Beranda blog Halaman 262

Kenalan Lewat Medsos, Pelajar SMP Kota Padang Dibunuh Lalu Dikubur di Rumah Kosong

0
Pelajar SMP
Ilustrasi
Seorang pelajar perempuan ditemukan tewas dikubur di sebuah rumah kosong di Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Jumat (17/3/2023).

Pelajar itu pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah yang kebetulan datang membersihkan rumahnya.

Saat masuk ke rumah, pemilik rumah itu curiga melihat ada darah di dapur dan melihat ada bekas gundukan tanah dan berbau amis.

Karena curiga, pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga lain dan polisi.

Sebelumnya mereka kenalan lewat media sosial (medsos) 5 bulan lalu. YS (14) merupakan siswi SMP di Kota Padang yang dibawa kabur seorang remaja, berinisial AJ (17) yang merupakan pacarnya.

YS ini dibawa ke Tanah Datar, YS disetubuhi di rumah kosong, lalu dibunuh karena pelaku takut korban hamil. Jasad korban diseret ke dapur dalam keadaan telanjang lalu dikubur dengan kedalaman 40 sentimeter

Antara korban dengan pelaku kenalan lewat media sosial Instagram sekitar 5 bulan yang lewat,” kata Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Istiqlal dilansir dari Kompas.com, Minggu (19/3/2023).

Sekitar bulan Februari, korban kemudian dibawa kabur dari Padang ke Tanah Datar.

Awalnya, korban dibawa ke rumah orangtua AJ, namun orang tua AJ menyuruh pelaku untuk membawa pulang korban ke Padang.

Pelajar SMP
Ilustrasi

“Namun bukannya dibawa balik ke Padang, pelaku malahan membawa korban ke sebuah rumah kosong,” jelas Istiqlal.

Di rumah itu, korban disetubuhi lalu dibunuh karena pelaku takut korban hamil.

“Dibunuh dengan cara dibekap dan dipukul kepala dengan palu atau alat penumbuh beras,” jelas Istiqlal.

Setelah itu korban diseret ke dapur lalu dikubur dengan kedalaman 40 sentimeter. Jasad korban akhirnya ditemukan pemilik rumah yang kebetulan datang untuk membersihkan rumah.

 

Mahasiswi STIH Graha Kirana Medan Juara II di Nommensen Games Taekwondo

0
Mahasiswi Kirana STIH Graha Kirana
Nadia Irlasya Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana Medan meraih juara II.
Medan – Nadia Irlasya (21) Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana Medan meraih juara II di ajang Nommensen Games Taekwondo Championship 2023.

Mahasiswi Semester VI jurusan hukum ini mempertaruhkan jiwa dan raganya di atas ring aula fakultas Kedokteran Universitas Nommensen, jalan Perintis Kemerdekan Medan, Minggu (19/03/2023).

Mahasiswa STIH
Nadia Irlasya Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana Medan meraih juara II.

“Alhamdulillah banyak ilmu yang didapat di karate ini, bukan cuman ilmu bela diri tapi juga psikologis, kesehatan dan juga mental diri, kita bisa terbentuk di olahraga karate,” ujar Nadia.

Selama perjalanan meraih prestasi tersebut, Nadia mengaku telah melakukan berbagai persiapan, di antaranya dengan rutin berlatih, menjaga pola makan, hingga menjaga pola tidur.

“Untuk persiapan, saya berusaha berlatih 5 kali dalam seminggu, beruntung jelang saya tampil dalam kejuaraan tersebut, oleh pelatihku memberi saya vitamin, dan itu sangat terbantu dalam setiap performance menghadapi sang lawan,” ungkap Nadia, Senin (20/03/2023) siang

Nadia pun mengatakan, terdapat banyak tantangan selama persiapan hingga pelaksanaan Nommensen Games Taekwondo Championship 2023 tersebut.

Mahasiswi STIH
Nadia Irlasya Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana Medan meraih juara II.

Namun, baginya sebagai seorang atlet ia harus bisa mengendalikan semuanya agar berjalan dengan semestinya.

“Kesibukan kuliah tidak menjadi penghalang, namun kadang menjadi dilema antara mencukupi kebutuhan dan mengembangkan talenta bidang olahraga, begitulah bang kehidupan yang saya alami alias kehidupan pas pas,” keluhnya. (As/dtks/ls/red)

 

Megawati Prihatin Jokowi Kurus Kering Urus Negara

0
Jokowi
Ketum PDIP sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri turut prihatin dengan kondisi Presiden Joko Widodo.Dia menilai badan Jokowi makin kurus.

Menurut Mega, Jokowi mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mengurus negara.

Hal itu dikatakannya saat memberikan pengarahan di acara HUT ke-9 UU Desa di kawasan Gelora Bung Karno, Minggu (19/3) kemarin.

Tidak hanya itu, Sejumlah hal disinggung Megawati dalam pidatonya, mulai dari demonstrasi hingga kepemimpinan Presiden Jokowi.

Dalam pidatonya, Megawati mengaku prihatin melihat masih banyak aksi unjuk rasa atau demonstrasi. Termasuk yang dilakukan oleh kepala desa.

Menurutnya, para pemimpin daerah harusnya bisa menemui warga secara langsung. Sehingga warga tidak perlu memaksa dengan melakukan aksi demo.

“Ibu suka mikir, prihatin loh, ngapain hari gini masih demo-demo? kan ini ada, katanya pimpinan?” kata Megawati.

“Suruh baik-baik datang menghadap (masyarakat). Nah ini juga dari DPR, dateng baik-baik. Ngapain kalian (demo)?” lanjut politisi PDI-Perjuangan itu.

Jokowi

Ketum PDIP itu mengatakan, ia bukannya membungkam demokrasi. Hanya saja menurutnya cara menyampaikan pendapat yang benar bukan dengan cara demo apalagi membuat kerusuhan.

Acara yang dihadiri Megawati hari ini juga merupakan salah satu ajang penyampaian pendapat. Para perangkat desa yang hadir menyampaikan 6 poin tuntutan kepada Presiden Jokowi. meskipun dalam acara kali ini Jokowi tidak hadir.

Adapun beberapa poin tuntutan yang disampaikan para massa aksi adalah meminta pemerintah memfokuskan pembangunan desa dengan mengalokasikan 10 persen dari APBN setiap tahunnya. Lalu meminta agar pemerintah menetapkan 15 Januari sebagai hari desa nasional.

Dalam pidatonya, Megawati juga menanggapi tuntutan para perangkat desa. Dia menyebut, boleh saja meminta, tetapi harus melihat sisi keuangan negara.

Dia mengatakan, semua harus sadar bahwa tak semuanya bisa dikabulkan. Salah satu tuntutan aparatur desa hari ini adalah APBN 10 persen untuk UU Desa.

“Presiden kita itu, tadi kan (pada teriak) Pak Jokowi banyak kan. Pak Jokowi surveinya tinggi. Saya cuma ketawa lihat itu, boleh idola namanya itu,” jelas dia.

“Persoalannya kasihanin dong, badannya kan makin kering ya, makin kurus. Karena ini (nunjuk kepalanya) pusing loh ngurus negoro (negara),” kata Megawati.

Ia juga meminta semua pihak termasuk aparat desa menahan diri. Apalagi di situasi sekarang yang serba tak menentu.

Megawati juga menyoroti banyaknya kasus pemimpin daerah yang membeli suara rakyat. Ia tidak menyebut siapa sosok yang dimaksudnya.

“Ya, karena saya tahu, apa yang akan diperbuat, karena diam-diam banyak yang menyayangi saya, loh, mau, loh, jadi mata saya. Jadi jangan kebawa arus,” katanya.

Ia mengatakan saat ini ia memilih untuk diam bukan karena tidak peduli. Namun ia ingin melihat apakah oknum tersebut akan berakhir ditahan KPK atau tidak.

“Kenapa ibu diam? saya kepingin lihat akhiran orang ini apa, nanti paling tidak bisa kena 3 huruf, tau nggak apa itu? lah iya, KPK,” tuturnya.

Untuk itu, ia meminta agar mengikuti arahan dirinya dalam menentukan pemimpin. Menurut Presiden ke-5 RI itu kunci memilih pemimpin adalah memilih yang baik.

Jokowi

“Saya bilang politik sekarang itu seperti orang berdansa, tahun-tahun ini nih politik. Kenapa? aku melu no kono atau melu dua-duane (aku ikut yang sana, atau ikut dua-duanya) pusing akhirnya pingsan dewe,” tuturnya.

“Jadi jangan terbawa arus, pilih orang yang baik, seperti Pak Jokowi itu kan saya pilih, karena saya yakin beliau orang baik, oke saya jadikan, bisa atur pemerintah,” sambungnya.

Megawati kembali memberikan tanggapan terkait tuntutan 10 persen APBN untuk Bangun Desa.

“Kalau kalian hanya bicara mesti dibagi duitnya segini, mesti gini. Kerja dulu, ya dong,” kata Megawati.

Megawati pun meminta ribuan anggota asosiasi desa yang hadir untuk kembali ke daerahnya dan tidak melakukan aksi unjuk rasa lagi. Ia berjanji akan mengagendakan pertemuan untuk mencapai mufakat.

“Ini pulang langsungkan, kapan-kapan ketemu, enggak usah ngamuk-ngamuk, percaya sama Ibu”pungkasnya.

 

Rasa Takut Berlebihan di Kesendirian, Mengenal Kondisi Autophobia

0
Rasa Takut
Ilustrasi
Autophobia adalah rasa takut berlebihan terhadap kesendirian. Ketakutan ini umumnya disebabkan oleh pengalaman traumatis di masa kecil. Jika tidak segera diatasi, autophobia bisa berdampak negatif pada produktivitas dan kehidupan sosial penderitanya.

Autophobia atau monophobia diartikan sebagai perasaan cemas atau takut berlebih yang dirasakan seseorang saat sendirian.

Tidak hanya sendiri secara fisik, tidak jarang rasa takut ini juga muncul ketika penderitanya merasa diabaikan atau tidak dicintai oleh orang di sekitarnya.

Dalam kondisi serius, penderita autophobia memerlukan pendampingan khusus. Namun, ada pula yang hanya membutuhkan keberadaan orang lain dalam satu ruangan yang sama atau di dalam rumah agar tidak merasa sendiri.

Mengenal Penyebab Autophobia
Autophobia termasuk dalam jenis fobia spesifik. Ada beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan kondisi ini, yaitu:

1. Pengalaman traumatis
Pengalaman traumatis yang dialami saat masih kanak-kanak bisa menjadi pemicu seseorang mengalami autophobia. Pengalaman tersebut bisa berupa kematian orang tersayang, perceraian orang tua, atau sering diabaikan oleh orang tua. Rasa trauma yang dialami bisa berbekas dalam pikiran dan terbawa hingga dewasa.

2. Gangguan kepribadian
Gangguan kepribadian tertentu juga bisa menjadi pemicu autophobia. Misalnya, orang yang memiliki gangguan kepribadian dependen sangat takut jika ditinggalkan atau mengalami penolakan. Hal ini membuat perasaan tidak berdaya dan tidak mampu kerap muncul ketika penderitanya sendirian.

3. Gangguan kecemasan
Gangguan kecemasan umum adalah kondisi ketika seseorang cemas secara berlebihan terhadap situasi tertentu, seperti takut memikirkan masa depan atau cemas akan kematian. Orang dengan gangguan ini memiliki kecenderungan mengalami autophobia karena pikiran tersebut kerap muncul saat sendiri.

4. Faktor genetik
Tidak bisa dihindari, kecenderungan untuk merasa takut dan cemas berlebihan dapat diwariskan dari orang tua. Ini karena selama hidup, manusia akan belajar dari orang-orang di sekitarnya.

Ketika melihat anggota keluarganya memiliki ketakutan terhadap situasi tertentu, seperti kesendirian, tanpa sadar anggota keluarga lainnya bisa mengembangkan rasa takut akan hal yang sama.

5. Faktor biologis
Autophobia juga dapat disebabkan oleh faktor biologis pada sistem saraf di otak. Saat ada ancaman, otak akan secara alami membantu tubuh untuk menghindari malapetaka, misalnya dengan meningkatkan denyut jantung dan kontraksi otot guna menyiapkan tubuh untuk berlari.

Nah, situasi atau benda tertentu yang sebenarnya aman dan tidak berbahaya bisa saja dianggap sebagai ancaman oleh sebagian orang saat sendirian hingga akhirnya memicu kecemasan berlebihan.

Gejala Autophobia
Sama halnya dengan beberapa penderita fobia lain, penderita autophobia juga menyadari bahwa ketakutan dan kecemasan yang dirasakan tidaklah masuk akal.

Namun, penderitanya tetap tidak bisa mengendalikan reaksi fisik yang muncul ketika berada dalam situasi tersebut.

Berikut ini adalah beberapa gejala fisik yang muncul pada penderita autophobia:

Berkeringat
Gemetar
Menggigil
Sesak napas
Detak jantung meningkat
Nyeri dada
Mual
Sakit perut
Pusing atau pingsan
Telinga berdenging
Kebingungan

Mengatasi Autophobia
Tidak hanya gejala fisik, ketakutan yang muncul akibat autophobia juga bisa berdampak pada kemampuan penderitanya menjalani aktivitas fisik, misalnya ketika pergi ke sekolah dan bekerja. Namun, tidak perlu khawatir, autophobia umumnya dapat diatasi dengan psikoterapi.

Ini adalah jenis penanganan yang sering digunakan untuk mengatasi autophobia:

Terapi pemaparan
Ketika melakukan terapi ini, psikiater akan membantu penderita autohobia untuk menghadapi sumber ketakutan. Awalnya, penderita akan diajak untuk berjalan beberapa meter keluar rumah dan berdiri sejenak di luar.

Kegiatan ini dilakukan berulang kali hingga tingkat toleransi terhadap ketakutan bertambah. Selanjutnya, jarak dan waktu akan ditingkatkan secara perlahan seiring dengan berkurangnya rasa takut penderitanya terhadap kesendirian.

Terapi perilaku kognitif
Terapi perilaku kognitif adalah perpaduan dua jenis terapi, yaitu terapi perilaku dan terapi kognitif. Pada sesi terapi ini, psikiater akan mencari tahu masalah dan faktor pemicu dari rasa takut yang dialami penderita autophobia.

Setelah itu, psikiater akan membantu mencari jalan keluar untuk mengatasi dan mengubah pandangan penderita terhadap fobia yang dimiliki.

Obat-obatan
Penggunaan obat biasanya diperlukan untuk mengendalikan gejala autophobia yang muncul selama sesi terapi. Beberapa jenis obat yang dapat diresepkan dokter meliputi antidepresan dan obat penenang. Namun, penggunaan obat ini harus sesuai dengan anjuran dokter.

Hidup dengan kecemasan dan ketakutan berlebihan akan kesendirian tentu tidaklah mudah. Bagi penderita autophobia, kebahagiaan dan produktivitasnya sangat tergantung dengan keberadaan orang lain.

Namun, tidak perlu khawatir jika Anda merasa memiliki gejala autophobia dan jangan ragu untuk mencari bantuan ke psikolog atau psikiater. Hal terpenting adalah yakinlah bahwa Anda bisa pulih bila menjalani terapi dengan baik

Ditinjau oleh : dr. Airindya Bella

Mantan Kapolda Sumbar Ini Sebut Anggota Polri “Pakai” Narkoba Dari Barang Bukti

0
Anggota Polri
Mantan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Teddy Minahasa
Mantan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Teddy Minahasa “bernyanyi” dalam sidang kasus peredaran narkoba yang menjerat dirinya. Ia mengungkapkan fakta baru dalam persidangan.

Teddy Minahasa menyebutkan anggota Polisi sering menyisihkan barang bukti narkoba. Ia mengakui kepada hakim ketua bahwa sering menjumpai anggotanya menyisihkan barang bukti untuk dikonsumsi pribadi.

Pengakuan Teddy Minahasa itu dikatakannya saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (16/3/2023) lalu.

“Saya juga sering mendapatkan bahkan anggota saya sendiri, setiap ada penangkapan dia sisihkan sebagian untuk hisap-hisap sendiri,” ungkap Teddy, dikutip dari YouTube Kompas TV, Senin (20/3/2023).

Fakta di lapangan banyak anggota Polri yang menyalahgunakan barang bukti hasil penangkapan, terang Teddy.

Anggota Polri

Teddy Minahasa sebelumnya juga mengaku bahwa dirinya memberikan perintah kepada mantan Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, untuk mengganti barang bukti sabu dengan tawas.

“Benar yang mulia, namun mungkin saat itu saya typo, tetapi itu yang benar memang tawas,” ungkap Teddy.

Ia menjelaskan bahwa saat itu ia bermaksud untuk menguji Dody karena ada kejanggalan saat perhitungan.

Dalam persidangan tersebut Teddy pun mempertanyakan keluarnya hasil tes laboratorium yang menyatakan dirinya positif narkoba.

Menurutnya, dirinya dites narkoba pada 14 Oktober 2022 lalu. Harusnya hasil tes keluar pada 27 Oktober, bukan 14 Oktober pada hari yang sama.

“Saudara tadi mengatakan tanggal 13 Oktober saudara menghadap Kapolri kemudian diarahkan ke Kadiv Propam untuk diambil sampel berupa urine, rambut dan darah apakah saudara masih ingat kapan hasilnya keluar,” tanya penasihat hukum di persidangan.

“Mohon maaf saya ralat kalau malam itu hanya urine sama darah tapi rambutnya besok paginya.”

“Itu berarti tanggal 14 Oktober secara administratif dikirim ke laboratorium forensik tanggal 15 Oktober, sementara hasilnya dikirim dari laboratorium kepada penyidik tanggal 27 Oktober dirilisnya tangga 14 Oktober,” jawab Teddy Minahasa.

Teddy Minahasa mengatakan karena secara administratif hasil laboratorium atas urine darah dan rambut dirinya itu tanggal 27 Oktober. Saat tanggal 14 Oktober keluar hasilnya, ia mengaku tidak paham landasan hukumnya.

Mantan Kapolda Sumatera Barat Teddy Minahasa Mengaku Tidak Bersalah

Mantan Kapolda Sumatera Barat, Teddy Minahasa menyampaikan dirinya tak bersalah dalam kasus jaringan peredaran gelap narkoba.

Hal itu dikatakan Teddy kepada Ketua Majelis Hakim saat menjalani sidang ke-12 di PN Jakarta Barat, Kamis.

“Ini sudah persidangan kita yang ke-12 kategorinya maraton, artinya serius dalam proses persidangannya.”

“Proses yang sudah dijalani sejauh ini, apakah saudara merasa bersalah? Apakah saudara ada merasa menyesal?” tanya Ketua Majelis Hakim di persidangan.

Anggota Polri
Mantan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Teddy Minahasa

“Sama sekali tidak (merasa bersalah), Yang Mulia,” jawab Teddy.

Teddy melanjutkan ia hanya menyesal karena telah memperkenalkan Linda Pujiastuti kepada mantan Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara.

Teddy sekali lagi menyangkal dirinya menjadi otak jaringan peredaran gelap narkoba.

Bahkan, ia mengaku tidak pernah mengetahui tentang barang terlarang tersebut serta kapan transaksinya.

“Saya pun tidak pernah mengetahui barang itu, sama sekali tidak tahu.”

“Saya juga tidak tahu dan tidak mengatur kapan transaksi mereka dan yang paling terpenting adalah saya juga tidak ikut bagi-bagi uang itu, Yang Mulia,” jelas Teddy dalam persidangan.

 

Universitas Terbaik di Sumut Bukan Lagi USU Versi UniRank, Cek Kampusmu Diurutan Berapa

0
USU
Ilustrasi
Bagi siswa lokal khususnya Provinsi Sumatera Utara sudah mulai bisa melirik tempat yang ingin melanjutkan pendidikan perguruan tinggi, harus tahu universitas terbaik di Sumatera Utara.

Menurut versi UniRank tahun 2023 ada 20 universitas terbaik di Sumatera Utara (Sumut). Namun, Universitas Sumatera Utara (USU) bukan urutan pertama di Sumut, ia terletak di urutan 39 pada tingkat nasional.

Berikut daftar 20 Universitas terbaik di Sumatera Utara:

1. Universitas Medan Area.
Peringkat Nasional: 24
2. Universitas Sumatera Utara.
Peringkat Nasional: 39
3. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Peringkat Nasional: 66
4. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Peringkat Nasional: 87
5. Universitas Negeri Medan.
Peringkat Nasional: 101

6. Universitas Potensi Utama.
Peringkat Nasional: 163
7. Universitas Islam Sumatera Utara.
Peringkat Nasional: 177
8. Universitas Prima Indonesia.
Peringkat Nasional: 189
9. Universitas HKBP Nommensen.
Peringkat Nasional: 204
10. Universitas Pembangunan Panca Budi.
Peringkat Nasional: 236

11. Universitas Methodist Indonesia.
Peringkat Nasional: 266
12. Universitas Asahan.
Peringkat Nasional: 309
13. Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan.
Peringkat Nasional: 320
14. Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah.
Peringkat Nasional: 327
15. Universitas Sari Mutiara Indonesia.
Peringkat Nasional: 335

16. Universitas Katolik Santo Thomas.
Peringkat Nasional: 337
17. Universitas Dian Nusantara.
Peringkat Nasional: 339
18. Universitas Dharmawangsa.
Peringkat Nasional: 392
19. Universitas Darma Agung.
Peringkat Nasional: 403
20. Universitas Simalungun.
Peringkat Nasional: 409

Perlu diketahui UniRank adalah pemeringkatan perguruan tinggi terbaik. Program ini dicetuskan oleh lembaga pemeringkatan perguruan tinggi 4 International College and Universities (4ICU).

Hasil pemeringkatan terakhir, tepatnya pada 2023, terhimpun sekitar 570 perguruan tinggi mulai dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), hingga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

 

Horas Sitanggang, Juara 1 Maraton 10 KM Depicab Soksi Dairi

0
DAIRI – Horas Sitanggang, pelajar dari SMK Negeri 1 Sitinjo, Kabupaten Dairi berhasil meraih juara I kategori pelajar Putra, pada kejuaraan open lari 10 KM (Marathon) memperebutkan piala EKAB yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) Soksi Kabupaten Dairi, dengan rekor waktu 37 menit 45 detik, Minggu (19/3/2023).

Horas Sitanggang yang berdomisili di Dusun Kalang Baru, Desa Kalang, Kabupaten Dairi ini, saat ditemui mengaku dirinya bercita-cita menjadi Atlet Nasional Indonesia, sehingga untuk meraih cita-cita tersebut dirinya konsisten dalam berlatih hingga ikut tergabung dalam sebuah komunitas Dairi Sabang Merauke (DSM) 1 tahun terakhir.

“Saya bercita-cita untuk jadi atlet nasional Indonesia, mengikuti jejak atlet asal Dairi yaitu Odekta Naibaho dan jika ada kesempatan saya ingin bertemu dengan beliau baik disebuah event atau sekedar meminta saran dan masukan untuk menjadi seorang atlet profesional yang bisa berkompetisi di nasional bahkan internasional,” Ujarnya.

Ditambahkan Horas, rutinitasnya sehari-hari diawali dengan bangun pukul 04.00 pagi lalu langsung Long Run selama 1 jam, setelah itu membantu orangtuanya berjualan di Pasar Sidikalang.

“Saya setiap pagi melakukan Long Run minimal 1 jam. Pukul 05.30 biasanya saya membantu orangtua yang kebetulan profesinya adalah pedagang. Usai menyempatkan diri membantu orangtua berdagang, saya langsung bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah dan di sore hari saya Interval di lapangan,” Tuturnya.

Selanjutnya, anak dari pasangan Alm. Besran Sitanggang dan Fuldara Girsang ini juga mengucapkan terimakasih kepada Depicab Soksi Dairi atas terselenggaranya kegiatan ini. Horas juga berharap kegiatan ini akan terus berlanjut untuk kedepannya

“Terimakasih kepada Soksi karena telah memberikan wadah kepada kami, sehingga kami dapat menyalurkan bakat kami,” Katanya. (Nid)

 

834 Peserta Ikut Lomba Maraton Depicab Soksi, Bupati Eddy Berutu: Antusiasme Masyarakat Luar Biasa

0
DAIRI – Bupati Dairi Eddy Berutu mengapresiasi antusiasme masyarakat Dairi yang mengikuti Lomba Lari 10 km Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) memperebutkan Piala EKAB yang diselenggarakan, Minggu (18/3/2023) di Sidikalang.

Bupati memberi pujian atas antusiasme yang luar biasa dari para peserta lomba mulai dari rangkaian tahapan lomba, seperti mulai dari pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan.

Bupati menyampaikan jumlah peserta yang mengikuti lomba sekitar 834 orang.

“Kita enjoy, kita fun, kita gembira, tidak usah terlalu dipaksakan apabila ada yang lelah. Akan banyak masyarakat yang menyaksikan anda semua berlomba. Selamat bertanding untuk seluruh peserta lomba lari,” ucap Eddy Berutu yang juga sebagai Pembina SOKSI Dairi saat melepas para peserta lomba lari, Minggu (19/3/2023) di kantor Bupati.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah II Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depidar II SOKSI) Sumatera Utara Freddy Sembiring yang hadir dalam pelepasan lomba tersebut mengatakan sangat mengapresiasi lomba yang diadakan oleh SOKSI Dairi karena antusias yang luar biasa dari para peserta yang mengikuti lomba.

“Terima kasih kepada Bupati Dairi yang telah mendukung kegiatan ini. Ini juga sebagai rangkaian mempersiapkan para atlet di pekan olahraga nasional mendatang,” kata Freddy.

Lomba lari maraton 10K tersebut dibagi dalam beberapa kategori, yakni tingkat pelajar putera dan puteri, tingkat umum, kategori atlet. Para peserta lomba start dari kantor Bupati dan akan finish di taman rekreasi Sidikalang.

Turut hadir dalam pelepasan para peserta lomba Ketua Depidar Soksi Dairi Bahagia Ginting, Ketua Ikatan Isteri Partai Golkar (IIPG) Dairi Romy Mariani Eddy Berutu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Rahmat Syah Munthe. (Nid)

 

5 Anggota Polisi Terima Suap Seleksi Bintara Polri, Ada Yang Menyetor 2,5 Miliar

0
Polisi
Ilustrasi
Lima oknum anggota polisi di Polda Jawa Tengah tersandung kasus suap di seleksi Bintara Polri pada tahun 2022.

Lima anggota polisi tersebut adalah Kompol AR, Kompol KN, AKP CS, Bripka Z, dan Brigadir EW.

Kelima oknum anggota polisi ini terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Divisi Propam Mabes Polri.

Bahkan disebutkan, ada yang setor hingga Rp 2,5 miliar agar bisa masuk menjadi Bintara Polri.

Terkait ulah lima oknum anggota polisi ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak main-main menindak lima oknum polisi yang menjadi calo penerimaan penerimaan anggota Polri periode 2022 tersebut.

Listyo menilai hukuman yang dijatuhkan Polda Jawa Tengah terhadap lima polisi itu dinilai belum cukup.

Dia langsung memerintahkan pimpinan Polda Jawa Tengah memecat lima calo itu melalui mekanisme pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau ditindaklanjuti secara pidana.

Sanksi yang lebih ‘keras’ ini dinilai dapat menimbulkan efek jera sekaligus bentuk komitmen perubahan institusi Polri.

“Saya sudah perintahkan kepada Kapolda dan Kabid Propam berikan hukuman, kalau tidak di PTDH, proses pidana. Sehingga tidak ada lagi yang bermain-main dengan masalah ini,” tegas Listyo Sigit dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/3/2023).

Menurut Listyo, seharusnya kerja keras anggota Polri tidak tercoreng oleh sejumlah orang.

Ia mengapresiasi kinerja koleganya yang sudah luar biasa, sebab, jika masih ada bawahannya yang bermain-main, perbuatannya akan berdampak pada anggota Polri lain dan institusi.

“Kalau kemudian di luar masih ada bermain-main, menembak di atas kuda, mau apa jadinya kita. Tetap persepsi selalu akan begitu,” ungkapnya.

Menurut Listyo awalnya dia mendengar ada transaksi di dalam penerimaan di Sekolah Inspektur Polisi (SIP).

Selanjutnya, ia mengungkapkan, skandal calo penerimaan anggota Polri itu terbongkar karena pihaknya menetapkan kuota calon anggota baru.

Pihaknya kemudian mendapati jalur-jalur ilegal tersebut yang dilakukan dengan sejumlah uang.

“Memang kita batasi untuk pemberian kuota tahun ini, tapi ternyata dari jalur-jalur begitu juga ada, begitu kita coret baru ketahuan yang bayarnya,” kata Listyo.

Dia mengingatkan jajarannya agar tidak ragu menindak tegas siapapun anggota Polri yang mencoba ‘bermain-main’ terkait hal ini.

Ia menekankan pentingnya menjaga kehormatan sesama anggota Polri dan menunjukkan bahwa sumber daya manusia (SDM) di kepolisian tidak memiliki tabiat seperti calo.

“Kalaupun ada, itu adalah orang yang memanfaatkan dan kalau itu masih Polisi juga ketahuan, kita proses keras. Kalau di luar Polisi kalau ketahuan, ada proses sidang,” kata Sigit.

Terpisah Komisi Kepolisian (Kompolnas) berharap Kabareskrim bisa melakukan supervisi penanganan pidana oleh Ditreskrimum Polda Jawa Tengah.

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti berharap proses pidana dan etik lima polisi yang jadi calo di Polda Jawa Tengah dipantau Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dan Kepala Divisi (Kadiv) Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Syahardiantono.

“Serta mengharapkan Kabareskrim melakukan supervisi penanganan proses pidananya oleh Ditreskrimum Polda Jawa Tengah,” ujar Komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan, Sabtu (18/3/2023).

Ia meminta perintah Kapolri dilaksanakan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi dan Kabid Propam Polda Jawa Tengah Kombes Mukiya.

Penanganan kasus calo penerimaan anggota Polri itu dinilai harus transparan dan diumumkan secara berkala.

Poengky juga berharap skandal ini menjadi yang terakhir di Polri. Hal ini mengingat strategi besar Polri pada 2025 yang harus menjadi organisasi kelas dunia.

“Sehingga profesionalisme dan sikap bersih anti korupsi adalah sebuah keharusan,” tuturnya.

Ia juga berharap ketegasan Kapolri bisa menjadi pegangan seluruh kepala satuan wilayah (Kasatwil) dan kepala satuan kerja (Kasatker) di Korps Bhayangkara.

Kepala polisi di wilayah dan satuan kerja juga diharapkan ikut mewujudkan reformasi kultural Polri secara konsisten.

Ia mengingatkan agar jangan sampai Kasatwil dan Kasatker membebani dan hanya menunggu arahan dari Kapolri.

“Semua harus mengingat arahan Kapolri bahwa ikan busuk dari kepalanya, dan bagi pimpinan yang tidak berhasil menertibkan anggotanya akan menerima konsekuensi hukuman dari Kapolri,” tegasnya.

Diketahui lima oknum polisi di Jawa Tengah terbukti menjadi calo setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dengan sejumlah uang sebagai barang bukti.

Namun, lima oknum polisi yang terkena OTT itu tidak dipecat. Mereka hanya mendapat sanksi demosi.

Pelaku berinisial Kompol AR, Kompol KN, dan AKP CS mendapatkan hukuman administrasi berupa mutasi dan demosi selama dua tahun.

Sementara, Bripka Z dan Bripka D mendapatkan sanksi untuk meminta maaf dan juga dilakukan penempatan di tempat khusus (patsus) selama 30 dan 21 hari.

Sumber Bangkapos.com

 

 

 

Jangan Main-main, Ini Sanksi Importir Pakaian Bekas

0
Importir
Foto Ilustrasi: Abrym/Shutterstock
Importir pakaian bekas terancam sanksi pidana maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp5 miliar. Sanksi itu diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan.

Dalam Pasal 47 disebutkan setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan baru. Impor barang bekas hanya bisa dilakukan dalam hal tertentu, yang ditetapkan oleh menteri. Soal sanksi diatur dalam Pasal 111 UU tersebut.

Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM, Hanung Harimba mengatakan “Setiap importir yang mengimpor barang dalam keadaan tidak baru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah),” bunyi Pasal 111 UU 7/2014.

Hanung meminta pihak e-commerce bisa mensosialisasikan aturan ini kepada pedagang di platform mereka soal sanksi menjual pakaian bekas impor.

Namun, ia berharap bukan UMKM yang menjual pakaian bekas impor yang dikenakan sanksi, tetapi para importirnya.

“Kita ingin biang keroknya, importirnya (dikenakan sanksi). Kalau UKM-nya ini kan kecil ya, tapi tolong diingatkan,” kata Hanung dalam dalam diskusi Pembahasan Dampak Thrifting terhadap UMKM di kantor Kementerian Koperasi dan UMKM, Kamis (16/3) lalu.

Wakil Ketua Indonesian E-Commerce Association (IdEA) Budi Primawan mengatakan setiap e-commerce memiliki aturan masing-masing terkait sanksi bagi penjual produk yang dilarang hukum, termasuk pakaian bekas impor. Sanksi tersebut biasanya hampir sama antara satu e-commerce dengan yang lain.

Budi mengatakan penjual di e-commerce dari awal sudah menyepakati ketentuan tidak akan menjual produk yang melanggar hukum. Jika ketentuan itu dilanggar, maka penjual akan dikenakan sanksi.

“Prinsipnya, kalau saya (penjual) buka toko di Lazada, Shopee, Tokopedia, hanya akan jual yang sesuai hukum. Yang impor barang bekas kan melanggar hukum, kalau ketahuan akan dilakukan tindakan penalti,” katanya.

Untuk tahap awal, e-commerce akan menurunkan atau take down tautan yang berisi penjualan pakaian bekas impor. Jika penjual tersebut kembali memperdagangkan pakaian bekas impor, maka akan di-blacklist sehingga tidak bisa lagi berjualan di e-commerce.

“Nanti (hukuman) yang paling ringan take down sampai nanti yang paling parah blacklist sampai ke NIK-nya, jadi nggak bisa buka toko di platform,” kata Budi.

Masalah pakaian bekas impor kembali mengemuka dalam beberapa waktu terakhir. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan mengecam belanja pakaian bekas impor atau yang sering disebut thrifting itu karena mengganggu industri tekstil dalam negeri.

Ia pun memerintahkan jajarannya untuk segera mencari sebab dan solusi mengatasi masalah itu.

“Sudah saya perintahkan untuk mencari betul dan sehari dua hari sudah banyak yang ketemu. Itu mengganggu industri tekstil di dalam negeri. Sangat mengganggu. Yang namanya impor pakaian bekas mengganggu,” kata Jokowi.