Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 113

Peringati Hari Raya Idul Fitri, Petugas dan Anak Binaan LPKA Palu Ibadah Sholat Ied di Lapas

0

Palu – Penuh kebersamaan, Petugas dan seluruh anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu yang beragama islam melangsungkan ibadah Sholat Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu, Rabu, (10/4) Pagi.

Hal tersebut terdengar saat gema takbir berkumandang sejak pagi hari itu, pertanda kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H telah tiba.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan juga diikuti oleh Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar yang memberikan pesan tentang pentingnya kebersamaan, persaudaraan, dan saling maaf memaafkan di momen idul fitri.

Kakanwil Hermansyah juga mengaja para warga binaan dan anak binaan untuk saling asah, asih dan asuh di kesempatan bulan Ramadhan yang penuh berkah untuk berbenah diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.

“Dimomen berkah ini, jadikan momentum bagi para warga binaan dan anak binaan untuk Kembali fitrah. Saya juga berharap mereka dpat memanfaatkan program pembinaan di Lapas/Rutan/LPKA untuk bekal hidup setelah bebas nanti,” ujar Kakanwil Hermansyah Siregar

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, mengatakan ada total 18 orang anak binaan dan 10 orang petugas yang melangsungkan sholat bersama di Lapas Palu

“Hal ini merupakan jalinan silahturahmi yang kita bangun di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sulteng, semoga hal ini dapat terus berlanjut dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kita semua,” kata Revanda

Pada momen berbahagia tersebut, kegiatan diakhiri dengan bersalam-salaman antara Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Pejabat Struktural dan petugas Lapas serta LPKA Palu bersama Para warga binaan dan anak binaan.(Rel)

Gema Takbir, Kepala LPKA Palu Terima Kunjungan Kadivpas

0

Palu – Dalam rangka menyambut perayaan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Revanda Bangun terima kunjungan Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Sulawesi Tengah, Ricky Dwi Biantoro, Selasa, (9/4) Malam.

Dalam momen berbahagia tersebut, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun didampingi Kasi Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W, Kasiwasgakin, Mokhamad Ma’ruf, Kasubag Umum, Andi Nuryadin, Kasi Registrasi, Yeffri Haryanto Balili mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan rangkaian kegiatan untuk menyambut perayaan hari raya Idul Fitri, salah satunya dengan melaksanakan gema takbir.

“Gema takbir ini merupakan salah satu langkah pasti kita untuk menjalin silahturahmi dan meningkatkan kebersamaan antara petugas dan seluruh anak binaan,” kata Revanda di Aula Terbuka

Bukan hanya itu, Revanda juga menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi kepadatan jumlah pembesuk, akan diberlakukan dua sesi kunjungan yang dimulai pukul 08.00-11.00 WITA dan akan dilanjutkan pada pukul 13.00-15.00 WITA selama menghadapi perayaan hari raya Idul Fitri.

“Selain tatap muka, kita juga menyediakan layanan kunjungan online sebagai implementasi pelayanan PASTI kepada masyarakat. Dalam menjaga keamanan kita juga menjalin sinergitas bersama TNI/POLRI,” jelas Revanda

Pada kesempatan itu, Kadivpas memberikan apresiasi kepada LPKA Palu karena telah merancang program kegiatan yang sangat bermanfaat bagi seluruh anak binannya.

Adapun lokasi area kunjungan yang dilakukan antara lain, lokasi pendaftaran kunjungan, area penggeledahan, musholah LPKA, lokasi Kunjungan tatap muka dan online.

Kadivpas, Ricky juga berkesempatan untuk berdialog dengan para anak binaan dan mendengar keluh kesah mereka selama menjalani ibadah puasa di LPKA Palu.

“Hal luar biasa yang dihadirkan LPKA Palu, terima kasih karena selalu membuat terobosan yang baik, pertahankan dan terus ciptakan program-program pembinaan bermutu,” ujar Kadivpas, Ricky

Kadivpas, Ricky mengingatkan kepada seluruh jajaran di LPKA Palu untuk terus meningkatkan pengawasan. “Mari kita menyambut hari kemenangan ini dengan penuh suka cita dan tentunya dalam kondisi situasi yang aman,” pesannya

Disisi lain, Kepala Kanwil Kemenkumham SulawesinTengah, Hermansyah Siregar mengungkapkan kegiatan takbir ini merupakan bukti bahwa semangat Idul Fitri bisa dirayakan di mana saja, termasuk di dalam Lapas/Rutan/LPKA.

Kakanwil Hermansyah Siregar juga menambahkan, hal ini merupakan upaya Lapas/Rutan/LPKA dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada warga binaan dan anak binaan, sebagai bagian dari proses rehabilitasi mereka.

“Ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, pastikan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah di Lapas/Rutan/LPKA dapat berjalan lancar dan mari bersama maknai hal ini dengan penuh kebersamaan,” pungkas Kakanwil Hermansyah Siregar.(Rel)

Kepala LPKA Palu Hadiri Safari Ramadhan di Lapas Perempuan

0

Palu – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Revanda Bangun menghadiri akhir safari Ramadhan 1445 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIIA Palu, Selasa, (9/4).

“Momen berharga ini, mari kita bersama tingkatkan kekompakan dan kebersamaan. Semoga hal ini dapat terus berlanjut,” kata Revanda

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar dan dihadiri oleh para Kepala Divisi, Pejabat Administrator dan Pengawas serta para Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Kota Palu, puncak safari Ramadhan ini diawali dengan penyerahan secara sombolis berupa Paket sembako hingga alat ibadah kepada warga binaan perempuan (WBP).

Pada kesempatan itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun berkesempatan menyerahkan paket tersebut dan berharap hal ini dapat memotivasi para WBP untuk terus meningkatkan kepribadiannya khususnya dalam keagamaan.

“Semoga dengan pemnyerahan ini dapat meningkatkan motivasi kepada para WBP yang sedang menjalani masa pidananya di LPP Palu. Tetap semangat dan maknai hal ini dengan penuh keberkahan,” ujar Revanda

Sementara itu, Kakanwil Hermansyah Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan safari Ramadhan ini merupakan agenda rutin tahunan Kanwil Kemenkumham Sulteng dalam rangka menjalin silahturahmi dan meningkatkan keimanan di bulan suci Ramadhan.

Kakanwil Hermansyah Siregar menerangkan, bahwa dipilihnya LPP Palu sebagai puncak safari Ramadhan merupakan bentuk penghargaan atas peran besar dari seluruh perempuan dalam kokohnya dalam sebuah keluarga.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para WBP di bulan Ramadhan ini. Kami juga ingin memberikan motivasi kepada mereka agar tetap semangat dalam menjalani hidup dan kembali ke jalan yang lebih baik setelah bebas nanti,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Berbagi Kasih, LPKA Palu Bagikan 20 Paket Sarung kepada Anak Binaan

0

Palu – Berbagi kasih di penghujung bulan suci Ramadhan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu bagikan 20 paket sarung untuk para anak binaannya, Selasa, (9/4) Sore.

Pembagian sarung tersebut diberikan langsung oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, didampingi Kasi Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W, dan Kasubag Umum, Andi Nuryadin yang berpusat di Aula Terbuka.

Revanda Bangun dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk pemenuhan hak dasar bagi seluruh anak binaannya guna meningkatkan proses pembinaan khususnya dalam hal keagamaan.

“Pastinya hal ini untuk memberikan motivasi dalam beribadah, bukan hanya di bulan suci Ramadhan, namun untuk seterusnya dapat meningkatkanagra menjadi pribadi yang berahlak mulia,” ujar Revanda

Revanda juga berpesan perlengkapan yang dibagikan agar dapat dijaga dan dirawat sebaik-baiknya. “Pastikan jaga selalu kebersihan, artinya rawat dan pergunakanlah barang-barang yang telah kita bagikan dengan baik,” pesan Revanda

Dengan penuh kebahagiaan dan keceriaan, seluruh anak binaan satu persatu menerima paket sarung tersebut. Ada momen menarik yang terjadi, salah seorang anak binaan, AM mengaku terharu dengan perlakuan yang diberikan oleh LPKA Palu.

“Biasanya hal serupa saya dapatkan di rumah, berkumpul dengan keuarga, saling berbagi kebahagian. Namun, kali ini saya harus menjalani masa-masa pembinaan dan saya berjanji akan terus berusaha menjadi pribadi baik untuk seterusnya. Terima kasih LPKA Palu saya bisa belajar banyak,” pungkas AM.(Rel)

Menyambut Kemenangan, LPKA Palu Dekorasi Idul Fitri 1445 H

0

Palu – Seluruh pegawai Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu serentak gotong royong menghias beberapa area lokasi dengan dekorasi Masjid dan Ketupat, Selasa, (9/4) Pagi.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan, merayakan akhir bulan suci Ramadhan, lebaran bukan hanya tentang beribadah, tetapi juga tentang berkumpul bersama keluarga dan teman-teman tercinta. Ditengah semangat kebersamaan ini, dekorasi memiliki peran sangat penting dalam menciptakan atmosfer meriah dan penuh makna.

“Hal ini kita hadirkan untuk memberikan suasana yang nyaman kepada pegawai, seluruh anak binaan dan pengunjung nantinya,” kata Revanda

Adapun area lokasi yang dihiasi antara lain, Pintu masuk Kantor LPKA Palu, Meja Pintu Utama, area penggeledahan barang dan badan pembesuk, area aula terbuka dan ruang kunjungan.

Ada hal menarik, LPKA Palu juga menyediakan lokasi photobooth untuk seluruh pengunjung nantinya agar dapat mengabadikan momen bersama seluruh keluarga dan para anak binaan.

“Kita juga menyediakan fasilitas yang menarik, ruang bermain anak, Photobooth, tentu hal ini merupakan pelayanan PASTI yang kita hadirkan kepada setiap elemen masyarakat yang akan berkunjung ke LPKA Palu,” jelas Revanda

Diakhir kegiatan, Revanda berharap dengan adanya dekorasi yang dilakukan jajarannya dapat menciptakan suasana baru yang penuh kehangatan dan menunjukan wajah LPKA Palu Ceria.

“Kita memiliki Motto Ceria, yakni berbagi kasih dengan tulus ikhlas dan semangat untuk mengejar cita-cita. Dan kita selalu gaungkan bahwa LPKA Palu ini merupakan rumah berbagi pengalaman untuk masa depan yang lebih cerah,” pungkas Revanda.(Rel)

Gelar Apel Siaga Kunci Pemasyarakatan Maju, Lapas Pangururan Berantas Halinar Sinergi Bersama TNI/Polri

0

Pangururan | Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Pangururan Gelar Apel Siaga 3 + 1 Kunci Pemasyarakatan Maju Berantas Halinar bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dari Kepolisian Resor Kabupaten Samosir dan Koramil 03 Pangururan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60 Tahun 2024, Jumat (5/4).

Bertempat di halaman Lapas Kelas III Pangururan, Kalapas Jeremia Leonta,S.H.,M.H. pimpin langsung apel siaga. Kegiatan ini diikuti oleh Jajaran Pejabat Struktural dan seluruh jajaran pegawai Lapas Kelas III Pangururan serta dihadiri juga oleh Kasat Sabhara AKP Tito dan jajaran personil anggota Polres Samosir dan personil dari Koramil 03 Pangururan.

Kegiatan ini merupakan komitmen bersama untuk selalu berpegang teguh kepada 3+1, 3 Kunci Pemasyarakatan Maju dan Back to Basics. Aspek 3 Kunci Pemasyarakatan Maju yakni dengan melakukan deteksi dini, berperan aktif dalam pemberantasan peredaran narkoba, serta senantiasa membangun sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.

Dalam amanatnya, Kalapas Jeremia Leonta menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan tugas kita harus selalu waspada dan ingat 3+1. Selanjutnya beliau juga menekankan akan pentingnya sinergitas antara APH setempat dalam hal ini yaitu unsur TNI dan POLRI.

Kami ucapkan terimakasih kepada Jajaran Polres Samosir dan Koramil 03 Pangururan atas sinerginya selama ini. Sinergitas ini harus selalu kita tingkatkan sebagai upaya upaya mencegah adanya gangguan kamtib di Lapas Kelas III Pangururan ini” tutup Kalapas.

(ST)

Penyidik Polrestabes Medan Diprapidkan, Penasehat Hukum Edy Suranta Gurusinga Laporkan Oknum TNI Pemilik Senpi ke Denpom I/5

0

Medan – Penetapan Edy Suranta Gurusinga alias Godol sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan senjata api (senpi) oleh Penyidik Satreskrim Polrestabes Medan berbuntut panjang.

Kini, kuasa hukum Edy Suranta Gurusinga bernama Thomas Tarigan SH MH dan Suhandri Umar SH melaporkan oknum TNI AD yang diamankan Brimob Polda Sumut saat penggerebekan atau razia pada 13 Maret 2024 di Pulau Sari, Desa Durian Jangak, Kecamatan Pancurbatu.

Oknum TNI AD itu dilaporkan ke Denpom I Medan, pada, Senin (8/4/2024) siang sesuai dengan nomor laporan (LP) 52/IV/2024.

“Laporan telah kami layangkan ke Denpom I/5 Medan. Kami berharap agar pihak Kodam I Bukit Barisan melalui Denpom I/5 Medan menindaklanjuti laporan kami ini,” kata Suhandri Umar SH.

Menurut Suhandri Umar, pengaduan itu untuk memfaktakan bahwa Edy Suranta Gurusinga alias Godol bukanlah pemilik senpi yang dituduhkan oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Medan.

“Kami membantah klien kami memiliki senpi itu sehingga kami melaporkan oknum TNI itu ke Denpom ini. Jadi, sejak awal kami sudah sampaikan kepada penyidik terkait dengan kejanggalan kasus ini. Namun penyidik tetap menetapkan klein kami menjadi tersangka,” tuturnya.

Sesuai dengan keterangan saksi dan telah di BAP di Polrestabes Medan bahkan terungkap dalam sidang Praperadilan di PN Deli Serdang.

“Saksi menyatakan bahwa senpi itu bukan milik klien kami dan melainkan diduga milik oknum TNI yang diamankan disemak belukar saat terjadinya razia atau patroli yang dilakukan oleh oknum Brimob dan Polsek Pancurbatu,” tegasnya.

Selain itu, tim pengacara juga sudah menyerahkan nama, pangkat dan kesatuan tempat oknum TNI itu bertugas.

“Kami sudah laporkan. Oknum itu bertugas di Kodam I BB. Kami yakin akan terungkap kejanggalan kasus ini,” tambahnya.

Umar mengaku sudah lama ingin melaporkan oknum TNI ini. Karena, adanya senpi ini, membuat Edy menjadi tersangka. Padahal, senpi itu bukan milik Edy.

“Kenapa kami lama melaporkan kejanggalan ini. Karena kami telah melakukan upaya hukum dengan mengajukan Praperadilan penyidik Satreskrim Polrestabes Medan dan Propam Polda Sumut. Bahkan sudah viral di media cetak maupun elektronik dan televisi. Saksi menyebutkan bahwa senpi itu bukan milik klien kami. Sehingga inilah waktu yang pas untuk melaporkan oknum TNI tersebut,” ucapnya.

Mereka berharap agar Denpom I/5 Medan maupun Kandam Denpom secara tegas menindak oknum TNI yang memiliki senpi itu.

“Karena itu bukan milik klien kami, sehingga kami sangat keberatan. Hari ini kami baru menghadirkan dua orang saksi yang dengan jelas melihat Brimob Polda Sumut mengamankan anggota TNI di semak belukar bersamaan dengan senpi yang dituduhkan itu,” terangnya.

Sayangnya, Panglima Kodam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Mohammad Hasan dan Kapendam I BB Kolonel Rico ketika dikonfirmasi melalui selulernya terkait kasus ini, belum memberikan jawaban.

Sebagaimana diketahui, Edi Suranta Gurusinga diamankan di Desa Durin Jangak, Dusun Pulau Sari Kecamatan Pancurbatu, Deli Serdang Rabu 13 Maret 2023 dini hari. Saat itu yang diamankan sebanyak 21 orang dan hanya Godol yang ditetapkan tersangka.

Bahkan, penyidik akhirnya menetapkan Godol sebagai tersangka. Akan tetapi, sejumlah saksi menegaskan bahwa senpi itu diduga milik anggota TNI yang diamankan dari semak belukar di lokasi kejadian, bukan milik Godol.

Namun, Penyidik Satreskrim Polrestabes Medan terkesan tidak perduli dengan keterangan sejumlah saksi. Bahkan, Penyidik juga menetapkan tersangka terhadap Godol juga sangat dipaksakan.

Karena hanya berdasarkan keterangan satu orang anggota Brimob dan tidak melakukan sidik jari dan memeriksa riwayat maupun nomor registrasi senjata api itu.(Rel)

Penghujung Ramadhan, LPKA Palu Bagikan Peralatan Mandi kepada Anak Binaan

0

Palu – Di penghujung Ramadhan, tidak membatasi semangat para pegawai Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu dalam memberikan pelayanan Prima dengan membagikan peralatan mandi kepada seluruh Anak Binaan, Senin (8/2) siang.

Kegiatan ini merupakan Pemenuhan hak sandang bagi Anak Binaan dalam meningkatkan kebersihan dan juga salah satu upaya pencegahan sumber penyakit pada anak.

Bertempat di Ruang Subseksi Perawatan, Kegiatan pembagian alat mandi diserahkan langsung oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun kepada Anak Binaan yang disaksikan oleh Kepala Sub Bagian Umum, Andi Nuryadin, Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus Kade, Kepala Subseksi Perawatan, John Adrianto dan para Staf Perawatan.

Kepala LPKA Palu, Revanda bangun mengatakan pembagian peralatan mandi ini semoga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menjaga kebersihan dan Kesehatan para Anak Binaan karena kebersihan itu merupakan sebagian dari iman.

“Kegiatan ini merupakan Pemenuhan hak sandang pada Anak Binaan dalam meningkatkan kebersihan dan juga salah satu pencegahan sumber penyakit pada anak. Kami optimis dan bertekad untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik demi kemajuan LPKA Palu. Apa yang menjadi hak mereka akan kami penuhi dengan layak,” ungkapnya.

Adapun peralatan mandi yang diberikan kepada Anak Binaan meliputi sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, shampo, sabun cuci piring dan sabun cuci baju, yang seluruhnya diberikan secara GRATIS.

Sejalan dengan hal tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, berpesan bahwa hal ini sudah sepatutnya harus terus di tingkatkan kualitasnya karena telah diamanatkan sesuai dengan Standar Pelayanan Pemasyarakatan dan Strategi Penerapan Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan/Anak Binaan dimana setiap Warga Binaan dan Anak Binaan berhak mendapat perawatan jasmani berupa pemberian kesempatan melakukan olahraga dan rekreasi, pemberian perlengkapan pakaian, serta pemberian perlengkapan tidur dan mandi.

“Tingkatkan terus kualiatas dan kuantitas dalam melayani masyarakat maupun warga binaan/anak binaan,” pungkasnya.(Rel)

Kepala LPKA Palu Gelar Penyematan Tanda Pangkat ke Tiga Pejabat

0

Palu – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Revanda Bangun melakukan penyematan tanda pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada tiga orang pejabatnya, Senin, (8/4) Pagi.

Adapun ketiga pejabatnya yakni, Ida Bagus Kade D.W selaku Kepala Seksi Pembinaan dan Andi Nuryadin selaku Kepala Subbagian Umum naik pangkat dari golongan/ruang Penata Muda Tingkat I/ IIIb menjadi Penata/IIIc, sedangkan Mokhamad Ma’ruf selaku Kepala Seksi Pengawasan naik pangkat dari golongan/ruang Penata Muda/IIIa menjadi Penata Tingkat I/IIIb.

“Saya ucapkan selamat kepada bapak-bapak sekalian, hari ini dinaikan lagi satu tingkat kepangkatan sebagai ASN, dengan rasa tanggung jawab besar mari bersama tunjukan kinerja baiknya, wujudkan ASN yang Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif,” ungkap Revanda di Halaman Kantor LPKA Palu.

Selanjutnya, Revanda menjelaskan kenaikan pangkat ini merupakan apresiasi negara kepada pegawai yang telah mengabdi melaksanakan tugas bagi bangsa dan negara dengan tanggung jawab dan integritas tinggi.

Dirinya juga menambahkan bahwa penyematan tanda pangkat ini menjadi motivasi kepada jajarannya untuk tetap semangat bekerja, ciptakan inovasi guna mewujudkan LPKA Palu semakin maju.

“Kenaikan pangkat ini menjadi sebuah hadiah dari pemerintah atas kinerja yang telah diberikan. Semoga dapat selaly memberikan kontribusi positif dan pastinya dapat memotivasi kepada yang lainnya,” jelas Revanda.

Salah satu pejabat yang menerima kenaikan pangkat, Ida Bagus Kade D.W berjanji untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam hal menghadirkan program-program pembinaan yang bermutu dan pastinya membangun kementerian ini semakin maju.

“Pastinya hal ini menjadi pendorong untuk dapat berkarya lagi demi mewujudkan LPKA Palu dan Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah semakin hebat,” janji Ida Bagus.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Struktural eselon IV dan V serta seluruh Pegawai.(Rel)

Kiprah Prestasi Bayu Triananda Septiandri SH bersama LBH Forum Masyarakat Indonesia

0

Kiprah Prestasi Bayu Triananda Septiandri S. H bersama LBH Forum Masyarakat Indonesia
Ketua LBH Forum Masyarakat Indonesia Bayu Triananda Septiandri S. H,

LBH Forum Masyarakat Indonesia hadir dengan tujuan untuk menyediakan layanan jasa hukum yang terbaik bagi para klient, dengan melakukan legal problem solving (pemecahan permasalahan hukum) yang berupa tindakan preventif maupun kuratif atas permasalahan hukum yang dihadapi oleh para klien. Untuk mewujudkan hal itu.

Maka LBH Forum Masyarakat Indonesia akan selalu berdedikasi untuk memberikan layanan yang cepat, akurat, dengan mengedepankan kualitas dan kompetensi yang profesional dan tentu saja dengan memberikan perhitungan biaya yang efektif.

Ketua LBH Forum Masyarakat Indonesia, Bayu Triananda Septiandri S. H memastikan bahwa jasa penanganan perkara dan permasalahan hukum dibawah naungannya akan dikerjakan secara profesional.

” Kami memastikan bahwa hasil kerja kami profesional dan tidak mengecewakan untuk para klien ” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (6/4/2024).

Lanjutnya, Layanan yang diberikan sangat terpercaya dan memberi edukasi bagi masyarakat yang menggunakan jasa layanan hukum baik di pengadilan maupun di kepolisian.

” Kami berikan layanan sangat terpercaya, lebih dari 100 client yang telah menggunakan jasa kami” ucap Bayu yang juga menduduki jabatan wakil ketua PBH Peradi Kabupaten Deli Serdang.

Bayu Triananda Septiandri S. H bersama tim nya telah menangani berbagai persoalan hukum untuk melakukan pembelaan maupun perjuangan hak mendasar dari keadilan bagi warga negara. Dan pengalaman inilah yang membawanya pada tujuan profesi yang profesional, terpercaya dan layak diperhitungkan.

” Kami memiliki tim yang sudah berpengalaman bertahun-tahun di bidangnya, sehingga anda tidak perlu ragu lagi, bahkan secara khusus kami juga memberi akses yang terbuka lebar kepada masyarakat tidak mampu secara ekonomi yang ingin menggunakan jasa kami, kami siap memberikan layanan jasa hukum gratis ” jelas Bayu.

Bayu Triananda Septiandri S. H yang juga ketua Divisi Hukum di media metro24sumut menyampaikan secara terbuka bahwa tim hukum di LBH Forum Masyarakat Indonesia memberikan berbagai pelayanan jasa hukum secara luas dan menyeluruh di berbagai bidang hukum.

” Kami membela keadilan dan berjuang untuk masyarakat tidak mampu, beberapa perkara yang ditangani seperti tersangka kecelakaan di Bangun Purba, masalah tanah sengketa masyarakat untuk pemakaman umum yang berada di Penen, kas3us cabul anak dibawah umur, penganiayaan yang dilakukan oknum mantan TNI di Beringin, dan perkara- perkara lain baik perkara pidana maupun perdata” kata Bayu.

Namun secara garis besar, bidang keahlian LBH Forum Masyarakat Indonesia dapat dibagi menjadi dua bidang layanan, yaitu Layanan litigasi dan layanan non litigasi

Yang dimaksud dengan penyelesaian sengketa melalui proses litigasi merupakan proses penyelesaian sengketa melalui pengadilan. Sedangkan penyelesaian melalui non-litigasi merupakan proses penyelesaian sengketa yang dilakukan di luar persidangan atau sering disebut dengan alternatif penyelesaian sengketa

(ST)