Beranda blog Halaman 31

Sinergi TNI dan Pemkab Asahan Diperkuat untuk Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan terus memperkuat kerja sama strategis dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayahnya. Komitmen ini disampaikan oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., saat menerima kunjungan Dandenpom I/1 Pematangsiantar, Letkol Cpm Haru Prabowo, S.H., M.H., M.P.M., di Kantor Subdenpom I/1-4 Kisaran.

Pertemuan tersebut menjadi ajang dialog dan evaluasi bersama terkait langkah-langkah pengamanan serta penegakan disiplin di wilayah hukum Kabupaten Asahan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Rianto menegaskan bahwa terciptanya situasi aman dan kondusif di Asahan merupakan hasil kerja sama yang solid antara seluruh unsur, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Ia memberikan apresiasi kepada jajaran Subdenpom I/1-4 Kisaran atas kontribusinya dalam menjaga ketertiban serta mendukung berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.

“Peran TNI tidak hanya sebatas menjaga pertahanan negara, tetapi juga turut memperkuat ketertiban sosial dan mendukung pelaksanaan pembangunan daerah,” ujar Rianto.

Selain menyoroti aspek keamanan, Rianto juga menyinggung upaya Pemkab Asahan dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis. Saat ini, pemerintah daerah telah mengoperasikan 30 dapur umum yang bertujuan membantu warga kurang mampu serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai kecamatan.

“Ketahanan sosial harus berjalan beriringan dengan keamanan. Keduanya saling melengkapi demi menciptakan masyarakat yang sejahtera dan damai,” tambahnya.

Sementara itu, Letkol Cpm Haru Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Ia menilai keberhasilan menciptakan wilayah yang aman sangat bergantung pada sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kami berkomitmen memperkuat koordinasi dengan Pemkab Asahan agar penegakan hukum dan keamanan di wilayah ini dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Kunjungan tersebut diakhiri dengan penegasan komitmen bersama antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, serta keberlanjutan pembangunan di Bumi Rambate Rata Raya. (As)

Polres Tanah Karo Resmikan Gedung dan Launching SPPG KARO-II di Polsek Berastagi

0

Berastagi – Wujud sinergi Polri dan Pemda Dukung Program Makan Siang Bergizi untuk Anak Sekolah, pada Senin (27/10/2025), bertempat di Jl. Perwira No. 161, Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Polres Tanah Karo melaksanakan Peresmian Gedung dan Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) KARO-II Polsek Berastagi Polres Tanah Karo.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda Kabupaten Karo. Turut hadir mewakili Kapolda Sumut, Karo Log Kombes Pol Suranta Pinem, S.I.K., M.M, Bupati Tanah Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, S.OG., M.Kes, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan, perwakilan Kejari Karo, Danramil 03/BT, Camat Berastagi, Lurah Gundaling I, serta pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanah Karo dan Kepala SPPG KARO-II Egya Ridona Tarigan, S.H.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto menyampaikan bahwa keberadaan SPPG ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi anak sekolah.

“Polres Tanah Karo telah meluncurkan dua SPPG dan empat lagi akan menyusul. Kami memastikan jajaran Polri siap mendukung penuh program pemerintah ini agar anak-anak sekolah mendapatkan makanan bergizi, aman dan higienis setiap hari,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa pelaksanaan program ini turut didukung oleh tim kesehatan Sidokkes Polres Tanah Karo, yang bekerja sama dengan dinas terkait di Pemkab Karo untuk memastikan security food, kelayakan gizi, serta kehigienisan dapur dan proses distribusi makanan.

Sementara itu, Bupati Tanah Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, S.OG., M.Kes dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan sinergi yang terjalin antara Polri dan pemerintah daerah.

“Program ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda. Dari target 41 SPPG di wilayah kita, saat ini sudah berdiri delapan unit. Pemerintah Kabupaten Karo siap bersinergi agar makan siang bergizi ini dapat menjangkau seluruh anak sekolah di Karo,” tuturnya.

Mewakili Kapolda Sumut, Karo Log Kombes Pol Suranta Pinem, S.I.K., M.M menambahkan bahwa jajaran Polri diminta untuk memastikan seluruh prosedur operasional berjalan sesuai standar.

“Pastikan kelayakan bahan makanan, kebersihan sarana prasarana, dan ketepatan waktu distribusi. Polri hadir untuk menjamin anak-anak kita mendapatkan makanan bergizi yang aman dan sehat,” tegasnya.

Peresmian gedung SPPG KARO-II ditandai dengan pengguntingan pita oleh Karo Log Polda Sumut, didampingi Forkopimda Kabupaten Karo, serta dilanjutkan dengan launching pendistribusian makanan bergizi ke sekolah-sekolah di wilayah Berastagi dan pengecekan langsung dapur serta fasilitas SPPG.

Kegiatan berakhir pukul 12.00 WIB dengan situasi aman dan tertib. Dengan diresmikannya SPPG KARO-II Polsek Berastagi, diharapkan program makan siang bergizi bagi anak sekolah di Kabupaten Karo semakin berjalan optimal, menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing. (As)

Ribuan Peserta Meriahkan TNI PRIMA RUN di Kisaran, Bupati Asahan: Bersama Rakyat, TNI Kuat

0

Kisaran — Suasana Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran pada Minggu pagi dipenuhi semangat ribuan pelari yang ambil bagian dalam ajang TNI PRIMA RUN 5K dan 10K. Kegiatan yang digelar Kodim 0208/Asahan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini diikuti oleh 3.573 peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Selain lomba lari, acara juga dimeriahkan dengan hiburan musik, bazar UMKM, kegiatan sosial, serta pembagian doorprize menarik. Nuansa keakraban dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat begitu terasa, menjadikan kegiatan ini momentum yang sehat, semarak, dan penuh sukacita.

Pembukaan acara dilakukan secara resmi oleh Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., didampingi Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., serta Bupati Asahan H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si.. Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, S.P., M.Si. beserta Forkopimda Kota Tanjungbalai, dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Kehadiran lintas daerah ini menunjukkan eratnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam memperingati HUT TNI.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan H. Taufik Zainal Abidin memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi Kodim 0208/Asahan yang telah menginisiasi kegiatan Fun Run dalam rangka HUT ke-80 TNI. Selain menumbuhkan semangat sportivitas, kegiatan ini juga mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Bupati berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin sebagai wadah pembinaan olahraga serta pencarian bibit atlet muda di Asahan.

“Dari lomba ini terlihat banyak pelari muda berbakat yang berpotensi mengharumkan nama daerah di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra menyampaikan rasa bangga atas antusiasme masyarakat. Menurutnya, TNI PRIMA RUN bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga bagian dari pembinaan teritorial serta upaya memperkuat semangat kebangsaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan sportivitas, kebugaran, dan kebersamaan antara TNI dan rakyat, karena bersama rakyat TNI kuat,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto, yang menilai kegiatan ini sejalan dengan semangat membangun generasi sehat dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

“Lomba ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter, disiplin, dan semangat juang generasi muda,” ungkapnya.

Acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Semangat “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju” terasa kuat di tengah ribuan peserta, menggambarkan kebersamaan antara prajurit dan masyarakat yang menjadi fondasi kekuatan bangsa. (As)

Pesparawi VIII Kabupaten Asahan Berakhir Meriah, Bupati Tutup dengan Penuh Sukacita

0

Kisaran – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) VIII Kabupaten Asahan Tahun 2025 resmi ditutup dengan penuh kemeriahan dan sukacita di Gedung Serbaguna Kisaran. Acara yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2025 ini, dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., serta sejumlah pejabat daerah, di antaranya Anggota DPRD Asahan Dahniel Banjarnahor yang mewakili Ketua DPRD, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, dan para tokoh gerejawi.

Kemeriahan Pesparawi kali ini tidak hanya tampak dari antusiasme peserta, tetapi juga dari semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama yang begitu kuat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, hangat, dan penuh makna.

Ketua Panitia Patara Dairi, S.H., M.Si. menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Pesparawi VIII. Ia menjelaskan bahwa peserta berasal dari berbagai gereja di Kabupaten Asahan yang direkomendasikan langsung oleh pimpinan jemaat. “Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan dan perhatian yang besar terhadap kegiatan ini. Semoga Pesparawi menjadi wadah pembinaan seni rohani dan mempererat persaudaraan antarumat Kristiani,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengungkapkan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa Pesparawi bukan semata ajang perlombaan, melainkan juga sarana pembinaan iman dan regenerasi generasi muda dalam pelayanan melalui musik gerejawi.

“Pesparawi ini merupakan momentum memperkuat semangat kebersamaan dan pelayanan. Kepada para juara, jangan berpuas diri. Bagi yang belum meraih kemenangan, tetaplah berlatih dan berkarya. Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung kegiatan keagamaan seperti ini,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk penghargaan, Bupati menyerahkan langsung piala dan hadiah kepada para pemenang. Untuk kategori Paduan Suara Wanita, HKBP Sei Silau berhasil meraih Juara I, disusul GBKP Kisaran (Juara II) dan HKBP Rawang (Juara III). Adapun gelar Juara Umum Pesparawi VIII Kabupaten Asahan Tahun 2025 diraih oleh GBKP Kisaran.

Melalui ajang ini, semangat persaudaraan, keharmonisan, dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Asahan diharapkan terus tumbuh, menjadi modal penting dalam mewujudkan visi Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. (As)

Bangun Keluarga Tangguh, PKK Sumut Lakukan Evaluasi di Empat Desa Kabupaten Asahan

0

Kisaran — Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2025, Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan evaluasi lomba di Kabupaten Asahan. Kegiatan yang digelar pada Selasa (21/10) ini meliputi empat desa, yakni Desa Urung Pane Kecamatan Setia Janji, Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulau Bandring, Desa Perkebunan Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam, dan Desa Aek Songsongan Kecamatan Aek Songsongan.

Evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga serta mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian di tingkat desa.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, dalam sambutannya pada kegiatan Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Desa Urung Pane, menegaskan bahwa peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter anak. “Melalui lomba PAAR ini, kita tidak hanya berkompetisi, tetapi juga membangun keluarga yang berakhlak, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Di tengah arus globalisasi dan tantangan moral, keluarga harus menjadi benteng pertama dalam membentuk kepribadian anak,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai program pembinaan keluarga yang digerakkan TP PKK. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah terus mendukung kegiatan yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai moral dan sosial di masyarakat. “Melalui pembinaan mental dan spiritual, penyuluhan perlindungan perempuan dan anak, kegiatan magrib mengaji, posyandu remaja, serta pembentukan Ruang Bersama Indonesia (RBI), kita ingin membangun generasi Asahan yang religius, bermartabat, dan berdaya saing,” tutur Bupati.

Selain di Kecamatan Setia Janji, evaluasi juga dilakukan di tiga lokasi lainnya. Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., bersama Ny. Juni Rianto menghadiri Lomba UP2K di Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulau Bandring. Di tempat lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. H. Zainal Aripin Sinaga, M.H., bersama Ny. Lily Evi Zainal Aripin Sinaga turut hadir dalam Lomba Tertib Administrasi di Desa Perkebunan Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam. Sedangkan Asisten Administrasi Umum, Drs. H. Muhilli Lubis, bersama Ny. dr. Emi Br. Barus, menghadiri Lomba IVA Test di UPTD Puskesmas Aek Songsongan Kecamatan Aek Songsongan.

Kegiatan evaluasi ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran bagi desa-desa binaan untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, serta pemberdayaan keluarga. Melalui sinergi antara TP PKK Provinsi Sumatera Utara dan TP PKK Kabupaten Asahan, diharapkan gerakan PKK semakin berdaya guna dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Asahan. (As)

Wakil Bupati Asahan Buka Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin) menggelar Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM di Gedung Dekranasda Kisaran. Kegiatan ini digagas sebagai upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar ritel modern serta meningkatkan kualitas produk lokal.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., dan turut dihadiri oleh Kepala Diskopdagin Asahan, Sofian Manulang, S.Sos., Buyer Nonfood Branch Alfamart Cabang Medan, Anastasya Butar Butar, serta sejumlah pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Asahan.

Dalam laporannya, Sofian Manulang menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret Pemkab Asahan untuk memperluas akses pasar dan memperkuat jejaring distribusi produk lokal.

“Kami ingin UMKM Asahan mampu menembus pasar ritel modern seperti Alfamart. Ke depan, pemerintah daerah juga akan membangun gerai UMKM yang akan menjadi etalase produk unggulan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kesuksesan UMKM tidak hanya diukur dari jumlah produksi, tetapi juga dari kemampuan memenuhi standar kualitas, kemasan, dan pemasaran yang kompetitif.

Sementara itu, dalam arahannya Wakil Bupati Asahan, Rianto, memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan pelaku UMKM. Ia menekankan pentingnya inovasi dan konsistensi kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

“Saya berharap para pelaku UMKM terus berinovasi, menjaga mutu, dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar modern. Dengan semangat dan komitmen, UMKM Asahan pasti bisa naik kelas dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tutur Rianto.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Alfamart yang telah membuka ruang kemitraan bagi pelaku UMKM lokal.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan sesi pembekalan teknis dan tanya jawab bersama pihak Alfamart. Anastasya Butar Butar memaparkan sejumlah hal penting yang harus diperhatikan pelaku usaha agar produk mereka bisa diterima di jaringan ritel, mulai dari kejelasan informasi produksi dan kadaluarsa, desain kemasan yang menarik, hingga pencantuman barcode.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Semangat tersebut mencerminkan komitmen pelaku UMKM Asahan untuk terus berkembang sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Asahan, yaitu “Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.” Pemerintah daerah berharap sektor UMKM dapat menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat perekonomian berbasis kemandirian dan kreativitas masyarakat. (As)

Bupati Asahan Tekankan Peran Strategis Santri dalam Membangun Indonesia Berkeadaban

0

Kisaran — Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Kabupaten Asahan berlangsung khidmat dan penuh semangat, meski diguyur hujan. Upacara yang digelar di Alun-alun Rambate Rata Raya Kisaran ini dipimpin langsung oleh Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dan dihadiri ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah setempat.

Dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,” peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi santri dalam membangun bangsa yang beradab, maju, dan berkepribadian luhur. Tema tersebut juga menegaskan pentingnya peran santri tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga dalam ranah ilmu pengetahuan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan.

Membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Bupati Asahan menyampaikan bahwa santri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan moral bangsa sekaligus menjadi agen perubahan menuju peradaban dunia yang lebih baik.

“Santri bukan hanya penjaga nilai-nilai spiritual, tetapi juga pembawa cahaya pengetahuan dan inovasi. Santri harus tampil percaya diri, menguasai ilmu, dan membawa nilai Islam rahmatan lil alamin dalam kehidupan global yang terus berkembang,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti keseriusan pemerintah dalam memperkuat peran pesantren melalui kebijakan nasional, di antaranya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Regulasi tersebut menjadi dasar pembentukan Dana Abadi Pesantren, sebagai bentuk dukungan negara terhadap lembaga pendidikan keagamaan yang telah berperan besar dalam perjalanan bangsa.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Asahan juga terus memperkuat kerja sama dengan pesantren dalam berbagai bidang, terutama pengembangan ekonomi mandiri dan pembinaan karakter generasi muda. “Sinergi antara pemerintah dan pesantren adalah langkah penting untuk membangun masyarakat yang berilmu, beriman, dan berdaya saing,” tambahnya.

Meski upacara sempat diguyur hujan, antusiasme para santri tidak luntur. Dengan semangat tinggi, mereka tetap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sambil mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Pemandangan tersebut mencerminkan keteguhan dan keikhlasan santri sebagai pewaris nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan.

Bupati Asahan menutup amanatnya dengan menegaskan bahwa semangat dan dedikasi para santri sejalan dengan visi Kabupaten Asahan, yakni “Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.” Ia berharap, semangat Hari Santri dapat menjadi energi baru untuk membangun Indonesia yang berkeadaban, serta memperkuat peran pesantren sebagai pilar pendidikan dan pembentukan karakter bangsa. (As)

Tim Satgas Pangan Pusat dan Polda Sumut Sidak Harga Beras di Sejumlah Pasar Medan

0

Medan — Tim Satgas Pangan Pusat bersama Satgas Pangan Provinsi Sumatera Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan modern di Kota Medan, Rabu (22/10/2025) sore.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan harga beras di tingkat eceran tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah, khususnya Harga Eceran Tertinggi (HET), serta memastikan kesesuaian label dan mutu beras di pasaran.

Kegiatan sidak dipimpin langsung oleh Dirjen Ketersediaan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Indra Wijayanto, didampingi Dirreskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rudi Rifani dan jajaran Satgas Pangan. Peninjauan dilakukan di sejumlah titik, antara lain Pasar Tradisional Sei Sikambing, Pasar Sukaramai, RCW Smarco Jalan Gagak Hitam, dan Supermarket Berastagi.

“Tim Satgas yang baru dibentuk ini bergerak serentak di seluruh Indonesia untuk melakukan pemantauan dan pengendalian harga beras eceran, baik di pasar tradisional maupun modern,” ujar Indra Wijayanto di sela-sela kegiatan sidak di RCW Smarco Medan.

Dari hasil peninjauan, sebagian besar harga beras premium di pasar modern masih sesuai dengan HET. Namun, ditemukan satu merek beras premium yang dijual di atas HET serta satu merek beras medium yang belum memenuhi ketentuan pelabelan.

“Harga beras medium masih sesuai, yakni Rp14 ribu per kilogram, tetapi dari sisi label belum memenuhi aturan tentang mutu dan pelabelan beras. Sementara untuk beras premium, ada satu merek yang dijual di atas HET. Kepada pihak toko, kami sudah berikan surat teguran agar segera memperbaikinya,” tegasnya.

Bapanas juga membawa beberapa sampel beras yang tidak sesuai aturan ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak produsen dan distributor yang tidak segera menyesuaikan harga maupun label akan dikenakan sanksi tegas.

“Kami beri waktu satu minggu untuk melakukan perbaikan. Jika dalam waktu tersebut tidak ada tindak lanjut, maka izin usahanya akan kami cabut,” jelas Indra.

Selain melakukan pengawasan, Tim Satgas juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pedagang pasar mengenai ketentuan HET beras yang telah ditetapkan pemerintah. Untuk wilayah zona 2, termasuk Kota Medan, harga HET ditetapkan sebesar Rp14.000 per kilogram untuk beras medium dan Rp15.400 per kilogram untuk beras premium.

Perwakilan Satgas Pangan Polri, Kombes Pol Winardy, menambahkan bahwa kegiatan sidak ini bukan hanya untuk penegakan aturan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran pedagang agar menjual beras sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.

“Kami terus mendorong edukasi kepada pelaku usaha agar tidak memainkan harga. Ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Turut mendampingi kegiatan tersebut antara lain Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sumut Kompol Adriyan, pimpinan Wilayah Bulog Sumut, perwakilan BPS, serta Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Utara.

Sidak ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap harga bahan pokok, khususnya beras, sehingga distribusi dan ketersediaannya tetap terjaga menjelang akhir tahun.

Penutupan PSBD ke-6 Asahan: 14 Etnis Akhiri Pesta Budaya dengan Semangat Persaudaraan

0

Asahan — Gelaran Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kabupaten Asahan resmi berakhir pada Minggu malam dengan suasana penuh kehangatan dan kemeriahan di Lapangan PSBD Kisaran. Acara penutupan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan dan turut dihadiri Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua FORKALA, para Ketua Etnis, serta tamu undangan lainnya. Ribuan warga memenuhi area lapangan untuk menyaksikan puncak pesta budaya yang dimeriahkan dengan penampilan seni dan pertunjukan kembang api spektakuler.

Ketua Panitia PSBD ke-6, Saudin Sinaga, dalam laporannya mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak 4 hingga 19 Oktober 2025. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan PSBD kali ini melibatkan 14 etnis yang menampilkan beragam seni, tari, musik, dan tradisi khas daerah masing-masing.

“Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan lancar walaupun masih ada kekurangan. Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya PSBD tahun ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P. menyerahkan piagam penghargaan kepada 14 Ketua Etnis sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan partisipasi mereka selama kegiatan berlangsung. Ia menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh etnis yang telah menampilkan karya budaya terbaiknya.

“PSBD bukan hanya sarana pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” tutur Rianto.

Lebih lanjut, Wakil Bupati memaparkan bahwa selama 16 hari pelaksanaan PSBD ke-6, perputaran uang di kawasan kegiatan mencapai sekitar Rp9 miliar. Nilai ini diperoleh dari hasil estimasi transaksi ekonomi masyarakat, di mana rata-rata sekitar 6.000 pengunjung hadir setiap malam dengan pengeluaran antara Rp80.000 hingga Rp100.000 per orang. Sebanyak 250 pelaku UMKM juga beroperasi di lokasi kegiatan dengan omzet harian mencapai jutaan rupiah.
Angka tersebut menunjukkan bahwa PSBD tidak hanya memperkuat nilai-nilai budaya dan kebersamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang signifikan bagi masyarakat Kisaran dan sekitarnya.

Malam penutupan PSBD ke-6 ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pesta kembang api yang menerangi langit Kisaran, menandakan berakhirnya rangkaian kegiatan budaya yang telah mempererat hubungan antar-etnis di Kabupaten Asahan.

Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap PSBD dapat terus menjadi wadah untuk memperkokoh persaudaraan, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya lokal, serta menggerakkan perekonomian masyarakat dalam semangat “Rambate Rata Raya” menuju Asahan yang Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan. (As)

Etnis Nias Tampilkan Kekayaan Budaya di Malam Puncak PSBD ke-6 Asahan

0

Kisaran — Malam terakhir gelaran Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kabupaten Asahan berlangsung meriah dengan penampilan memukau dari Etnis Nias di Lapangan PSBD Kisaran. Acara yang dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Kapolres Asahan, para pejabat OPD, Ketua FORKALA, para ketua 14 etnis, serta masyarakat umum ini menjadi penutup rangkaian perayaan keberagaman budaya di Asahan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Ikatan Keluarga Masyarakat Nias (IKMN) Kabupaten Asahan, Destani Harefa, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya PSBD tahun ini. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar ajang hiburan, melainkan juga sarana memperkuat identitas dan eksistensi budaya setiap etnis di Asahan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan pemerintah. Kegiatan seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Nias,” ujarnya.
Destani juga mengajak masyarakat untuk tetap mendukung program pembangunan daerah serta menjaga keamanan dan kerukunan antarwarga.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal di tengah arus globalisasi. Ia menegaskan agar generasi muda tidak melupakan akar tradisi yang menjadi identitas bangsa.

“Kemajuan teknologi tidak boleh membuat kita melupakan budaya sendiri. Mari kita jaga dan cintai warisan seni dan budaya daerah agar tetap hidup sepanjang masa,” pesannya.

Rianto juga mengundang masyarakat untuk hadir dalam malam penutupan PSBD ke-6, yang akan menampilkan hiburan dari artis nasional sebagai puncak kemeriahan kegiatan.

Melalui pelaksanaan PSBD ke-6 ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap semangat persaudaraan antar-etnis semakin kuat, serta kebudayaan dapat menjadi perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat. Momentum ini diharapkan dapat memperkokoh nilai-nilai Rambate Rata Raya menuju Asahan yang Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan. (As)