Selasa, Februari 10, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 35

GPM Jadi Strategi Pemkab Asahan Stabilkan Harga dan Lindungi Warga

0

Pemerintah Kabupaten Asahan mulai melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah taktis menstabilkan harga dan memperkuat ketahanan pangan di tengah naiknya harga bahan pokok, khususnya beras. GPM ini menyasar seluruh kecamatan di Asahan dan dimulai dari Kecamatan Kota Kisaran Barat.

GPM merupakan intervensi pasar berskala kabupaten yang dirancang untuk memberikan akses langsung kepada masyarakat terhadap bahan pangan strategis dengan harga lebih rendah dari pasaran. Kebijakan ini menjadi bentuk respons cepat terhadap fluktuasi harga yang berisiko memperberat beban pengeluaran rumah tangga, terutama jelang peringatan HUT ke-80 RI.

Berlangsung di halaman Kantor Camat Kota Kisaran Barat, pelaksanaan GPM perdana ini ditinjau langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, M.AP, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, SH, M.IP, Ketua PN Kisaran Yanti Suryani, SH, M.H, Wakapolres Asahan Kompol Slamet Riyadi, SH, M.H, Manager Bulog Wilayah Sumatera Utara, jajaran Forkopimda yang mewakili, Camat se-Kabupaten Asahan, para Lurah, serta mitra usaha penyedia bahan pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan, Ali Muqhofar, S.Sos., M.A.P, menjelaskan bahwa GPM menyediakan beras SPHP, beras medium dan premium, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga produk UMKM lokal, dengan harga rata-rata 15–25 persen lebih murah dari pasar umum. GPM juga menggandeng berbagai pihak seperti Perum Bulog Cabang Kisaran, PT. Sintong Abadi, PT. Jampalan Baru, pengusaha telur, dan pelaku UMKM yang berkomitmen menyalurkan barang secara langsung tanpa rantai distribusi panjang yang menyebabkan kenaikan harga.

Pelaksanaan GPM akan berlangsung di 17 titik kecamatan secara bergilir hingga akhir Agustus, dengan fokus kepada lokasi-lokasi padat penduduk dan wilayah yang rentan terdampak lonjakan harga pangan. Bupati Asahan juga menyampaikan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan jangka pendek seperti GPM, tetapi juga disiapkan kebijakan jangka menengah berupa pembangunan cetak sawah seluas 1.200 hektar di Kecamatan Silau Laut untuk memperkuat produksi beras lokal.

“Kami ingin hadir bukan hanya saat harga naik, tapi juga menyiapkan pondasi agar Asahan bisa mandiri secara pangan. Kami mendorong masyarakat untuk menanam bahan pangan rumah tangga dari pekarangan sendiri,” ujar Bupati. (As)

FSQ Asahan 2025 Ditutup: Wabup dan Ketua DPRD Sepakat Qasidah Harus Hidup di Tengah Masyarakat

0

Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2025 resmi ditutup pada Senin malam (4/8/2025) oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, M.AP di Lapangan Sepak Bola Perkebunan Pulahan, Kecamatan Air Batu. Penutupan yang berlangsung hangat dan penuh makna ini menjadi penegasan bahwa seni qasidah bukan hanya sekadar ajang lomba tahunan, tetapi harus menjadi bagian hidup dari budaya dan dakwah masyarakat Asahan.

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, MKM, Sekretaris Daerah, perwakilan Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, dan masyarakat Air Batu yang turut memadati area kegiatan hingga akhir acara.

Dalam laporannya, Ketua Panitia II FSQ 2025 yang juga Asisten Administrasi Umum, Drs. Muhilli Lubis, MM menyampaikan bahwa pelaksanaan FSQ berlangsung sejak 31 Juli hingga 4 Agustus 2025 dan berjalan lancar berkat dukungan lintas sektor, khususnya masyarakat Kecamatan Air Batu. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum memperkuat warisan seni Islami yang mengajarkan nilai, moral, dan spiritualitas.

Ketua DPRD Asahan dalam sambutannya menyampaikan bahwa seni qasidah adalah bagian dari syiar Islam yang menyampaikan pesan moral secara santun dan damai. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini layak mendapat dukungan penuh, tidak hanya dari sisi anggaran, tetapi juga dalam bentuk kebijakan yang mendorong pembinaan karakter masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, qasidah adalah alternatif penting di tengah derasnya hiburan yang sering kali kosong nilai. “Seni seperti inilah yang membentuk peradaban. Ini bukan soal perlombaan, ini soal membentuk watak dan kesadaran,” ujarnya.

Wakil Bupati Asahan dalam sambutannya menggarisbawahi bahwa FSQ harus menghasilkan dampak yang nyata di masyarakat. Ia menyebut bahwa kegiatan ini akan sia-sia bila tidak menyentuh kehidupan sehari-hari. Untuk itu, ia menekankan perlunya keterlibatan lintas pihak untuk memastikan bahwa seni qasidah tidak hanya hidup di panggung festival, tetapi juga hadir di rumah, sekolah, masjid, dan ruang-ruang komunitas. Ia juga menegaskan bahwa juara dalam FSQ belum tentu langsung menjadi wakil Asahan di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Pemkab akan melakukan seleksi dan pemusatan latihan (TC) untuk menyaring tim terbaik, baik dari segi kualitas seni maupun kekuatan pesan dakwah yang dibawa.

Wabup juga menyampaikan pesan kepada para peserta yang belum berhasil meraih juara untuk tidak berkecil hati. Ia mengajak seluruh peserta terus berlatih dan menjaga niat ikhlas dalam melestarikan seni Islami, karena bukan piala yang terpenting, melainkan nilai yang dibawa dan diwariskan.

Di akhir acara, Wakil Bupati menyerahkan langsung piala Juara Umum kepada Kecamatan Kota Kisaran Barat yang sukses tampil dominan dalam beberapa kategori. Masyarakat Air Batu sebagai tuan rumah juga mendapat apresiasi khusus atas keramahan, partisipasi aktif, dan suasana kekeluargaan yang diciptakan selama kegiatan berlangsung.

Berikut daftar pemenang FSQ Asahan 2025:

Group Rebana Klasik Remaja Putri
Juara I Kecamatan Kota Kisaran Barat, Juara II Kecamatan Air Joman, Juara III Kecamatan Sei Kepayang, Harapan I Kecamatan Air Batu, Harapan II Kecamatan Simpang Empat, Harapan III Kecamatan Buntu Pane.

Group Rebana Klasik Remaja Putra
Juara I Kecamatan Kota Kisaran Barat, Juara II Kecamatan Air Joman, Juara III Kecamatan Buntu Pane, Harapan I Kecamatan Air Batu, Harapan II Kecamatan Rahuning, Harapan III Kecamatan Pulau Rakyat.

Group Rebana Klasik Dewasa Putri
Juara I Kecamatan Sei Dadap, Juara II Kecamatan Teluk Dalam, Juara III Kecamatan Silau Laut, Harapan I Kecamatan Meranti, Harapan II Kecamatan Aek Songsongan.

Group Rebana Klasik Dewasa Putra
Juara I Kecamatan Air Batu, Juara II Kecamatan Kota Kisaran Barat, Juara III Kecamatan Tanjung Balai, Harapan I Kecamatan Sei Dadap, Harapan II Kecamatan Teluk Dalam, Harapan III Kecamatan Sei Kepayang Barat.

Penutupan FSQ tahun ini bukanlah akhir dari kegiatan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar: memastikan qasidah tetap hidup, berkembang, dan mengakar di tengah masyarakat sebagai bentuk dakwah yang indah dan membumi. Seperti yang disampaikan Wabup dan Ketua DPRD, seni Islami ini adalah jalan sunyi yang lembut, namun kuat dalam membentuk jiwa yang beriman dan berbudaya. (As)

Sambut HUT ke-80 RI, Kemanag Kabupaten Asahan Gelar Gebyar Festival Lagu Kebangsaan Tahun 2025

0

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan menggelar Gebyar Festival Lagu Kebangsaan Tahun 2025 Antar Guru Madrasah se-Kabupaten Asahan dengan tema “Melodi Patriotik, Jiwa Nasional, Menggema Semangat Indonesia Raya di Hati Pendidik Madrasah”, Senin (04/08/2025). Acara yang berlangsung di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Asahan ini turut dihadiri oleh Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Asahan serta jajaran Kemenag Asahan dan tamu undangan lainnya.

Mengawali sambutan, Kakankemenag Asahan H Abdul Manan MA menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan daerah dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya semangat patriotik di kalangan Guru Madrasah.

“Diharapkan sifat patriotik dapat dimiliki para Guru Madrasah sebagai landasan kita sebagai keluarga besar Kemenag Kabupaten Asahan. Selain itu, para guru juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada siswa melalui lagu-lagu kebangsaan yang sarat akan makna perjuangan dan nasionalisme,” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Asahan H Efi Irwansyah Pane MKM dalam sambutannya mengungkapkan bahwa lagu kebangsaan adalah cerminan perjuangan dan pengorbanan para pendiri bangsa. “Ketika para Guru Madrasah tampil menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh penghayatan, sesungguhnya mereka sedang menanamkan semangat patriotisme yang mendalam, tidak hanya bagi diri mereka, tetapi juga bagi para peserta didik yang mereka bina setiap hari,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilestarikan dan ditingkatkan sebagai bentuk sinergi antara dunia Pendidikan, Pemerintah, dan masyarakat. “Semoga peringatan HUT RI ke-80 ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, solidaritas, dan persatuan demi mewujudkan Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan,” pungkasnya.

Sebelum membuka secara resmi festival tersebut, Bupati Asahan bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, dan Kakankemenag menyerahkan Tabungan Haji Anak Hebat kepada 61 murid berprestasi secara simbolis.

Dalam arahannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi dalam menyemarakkan HUT RI. “Tanamkan nilai-nilai patriotik kepada generasi kita agar mereka dapat mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya. Diharapkan anak-anak dapat mengenal para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan dan tumbuh rasa cinta tanah air dalam hati mereka,” ucap Bupati.

Ia juga berpesan kepada para Guru Madrasah dan Penyuluh Agama agar terus memberikan pemahaman nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak, sehingga mereka terhindar dari perilaku yang tidak diinginkan.

Diakhir kegiatan Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Asahan dan tamu kehormatan menekan tombol dan pelepasan balon sebagai simbol Launching Kurikulum Berbasis Cinta yang resmi dicanangkan di Kabupaten Asahan. Kurikulum ini diharapkan menjadi ruh baru dalam pendidikan karakter dan nasionalisme di Asahan. (As)

Wakil Bupati Asahan Tegaskan Peran ASN dan Desa dalam Akselerasi Pembangunan Daerah

0

ASAHAN – Apel gabungan yang dipimpin Wakil Bupati Asahan, Rianto SH, M.AP, Senin (04/08/2025) bukan sekadar rutinitas apel bulanan. Dalam arahannya, Wakil Bupati memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan penegasan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelaku utama perubahan birokrasi dan akselerator pelayanan publik, khususnya menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dihadapan ratusan ASN dan PPPK yang memadati halaman Kantor Bupati Asahan, Rianto menekankan bahwa semangat nasionalisme dan kebersamaan tidak boleh berhenti di level simbolik semata. Mengibarkan bendera, merapikan kantor, atau mengenakan atribut merah putih hanyalah bagian luar dari semangat yang lebih besar: membentuk budaya kerja yang profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi hasil.

“Kita ingin memastikan, setiap semangat kemerdekaan diterjemahkan ke dalam tindakan nyata. Memberikan pelayanan cepat, menghindari praktik lamban, dan menghadirkan solusi adalah bentuk penghormatan kita terhadap perjuangan bangsa,” tegas Wakil Bupati.

Ia juga menyampaikan evaluasi internal terhadap kinerja ASN selama beberapa bulan terakhir, sekaligus memberikan apresiasi bagi unit kerja yang menunjukkan peningkatan dalam pelayanan publik, partisipasi masyarakat, dan tata kelola yang akuntabel.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan juga menyerahkan penghargaan kepada desa-desa yang dinilai berhasil melakukan terobosan dan konsistensi dalam pembangunan lokal. Penilaian bukan hanya bersifat administratif, tetapi berbasis indikator partisipatif, seperti kualitas musyawarah desa, pengelolaan Dana Desa, keterbukaan informasi publik, hingga keberhasilan menggerakkan swadaya masyarakat.

Desa Sengon Sari, Kecamatan Aek Kuasan dinobatkan sebagai Desa Terbaik I, dengan catatan keberhasilan dalam penguatan kelembagaan desa, pemanfaatan digitalisasi data, serta model pengelolaan BUMDes yang memberdayakan ekonomi lokal.

“Evaluasi desa ini tidak berhenti di penyerahan piala. Tapi menjadi referensi model bagi desa lain dalam membangun secara partisipatif dan berkelanjutan,” ujar Rianto usai menyerahkan piagam kepada para kepala desa.

Berikut daftar desa penerima penghargaan Evaluasi Perkembangan Desa Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2025:

Terbaik I: Desa Sengon Sari, Kecamatan Aek Kuasan

Terbaik II: Desa Bandar Pasir Mandoge, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge

Terbaik III: Desa Ledong Barat, Kecamatan Aek Ledong

Harapan I: Desa Rahuning, Kecamatan Rahuning

Harapan II: Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang

Harapan III: Desa Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan menjadikan hasil evaluasi desa ini sebagai bahan perumusan kebijakan afirmatif, termasuk skema pembinaan, pelatihan aparatur desa, dan insentif kinerja berbasis capaian pembangunan desa.

Apel ini sekaligus menjadi panggilan bersama bagi seluruh komponen birokrasi dan pemerintahan desa untuk tidak bekerja sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi membangun kesadaran bahwa kemajuan Asahan ditentukan oleh kolaborasi nyata dari pusat hingga ke desa. (As)

Sumut Ungkap Gudang Narkotika Jaringan Internasional di Medan, Puluhan Ribu Butir Ekstasi dan 26 Kg Sabu Disita

0

Medan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara kembali menorehkan prestasi gemilang dalam pemberantasan peredaran narkotika.

Tim Khusus (Timsus) berhasil mengungkap kasus besar tindak pidana narkotika di Jl. Sekolah Gang Padang, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, pada Selasa (29/7/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penggerebekan ini berhasil membongkar aktivitas sindikat narkoba yang menyimpan berbagai jenis narkotika dalam jumlah besar, mulai dari sabu, pil ekstasi, ketamin, hingga happy water dan liquid vape.

Kapolda Sumut melalui Dirresnarkoba Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., dalam keterangannya, Minggu (3/8/2025), menyampaikan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat tentang rumah yang dicurigai kerap menjadi tempat transaksi narkoba.

Timsus Ditresnarkoba Polda Sumut langsung melakukan penyelidikan, pengintaian, hingga akhirnya melakukan penggerebekan dan mengamankan 4 orang laki-laki. “Tiga di antaranya merupakan pelaku utama, yakni RR (32), IS (45), dan FM (42), dan satu orang yang turut diamankan yakni FA dengan urine positif” ungkap Kombes Calvijn.

Dalam penggeledahan di rumah tersebut, polisi menemukan barang bukti mencengangkan:
– Sabu seberat 26.000 gram (26 kg), sebagian dikemas dalam teh Cina merek GuanYinWang,
– Ketamin seberat 2.400 gram,
– Pil ekstasi sebanyak 39.650 butir atau 16.199 gram, berbagai warna dan merek seperti Tesla, Rolex, dan Transformer,
– 150 cartridge liquid vape mengandung narkotika,
– 34 bungkus Happy Water mengandung dipentilon dan heroin,
– Serta sejumlah alat komunikasi dan wadah penyimpanan.

Kombes Calvijn menambahkan, “Dalam pemeriksaan, tersangka utama mengaku menerima kiriman narkoba tersebut dari seseorang atas perintah HS, warga Aceh yang kini berdomisili di Thailand. Saat ini, identitas dan jaringan terkait masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.”

Para tersangka memiliki peran berbeda: RR sebagai pemilik rumah dan barang haram tersebut, IS sebagai pengedar, dan FM sebagai kurir sekaligus penjaga rumah.

“Ini adalah bentuk nyata komitmen Polda Sumut dalam menindak tegas jaringan narkotika lintas provinsi bahkan internasional. Kami tidak akan beri ruang bagi para pelaku,” tegas Kombes Calvijn.

Polda Sumut memastikan pengembangan kasus ini akan terus dilakukan untuk menelusuri mata rantai distribusi dan aktor-aktor besar di balik peredaran barang haram tersebut.

Sinergi Pemkab Asahan dan SMSI Diperkuat untuk Dorong Media Sehat dan Pembangunan Berkualitas

0

Pemerintah Kabupaten Asahan terus memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers sebagai bagian dari pembangunan daerah. Dalam pertemuan audiensi yang digelar Rabu (30/07/2025) di Ruang Kerja Bupati Asahan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si bersama Wakil Bupati Rianto, SH., M.A.P dan Kepala Dinas Kominfo Jutawan Sinaga menerima jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Asahan–Tanjung Balai.

Audiensi ini menjadi ruang diskusi terbuka untuk mendorong kolaborasi konkret antara pemerintah dan insan media, tidak hanya dalam penyampaian informasi pembangunan, tetapi juga dalam mendorong standar profesionalisme media lokal yang sehat dan bertanggung jawab.

Ketua SMSI Asahan–Tanjung Balai, Indra Sikoembang menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Asahan dalam kemitraan publikasi dan berharap kerja sama dapat diperluas, terutama dalam mendorong verifikasi media ke Dewan Pers sebagai bagian dari peningkatan kualitas ekosistem media lokal. “Kami akan terus mendorong media-media anggota SMSI untuk terverifikasi dan berkontribusi melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif,” ujar Indra.

Bupati Asahan menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya peran media dalam menyukseskan visi pembangunan daerah. “Kami tidak hanya butuh media yang menyampaikan informasi program pemerintah, tapi juga media yang mampu menyuarakan kritik konstruktif dan solusi. Itulah bagian dari kontrol sosial yang sehat dalam demokrasi pembangunan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Asahan terbuka terhadap masukan dari media selama bersifat objektif dan membangun, bukan tendensius. Ia menekankan bahwa kemitraan ini harus dijaga dalam semangat kolaboratif untuk mewujudkan Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.

Selain menyambut baik program-program SMSI, Pemkab Asahan juga akan mendukung langkah-langkah konkret yang dilakukan organisasi media ini, terutama dalam mendorong media lokal untuk memenuhi standar kompetensi dan akuntabilitas publik.

Pertemuan ini menjadi penanda bahwa media bukan hanya mitra penyampai informasi, tetapi bagian integral dalam ekosistem pembangunan daerah. (As)

Festival Seni Qasidah Jadi Wadah Dakwah, Pembinaan, dan Pelestarian Budaya Islam di Asahan

0

ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menegaskan komitmennya dalam membina seni dan budaya Islam melalui penyelenggaraan Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2025 yang resmi dibuka oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, di Lapangan Sepak Bola Perkebunan Pulahan, Kecamatan Air Batu, Kamis (31/07/2025).

FSQ kali ini tak hanya menjadi ajang perlombaan, namun juga menjadi tolak ukur pembinaan seni qasidah secara berjenjang dari desa hingga kabupaten. Total 841 peserta dari 25 kecamatan berpartisipasi, menunjukkan tingginya animo masyarakat dalam menjaga eksistensi seni qasidah sebagai media dakwah, ekspresi seni, sekaligus alat pemersatu umat.

Ketua Panitia, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan amanat program nasional yang diselenggarakan secara sistematis dan berjenjang. Keputusan Bupati Asahan Nomor 100.3.3.2-65.1-1.3 Tahun 2025 menjadi dasar legal penyelenggaraan FSQ, yang kali ini melibatkan 55 grup qasidah klasik dan berbagai cabang vokalis serta pop religi dari berbagai tingkatan usia.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Evi Irwansyah Pane, M.K.M menyampaikan bahwa seni qasidah bukan hanya bentuk ekspresi seni Islami, tetapi juga merupakan sarana dakwah yang dapat menyentuh hati umat dan mempererat ukhuwah. Ia berharap FSQ ini menjadi ruang silaturahmi, serta wadah pelestarian nilai-nilai budaya Islam. “Saya berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga sarana memperkuat karakter religius dan kebersamaan dalam masyarakat kita,” ungkapnya.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si dalam arahannya menekankan bahwa tujuan utama FSQ bukan semata-mata mengejar juara, melainkan menumbuhkan kecintaan terhadap seni Islami dan menjadikan qasidah bagian dari gaya hidup masyarakat Asahan. Penilaian dewan juri, jelas Bupati, tidak hanya berdasarkan performa grup tetapi juga kualitas personil. Nantinya akan dibentuk tim terbaik melalui pemusatan latihan (training center) yang siap berlaga di tingkat provinsi.

Ia juga mengaitkan kegiatan ini dengan Visi Misi Kabupaten Asahan, yakni mewujudkan masyarakat yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan, serta mengajak seluruh elemen untuk menjadikan festival ini sebagai simbol semangat kolektif dalam membumikan nilai-nilai keislaman dan memperkuat jati diri daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Dandim 0208/Asahan, Wakapolres Asahan, Wadanlanal Asahan, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Asahan, perwakilan dari Pengadilan Negeri Kisaran, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Staf Ahli TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, serta seluruh unsur OPD, camat, kepala desa/lurah, dan undangan lainnya.

Sebagai simbol pembukaan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si dan Wakil Bupati bersama Forkopimda melakukan pemukulan rebana dan pelepasan balon ke udara, menandai dimulainya rangkaian kompetisi hingga 4 Agustus 2025. Sebelumnya, defile kafilah dari 25 kecamatan turut memeriahkan suasana pembukaan yang semarak. (As)

Bupati Komit Dukung Pembinaan Atlet Berprestasi

0

Pemerintah Kabupaten Asahan menunjukkan keseriusannya dalam mendorong kemajuan dunia olahraga daerah dengan melepas keberangkatan Asahan Futsal Club (AFC) menuju Liga Profesional Futsal Nasional yang akan digelar di GOR Bung Karno, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah pada 4–9 Agustus 2025 mendatang.

Dalam momen pelepasan yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Asahan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si secara lugas menyatakan bahwa pembinaan olahraga berbasis prestasi menjadi prioritas arah pembangunan sumber daya manusia di Asahan.

> “Kita akan bantu mencarikan sponsor untuk tim-tim yang membuktikan kualitasnya. AFC telah membuktikan bahwa Asahan punya potensi besar. Ini bukan sekadar keikutsertaan, tapi upaya untuk memperkenalkan Asahan ke level nasional lewat prestasi nyata,” tegasnya.

 

Keikutsertaan AFC di kompetisi nasional ini bukan hasil instan. Ketua AFC Kabupaten Asahan, Iwa Risfa Irsan Lubis, menyampaikan bahwa selama ini pembinaan AFC dilakukan secara berjenjang, dan capaian lolos ke liga profesional merupakan hasil kerja kolektif tim pelatih, atlet, dan dukungan lintas pihak, termasuk Pemerintah Daerah dan Forkopimda.

> “Kami harap momentum ini menjadi pembuka jalan bagi atlet futsal Asahan untuk menembus pentas nasional, bahkan internasional,” ujarnya.

 

Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M, dalam arahannya menekankan bahwa AFC merupakan aset strategis untuk pengembangan sport tourism di Asahan.

> “Ketika olahraga mampu mengangkat nama daerah, itu harus menjadi bagian dari investasi pembangunan,” ujarnya. Ia mendorong agar tim tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga membangun mental juara dan identitas daerah melalui semangat sportivitas.

 

Turut hadir dalam acara ini, Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Asahan, Ketua Grib Jaya Kabupaten Asahan Hendra Syahputra beserta jajaran, pengurus AFC, serta para atlet yang akan berlaga. Sebagai bentuk penghargaan, plakat simbolis diberikan kepada Bupati, Ketua DPRD, dan Ketua Grib Jaya oleh AFC atas dukungan yang konsisten dalam perjalanan klub menuju liga profesional.

Lebih dari sekadar seremoni, pelepasan ini menandai komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung talenta muda dan memajukan prestasi olahraga daerah ke panggung nasional.

Satreskrim Polrestabes Medan Tingkatkan Patroli dan Sinergi dengan Masyarakat untuk Tekan Angka Kejahatan

0

Medan – Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan terus melakukan berbagai gebrakan strategis. Hal ini disampaikan oleh Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Wirhan Arif, S.H., S.I.K., M.H., bersama KBO Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Rudianto Manurung, S.H., M.H., dalam Dialog Interaktif “Hallo Polisi” yang digelar di Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, Rabu (30/07/2025) Sore

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah membentuk Unit Reaksi Cepat (URC) yang aktif melakukan patroli di waktu-waktu rawan seperti dini hari. Kegiatan patroli ini melibatkan unsur preventif guna mencegah tindak pidana seperti pencurian dengan kekerasan (curas) dan aksi begal yang meresahkan masyarakat.

“Kami tidak akan berkompromi terhadap segala bentuk kejahatan jalanan, termasuk begal,” tegas Kompol Wirhan Arif.

Dalam pelaksanaannya, Satreskrim Polrestabes Medan juga mengedepankan kerja sama dengan masyarakat melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling). Selain itu, pemanfaatan teknologi juga dioptimalkan, salah satunya dengan memaksimalkan penggunaan CCTV milik Polrestabes Medan yang dikolaborasikan dengan jaringan CCTV milik Pemko Medan di berbagai ruas jalan kota.

Upaya ini terbukti efektif dalam menekan angka kejahatan di kota Medan. Masyarakat telah merasakan langsung dampak positif dari patroli rutin yang terus digencarkan, terutama pada malam hari.

Di sisi lain, perhatian terhadap perlindungan anak dan perempuan juga menjadi prioritas. Satreskrim tetap menjalin sinergi dengan lembaga terkait seperti Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Dinas Sosial dalam menangani kasus yang melibatkan anak sebagai korban maupun pelaku. Pendekatan restorative justice terus diupayakan, khususnya bagi anak di bawah umur yang terlibat dalam tindakan kriminal seperti tawuran.

Tak hanya itu, Polrestabes Medan juga membuka ruang komunikasi dua arah dengan masyarakat melalui program Jumat Curhat dan Minggu Kasih. Kedua program ini menjadi sarana untuk menampung aspirasi, kritik, serta saran dari warga kota Medan demi pelayanan kepolisian yang lebih baik.

Sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat, layanan Call Center 110 terus dioptimalkan untuk menjawab setiap kejadian dengan cepat dan tepat.

Dengan berbagai langkah tersebut, Polrestabes Medan berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga kota Medan.
(As)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel di Dinas Kesehatan, Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Kualitas Pelayanan

0

Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P memimpin apel pagi di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan pada Rabu (30/07/2025).

Apel tersebut diikuti oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan beserta jajaran, Kepala BKPSDM Kabupaten Asahan, Direktur RSUD HAMS Kisaran, dan para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, khususnya dalam sektor pelayanan kesehatan. “Saya minta Dinas Kesehatan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, disiplin, serta penuh tanggung jawab agar visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan ‘Menuju Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan’ dapat terwujud”. Ujarnya.

Wakil Bupati juga mengingatkan Kepala Puskesmas sebagai pemimpin langsung di unit pelayanan kesehatan tingkat pertama untuk memberikan contoh yang baik kepada seluruh staf dalam melayani masyarakat. “Berikan pelayanan terbaik, ramah dan profesional. Jangan biarkan masyarakat merasa kecewa saat datang ke puskesmas”. Tegasnya.

Beliau juga meminta kepada Kepala Puskesmas agar segera melaporkan apabila terdapat pegawai yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik. “Segera informasikan kepada Dinas Kesehatan agar bisa dievaluasi dan ditindaklanjuti dengan tepat.

Selain itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap ditempatkan di mana saja dalam rangka menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. “Kita adalah ASN, kita harus siap ditugaskan di mana pun demi pelayanan terbaik untuk masyarakat”. Tegasnya.

Menutup arahannya, Rianto juga menyoroti pelayanan di RSUD HAMS Kisaran. Ia berharap agar seluruh jajaran rumah sakit tersebut meningkatkan kualitas layanan. “Berikan pelayanan terbaik, jangan sampai muncul keluhan dari masyarakat. Rumah sakit harus menjadi tempat yang nyaman dan penuh rasa aman bagi masyarakat”. Tutup Wakil Bupati. (As)