Ketua FORKALA Kabupaten Asahan, para Ketua Etnis, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Asahan, Rianto, S.H., M.A.P, menyampaikan apresiasi atas kehadiran masyarakat yang dengan penuh semangat mendukung kegiatan PSBD.
“Kami, masyarakat etnis Jawa, mempersembahkan berbagai kesenian tradisional sebagai wujud pelestarian warisan leluhur sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya daerah,” ujar Rianto.

Sebagai bentuk penghargaan, Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Asahan juga menyematkan baju kebesaran adat Jawa kepada Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H dan Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Faried Abdurahman Nur Yuliono, S.STP., M.M.

Acara malam itu ditutup dengan penyerahan hadiah lomba merangkai kembar mayang oleh Wakil Bupati Asahan kepada para pemenang.

Juara I diraih oleh DPC PKB Pujakesuma Kecamatan Sei Dadap,

Juara II oleh DPC PKB Pujakesuma Kecamatan Air Joman, dan

Juara III oleh DPC PKB Pujakesuma Kecamatan Kota Kisaran Barat. (As)