Beranda blog Halaman 125

Pemdes Sigodung Bangun Jalan Usaha Tani 192 Meter

0
Tapteng – Pemerintah Desa (Pemdes) Sigodung, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), melakukan pembangunan jalan usaha tani (rabat beton) sepanjang 192 meter dengan pagu Rp187.258.200 yang bersumber dari dana desa (DD) tahun 2024.

Kepala Desa (Kades) Sigodung, Sardi Santo Sihombing, mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan program Padat Karya Tani Desa (PKTD) tahun anggaran 2024.

Sardi menuturkan, jika pembukaan jalan usaha tani yang terletak di Dusun I Desa Sigodung menuju Desa Simanuk-manuk tentu sangat mempermudah warga mengangkut hasil perkebunannya.

“Dengan adanya jalan tersebut membuat semangat warga untuk bekerja mengembangkan hasil perkebunan dan pertanian sehingga bisa memenuhi kebutuhan lokal bahkan meningkatkan perekonomian warga desa Sigodung,” ungkapnya, Rabu (17/4/24).

Pembangunan jalan tersebut juga telah ditinjau langsung Camat Sirandorung, Manuturi Simatupang, didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Manduamas, Babinsa 01 Barus, Ketua BPD dan Pendamping Desa, pada Kamis (4/4/24) lalu.

“Tugas saya sebagai Kepala Pemerintahan di Kecamatan Sirandorung untuk mengecek sejauh mana program PKTD di Desa Sigodung ini sudah berjalan. Saya bersama unsur Forkopimca lainnya melakukan peninjauan dan melihat langsung, apakah pekerjaan pembangunan jalan usaha tani tersebut betul-betul sudah sesuai dengan mekanisme, serta melibatkan warga setempat dalam pembangunan jalan,” ucapnya.

Camat Sirandorung juga menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Kepala Desa, aparatur desa dan warga desa Sigodung atas kerjasamanya menjalankan program PKTD.

“Apresiasi untuk semua yang terlibat dalam terbangunnya usaha tani ini. Semoga ke depan selalu mengedepankan sikap gotong royong dan musyawarah karena hasilnya juga untuk dinikmati bersama,” tuturnya.

Warga desa Sigodung, Samson Silaban menyebutkan antusias warga cukup tinggi dalam proses pembangunan jalan usaha tani ini, sebab warga dilibatkan dalam pembangunan sehingga bisa bekerja walaupun sifatnya hanya sesaat, namun bisa menambah penghasilan warga yang menjadi pekerja.

“Kita selaku warga ya cukup senang dan bersyukur karena kita dilibatkan sebagai pekerja dan mendapatkan upah dari proses pembangunan jalan ini,” ungkapnya. (Syaiful)

Pemdes Sigodung Salurkan BLT Dana Desa Kepada 39 KPM

0
Tapteng – Pemerintah Desa (Pemdes) Sigodung, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Triwulan pertama Tahun 2024 kepada 39 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Desa (Kades), Sigodung, Sardi Santo Sihombing, mengatakan penyaluran BLT ini merupakan kesepakatan (musyawarah) masyarakat desa setempat.

“Adapun nama KPM yang menerima merupakan hasil musyawarah khusus desa Sigodung, dan penerima bukan merupakan bagian dari KPM bantuan sosial lainnya,” ujarnya, Rabu (17/4/24).

Sardi menyampaikan jika setiap penerima program BLT Dana Desa tahun 2024 ini menerima sejumlah uang dengan total Rp900 ribu untuk Januari-Maret yang masing-masing Rp300 ribu per bulannya.

“Penyaluran BLT ini dilaksanakan di kantor Desa pada Kamis (4/4/24) lalu dan dihadiri oleh Camat Sirandorung juga pendamping Desa,” ungkapnya.

Sardi berharap dengan adanya BLT Dana Desa tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat yang mendapat bantuan.

“Semoga dapat digunakan dengan sebaik-baiknya sehingga bermanfaat serta bisa membantu meningkatkan perekonomian warga sesuai dengan tujuan dari pemerintah Pusat,” harapnya.

Selain pembagian BLT, Sardi mengatakan bahwa pemdes juga aktif dalam pemberdayaan lainnya seperti penurunan angka stunting yaitu pembagian makanan tambahan dalam kegiatan posyandu setiap bulannya.

“Kami juga memberikan makanan tambahan berupa telur dan kacang hijau dan juga susu kotak kepada balita sebanyak 89 org, ibu hamil sebanyak 7 orang dan stunting kepada 2 anak,” tandasnya. (Syaiful)

Tak Terbukti Pemilik Senpi Ilegal Ribuan Warga Pancur Batu Demo di PN Lubuk Pakam Minta Godol Dibebaskan

0

Deli Serdang – Ribuan warga yang tergabung pada Aliansi Masyarakat Pancur Batu melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam, Deli Serdang. Mereka menuntut agar hakim membebaskan Edy Suranta Gurusinga alias Godol. Sebab, senjata api ilegal yang dijadikan barang bukti untuk menjerat Godol bukan lah miliknya, melainkan diduga kuat milik seorang oknum TNI berpangkat Kopral berinisial M, Selasa (16/4/2024).

“Senpi ilegal itu bukan milik Edi Suranta Gurusinga alias Godol, tapi milik oknum TNI berpangkat Kopral berinisial M yang saat ini sudah diamankan oleh pihak Denpom 1/5 Medan. Karenanya, segera bebaskan Edi Suranta Gurusinga alias Godol,” ujar pendemo.

Sementara itu, Kuasa Hukum Umar SH dan Thomas SH menyatakan jika kasus yang menjerat kliennya, Edi Suranta Gurusinga alias Godol terkesan dipaksakan. Sehingga mereka menilai, kliennya (Edi Suranta) telah menjadi korban kriminalisasi oleh oknum penyidik Polrestabes Medan yang menangani kasusnya.

“Dari proses penyidikan sudah banyak kejanggalan. Sebab, dari berkas P21, dalam tempo satu jam langsung di P22 kan dan berkasnya langsung dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Deli Serdang,” ujar Umar SH didampingi Thomas SH.
Umar juga mengaku kecewa dengan pihak Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Deli Serdang yang terkesan memaksakan dua sidang yakni, sidang prapid Edi Suranta Gurusinga alias Godol bersamaan dengan sidang umumnya terkait dugaan kepemilikan senjata api.

“Kami berharap supaya pihak dari Komisi Yudisial turut serta mengawasi dan mengawal kasus hukum yang membelit Edi Suranta Guru Singa alias Godol,: kata Umar SH.

Umar SH dan Rekan Thomas SH juga menjelaskan telah berupaya menyurati pihak Kejagung RI dan Kapolri, supaya persoalan hukum yang menjerat Edi Suranta Guru Singa alias Godol cepat tuntas dan masyarakat Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, tau persis siapa yang salah dan yang benar.

“Sebab masyarakat yang berdemo di depan PN Lubuk Pakam ini spontanitas melakukannya, karena masyarakat percaya akan supremasi hukum di Indonesia benar-benar dapat menjadi Panglima,” ucap Umar SH dan Thomas SH. (Ron)

Pasca Libur Hari Raya, LPKA Palu Ikuti Apel Pegawai dan Halal Bi Halal bersama Seluruh Jajaran Kemenkumham RI

0

Palu – Setelah melaksanakan libur dan cuti bersama hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, seluruh jajaran Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kanwil Kemenkumham Sulteng mengikuti apel Pegawai dan Halal Bi Halal secara virtual bersama seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Terpusat di Lapangan Upacara Kementerian Hukum dan HAM, Kuningan, Jakarta dan diikuti virtual oleh seluruh jajaran LPKA Palu di Aula Terbuka, Selasa, (16/4) Pagi. Apel Pegawai dan Halal Bi Halal juga diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksanaan Teknis se-Indonesia.

Dalam amanat yang saat itu disampaikan oleh Pelaksana Harian Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Min Usihen, Menkumham menekankan terkait pelaksanaan agenda startegis nasional yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan dengan baik.

Adapun poin-poin yang menjadi fokus pelaksanaannya, antara lain kegiatan yang telah disusun dalam kalender kerja Tahun 2024 segera dilaksanakan, dilakukan percepatan dalam merealisasikan anggaran secara transparan dan akuntabel, serta fokus bekerja dalam mencapai tujuan.

“Setelah menjalani libur Panjang dan berkumpul bersama keluarga, kini kita harus Kembali fokus bekerja dalam rangka menuntaskan targe kinerja yang telah ditetapkan. Selain itu, kita jiuga harus tetap melaksanakan budaya pelayanan prima sehingga mampu menyajikan hasil kinerja terbaik, dan terakhir mari kita semua untuk terus menciptakan inovasi yang kreatif melalui Sumber Daya Manusia yang kita miliki,” pesan Min Usihen dalam memnacakan sambutan Menkumham RI

Sementara itu, Kepala LPKA Palu juga turut memberikan arahan kepada jajarannya untuk terus meningkatkan kinerja dan semangat dalam memulai pekerjaan.

“Maknai momen ini dengan semangat kerja yang positif, mulai dari lubuh hati, bukan hanya sekedar kata-kata, harus dibuktikan dengan aksi nyata,” pinta Revanda

Kegiatan diakhiri dengan acara Halal Bi Halal dan saling bersalaman antar seluruh jajaran LPKA Kelas II Palu. (Rel)

Pasca Lebaran, Kasubsi Pendidikan dan Bimkemas Beri Semangat Anak Binaan untuk Bersiap Belajar

0

Palu – Pasca Libur Lebaran, Kepala Subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Pend dan Bimkemas) bersama staf berikan semangat kepada Anak Binaan untuk bersiap menyambut pembelajaran usai libur, Selasa (16/4).

Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan dukungan dan dorongan kepada Anak Binaan agar mempersiapkan diri guna menyambut awal pembelajaran yang nantinya akan dimulai di hari Kamis mendatang bersama PKBM Mulia Kasih.

Kasubsi Pend. dan Bimkemas mengatakan, para anak binaan kami kumpulkan disini dengan tujuan untuk memberitahukan beberapa informasi penting terkait pembelajaran. Diantaranya :
1. Kegiatan pembelajaran akan aktif sesuai jadwal yang telah di tetapkan yakni tanggal 18 April 2024
2. Bagi Anak Binaan yang masih terdaftar aktif di sekolah asal akan mengadakan ujian semester di akhir bulan ini.
3. Diharapkan agar setiap materi ataupun catatan untuk dipersiapkan saat masuk belajar.

“Selain memberikan beberapa arahan, sebenarnya tantangan utama yang dihadapi Anak saat kembali bersekolah setelah libur panjang adalah menemukan kembali motivasi dan konsentrasi mereka. Masa hari raya Idul Fitri yang masih terasa memberi mereka waktu untuk menikmati hari kemenangan, namun harus kembali ke aktifitas pembinaan. Oleh karena itu, penting bagi Anak untuk merencanakan dan mengembalikan fokus mereka dengan cara yang efektif,” ungkap Henny.

Hadir diawal pembelajaran, Subseksi Pend dan Bimkemas memberikan games yang dapat menghidupkan kelas dan semangat Binaan, sehingga mereka kembali termotivasi dan fokus untuk menyiapkan diri.

Sementra itu, Kepala LPKA Palu Revanda Bangun memberikan apresiasinya kepada Subseksi Pend dan Bimkemas karena menurutnya kegiatan ini yang paling utama untuk anak-anak disini.

“Pendidikan sangat wajib bagi para Anak Binaan, untuk itu dengan memberikan layanan pendidikan dengan tepat, aman, dan nyaman, kami selaku penyelenggara pemenuhan pendidikan untuk Anak Binaan LPKA Palu, akan terus berupaya agar Anak Binaan tidak ada yang terputus pendidikannya” jelas Ka. LPKA Revanda.

Pemenuhan Pendidikan Anak ini sejalan dengan yang diamanatkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar. Beliau mengatakan bahwa dalam mendukung program Pemerintah untuk menyiapkan generasi Emas di masa mendatang, LPKA Palu harus turut andil dalam memfasilitasi dan menjamin pendidikan anak dapat terselesaikan.

“Wajib belajar tidak mengenal usia atau tempat kita berada. Saya memberikan apresiasi terhadap kerja dan kinerja LPKA Palu dalam memban menuntaskan pendidikan Anak Binaannya,” kata Kakanwil Hermansyah.

Di akhir kegiatan, Subseksi Pendidikan dan Bimkemas bersama seluruh Anak Binaan saling berjabat tangan maaf memaafkan.(Rel)

Masyarakat Kirim Papan Bunga untuk Pangdam I BB Setelah Oknum Pemilik Senpi Diamankan, Kasus Penetapan Tersangka Godol Diduga Dipaksakan

0
Medan – Masyarakat Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, mengirim papan bunga untuk Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan atas diamankannya oknum TNI atas kepemimpinan senjata api (Senpi) ilegal, Senin (15/4/2024).

Papan bunga itu dijejerkan dan dipajang di Markas Kodam I Bukit Barisan, lalu di Markas Pomdan I Bukit Barisan dan Markas Denpom I/5 Medan.

Ditangkapnya oknum tersebut membuka tabir dugaan kriminalisasi yang dilakukan oleh Penyidik Satreskrim Polrestabes Medan atas penetapan tersangka dan penahanan terhadap Edi Suranta Gurusinga alias Godol.

“Kami warga Kecamatan Pancur Batu memberikan apresiasi kepada Bapak Pangdam I BB atas diamankannya Kopda M itu,” kata perwakilan warga bermarga Sembiring.

Menurut warga, dengan ditangkapnya oknum tersebut membuka tabir kasus yang menjerat Godol. Kapolri Jenderal Listyo Sigit harus mengawal kasus ini.

“Jadi, kasus ini harus segera dibuka, dikawal. Kami kirim papan bunga ini merupakan bentuk apresiasi kami. Bapak Pangdam I BB telah membuktikan komitmennya dengan mengamankan oknum yang sebelumnya seperti diduga dilindungi oleh sejumlah oknum agar kriminalisasi terhadap Godol dapat berjalan mulus,” tambahnya.

Warga juga bersyukur dengan diamankannya oknum Itu merupakan suatu kebenaran.

“Kebenaran itu masih ada dan tuhan masih sayang dengan Godol,” tuturnya.

Selain itu, warga juga meminta agar Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol Bambang Tertianto untuk melakukan pemeriksaan terhadap oknum – oknum yang terlibat dalam proses penyelidikan dan penyidikan kasus Edi Suranta Gurusinga.

“Jika terbukti adanya kriminalisasi terhadap saudara kami, Edi Suranta Gurusinga. Maka harus diberikan sanksi kepada semua pihak yang terlibat,” terangnya.

Terpisah, kuasa hukum Edi Suranta Gurusinga bernama Thomas Tarigan SH MH didamping Nano Eka SH mengaku bahwa itu merupakan bentuk dukungan dari warga.

“Jadi itu merupakan bentuk dukungan dari masyarakat. Karena klien kami ini merupakan tokoh masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, Edi Suranta Gurusinga ini juga sering melakukan gotong royong dan melakukan kegiatan sosial kepada masyarakat yang berada di seputaran lingkungan kediamannya.

“Sama sama kita ketahui, klien kami ini tokoh masyarakat yang sering membantu masyarakat. Jadi, kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang perduli dengan klien kami,” tuturnya.

Thomas menambahkan bahwa kasus Edi Suranta Gurusinga yang ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api janggal.

“Dari awal sudah kami jelaskan bahwa Senpi itu bukan milik klien kami. Bahkan penetapan klien kami dalam tempo satu hari sangat prematur, belum memenuhi unsur. Harusnya penyidik cek TKP dan pemeriksaan sidik jari karena senjata itu ditemukan bukan dari badan,” ungkapnya.

Selain itu, insiden terjadi di malam hari dan gelap. Bahkan oknum Brimob harus memakai senter untuk mencari keberadaan benda dimaksud.

“Jadi, penyidik harus bisa membuktikan bahwa senpi itu milik Godol. Tidak bisa hanya keterangan dari saksi tanpa adanya alat bukti surat uji laboratorium sidik jadi di Senpi itu,” ucapnya.

“Dengan diamankan oknum tersebut dan sudah ada pengakuan itu, berarti Senpi itu bukan milik klien kami dan klien kami diduga dikriminalisasi. Kami minta klien kami dibebaskan dan dipulihkan nama baiknya,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Satuan Angkatan Darat (Kasad), Jenderal Maruli Simanjuntak yang membenarkan bahwa oknum TNI AD yang bertugas di Denma Kodam I/BB, telah diamankan dan ditahan Denpom I/5 Medan terkait kepemilikan Senpi ilegal.

“Benar,” kata Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp, Jumat (12/04/2024) malam.Godol Edy

Informasi diperoleh menyebutkan, oknum tersebut sudah ditahan Denpom I/5 Medan. Pria ini ditahan setelah mengakui bahwa Senpi yang dijadikan barang bukti untuk mengkriminalisasi Godol adalah miliknya.

Adapun jenis senpi itu adalah pistol Daewo No BA006497 DP51 kaliber 9 mili meter buatan Korea Selatan.

Sebagaimana diketahui, kasus ini bermula dari diamankannya Edi Suranta Gurusinga diamankan di Desa Durin Jangak, Dusun Pulau Sari Kecamatan Pancurbatu, Deli Serdang Rabu 13 Maret 2023 dini hari. Saat itu yang diamankan sebanyak 21 orang dan hanya Godol yang ditetapkan tersangka.

Bahkan, penyidik akhirnya menetapkan Godol sebagai tersangka. Akan tetapi, sejumlah saksi menegaskan bahwa senpi itu diduga milik anggota TNI yang diamankan dari semak belukar di lokasi kejadian.(Tim)

Jaga Koneksi Iconnet, LPKA Palu Gandeng PLN Icon Plus Lakukan Pemeliharaan Perangkat

0

Palu – Dalam memberikan pelayanan terbaik tidak terlepas dari kualitas jaringan yang memadai, hal tersebut terlihat saat Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Palu terus berupaya menjaga koneksi Iconnet dengan menggandeng PLN Icon Plus Palu untuk melakukan pemeliharaan dan perapihan pada perangkat serta kabel fiber optik, Senin, (15/4) Siang.

Kegiatan perapihan jaringan fiber optik ini dilaksanakan di ruang server Sistem Data Base Pemasyarakatan (SDP) LPKA Palu oleh tiga orang petugas PLN Icon Plus Palu yang sudah professional dalam hal bekerja di kelistrikan dan teknologi.

Dalam proses pengerjaannya, para petugas PLN turut didampingi oleh satu Staf Registrasi, Akbar Pratama Putra yang juga menyampaikan kendala maupun hambatan yang dihadapi saat ini.

Menurut akbar, keberhasilan pelayanan terutama dalam proses pemberian Hak Bersyarat tidak terlepas dari pentingnya kualitas jaringan yang menghubungkan akses SDP wilayah dan Pusat.

“Pastinya kita terus melakukan koordinasi dengan pihak PLN Icon Plus Palu apabila terjadi gangguan, dan hal ini direspon sangat baik,” ungkap Akbar

Sementara itu, salah seorang Petugas PLN Icon Plus Palu, Khalik menjelaskan perapihan kabel fiber optik dan pemeriksaan perangkat yang digunakan dengan menata kabel yang digunakan sebagai media penghantar sinyal.

Selain itu, dirinya menambahkan perapihan kabel juga dilakukan untuk mempermudah proses perawatan dan mempercepat perbaikan jika terjadi gangguan pada kabel atau jaringan internet yang terhubung.

“Kegiatan ini akan kita monitor secara terus menerus, dalam upaya mencegah terjadinya gangguan dan juga hal ini merupakan wujud tanggung jawab dari PLN Icon Plus untuk turut serta merawat dan menjaga kualitas jaringan. Ini ada komitmen kita,” jelas Khalik

Jumpa diruang kerjanya, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan hal ini juga dilakukan untuk menjaga kestabilan jaringan seusai libur lebaran serta memastikan perangkat yang digunakan masih dalam kondisi baik.

“Zaman sekarang butuh akses internet, segala perangkat yang digunakan harus juga dirawat agar dapat digunakan dalam waktu jangka Panjang. Apalagi seusai libur lebaran, jangan sampai pekerjaan terganggun karena jaringan buruk. Tentu hal ini menjadi komitmen kita bersama dalam memberikan pelayanan,” kata Revanda

Disisi lain, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar memberikan apresiasi yang luar biasa atas kinerja yang diberikan oleh LPKA Palu khususnya dalam mengambil langkah preventif untuk menjaga terjadinya gangguan pada jaringan internet.

Diketahui bersama, Kakanwil Hermansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkumham juga menghimbau agar terus melakukan pemeliharaan dan pengecekan pada perangkat yang digunakan secara berkala.

“Pastikan perangkat dalam kondisi baik, pemeriksaan dan pemeliharaan wajib dilakukan secara berkala dan terus menerus, serta tingkatkan sinegitas bersama petugas yang professional,” pungkas Kakanwil Hermansyah. (Rel)

Jamin Keamanan Pasca Idul Fitri, LPKA Palu Lakukan Penggeledahan

0

Palu – Jamin keamanan Pasca hari raya Idul Fitri 1445 Hijria, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu lakukan penggeledahan di kamar hunian anak binaan, Minggu, (14/4) Pagi.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif serta sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan-kemungkinan yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban di LPKA Palu.

“Penggeledahan ini untuk mengantisipasi sekaligus memastikan tidak ada barang berbahaya yang masuuk ke LPKA Palu, seperti telepon seluler dan narkotika dan obat terlarang,” kata Revanda

Revanda menjelaskan dalam melakukan penggeledahan, pihak membagi menjadi empat regu terdiri atas 16 orang dari regu pengawasan dan 4 orang tambahan dari staf.

Dari pantauan, seluruh petugas gabungan memeriksa satu per satu anak binaan dan menggeledah kamar mereka dengan Profesional, teliti dan humanis

“Kita pastikan LPKA Palu bersih dari peredaran barang-barang terlarang dan saya tekankan penggeledahan ini dilakukan dengan harmonis dan humanis. Tujuannya agar memberikan situasi aman dan nyaman,” jelas Revanda

Selanjutnya, Revanda menyampaikan, hasil penggeledahan yang ditemukan berupa 1 gelas kaca, 1 buah ikat pinggang, 2 buah sendok makan alumunium, dan 1 buah gunting kuku.

“Nantinya hasil penggeledahan ini akan diserahkan ke ruang penegakan disiplin untuk dilakukan tindaklanjut dan dilaporkan kepada pimpinan di Kantor Wilayah,” ujar Revanda

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar memberikan apresiasi atas gerak cepat yang dilakukan LPKA Palu dalam mengantisipasi gangguan kemanan pacsa hari raya Idul Fitri.

Kakanwil Hermansyah juga berharap agar kegiatan ini dapat terus ditingkatkan dengan berpedoman pada 3+1 kunci Pemasyarakatan Maju, yakni melakukan deteksi dini gangguan kemanan dan ketertiban, berperan aktif dalam pemberantasan narkoba, serta membangun sinergi dengan aparat penegak hukum TNI/Polri.

“Terima kasih atas gerak cepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terus tingkatkan kewaspadaan untuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Kakanwil Hermansyah. (Rel)

Pelaku Pembobol Toko Ponsel Maulana DIringkus Polres Taput Dari Siantar

0

Taput –  Sat reskrim polres Taput berhasil meringkus seorang palaku pencurian dari toko Jual beli HP (Hand Phone) Maulana, Jln Sisingamangaraja Tarutung, Taput.

Pelaku yang bernama Januari Harahap (34) warga Desa Simasom kecamatan Pahae Julu, kabupaten Tapanuli Utara itu, berhasil di ringkus tim opsnal sat reskrim dari loket bus Intra Siantar, Jumat (12/4/2024).

Hal tersebut di benarkan oleh Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H, S.I.K melalui kasi humas Aiptu W. Baringbing.

“Saat tersangka di tangkap, barang bukti yang di temukan tim dari tangannya yaitu 9 unit HP yang baru dengan merek VIVO Y1008/128, VIVO Y27S 8/256, REALME NOTE 50 4/64, REALME NOTE 50 4/128, REDMI NOTE 12 8/256, REDMI A2 3/64 , 3 UNIT VIVO Y021t 4/64 dan Uang tunai sebesar Rp 197.000 (Seratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Rupiah),” papar Barimbing Di Mapolres Taput. Sabtu (13/4/2024).

Penangkapan ini berawal, setelah salah seorang karyawan pemilik toko ponsel Maulana yang bernama Serena Aprita Kartini (24) melaporkan peristiwa pencurian di polres Taput, Jumat (12/4/2024).

“Atas laporan tersebut, lalu tim opsnal sat reskrim melakukan penyelidikan. Atas dukungan CCTV dan keterangan saksi-saksi, lalu identitas tersangka terdeteksi. Setelah posisi tersangka di temukan di kota Siantar, polres Taput bekerjasama dengan polres Siantar untuk segera mengamankan tersangka. Akhirnya tersangka di temukan di Loket Bus INTRA kota Siantar,” ungkap Barimbing.

“Setelah tersangka dan BB di temukan, tim opsnal melakukan pemeriksaan sementara di polres Siantar. Keterangan yang di peroleh petugas, tersangka mengakui perbuatan pencurian tersebut. Menurut penjelasan tersangka, dirinya melakukan pencurian tersebut sendirian, pada Jumat (12/4/2024) sekira pukul. Dijelaskan secara rinci, dirinya masuknya memanjat dari depan dengan merusak asbes toko hingga kedalam. Setelah berhasil masuk kedalam toko, dirinya pun mengambil 10 unit HP baru dari dalam toko tersebut lalu keluar kembali dari asbes jalan masuk,” lanjut Barimbing.

“Tersangka mengakui sudah sempat menjual 1 unit HP curianya di Tarutung, kepada seseorang yang tidak dikenal dengan harga Rp 600.000 untuk biaya ke Siantar. Dirinya ke Siantar hanya untuk menjual HP curianya supaya tidak di kenal oleh orang lain dan tidak di curigai barang curian.”pungkas Barimbing.

Setelah di lakukan penelitian, terungkap, bahwa tersangka merupakan residivis dan sudah berulang kali keluar masuk penjara dalam kasus pencurian. Terakhir tersangka keluar penjara pada tanggal 10 April 2024 atas kasus pencurian dengan menjalani hukuman 3 tahun penjara.

Atas perbuatanya, tersangka dalam kasus ini kenakan melanggar pasal 363 KUH.Pidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Henry)

Kunjungan Dipermudah, LPKA Palu Hadirkan Program Layanan Kurtal

0

Palu – Kunjungan bagi keluarga anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu telah menerapkan inovasi guna mempermudah dan memaksimalkan pelayanan. Inovasi yang diterapkan dengan memaksimalkan kanal whatsapp dengan menghadirkan program layanan Kurtal (Kunjungan Virtual), Sabtu, (13/4).

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun menjelakan pemilihan whatsapp dalam pendaftaran kunjungan bagi keluarga anak binaan mengingat aplikasi ini mudah dan sering digunakan di masyarakat pada umumnya.

“Selain kunjungan tatap muka, kita juga permudah kunjungan dengan menghadirkan program Layanan Kurtal. Jadi, keluarga anak binaan yang lokasinya cukup jauh bisa melakukan kunjungan dengan mudah,” jelas Revanda.

Revanda juga menyampaikan dalam pelaksanannya, LPKA Palu menyiapkan grup whatsapp keluarga seluruh anak binaan dengan dikoordinir oleh satu staf dan diawasi oleh pejabat yang berwenang.

“Selain membuat grup, kita juga menambah jumlah perangkat komputer yang digunakan. Saat ini ada tiga buah, tujuannya agar layanan Kurtal di LPKA Palu tetap berjalan lancar,” ujar Revanda.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar mengatakan inovasi layanan ini sangat baik dan beliau memberikan apresiasi terhadap terobosan yang dihadirkan oleh LPKA Palu.

Kakanwil Hermansyah juga berharap agar layanan ini dapat diterapkan oleh Lapas/Rutan yang ada di Sulawesi Tengah.

“Dengan adanya inovasi ini, kita pastikan masyarakat dapat menikmati layanan yang mudah dan cepat. Semoga layanan ini dapat diterapkan pada Lapas/Rutan,” tutup Kakanwil Hermansyah. (Rel)