Jumat, Februari 13, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 87

KPU Medan Rekrut 23.226 KPPS Dari 3318 TPS

0

Medan – Sebanyak 23.226 anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dijadwalkan Komisi pemilihan Umum (KPU) Kota Medan untuk direkrut guna mensukseskan Pilkada serentak 27 November 2024 yang akan datang.

“Dari jumlah anggota KPPS itu untuk 3318 Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Kadiv SDM, Parmas dan Sosdiklih KPU Medan, Bobby Niedal Dalimunthe dalam siaran persnya, Senin (16/09/2024).

Menurutnya, untuk mengetahui syarat yang dibutuhkan menjadi anggota KPPS, pihaknya telah berkoordinasi dengan kelurahan setempat.

“Dengan kata lain, boleh mendaftar di kelurahan masing-masing domisili berikut segala persyaratan yang telah ditetapkan untuk menjadi anggota KPPS tersebut di kelurahan,” jelasnya.

Selanjutnya, dalam pendaftaran dan pengumuman bagi anggota KPPS mulai Selasa 17 hingga Sabtu 28 September 2024.

“Dari para anggota yang telah diumumkan lolos pendaftaran itu, akan dilaksanakan pula untuk seleksi (penelitian) administrasi selanjutnya,” ucapnya.

Juru bicara KPU Kota Medan itu juga menyampaikan bahwa setelah melalui beberapa tahapan tersebut, pelantikan anggota KPPS dilaksanakan pada 7 November 2024.

“Anggota KPPS yang telah lulus seleksi baik dari mulai pendaftaran dan kelengkapan administrasi akan dilantik 7 November dengan masa kerja hingga 8 Desember 2024,” pungkasnya. (As)

KPU Medan Nyatakan Tiga Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Penuhi Syarat

0

MEDAN | – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menyatakan ke tiga (3) pasangan calon (Paslon) Wali kota dan Wakil Wali Kota, Kota Medan memenuhi persyaratan untuk administrasi maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada pada bulan 27 November 2024, nanti.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Kota Medan Mutia Atiqah diwakili Bobby Niedal Dalimunthe, Muhammmad Taufiqurrahman Munthe, Sabtu 14 September 2024 di gedung KPU Medan, Jalan Kejaksaan Medan.

Adapun Ketiga (3) Paslon tersebut adalah Pasangan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Zakiyuddin Harahap, Prof. Ridha Darmajaya dan Abdul Rani SH dan H.Hidayatullah SE dan H.A. Yasir Ridho Loebis M.S.P.

“Setelah dinyatakan memenuhi syarat untuk dapat ikut menjadi paslon Wali Kota dan Wakil Walikota ini, pihak KPU Medan. Nanti, pada tanggal 22 September 2024, kita melakukan penetapan. Dan kita tunggu tanggapan masyarakat selama 3 hari ke depan yaitu mulai tanggal 15 sampai tanggal 17 September 2024. Kkemudian, pada tanggal 18 sampai tanggal 20.

Lalu, tanggal 22 dikatakan sebagai Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan di tanggal 23 nya, kami akan melakukan Pengundian nomor urut. Kita berharap ini berjalan saja sesuai dengan ketentuan.” terang Taufik Qurrahman Munthe didampingi Bobby Niedal Dalimunthe, di hadapan perwakilan Tim Sukses (TS) masing-masing Paslon.

Lanjut Taufik, hal ini berdasarkan surat KPU Kota Medan Nomor: 20/PL.02.2-Pu/1271/2/2024, Tentang Penerimaan Masukan dan Tanggapan Masyarakat Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada pemilihan Wali Kota dan Wakil.

Kemudian yang kedua, terkait persyaratan administrasi yang belum terpenuhi yaitu terkait proses surat SK pemberhentian yang masih dalam proses tolong yaitu pada tanggal 21 atau tanggal 22 ya jika masih belum diterima, tolong juga diaktifkan surat keterangan bahwa, SKR kemudian sedang diproses oleh pihak ataupun instansi.

“Jadi saya berharap, itu bisa kami terima sebelum tanggal 22 nanti. Akan kita beritahukan. Selanjutnya, kampanye pada tanggal 25 September sampai 23 November. kurang lebih 60 hari untuk jadwal kampanye, tempat kampanye. Saya akan memberitahukan pembagian zona kampanye Ya karena kami harus berkoordinasi dulu dengan Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan), tempat-tempat ataupun fasilitas pemerintah yang bisa digunakan sebagai tempat-tempat atau titik-titik jalan mana saja yang bisa dilakukan pemasangan alat peraga kampanye oleh paslon.” paparkan

Sementara itu , Bobby Niedal Dalimunthe menambahkan, mulai besok sampai tanggal 3 hari ke depan adalah tanggapan masyarakat, jadi secara langsung ataupun pakai media elektronik, ataupun surat tanggapan masyarakat yang masuk, pada tanggal 20 yaitu klarifikasinya. Melakukan pengundian berikutnya kami akan melakukan sebelum tanggal 22 kami akan melakukan koordinasi kepada Pemko meminta.”terangnya.

Dimbahkannya, pihak akan mengundang tim sukses, karena sudah ditetapkan di tanggal 22 – 23 November, pada tanggal 24 Novembernya, kita bertemu untuk memberitahu kepada pasangan calon, tempat tempat mana saja yang boleh Paslon pasang banner ataupun alat peraga kampanye. Terus tanggal 25 nya, sudah bisa dimulai. Mungkin, itu saja penjelasan beberapa poin ketiga TS Paslon yang datang adalah memperjelas setelah penetapan nanti ke sidakam (Sistim Informasi Dana Kampanye) untuk nama-nama tim kampanye.jelasnya Berikut Link Penerimaan Masukan dan Tanggapan Masyarakat Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Medan tahun 2024. https://bit.ly/Pu20-TangMas-PaslonMedan-2024 dan https://bit.ly/VisiMisiProgramPaslonMedan2024

(As)

KPU Karo Masih Lakukan Proses Verifikasi Berkas Pendaftaran Bacalon Kepala Daerah

0
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo, masih terus melakukan proses verifikasi berkas pendaftaran Bakal Calon (Bacalon) kepala daerah Kabupaten Karo tahun 2024.

Diketahui, untuk proses verifikasi faktual ini sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan berakhir hingga tanggal 14 September mendatang.

Berdasarkan keterangan dari Komisioner KPUD Karo divisi teknis penyelenggaraan Hendra Lias Sinulingga, sampai saat ini untuk verifikasi faktual administrasi pendaftaran masih terus dilakukan.

Dirinya menjelaskan, salah satu hal yang baru selesai dilaksanakan ialah melakukan verifikasi dan klarifikasi berkas pencalonan seperti data pendidikan Bacalon.

“Masih proses untuk verifikasi berkasnya, ini juga tim kita baru selesai klarifikasi ke Universitas sesuai dengan ijazah yang dilampirkan Bacalon,” ujar Hendra, Kamis (12/9/2024).

Selama proses verifikasi yang talah dijalankan sampai saat ini, Hendra menjelaskan jika pihaknya melihat semua berkas pendaftaran cukup baik.

Dirinya mengatakan tidak ada temuan berkas yang mencolok yang membuat Bacalon Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Sejauh ini baik-baik saja,” katanya. (Nid)

Diskotik Krypton di Jalan Gajah Mada Medan Buka 24 Jam “Ada Peredaran Narkoba”

0
Krypton
Medan – Tempat Hiburan Malam (THM) atau Diskotik Krypton di Jalan Gajah Mada Medan diduga tidak takut dengan pihak kepolisan seperti Polda Sumut, BNN dan Polrestabes Medan yang mempunyai pasukan terlatih.

Selain itu, manajemen Diskotik Krypton Diduga bebas menjual “narkoba pil ekstasi atau inex” dengan berpariasi harga.

Bermacam jenis inex seperti Burung Hantu (Burhan) Kepala Singa, Lamborgini, Tengkorak Ping dan lain – lain. “Selain itu, buka 24 jam tanpa jeda, tak jauh dari situ ada rumah ibadah Kristen dan Muslim,” ujar warga J Yanto kepada wartawan, Kamis (12/9/2024).

Menurut warga perangkat Kecamatan Medan Baru dan Polrestabes Medan harus mengambil tindakan.

“Kalau tidak warga yang akan ambil alih tindakan dengan menggeruduk diskotik tersebut,” lanjut warga Jalan Gajah Mada, DW kepada wartawan, Selasa (10/9/24).

Tapi sebelumnya, lanjut DW, pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Medan Baru dan pemerintah setempat Pemko Medan serta dinas terkait harus menindak tegas pemilik dan pengelola tempat hiburan malam Kripton.

“Jangan sampai masyarakat marah terkait berdirinya Diskotik Kripton itu,” tegasnya.

DW mengingatkan, Spa beberapa tahun lalu yang dekat dengan SD bisa ditutup oleh pihak kepolisan dan pihak Kecamatan Medan Petisah.

“Sudah jelas di situ ada rumah ibadah dan sekolah, kenapa pemerintah kota masih saja memberikan izin beroperasinya Diskotik Kripton tanpa melakukan investigasi dan melihat sekeliling di Jalan Gajah Mada,” tegasnya.

Diskotik Krypton tak hanya mengabaikan aturan, namun juga mengusik kenyamanan warga sekitarnya. “Takutnya banyak remaja yang terkontaminasi dengan adanya tempat hiburan malam itu, ”Timpal warga lainnya.

Sebelumnya Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Teddy John Sahala Marbun SIK MH menegaskan tetap fokus dalam memberantas narkoba. “Tetap diberantas baik di hiburan malam maupun di masyarakat, ” jelasnya.

Namun kenapa di Tempat Hiburan Malam (THM) Kripton peredaran Narkoba masih marak,” ujar warga bertanya. (As/bet/red)

PON Aceh-Sumut Telan Anggaran Rp811 Miliar tapi Sarana Berantakan “Dikorupsi”

0
Medan – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh dan Sumatra Utara menjadi sorotan karena meskipun telah menghabiskan anggaran pembangunan dan renovasi sarana olahraga hingga 811 miliar rupiah, pesta olahraga multi-event empat tahun sekali itu dinilai berantakan.

Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara yang berlangsung pada 9-20 September 2024 menjadi sorotan publik.

Penyelenggaraan PON XXI di dua provinsi itu menuai kritik lantaran fasilitas, kesiapan venue pertandingan, dan akomodasi atlet yang tak sesuai dengan harapan.

Sejumlah kejadian memalukan tak dapat dihindari seperti atap GOR Futsal di Deli Serdang yang bocor saat pertandingan berlangsung, akses jalan berlumpur saat atlet menuju GOR Bola Voli Indoor Sumut, dan aksi adu jotos usai pertandingan sepak bola putri di Stadion Mini Pancing Deli Serdang.

Belum lagi kejadian-kejadian yang seharusnya tidak perlu terjadi seperti kegagalan tim kriket Sumut meraih medali emas karena faktor non teknis, yaitu keterlambatan menjemput atlet ke lapangan.

Kondisi yang tak jauh beda juga terjadi di PON wilayah Aceh. Antara lain terhentinya pertandingan cabor sepak bola putra karena Stadion Blang Paseh Sigli tergenang air akibat guyuran hujan beberapa jam sebelumnya.

Satu “persoalan genting” yang dikeluhkan seluruh atlet di dua provinsi – Sumatera Utara dan Aceh – adalah konsumsi.

Ketua Panitia Akui Ada Kekurangan

Penjabat Gubernur Sumut sekaligus Ketua Panitia Besar (PB) PON Wilayah Sumut, Agus Fatoni, tak menampik adanya kekurangan dan keterbatasan dalam penyelenggaraan PON XXI.

Namun mereka memastikan wilayah Sumut telah dinyatakan siap untuk menjadi tuan rumah PON XXI.

“Menjelang pelaksanaan ini ada Mabes Polri memeriksa semua venue. Ada risk management, dicek satu per satu apa risikonya dan yang harus dilakukan.

Itu yang kami benahi. Kesimpulannya di Sumut secara umum sudah siap semuanya. Namun ada yang harus dilengkapi. Kami juga menyiapkan antisipasinya kalau terjadi apa-apa,” kata Fatoni di Medan, Rabu (11/9).

Kemudian, Fatoni juga menanggapi soal akses jalan menuju GOR Bola Voli Indoor Sumut yang viral di media sosial lantaran dalam kondisi tergenang air dan becek.

“Itu seperti yang saya sampaikan (GOR Bola Voli) selesainya Desember 2024 sesuai kontrak dan baru dimulai (pembangunan) bulan Juli.

Itu (jalan becek) di bagian belakang memang belum siap dan terjadi hujan. Kalau dari depan sudah siap,” ungkapnya.

Kendati kesiapan sarana dan prasarana PON Aceh-Sumut banyak dikritik. Namun Fatoni tak terima jika gelaran PON Aceh-Sumut dikatakan sebagai yang terburuk dalam sejarah pesta olahraga terbesar yang diikuti oleh seluruh provinsi di Indonesia.

“Kalau dibilang yang terburuk dari seluruh PON saya kira itu tidak fair, ada kelebihan tapi kekurangannya pasti ada.

Jadi bisa dilihat objektif dan melihat langsung mana kala ada kekurangan disampaikan ke kami dan akan dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Keluhan soal kesiapan venue pertandingan PON XXI disampaikan oleh pelatih Tim Voli Putra Jawa Barat, Samsul Jais. Mereka harus berlatih di GOR Bola Voli yang belum rampung. Tak tanggung-tanggung mereka harus mengepel lapangan terlebih dahulu saat berlatih di GOR Bola Voli Sumut Indoor.

“Kami berlatih harus mengepel dahulu dan fasilitas (kamar mandi) enggak ada. Tapi saya menginstruksikan dengan situasi apa pun Jawa Barat tetap fight dan memberikan yang terbaik,” kata Samsul, Selasa (10/9).

Menurutnya, PON XXI tak sesuai dengan ekspektasi lantaran sarana dan prasarana venue pertandingan jauh dari harapan. “Kami berasumsi bahwa ini multi-event yang dilaksanakan empat tahun sekali tentu wah, tapi kenyataannya semua khalayak bisa melihat. Sarana dan prasarana ya selama ada PON digelar di Indonesia mungkin (baru) kali sekarang (kondisinya) seperti ini,” ucap Samsul.

Kendati demikian, Samsul tak mau ambil pusing dan lebih memilih untuk fokus dengan persiapan timnya meskipun adanya keterbatasan sarana dan prasarana di GOR Bola Voli Indoor Sumut. “Dengan situasi apa pun kami sudah menguasai medannya. Atmosfer di sini kami sudah tahu dengan segala keterbatasan ini, itu bukan urusan Jawa Barat. Itu urusan panitia,” tandasnya.

DPRD Sumut: Pihak Pengembang Venue PON Tak Sungguh-Sungguh

Anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendro Susanto, mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap pembangunan dan renovasi infrastruktur yang digunakan untuk PON XXI.

“Kami pastikan perhatian kita sudah cukup untuk mendukung PON XXI. Namun memang pengerjaannya yang kami sedikit sedih karena tidak dilaporkan oleh penyelenggara dan PB PON terkait dengan kelayakan venue,” katanya kepada VOA.

Hendro mencontohkan renovasi GOR Futsal juga telah dilakukan sejak jauh hari sebelum PON XXI bergulir. Namun faktanya GOR Futsal masih memiliki kendala terutama di bagian atapnya.

“Padahal jauh-jauh hari sudah dites dan ada bocor di sisi kiri lapangan. Sudah ditambal ternyata masih bocor di sisi kanan. Kami menyarankan penanganan yang lebih cepat dan sudah dilakukan penutupan di seluruh atap GOR Futsal.

Faktanya saat hujan turun masih bocor lagi yang menunda pertandingan cabor futsal sehingga ini membuat kami prihatin,” ungkapnya.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menuding pihak ketiga atau pengembang yang membangun dan merenovasi venue PON XXI di wilayah Sumut tak sungguh-sungguh dalam proses pengerjaannya.

“Kami minta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut untuk tegas kepada pengembang atau pihak ketiga untuk memberikan sanksi agar jangan buat malu Pemerintah Sumut.

Kalau Dispora dan PB PON sudah berupaya maksimal tapi memang pihak-pihak pengembang yang diduga tidak profesional dan tak sungguh-sungguh,” ucap Hendro.

Anggaran Miliaran Rupiah

Untuk di Aceh saja, ada 18 venue yang dibangun, direhabilitasi dan direnovasi dengan nilai anggaran mencapai Rp 811 miliar. Venue ini berada di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, dan Aceh Tengah.

Sementara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengatakan mengalokasikan sekitar Rp 516 miliar lainnya untuk menyukseskan pelaksanaan PON di dua provinsi, baik untuk pertandingan dan kebutuhan panitia, hingga upacara pembukaan dan penutupan.

PON XXI 2024 menjadi pesta olahraga pertama di tingkat nasional yang dilaksanakan di dua provinsi yaitu Aceh dan Sumut. Ada 65 cabang olahraga, 87 disiplin, dan 1.042 nomor pertandingan yang dilangsungkan antara tanggal 9-20 September.

Upacara pembukaan diselenggarakan di Aceh, sementara upacara penutupan akan dilakukan di Sumatera Utara. [Sumber Voa/As/Red]

Polda Sumut Amankan Perlombaan Balap Sepeda PON XXI 2024: Komitmen Terhadap Keamanan dan Kelancaran Kegiatan

0

Serdang Bedagai – Polda Sumut melakukan pengamanan secara ketat untuk perlombaan balap sepeda PON XXI 2024 yang berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini melibatkan dua kategori utama, yaitu Team Time Trial Putri dan Putra. dengan dimulai pada pukul 08.00 WIB.

Pengamanan di lapangan dikendalikan oleh tim gabungan dari Polda Sumut yang bertugas di berbagai titik strategis sepanjang rute balap. Mereka memastikan jalur tetap terbuka dan aman dari potensi gangguan, serta menyediakan bantuan medis dan penanganan darurat jika diperlukan. Kehadiran polisi juga mencakup pengaturan arus lalu lintas agar tidak mengganggu jalannya perlombaan.

Kepolisian memastikan bahwa setiap aspek perlombaan, mulai dari persiapan hingga eksekusi, berada di bawah pengawasan yang ketat. Ini termasuk koordinasi dengan pihak panitia dan memastikan keselamatan atlet serta penonton. Wakapolres Sergai, Kompol. Elisa Sibuea, turut memantau dan memberikan arahan untuk menjaga keamanan selama acara.

Menurut AKBP Sonny W. Siregar, Kasubbid Penmas Polda Sumut, “Tugas kami adalah menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua peserta dan penonton. Pengamanan yang dilakukan untuk mendukung kesuksesan PON XXI 2024, serta memastikan bahwa setiap aspek perlombaan berjalan dengan baik.”
(As)

Viral Bocah Dianiaya Paman, Ditendang lalu Dibanting-banting

0
Bocah
Bocah perempuan berusia 10 tahun dianiaya pamannya, perbuatan pamannya itu viral dimedia sosial. Peristiwa ini terjadi di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Penganiayaan itu bermula si paman kesal korban sering mengambil uang neneknya tanpa izin untuk jajan.

Dalam video yang viral itu terliat seorang pria dewasa menganiaya bocah perempuan berbaju hijau. Pria itu membanting bocah tersebut ke lantai berkali-kali.

Ia juga tega menyeret kaki korban lalu dibanting begitu saja. Korban lalu dipukul berkali-kali di bagian kaki hingga kepala.

Bahkan, pelaku juga menendang kepala korban. Korban pun menangis histeris meminta agar pamannya itu berhenti menyiksanya.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Bontosumange, Desa Bontomanai, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Minggu (8/9/2024).

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba, Aiptu Ahmad Kahar membenarkan adanya penyiksaan tersebut.

Ahmad menjelaskan, pihaknya kini tengah menyelidiki kasus penganiayaan terhadap anak ini.

Adapun, pelaku yang melakukan penganiayaan ini adalah paman korban berinisial Fi (43).

Fi telah diamankan di Polres Bulukumba. Sementara, korban berinisial SR (10) yang kini dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya.

Lebih lanjut, Ahmad mengungkapkan motif penyiksaan atau penganiayaan ini karena korban kerap mengambil uang neneknya untuk jajan.

“Jadi motif penganiayaan ini, karena korban sering mengambil uang neneknya untuk jajan,” kata Ahmad, Selasa (10/9/2024), dikutip dari Kompas.com.

“Jadi paman korban memberikan pelajaran kepada korban, harapannya agar ke depannya tidak lagi mengambil uang tanpa izin,” tambahnya.

Meski begitu, tegas Ahmad Kahar, pihaknya tetap memproses kasus tersebut dengan menerapkan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak.

Pasal tersebut mengatur sanksi soal pelaku penganiayaan terhadap anak.

“Paman korban akan ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

Ahmad Kahar menambahkan, korban saat ini telah dibawa ke rumah aman Tim Reaksi Cepat (TRC) UPTD Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bulukumba untuk mendapatkan pendampingan dan rehabilitasi lebih lanjut. (As/tr/kms/red)

PON Ricuh di Pertandingan Fulsal Sumut vs Papua Barat

0
Pon sumut aceh
Deli Serdang – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 diwarnai keributan di Pertandingan perebutan medali perunggu di cabang olahraga (cabor) futsal putri.

Keributan itu terjadi di antara tim futsal putri Sumatera Utara (Sumut) vs Papua Barat, Duel yang berlangsung di GOR Mini Futsal Dispora Sumut, Deli Serdang, Minggu (8/9/2024).

Keributan itu bermula keputusan wasit dianggap tak adil. Hingga puncaknya terjadi pada babak kedua.

Laga yang baru berjalan tiga menit akhirnya sempat terhenti setelah bentrokan fisik di dalam lapangan antara pemain Sumut yakni Rizka Utami dan pemain Papua Barat Maris Teressa.

Sontak, pertikaian itu memancing para pemain lain serta ofisial dan suporter masuk ke lapangan. Kedua pemain itu akhirnya diberi kartu merah oleh wasit.

Namun, akhirnya pertandingan bisa dilanjutkan. Tim Sumut harus mengakui keunggulan Papua Barat dengan skor 6-2.

Dengan hasil ini maka kontingen Sumut dipastikan tanpa gelar futsal baik putri maupun putra. Pada kategori putra, tim futsal Sumut disingkirkan Jawa Timur saat perebutan tempat di babak semifinal.

Pelatih tim futsal putri Papua Barat Sayan Karmadi menyesalkan insiden tersebut. “Hal ini terjadi akibat kondisi pemain yang sudah kelelahan sehingga mengalami tensi yang tinggi,” ucapnya.

Sementara itu ketua pelaksana mengatakan, “Insiden tersebut hal yang lumrah dengan tensi yang tinggi dari kedua belah pihak. Di mana masing-masing tim ingin menang. Ada satu benturan yang berdampak kepada suatu insiden antara tim Papua Barat dan Sumatera Utara,” kata Ketua Panitia Pelaksana (panpel) pertandingan, Indra Feriadi, Minggu (8/9/2024). (As/in/tr/red)

KPU Karo Masih Tunggu Laporan Tertulis Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bacalon Kepala Daerah

0
KARO – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo, masih menunggu laporan tertulis terkait hasil pemeriksaan kesehatan pasangan Bakal Calon (Bacalon) kepala daerah.

Berdasarkan keterangan dari Komisioner KPUD Karo divisi teknis penyelenggaraan Hendra Lias Sinulingga, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan hasil resmi dari RS Haji selaku fasilitator pemeriksaan kesehatan.

“Untuk saat ini, kita masih menunggu hasil resmi secara tertulis terkait pemeriksaan kesehatan Bacalon kepala daerah kita,” ujar Hendra, Jumat (6/9/2024).

Diketahui, sebelumnya pihak KPUD Kabupaten Karo telah diminta oleh RS Haji untuk datang ke Kota Medan untuk mendapatkan informasi perihal hasil pemeriksaan kesehatan. Ketika ditanya perihal hal ini, Hendra mengaku beberapa waktu lalu saat di RS Haji pihaknya hanya mendapatkan informasi secara lisan dan gambaran umum perihal hasil kesehatan Bacalon.

“Oh kemarin masih lisan saja, secara umum kita dapat informasi semua Bacalon dari Kabupaten Karo dinyatakan sehat dan tidak ada hal yang membuat gagal,” ucapnya.

Diriny menjelaskan, saat itu pihak rumah sakit sudah menyampaikan semua calon dalam keadaan layak. Dimana, semua jenis pemeriksaan kesehatan yang dijalani oleh Bacalon, semua dinyatakan memenuhi syarat dan tidak memiliki riwayat penyakit yang membuat tidak lolos.

“Dengan hasil ini, secara umum kita lihat tidak ada penggantian calon,” ungkapnya.

Ketika ditanya kapan hasil secara tertulis akan didapatkan, dirinya menjelaskan jika dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyampaikan tentang MoU perihal pembayaran pemeriksaan kesehatan. Nantinya setelah selesai proses pembayaran, berkas hasil pemeriksaan kesehatan secara tertulis akan disampaikan oleh rumah sakit ke KPUD Karo. (Nid)

KPU Medan Terima Hasil Pemeriksaan Kesehatan 3 Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota

0

Medan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan menyebutkan pihaknya telah menerima hasil pemeriksaan terhadap ketiga pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota di Pilkada Medan 2024.

“Sudah, sudah kita terima (hasil pemeriksaan kesehatan) ketiga paslon wali kota dan wakil wali kota dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H.Adam Malik,” kata Ketua KPU Medan, Mutia Atiqah kepada wartawan, Rabu (4/9/2024).

Dari hasil pemeriksaan kesehatan terhadap ketiga pasangan calon (paslon), Mutia bilang bahwa hasil pemeriksaan terhadap ketiganya baik sehingga dinilai mampu mengikuti tahapan selanjutnya.

Dikatakan, untuk tahapan berikutnya KPU Medan akan melakukan verifikasi berkas baik administrasi maupun faktual terhadap ketiga paslon.

Proses verifikasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua syarat administrasi telah terpenuhi.

Ia menerangkan, untuk jadwal verifikasi administrasi dilakukan sejak 29 Agustus hingga 4 September 2024.

“Yang dikoreksi adalah dokumen administrasi, dokumen pencalonan, dan syarat calon. Jika terdapat kekurangan dalam berkas administrasi, KPU Medan akan memberikan pemberitahuan pada 5-6 September, dengan batas waktu perbaikan hingga 14 September 2024,” katanya.

KPU Medan, katanya, juga melakukan verifikasi faktual ijazah yang dilampirkan paslon pada saat pendaftaran di KPU Medan pada 27-29 Agustus 2024 lalu. Pihaknya pun bakal mendatangi lembaga pendidikan yang bersangkutan.

“Kebenaran dokumen perlu kami klarifikasi. Seperti keabsahan ijazah sehingga perlu kami klarifikasi ke lembaga pendidikan. Karena syaratnya SMA, berarti kami ke SMA terus kemudian menyampaikan gelar maka kami juga klarifikasi ke lembaga perguruan tinggi,” terangnya.

Klarifikasi akan dilakukan ke semua lembaga pendidikan yang dicantumkan pendaftar paslon wali kota dan wakil wali kota.

Lalu lanjutnya, pada 15-18 September 2024 KPU Medan akan menerima masukan dari masyarakat terhadap ketiga paslon yang dilanjutkan melakukan verifikasi terhadap masukan dari masyarakat tersebut

“Setelah itu selesai, baru pada 22 September penetapan calon. Dan tanggal 23 September dilanjutkan pencabutan nomor,” pungkasnya.

Diketahui 3 bakal pasangan calon yakni Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap, Prof Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani serta Ustaz Hidayatullah dan Ahmad Yasyir Ridho Lubis telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik pada 30-31 Agustus 2024 lalu. (As)