Beranda blog Halaman 113

Silaturahmi dan Pererat Kekompakkan, DWP LPKA Palu Ikuti Pertemuan Rutin PIPAS Kemenkumham Sulteng

0

Palu – Dalam rangka menjalin silaturahmi dan pererat kekompakkan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu ikuti pertemuan rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) di wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kemenkumham Sulteng), Rabu (22/05/24) pagi.

Kegiatan yang di pusatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu, dimulai dengan rangkaian Senam pagi bersama, kemudian dilanjutkan dengan Pertemuan Rutin PIPAS Kemenkumham Sulteng.

Dalam pertemuan ini, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng yang diwakili oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Sulteng, Ricky Dwi Biantoro, menyempatkan diri untuk mengikuti secara langsung pertemuan rutin PIPAS Kemenkumham Sulteng.

Kegiatan dimulai dengan sambutan oleh Kadivpas Kemenkumham Sultenh dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua PIPAS Sulteng, Ny. Tri Rahayu Ricky yang mengingatkan pentingnya peran anggota PIPAS sebagai istri dari petugas pemasyarakatan dalam mendukung seluruh program pemasyarakatan dengan 3 kunci Pemasyarakatan Maju.

Ketua PIPAS Sulteng menyampaikan rasa terima kasih kepada Ibu-ibu yang telah hadir pada pertemuan hari ini. Beliau berharap jalin keakraban diantara istri-istri pegawai Kemenkumham Sulteng selalu terjalin baik demi mendukung kinerja suami.

“Terimakasih kepada ibu-ibu yang telah hadir dalam pertemuan PIPAS bulan Mei ini, saya harap ibu-ibu semua terlibat aktif dalam mendukung tugas suami serta tetap solid dan kompak agar selalu memberikan kontribusi yang baik,” kata Ny. Tri Rahayu Ricky.

Adapun agenda kegiatan PIPAS kali ini, diisi dengan menghadirkan demo masak dari Lecker Jaya Waluyo. Terlihat ibu – ibu PIPAS Sulteng begitu antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Demo masak tersebut dihadirkan agar ibu-ibu PIPAS Sulteng lebih kreatif dalam mengolah makanan. Ny. Vivi Bagus, selaku salah satu anggota DWP LPKA Palu yang ikut serta, menyampaikan bahwasanya kegiatan ini merupakan wujud menggali potensi ibu – ibu dalam memberikan yang terbaik untuk suami.

“Dengan adanya demo masak ini, menambah pengetahuan kami dalam menyajikan makanan untuk keluarga, selain cita rasa yang enak, cara penyajian yang menarik pun turut diajarkan. Sebagai istri yang selalu memperhatikan makanan keluarga, kegiatan ini memberikan edukasi dalam menyajikan makanan yang sehat, enak dan menarik,” ungkap Ny. Vivi Bagus.

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan jalinan silaturahmi diantara jajaran ibu-ibu PIPAS guna mendukung Kanwil Kemenkumham Sulteng semakin maju.

“Mari bersama melalui kegiatan positif ini kita terus berupaya meningkatkan kinerja semakin berdampak positif bagi organisasi,” harap Revanda

Pertemuan PIPAS Rutin ini juga turut dihadiri ibu-ibu DWP LPKA Palu, diantaranya, Ny. Dewi Ma’ruf, Ny. Farah Hermawan, Ny. Niluh Nita Wayan, dan Ny. Agung.(Rel)

Tingkatkan Pemahaman Medis, LPKA Palu Ikuti Sosialisasi Bimtek Standar Pengendalian Penyakit Menular bagi Anak Binaan

0

Palu – Tingkatkan kualitas pelayanan dan pemahaman tenaga medis, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu ikuti sosialisasi dan bimbingan Teknis (Bimtek) Standar Pengedalian Penyakit menular HIV/AIDS dan TBC bagi tahanan, anak, narapidana dan Anak Binaan, Selasa (21/05/24) sore.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang standar pengendalian HIV-AIDS dan TBC yang telah disusun, serta memastikan pelaksanaannya efektif di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas pemasyarakatan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengimplementasikan protokol pengendalian penyakit menular dengan tepat.

Bertempat di ruangan Klinik, Kegiatan Sosialisasi dan bimbingan Teknis yang digelar secara virtual ini diikuti oleh John Adrianto, selaku Kasubsi Perawatan beserta seluruh staf Perawat LPKA Palu.

Kegiatan dibuka oleh Mia selaku moderator dari Ditjenpas. Sebelum sosialisasi, terlebih dahulu kegiatan dimulai dengan monitoring skrining kasus HIV/AIDS dan TBC. ⁠Berdasarkan hasil skrining yang dilakukan di LPKA Kelas II Palu belum pernah ditemukan kasus HIV/AIDS dan TBC di seluruh UPT Sulawesi Tengah.

Usai skrining, kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan Materi oleh Fajar dari Ditjenpas. Dalam pemaparannya, Fajar menyampaikan bahwa jumlah Warga Binaan/Anak Binaan di Lapas/Rutan/LPKA di beberapa Kanwil yang mengidap penyakit TBC dan HIV/AIDS meningkat secara signifikan setiap tahunnya. Ia berharap dengan diadakannya sosialisasi ini setiap Satker dapat mencegah bahkan mengendalikan Warga Binaan/Anak Binaan yang mengidap Penyakit TBC dan HIV/AIDS di Satker masing-masing.

Melalui kegitan ini, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun berharap kepada jajarannya untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular di lingkungan LPKA Palu, “Kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis ini sangat penting bagi kami khususnya para tenaga medis di LPKA Palu. Dengan adanya standar yang jelas dan terukur, kami dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi Anak Binaan, serta meminimalisir risiko penyebaran penyakit menular seperti HIV-AIDS dan TBC,” harap Revanda.

Selanjutnya ia berpesan agar jajarannya senantiasa untuk terus memberikan edukasi dan pendampingan kepada para anak binaan.

“Semoga dengan adanya standar ini, kita dapat memberikan perlindungan yang maksimal bagi para Anak Binaan, serta mendukung upaya pemerintah dalam memberantas penyakit menular di Indonesia,” pesannya.(Rel)

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, LPKA Palu Terima Kunjungan Monev Divpas Kanwil Kemenkumham Sulteng

0

Palu – Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu terima kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng), Selasa (21/05/24) siang.

Kunjungan Tim Monev Divpas ini diketuai oleh Kepala Subbidang Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan, dan Rehabilitasi, Imelda, dan disambut oleh Kepala Seksi Wasgakin, Mokhammad Ma’ruf,Kepala Subbagian Umum, Andi Nuryadin dan Kasi Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan bahwa upaya peningkatan pelayanan bagi tahanan dan anak binaan terus diberikan secara maksimal.

“Dalam menjamin pelayanan bagi tahanan dan anak binaan, kualitas bahan makanan menjadi poin utama kita, kemudian layanan Kesehatan yang siap 1×24 jam, serta kebersihan dapur juga menjadi perhatian kita,” kata Revanda

Selain hal tersebut, Revanda juga menguraikan bahwa dalam pemenuhan hak bagi Tahanan dan anak binaan administrasi mulai dari berkas penahanan pertama, pengadilan, hingga dieksekusi kejaksaan terus dilakukan koordinasi Bersama pihak-pihak terkait.

“Hak bagi tahanan dan anak binaan akan terus kita penuhi, hasil-hasil penelitian kemasyarakatan (Litmas) menjadi langkah pasti kita dalam memberikan program pembinaan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Sehingga dapat mendukung penuh pada tumbuh kembangnya,” urai Revanda

Senada, Imelda memberikan apresiasi atas kinerja Kepala LPKA Palu Bersama jajarannya. Dalam pantauannya LPKA Palu telah memenuhi standar pelayanan bagi Tahanan dan anak binaan.

“Luar biasa LPKA Palu, lingkungannya bersih, asri, bahan makanannya terjaga kualitasnya, obat-obatannya tersedia lengkap, administrasinyapun tertib. Semoga kinerja baik ini dapat terus dipertahankan,” puji Imelda

Selanjutnya Imelda menjelaskan bahwa, kegiatan ini dalam rangka evaluasi pencatatan dan pelaporan terkait rencana aksi jajaran Divpas Kemenkumham Sulteng Tahun 2024.

“Monev seperti ini perlu dilakukan, agar kita dapat mengecek secara langsung bagaimana implementasi dalam menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan sebagaimana mestinya” jelas Imelda.

Pada momen itu juga, Tim Monev Divpas menyapa seluruh anak binaan di LPKA Palu dan memberikan motivasi guna memperbaiki diri untuk menjadi generasi muda yang Naheba (Hebat).

Di tempat berbeda, Kakanwil Kemenkumham Suteng, Hermansyah Siregar berpesan agar Lapas/Rutan/LPKA terus berupaya dalam memberikan pelayanan kepada Tahanan, Warga Binaan ataupun anak binaan.

“Terus berikan kinerja terbaik dalam memenuhi hak-hak bagi Tahanan, Warga Binaan, dan Anak binaan. Mereka merupakan warga Indonesia yang wajib kita berikan perlindungan dan pendampingan. Tujuannya yaitu memberikan kehidupan yang layak sesuai aturan yang berlaku,” pesan Kakanwil Hermansyah

Hasil Monev tersebut menunjukan bahwa LPKA Palu telah memenuhi syarat dalam memberikan Pelayanan terbaik kepada Tahanan ataupun anak binaan.(Rel)

Perdana, LPKA Palu Raih Penghargaan Capaian IKPA Sempurna dari KPPN

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu dibawah jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) meraih penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna (Nilai 100) Triwulan I Tahun 2024 Kategori Pagu Kurang dari 10 Milyar Rupiah.

Penghargaan tersebut diterima LPKA Palu dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Palu, Sulawesi Tengah.

Penghargaan itu diserahkan Kepala KPPN Palu, Mafud kepada Bendahara LPKA Palu, Ray Kruyt di tengah kegiatan sosialisasi reformulasi penilaian IKPA Tahun 2024 bertempat di Aula KPPN Palu, Selasa, (21/05/2024).

Keberhasilan ini tidak hanya mencerimkan dedikasi dan komitmen bagi seluruh jajaran pengelola keuangan LPKA Palu, namun juga menjadi bukti nyata atas keunggulan kinerja dari setiap Sumber Daya Manusia dalam menjalankan tugasnya.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama LPKA Palu, tetapi juga mewakili Kanwil Kemenkumham Sulteng dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Hal ini juga menjadi motivasi bagi rekan-rekan dijajaran LPKA Palu agar terus meningkatkan kinerja untuk berinovasi dan memberikan kotribusi terbaik bagi organisasi,” ujar Revanda

Lebih lanjut, Revanda Bangun juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran LPKA Palu yang telah bekerja keras dan berkolaborasi dengan baik, sehingga LPKA Palu dapat meraih prestasi ini.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi dari seluruh pegawai LPKA Palu khususnya pengelola keuangan. Hal ini menjadi prestasi perdana bagi pengelola keungan di Tahun 2024. Sungguh luar biasa, Kami berharap kepada pengelola keuangan dapat mempertahankan prestasi ini dan terus meningkatkan kinerja di masa depan,” pesan Revanda

Sementara itu, Pencapaian ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar dalam pengelolaan keuangan.

Hermansyah Siregar menilai, bahwa hal tersebut tidak lain adalah hasil dari kerja keras dan semangat dalam mengimplementasikan nilai-nilai PASTI.

“Nilai-nilai PASTI yaitu, Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif. Hal itu menjadi bukti nyata, bahwa petugas-petugas kita serius dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Sekali lagi saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih, semoga menjadi motivasi untuk semakin maju dan berjaya bagi organisasi,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Elon Musk Kenakan Batik Bomba Donggala di World Water Forum 2024, Kemenkumham Sulteng: Kekayaan Intelektual Sulteng Mendunia

0

Palu – Elon Musk, CEO SpaceX dan Tesla, kembali menarik perhatian publik dengan penampilannya di World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali. Kali ini, bukan hanya karena ide-idenya yang futuristik, tetapi juga karena batik yang dikenakannya, Palu, 20 Mei 2024.

Musk terlihat mengenakan batik berwarna hijau dengan motif Bomba, motif khas Tenun Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). Batik ini sebelumnya juga pernah dikenakannya saat kegiatan B20 Summit di Bali pada November 2022.

Penampilan Musk dengan Batik Bomba ini disambut antusias oleh berbagai pihak, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham Sulteng).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bahwa kekayaan intelektual (KI) Sulteng, khususnya Batik Bomba, sudah mendunia.

“Ini merupakan kebanggaan bagi Sulteng. Batik Bomba yang merupakan Indikasi Geografis Kekayaan Intelektual kita, kini sudah dikenal dan dipakai oleh tokoh dunia seperti Elon Musk,” ujar Hermansyah Siregar.

Lebih lanjut, Hermansyah Siregar menjelaskan bahwa Kemenkumham Sulteng akan terus berupaya untuk melindungi KI lokal Sulteng agar tidak dibajak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya melindungi KI. Kami juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkenalkan KI Sulteng ke dunia internasional,” tandasnya.

Batik Bomba sendiri merupakan motif batik khas Tenun Donggala yang memiliki makna filosofis yang mendalam. Motif ini melambangkan kekuatan, keberanian, dan semangat juang masyarakat Kabupaten Donggala.

Penampilan Elon Musk dengan Batik Bomba diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan popularitas batik ini di kancah internasional. Hal ini juga dapat menjadi peluang bagi para pengrajin batik di Donggala untuk meningkatkan omzet penjualan mereka.

“Semoga saja para pengrajin tenun Donggala dapat lebih sejahtera lagi, ini tujuan kita juga,” pungkas Hermansyah Siregar.(Rel)

Curi Dinamo Kincir di Bogak Besar, AP Warga Rohil Berhasil Diamankan Polres Sergai

0

Sergai, Aktiva.news – Tim Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu Polres Serdang Bedagai (Sergai) mengamankan seorang pria berinisial AP (21), terduga pelaku pencurian dinamo kincir.

“Pelaku AP diamankan Senin (20/5/2024) sekira pukul 09.30 WIB dari tempat persembunyiannya di ladang cabai milik warga di Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu,” ungkap Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP Sugiono melalui Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward Sidauruk, Selasa (21/5/2024)

Edward menjelaskan, AP yang merupakan warga Bukit Dua Desa Simpang Kanan, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau ini, merupakan pelaku pencurian dinamo kincir di tambak milik Suyono (51), majikan pelaku, yang berlokasi di Dusun I Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu.

Aksi pencurian yang dilakukan AP diketahui pada Senin (20/5/2024) sekira pukul 07.30 WIB. Saat itu, katanya, warga melihat pelaku memgangkat 1 unit dinamo kincir dari bawah pohon sawit milik warga yang berjarak sekitar 15 meter dari lokasi tambak tempat pelaku bekerja.

“Saat melihat warga, pelaku langsung kabur. Warga yang melihat pelaku kabur, langsung mengejar dan mencari keberadaan pelaku,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, Tim Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu dipimpin Kanit, Ipda L Torosky RBP Manik yang mendapat informasi telah terjadi aksi pencurian di tambak milik Suyono, segera mendatangi lokasi kejadian.

“Bedasarkan keterangan pelapor, pelaku adalah buruh yang bekerja di tambak milik pelapor,” terangnya.

Selanjutnya, tim melakukan pencarian dan berhasil mengamankan pelaku dari tempat persembunyiannya di ladang cabai milik warga. Selain pelaku, tim juga mengamankan barang bukti 7 unit dinamo kincir.

Saat diinterogasi, tambah Edward, pelaku AP mengakui melakukan aksi pencurian tersebut bersama rekannya berinisial I. Namun I sudah lebih dulu kabur dengan membawa 1 unit dinamo kincir.

Pelaku juga mengakui sebelumnya sudah 2 kali melakukan aksi pencurian di tambak milik majikannya tersebut. Yakni pada Minggu (5/5/2024), pelaku AP bersama rekannya berinisial K  berhasil mengambil 6 unit dinamo kincir dan 20 batang as kincir.

Kemudian pada Senin (13/5/2024), pelaku bersama rekannya berinisial D berhasil mengambil 2 unit dinamo kincir dan 10 batang as kincir.

“Keseluruhan barang milik pelapor yang telah diambil pelaku berjumlah 16 unit dinamo kincir dan 30 batang as kincir. Akibat perbuatan pelaku, pelapor mengalami kerugian materil sebesar Rp. 63 juta,” sebutnya.

Berdasarkan bukti awal yang cukup, pelaku berikut barang bukti selanjutnya diboyong ke Polsek Telukmengkudu guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku AP dijerat melanggar pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 4 dari KUHPidana. Tim Unit Reskrim Polsek Telukmengkudu juga terus memburu pelaku lainnya,” jelas Edward.

Ari

Pastikan SPPT-TI Berjalan Lancar, LPKA Palu Terima Monev Divpas Sulteng

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu kedatangan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng), Senin, (20/05/2024). Dalam hal ini memastikan Sistem Peradilan Pidana Terpadu berbasis Teknolologi Informasi (SPPT-TI) telah berjalan dengan lancar.

Kedatangan Tim Monev Divpas tersebut dipimpin oleh Kepala Subbidang Bimbingan Dan Pengentasan Anak, Antonius Andry dan disambut langsung oleh Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi, Yeffri Haryanto Balili, Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W, Kepala Subbagian Umum, Andi Nuryadin, Kepala Seksi Wasgakin, Mokhamad Ma’ruf.

Selanjutnya, Yeffri mengatakan penggunaan sarana prasarana yang mendukung terlaksananya SPPT-TI di LPKA Palu terus diperhatikan secara berkala dan telah diaplikasikan oleh seluruh jajaran di seksi registrasi dan klasifikasi.

“Dalam pengaplikasiannya kami terus melakukan upaya update data terbaru pada setiap perangkat yang digunakan, memperhatikan kualitas jaringan serta meningkatkan jalinan sinergitas bersama aparat penegak hukum lainnya dalam penyelarasan dokumen-dokumen yang dibutuhkan,” ujar Yeffri

Senada akan hal itu, Revanda Bangun selaku Kepala LPKA Palu menegaskan bahwa hal tersebut telah menjadi komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan prima baik kepada masyarakat ataupun anak binaan dalam memenuhi hak-haknya.

“Pastinya dengan dilakukan monev seperti ini dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi pada sistem. Komitmen kuat merupakan kunci dari keberhasilan,” tegas Revanda

Sementara itu, Kepala Subbidang Bimbingan Dan Pengentasan Anak, Antonius Andry menjelaskan, SPPT-TI merupakan sistem pertukaran data perkara pidana secara elektronik diantara 4 lembaga penegak hukum (Kepolisian Negara RI, Kejaksaan Agung RI, Mahkamah Agung RI, Ditjen PAS Kemenkumham RI). Sistem ini dibentuk dalam rangka mempercepat dan mempermudah proses penanganan perkara yang akuntabel dan transparan serta keterpaduan sistem yang didukung dengan teknologi informasi diharapkan dapat menjamin proses penegakan hukum dilakukan dengan efektif dan efisien.

“Tujuan dari monev ini, yaitu untuk melihat secara langsung penggunaannya di lapangan. Untuk LPKA Palu telah sukses mengaplikasikannya pada Sistem Database Pemasyarakatan dengan baik, ini ditunjukan dengan langkah konkret yang dibangun Kepala LPKA Palu bersama seluruh jajarannya, sehingga mampu memperdayakan Sumber Daya Manusia yang dimilikinya,” jelas Andry

Ia juga berharap agar LPKA Palu terus mempertahankan kinerja baiknya, khususnya dalam mendukung Rencana Aksi Kemenkumham Sulteng Tahun 2024.

“Pertahankan kinerja baiknya, mari bersama wujudkan Kanwil Kemenkumham Sulteng semakin maju dan PASTI dalam memberikan pelayanan,” tambahnya

Di tempat berbeda, Kegiatan ini mendapatkan Apresiasi yang luar biasa dari Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar khususnya dalam penyelenggaraan SPPT-TI di jajaran Pemasyarakatan.

“Terima kasih, hal ini menjadi bukti nyata bagi kita semua dalam mewujudkan Kanwil Kemenkumham Sulteng Naheba (Hebat),” tutup Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Bangkit untuk Indonesia Emas, LPKA Palu Gelar Upacara Peringatan Harkitnas Ke 166 Tahun 2024

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu dibawa naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (kanwil Kemenkumham Sulteng) menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-166 Tahun 2024, Senin, (20/05/2024).

Dengan Mengusung tema “Bangkit Untuk Indonesia Emas” Harkitnas Tahun 2024 bertujuan untuk membawa nilai-nilai semangat dan kekuatan untuk bangkit menuju Indonesia Emas 2045.

Berpusat di Halaman Kantor LPKA, upacara tersebut diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural eselon IV dan V serta seluruh pegawai di jajaran Kantor LPKA Palu.

Bertindak menjadi Pembina Upacara, Yeffri Haryanto Balili selaku Kepala Seksi Registrasi, dengan tegas dan penuh khidmat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI.

Dalam sambutan tersebut, bangsa Indonesia dihimbau untuk terus semangat dalam mengelola Bonus Demografi yang dimiliki Indonesia dengan bijaksana, yakni salah satunya adalah adobsi teknologi digital. Potensi-potensi ini tentu mendukung percepatan transformasi digital, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk keluar dari middle-income trap, kata Menkominfo, aspek bisnis, sosial dan ekonomi, Transformasi Digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis.

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun dengan langkah konret terus mendukung dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Hal tersebut tidak terlepas dari peran Generasi Muda, mereka adalah penerus bangsa yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini. Kita di LPKA Palu terus berupaya akan hal tersebut, segala inovasi program pembinaan terus kita hadirkan demi kemajuan bangsa dan negeri ini,” tegas Revanda

“Dan itu tidak terlepas dari jalinan sinergitas yang kita bangun bersama stakeholder dan para pemerhati anak, bukan hanya sekeder wacana, ini komitmen kita. Dihari ini, mari kita bangkitkan semangat yang menggelora untuk lebih maju,” tambahnya.

Di tempat berbeda, Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar berharap seluruh jajarannya di Lapas/Rutan/LPKA dapat memaknai dan memperingati Harkitnas ke-166 Tahun 2024 untuk terus berjuang, bertumbuh, dan melangkah maju dengan semangat untuk bangkit.

“Selamat Harkitnas 2024, mari kita terus berjuang demi Indonesia Emas 2045. Tunjukan hal itu dengan inovasi program-program pembinaan yang diberikan kepada Warga Binaan dan Anak Binaan,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Buat Malu, Konser Armada Nyaris Gagal Konser Disebabkan Sound Sistem Rusak

0

BINJAI – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah dan dari Kota Binjai tumpah memadati lapangan Merdeka Kota Binjai untuk menyaksikan konser Armada dari Jakarta di Hari jadi Kota Binjai yang ke – 152 yang digelar, Sabtu (18/5/2024).

Konser Armada dari Jakarta yang dijadwalkan untuk memeriahkan di Hari jadi Kota Binjai yang ke-152 sekitar pukul 21.00 – 22.00 wib nyaris gagal tampil.

Pasalnya saat akan digelar konser Armada dari Jakarta, sound sistem mendadak rusak dan tidak bisa beroperasi yang mengakibatkan para penonton untuk menyaksikan pagelaran dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Binjai yang ke-152 merasa kecewa dan kesal.

Pasca rusaknya sound sistem dikonser Armada dari Jakarta, untuk memeriahkan Hari jadi Kota Binjai yang ke-152, masyarakat pun membubarkan diri dengan rasa kecewa.

Sekitar pukul 23.45 wib, akhirnya konser Armada dari Jakarta bisa tampil di hadapan masyarakat Kota Binjai dan luar Kota Binjai, walaupun sebagian besar para penonton sudah membubarkan diri dengan rasa kecewa.

Rudi salah seorang pengunjung dari luar Binjai saat dikonfirmasi awak media ini terkait kedatangannya ke Kota Binjai saat akan mengeluarkan kendaraannya dari lokasi parkir, ” Saya datang dari luar ke Kota Binjai dengan semangat untuk bisa menyaksikan penampilan Armada dari Jakarta, tapi saya pulang ini hanya membawa rasa kecewa ” ucap Rudi.

Semoga tahun depan Binjai lebih baik untuk mempersiapkan Hari Jadi Kota Binjai, jangan seperti sekarang ini.

Akibat rusaknya sound sistem, Armada nyaris gagal tampil, Binjai diduga kurang persiapan, oke bg….terima kasih.

( ST)

Perkuat Sinergitas, LPKA Palu bersama PKBM Mulia Kasih Bahas Optimalkan Talenta Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu terus berupaya menggali talenta anak binaan khususnya bidang sepak bola dengan perkuat sinergitas bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mulia Kasih.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan, pihaknya mendukung terciptanya talenta-talenta potensial pada bidang sepak bola.

“Kita siap untuk mendukung penuh dalam mewujudkan talenta berbakat dengan meningkatkan kualitas pembinaan yang optimal dan bekelanjutan,” ujar Revanda kepada media, Sabtu, (18/05/2024)

Ia juga berharap melalui jalinan kerja sama dengan PKBM Mulia Kasih dapat menyeleksi bibit-bibit unggul di antara para anak binaan, sehingga bisa mendukung pencapaian prestasi pada bidang olahraga.

“Dengan langkah konkret ini, kita yakin bisa menyaring para atlet muda khususnya pada bidang olahraga. Besar harapan mereka bisa menjadi calon-calon garuda muda yang bisa membela tim nasional Indonesia,” harapnya

Dengan keterbatasan fasilitas sarana dan prasana, tidak menyurutkan semangat para anak binaan untuk terus berlatih sepak bola.

Berlokasi di Aula serba guna 18 orang anak binaan terlihat serius mengikuti arahan dan bimbingan dari coach Ferdianto Abili selaku tenaga pengajar dari PKBM Mulia Kasih.

Bakat pada bidang olahraga, kata dia, jadi faktor penting dalam mengembangakan kesuksesan pada bidang olahraga khususnya sepak bola.

“Pertemuan kali ini menjadi perkenalan awal tentang dasar-dasar dalam bidang sepak bola, kelincahan dan tekad kuat para anak binaan dapat menjadi modal besar mereka. Saya juga sudah melihat dan menilai beberapa dari mereka memiliki bakat dan potensi yang dapat dikembangkan dalam sepak bola,” ujarnya

“Saya juga mengapresiasi LPKA Palu, walaupun dengan keterbatasan sarana dan prasarana tidak mengurangi dukungan penuh dalam mengembangkan bakat dari para anak binaan,” tambahnya

Sementara itu, kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham ) Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar dalam mendukung potensi atlet muda berbakat dari LPKA Palu.

Kakanwil Hermansyah berharap, melalui pelatihan ini menjadi langkah awal bagi seluruh anak binaan guna meraih prestasi non akademik khususnya dalam bidang sepak bola.

“Selain torehan akademik, besar harapan LPKA Palu dapat meraih prestasi dibidang non akademik khususnya dalam menciptakan para atlet muda yang bertujuan mendukung pemajuan daerah Sulawesi Tengah,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)