Beranda blog Halaman 36

Asahan Fokus Perluas Program MBG, Target 40 Dapur Gizi Aktif Hingga Akhir 2025

0

Kisaran – Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) perwakilan daerah dan Tim Satgas Kabupaten menggelar rapat koordinasi percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Melati, Kantor Bupati Asahan.

Program ini menyasar sekitar 210 ribu penerima manfaat, dengan dukungan dapur gizi sebagai pusat penyediaan makanan. Saat ini sudah ada 23 dapur gizi yang beroperasi, ditambah 3 dapur dalam proses pembangunan dan 8 dapur dalam tahap persiapan. Pemerintah menargetkan hingga akhir tahun 2025 jumlah dapur aktif mencapai 40 unit, termasuk di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Wakil Bupati Asahan dalam arahannya menekankan bahwa MBG merupakan program prioritas strategis untuk memperbaiki status gizi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar bergerak serentak, menjaga kualitas layanan, serta memastikan makanan yang disalurkan benar-benar layak dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, sejumlah perangkat daerah menyampaikan pemaparan teknis. Sekretaris Dinas Kesehatan menjelaskan standar gizi dan mekanisme pelayanan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan memaparkan dukungan pasokan dan sistem distribusi, sementara Dinas Lingkungan Hidup menegaskan penerapan standar lingkungan melalui SLHS. Di sisi lain, Dinas Pendidikan mengaitkan program MBG dengan peningkatan layanan sekolah.

Pengawasan pelaksanaan program selanjutnya dipercayakan kepada SPPI, dengan mandat untuk menjamin efektivitas, efisiensi, serta ketepatan sasaran. Pemerintah juga meminta setiap kecamatan menyiapkan langkah operasional sesuai kondisi wilayahnya, sehingga Program MBG dapat berjalan lebih terukur, seragam, dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat Asahan. (As)

Rakornis TP-PKK Asahan 2025: Kader PKK Didorong Jadi Motor Penggerak Ketahanan Keluarga

0

Asahan – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Asahan mengadakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) tahun 2025 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus PKK dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan, camat, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta narasumber.

Rakornis digelar untuk menyamakan langkah dan memperkuat sinergi antar-kader dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga di daerah.

Mewakili Bupati Asahan, Plt. Kepala Dinas PMD, Darwinsyah Lubis, S.STP, menyampaikan bahwa PKK memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah daerah. Ia menekankan agar PKK tidak hanya hadir dalam kegiatan formalitas, melainkan benar-benar aktif mendampingi masyarakat di lapangan.
“Melalui bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan, PKK bisa menjadi penggerak nyata dalam mewujudkan Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menekankan perlunya komitmen, kebersamaan, serta inovasi dari seluruh kader. Ia mengajak agar Rakornis dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat koordinasi, sehingga setiap program yang dijalankan lebih terarah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“PKK bukan sekadar pelengkap program pemerintah, melainkan motor penggerak yang melahirkan gagasan kreatif, inovasi pemberdayaan, dan aksi nyata yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan keluarga,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan, TP-PKK Asahan juga memberikan penghargaan kepada desa-desa berprestasi dalam lomba HKG-PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, turut dilakukan sosialisasi terkait upaya pencegahan serta penanggulangan malaria.

Acara berlangsung meriah dengan kehadiran Kepala OPD, para camat, hingga kader desa/kelurahan yang menunjukkan antusiasme tinggi. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan Kabupaten Asahan. (As)

GEBRAKAN SOLIDARITAS: GeberNews.com Ajak Puspo Wardoyo Guncang Jumat Barokah Panti Asuhan

0

Medan – GeberNews.com bersama DPP TKN Kompas Nusantara meluncurkan seruan terbuka untuk aksi sosial. Mereka secara khusus mengajak para dermawan, terutama pengusaha kuliner nasional Puspo Wardoyo pemilik Wong Solo Group, untuk mendukung program Jumat Barokah.

Aksi ini akan menyasar panti asuhan di Kota Medan pada Jumat, 3 Oktober 2025. Tanggal tersebut bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-3 GeberNews.com.

Bukan Sekadar Janji, Tapi Bukti Nyata

Pemimpin Redaksi GeberNews.com, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., menegaskan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat krusial.

“Kami mengajak semua, khususnya Bapak Puspo Wardoyo, untuk ambil bagian. Jangan biarkan anak-anak panti hanya menunggu perhatian. Jumat Barokah ini bukti nyata kepedulian media mengisi ruang yang sering diabaikan,” ujarnya di Kantin TKN Kompas Nusantara, Sabtu (27/9/2025).

Senada dengan itu, Penanggung Jawab GeberNews.com, Drs. Parlindungan Situmorang, M.Si., menekankan aspek kemanusiaan.

“Ini soal kemanusiaan. Anak-anak panti asuhan butuh kepedulian nyata. Ulang tahun ke-3 GeberNews.com kami jadikan momentum berbagi, agar kebaikan dirasakan mereka yang paling membutuhkan,” katanya.

Kewajiban Moral untuk Berbagi

Wakil Pemimpin Redaksi, Adi Warman Lubis, yang juga Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, mengingatkan bahwa kepedulian sosial adalah kewajiban moral.

“Pengusaha besar, tokoh masyarakat, hingga kalangan sederhana, semua punya peran. Anak-anak panti berhak merasakan kasih sayang. Dengan kebersamaan, kita bisa hadir sebagai keluarga bagi mereka,” tegasnya.

Bagi dermawan yang ingin berpartisipasi, bantuan dapat disalurkan melalui rekening berikut:

Nomor Rekening: 1088-01-006197-53-7

Atas Nama: Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos.

Bank: BRI KCP Medan Setia Budi (1088).

Polres Asahan Bersama Forkopimda Gelar Panen Raya Jagung, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

0

Kisaran – Upaya memperkuat swasembada pangan nasional terus digalakkan melalui panen raya jagung yang dilaksanakan Polres Asahan bersama Forkopimda Kabupaten Asahan di Desa Perhutaan Silau, Kecamatan Pulo Bandring. Kegiatan dengan luasan lahan mencapai 10 hektare ini dihadiri Bupati Asahan, jajaran TNI-Polri, unsur Forkopimda, perangkat daerah, kelompok tani, hingga tokoh masyarakat, sebagai wujud nyata kolaborasi menjaga kemandirian pangan lokal.

Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program Polri pada triwulan III tahun 2025. Menurutnya, jagung dipilih sebagai komoditas utama karena perannya strategis dalam menjaga stabilitas pangan. “Instruksi Kapolri jelas, memperkuat pangan di daerah adalah prioritas. Panen jagung ini diharapkan bisa menjaga ketersediaan cadangan pangan, menstabilkan harga, dan memberikan keuntungan yang layak bagi petani. Polres Asahan bersama Forkopimda siap mendukung penuh demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menjadikan ketahanan pangan sebagai program prioritas. “Panen raya jagung ini tidak hanya menjamin kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi petani. Dengan sinergi lintas sektor, Asahan siap memberikan kontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Asahan bersama Polres dan Forkopimda berkomitmen memperluas areal tanam jagung, meningkatkan pendampingan teknis bagi petani, serta memperkuat akses pemasaran agar hasil panen dapat terserap optimal.

Acara panen raya ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Kasdim 0208/Asahan, perwakilan Danlanal Tanjungbalai-Asahan, Pejabat Utama Polres Asahan, Kapolsek jajaran, serta unsur Organisasi Perangkat Daerah. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan kuatnya sinergi dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (As)

Wakil Bupati Asahan Kukuhkan Pengurus LLI, Dorong Lansia Tetap Aktif dalam Pembangunan Daerah

0

Kisaran – Pemerintah Kabupaten Asahan kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia, dengan mengukuhkan kepengurusan Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Asahan periode 2023–2028. LLI menjadi wadah strategis untuk mengoptimalkan peran para lansia agar tetap berdaya, produktif, dan ikut berkontribusi dalam pembangunan sosial daerah.

Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P., di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Hadir dalam acara itu Ketua DPRD Kabupaten Asahan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan OPD, camat, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Ketua LLI Kabupaten Asahan, Asmunan, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan lembaga ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pendahulunya. Karena itu, LLI hadir untuk memperjuangkan hak-hak lansia, mewadahi aspirasi mereka, sekaligus memastikan para sesepuh tetap dihargai di usia senja.

Wakil Bupati Rianto dalam arahannya menyampaikan bahwa para lansia adalah teladan dan sumber kebijaksanaan yang harus dijaga. Ia berharap kepengurusan LLI yang baru dapat menyusun program-program kreatif, memperkuat kerja sama lintas sektor, serta memperhatikan aspek kesehatan dan pemberdayaan lansia.

“Melalui LLI, kita ingin memastikan bahwa para lansia di Kabupaten Asahan dapat tetap aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat,” ungkapnya.

Sebagai wujud perhatian, Wakil Bupati bersama Forkopimda dan Ketua LLI juga menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah lansia. Berdasarkan Keputusan Bupati Asahan Nomor 100.3.3.2-116.3-4.6 Tahun 2023, susunan pengurus LLI Kabupaten Asahan ditetapkan dengan Ketua Asmunan, S.Pd., Sekretaris Ir. Muhardi, M.Si., dan Bendahara Drs. H. Saharuddin.

Dengan pengukuhan ini, Pemkab Asahan berharap kehadiran LLI mampu memperkuat nilai-nilai luhur, menghadirkan kearifan lokal, dan menjadi motor penting dalam pembangunan daerah yang inklusif serta berkelanjutan. (As)

Pemkab Asahan Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Marjanji Aceh

0

Kisaran – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menyalurkan bantuan kepada keluarga korban tanah longsor yang terjadi di Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan. Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kantor Dinas Sosial Asahan, melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta Pemkab Asahan.

Bantuan tersebut berupa santunan senilai Rp15 juta untuk tiga korban meninggal dunia, yakni Roni Siahan dan Aprizal Siagian dari Desa Marjanji Aceh, serta Safen dari Desa Pulau Raja. Sementara itu, korban luka berat, Edi Triono, menerima bantuan Rp5 juta beserta paket kebutuhan pangan dan sandang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail, AP., M.Si, yang hadir mewakili Bupati Asahan, menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas musibah ini. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi ujian ini,” ujarnya.

Azmy menegaskan, pemberian bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Ia juga berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga korban sekaligus memberi semangat untuk bangkit kembali. “Kami juga mendoakan agar saudara Edi Triono segera pulih dan dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala,” tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh camat dan kepala desa di Kabupaten Asahan untuk lebih sigap dalam melakukan pemetaan daerah rawan bencana. Upaya preventif ini, kata Azmy, sangat penting guna menekan risiko dan mencegah terulangnya peristiwa serupa. “Dengan pemetaan sejak dini, langkah cepat bisa dilakukan apabila ada potensi bahaya di wilayah kita,” pungkasnya.

Nobar Meriah, Warga Asahan Kompak Dukung Arbil Fahrizal di D’Academy 7

0

Kisaran – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di Rumah Dinas Bupati Asahan, Rabu malam, saat ratusan masyarakat mengikuti acara nonton bareng (nobar) penampilan Arbil Fahrizal dalam ajang D’Academy 7 Indosiar Top 17 Group 4 Show. Kehadiran warga didampingi pejabat daerah, perwakilan Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga pegiat media sosial menjadikan dukungan bagi putra daerah ini semakin semarak.

Riuh tepuk tangan dan sorakan menggema saat Arbil membawakan lagu Cinta Sabun Mandi hingga berhasil memukau dewan juri dan meraih standing ovation dari tiga di antaranya. Dukungan tersebut menjadi bentuk nyata apresiasi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap potensi generasi muda yang mengharumkan nama daerah.

Mewakili Bupati Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Asahan, M. Azmi Ismail, AP, M.Si., menyampaikan rasa bangga sekaligus motivasi bagi Arbil. “Kami sepenuhnya mendukung Arbil Fahrizal untuk tampil maksimal dan membawa nama baik Kabupaten Asahan ke tingkat nasional,” ucapnya.

Arbil, yang merupakan putra sulung dari empat bersaudara asal Kecamatan Tanjung Balai, saat ini berstatus sebagai siswa SMA Negeri 4 Tanjung Balai. Penampilan konsistennya membuat ia lolos ke babak berikutnya dengan torehan lima bintang dari dewan juri. Melalui tayangan video, Arbil menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Asahan serta Forkopimda atas doa dan dukungan yang diberikan.

Orang tua Arbil, Muhammad Ryan dan Dahyani, turut berpesan agar putra mereka tetap menjaga kesehatan, giat belajar, serta tidak lupa berdoa. Harapan besar juga datang dari Pemerintah Kabupaten Asahan, agar dukungan penuh dari keluarga, pemerintah, dan masyarakat menjadi energi positif bagi Arbil untuk terus berprestasi dan memberi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

Kehadiran Forkopimda, pejabat Pemkab beserta istri, tokoh masyarakat, dan tokoh adat dalam kegiatan nobar ini menegaskan kuatnya dukungan bagi Arbil Fahrizal untuk terus melangkah lebih jauh di panggung musik nasional. (As)

Pemkab Asahan Mantapkan Visi Pembangunan Lewat Penguatan Data dan Statistik

0

Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Asahan menggelar Sarasehan Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Dengan mengusung tema “Statistik Berdampak untuk Pembangunan Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola data sekaligus mendorong integrasi statistik untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.

Bupati Asahan, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Asahan, M. Azmi Ismail, AP, M.Si, menegaskan bahwa data yang akurat adalah fondasi utama dalam pengambilan keputusan. Menurutnya, program pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan bila didukung oleh data yang valid, sehingga visi daerah sejalan dengan visi pembangunan nasional.

Sejumlah pemateri dihadirkan untuk memberikan sudut pandang strategis. Kepala BPS Asahan, Dadan Supriadi, SST, M.Si, memaparkan mengenai indikator-indikator strategis pembangunan daerah terkini. Kepala Dinas Kominfo Asahan, Jutawan Sinaga, SSTP, M.AP, menguraikan peran Asahan Satu Data sebagai basis kebijakan, sementara Kepala Bapperida Asahan menekankan pentingnya pemanfaatan data dalam penyusunan rencana pembangunan.

Diskusi berlangsung dinamis dengan melibatkan OPD, camat, lurah, kalangan akademisi, tokoh masyarakat, tokoh adat dan budaya, hingga pelaku usaha yang hadir memberikan masukan.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan hasil sarasehan yang merumuskan perlunya sinergi lintas sektor untuk membangun ekosistem data yang kokoh. Melalui penerapan Satu Data Asahan yang terintegrasi, Pemkab Asahan menegaskan komitmennya mewujudkan pembangunan daerah yang berdaya saing, religius, maju, berkelanjutan, serta mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat. (As)

Penguatan Peran Posyandu, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Asahan Hadiri Rakornas 2025

0

Kisaran — Untuk memperkuat peran posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dan tumbuh kembang anak di tingkat desa dan kelurahan, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2025 yang digelar di Krakatau.

Kehadiran Ny. Yusnila pada Rakornas ini dimaksudkan untuk menyerap strategi baru, berbagi pengalaman pelaksanaan program, serta menjajaki langkah-langkah konkret demi meningkatkan kualitas layanan posyandu di Kabupaten Asahan. Kegiatan nasional tersebut mempertemukan pembina, pengelola, serta pemangku kepentingan dari berbagai daerah untuk mengevaluasi capaian dan merumuskan kebijakan pendukung.

Dalam sesi-sesi yang berlangsung, delegasi membahas beberapa isu prioritas seperti peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan data stunting dan gizi balita, integrasi layanan kesehatan dasar dengan program pemberdayaan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi sederhana untuk pencatatan dan pelaporan. Pembelajaran dari daerah lain juga menjadi bahan penting agar praktik terbaik dapat diadaptasi secara lokal.

“Posyandu adalah gerakan masyarakat yang sangat strategis. Perbaikan kualitas kader dan sistem pencatatan akan mempercepat upaya pencegahan stunting dan meningkatkan status gizi keluarga,” ujar Ny. Yusnila usai mengikuti beberapa sesi Rakornas. Ia menekankan pentingnya sinergi antara perangkat daerah, tenaga kesehatan puskesmas, dan kader posyandu agar program dapat berjalan berkelanjutan.

Pihaknya berencana membawa hasil rekomendasi Rakornas ke Pemkab Asahan untuk disinergikan dengan agenda pembangunan kesehatan daerah. Langkah awal yang akan dikaji meliputi pelatihan kader berbasis modul terbaru, penyediaan alat timbang dan pencatatan digital di pilot area, serta penguatan kampanye nutrisi keluarga.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menyatakan dukungan terhadap inisiatif ini dan menyambut rencana implementasi rekomendasi nasional di tingkat kabupaten. “Kami akan memprioritaskan koordinasi lintas sektor dan penguatan kapasitas pelaksana di lapangan,” katanya.

Rakornas Posyandu 2025 di Krakatau diharapkan menghasilkan peta jalan yang jelas untuk mengembalikan peran posyandu sebagai pusat layanan dasar bagi ibu dan anak, sekaligus mempercepat pencapaian target kesehatan masyarakat di tingkat daerah. Pemkab Asahan pun siap menerjemahkan arahan nasional tersebut ke dalam program yang relevan bagi warganya. (As)

Ketua Pembina Posyandu Asahan Ikuti Rakornas, Dorong Penguatan Peran Posyandu sebagai Layanan Dasar Masyarakat

0

Asahan – Ketua TP PKK Kabupaten Asahan sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2025 yang digelar di Krakatau Ballroom, Mercure Convention Center Ancol, Jakarta.

Rakornas yang mengangkat tema “Penguatan Transformasi Posyandu Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat” ini menegaskan peran strategis Posyandu sebagai pilar utama pelayanan dasar di tengah masyarakat.

Kegiatan yang diikuti oleh Ketua TP PKK dari seluruh provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia ini menyoroti perubahan konsep New Posyandu. Posyandu kini tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, melainkan telah berkembang menjadi pusat layanan yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), dan sosial. Transformasi ini berlandaskan pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, yang menempatkan Posyandu sebagai bagian integral dari Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kebijakan implementasi Posyandu enam bidang SPM merupakan langkah nyata mendukung program prioritas Presiden. Sementara itu, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ode Ahmad P. Bolombo, menekankan pentingnya peran Posyandu dalam percepatan penurunan stunting dan penataan kelembagaan, termasuk pemberian nomor registrasi Posyandu sesuai Kepmendagri Nomor 100.3.2834 Tahun 2025.

Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan bahwa hasil Rakornas akan dijadikan pedoman dalam memperkuat peran Posyandu di Kabupaten Asahan. “Kami akan mengoptimalkan Posyandu sebagai pusat layanan terpadu di desa, meningkatkan kapasitas kader, serta memastikan pelaksanaan enam standar pelayanan minimal berjalan konsisten,” ujarnya.

Kehadiran Ny. Yusnila Indriati didampingi oleh Staf Ahli PKK Kabupaten Asahan sekaligus Wakil Ketua Pembina Posyandu, Ny. Juniar Rianto; Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, Ny. Evi Zainal Aripin; Sekretaris PKK Kabupaten Asahan, Ny. Nurasyah Rahmat Hidayat; serta perwakilan OPD teknis pendamping. Dengan langkah penguatan tersebut, diharapkan Posyandu di Kabupaten Asahan dapat semakin berperan sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat desa sekaligus menjadi pilar pelayanan dasar yang berkelanjutan. (As)