Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 103

Wujudkan Kelas Mandiri dan Menyenangkan, LPKA Palu-PKBM Mulia Kasih Berikan Metode Demonstrasi

0

Palu – Wujudkan Kelas Mandiri dan menyenangkan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mulia Kasih Berikan Metode Demonstrasi, Sabtu (11/05/24) pagi.

Bertempat di Ruang Pendidikan Kegiatan Belajar Mengajar yang dipimpin oleh Marthen selaku guru dari PKBM Mulia Kasih bersama An Nisaa Ayu selaku staf Pembinaan memberikan pelajaran Sosiologi Kepada Anak Binaan yang sedang mengenyam pendidikan tingkat SMA atau Kesetaraan Paket C.

Berbeda dari biasanya, pada pembelajaran kali ini, Marthen bersama An Nisaa memberikan metode Demonstrasi agar pembelajaran tidak monoton serta kali ini Anak Binaan diminta untuk aktif dalam pembelajaran.

Metode Demonstrasi sangat dianjurkan dalam pembelajaran, karena Anak Binaan diberikan kesempatakan untuk langsung mempelajari materi secara mandiri bersama teman sebaya kemudian mereka diminta untuk mengemukakan materi yang telah dipelajari di depan kelas.

Marthen mengatakan bahwa melalui metode ini, Anak binaan dapat mandiri, aktif mencari tahu serta menimbulkan hubungan interaksi yang baik dengan teman lainnya.

“Pembelajaran ini dapat menunjukkan bagaimana Anak Binaan melakukan sesuatu yang kemudian diamati dan dibahas di depan kelas. Tugas kami selaku guru hanya memfasilitasi, mengarahkan, membimbing dan memotivasi agar Anak Binaan dapat aktif mempelajari dan menyimpulkan materi,” ungkap Marthen.

Di lain tempat, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan bahwa Pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam program Pembinaan di LPKA Palu. Beliau berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan kesempatan kepada Anak Binaan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka.

“Kami sadar akan pentingnya pendidikan dalam menyiapkan SDM unggul di masa mendatang. Oleh karena itu, kami memberikan berbagai metode pembelajaran yang berpusat pada Anak Binaan untuk lebih aktif. Dengan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, diharapkan dapat membantu mereka menuntaskan pendidikan dengan hasil yang baik,” ungkap Revanda.

Mengapresiasi kinerja LPKA Palu dalam menuntaskan Pendidikan di Anak Binaan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham Sulteng), Hermansyah Siregar mengatakan setiap Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan harus memberikan pembinaan yang dapat memberikan dampak besar di Masyarakat.

“Peningkatan dan perbaikan mutu yang baik bagi Warga Binaan/Anak Binaan di Lapas/Rutan/LPKA adalah kunci keberhasilan setiap petugas pemasyarakatan,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Torehkan Prestasi, Empat Penghargaan Adujak Genre Sulteng 2024 Menghiasi Wall of Fame LPKA Palu

0

Palu – Empat penghargaan yang diraih Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kembali menghiasi wall of fame yang menjadi bukti kesuksesan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan seluruh anak binaan.

Empat penghargaan yang menghiasi wall of fame LPKA Palu tersebut antara lain : Inisiator Program Genre “Implementasi Upgrade Tentang Kita Bicara Soal Lifeskill dan Kekerasan Seksual” yang diterima oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun serta tiga penghargaan lainnya diraih oleh anak binaan LPKA Palu berinisial AJ, MF, AA sebagai Peserta Terbaik dalam program Genre.

Capaian positif itu pun disambut gembira oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun bersama seluruh jajarannya, Sabtu, (11/5/2024).

“Kesuksesan ini tidak terlepas dari jalinan sinergitas yang telah kita bangun bersama seluruh stakeholder maupun para pemerhati anak lainnya. Tentu bangga atas kerja keras dan usaha kita semua selama ini,” ujar Revanda

Ia juga menegaskan bahwa torehan prestasi ini menjadi motivasi seluruh keluarga besar LPKA Palu dalam pemenuhan hak bagi seluruh anak binaan.

“Wall of fame ini menjadi salah satu unggulan dalam memberikan informasi kepada publik. Semoga piagam-piagam penghargaan lainnya baik ditingkat regional ataupun nasional dapat menghiasi dinding-dinding tersebut, itu komitmen kita dan harus kita wujudkan,” tegasnya

Diketahui, Wall of fame ini merupakan inovasi layanan yang baru saja dihadirkan pada awal Tahun 2024 yang bertujuan untuk menampilkan hasil-hasil kinerja terbaik yang diraih LPKA Palu dalam menciptakan para generasi muda yang siap membangun bangsa ini.(Rel)

LPKA Palu Raih Empat Penghargaan pada Acara Adujak Genre Sulteng 2024

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) raih empat penghargaan di acara Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (GenRe) Sulteng Tahun 2024.

Acara tersebut berlangsung di Best Western Hotel, Jl. Basuki Rahmat, Kelurahan Tatura, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (9/5/2024).

Adujak GenRe Sulteng merupakan agenda tahunan bersama BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah yang berisi berbagai kegiatan serta penganugerahan Duta GenRe Sulteng 2024 yang bertujuan untuk menyukseskan Proyek Prioritas Nasional pencegahan stunting dan permasalahan pada remaja.

Pada acara ini juga menampilan parade kontingen 38 Finalis Duta Adujak Genre 2024 dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tengah dengan balutan busana adat yang mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi daerah masing-masing.

Puncak dari acara penuh semangat tersebut adalah momen pemberian Piagam Penghargaan kepada LPKA Palu. Dirangkaikan dengan pembukaan kegiatan, penghargaan sangat bergengsi tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Tenny C Soriton.

Penghargaan tersebut diberikan Kepada Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun sebagai Inisiator terlaksananya Program Genre “Implementasi Upgrade Tentang Kita BIcara Soal Lifeskill dan Kekerasan Seksual” dan tiga penghargaan lainnya diberikan kepada anak binaan masing-masing berinisial AJ, MF, AA sebagai Peserta Terbaik dalam kegiatan Implementasi Upgrade Tentang kita Bicara Soal Lifeskill dan Kekerasan Seksual yang dilaksanakan di LPKA Palu.

Keberhasilan tersebut, tidak terlepas dari jalinan sinergitas antar LPKA Palu, BKKBN Sulteng dan Genre yang mencerminkan dedikasi dan komitmen dalam mewujudkan Generasi Muda yang punya perencanaan kehidupan yang matang.

Mewakili Kepala LPKA Palu, Andi Nuryadin selaku Kasubag Umum mengatakan, hal tersebut menjadi bukti nyata atas keunggulan LPKA Palu Kanwil Kemenkumham Sulteng dalam menjalankan tugasnya.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata kami dalam memberikan pembinaan yang baik kepada para anak binaan, Hal itu terbukti dari torehan prestasi yang diraih oleh Kepala LPKA Palu dan tiga orang anak binaan,” ujar Andi.

Lebih lanjut, Andi menyampaikan bahwa penghargaan ini tidak terlepas dari komitmen seluruh keluarga besar LPKA Palu dalam menjalankan visi dan misi LPKA Palu.

“Selain menjadi seorang pemimpin, Kepala LPKA Palu menjadi role model kami dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab. Semoga dengan torehan ini dapat menjadi contoh teladan bagi seluruh jajaran LPKA Palu dan para anak binaan lainnya untuk terus bekerja keras dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi,” tutup Andi.

Penghargaan yang diraih oleh Kepala LPKA Palu dan tiga anak binaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran LPKA Palu serta para anak binaan untuk terus meningkatkan kapasitas diri guna meraih prestasi yang lebih geilang di masa depan.(Rel)

Penuh Berkah, LPKA Palu Gelar Sholat Jumat bersama Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kator Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) menggelar kegiatan sholat jumat bersama 18 orang anak binaan pada hari Jumat, 10 Mei 2024. Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan dan pendekatan kepada seluruh para anak binaan.

Diawali dengan sholat Jumat berjamaah di Musholah LPKA Palu, kegiatan dilanjutkan dengan Khutbah tentang berbakti kepada Orang Tua yang dibawakan oleh Ustadz Hidayat.

Dalam hal ini beliau mengingatkan, bahwa berbakti kepada kedua orang tua merupakan ajaran islam yang sangat luhur, hal tersebut tercantum di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits. Maka dari itu sudah menjadi kewajiban bagi seorang anak untuk senantiasa berbakti kepada mereka.

“Berbaktilah kepada kedua orang tuamu, maka hidupmu akan diberikan kemudahan. Apabila sebaliknya jika seorang anak durhaka kepada kedua orang tuanya makan akan dibuat celaka, baik di dunia maupun di akhirat,” pesan Ustadz Hidayat

Sementara itu, turut serta mengawasi jalanannya sholat jumat, Taufiq Hidayah selaku staf pembinaan mengaku bersyukur bisa menjalin kebersamaan dengan para anak binaan di hari yang penuh keberkahan ini.

“Sholat jumat ini menjadi salah satu program pembinaan kepada seluruh anak binaan yang beragaam islam untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. Tentunya sebagai insan pengayoman, sudah menjadi kewajiban untuk membimbing para anak binaan untuk tidak mengulangi pelanggaran yang sama,” ucap Taufiq

Kegiatan sholat jumat berjamaah ini disambut dengan antusias oleh para anak binaan. Mereka terlihat senang dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh LPKA Palu.(Rel)

Jumpa Ceria, LPKA Palu Laksanakan Senam dan Bersih-Bersih

0

Palu – Salah satu bentuk kegiatan rutin yang dilakukan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu adalah JUMPA (Jumat Produktif dengan Anak), yang melibatkan pegawai dan Anak Binaan, Jumat (10/5) pagi.

Program JUMPA LPKA Palu ini bertujuan untuk mempererat komunikasi antara Petugas dan Anak Binaan dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat seperti senam dan bersih-bersih lingkungan kantor dan blok hunian.

Untuk kegiatan senam pagi, dipimpin oleh Kepala Subseksi (Kasubsi) Pendidikan dan Bimkemas, Henny bersama staf dan diikuti oleh Anak Binaan. Dengan memberikan berbagai macam kreasi senam yang diciptakan secara kreatif, menjadikan kegiatan senam ini menyenangkan sekaligus menyehatkan.

Kasubsi Pendidikan dan Bimkemas, mengatakan JUMPA Ceria itu adalah salah satu program unggulan Seksi Pembinaan dalam merangkul anak-anak untuk menumbuhkan kesadaran bahwa hidup sehat dan bersih itu penting.

“JUMPA yang rutin dilakukan akan menumbuhkan kesadaran yang akan menjadi kebiasaan pada anak untuk terus menerapkan pola hidup sehat dan bersih,” ucap Henny.

Setelah kurang lebih 40 menit kegiatan senam pagi bersama berakhir lalu dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan.

Kegiatan bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Adm. Pengawasan dan Penegakkan Disiplin, Hery Porwono, yang diikuti oleh pegawai dan Anak Binaan dengan melakukan pembersihan blok hunian, selokan, membersihkan seluruh ruangan dan sudut-sudut bangunan, halaman LPKA, serta mengumpulkan sampah-sampah.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun menekankan agar seluruh pegawai dan Anak Binaan dapat selalu menciptakan dan menjaga kebersihan baik itu lingkungan kantor, maupun kebersihan diri masing-masing. Hal ini dilakukan agar lingkungan LPKA Palu selalu bersih, asri dan nyaman.

“Kebersihan adalah kata kunci Keimanan. Lingkungan yang bersih akan membuat penghuninya nyaman dan kesehatan tubuhnya terjaga dengan baik serta lebih memberikan aura positif dalam menjalankan aktifitas sehari-hari,” pungkas Revanda.(Rel)

Pembinaan Pengelolaan Keuangan dan BMN, LPKA Palu Terima Kunjungan Monev dari Kanwil Kemenkumham Sulteng

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu kedatangan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng), Rabu (8/5/24) pagi.

Dalam kunjungan kerja ini, Tim Kanwil Kemenkumham Sulteng dipimpin oleh Kepada Sub Bagian Pengelolaan Keuangan dan BMN Dyah Ayu Puspitasari bersama jajarannya. Rombongan Tim Kanwil diterima langsung Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, yang didampingi oleh Kepala Subbagian Umum, Andi Nuryadin dan Kepala Urusan Keuangan dan Perlengkapan, I Wayan Wardana.

Revanda menuturkan monev yang dilakukan oleh Tim keuangan dan BMN Kanwil Kemenkumham Sulteng bertujuan untuk melakukan kontrol, pengawasan dan pembinaan terhadap kelengkapan data BMN serta Keuangan agar Unit Pelaksana Teknis (UPT) dapat mengelola keuangan dengan benar sesuai perencanaan, namum tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Tentunya Kami berterima kasih atas kedatangan Tim Monev Kanwil Kemenkumham Sulteng, karena hasil dari monev nantinya dapat kami pergunakan sebagai bahan evaluasi guna memaksimalkan dan meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi dan tetap berkoordinasi dengan pihak Kanwil apabila ada permasalahan dalam bekerja,” ucap Revanda.

Monev yang dilakukan oleh Tim Keuangan dan BMN Kanwil Kemenkumham Sulteng di Kantor LPKA Palu meliputi pembukuan bendahara, Laporan Pertanggungjawaban, IKPA, Laporan Keuangan, Penatausahaan Aset dan Persediaan, Pengamanan Aset dan RKBMN.

Kasubbag Pengelolaan Keuangan dan BMN Kanwil Kemenkumham Sulteng, Dyah Ayu Puspitasari, menjelaskan penatausahaan keuangan dan BMN di LPKA Palu dapat dikategorikan sudah baik. Ia juga menyampaikan monev awal tahun ini sebagai penguatan kepada UPT pemasyarakatan untuk mengantisipasi tidak tercapainya target realisasi anggaran di akhir tahun dan langkah percepatan penyerapan anggaran sehingga penyerapan anggaran dapat optimal di setiap satuan kerja.

“Secara administrasi sudah baik. Penatausahaan barang persediaan juga telah dilengkapi dengan buku persediaan manual. Kami mengapresiasi kinerja tim keuangan LPKA Palu,” puji Dyah.

Usai pemeriksaan dokumen-dokumen, Tim Kanwil Kemenkumham Sulteng juga menyempatkan diri meninjau langsung kondisi BMN LPKA Palu mulai dari gedung kantor, prasarana pendukung Pengawasan dan Penegakkan disiplin, dan Klinik LPKA Ceria.(Rel)

Pembinaan Kesehatan Mental, LPKA Palu Berikan Konseling pada Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu memberikan Pembinaan Kesehatan Mental Anak Binaan dengan menghadirkan Kelas Konseling yang Humanis dan Ramah Anak, Selasa (7/5/24) sore.

Kegiatan yang di Laksanakan di Ruang Klaksson Mbak (Klinik Konseling, Asesmen dan Minat Bakat) ini, dilakukan oleh Perawat yang sudah terlatih menjadi konselor oleh IPKI (Ikatan Psikolog Klinis Indonesia) Sulteng.

Turut melibatkan tiga orang konselor, yang salah satunya bernama Ni Made Lisnawati, mengatakan bahwa pembinaan kesehatan mental ini sebagai upaya LPKA Palu dalam memperbaiki mental dan perilaku generasi muda.

“Dengan adanya Kelas Pembinaan Kesehatan Mental, kedepannya kami berharap para Anak Binaan dapat menunjukkan perilaku dan Akhlak yang baik serta menjadi remaja yang tangguh dan penuh tanggung jawab dalam mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin di masa mendatang,” Ungkap Lisna.

Lebih lanjut Lisna juga menjelaskan dalam perawatan kesehatan mental yang dilakukan, ada beberapa masalah yang mempengarui sikap dan perilaku setiap anak, seperti depresi, kecemasan dan gangguan perilaku, yang seringkali merupakan respons langsung terhadap apa yang terjadi didalam hidupnya. Itulah sebabnya perawatan kesehatan mental ini sangat penting untuk para Anak Binaan,” tambahnya.

Senada, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan turut mendukung kegiatan ini karena perawatan kesehatan mental pada Anak remaja membutuhkan perhatian yang serius dan extra.

“Jika kita berfikir tentang remaja (Anak Binaan) adalah upaya menyiapkan pemimpin di masa depan. Mereka merupakan aset bangsa dan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa yang akan menentukan masa depan bangsa dan negara kita. Masa depan suatu bangsa di tentukan oleh oleh didik dan pembinaan terhadap Anak di masa sekarang,” pungkas Revanda.(Rel)

Tanggap Ancaman Narkoba, Kepala LPKA Palu : Tuntaskan Permasalahan Sampai ke Akarnya!

0

Palu – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Revanda Bangun hadir langsung dalam rapat koordinasi pemetaan program pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu, membahas tentang tanggap ancaman narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan di Palu Golden Hotel, Jl. Raden Saleh No. 1, Besusu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada hari Selasa, 7 Mei 2024.

Dengan mengangkat tema “Bersinergi Menuju Kota Palu Tanggap Ancaman Narkoba” tersebut bertujuan agar menciptakan Kota Palu, Sulawesi Tengah yang Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Kegiatan Rapat ini dibuka secara langsung oleh Wakil Walikota Palu, dr.Reny A. Lamadjido yang dihadiri oleh Pelaksana Tugas Kepala BNN Kota Palu, AKBP Dr. Baharuddin, Kepala Kesbangpol Kota Palu, Ansyar Sutiadi, Analisi Pemberdayaan Masyarakat, Yamin Patras, dan para Fokopimda.

Dalam sambutannya, Reny A.Lamadjido meminta agar seluruh peserta yang hadir dapat memberikan langkah-langkah strategis dalam tanggap ancaman narkoba di Kota Palu.

“Perlu ada persamaan perspektif dari semua sektor. Perlu ada terobosan dalam menuntaskan permasalahan ini, mulai dari sejak dini. Orang dewasa harus mampu mengambil peran dan menjadi contoh teladan dalam penerapannya,” ujar Reny.

Senada, Pelaksana Tugas BNN Kota Palu, Baharuddin menyapaikan, bahwa tingginya kasus narkoba di Kota Palu perlu ada perhatian khusus dalam penanggulangannya ataupun pencegahannya.

“Edukasi dan sosialisasi akan terus kita lakukan, lewat rapat ini semoga kebijakan-kebijakan dapat tercipta,” ucap Baharuddin

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan, perlu ada kelompok penggerak ditengah masyarakat agar mampu mewujudkan cita-cita yang diharapkan.

“Kegiatan ini sangat penting, apalagi menyangkut masa depan bangsa dan negeri ini. Maka dari itu pihak-pihak yang terkait harus mengambil peran dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Kota Palu, Sulawesi Tengah,” tegas Revanda seraya menyuarakan semangat dalam menutaskan permasalahan ini sampai ke akarnya.

Dirinya juga menuturkan, bahwa LPKA Palu akan siap untuk mendukung penuh segala kegiatan yang dapat memberantas peredaran narkoba.

“Di LPKA Palu, kita terus memberikan edukasi sejak dini bahaya narkoba dan dampak yang diterima apabila mengonsumsinya. Bukan hanya lewat penjelasan lisan, kita juga menampilkan cuplikan agar para anak binaan bisa cepat memahaminya. Kita juga melakukan tes urine secara berkala kepada para pegawai dan anak binaan,” pungkasnya.(Rel)

Tuding Polisi di Binjai Terima Suap, Ini Faktanya

0
BINJAI | Tuding Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Binjai, Ipda Benjamin Silaban S.Tr.K, menerima suap dari salah satu pemilik mobil, hal itu tidak benar.

Pemilik mobil Mitsubishi Expander bernama Aziz Muslim sewaktu di Polres Binjai membantah tudingan tersebut.

Dia menegaskan, bahwa Kanit Pidum Polres Binjai tidak ada meminta sejumlah uang kepadanya agar mobilnya yang menjadi korban tindak pidana, keluar dari Polres Binjai.

“Saya jamin. Tidak benar saya ada memberikan sejumlah uang kepada pak Kanit seperti yang dituduhkan,” sebutnya sambil mengucapkan terimakasih kepada polisi yang tidak mempersulit dirinya terkait hal tersebut.

Kasi Humas Polres Binjai IPTU Riswansyah kepada wartawan menyebutkan, awalnya mobil milik Aziz diamankan polisi dari Jalan Bejomuna, Kecamatan Binjai Timur, pada bulan Januari 2024 lalu.

Darisana, polisi menemukan nomor polisi yang terpasang berbeda dengan nomor di STNK, selanjutnya dilakukan pengecekan sehingga ditemukan mobil tersebut memiliki 2 (dua) lembar STNK dan saat diamankan di temukan beberapa barang bukti (BB) berupa buah plat mobil maupun plat sepeda motor sehingga mobil tersebut diamankan di Sat Reskrim polres Binjai.

“Pemilik mobil itu menjadi korban. Setelah seluruh proses sesuai, akhirnya mobil tersebut kita kembalikan ke pemiliknya dan tidak ada dipungut biaya,” ungkapnya.

Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander Panelewen S.IK yang dikonfirmasi terkait pemberitaan tersebut mengaku, bahwa Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi telah memerintahkan Propam Polda Sumut untuk melakukan penyelidikan terkait pemberitaan tersebut.

(ST)

LPKA Palu Ikuti Konsenyering Data Rekening Pemerintah Triwulan I T.A 2024 di Lingkungan Kemenkumham RI

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu ikuti Konsenyering Data Rekening Pemerintah Triwulan I Tahun Anggaran 2024 di Lingkup Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI, Selasa, (7/5) Pagi.

Kegiatan yang digelar Sekretariat Jenderal secara virtual di Ruang Bendahara ini, diikuti Kepala Urusan (Kaur) Keuangan dan Perlengkapan, I Wayan Wardana bersama Bendahara LPKA Palu, Cruyt Wowor.

Kegiatan dimulai dengan sambutan oleh Kepala Biro Keuangan, Wisnu Nugroho Dewanto. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rujukan dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 183/PMK.05/2019 tentang Pengelolaan Rekening Pengeluaran Milik Kementerian Negara/Lembaga dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 182/PMK.05/ 2017 tentang Rekening Milik Satuan Kerja Lingkup Kementerian Negara/ Lembaga.

“Mari wujudkan Kementerian Hukum dan HAM yang tertib administrasi dalam rangka pengelolaan rekening pemerintah yang transparan dan akuntabel, dengan begitu Kementerian Hukum dan HAM RI turut berkontribusi secara positif terhadap peningkatan mutu dan perbaikan pengelolaan keuangan,” jelas Karo Keuangan Wisnu.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian sosilisasi dan materi tentang Pengelolaan Rekening Milik Kementerian Negara/Lembaga dengan narasumber oleh Direktorat Pengelolaan Kas Negara Kementerian Keuangan, yang kemudian para peserta (perwakilan satker) dibagi menjadi tiga kelompok.

Pemateri pun mengingatkan agar pengelola keuangan lebih berhati-hati dalam melakukan penginputan data di aplikasi keuangan karena akan memengaruhi kualitas laporan keuangan. Ini penting mejadi perhatian karena dapat memengaruhi penilaian opini oleh BPK. Berbagai pertanyaan juga diajukan oleh peserta terkait teknis maupun strategi penginputan.

Sementara itu, Kaur Keuangan, I Wayan Wardana mengatakan bahwa dirinya bersama bendahara akan berusaha memberikan yang terbaik dalam pelaporan sehingga tidak ada kesalahan dalam penginputan.

“Kami berusaha memberikan yang terbaik untuk LPKA Palu. Olehnya itu, saat melakukan kegiatan Pencocokan dan Update Data Penggunaan Rekening dan Saldo Rekening Triwulan I Tahun 2024 ini, kami betul-betul memastikan tidak ada data yang keliru. Semoga LPKA Palu kedepannya selalu tepat waktu dan transparan dalam pelaporan dan penyerapan anggaran keuangan negara,” ungkap Wayan

Senada, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun memberikan apresiasi atas kinerja bagian keuangan yang sudah bekerja lebih baik dan tepat waktu. Semoga kedepannya bagian keuangan lebih aktif dan lebih baik dalam membuat laporan dan implementasinya. “Mari wujudkan LPKA yang bersih dan transparan dalam penggunaan anggaran,” pungkas Revanda.(Rel)