Senin, Februari 9, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 11

Pemkab Asahan Salurkan Bantuan Pangan bagi Warga Terdampak Banjir di Kisaran Timur

0

Kisaran, 9 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana dengan menyalurkan bantuan pangan kepada warga yang terdampak banjir di Kecamatan Kisaran Timur. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di Kantor Kelurahan Selawan.

Bantuan berupa beras yang bersumber dari Badan Pangan Nasional dan disalurkan melalui Bulog Asahan tersebut diberikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPBD Asahan, Kapolsek Kota Kisaran, perwakilan Dandim 0208/Asahan, Kepala Bulog Asahan, Camat Kisaran Timur, serta para lurah di wilayah setempat.

Total bantuan mencapai 2.463 kilogram atau 246 sak beras, dengan pembagian 3,5 kilogram per jiwa untuk masa penanganan selama 14 hari. Bantuan tersebut dialokasikan untuk warga di empat kelurahan, yakni:

Kelurahan Si Umbut-Umbut: 300 jiwa

Umbut-Umbut Baru: 150 jiwa

Kelurahan Mutiara: 150 jiwa

Kelurahan Selawan: 103 jiwa

Camat Kisaran Timur, A. Saiful P. Pasaribu, S.AP., M.M., menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan menekankan pentingnya evaluasi sistem drainase. Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah terjadinya genangan dan banjir.

Dalam sambutannya, Bupati Taufik menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh luapan alur paret yang terganggu akibat penyempitan di beberapa titik serta kondisi parit busuk yang tidak berfungsi optimal. Ia mengimbau masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong, membersihkan selokan secara rutin, serta meningkatkan kepedulian lingkungan sebagai upaya kolektif mencegah banjir berulang.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Asahan untuk mendoakan warga di Aceh dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana serupa, agar selalu diberi kekuatan dan keselamatan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, ditambah solidaritas dan kepedulian terhadap lingkungan, merupakan fondasi utama dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi ancaman bencana.

Dengan penyaluran bantuan ini, Pemkab Asahan berharap kebutuhan dasar warga terdampak dapat terbantu sekaligus mendorong kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan demi meminimalkan risiko bencana di masa mendatang. (As)

Sekda Asahan Buka FGD Penyusunan Peta Bisnis dan Roadmap Kawasan Peternakan

0

Kisaran, 8 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Peta Bisnis dan Roadmap Pengembangan Kawasan Peternakan Kambing dan Domba, yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Arifin Sinaga, M.H., di Aula Kenanga Kantor Bupati Asahan.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, akademisi Universitas Sumatera Utara, Balai Besar Karantina SATPEL Tanjungbalai Asahan, HPDKI Asahan, camat, hingga unsur pendukung lainnya yang aktif berkontribusi dalam pembangunan peternakan ruminansia kecil.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa subsektor peternakan kambing dan domba memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu dikelola secara terencana. Pemkab Asahan saat ini tengah merampungkan tiga dokumen strategis, yakni Kajian Peta Bisnis, Roadmap Pengembangan Kawasan Peternakan, serta Kajian Pembentukan UPTD Pembibitan Ternak. Ketiga dokumen ini diharapkan menjadi landasan pembangunan yang lebih terstruktur, efektif, dan berkelanjutan.

FGD juga membahas rencana penguatan kelembagaan dengan mengubah UPTD Pasar Ternak menjadi UPTD Pembibitan Ternak Ruminansia Kecil dan Hijauan Pakan Ternak. Transformasi tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur peternakan melalui penyediaan pusat pembibitan, layanan reproduksi ternak, pengembangan hijauan pakan, serta pemanfaatan teknologi sebagai upaya peningkatan produktivitas peternak.

Para peserta mendapatkan pemaparan materi dari tiga akademisi Universitas Sumatera Utara: Prof. Ir. Diana Chalil, M.Si., Ph.D, Dr. Ir. Ma’ruf Tafsin, M.Si., IPM, dan Dr. Nevy Diana Hanafi, S.Pt., M.Si., IPM. Paparan tersebut memberikan penguatan substansi terhadap penyusunan peta bisnis, perancangan roadmap kawasan, dan landasan pembentukan UPTD pembibitan.

Sekda menutup kegiatan dengan menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menyempurnakan dokumen-dokumen strategis tersebut. Ia berharap hasil FGD dapat menjadi panduan nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memajukan sektor peternakan kambing dan domba di Kabupaten Asahan. (As)

Bupati Asahan Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT Kabupaten Batubara ke-19

0

Batubara, 08 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Batubara melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Batubara yang dipusatkan di Aula Sekretariat DPRD Batubara. Agenda tahunan ini menjadi kesempatan untuk merefleksikan capaian pembangunan sekaligus menyatukan komitmen dalam mewujudkan masa depan Batubara yang lebih baik. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Batubara M. Safii dan dihadiri unsur pimpinan daerah, jajaran OPD, anggota legislatif, serta para tamu undangan.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., hadir sebagai tamu kehormatan, menandai eratnya hubungan kerja sama antardaerah antara Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara. Pada sesi pembukaan, Bupati Batubara Baharuddin Siagian mengajak peserta paripurna untuk mengirimkan Al-Fatihah kepada para tokoh pendiri Kabupaten Batubara yang telah memberikan landasan penting bagi pembangunan daerah. Dengan mengangkat tema “Bersama Kita Bangun Batubara Bahagia”, ia menegaskan bahwa memasuki usia 19 tahun, Batubara harus semakin mantap dalam memperkuat arah pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Usai rapat paripurna, Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah dan masyarakat Batubara. Ia mengapresiasi perkembangan berbagai sektor pembangunan yang telah dicapai selama 19 tahun perjalanan kabupaten tersebut. Menurutnya, usia 19 tahun merupakan fase krusial untuk memperkuat kapasitas daerah menuju kemajuan yang lebih luas, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan publik, maupun kesejahteraan masyarakat.

Bupati Asahan juga menekankan bahwa kedekatan wilayah serta kesamaan karakter masyarakat Asahan dan Batubara menjadi modal utama dalam memperkuat sinergi antardaerah. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus menjalin kerja sama strategis guna mendorong peningkatan daya saing kawasan di wilayah pesisir Sumatera Utara.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas perjalanan Kabupaten Batubara selama 19 tahun. Momen tersebut sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dalam mewujudkan Batubara yang lebih maju dan sejahtera. (As)

Skala Kerusakan Meluas, PDIP Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Tetapkan Status Bencana Nasional

0

Tanjungbalai – neracanews.com
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan status bencana nasional atas rangkaian banjir bandang dan longsor yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh dalam beberapa waktu terakhir.

Desakan tersebut disampaikan Edy, Wakil Ketua dan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/12). Ia menilai skala kerusakan dan banyaknya korban yang ditimbulkan sudah berada di luar kapasitas pemerintah daerah maupun provinsi untuk menangani.

“Dampak bencana yang terjadi di Tapteng, Aceh, maupun Sumbar telah merusak fasilitas publik, permukiman warga hingga memutus akses jalan. Kondisi ini memerlukan intervensi penuh dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Edy menambahkan, hingga kini banyak kerusakan belum dapat diperbaiki lantaran minimnya anggaran di tingkat kabupaten dan provinsi. Menurut dia, Tapanuli Tengah menjadi daerah yang paling parah terdampak di Sumatera Utara, sementara Asahan dan beberapa wilayah lain turut mengalami banjir meluas.

“Di Asahan saja, banjir sudah menggenangi sejumlah wilayah termasuk Desa Sei Dua Hulu, yang berbatasan langsung dengan Kota Tanjungbalai,” katanya.

Ia mengkhawatirkan intensitas hujan yang masih tinggi berpotensi memperburuk kondisi, karena Tanjungbalai berada di kawasan hilir dari beberapa aliran sungai di Asahan.

Lebih jauh ia menjelaskan, keterbatasan anggaran daerah saat ini membuat penanganan bencana tidak dapat dilakukan cepat dan maksimal. Situasi ini juga diperparah oleh efisiensi anggaran serta pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

“Jika pemerintah pusat tidak segera mengambil langkah besar, masyarakat berpotensi menghadapi krisis pangan dan krisis ekonomi. Banyak lahan pertanian, peternakan, hingga infrastruktur pendidikan dan kesehatan rusak parah. Korban jiwa juga terus bertambah, dan masih ada yang hilang,” tegasnya.

Edy mengatakan, akses jalan yang rusak berat turut menghambat proses evakuasi, penyaluran bantuan BPBD, maupun distribusi bantuan dari relawan ke daerah-daerah terisolir. Sementara warga sangat membutuhkan pasokan pangan, pakaian, dan obat-obatan.

“Untuk itu, kami meminta pemerintah pusat segera menetapkan bencana yang menimpa Sumut, Sumbar, dan Aceh sebagai Bencana Nasional. Penetapan ini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan cepat, menyeluruh, dan terkoordinasi, ” pungkasnya penuh harapan.

(Ilham)

Lanal TBA Gelar Fun Run 3K–5K Meriahkan HUT Armada RI ke-80 di Kisaran

0

Kisaran, 7 Desember 2025 — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan menyemarakkan Hari Ulang Tahun Armada RI ke-80 dengan menggelar Fest & Fun Run 3K dan 5K di Alun-Alun Kota Kisaran. Ribuan peserta antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup lomba lari, pasar murah, donor darah, bakti sosial, senam bersama, hingga penggalangan dana untuk korban bencana.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH., M.Si., Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M., Dandim 0208/AS Letkol Inf Edy Syahputra, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D.M., serta unsur Forkopimda dari Asahan, Batu Bara, dan Tanjung Balai. Hadir pula ibu-ibu organisasi seperti TP PKK, Persit, dan Jalasenastri, bersama para tamu undangan lainnya.

Peserta Fun Run dilepas dari garis start di Alun-Alun Kisaran dengan kategori 5K Umum Putra/Putri, 5K TNI–Polri, serta 3K Pelajar Putra/Putri. Setelah perlombaan selesai, jajaran Forkopimda melanjutkan kegiatan dengan jalan santai dan meninjau Pasar Murah, layanan Donor Darah, serta pos penggalangan dana untuk membantu korban banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Suasana semakin semarak dengan senam SKJ, hiburan rakyat, serta penyerahan hadiah kepada para juara lomba yang diserahkan langsung oleh Forkopimda Asahan, Bupati Batu Bara, dan Kapolres Tanjung Balai.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, yang menurutnya tidak hanya meningkatkan kebugaran dan kesehatan mental, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan masyarakat. Ia menilai Fun Run 3K dan 5K menjadi wadah positif bagi generasi muda Asahan untuk menumbuhkan minat dan potensi di bidang atletik.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana melalui dukungan moral, material, maupun doa. Momentum HUT Armada RI ke-80, lanjutnya, menjadi pengingat akan semangat Jalesveva Jayamahe — Di Laut Kita Jaya, sebagai wujud komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh antusiasme, menandai tingginya dukungan masyarakat terhadap peringatan bersejarah bagi TNI Angkatan Laut tersebut. (As)

Gubernur Bobby Nasution Estimasi Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Sumut Mencapai Rp 9,98 Triliun

0

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengestimasi kerugian yang diakibatkan banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Sumut mencapai Rp9,98 triliun. Angka tersebut merupakan total kerusakan secara keseluruhan di Sumut.

Hal tersebut diungkapkan Bobby usai rapat terbatas dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring di Posko Tanggap Bencana di Gedung Bakti Kwarda Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Minggu (7/12/2025).

“Kami dari pemprov akan berupaya penuh terus mempercepat penanganan bencana di Provinsi Sumut,” kata Bobby.

Adapun rincian sektor yang mengalami kerugian akibat bencana antara lain, sektor infrastruktur antara lain jalan nasional 23 ruas dan 3 unit jembatan nasional, 25 ruas jalan dan 5 unit jembatan provinsi. Sektor pertanian antara lain 4.359 m saluran irigasi, 26 titik tanggul, 38.878 hektare lahan pertanian, puso 5.750 hektare. Sektor perkebunan 28.328 hektare, peternakan 161.949 ekor.

Di sektor Pendidikan ada kurang lebih 397 sekolah yang terdiri dari SMA, SMK, SLB, SD, dan SMP. Sektor Kesehatan ada 18 unit rumah sakit, 25 unit puskesmas, 19 unit puskesmas pembantu, dan 9 unit polindes.

Sektor perumahan ada kurang lebih 99.169 unit rumah yang terkena dampak. Rumah ibadah juga terkena dampak. Ada kurang lebih 131 rumah ibadah yang terkena dampak.

Diketahui ada 420.631 KK dan 1.578.014 jiwa terdampak bencana. Pengungsi mencapai 10.902 KK dan 45.032 jiwa. Jumlah korban meninggal dunia mencapai 330 jiwa, 650 jiwa luka luka, dan masih hilang 136 jiwa.

“Pencarian yang pasti kita lakukan selalu, kita update masih ada korban-korban hilang nanti kita akan upayakan akses-aksesnya,” ujar Bobby.

Saat ini masih ada 13 kecamatan yang masih terisolir. Meski begitu, distribusi bantuan logistik dipastikan aman meski tidak melalui jalur darat.

“Ada 13 kecamatan yang masih terisolir, secara distribusi bantuan semua sudah terjangkau semua bantuan, yang terisolir itu akses darat” kata Bobby.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasinya pada seluruh pihak mulai dari Gubernur, Bupati, Walikota, dan pihak terkait yang telah bekerja sama menangani bencana yang melanda. Dengan kekompakan, musibah mampu dihadapi.

“Jadi saya sampaikan terima kasih, semuanya bekerja keras, ini memang satu tantangan bagi kita, tapi ini juga menguji kita dan kita melihat bahwa kita punya kekuatan yang ada pada kita, pengalaman kita pernah mengalami peristiwa musibah besar, tapi dengan kerjasama, dengan kekompakan kita mampu menghadapinya dan kita buktikan kita kerja tanpa lelah,” kata Presiden.

Pemkab Asahan Paparkan Mekanisme BLTS kepada Perwakilan Kepala Dusun

0

Asahan, Kisaran — 4 Desember 2025. Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pertemuan bersama perwakilan kepala dusun dari seluruh wilayah kabupaten untuk memberikan penjelasan komprehensif mengenai mekanisme Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS). Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan dan turut dihadiri Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta sejumlah OPD terkait.

Pertemuan ini digagas untuk menyatukan pemahaman aparatur desa mengenai tahapan pelaksanaan BLTS, mulai dari proses pengusulan, verifikasi, hingga penetapan akhir data penerima. Pemkab Asahan menegaskan bahwa akurasi data merupakan unsur krusial agar bantuan dapat mencapai warga yang benar-benar berhak.

Dalam diskusi, Aparatur Pemerintah Desa menyampaikan berbagai keluhan masyarakat mengenai ketidaktepatan data penerima bantuan. Menanggapi hal tersebut, pemerintah kabupaten menekankan pentingnya pemahaman terhadap alur penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial—baik yang disalurkan melalui pemerintah provinsi maupun kabupaten—agar tidak terjadi miskomunikasi di tingkat masyarakat.

Pemkab Asahan juga meminta para kepala dusun dan operator data desa untuk terus memperbarui data secara cepat, transparan, dan responsif. Upaya pemutakhiran ini akan didukung oleh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta pemanfaatan Data Terpadu Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai referensi utama dalam penyusunan daftar penerima bantuan.

Dengan integrasi antara data desa, hasil sensus nasional, dan DTSEN, Pemerintah Kabupaten Asahan optimistis program BLTS maupun bantuan sosial lainnya dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. (As)

Pemkab Asahan Tingkatkan Kapasitas Pengurus Masjid Lewat Pelatihan Manajemen dan Penguatan Iman

0

Kisaran, 4 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Pelatihan Manajemen Masjid dan Peningkatan Iman dan Taqwa di Aula Melati Kantor Bupati Asahan sebagai upaya memperkuat kapasitas para pengurus masjid dalam pengelolaan dan pemberdayaan rumah ibadah di tingkat kecamatan hingga desa. Kegiatan ini menghadirkan 300 Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) dari seluruh wilayah Asahan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Asahan dan diikuti oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, serta Kabag Kesra Setdakab Asahan. Para peserta menerima materi tentang tata kelola masjid, penguatan struktur kenaziran, strategi memakmurkan masjid, serta metode pembinaan jamaah agar program keagamaan berlangsung lebih terarah.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., dalam sambutannya menekankan bahwa masjid memiliki peran yang jauh lebih luas dari sekadar tempat beribadah. Masjid harus menjadi pusat pendidikan, pembinaan umat, dan penguatan nilai sosial di tengah masyarakat. Ia mengajak para pengurus BKM untuk bekerja secara kompak, profesional, dan adaptif dalam menghidupkan kegiatan keagamaan, termasuk pemberdayaan remaja masjid serta menciptakan suasana masjid yang nyaman, rapi, dan penuh keberkahan.

Menurutnya, kualitas pengelolaan masjid sangat menentukan keberhasilan program pembinaan umat di daerah. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas para pengurus, sehingga masjid dapat menjalankan fungsinya secara optimal dan berkelanjutan.

Pemkab Asahan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pemakmuran masjid, mulai dari aspek pembinaan hingga penguatan kesejahteraan pengurus sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya ini menjadi bagian dari visi mewujudkan Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan melalui pemberdayaan rumah ibadah sebagai pusat harmonisasi dan pembangunan spiritual masyarakat. (As)

Pemkab Asahan Dorong Gotong Royong Massal di Kawasan Rawan Genangan

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menggelar aksi gotong royong massal untuk membersihkan saluran drainase di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Sei Renggas. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengurangi genangan air serta memastikan gorong-gorong tetap berfungsi maksimal terutama saat curah hujan tinggi, (4/12/2025).

Aksi pembersihan tersebut dilakukan karena gorong-gorong di area setempat dipenuhi enceng gondok serta rumput liar yang menghambat aliran air. Kondisi ini memicu luapan ke badan jalan dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Camat Kota Kisaran Barat bersama para lurah, kepala lingkungan, petugas kebersihan, dan warga turun langsung membersihkan saluran hingga kembali lancar.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., turut hadir memimpin gotong royong sekaligus memberikan arahan kepada jajaran dan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya pemeliharaan drainase secara rutin untuk meminimalkan risiko banjir lokal. Menurutnya, kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.

“Menjaga parit dan saluran air adalah bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang bersih dan bebas sumbatan,” ujarnya.

Pemkab Asahan berharap kegiatan gotong royong seperti ini dapat menjadi budaya kolektif yang terus dijaga di setiap lingkungan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan warga, titik-titik rawan genangan dapat ditangani lebih cepat sehingga Kota Kisaran semakin aman, nyaman, dan layak huni bagi seluruh masyarakat. (As)

Perayaan Natal Oikumene Asahan 2025 Penuh Sukacita dan Pererat Kerukunan Antarumat

0

Asahan, 03 Desember 2025 – Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Asahan Tahun 2025 berlangsung hangat, penuh sukacita, dan sarat nilai kebersamaan di Gedung Serbaguna (GOR) Kabupaten Asahan. Ribuan umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja hadir memenuhi gedung, ikut merayakan momen iman yang dihadiri oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane, MKM, jajaran Forkopimda, para tokoh agama, pendeta, dan pimpinan OPD.

Acara ini menjadi wadah persekutuan lintas denominasi, sekaligus sarana mempererat hubungan antarjemaat dalam semangat Oikumene. Suasana khidmat tampak sepanjang rangkaian ibadah yang dipadukan dengan pujian penyembahan, lantunan paduan suara, liturgi, serta persembahan lagu rohani dari berbagai gereja. Keterlibatan aktif panitia bersama komunitas gereja membuat perayaan tahun ini terasa lebih kolaboratif dan penuh kekeluargaan.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan berharap momen Natal mampu menumbuhkan damai dan keteduhan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, memperkuat saling pengertian, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun Kabupaten Asahan. Sementara itu, Ketua DPRD Asahan menekankan pentingnya menghadirkan nilai kasih dan kepedulian dalam kehidupan sosial, sehingga semangat Natal dapat menjadi sumber energi positif bagi terciptanya masyarakat yang harmonis.

Perayaan ditutup dengan prosesi penyalaan lilin dan doa bersama sebagai simbol menghadirkan terang dan harapan bagi kehidupan bermasyarakat. Momen tersebut kembali menegaskan pentingnya toleransi dan persaudaraan sebagai fondasi masyarakat yang inklusif dan beradab.

Semangat kebersamaan yang tercipta melalui Perayaan Natal Oikumene 2025 menjadi modal sosial yang berharga bagi Kabupaten Asahan dalam melanjutkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. (As)