Beranda blog Halaman 123

Jembatan Besi Desa Simpang III Lae Bingke Selesai Dikerjakan

Tapteng – Pemerintah Desa (Pemdes) Simpang III Lae Bingke, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil mewujudkan cita-cita masyarakatnya membangun jembatan besi sepanjang 12 meter dan lebar 3 meter.

Kepala Desa (Kades) Simpang III Lae Bingke, Jhontri Hildebran Tumanggor, mengatakan bahwa jembatan tersebut merupakan prioritas pertama sewaktu Musrenbang Desa.

Pasalnya, hal tersebut salah satu kebutuhan vital yang selama ini sangat di idam-idamkan masyarakat petani di daerah ini untuk akses ke ladang dan persawahan mereka.

“Kita rehab jembatan dari lantai kayu ke lantai plat besi karena masyarakat sangat membutuhkan akses ini untuk menopang perekonomian warganya. Mayoritas masyarakat dusun 1, 2 dan 3 memiliki lahan persawahan, kebun atau ladang di lokasi seberangnya di desa ini,” kata Jhontri, Senin (23/4/24).

Jhontri juga mengucapkan rasa terimakasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sebab berkat kucuran dana desa ke tempat mereka, makanya hal ini bisa terwujud.

“Ini merupakan dana dari APBN, dari Dana Desa Tahun 2024, kalau pagunya sebesar Rp90 juta,” sebutnya.

Jhontri berharap warga setempat juga dapat menjaga dan merawat jembatan tersebut agar bisa bertahan lebih lama.

Sementara itu, salah seorang warga yang melintas di lokasi ini menyatakan ucapan terimakasihnya kepada para pekerja terutama buat Kepala Desa dan pemerintah karena telah merealisasikan kebutuhan mereka masyarakat petani di desa ini.

“Intinya masyarakat sangat bersyukur jembatan ini sudah direhab, yang sebelumnya lantai kayu dan kini sudah dari plat besi, selain memperkokoh juga plat ini di harapan bisa memiliki umur lebih panjang untuk jembatan ini,” ucapnya. (Syaiful)

Sukseskan HBP Ke-60, Kepala LPKA Palu Ikuti Rapat Persiapan bersama Kanwil Kemenkumham Sulteng

0

Palu – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-60 Tahun 2024, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Revanda Bangun mengikuti rapat persiapan demi mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan HBP ke-60 bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin, (22/4) Pagi.

Bertempat di Ruang Aula Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Palu, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas), Ricky Dwi Biantoro dan diikuti oleh para Pejabat di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Sulteng serta Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Pemasyarakatan se-Kota Palu dan Donggala.

Pemasyarakatan yang pada tahun ini akan memasuki usia ke-60 Tahun pada 27 April 2024 merupakan sebuah refleksi perjalanan Pemasyarakatan dalam menjalankan tugas dan fungsi melalui sebuah sistem Pemasyrakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kadivpas, Ricky Dwi Biantoro menyampaikan arahan dari Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar untuk mempersiapkan segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam rangka kegiatan HBP ke-60 serta memastikan kegiatan dapat berjalan baik dan lancar

Adapun rangkaian kegiatannya antara lain, Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan dan Kegiatan puncak Peringatan HBP Ke-60 Tahun yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 April 2024 mendatang.

“Peringatan HBP menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk semakin mengukuhkan komitmen dalam mencapai tujuan Pemasyarakatan. Untuk itu, mari kita sambut HBP ke-60 Tahun ini dengan suka cita dan kebersamaan yang kuat,” pesan Kadivpas Ricky Dwi Biantoro

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengungkapkan, bahwa jajaran LPKA Palu siap untuk mendukung danberkontribusi dalam menyambut rangkaian perayaan HBP ke-60.

“rapat persiapan ini meupakan langkah pasti kita untuk menyambut peryaan akbar tersebut, pastinya keluarga bersar LPKA Palu siap untuk berkontribusi,” ungkap Revanda

Dilokasi yang berbeda, Kakanwil Hermansyah Siregar berharap kegiatan menyambut HBP ke-60 dapat berjalan baik dan lancar serta dapat dimaknai untuk memberikan motivasi dan semangat bagi jajaran di Pemasyarakatan agar lebih maju dalam berinovasi.

“Jadikan momentum ini sebagai penyemangat diri masing-masing dalam memberikan program pembinaan bagi warga binaan maupun anak binaan, tetap semangat dan terus berusaha,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Harmonisasi Pembinaan Spiritual, LPKA Palu bersama Kemenag Berikan Kelas Keagamaan bagi Anak Binaan

0

Palu – Harmonisasi Pembinaan Spiritual, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Palu bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu berikan kelas keagamaan bagi anak binaan, Senin (22/4) pagi.

Bertempat di Musholla LPKA Palu, kegiatan ini dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam, Ustadzah Harnia yang didampingi staf pembinaan, Annisaa Ayu serta diikuti oleh seluruh Anak Binaan.

Ustadzah Harnia mengawali kelas keagamaan dengan saling bermaaf-maafan karena masih dalam suasana bulan syawal. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi Anak Binaan untuk mendalami agama dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memberikan suasana yang tenang dan damai di dalam LPKA.

“Saya berharap anak-anakku sekalian dapat menanamkan ilmu agama di dalam diri. Sucikan hati dan fikiran karena saat ini kita telah kembali fitri, jadi lakukanlah hal yang baik yang bernilai pahala,” pesan Ustadzah Harnia.

Turut mendampingi kegiatan tersebut, Annisa mengungkapkan bahwa harmonisasi pembinaan spiritual merupakan kolaborasi LPKA Palu Bersama kemenag guna menciptakan generasi yang hebat dan memiliki akhlak mulia.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, anak merupakan anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Sudah menjadi kewajiban kita sebagai orang dewasa untuk memberikan pendampingan, doroangan agar mereka bisa menjadi anak yang cerdas dan memiliki bekal pondasi agama yang kuat,” ungkap Annisa

Di tempat yang berbeda, Kepala LPKA Palu menyampaikan bahwa kegiatan kelas keagamaan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan pelayanan keagamaan bagi Anak Binaan yang beragama Islam. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental dan spiritual Anak Binaan.

“Jika pondasi agama sudah kuat dan mereka pahami dengan baik, saya pastikan mereka tidak akan terjatuh dikesalahan yang sama. Tetap semangat mengikuti pembinaan di LPKA Palu dan teruslah berusaha untuk merubah kapasitas diri menjadi lebih baik,” harap Revanda.(Rel)

Rumah Semi Permanen di Pematang Guntung Terbakar, Tim Inafis Olah TKP

0

Sergai, Aktiva.news – Satu unit rumah semi permanen milik Abdul Rakhman (71) di Dusun V Desa Pematang Guntung, Kecamatan Telukmengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terbakar, Minggu (21/4/2024) sekira pukul 01.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran rumah tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp.30 juta.

Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward Sidauruk, Minggu (21/4/2024) siang mengungkapkan, Tim Inafis Satreskrim Polres Sergai bersama personel Polsek Telukmengkudu telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi atas  peristiwa kebakaran rumah tersebut.

“Diduga api berasal dari dapur sebelah kiri, dan dengan cepat membakar rumah beserta isinya,” ungkapnya.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, lanjutnya,  rumah dalam keadaan kosong. Sehingga api dengan cepat menyebar dan membakar bangunan rumah beserta isinya. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan atas bantuan warga sekitar.

Adapun barang-barang milik korban yang ikut terbakar antara lain, 1 unit handtraktor, 2 unit sepeda,1 unit mesin jahit, 2 unit pompa semprotan padi, 3 unit lemari, dan 1 tempat tidur.

“Penyebab kebakaran masih dalam lidik. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material ditaksir sebesar Rp.30 juta,” jelasnya.

Ari

Perkuat Kolaborasi dan Harmonisasi, LPKA Palu Menerima 500 Ekor Ikan Nila dari Dinas Perikanan Provinsi Sulteng

0

Palu – Perkuat Kolaborasi dan harmonisasi dalam memberikan pelatihan keterampilan untuk Anak Binaan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah (Kanwil) Kemneterian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng) menerima 500 ekor bibit Ikan Nila beserta pakan berkualitas dari Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (20/4).

Bantuan bibit ikan Nila ini diserahkan langsung oleh Kepala Analisis Perikanan Budidaya, Budyanto Nura Somba dan diterima langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan LPKA Palu, Ida Bagus Kade D.W. Rencananya bantuan bibit ikan Nila ini langsung ditebar di kolam ikan yang terletak di area beranggang.

Kasi Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W mengucapkan, terima kasih atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah khususnya Dinas Perikanan, dalam meningkatan semangat untuk kemajuan pembinaan keterampilan bagi Anak Binaan di LPKA Palu.

“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan bibit ikan ini kepada Dinas Perikanan Sulawesi Tengah. Pada saat ini LPKA Palu telah memiliki tiga buah kolam ikan yang diisi dengan Dua kolam untuk Ikan Nila dan Satu Kolam untuk Ikan Lele. Budidaya ikan ini akan terus di optimalkan untuk mendukung kemajuan pembinaan di LPKA Palu khususnya pada keterampilan budidaya ikan air tawar,” ucap Ida Bagus.

Sementara itu, Kepala Analisis Perikanan Budidaya, Budyanto Nura Somba mengatakan bahwa pihaknya senang bisa memberikan bantuan yang dapat bermanfaat dalam menunjang kemampuan Anak dalam membudidayakan ikan air tawar. Dirinya sangat mengapresiasi program pembinaan ini karena dapat memberikan dampak besar sebagai bekal Anak Binaan kedepannya.

“Semoga Anak Binaan dapat merawat dengan baik ikan ini. Ingat perhatikan kebersihan kolam, sirkulasi udara dan berikan pakan yang teratur. Apa yang sudah diajari kalian saat pelatihan keterampilan agar diingat dengan baik. Semoga saat panen tiba kita mendapatkan hasil yang baik sesuai harapan,” ungkap Budyanto.

“Mereka (anak binaan) merupakan cikal bakal generasi penerus bangsa, jadi bagi kami tidak ada pengecualian untuk memberikan kesempatan kepada mereka menjadi lebih baik. Semoga mereka dapat meningkatkan soft skill dibidang perikanan dan pastinya kita akan terus melakukan kontrol terhadap proses perkembangbiakan ikan tersebut sebagai tindaklanjutnya,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar berpesan kepada seluruh UPT Pemasyarakatan Sulteng, agar terus berinovasi dan jalin haronisasi dengan mitra kerja guna mewujudkan pemasyarakatan yang terampil dan kompeten.

“Dengan dukungan dan kolaboroasi yang melibatkan Mitra kerja, dapat terwujud sarana dan prasarana yang mempuni, sehingga Lapas/Rutan/LPKA dapat menciptakan Warga Binaan/Anak Binaan yang terampil, mandiri, dan berakhlakul kharimah, saat kembali ke tengah-tengah masyarakat,” kata KaKanwil Hermansyah.(Rel)

Sambut HBP Ke-60, LPKA Palu Ikuti Perlombaan Domino

0

Palu – Dalam menyambut perayaan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-60 Tahun 2024, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu ikuti perlombaan domino yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu, (20/4) Malam.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Ricky Dwi Biantoro, Kepala Divis Imigrasi, Arief Hazairin Satoto, Para Pejabat di Lingkungan Kanwil, beserta Kepala Unit Pelaksanaan Teknis dan beberapa perwakilan pemain terbaik di masing-masing Unit Pelaksanaan Teknis di wilayah Kota Palu.

Bertempat di halaman LPKA Palu, Kegiatan dimulai pada pukul 19.00 WITA, dengan sistem pertandingan tunggal/tidak berpasangan. Terdapat kurang lebih 40 peserta yang bertanding dengan menggunakan sistem kalah gugur.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar menyampaikan, bahwa lomba domino ini merupakan salah satu upaya untuk mempererat silahturahmi dan meningkatkan kekompakan antar jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng dalam menyambut puncak peringatan HBP ke-60 yang diperingati setiap tanggal 27 April.

“Semoga dalam giat malam ini, dapat menjalin sekaligus meningkatkan silahturahmi kita. Main dengan menjunjung tinggi sportifitas. Mari kita sambut HBP ke-60 dengan penuh kebersamaan dan keceriaan,” kata Kakanwil Hermansyah

Turut serta berpartisipasi dalam pertandingan, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengucapkan rasa syukur atas berlangsungnya pertandingan domino yang dipusatkan pada LPKA Palu.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Tentu bangga, rumah kami dapat menjadi salah satu lokasi dalam menyanbut rangkaian HBP ke-60 Tahun 2024,” ucap Revanda

Selanjutnya, dirinya mengungkapkan, bahwa LPKA Palu menghadirkan empat orang peserta terbaiknya dalam pertandingan domino tersebut. “Pastinya dengan menjunjung sportifitas, kita dapat menyukseskan acara ini. Semoga saja dari empat orang perwakilan kita, salah satunya dapat menjadi juara,” harap Revanda.

Tentunya dengan dilakukannya perlombaan ini, diharapkan mampu menjalin tali silahturahmi antar Aparatur Sipil Negara dan juga dapat memupuk jiwa sportifitas antar Pegawai.(Rel)

Oknum Polisi Tunjukkan Senjata dan Tabrak Mobil di Pintu Tol Binjai Dilaporkan

0
Medan – Peristiwa cekcok antar warga dan salah satu oknum polisi diduga berdinas di Polda Sumut, di pintu keluar tol Binjai, Sabtu (20/4/2024) siang berbuntut panjang, SAS selaku pemilik kendaraan yang ditabrak H-S (terlapor). Resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Bidpropam Polda Sumut.

SAS membuat laporan ke Bidpropam Polda Sumut lantaran saat kejadian, H-S mengaku selaku anggota polri yang berdinas di polda sumut sambil menunjukkan senjata dan kartu anggota (KTA) kepada SAS

“Sudah resmi saya laporkan ke Bidpropam Polda Sumut,” jelas SAS kepada awak media, Minggu (21/4/2024)

Atas pelaporan dan kejadian tersebut, simson berharap Kapolda sumut terkhusus pihak Bidpropam memberikan keadilan.

“Kedua anak saya yang masih balita sampai trauma karena sewaktu ditabrak dari belakang, mereka dalam kondisi tidur,” pungkas SAS.

Adapun penyebab kejadian cekcok antar kedua belah pihak, karena istri dari SAS tengah mengisi saldo E-tol di pintu keluar tol binjai yang posisi rute saldo cukup. Dimana, posisi mobil HS berada dibelakang mobil SAS. Namun SAS yang lupa bahwa saldo e-tolnya tak cukup. Berhenti dan langsung turun untuk mengisi saldo. Diduga tidak sabar HS langsung menabrak mobil SAS yang tepat berada didepannya.

“Saldo kartu e-tol saya tak cukup, tepatnya di plang pintu tol II. Begitu istri saya turun untuk isi saldo, dia (HS) terus klasonin saya dan langsung menabrak mobil saya. Setelah selesai, kami keluar pintu tol tiba-tiba dia nunjukkan kartu anggota nya (KTA) sama senjata serta mengaku dari polda, makanya saya hapal namanya,” terang SAS

Walau sempat ditahan pihak pengamanan tol, HS langsung kabur seusai terlibat mulut dengan simson. Aksi tersebut pun viral dimedia sosial dan mendapat berbagai respon oleh warga net.

“Saya cuman minta pertanggung jawaban saja dari dia, bember depan dan belakang mobil saya penyok. Sempat juga petugas jaga palang tol mau nahan dia, tapi langsung kabur dan masih ngaku bertugas dipolda,” tambahnya

Arogansi kepemilikan senjata api kerap terjadi, terutama korbanya masyarakat biasa. Perlunya tindakan tegas dan perhatian serius pihak terkait, agar hal serupa tidak sering terjadi di kemudian hari. (As/Red)

Polsek Medan Tuntungan Pasang Spanduk Stop Perjudian

0
PoMEDAN – Dalam upaya pemberantasan penyakit masyarakat terutama praktek perjudian dan penyalahgunaan narkoba Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Christin Malahayati Simanjuntak, S.S., M.H, melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan Ipda Elia Karo Karo bersama anggota dengan unsur lingkungan dan warga Kelurahan Tanjung Selamat, Kec. Medan Tuntungan melakukan pemasangan spanduk peringatan keras bagi pengedar narkoba dan spanduk stop perjudian.

Pemasangan spanduk ini tampak di lokasi tempat keramaian dan mudah dilihat oleh warga masyarakat di jalan Flamboyan Raya, Kel. Tanjung Selamat, Kec. Medan Tuntungan, Sabtu (20/4/2024) pukul 15.00 WIB.

Spanduk yang dipasang bertuliskan “DILARANG MENGEDARKAN DAN MENJUAL NARKOBA DISINI HUKUMAN MATI MENANTI” dan “STOP PERJUDIAN” terlihat jelas dan dapat dibaca oleh masyarakat umum, sebagai peringatan serta edukasi untuk masyarakat .

Polsek Medan Tuntungan juga gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tiga Pilar Kecamatan Medan Tuntungan tentang bahaya perjudian yang tidak hanya melanggar hukum tetapi juga berpotensi merusak kesejahteraan dan moral generasi muda.

Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Christin Malahayati Simanjuntak, S.S., M.H, mengatakan pentingnya peran serta masyarakat dalam melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan aktivitas perjudian.

“Kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba dan aktivitas perjudian . Polsek Medan Tuntungan berkomitmen untuk terus memantau dan menjaga kondisi keamanan dan kenyamanan masyarakat dari ancaman narkoba dan aktivitas perjudian,” kata Kapolsek Medan Tuntungan.

Terkait adanya informasi perjudian ketangkasan mesin tembak ikan yang berada di Jalan Flamboyan Raya Gang Musik, Kawasan Pantai Bokek, Kec. Medan Tuntungan telah dilakukan penindakan.

Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Christin Malahayati Simanjuntak, S.S., M.H, Sabtu (20/4/2024) menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan operasi penindakan terhadap tempat maupun kepada yang diduga pelaku perjudian. Namun penindakan itu tidak membuahkan hasil, pasalnya saat penindakan lokasi judi yang disebut-sebut itu tidak ada aktivitas.

Iptu Christin mengatakan saat dilakukan penindakan di lokasi judi yang disebut-sebut di media online maupun di media sosial itu tidak ada aktivitas yang ditemukan, yang ditemukan cuma beberapa orang warga yang sedang duduk minum kopi.

Polsek Medan Tuntungan siap menampung informasi baik dari masyarakat maupun yang tayang di media.

“Kami siap menerima informasi, laporan dari masyarakat, tayangan media online maupun media sosial  terkait perjudian, dan kami pasti akan menindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Iptu Christin Malahayati Simanjuntak. (Red/As/Kil)

Penuhi Hak Pendidikan, LPKA Palu Lakukan Pendataan Seragam Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng) terus berupaya memenuhi hak Pendidikan bagi seluruh anak binaannya, Sabtu, (20/4) Pagi. Dengan melakukan pendataan seragam baru berdasarkan tingkat Pendidikan dari masing-masing anak binaan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubsi Pendidikan dan Bimkemas, Henny bersama satu orang stafnya yang berpusat di Aula Terbuka LPKA Palu.

Henny mengatakan, pendataan seragam ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh LPKA Palu setiap memasuki Tahun Ajaran baru. Dengan tujuan agar saat pembagian dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien sehingga penggunaan anggarannya tepat sasaran.

“Pendataan ini merupakan bagian dari pemenuhan hak sandang Anak Binaan. Kita memastikan agar ukurannya tepat sesuai dengan Anak yang akan menggunakannya. Semoga dengan adanya seragam baru, nantinya dapat menambah semangat dan kebahagiaan Anak Binaan dalam mengikuti Pendidikan dan pembinaan di LPKA Palu,” kata Henny.

Selanjutnya, Henny menjelaskan, dengan jumlah Anak Binaan 18 orang, tercatat 04 Pasang seragam SMP, 14 Pasang seragam SMA. “Kita pastikan seluruh anak binaan dapat menuntaskan pendidikannya dan kita hadir untuk mendukung hal tersebut. Selain baju sekolah, para anak binaan juga akan mendapatkan baju olahraga,” jelas Henny

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengungkapkan, bahwa nantinya seragam yang diberikan adalah sesuai dengan kebutuhan dan keadaan masing-masing Anak Binaan yang sesuai dengan jenjang pendidikannya.

Revanda juga berharap melalui hal ini dapat mendorong semangat para anak binaan guna menuntaskan pendidikannya bahkan sampai ketingkat perguruan tinggi. “Kita juga telah melakukan Perjanjian Kerja sama dengan beberapa Universitas di Kota Palu antara lain, Universitas Muhamadiyah, Universitas Tadulaku, UIN Datokarama Palu, Politeknik Kesehatan. Semoga anak binaan kita bisa menjadi generasi muda yang hebat,” harap Revanda

Di tempat yang lain, kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar yang terus mendorong dan menegaskan kepada jajarannya yang berada di Lapas/Rutan/LPKA guna memenuhi hak Pendidikan bagi para warga binaan dan anak binaan.

“Selain pembelajaran rutin, penggunaan seragam merupakan implementasi nyata bahwa kita di Kanwil Kemenkumham Sulteng bersungguh-sungguh dalam memenuhi hak Pendidikan bagi para warga binaan dan anak binaan. Hal itu dihadirkan agar tidak ada pembeda dengan para siswa-siswi di sekolah pada umunya,” tutup Kakanwil Hermansyah Siregar.(Rel)

LPKA Palu Bersinergi dengan Forum Genre Sulteng Wujudkan Generasi Emas

0

Palu – Menyongsong bangkitnya generasi emas Indonesia Tahun 2045, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah ( Sulteng) jalin sinergitas bersama forum Generasi Berencana (Genre) Sulteng, (19/4) Pagi.

Kegiatan ini belokasi di Ruang Belajar LPKA Palu dan diikuti oleh 18 orang anak binaan yang memiliki usia rata-rata 16-17 Tahun, dengan berjenis kelamin laki-laki serta berasal dari beberapa daerah di Sulawesi Tengah.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan, dalam mewujudkan generasi emas diperlukan pembangunan Pendidikan dalam perspektif masa depan, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkualitas, maju, mandiri dan modern serta meningkatkan harkat dan martabat bangsa.

Selanjutnya, Revanda menjelaskan kotribusi generasi muda sangat berpengaruh terwujudnya Indonesia emas 2045 sebagai usia produktif, berkualitas, berkompeten, dan berdaya saing tinggi.

Revanda juga mengapresiasi keberadaan Forum Genre yang terus berupaya menghadirkan program-program bermutu guna mendukung tumbuh kembang bagi setiap anak dan hal itu sekaligus menjadi sarana menyambut Generasi Indonesia Emas 2045.

“Mereka (Forum Genre) menjadi mitra stakeholder kita, karena berbagai masalah remaja adalah tanggung jawab kita khususnya bagi anak yang berhadapan dengan hukum. Maka, adik-adik dari Forum Genre ini menjadi stakeholder yang berkontribusi dalam mewujudkan Generasi emas,” kata Revanda

“Karena adik-adik kita dari Forum Genre dapat lebih mudah berkomunikasi dan menjaring pertemanan sesama anak muda, sehingga sosialisasi dan edukasi yang disampaikan lebih tepat sasaran. Hal ini juga menjadi salah satu Langkah strategis kita dalam memberikan pola pembinaan yang bermutu,” tambahnya

Pada kesempatan ini, berbagai kegiatan yang dilakukan Forum Genre untuk melatih para anak binaan antara lain, cara mengambil keputusan yang bijak, menjalin hubungan interpersonal, dan menumbuhkan rasa empati kepada sesama.

Menjadi fasilitator, Tesalonika Kusumawardani mengungkapkan, bahwa selama Forum Genre memberikan pelatihan dan edukasi di LPKA Palu para anak binaan sangat antusias dalam mengikutinya.

“Kita melakukan pendekatan dengan cara berbagi informasi yang mudah dipahami dan cocok untuk diterima diusia mereka saat ini. Pastinya butuh proses, namun dengan semangat kebersamaan dan dorongan dari pihak LPKA Palu kita perlahan-lah dapat menyelesaikan satu persatu target yang telah disepakati bersama,” ungkap Tesa

Ada momen menarik saat kegiatan berlangsung, salah seorang anak binaan, BG menjadi peserta teraktif karena mampu tampil di muka umum dengan menjelaskan projek yang diberikan. “Projek ini, yaitu bagaimana cara dalam mengambil keputusan yang bijak. Pastinya kita harus pahami situasi dan kondisi yang kita hadapi, tenangkan pikiran, dan dengarkan kata hati,” ujar BG

Disisi lain, Kegiatan ini menjadi atensi khusus Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar yang juga terus memberikan motivasi kepada jajarannya di LPKA Palu guna meningkatkan Sumber Daya Manusia yang unggul sehingga dapat menciptakan Generasi Emas Indoensia Tahun 2045.

“Kegiatan yang dihadirkan LPKA Palu sudah sangat baik, terus pertahankan dan kalau bisa ditingkatkan, mungkin kedepannya ada perwakilan anak binaan yang bisa menjadi Duta Genre,” pungkas Kakanwil Hermansyah Siregar.(Rel)