Beranda blog Halaman 34

Pemkab Asahan Hadirkan Layanan Publik Lengkap di PSBD ke-VI Tahun 2025

0

Kisaran – Pemerintah Kabupaten Asahan menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui keikutsertaan pada Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) ke-VI Tahun 2025. Dalam kegiatan yang digelar di area utama PSBD, Selasa (7/10/2025), Pemkab Asahan menghadirkan Stand Pelayanan Publik yang menyuguhkan beragam layanan praktis dan bermanfaat bagi masyarakat.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan, Drs. H. Muhilli Lubis, yang mewakili Bupati Asahan, menjelaskan bahwa kehadiran stand pelayanan publik ini menjadi wujud sinergi antara pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu program unggulan yang disediakan adalah Gerakan Pangan Murah, hasil kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan, Bank Indonesia, dan Bulog. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok seperti Beras SPHP dan Minyakita dengan harga terjangkau. Program ini berlangsung setiap hari selama pelaksanaan PSBD.

Selain layanan pangan, Pemkab Asahan juga membuka Posko Kesehatan Masyarakat yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengecekan tekanan darah dan kondisi kesehatan umum. Layanan ini dihadirkan oleh tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan sebagai upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Tak hanya itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) juga turut membuka layanan administrasi kependudukan di lokasi kegiatan. Masyarakat dapat langsung melakukan perekaman KTP-el, pencetakan KIA, serta mengurus dokumen kependudukan lainnya melalui program Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA).

Sementara itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menghadirkan layanan perizinan digital yang memanfaatkan berbagai sistem seperti Sicantik Cloud untuk perizinan non-berusaha, SIMBG untuk perizinan bangunan gedung dan sertifikat laik fungsi, serta OSS untuk perizinan berusaha berbasis risiko.

Dinas Pertanian Kabupaten Asahan juga menampilkan inovasi ramah lingkungan melalui kerja sama dengan PT Hijau Surya Biotechnindo, dengan mengusung tema “Tumbuh Bersama Alam dan Budaya.” Stand ini menampilkan beragam hasil pertanian unggulan seperti pisang, anggrek, serta bibit tanaman hasil inovasi hijau yang mendukung pertanian berkelanjutan.

Drs. H. Muhilli Lubis menegaskan bahwa kehadiran stand pelayanan publik di PSBD bukan sekadar pelengkap acara, melainkan sarana nyata untuk menghadirkan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menikmati pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga mendapatkan kemudahan dalam mengakses berbagai layanan publik yang kami sediakan di sini,” ujarnya.

Dengan konsep terpadu antara budaya dan pelayanan publik, PSBD ke-VI tahun 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan identitas daerah sekaligus cerminan inovasi pelayanan yang inklusif dan dekat dengan masyarakat. (As

Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 20 Tersangka Selama Operasi Kancil Toba 2025

0

Belawan – Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap dan menangkap 20 tersangka selama pelaksanaan Operasi Kancil Toba 2025, yang digelar selama 21 hari sejak 15 September hingga 5 Oktober 2025. Keberhasilan tersebut terungkap dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Akhir Operasi Kancil Toba 2025, yang dipimpin oleh Plt. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, SH., SIK., MM., CPHR., CBA., di ruang Lobi Polres Pelabuhan Belawan, Senin (5/10/2025).

Dalam kegiatan yang berlangsung santai tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasinya kepada seluruh personel yang telah bekerja keras selama pelaksanaan operasi.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Kancil Toba 2025. Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap 100 persen target operasi, terdiri dari 10 target orang, 5 target tempat, dan 10 target barang,” ujar AKBP Wahyudi Rahman.

Selain capaian target operasi, Polres Pelabuhan Belawan juga berhasil mengungkap non-target tambahan yang terdiri dari 10 orang tersangka, 3 tempat/lokasi, dan 7 barang bukti. Hasil tersebut menjadi bukti nyata keseriusan jajaran kepolisian dalam menindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukumnya.

“Ini adalah pencapaian besar dan hasil kerja sama yang solid antar satuan fungsi di lapangan. Selain melakukan penegakan hukum, kami juga terus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran keamanan kendaraan, seperti menggunakan kunci ganda, memasang alarm, dan parkir di tempat yang aman,” tambah Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Wahyudi Rahman menyampaikan harapannya agar hasil operasi ini dapat berkelanjutan dan menjadi momentum bagi seluruh personel untuk semakin meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap hasil positif dari Operasi Kancil ini dapat menurunkan angka curanmor di wilayah Belawan dan sekitarnya. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kegiatan preventif maupun represif agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (As)

Wabup Asahan Beri Apresiasi Atlet Renang Muda Lolos Seleksi Nasional Open Indonesia

0

Kisaran – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menerima audiensi dari Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kabupaten Asahan bersama Talitha Alesha Suhendra, atlet renang muda berbakat asal Asahan yang berhasil lolos ke ajang Seleksi Nasional Open Indonesia. Pertemuan berlangsung di Ruang Audiensi Wakil Bupati Asahan dan dihadiri jajaran pengurus FAI serta pelatih Talitha, (06/10/2025).

Talitha, siswi kelas VI SD Ar Roja, menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Asahan setelah menorehkan prestasi gemilang di usia belia. Keberhasilannya menembus tingkat nasional menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Asahan terus berkembang dan mampu mencetak atlet muda potensial, khususnya di cabang olahraga renang.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Rianto menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Talitha. Ia berpesan agar Talitha terus berlatih dengan tekun, menjaga semangat juang, serta memanfaatkan pengalaman di ajang nasional sebagai bekal untuk menorehkan prestasi yang lebih tinggi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya menyampaikan selamat dan rasa bangga kepada ananda Talitha Alesha Suhendra. Prestasi ini menjadi motivasi bagi pelajar dan atlet muda lainnya di Asahan untuk terus berjuang dan berprestasi,” ujar Rianto.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemkab Asahan dalam mendukung pengembangan olahraga melalui pembinaan berkelanjutan dan kolaborasi dengan berbagai federasi. Ia juga mengapresiasi peran para pelatih dan pengurus FAI Asahan yang telah berkontribusi aktif dalam membina para atlet muda, termasuk pelatih Gilang serta jajaran pengurus FAI Asahan seperti Abdul Rasyid Ridho (Sekretaris), Ulil Amri (Bendahara), dan Agus Salim (Ketua Harian).

Sementara itu, Agus Salim selaku Ketua Harian FAI Kabupaten Asahan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Daerah. Ia berharap kerja sama yang baik antara Pemkab Asahan dan FAI dapat terus berlanjut demi kemajuan olahraga akuatik dan lahirnya lebih banyak atlet berprestasi di masa depan.

Audiensi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara Wakil Bupati Asahan, jajaran FAI, pelatih, dan Talitha Alesha Suhendra, yang akan segera bertanding membawa nama Kabupaten Asahan di ajang Nasional Open Indonesia mendatang. (As)

PSBD Asahan ke-6 Hadirkan Inovasi: Sinergi Budaya, Ekonomi Digital, dan Vokasi

0

Kisaran — Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kabupaten Asahan tahun ini tampil berbeda dengan menghadirkan beragam inovasi yang memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi masyarakat. Tak hanya menampilkan keberagaman etnis dan tradisi, PSBD 2025 juga menjadi ruang kolaborasi lintas sektor melalui kegiatan edukatif, pelatihan vokasi, hingga pameran ekonomi kreatif,4 Oktober 2025.

Salah satu agenda yang menarik perhatian publik adalah Festival Sisi Batas Labuhan, hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan Bank Indonesia Perwakilan Pematang Siantar. Festival ini menghadirkan beragam kegiatan seperti sosialisasi penggunaan QRIS, pelatihan literasi keuangan, serta pameran produk unggulan UMKM daerah. Melalui kegiatan tersebut, Bank Indonesia berupaya memperkuat inklusi keuangan sekaligus mendorong masyarakat Asahan agar semakin siap menghadapi era ekonomi digital.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas peran Bank Indonesia yang membawa edukasi ekonomi ke dalam ruang budaya masyarakat.

“Festival ini menyatukan dua hal penting: budaya dan literasi ekonomi. Dengan memahami teknologi pembayaran digital seperti QRIS, masyarakat dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini menjadi wujud konkret bahwa PSBD bukan sekadar ajang seni, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.

Selain itu, PSBD ke-6 juga menjadi wadah penyelenggaraan Pekan Vokasi, hasil kerja sama antara Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. Acara yang digelar di Joglo Pujakesuma Kisaran ini menampilkan dua program utama, yakni Shortclass Barista dan Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi. Kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan generasi muda Asahan agar siap bersaing di dunia kerja sekaligus mencetak wirausaha muda di sektor ekonomi kreatif.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., menilai bahwa PSBD kini berkembang menjadi ruang pembinaan sumber daya manusia yang berorientasi masa depan.

“PSBD bukan hanya soal pertunjukan budaya, tapi juga sarana peningkatan kualitas SDM. Melalui Pekan Vokasi ini, kita ingin menciptakan generasi muda yang terampil, adaptif, dan siap membuka peluang usaha baru,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pelaksanaan PSBD ke-6 juga dimeriahkan oleh Pameran UMKM Asahan, Pelayanan Publik Terpadu dari berbagai OPD, serta pameran produk kultur jaringan pertanian dari PT Hijau Surya Asahan yang menampilkan inovasi teknologi pertanian modern.

Dengan beragam kegiatan tersebut, PSBD Asahan ke-6 menjadi simbol sinergi antara kebudayaan, ekonomi, pendidikan, dan teknologi. Pemerintah Kabupaten Asahan mengundang seluruh masyarakat untuk hadir di Lapangan PSBD Kisaran pada 4–19 Oktober 2025, menikmati penampilan 14 etnis, serta merasakan semangat kebersamaan dalam keberagaman yang menjadi jati diri Kabupaten Asahan. (As)

Asisten I Buka Grand Final Duta dan Jambore Kreativitas GenRe Asahan 2025

0

Kisaran – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) bekerja sama dengan Forum GenRe Asahan menggelar Grand Final Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas GenRe Kabupaten Asahan Tahun 2025, Minggu (5/10) di Bahagia Hall, Jalan Pisang, Kecamatan Kota Kisaran Timur.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan yang hadir mewakili Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si. Acara turut dihadiri oleh perwakilan TP PKK Kabupaten Asahan, sejumlah pejabat perangkat daerah, pengurus Forum GenRe, serta para finalis Duta GenRe dari berbagai kecamatan.

Dalam laporannya, Kepala DPPKB Asahan, Edi Sukmana, SH, M.Si, menyampaikan bahwa ajang ini diikuti oleh 20 peserta, terdiri dari 10 remaja putra dan 10 remaja putri. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang mampu menjadi role model di lingkungan masyarakat, sekaligus mewujudkan remaja Asahan yang bebas dari Triad KRR (menikah dini, seks bebas, dan penyalahgunaan NAPZA).

Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang pembinaan bagi pendidik serta konselor sebaya untuk berperan aktif dalam penguatan ketahanan keluarga.

Membacakan sambutan Bupati Asahan, Asisten I menegaskan bahwa Program Generasi Berencana (GenRe) merupakan bagian penting dari upaya menyiapkan remaja menuju kehidupan berkeluarga yang matang dan bertanggung jawab. Melalui program ini, generasi muda diharapkan memahami pentingnya pendewasaan usia perkawinan, serta mampu merencanakan masa depan pendidikan, karier, dan pernikahan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi.

“Program Duta GenRe memiliki nilai strategis dalam membentuk remaja Asahan yang berakhlakul karimah, kreatif, inovatif, dan menjauhi pengaruh negatif,” ujar Asisten I dalam sambutan Bupati.

Bupati juga berpesan kepada seluruh remaja, khususnya pelajar, untuk terus semangat dalam belajar dan berkarya di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Ia mengingatkan agar remaja bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak terjerumus pada hal-hal yang dapat merusak moral dan karakter.

“Mari bersama kita bangun generasi muda Asahan yang tangguh, beriman, dan bertakwa demi terwujudnya visi Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan,” pesannya.

Acara yang berlangsung meriah tersebut diakhiri dengan pengumuman pemenang Duta GenRe Kabupaten Asahan Tahun 2025.

Juara Utama Duta GenRe Putra diraih oleh Mhd. Febryan dari Kecamatan Kota Kisaran Barat.

Juara Utama Duta GenRe Putri diraih oleh Lena Oktavia dari kecamatan yang sama.

Keduanya diharapkan dapat menjadi motivator bagi remaja Asahan dalam mengampanyekan gaya hidup sehat, berencana, dan berkarakter positif. (As)

Dari PSBD Menuju Taman Kebhinekaan: Asahan Tunjukkan Kekuatan dalam Keberagaman

0

Kisaran – Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kabupaten Asahan tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi momentum penting dalam memperkokoh jati diri dan kebanggaan budaya daerah. Pemerintah Kabupaten Asahan mengusung gagasan baru dengan mengembangkan kawasan PSBD menjadi Taman Kebhinekaan, sebuah ruang budaya terbuka yang akan menampilkan rumah adat dari berbagai etnis di Asahan sebagai simbol persaudaraan dan persatuan,4 Oktober 2025.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa PSBD merupakan bagian dari strategi membangun karakter masyarakat berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

“Kami ingin menjadikan lokasi PSBD ini sebagai Taman Kebhinekaan, tempat di mana berbagai etnis menampilkan rumah adatnya sebagai simbol kerukunan. Dengan cara ini, generasi muda akan tumbuh mencintai warisan daerahnya,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa PSBD akan menjadi kegiatan dua tahunan yang terus dikembangkan agar semakin berdaya guna bagi masyarakat dan dunia kebudayaan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., yang juga merupakan salah satu penggagas PSBD pertama pada tahun 2006, mengingatkan bahwa semangat PSBD lahir dari kebersamaan lintas etnis yang telah menjadi ciri khas masyarakat Asahan.

“Pagelaran seni budaya ini bukan hanya hiburan, tetapi juga wujud komitmen menjaga serta mewariskan nilai-nilai kebangsaan. Asahan menjadi contoh daerah yang mampu menjaga harmoni di tengah keberagaman,” tuturnya.

Dukungan juga datang dari pemerintah pusat. Dr. Ir. Ferry Arlian, M.Sc., Direktur Sarana dan Prasarana Ditjen Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, mengapresiasi langkah inovatif Pemkab Asahan dalam mengembangkan konsep Taman Kebhinekaan.

“Gagasan ini sangat inspiratif. Asahan memiliki kekayaan etnis luar biasa dan layak menjadi contoh nasional dalam membangun harmoni melalui budaya,” ungkapnya.

Pembukaan PSBD ke-6 dihadiri oleh jajaran Forkopimda Asahan, anggota DPRD Kabupaten Asahan, para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, serta tokoh masyarakat dan adat. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya.

Dengan dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, PSBD Asahan ke-6 tidak hanya menjadi panggung ekspresi seni, tetapi juga gerakan kebudayaan yang meneguhkan identitas lokal. Melalui Taman Kebhinekaan, Asahan menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan pemersatu dalam semangat Rambate Rata Raya — semboyan yang terus menjadi pedoman dalam membangun daerah yang harmonis. (As)

PPPK Asahan Siap Mengabdi, Ikuti Pelantikan Serentak Daring Kemensos RI

0

Asahan – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menggelar pelantikan serentak bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini mencakup pelantikan bagi jabatan fungsional tenaga kesehatan, guru sekolah rakyat, serta tenaga teknis khusus, sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK,3 Oktober 2025.

Dalam arahannya, Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf, menegaskan bahwa pengangkatan PPPK bukan sekadar formalitas atau pemenuhan kebutuhan administrasi, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat sumber daya manusia di bidang sosial. Ia menekankan pentingnya peran aparatur profesional dalam memastikan program-program bantuan sosial tepat sasaran, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pelantikan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unit kerja di lingkungan Kemensos, seperti Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial, Inspektorat Jenderal, serta Pusat Pendidikan dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial.

Di Kabupaten Asahan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara kolektif di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Sebanyak 83 peserta mengikuti prosesi pelantikan secara daring, terdiri dari 81 Pendamping Program Keluarga Harapan (PPKH), 1 Pekerja Sosial Keluarga, dan 1 Pelopor Perdamaian. Kehadiran Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Asrul Wahid, bersama jajaran struktural menjadi bentuk dukungan serta motivasi bagi para pegawai baru agar siap menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Asrul Wahid dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal bagi para PPPK untuk memperkuat sistem pelayanan sosial di daerah. Ia berharap para aparatur yang baru dilantik dapat bekerja dengan dedikasi tinggi, menjangkau lebih banyak keluarga penerima manfaat, serta turut berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Asahan.

“Jabatan ini harus dimaknai sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar status kepegawaian. Kita ingin seluruh PPPK memiliki semangat yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan PPPK Kabupaten Asahan dapat menjadi ujung tombak dalam memperkuat pelaksanaan program perlindungan sosial di tingkat daerah, sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanaan. (As)

TP-PKK Asahan Mantapkan Komitmen Raih Prestasi di Tingkat Provinsi Sumut

0

Asahan – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Asahan terus memperkuat kiprahnya dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan berdaya saing. Tahun ini, TP-PKK Asahan berhasil menembus enam besar dalam ajang Lomba TP-PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara 2025 dengan empat kategori unggulan, yakni Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Tertib Administrasi, dan IVA Test, 3 Oktober 2025.

Kegiatan pembinaan dilakukan secara terfokus di sejumlah lokasi yang menjadi titik penilaian, yaitu Desa Urung Pane Kecamatan Setia Janji, Desa Bunut Seberang Kecamatan Pulau Bandring, Desa Perkebunan Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam, serta UPTD Puskesmas Aek Songsongan. Setiap kategori memiliki indikator tersendiri, mulai dari penguatan peran keluarga dalam mendidik anak dan remaja, pemberdayaan ekonomi rumah tangga, ketertiban administrasi kelembagaan, hingga peningkatan kesadaran deteksi dini kanker serviks melalui IVA Test.

Ketua TP-PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan rasa bangga atas kerja keras seluruh jajaran PKK di tingkat desa hingga kabupaten. Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara kader PKK dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Asahan.

“Masuk enam besar tingkat provinsi menjadi bukti nyata komitmen kita bersama. Namun yang lebih penting, semangat lomba ini diharapkan terus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, produktif, dan berdaya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yusnila menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya diukur dari prestasi lomba, tetapi juga dari dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

Sinergi antara TP-PKK dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, dan desa turut menjadi faktor penting dalam memperkuat pelaksanaan program di lapangan. Dengan dukungan lintas sektor yang berkelanjutan, Kabupaten Asahan optimis dapat meraih hasil terbaik di tingkat provinsi serta terus menjadi teladan dalam pelaksanaan program PKK di Sumatera Utara. (As)

Pemkab Asahan Dorong Ketahanan Pangan Melalui Penyaluran Alsintan ke Petani

0

Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Melalui Dinas Pertanian, Pemkab menyalurkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Kecamatan Rawang Panca Arga, 3 Oktober 2025.

Bantuan tersebut mencakup lima unit traktor roda dua, satu unit combine harvester, serta sejumlah peralatan pendukung seperti hand tractor, cultivator, dan alat panen padi lainnya. Penyaluran dilakukan setelah seluruh kelompok tani penerima melewati proses verifikasi yang ketat untuk memastikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian. “Kami berharap alsintan ini digunakan secara optimal. Dengan teknologi pertanian modern, proses olah tanah dan panen akan lebih cepat, hasil produksi meningkat, dan kesejahteraan petani juga ikut terangkat,” ujarnya.

Selain bantuan peralatan, pemerintah juga menyiapkan program pelatihan dan pendampingan teknis bagi para kelompok tani. Program ini bertujuan agar petani mampu mengoperasikan dan merawat alsintan secara mandiri serta memahami strategi pertanian berkelanjutan.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemkab Asahan dalam mentransformasi sistem pertanian tradisional menuju pertanian modern yang berdaya saing tinggi.

Para kelompok tani penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan berkomitmen untuk memanfaatkan alsintan secara kolektif. Mereka meyakini, dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi antarpetani, sektor pertanian Asahan akan semakin tangguh dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (As)

Dua ASN Asahan Perkuat Kontingen Sumut di PORNAS XVII KORPRI 2025 Cabang Catur

0

Kisaran – Kabupaten Asahan kembali menorehkan kebanggaan di tingkat nasional. Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Asahan, yakni Maulidina Simanjuntak, S.Pd dan Yusnaini Febrika, SE, resmi dipilih memperkuat tim catur Provinsi Sumatera Utara pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) XVII KORPRI 2025 yang akan berlangsung di Provinsi Sumatera Selatan pada 5–11 Oktober 2025.

Keikutsertaan keduanya merujuk pada Surat Edaran Dewan Pengurus KORPRI Nasional Nomor SE-01/PP.BAPOR KORPRI/V/2025 terkait waktu pelaksanaan serta cabang olahraga yang dipertandingkan. Catur menjadi salah satu cabang bergengsi yang rutin diperlombakan dalam pesta olahraga ASN se-Indonesia tersebut.

Ketua Dewan Pengurus KORPRI (DPK) Kabupaten Asahan, Jhon Hardi Nasution, mengungkapkan rasa bangga atas keterlibatan ASN Asahan dalam kontingen Sumut. Menurutnya, hal ini bukan hanya soal torehan prestasi, tetapi juga bentuk dorongan moral bagi ASN lainnya agar aktif berpartisipasi dalam pembinaan olahraga.

“Partisipasi mereka menjadi motivasi bagi kita semua. Semoga Maulidina dan Yusnaini bisa tampil percaya diri, memberikan hasil terbaik, serta melahirkan bibit-bibit atlet catur baru di Asahan,” ujarnya.

PORNAS XVII KORPRI 2025 sendiri diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan antar-anggota KORPRI, sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah olahraga nasional. (As)