Senin, Februari 16, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 124

Seorang Pelajar Jadi Tersangka Bentrok Genk Motor di Martubung

0
Bentrokan antara dua kelompok Genk Motor, SL dan RNR, terjadi di Jalan Pancing, Martubung Medan Labuhan, Kota Medan.

Dalam insiden tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga remaja yang masih berstatus pelajar. Satu di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan membawa sebilah celurit.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, melalui Kapolsek Medan Labuhan, Kompol PS Simbolon, pada Senin (26/2/2024), menjelaskan bahwa remaja berstatus pelajar yang ditetapkan sebagai tersangka adalah RKP (16).

Polisi juga berhasil menyita sebilah celurit sebagai barang bukti dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, dua remaja lainnya, yaitu MSS (17) dan DE (17), dijadikan saksi dalam kasus bentrokan antar-genk motor tersebut. Mereka akan menjalani pembinaan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Ketiga remaja tersebut mengakui sebagai bagian dari kelompok Genk SL (Simple Life) dan terlibat dalam aksi tawuran dengan kelompok RNR Medan. Salah satunya telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Kapolsek PS Simbolon.

Kapolsek juga memberikan imbauan kepada para orangtua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama di luar rumah, khususnya setelah pukul 22.00 WIB.

“Kepada para orangtua agar lebih memperhatikan kegiatan anak-anak di luar rumah, apabila sudah melewati pukul 22.00 WIB,” ujar PS Simbolon sebagai imbauan kepada masyarakat.

Bentrokan antar-genk motor ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk lebih serius dalam mengawasi aktivitas kelompok-kelompok remaja yang cenderung terlibat dalam tindakan kekerasan.

Polisi akan terus melakukan tindakan preventif dan penindakan hukum untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tersebut.***

Mahasiswa UINSU Dianiaya Mengaku Anggota Polisi Polsek Sunggal

0
Mahasiswa UINSU
Ilustrasi Penganiayaan
Medan – Seorang mahasiswa UINSU berusia 17 tahun, AK, mengalami penganiayaan oleh tiga pria yang mengklaim sebagai anggota kepolisian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan TB Simatupang, Kota Medan, di RM Cabai Hijau. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (23/2/2024) sekitar pukul 21.30 WIB.

AK, dalam kesaksiannya di Kantor LBH Medan pada Senin (26/2), menjelaskan bahwa saat itu ia sedang menuju ruko keluarganya di Jalan TB Simatupang setelah meninggalkan kediamannya di Desa Paya Geli.

Kejadian berawal ketika ia melintas di RS Sundari dan dihadang oleh seorang pengendara mobil.

AK menyatakan bahwa ia dipepet dan terjatuh, kemudian mengungkapkan bahwa dua pria keluar dari mobil.

Dengan salah satunya berbaju hitam dan yang lainnya mengenakan kemeja putih, sementara ada satu lagi di dalam mobil yang mengenakan baju lengan panjang.

Pria-pria tersebut langsung menuduh AK menggunakan narkoba dan mabuk. Mereka mengaku sebagai anggota kepolisian, mengancam, dan melakukan kekerasan fisik terhadap AK.

Mahasiswa UISU

“Saya tidak terima. Terus mereka mengaku anggota kepolisian. Saya dipiting dan dibawa ke pinggir jalan. Mereka menjambak, terus kepala saya ditekuk,” ujar AK.

Pria berbaju hitam mengancam untuk mengambil senjatanya dari dalam mobil, sementara yang lain menggeledah AK dan mengambil handphone-nya. Meskipun para pelaku meminta password handphone, AK menolak memberikannya.

Dia menyatakan bahwa dia menolak memberikan kode tersebut dan kemudian diminta untuk memberikan nomor HP orang tuanya.

Dia kemudian menjelaskan bahwa seorang pria yang mengenakan baju lengan panjang, sambil memegangnya, mengklaim sebagai anggota Polsek Sunggal dengan nama AKP Irvan.

Setelah itu, karena orang-orang mulai berkerumun di sekitar mereka, mereka pergi meninggalkannya. Namun, ponselnya dibawa kabur oleh mereka.

Setelah insiden tersebut, AK kembali ke rumahnya di Desa Paya Geli dan menggunakan HP neneknya untuk memberitahu ayahnya.

Namun, para pelaku juga menelepon ayahnya, meminta sejumlah uang sebagai tebusan.

“Kata ayah, para pelaku awalnya menghubungi dan memberitahu saya kena jerat kasus narkoba. Mereka masih mengaku anggota Polsek Sunggal. Sempat mereka minta uang Rp 60 juta untuk menebus saya yang ditangkap. Padahal tidak benar,” ungkap AK.

AK kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Sunggal dengan nomor laporan: STTLP/B/319/II/2024/SPKT/Polsek Sunggal/Polrestabes Medan/Polda Sumut. Ia berharap agar pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan mencegah terjadinya korban serupa di masa mendatang.***

Viral Kendaraan Mogok Setelah Isi Minyak di SPBU Patumbak

0
SPBU Patumbak
Ilustrasi
Deli Serdang – Sebuah video viral di media sosial menunjukkan sejumlah kendaraan mogok di salah satu SPBU di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa (26/02/2024).

Kejadian tersebut diduga disebabkan oleh kesalahan isi bahan bakar oleh petugas SPBU, yang menukar pertalite dengan solar.

Video ini diabadikan oleh seorang wanita yang berada di SPBU tersebut. Dalam rekaman tersebut, terlihat beberapa pengendara lainnya turut hadir di lokasi.

“Sial nasibku, pagi-pagi isi minyak kena minyak palsu, habis semua, itu ha, korban semua itu, di pom bensin amplas, eh Patumbak. Inilah korban semua, habis ngisi langsung mogok, termasuklah kereta (sepeda motor) ku,” ujar wanita tersebut.

SPBU yang menjadi pusat perhatian berlokasi di SPBU 14203180 Jalan Pertahanan, Kecamatan Patumbak.

Salah seorang korban bernama Hendri menceritakan bahwa ia mengisi minyak di SPBU tersebut sekitar pukul 7.30 WIB.

Hanya 100 meter setelah meninggalkan SPBU, sepeda motor miliknya tiba-tiba mati.

“Awalnya mau ngisi pertalite, habis ngisi hidup, cuman kira-kira 100 meter lebih kurang, mati,” ujar Hendri.

Hendri kemudian membawa sepeda motornya ke bengkel, dan baru menyadari bahwa kendaraannya mogok karena kesalahan isi bahan bakar.

“Sampai sekarang gak hidup, dikerjai sama mekanik, baru bisa hidup. Ternyata salah isi minyak, harusnya pertalite yang masuk (diisi) solar,” tambahnya.

Hendri mengungkapkan bahwa kendaraan yang mogok tidak hanya miliknya, tetapi juga kendaraan lainnya seperti mobil dan becak.

Pihak SPBU berkomitmen untuk membantu perbaikan sepeda motor yang rusak akibat kesalahan mereka. Setelah diperbaiki di bengkel, biaya perbaikan akan diganti oleh SPBU.

“Biayanya nanti setelah dikerjai orang bengkel baru dicairkan sama orang ini, diklaim, (mereka) bertanggungjawab,” kata Hendri.

Warga lain, Triono, juga mengalami nasib serupa setelah mengisi minyak sekitar pukul 10.00 WIB. Motor miliknya mengalami kerusakan setelah pengisian.

“Saya ngisi sekitar pukul 10:00 WIB. Tadi habis ngisi ku gas tinggi bunyi klotok-klotok. Sampai rumah diengkol gak hidup, ganti busi gak hidup juga sampai sekarang,” ucap Triono ketika datang ke SPBU tersebut.

Adi, seorang pengendara truk, juga mengalami kejadian serupa. Awalnya, ia hendak mengisi solar, namun ternyata minyak yang diisi ke mobilnya adalah pertalite.

“Saya mau isi solar, pas dicek rupanya pertalite,” ungkapnya.

Kejadian ini menjadi sorotan dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna jasa SPBU, yang menuntut tanggung jawab penuh dari pihak terkait atas kerugian yang mereka alami. ***

Kinerja dan Nilai Aset Terus Meningkat, Eddy Berutu Harapkan Bank Sumut Makin Agresif Melayani Masyarakat

0

DAIRI – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan RUPS Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut yang seyogianya dilaksanakan pada Senin 5 Februari 2024 lalu hari ini Senin (26/2/2024) resmi digelar.

Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu turut hadir dalam pertemuan ini. Ditemui usai pertemuan, Eddy Berutu menyampaikan, kinerja Bank Sumut di Tahun 2023 cukup baik.

“Dari pemaparan direksi tadi, nilai aset terus tumbuh diatas 9 persen, kredit yang disalurkan pada masyarakat juga tumbuh kira-kira 53 persen dibandingkan dengan Tahun 2022,” katanya dalam wawancara.

Tidak hanya itu, Eddy menjelaskan, dana yang dihimpun masyarakat juga meningkat, dimana minat masyarakat pada Bank Sumut juga semakin bertumbuh, dengan penghasilan dari bunga itu naik kira – kira 5 persen.

“Atas indikator ini, tadi dalam RUPS, kita sepakat termasuk Kabupaten Dairi menyampaikan kepada direksi untuk tetap meningkatkan kinerjanya meskipun di Tahun 2024 ini tantangannya tentu berbeda dari tahun sebelumnya,” katanya lagi.

Bupati juga menyampaikan harapan besarnya agar dengan prestasi baik yang sudah diraih, kinerja Bank Sumut bisa dipertahankan dengan target laba yang semakin baik.

Secara khusus dalam pertemuan RUPS ini Bupati Eddy Berutu menyampaikan harapannya, Bank Sumut bisa hadir dan turun tangan membantu kebutuhan permodalan terutama Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan petani yang selama ini mendoaatakan bantuan modal dari lembaga non perbankan dengan bunga yang tinggi.

“Jadi, saya harapkan Bank Sumut bisa aktif dan agresif untuk melayani UMKM dan petani tentu dengan bunga kompetitif, pelayanan yang lebih cepat dari perbankan pada umumnya,” katanya mengakhiri wawancara. (Nid)

Peduli Akan Jaminan Sosial Para THL dan Perangkat Desa, Bupati Dairi Dapat Apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan

0

DAIRI – Apresiasi terus diperoleh oleh Pemerintah Kabupaten Dairi di bawah kepemimpinan Bupati Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu. Kali ini apresiasi atas kinerja pemerintahan didapat dari Kepala Kantor Wilayah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, Hengky Rhosidien.

Dalam pertemuan dalam rangka Kerjasama Pemkab Dairi bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, yang digelar di Medan, Senin (26/2/2024) ini, Hengky menyampaikan apresiasi atas upaya Pemkab Dairi yang terus mendorong upaya perlindungan sosial bagi tenaga kerja.

“Kami dari BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut menyampaikan terima kasih atas komitmen Bupati Dairi yang telah mendorong penyelenggaraan program jaminan tenaga kerja dan perlindungan sosial bagi Tenaga Harian Lepas (THL) dan perangkat desa,” kata Hengky dalam pertemuan.

“Kita juga mendorong untuk Pemkab Dairi untuk bisa ikut serta dalam ajang Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau Paritrana Award Tahun 2024. Kita tadi sudah membahas teknisnya. Paritrana Award ini merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, dan perusahaan badan usaha yang memiliki awareness (red:kepedulian tinggi), dan citra positif terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya menambahkan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Dairi Eddy Keleng Berutu menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut yang telah memberi perhatian pada Pemkab Dairi dalam mengatasi persoalan jaminan ketenagakerjaan ini.

Bupati Eddy Berutu menyampaikan bahwa apapun yang dilakukan oleh pihaknya selama ini tidak terlepas dari pelaksanaan program pemerintahan sebagaimana yang diemban dalam visi – misi pemerintahannya yakni ‘Untuk Mensejahterakan Masyarakat’ dan salah satu upaya yang telah dilakukan jajarannya adalah bahwa para pekerja rentan harus mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Tentu untuk pembiayaan dari APBD tidaklah cukup maka agar target sasaran bisa diperluas dapat dengan membuka alternatif pendanaan menggunakan dana CSR perusahaan disekitarnya atau menggunakan dana Bagi Hasil Sawit saat ini,” ujar Eddy Berutu.

Selanjutnya, Pemkab Dairi yang dipimpinnya kata Eddy Berutu juga akan memberikan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi para petugas Pilkada mengingat masih cukup banyak para petugas Pemilu yang belum mendapatkan perlindungan sedangkan resiko atas pekerjaan yang dilakukan cukup tinggi.

Tidak hanya itu, jelang Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) yang akan digelar di Kabupaten Dairi dalam waktu dekat Bupati Eddy Berutu juga menyampaikan pentingnya perlindungan bagi atlet-atlet olahraga karena termasuk memiliki resiko tinggi.

“Ya, Kita bersyukur pihak BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut siap mendukung kegiatan Musprov tersebut dan berharap kita bisa jadikan forum ini sebagai upaya sosialisasi perluasan jaminan ketenagakerjaan dan hari tua, karena kita bersama pihak BPJS juga mendiskusikan pola perlindungan bagi atlet-atlet Dairi kedepan. Hal tersebut didasarkan karena atlet juga termasuk memiliki resiko kerja tinggi yang perlu untuk dilindungi. Semoga masukan kita ini, nantinya bisa diakomodir demi perlindungan bagi atlet – atlet kita,” ucap Bupati mengakhiri.

Turut mendampingi Bupati Dairi pada kegiatan kerjasama itu diantaranya Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Dairi Rahmat Syah Munthe dan Kabag Prokopim, Judith Napitu. Hadir juga Kepala BPJS ketenagakerjaan Medan, Jefri Iswanto dan jajaran BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut. (Nid)

Resmi Terima SK Pembebasan Bersyarat, Dua Orang Anak Binaan LPKA Palu Kembali ke Keluarga

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu resmi serahkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kemenkumham RI tentang Pembebasan Bersyarat (PB) kepada 2 Orang anak binaan, Minggu, (26/2) Pagi.

Anak binaan yang mendapatkan PB itu diantarannya, RA kasus Perlindungan Anak hukuman 2 tahun 6 Bulan, FH kasus Perlindungan Anak hukuman 2 tahun 6 bulan dan keduanya masih berusia 16 Tahun.

Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus mengatakan bebas bersyarat itu merupakan hal biasa, karena merupakan hak bagi anak binaan. Sebelum, mendapatkan itu terlebih dahulu melakukan pengajuan hingga diputuskan oleh Dirjen Permasyarakatan.

“Jadi anak binaan ini ada hak bersyaratnya, salah satunya bebas bersyarat dan cuti bersyarat. Yang kali ini ada yang mendapatkannya,” kata dia

Selain syarat administrasi, kata Ida Bagus, syarat lainnya ialah subtantif. Salah satunya, telah menjalani maksimal hukuman 1/2 masa pidana, berprilaku baik, dan telah ditunjukan penurunan tingkat resiko.

“Jadi bebas bersyarat bukan berarti bebas murni. Bebas bersyarat, anak binaan itu tetap wajib lapor dimana mereka akan dibimbing di Balai Pemasyarakatan,” ujarnya.

Selain itu, ia menjelaskan, selama menjalani program PB, anak binaan juga harus wajib lapor di Bapas hingga masa percobaan selesai. Apabila melanggar, maka anak binaan akan ditarik kembali ke LPKA.

Ia juga menambahkan terkait bebas bersyarat dan cuti bersyarat bisa didapatkan jika syarat- syarat yang telah lengkap maka anak binaan berhak untuk mendapatkan hak mereka. Selain itu, ia menegaskan bahwa pengajuan tersebut gratis.

Senada, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan bahwa hal ini merupakan pemenuhan hak integrasi bagi seluruh anak binaannya yang diberikan berdasarkan syarat-syarat yang telah terpenuhi berdasarkan peraturan yang ada.

“Bersyukur hari ini kembali kita serahkan dua anak binaan kembali ke keluarga. semoga apa yang mereka terima selama pembinaan di LPKA Palu dapat diterapkan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (As)

Berhasil Ungkap 2,7kg Sabu, Kapolres Sergai Berikan Penghargaan Kepada Personil

0

Sergai, Aktiva.news – Kapolres Serdang Bedagai (Sergai), AKBP Oxy Yudha Pratesta memberi penghargaan kepada personel berprestasi pada apel yang digelar di Lapangan Hijau Polres Sergai di Sei Rampah, Senin (26/2/2024).

Penghargaan diberikan kepada personel Satnarkoba yang berhasil mengungkap dan menggagalkan peredaran 2,7 Kg sabu pada 17 Februari 2024 lalu yakni, Ipda Anggiat Sidabutar, Aiptu JH Ompusunggu, Bripka Jaswadi M Hutagalung, Bripka Rizky Kristian Sitompul, Bripka Mhd Fauzy Surya Ramadhan, Bripka Febrian Syahputra, Brigpol Rupinus Rudianto Sitanggang, Brigpol Riki Rizki P Lubis, dan Briptu Rendi Andryansah.

Selain itu, Kapolres juga memberikan penghargaan kepada personel lain yang dinilai berprestasi dalam melaksanakan tugas yakni, Aipda Ronal Hasibuan Bhabinkamtibmas Polsek Perbaungan, Bripka Supriono Ba Satpolairud, Briptu Syahril Efendy Doloksaribu Ba Satintelkam, dan Syahrul Bani PHL Satlantas.

Dalam amanatnya, AKBP Oxy Yudha Pratesta menyampaikan, pemberian penghargaan di lingkungan Polri tertuang dalam Peraturan Kapolri nomor 3 Tahun 2011. Dimana, indikator dalam pemberian penghargaan antara lain, nemiliki integritas moral dan ketauladanan, berkelakukan baik, berdedikasi tinggi, setia dan loyal kepada negara dan Polri, melaksanakan tugas kepolisian
Nelebihi kewajiban tugas pokoknya.

Melaksanakan tugas operasional dan/atau pembinaan yang melebihi panggilan tugas dan mendorong kemajuan Polri, tidak sedang dalam masa menjalani hukuman pidana atau hukuman disiplin atau kode etik profesi Polri, dan diusulkan oleh Kabag, Kasat, Kapolsek, dan Kasi masing-masing.

Orang nomor satu di Polres Sergai ini berharap, pemberian penghargaan ini kiranya dapat menjadi motivasi kepada seluruh personel, ASN dan PHL Polres Sergai

“Kepada rekan-rekan yang hari ini mendapat penghargaan, saya dan keluarga besar Polres Sergai mengucapkan terima kasih atas prestasi dan keberhasilan yang saudara raih saat ini. Kebanggaan ini hendaknya dapat mendorong saudara dan seluruh personel untuk saling berpacu agar meraih keberhasilan dibidangnya masing-masing, yang tentunya harus dibarengi dengan kerja keras dan profesionalitas,” ungkapnya.

Apel pemberian penghargaan turut dihadiri, Wakapolres Kompol Damos C Aritonang beserta para Kabag, Kasat, Kadi dan perwira jajaran Polres Sergai.

AR/AD

LPKA Palu-GenRe Sulteng Sepakati PKS Edukasi Pendidikan Sex Usia Dini bagi Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu terus berupaya menciptakan generasi yang sehat dan unggul melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dibangun bersama Generasi Remaja Sulawesi Tengah (GenRe Sulteng), Jumat, (23/2) Pagi. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan pendampingan melalui edukasi pendidikan sex usia dini bagi anak binaan.

PKS tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun bersama Ketua GenRe Sulteng, Dicky Wahyudi yang saat itu disaksikan secara langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus, Kasubsi Pendidikan dan Bimkemas, henny beserta jajaran dari GenRe Sulteng.

Revanda menyebut, PKS tersebut merupakan salah satu target program pembinaan yang saat ini tengah gencar diterapkan kepada seluruh anak binaan, agar menjadi generasi yang unggul dalam membangun daerah.

Bukan hanya itu, ia pun menegaskan dalam pemenuhan tumbuh kembang bagi seluruh anak binaan perlu adanya komitmen yang kuat serta dukungan dari berbagai stakeholder maupun pemerhati anak lainnya.

“Melalui PKS ini, mari bersama kita wujudkan anak yang cerdas, anak yang sehat, serta mampu menjadi pelopor ataupun penggerak ditengah masyarakat nantinya,” jelas Revanda di ruang kerjanya.

Bukan hanya itu, ia juga menambahkan bahwa peran GenRe di tengah masyarakat sangatlah penting dalam memberikan dukungan ataupun pemajuan dari program-program pemerintah.

“Kita ketahui bersama, GenRe adalah wadah untuk terus tumbuh dan berkembang, besar harapan anak binaan kita juga dapat termotivasi,” harapnya.

Senada, Dicky wahyudi juga mengaku bersyukur atas penandatanganan tersebut, ia juga sangat berterima kasih diberikan kesempatan untuk dapat berkontirbusi dalam pemenuhan program pembinaan bagi anak binaan di LPKA Palu.

Apalagi kata dia, komitmen itu memiliki tujuan yang baik yakni meningkatkan pemahaman para anak binaan sehingga diharapkan mereka menjadi generasi yang cerdas dan sehat, serta berwawasan luas.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, kita siap untuk mendukung tumbuh kembang bagi seluruh anak binaan,” ungkap Dicky.

Dalam hal ini, kedua belah pihak pun membahas program edukasi yang mengangkat tema “Ku Kenali Tubuhku, Untuk Menjaga Diriku” yang bermaksud untuk memberikan keterbukaan wawasan kepada seluruh anak binaan dalam memposisikan diri yang baik dan benar dalam bermasyarakat.

“Tentu saja dalam menjalin komunikasi nantinya, kita ciptakan dulu rasa nyaman, setelah itu kita akan memasuki program-program yang telah disepakati bersama,” tutup Dicky. (AS)

Musrenbang Kecamatan Tanah Pinem, Fokus Pembangunan Fisik

0

DAIRI  – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanah Pinem untuk tahun 2025 berfokus pada pembangunan fisik. Usulan ini guna menciptakan pembangunan infrastruktur yang merata serta memudahkan aksebilitas masyarakat.

Demikian disampaikan Camat Tanah Pinem Jonathan Ginting melalui Sekretaris Camat Musa Sembiring dalam pertemuan Forum Konsultasi Publik dan Rembuk Stunting Tahun 2024 di Kantor Camat Tanah Pinem, Jumat (23/2/2024).

“Usulan – usulan ini sebelumnya sudah dibahas di musrenbang desa dan sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Jika kita identifikasi masalah yang ada di Kecamatan Tanah Pinem, misalnya banyaknya kejadian bencana alam pada saat musim hujan yang berakibat pada longsor di badan jalan masing-masing desa, maka tidak heran apabila pada RKPD saat ini kami berfokus pada pembangunan fisik,” ucapnya.

Setidaknya, kata Jonathan melalui Musa Sembiring, terdapat sepuluh usulan prioritas yang telah disepakati dan akan ditindaklanjuti pada tingkat kabupaten.

“Misalnya usulan pembangunan jembatan di perladangan Lompong Dusun I Lau Tawar. Di lokasi ini perlu dilakukan pembangunan jembatan dihamparan perladangan lompong sepanjang 10 meter. Jembatan tersebut menjadi salah satu akses jaan perladangan masyarakat dengan kondisi sangat memperihatinkan. Diperkirakan dana untuk pembangunan jembatan tersebut sekitar Rp. 900.000.000,” ucapnya.

Sehubungan dengan sektor pendidikan, lanjut Musa, juga telah diusulkan pembangunan tembok penahan (TPT) untuk SDN 034818 Butar Dusun Butar-Desa Balandua dengan ukuran 5 meter dikali 45 meter dengan estimasi biaya Rp. 170.000.000.

“Terdapat pula usulan pengaspalan jalan dan TPT menuju Desa Renun yang saat ini sedang sangat rusak parah, pengaspalan jalan simpang Mangan Molih menuju Simpang Renun sepanjang 3000 meter, pengaspalan jalan rusak berat sepanjang 2 kilometer di Dusun Sigedang dengan estimasi biaya mencapai satu miliar rupiah, serta pengaspalan jalan pustu Desa Harapan dan Pemandian Lau Meciho sepanjang satu kilometer,” tuturnya.

Selanjutnya, Musa menyampaikan terdapat usulan pemeliharaan jalan rusak berat rute dari Pasari Tengah – Dusun Simpang Tiga (Jalan Lau Peske – Desa Mangan Molih), dan pemeliharaan jalan menuju perladangan seraman yang sangat-sangat rusak sepanjang 5 kilometer.

“Mayoritas masyarakat Dusun Kempawa-Desa Kempawa bekerja di perladangan. Mereka sangat mengeluh dan ingin jalan menuju perladangan seraman itu segera diperbaiki dengan cara pengerasan jalan,” katanya.

Terakhir, kata Musa, Pemerintah Kecamatan Tanah Pinem juga telah menyepakati usulan pembangunan drainase di Desa Pasir Mbelang yang sering banjir dan menyebabkan kerusakan pada badan jalan protokol, serta pembangunan drainase di Dusun Lau Perimbon – Desa Lau Perimbon, dimana saluran air sudah tidak sanggup menampun debit air di saat turun hujan.

“Tentu kita berharap usulan – usulan prioritas ini dapat diakomodir dan ditindaklanjuti, sehingga apa yang menjadi usulan dan harapan masyarakat dapat direalisasikan,” ucapnya. (Nid)

Musrenbang Kecamatan Sidikalang, Sampaikan 18 Prioritas Usulan

0

DAIRI – Sebanyak 18 usulan prioritas dari Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sidikalang, Jumat (23/2/2024) di aula Kantor Lurah Sidikalang.

Camat Sidikalang, Abdimar Jahotlen Tamba, S.sos menyampaikan Kecamatan Sidikalang memiliki 5 kelurahan dan 6 desa. Dan usulan dari desa serta kelurahan tersebut sudah dibahas di Musrenbangkecamatan.

“Dari desa dan kelurahan, ada 18 usulan prioritas. Nanti, hasil dari Musrenbang Kecamatan kita serahkan ke Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bappeda) Dairi. Dan Bappeda nanti akan mempertimbangkan lagi, usulan mana yang akan dibawa ke Musrenbang Kabupaten,” Ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Dairi, Eddy Berutu, perwakilan Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Dairi, Megawati Gultom menyampaikan, Musrenbang merupakan acara yang wajib dilaksanakan setiap tahun. Hal itu merupakan amanat dari Undang – undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rencana peraturan daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD

“Dalam penyusunan RKPD ada beberapa tahapan yang harus kita lalui adalah menyelenggarakan forum konsultasi publik dan Musrenbang di tingkat Kecamatan untuk melakukan koordinasi antar pemerintah dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan,” Ujarnya. (As)