Selasa, Februari 10, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 31

Bupati Asahan Ikuti Zoom GPM Serentak Bersama Menteri Pertanian RI dalam Rangka HUT ke-80 RI

0

Bupati dan Forkopimda Kabupaten Asahan mengikuti kegiatan Zoom Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di Kecamatan Seluruh Indonesia yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI. Sabtu ,(30/08/2025).
Di Kabupaten Asahan sendiri kegiatan tersebut dipusatkan di Kantor Lurah Siumbut-Umbut, Kecamatan Kota Kisaran Timur.

Dalam acara Gerapan Pangan Murah ini Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menyampaikan arahannya bahwa GPM dilaksanakan secara nasional untuk memastikan bahan pangan, khususnya beras, dapat disalurkan dengan harga terjangkau bagi masyarakat. “Selain memeriahkan HUT ke-80 RI, kegiatan ini juga bertujuan menjaga pasokan beras agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Kami berharap pemerintah daerah dan Forkopimda memberikan dukungan penuh agar GPM berjalan sesuai harapan”. Ujarnya.

Andi menambahkan bahwa tujuan GPM tidak hanya menyalurkan bahan pangan murah, tetapi juga membangun ekosistem pangan yang sehat. “Kita juga akan menggelar operasi pasar besar-besaran agar stok pangan tetap stabil dan harga terkendali”. Ucap beliau.

Sementara itu,m Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa Kabupaten Asahan mendukung penuh pelaksanaan GPM serentak tersebut. “Hari ini kita mengikuti GPM secara virtual bersama Menteri Pertanian RI. Sebelumnya, unsur Forkopimda Kabupaten Asahan juga sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan serupa. Bahkan, setiap bulannya Pemerintah Kabupaten Asahan menyalurkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM)”. Ungkap Bupati.

Bupati menegaskan bahwa harga sembako yang dijual dalam GPM ini berada di bawah harga pasar sehingga sangat membantu masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga Asahan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. “Mari bersama-sama membangun Asahan agar generasi kita ke depan menjadi generasi emas sesuai dengan cita-cita bangsa. Jangan mengambil tindakan yang merugikan, mari satukan langkah untuk kesejahteraan bersama”. tutupnya.

Usai mengikuti Zoom bersama Kementerian Pertanian, Bupati Asahan bersama Forkopimda meninjau langsung pelaksanaan GPM di lokasi kegiatan, memastikan masyarakat dapat membeli bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, mewakili Danlanal TBA, para Asisten, OPD, Camat Kota Kisaran Timur, Lurah se-Kecamatan Kota Kisaran Timur, serta tamu undangan lainnya. (As)

Bupati Asahan Hadiri Rapat Paripurna DPRD untuk Penandatanganan Nota Kesepakatan APBD 2025

0

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, bersama dengan Ketua DPRD Asahan, Efi Irwansyah Pane, dan Wakil Ketua DPRD Asahan melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Rancangan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2025. Jumat, (29/08/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, dan Kepala Bagian Setdakab, Anggota DPRD Asahan, dan tamu undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Efi Irwansyah Pane, menjelaskan proses penyepakatan dan penetapan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) berdasarkan Permendagri No. 15 Tahun 2024. Proses ini melibatkan penyepakatan bersama antara Kepala Daerah dan DPRD yang kemudian dituangkan dalam Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS dan ditandatangani bersama.

Setelah melalui proses pembahasan dan finalisasi oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran DPRD Kabupaten Asahan, rancangan perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2025 kemudian dituangkan ke dalam Nota Kesepakatan Bersama. Penandatanganan nota kesepakatan ini dilakukan oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, Ketua DPRD Asahan, Efi Irwansyah Pane, dan Wakil Ketua DPRD Asahan.

Dengan penandatanganan nota kesepakatan ini, diharapkan APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2025 dapat disusun dengan baik dan tepat waktu, sehingga mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Asahan. (As)

Asahan Mantap Dukung Program Strategis Nasional: Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

0

Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan menyampaikan apresiasi atas capaian besar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Hingga pertengahan Agustus 2025, jumlah penerima manfaat program MBG telah melampaui 21 juta rakyat Indonesia di seluruh pelosok negeri. Pemkab Asahan menilai keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam memastikan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan di daerah.

Dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta, 15 Agustus 2025, Presiden Prabowo menegaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar penyediaan makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan masa depan generasi penerus bangsa.

Presiden juga menyinggung karakter bangsa Indonesia yang kerap merasa rendah diri, padahal Indonesia mampu melahirkan kebijakan besar yang diakui dunia. “Bangsa kita jangan minder. Kita mampu, kita bisa. Program ini salah satu bukti bahwa Indonesia mampu melahirkan kebijakan besar yang manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah Kabupaten Asahan memandang bahwa program MBG sangat selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan sumber daya manusia yang sehat serta berdaya saing. Anak-anak Asahan yang sehat, bergizi, dan kuat diharapkan akan tumbuh menjadi generasi cerdas yang mampu membawa Indonesia menuju bangsa yang maju dan sejahtera.

Pemkab Asahan bersama seluruh elemen masyarakat menyatakan kesiapan mendukung penuh pelaksanaan program MBG, agar manfaatnya semakin luas dan merata hingga ke pelosok-pelosok desa. Dukungan ini sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Asahan menuju tercapainya visi “Masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”. Dengan gizi yang baik, akan lahir generasi unggul yang mampu membawa bangsa menuju kejayaan. (As)

All for One, One for All: Polda Sumut Tegaskan Kolaborasi Kunci Berantas Narkoba

0

Medan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara bersama Satresnarkoba Polres Asahan, Polres Tanjung Balai, dan Polres Batubara berhasil mengungkap 603 kasus narkoba sepanjang periode 1 Januari hingga 28 Agustus 2025.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 829 tersangka beserta barang bukti dalam jumlah fantastis, antara lain 472,38 kilogram sabu, 32,37 kilogram ganja, 110.312 butir ekstasi, 8.000 butir happy five, 1 kilogram ketamine dan 5.393 liquid vape mengandung zat terlarang etomidate.

Konferensi pers pengungkapan kasus ini dihadiri Dirresnarkoba Polda Sumut, Kabid penindakan dan penyidikan kanwil bea cukai sumut, Kabid Brantas BNNP Sumut, Walikota Tanjung Balai (diwakili Wakil Walikota Muhammad Fadly Abdina), Asisten Pemerintahan Asahan, Sekretaris Pol PP Pemkab Batubara, Kapolres Tanjungbalai, Kapolres Asahan dan asahan, serta stakeholder terkait.

Selain pengungkapan besar, jajaran Polda Sumut juga melakukan 77 kegiatan gerebek sarang narkoba di berbagai lokasi rawan. Dari operasi tersebut, 68 kasus diproses hukum dengan 79 tersangka, serta 20 pengguna dinyatakan positif narkoba melalui tes urine dan direhabilitasi.

Penindakan juga dilakukan di tempat hiburan malam. Sebanyak 6 kasus dengan 11 tersangka berhasil diungkap, dengan barang bukti 62 butir ekstasi. Di antaranya yaitu di Hoki Kings, Kasih Family Karaoke (Asahan), Mahkota Hall & KTV, Cafe Bossque, Room X One Suranta Permai (Tanjung Balai), serta Nirwana Karaoke (Batubara).

Wakil Walikota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, yang hadir mewakili Walikota, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Sumut dan jajaran.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya yang telah dilakukan oleh Polda Sumatera Utara, khususnya jajaran Ditresnarkoba dan Polres jajaran, dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah ini. Keberhasilan ini tentu menjadi dorongan besar bagi kita semua untuk terus bersama-sama melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujar Fadly Abdina.

Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan bahwa pengungkapan narkoba harus bersama sama dan tidak bisa dari satu sektoral.

“Tidak bisa pengungkapan kasus hanya satu sektoral saja, aparat penegak hukum menangkap itu berbicara di hilirnya, tapi jika berbicara di hulu hingga hilirnya, itu tanggung jawab bersama” tegas Kombes Pol Calvijn.

“Tanpa ada koordinasi dan kolaborasi bersama, kita tidak akan bisa berjalan dan tidak akan kuat. All for One, One For All,” Tutup Kombes Pol Calvijn menegaskan bahwa semua pihak harus bekerjasama dan berkolaborasi untuk bersama-sama memberantas narkoba. (As)

Penguatan Zakat di Asahan Diakui Nasional, Bupati Dianugerahi BAZNAS Awards 2025

0

Jakarta – Gerakan penguatan Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) di Kabupaten Asahan mendapatkan pengakuan nasional. Dalam ajang BAZNAS Awards 2025, Kabupaten Asahan diapresiasi atas keberhasilannya membangun tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat. Atas capaian tersebut, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., selaku Pembina BAZNAS Kabupaten Asahan, dianugerahi penghargaan pada Kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan peran strategis BAZNAS sebagai lembaga resmi negara yang hadir dari umat, untuk umat, dan kembali kepada umat. BAZNAS tidak hanya mengelola zakat sebagai kewajiban syariah, tetapi juga menempatkannya sebagai instrumen pembangunan nasional. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ikut menjadi bagian dalam pengentasan kemiskinan, memperkuat kemandirian ekonomi bangsa, menyatukan keguyuban umat, serta bahkan ikut mewarnai perjuangan kemanusiaan dalam membantu masyarakat Gaza.

Keberhasilan Kabupaten Asahan tidak terlepas dari partisipasi masyarakat. Para muzakki yang konsisten menunaikan zakat, para amil yang bekerja penuh amanah, dan para mustahik yang memanfaatkannya secara produktif telah menjadikan ZIS sebagai gerakan kolektif. Dukungan masyarakat inilah yang menjadikan zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi sebuah kekuatan sosial yang nyata dalam memperkuat solidaritas, meningkatkan daya tahan ekonomi, dan menghadirkan keadilan sosial di tengah-tengah umat.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, dalam komentarnya menyampaikan rasa syukur sekaligus penegasan komitmen bahwa penghargaan ini adalah milik bersama. “Penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat Asahan. Zakat, infaq, dan shadaqah bukan hanya kewajiban ibadah, melainkan kekuatan nyata untuk mengangkat derajat umat, membantu yang lemah, serta membangun kemandirian. Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung BAZNAS agar manfaat zakat semakin luas, baik untuk masyarakat kita maupun sebagai wujud solidaritas untuk perjuangan umat di dunia, termasuk saudara-saudara kita di Gaza,” ujarnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan yang turut hadir menambahkan bahwa penghargaan ini adalah hasil nyata sinergi pemerintah daerah, amil, dan masyarakat. “Dukungan penuh Bupati Asahan sebagai Pembina BAZNAS membuat gerakan zakat di Asahan semakin kokoh. Zakat kita arahkan untuk memberdayakan masyarakat, mengurangi kemiskinan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial lintas batas. Inilah wujud nyata zakat sebagai kekuatan umat,” ungkapnya.

Prestasi ini juga sejalan dengan Visi Kabupaten Asahan, yakni mewujudkan masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan, serta mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat kemandirian ekonomi, dan menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. (As)

Gelar Rakernis Kehumasan, Bidhumas Polda Sumut Perkuat Peran Humas sebagai Ujung Tombak Citra Polri

0

Medan – Bidhumas Polda Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Kehumasan Tahun Anggaran 2025, Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme Personel Bidang Humas Polda Sumut dalam Rangka Pencapaian Trending Citra Polri untuk Masyarakat”.

Rakernis dibuka oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. yang dalam kesempatan tersebut diwakili Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P..

Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa peran Humas saat ini tidak bisa lagi dianggap hanya sebagai pelengkap organisasi.

“Kita tidak bisa lagi memandang Humas hanya sebagai pelengkap organisasi Polri. Humas justru menjadi salah satu kunci keberhasilan Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, penegakan hukum yang adil, serta dapat memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat”, Tegasnya Brigjen Pol Rony.

“Melalui Rakernis Kehumasan Tahun 2025 ini, saya berharap lahir berbagai ide, strategi, dan inovasi yang mampu memperkuat peran Humas Polda Sumut menuju profesionalitas dalam memberikan informasi yang aktual dan terpercaya kepada masyarakat,” tambah Brigjen Pol Rony.

Acara turut dihadiri oleh para pejabat utama Polda Sumut, PPID Satker, para Kasi Humas, serta anggota Humas dari seluruh polres jajaran.

Sejumlah narasumber dihadirkan untuk memberikan materi, di antaranya Rizal R. Surya, Ahli Pers Dewan Pers sekaligus Wakil Pemimpin Redaksi Analisa Medan, yang membawakan materi “Peran Humas Menjadikan Polisi untuk Masyarakat”.

Rizal menekankan pentingnya pemahaman kode etik jurnalistik, hak jawab, hak tolak, serta legalitas media. “Media harus memiliki badan hukum, dan satu badan hukum hanya boleh untuk satu media,” tegasnya.

Anggia Ramadhan, SE., M.Si, dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut, yang menyoroti peran media penyiaran sebagai mitra strategis Polri dalam membangun citra positif.

Ia juga memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya pembentukan tim khusus pengelolaan media, alokasi anggaran komunikasi publik, serta evaluasi berkala efektivitas program humas.

T. Agus Khaidir, Manager Tribunnews Medan, dengan materi “Media dan Public Relation di Era Pergeseran Generasi”. Ia menekankan pentingnya media untuk beradaptasidengan perkembangan zaman.

“Dengan perkembangan zaman yang begitu pesat media harus mampu beradaptasi dan membuka diri terhadap transformasi digital agar pesan publik tersampaikan dengan baik,” ujar Agus Khaidir.

Selain itu, Agus juga memberikan pelatihan teknis tentang bagaimana cara menulis berita yang baik, benar, dan menarik pembaca. Menurutnya, gaya bahasa yang sederhana, informatif, dan mengedepankan prinsip 5W+1H akan membuat berita lebih mudah dipahami dan diminati masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan dalam sambutannya mengatakan, Rakernis ini menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi dan langkah ke depan dalam menjalankan fungsi kehumasan.

“Personel Humas harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi serta menjalin sinergi yang lebih erat dengan media. Dengan begitu, citra Polri yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat bisa terus kita wujudkan,” ujarnya.

Melalui Rakernis ini, Polda Sumut berharap peran Humas semakin profesional dan adaptif. Sinergi dengan media massa, lembaga penyiaran, dan seluruh pemangku kepentingan di bidang komunikasi publik akan menjadi kunci dalam mewujudkan Polri yang humanis, transparan, dan dipercaya masyarakat. (As)

Pemerintah Kabupaten Asahan Sambut Hangat Kunjungan Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara

0

Pemerintah Kabupaten Asahan bersama TP PKK Kabupaten Asahan menyambut hangat kunjungan Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara dalam rangka pelaksanaan kegiatan pembinaan di berbagai desa percontohan, Rabu (27/08/2025).

Kunjungan monitoring tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, yakni: UP2K di Desa Bunut Seberang, Kecamatan Pulau Bandring, PAAR di Desa Urung Pane, Kecamatan Setia Janji, AKU HATINYA PKK di Desa Banjar, Kecamatan Air Joman, Tertib Administrasi PKK di Desa Perkebunan Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, serta IVA Test di UPTD Puskesmas Aek Songsongan.

Turut hadir mendampingi tim monitoring, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga, Staf Ahli Bupati Asahan, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Asahan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs Zainal Aripin Sinaga MH yang mewakili Bupati Asahan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik lomba ini. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa bersama masyarakat dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta mengembangkan produk unggulan desa. Lomba ini juga mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun Kabupaten Asahan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kami berharap TP PKK Asahan dapat meraih hasil terbaik di tingkat provinsi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Monitoring yang diwakili Ketua Pokja II PKK Sumatera Utara, Rika Ananda Sulung, menegaskan bahwa kegiatan monitoring merupakan kelanjutan dari supervisi yang sebelumnya telah dilaksanakan. “Nantinya akan dipilih enam besar untuk kategori kabupaten dan tiga besar untuk kategori kota yang akan dievaluasi lebih lanjut. Tahun ini monitoring hanya diikuti daerah yang mengikuti minimal empat kategori lomba. Kami berharap ke depan semua kabupaten/kota dapat berpartisipasi penuh,” jelas Rika.

Ia juga menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan hanya untuk meraih kemenangan, melainkan menjadikan desa/kelurahan binaan sebagai contoh dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Mari kita bergerak bersama PKK, mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas, serta berkolaborasi demi Sumut yang berkah, unggul, maju, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (As)

Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Menerima Kunjungan dari Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara

0

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H., menerima kunjungan kerja dari Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Sumatera Utara, Herdensi Adnin, beserta empat orang rekan lainnya, pada Rabu, 27 Agustus 2025, bertempat di Kantor Bupati Asahan.

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Asahan menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi atas perhatian Ombudsman terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Asahan.

“Kami menyambut baik kunjungan dari Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara ini. Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar masyarakat dapat merasakan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan,” ujar Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H.

Sementara itu, Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Herdensi Adnin, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut juga bertujuan untuk melakukan koordinasi, pendampingan, serta memberikan masukan terkait tata kelola pelayanan publik yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Kami ingin memastikan agar pelayanan publik di Kabupaten Asahan berjalan sesuai asas pemerintahan yang baik, sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan yang bebas dari maladministrasi,” ungkap Herdensi Adnin.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Asahan, sehingga pelayanan publik dapat terus mengalami perbaikan serta memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.

Kala Siswa SD Sampaikan Keinginannya Menjadi Wali Kota Dihadapan Rico Waas

0

Ada momen menarik saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengunjungi SD Negeri 060831 yang berlokasi di jalan Sei Batang Hari, Kelurahan Babura Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Pasalnya, saat Rico Waas berbincang dengan sejumlah siswa dan menanyakan tentang cita-cita yang mereka impikan di masa mendatang, ada seorang siswa yang memberanikan diri menjawab ingin menjadi Wali Kota.

Momen tersebut terjadi di sela-sela kunjungan Rico Waas ke SD Negeri 060831 untuk melihat pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa yang diinisiasi oleh Gojek, sebuah platform layanan teknologi berbasis aplikasi, Selasa (26/8/2025).

“Ada yang cita-citanya mau menjadi Wali Kota?” tanya Rico Waas.

Dari sudut kiri ruangan kelas seorang anak bernama Wicky Arka Qoriza mengangkat tanganya malu-malu. Rico Waas pun langsung memanggilnya untuk maju kedepan.

“baru kali ini ada yang angkat tangan,” ungkap Rico Waas gembira.

Apalagi yang membuat Rico Waas lebih gembira dan takjub ialah, jawaban yang diberikan Arka saat ditanya mengapa tertarik bercita-cita menjadi Wali Kota. Ternyata anak dari tiga bersaudara itu, ingin menjadikan anak-anak di seluruh Kota Medan menjadi pintar dengan mengembangkan teknologi.

“Ini luar biasa, sejak kecil anak ini sudah berpikir untuk membangun kota ini. inilah yang menjadi harapan dan impian kita bersama. ada keinginan anak-anak kita sejak kecil ingin menjadi pemimpin dan merubah kota ini,” ujar Rico Waas.

Disekolah itu, ada sebanyak 141 siswa yang mendapatkan makanan bergizi gratis, mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6. Saat Rico Waas tiba disekolah dan memasuki ruangan kelas, kotak nasi bewarna hijau muda dengan penutup putih transparan sudah berada tepat diatas meja masing-masing siswa. Menu hari itu berupa nasi putih, sepotong ayam sambal, telur bulat semur, tumis toge, serta satu buah pisang.

Sebelum menyantap makan bergizi mereka masing-masing, tiba-tiba terdengar suara  seorang pelajar yang memberikan instruksi kepada seluruh teman-temannya di ruangan itu dalam bahasa Inggris.

“Stand up, please. Greating for Bapak Wali Kota”. Sontak seluruh pelajar berdiri dan sontak menjawab, “Good morning” seraya memberi hormat kepada orang nomor satu di Pemko Medan tersebut.

Rico Waas langsung menyapa kembali seluruh siswa. Selain menanyakan kondisi para pelajar, Rico Waas juga menanyakan menu apa paling mereka suka dalam MBG yang disajikan.

“Suka sayurnya, Pak,” jawab siswa.

Rico Waas pun kembali tersenyum dan menjawab. “Saya senang mendengarnya, sebab sayur sangat baik untuk kesehatan. Saya berharap anak-anak semua suka makan sayuran ya,” ungkapnya.

Setelah itu anak-anak pun dipersilahkan untuk menikmati makanan yang telah tersedia di atas meja belajar masing-masing. Rico Waas didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar selanjutnya melihat satu persatu ruangan untuk melihat pelaksanaan MBG.

Usai peninjauan, Rico Waas  mengapresiasi MBG yang dilaksanakan Gojek ini. Diharapkannya, pihak swasta lainnya dapat membantu program yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu.

“Harapan kami program MBG ini terus berjalan dengan baik dan pihak swasta seperti ini dipersilahkan turut membantu,” harapnya. (As)

Gubernur Sumut dan Bupati Asahan Hadiri Forum Nasional Penanggulangan TBC

0

Jakarta – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman kesehatan serius di Indonesia, dengan jumlah kasus yang menempatkan Indonesia di peringkat kedua tertinggi di dunia setelah India. Menyikapi kondisi ini, Kementerian Dalam Negeri menggelar Forum 8 Provinsi dengan Beban TBC Tinggi, Selasa (26/08/2025), di Gedung Sasana Bhakti Praja Jakarta. Forum ini diikuti oleh seluruh Gubernur dari 8 provinsi prioritas, bersama Bupati dan Wali Kota dari berbagai daerah, termasuk Gubernur Sumatera Utara, Bupati Asahan, serta para Bupati dan Wali Kota lainnya se-Sumatera Utara, yang meneguhkan komitmen mendukung target Indonesia bebas TBC tahun 2030.

Forum yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian turut menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala Staf Kepresidenan. Para pemimpin daerah mendapat pemaparan mengenai situasi terkini TBC, tantangan penanganan, dan strategi percepatan eliminasi yang harus disinergikan antara pusat dan daerah.

Dalam forum tersebut, Bupati Asahan menegaskan bahwa Pemkab Asahan berkomitmen penuh mendukung program nasional eliminasi TBC. Menurutnya, persoalan TBC tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menyangkut produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan, yaitu “Mewujudkan Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”, dimana peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan.

Salah satu fakta penting yang dibahas dalam forum adalah bahwa TBC sebenarnya dapat disembuhkan apabila terdeteksi sejak dini dan pasien disiplin menjalani pengobatan minimal enam bulan. Namun, tantangan seperti tingginya angka putus obat, kasus laten yang tidak terlaporkan, dan masih rendahnya kesadaran masyarakat membuat upaya eliminasi TBC harus dilakukan lebih serius, termasuk melalui edukasi publik dan penguatan layanan kesehatan di daerah.

Kehadiran Gubernur Sumatera Utara, Bupati Asahan, serta seluruh kepala daerah lainnya se-Sumatera Utara dalam forum nasional ini menegaskan bahwa upaya eliminasi TBC adalah bagian dari tanggung jawab kolektif. Dengan menyelaraskan program daerah terhadap target nasional Indonesia bebas TBC 2030, Pemkab Asahan menunjukkan komitmen nyata untuk menghadirkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera, sesuai arah pembangunan daerah maupun kebijakan kesehatan nasional. (As)