Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 102

Kapolres Tanah Karo Berikan Reward Kepada Personel Sihumas, Raih Peringkat 3 Pengelolaan Medsos

0
Kapolres Tanah Karo
Karo – Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman, S.H, S.I.K, M.M, memberikan reward kepada personel Sihumas atas predikat 3 Polres terbaik peringkat tiga sejajaran Polda Sumut dalam pengelolan Media Sosial Official.

Pemberian reward ini dilaksanakan saat pelaksanaan apel pagi, Senin (13/05/2024) pagi, di lapangan Apel Mapolres Tanah Karo.

“Apresiasi kepada Sihumas Polres Tanah Karo atas capaian terbaik dalam pengelolaan media sosila yang diberikan bapak Kapolda Sumut, kemarin saat Gelar Operasional Polda Sumut”, kata Kapolres saat memberikan arahan.

Dikatakan Kapolres, bahwa capain tersebut merupakan bukti bentuk kekompakkan seluruh personel yang melaksanakan tugas operasional dan pelayanan, yang kemudian dikemas dengan baik untuk disajikan kepada masyarakat malalui media sosial.

“Terimakasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas di lapangan dan tentunya personel humas yang mengelola dengan baik setiap informasi dan hasil pelaksanaan tugas untuk disajikan kepada masyarakat”, kata Kapolres.

Kapolres berharap capaian ini untuk tidak sampai disitu saja, melainkan dipertahankan dengan baik dan lebih ditingkatkan lagi, khususnya dalam melaksanakan tugas fungsi kehumasan.

Sementara itu PLT. Kasi Humas Aiptu Budi Sastra Negara, mengatakan bahwa capaian ini tidak terlepas dari keterlibatan seluruh personel Polres Tanah Karo yang bekerja dengan baik dilapangan.

“Kami juga dari Sihumas Polres Tanah Karo, akan terus berupaya maksimal, menyajikan setiap informasi kepada masyarakat. Dan tentunya juga kepada rekan Media Mitra Humas, yang telah bekerja sama dalam hal kehumasan, kami juga mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih”, kata Aiptu Budi.
(As)

Bersama Kemenag, LPKA Palu Konsisten Perkuat Paradigma Pendidikan Agama Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah jalin sinergitas bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu, Senin, (13/5) Pagi. Jalinan kerja sama ini merupakan komitmen kedua belah pihak dalam perkuat paradigma Pendidikan Agama bagi seluruh anak binaan.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan paradigma Pendidikan Agama perlu diperkenalkan dan diajarkan kepada para generasi muda. Hal ini bertujuan untuk membentuk perilaku yang baik pada mereka.

“Sudah seharusnya sebagai generasi muda untuk menerapkannya pada kehidupan sehari-hari dan mencitai setiap proses yang terjadi. Sehingga sejak dini sudah tercipta suatu karakter individu yang bisa menghadapi hambatan-hambatan yang akan dihadapinya,” kata Revanda

Selanjutnya, ia menjelaskan saat ini LPKA Palu membina 18 orang anak binaan yang keseluruhannya beragama islam. Maka dari itu, Pendidikan karakter yang berbudi luhur harus terus ditingkatkan melalui jalinan sinergitas yang dibangun bersama Kemenag Kota Palu.

“Tentu hambatan-hambatan sering kita temui. Paradigma Pendidikan agama sendiri cenderung mengorientasikan diri pada bidang humaniora dan ilmu-ilmu sosial, padahal sains modern serta pengembangan teknologi mutlak diperlukan,” jelas Revanda kepada media pada hari Senin, (13/05/2024).

Sementara itu, Ustad H. Hader selaku Penyuluh Agama Kemenag Kota Palu menyampaikan pihaknya siap berkontribusi dalam membentuk karakter para generasi muda yang Tangguh.

“Diusia seperti inilah pondasi Pendidikan agama perlu diperkuat, mereka harus mampu menerima kenyataan dengan penuh lapang dada untuk menjalani masa pembinaannya di LPKA Palu. Namun, semangat untuk berubah harus terus menggelora dilubuh hati. Dan Kami hadir untuk memberikan pendampingan tersebut,” ujar Ustadz Hader.

Di momen tersebut beliau juga memberikan penguatan hak dan kewajiban seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mensitir sebuah hadits dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw bersabda, yang artinya Hak kewajiban seorang muslim atas muslim lainnya ada lima, pertama menjawab salam, kedua menjenguk yang sakit, Ketiga mengantar jenazah, keempat memenuhi undangan, kelima mendo’akan orang yang bersin. (Muttafaqun ‘Alaih).

“Kami berterima kasi kepada Kepala LPKA Palu beserta jajarannya yang terus berupaya memberikan ruang kepada seluruh anak binaan untuk terus meningkatkan kapasitas dirinya. Saya melihat perubahan sikap dan perilaku para anak binaan perlahan-lahan berubah, sholat lima waktu menjadi bukti bahwa pembinaan di LPKA Palu berhasil,” ujar Ustad Hader

Di tempat berbeda, kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Kakanwil Kemenkumham SUlteng, Hermansyah Siregar yang terus mendukung penuh setiap program-program pembinaan yang diberikan kepada warga binaan ataupun anak binaan.

“Upaya yang dihadirkan LPKA Palu sudah sangat baik. Pertahankan kinerja baik ini, dan capailah prestasi yang membanggakan. Pastikan program pembinaan diberikan menyeluruh dan merata kapada seluruh anak binaan,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

2 Nenek Ini Tipu Warga Rp 852 Juta Modus Jual Beli Tanah di Medan

0
Nenek-nenek
Medan – Polda Sumut tangkap 2 nenek-nenek yang terlibat kasus penipuan jual beli tanah sebesar Rp 852 juta. Kedua pelaku ini telah lama menjadi incaran polisi, namun tetap gagal meringkusnya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan penipuan itu terjadi pada tahun 2021. Sementara kedua pelaku baru ditangkap pada Rabu (8/5/2024) dan sudah lama buron.

Adapun kedua pelaku, yakni Aja Masita (66) warga Jalan Gaharu dan Elvira (59) warga Jalan Kiwi VII, Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut menangkap dua wanita paruh baya yang selama ini menjadi DPO tersangka penipuan penggelapan,” kata Hadi, Senin (13/5).

Hadi mengatakan kejadian itu berawal saat korban Rosnani Siregar (68) dipertemukan oleh kakaknya dengan kedua pelaku. Para pelaku ini mengaku memiliki tanah seluas 20 hektare di Jalan Flamboyan, Kecamatan Medan tuntungan. Merasa yakin, korban pun memberikan uang sebanyak Rp 852 juta kepada para pelaku secara bertahap.

“Pada 1 Februari 2021, di kantor notaris dibuatlah surat pelepasan hak dengan ganti rugi antara korban dengan tersangka serta meminta uang untuk segala keperluan surat-surat.

Total penyerahan uang jual beli tanah yang diberikan korban kepada para tersangka Rp 852 juta,” jelasnya.

Setelah uang itu diserahkan, para pelaku tidak juga kunjung menunjukkan objek tanah yang dibeli korban itu. Belakangan, korban baru mengetahui bahwa dirinya telah ditipu.

“Korban yang merasa ditipu itu pun melaporkan kasusnya ke Mapolrestabes Medan pada 6 Agustus 2021,” ujar mantan Kapolres Biak Papua tersebut.

Pihak kepolisian yang menerima laporan itu lalu menyelidiki kasus tersebut dan memburu keberadaan para pelaku. Namun, keduanya kabur hingga ditetapkan menjadi DPO. Belakangan, para pelaku ditangkap di Pekanbaru, Riau.

“Hasilnya, Tim Jatanras Polda Sumut mengetahui keberadaan kedua orang DPO itu di Pekanbaru, Riau dan bergerak menangkapnya,” sebutnya.

Usai ditangkap, kedua pelaku dibawa ke Polda Sumut untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Hadi turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

“Para pelaku dibawa ke Mapolda Sumut untuk menjalani pemeriksaan. Kami imbau masyarakat waspada terhadap berbagai modus penipuan karena para pelaku tidak mengenal usia,” pungkasnya.

Akibat Kecanduan Narkoba Seorang Pria Bakar Rumah Sendiri di Medan

0
Seorang Pria Bakar Rumah Sendiri
Tangkap Layar Seorang Pria Bakar Rumah Sendiri
Medan – Viral video seorang pria membakar rumahnya sendiri, aksinya itu membuat jadi tontonan di media sosial.

Pria bernama Reza itu diduga kecanduan narkoba, polisi juga menyebutkan telah dianjurkan untuk menjalani proses rehabilitasi ke BNNP Sumut.

Video berdurasi 14 detik itu terlihat seorang pria yang tak mengenakan baju keluar dari dalam rumah dengan api berkobar dari dalam rumah tersebut.

“Kronologi di Jalan Mawar, Karang Sari, Medan Polonia, yang ngebakar yang punya rumah sendiri, diduga penyebab kecanduan narkoba, gak tahan mentalnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, 11/5/2024,” demikian narasi dalam akun yang mengunggah video tersebut.

Terkait kejadian itu, Kapolsek Medan Baru Kompol Yayang Rizki Pratama mengaku telah mendapatkan informasi tersebut. Kata Yayang, lokasi kejadian di Jalan Mawar, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.

“Kami sudah cek TKP. Untuk identitas pria yang membakar rumah bernama Reza (26). Rumah itu hanya ditempati Reza,” kata Yayang.

Yayang menjelaskan, pihak keluarga Reza sudah melakukan konseling ke SPKT Polsek Medan Baru. Hasilnya, mereka tidak keberatan atas tindakan yang dilakukan Reza.

“Kata keluarganya, si Reza ini mengalami gangguan jiwa dan meminta agar anaknya (Reza) direhabilitasi narkoba,” ujarnya.

“Makanya kami arahkan keluarga membawa anaknya ke BNNP untuk direhabilitasi,” pungkasnya. (As/dt/red)

 

 

Tiga Pelaku Penganiayaan di Binjai Menyerahkan Diri, Motifnya Tak Terima Orang Tua Mereka Diserang

0
Ilustrasi

BINJAI | Tiga terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang kini telah menyerahkan diri kepolres Binjai.

Ketiga terduga pelaku menyerahkan diri pada hari Jum’at (10/05/2024) pada pukul 18.00 wib.

Peristiwa penganiayaan terjadi pada hari Senin (06/05/24) kemarin.

Adapun terduga pelaku inisial AR (20),JP (26) dan MS (22), ketiga terduga pelaku penganiayaan kini sudah menyesali perbuatannya.

Mereka melakukan pengeroyokan tersebut disebabkan orang tua mereka diserang pada saat berladang sehingga mereka tidak Terima dan membalas penyerangan tersebut.

“Kami melakukan penganiayaan itu karena orang tua kami pada saat berladang di serang dan ditembaki menggunakan gojlok mengenai orang tua kami inisial WP(60) terkena di dada sebelah kanan, kemudian masyarakat guldah ada menemukan dua selongsong peluru senjata api,” ungkap salah satu terduga pelaku

Ditempat terpisah, kuasa hukum terduga pelaku mengungkapkan, ketiga terduga pelaku yang saat ini telah menyerahkan diri lantaran tidak Terima orang tua mereka di serang saat sedang melakukan aktivitas berladang, bahkan salah satu dari orang tua mereka terluka terkena tembak, sehingga anak anak dari mereka tidak Terima dan membalas serangan tersebut.

“Salah satu dari tujuh terduga pelaku yang menjadi korban penembakan diduga gojlok sudah membuat laporan polisi sebelum terjadi nya pengamanan yang dilakukan oleh polres Binjai dan kini pelapor sudah ditetapkan polisi menjadi tersangka, sesuai dengan laporan polisi
nomor :LP/B/251/V/2024/SPKT/POLRES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 06 mei 2024 pada pukul 23.35 wib.
” Kami meminta polres Binjai menangkap pelaku penembakan yang dialami klien kami,”ungkapnya

Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander Panelewen melalui Kasi Humas Polres Binjai Iptu Riswansyah ketika dikonfirmasi mengatakan tujuh orang sudah ditetapkan jadi tersangka dalam kasus penganiayaan ini,” ujar Iptu Riswansyah Kasih Humas Polres Binjai

(Red)

Curi Meteran PLN, Lelek Berhasil Ditangkap Polisi

0

Sergai, Aktiva.news – Unit Reskrim Polsek Firdaus Polres Serdang Bedagai (Sergai) meringkus pria berinisial D alias Lelek (18), warga Dusun V Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, terduga pelaku pencurian di gudang Kantor PLN Sei Rampah.

“Pelaku ditangkap Sabtu (11/5/2024) di Jalan Patuan Nagari Kota Pematang Siantar,” ungkap Kapolsek Firdaus AKP Andi Sujendral melalui Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward Sidauruk, Minggu (12/4/2024).

Edward menjelaskan, pada Jumat (3/5/2024) gudang Kantor PLN Sei Rampah dimasuki pencuri. Atas kejadian tersebut, pihak PLN Sei Rampah kehilangan 18 unit meteran retur dan 40 meter kabel listrik yang sebelumnya disimpan di gudang tersebut.

Merasa keberatan, pihak PLN Sei Rampah membuat laporan pengaduan ke Polsek Firdaus sesuai laporan polisi nomor LP/B/49 /V/2024/SPKT/Polsek Firdaus/Polres Sergai/Polda Sumut, tanggal 3 Mei 2024.

Mendaklanjuti laporan, Tim Unit Reskrim Polsek Firdaus dipimpin Kanit, Iptu Maruli Sihombing segera melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan memeriksa CCTV yang ada di Kantor PLN Sei Rampah.

“Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku D alias Lelek memasuki gudang dan melakukan pencurian di gudang tersebut,” ujarnya.

Setelah mengetahui identitas pelaku pencurian, lanjut Edward, tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Firdaus segera bergerak mencari informasi terkait keberadaan pelaku.

“Pada Sabtu (11/5/2024 sekira pukul 11.30 WIB, tim mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada Kota Pematang Siantar, dan sedang menuju salah satu SPBU yang ada Jalan Patuan Nagari,” terangnya.

Tidak ingin buruannya kabur, tim segera bergerak menuju lokasi dimaksud dan menunggu kedatangan pelaku.

“Tak berselang lama, pelaku datang ke lokasi dengan diantar Gojek. Saat pelaku turun dari Gojek, tim langsung melakukan penangkapan,” jelasnya.

Saat diinterogasi usai diamankan, pelaku mengakui perbuatannya. Tim selanjutnya membawa pelaku ke Polsek Firdaus.

“Pelaku D alias Lelek saat ini sudah diamankan di Polsek Firdaus guna menjalani proses lanjut. Pelaku dijerat melanggar pasal 362 KUHPidana,” tegas Edward.

AR

Tertib Administrasi, LPKA Palu Ajak Binaan Tata Kelola Perpustakaan

0

Palu – Tertib Administrasi, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu ajak Anak Binaan Tata Kelola Perpustakaan, Sabtu (11/05/24) sore.

Bertempat di Pojok Baca Ceria, pengelolaan arsip perpustakaan yang tertib sebagai bentuk pertanggungjawaban LPKA Palu dalam mempermudah mencari buku atau data-data yang berhubungan dengan peminjaman buku ataupun sumber asal buku tersebut.

Kepala Subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan, Henny menekankan penataan buku-buku perpustakaan sesuai dengan jenisnya sehingga saat pencarian kembali mudah untuk ditemukan.

“Dengan tertib administrasi dan tata kelola permustakaan yang baik, LPKA Palu dapat mewujudkan pelayanan prima kepada setiap pembaca untuk menemukan buku atau informasi secara cepat, tepat, dan akurat,” ungkap Henny.

“Nantinya kami selaku Subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan akan membuatkan jadwal untuk Anak Binaan yang bertugas sebagai penjaga perpustakaan. Sehingga setiap buku yang di baca ataupun dipinjam dapat kembali tepat waktu dan disimpan pada tempatnya sehingga dapat memudahkan yang lain untuk mencarinya,” tambah Henny.

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun berharap melalui hal ini dapat memotivasi para anak binaan dalam mengelola perpustakaan yang menjadi sumber ilmu pengetahuan.

“Jadikan kegiatan ini kebiasaan untuk tertib administrasi dalam mengelola perputaskaan, kita ketahui buku adalah sumber ilmu pengetahuan yang menjadikan setiap insan berwawasan luas,” pungkas Revanda.(Rel)

DAP Seorang Bajing Loncat Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Sergai

0

Sergai, Aktiva.news – Satreskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) meringkus seorang pria berinisial DAP (35), terduga pelaku pencurian dengan pemberatan ala bajing loncat.

Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP JH Panjaitan melalui Ps Kasi Humas Iptu Edward Sidauruk, Sabtu (11/5/2024) mengungkapkan, penangkapan DAP yang merupakan warga Dusun I Desa Seibamban, Kecamatan Seibamban, Sergai ini, hasil pengembangan dari tersangka IR yang telah ditangkap lebih dulu.

“Tersangka DAP ditangkap Jumat (10/5/2024) sekira pukul 09.00 WIB di Dusun I Desa Seibamban, Kecamatan Sei Bamban, Sergai,” ungkapnya.

Edward menjelaskan pada Senin  (8/4/2024), terjadi aksi pencurian dan pemberatan ala bajing loncat terhadap muatan truk yang melintas di Jalan Lintas Medan-Tebingtinggi, tepatnya di Dusun Pringgan Desa Seibamban, Kecamatan Seibamban, Sergai.

Setelah melakukan penyelidikan, Minggu (14/4/2024) tim Opsnal Satreskrim berhasil mengamankan salah seorang terduga pelaku berinisial IR (31)

Dari keterangan tersangka IR, lanjut Edward, diketahui jika ia melakukan aksi bajing loncat tersebut bersama rekannya DAP.

Selanjunya, tim Opsnal unit Pidum Satreskrim melakukan pengembangan dan mencari informasi terkait keberadaan DAP.

Hasilnya pada Jumat (10/5/2024), tim mengetahui DAP berada di Dusun I Desa Seibambam. Tidak ingin buruannya kabur, tim langsung bergerak ke lokasi dimaksud dan berhasil mengamankan DAP.

“Tersangka DAP saat ini sudah diamankam di Satreskrim Polres Sergai guna menjalank proses lanjut,” jelasnya.

AR

Pencuri 300 Ekor Bebek Akhirnya Tidur Dibalik Jeruji Besi

0

Sergai, Aktiva.news – Tim Opsnal Unit Pidum Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) meringkus seorang pria berinisial JH (34), warga Dusun IV Desa Gempolan, Kecamatan Seibamban, Sergai atas kasus pencurian.

“JH diamankan Kamis (9/5/2024) sekira pukul 19.40 WIB di tempat persembunyiannya di Dusun I Kampung Tempel Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, ungkap Kasat Reskrim Polres Sergai AKP JH Panjaitan melalui Ps Kasi Humas, Iptu Edward Sidauruk, Sabtu (11/5/2024).

Edward menjelaskan, JH merupakan pelaku pencurian 300 ekor ternak bebek milik Rosida Bakara yang terjadi di Dusun VII Desa Sei Belutu Kecamatan Sei Bamban pada 10 November 2023 lalu

Pada Kamis (9/5/2024), lanjutnya, Kanit Pidum Satreskrim Polres Sergai, Ipda Hendri Ika Panduwinata menerima informasi dari masyarakat bahwa JH sedang berada ditempat persembunyian di Dusun I Kampung Tempel Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban.

“Selanjutnya, Kanot Pidum bersama Tim Opsnal bergerak ke lokasi dimaksud, dan berhasil mengamankan pelaku JH,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, tambah Edward, tim juga menyita barang bukti satu unit sepeda motor jenis matic yang digunakan JH saat melakukan aksi pencurian.

“Tersangka JH berikut barang bukti saat ini sudah diamankan di Satreskrim Polres Sergai guna menjalani pemeriksaan lanjut,” jelasnya.

AR

Latih Mental dan Jaga Kebugaran, LPKA Palu Gandeng NFC Bekali Anak Binaan Beladiri Boxing

0

Palu – Bertempat di Aula Serbaguna Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, 18 orang binaan dibekali bela diri boxing. Kegiatan ini secara rutin dilaksanakan dengan mendatangkan pelatih dari Nakua Fighting Club (NFC) Palu, Sabtu, (11/05/2024).

Pada kesempatan tersebut, coach Bella selaku pelatih NFC Palu memberikan materi dasar terhadap seluruh anak binaan agar tidak lupa dengan Gerakan yang sudah dipelajari.

Dengan penuh semangat, para anak binaan mengikuti Latihan bela diri boxing secara seksama. Pelatihan ini sendiri memiliki manfaat positif yang bisa didapatkan, yaitu sebagai pelatihan mental, pertahanan diri, peningkatan kedisiplinan, dan juga untuk Kesehatan diri.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk seluruh anak binaan.

“Pelatihan ini banyak memiliki manfaat yang baik bagi tubuh, ikuti dengan baik dan parhatikan instruksi yang disampaikan coach bela,” kata Revanda

Ia juga berharap, melalui kegiatan ini dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat. “Mereka masih muda, perlu dikontrol emosinya. Melalui pelatihan ini saya berharap mereka memiliki bekal bela diri yang dapat dikembangkan setelah bebas nantinya, mungkin salah satu dari mereka bisa menjadi atlet dan dapat mewakili Sulawesi tengah,” harapnya

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar memberikan apresiasi kepada LPKA Palu yang selalu aktif dalam meberikan pembinaan bermutu kepada seluruh anak binaan.

“Saya bangga atas kinerja LPKA Palu, semuanya berjalan seimbang dari para pegawai hingga anak binaan. Semoga hal ini tetap konsisten dijalankan, semangat dan terus raih prestasi,” tutup Kakanwil Hermansyah.(Rel)