Beranda blog Halaman 129

Pemerintah Kabupaten Asahan Lakukan Penandatanganan Kolektif PK

0

Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Bupati Asahan H. Surya BSc melakukan penandatanganan kolektif Perjanjian Kinerja (PK) Organisasi Perangkat Daerah dan Kecamatan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (30/01/2025). Turut hadir Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten, Staff Ahli, OPD dan Camat

Laporan panitia Drs. Supriyanto. M.Pd menyampaikan tujuan penandatanganan perjanjian kinerja ini adalah untuk menetapkan komitmen kepala OPD dan Camat untuk mengingatkan integritas, akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur serta sebagai dasar bagi Bupati untuk melakukan monitoring evaluasi dan supervisi atas perkembangan/kemajuan kinerja kepala OPD. Adapun peserta dalam kegiatan ini berjumlah 56 orang terdiri dari kepala OPD berjumlah 31 orang dan Camat berjumlah 25 orang.

Di tempat yang sama Bupati Asahan H. Surya, B.Sc dalam amanatnya mengatakan perjanjian kinerja yang kita tandatangani pada hari ini merupakan salah satu dokumen penting dalam tahapan sistem akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah yang termuat dalam peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang sistem akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah.

Melalui penandatanganan perjanjian kinerja ini, maka saudara-saudara menyatakan komitmen dan kesepakatan untuk mewujudkan kinerja yang terukur berdasarkan tugas, fungsi dan wewenang serta sumber daya yang tersedia. Pedomani apa yang selalu saya sampaikan mengenai 3t ”yaitu Tertib administrasi, Tertib anggaran dan Tertib bertugas”.

Lebih lanjut Bupati mengatakan tahun ini juga kita akan melakukan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Asahan Tahun 2025-2029 dan rencana stragis (RENSTRA) OPD dan Kecamatan. “Saya berharap saudara-saudara dapat menyelaraskan dokumen-dokumen tersebut dengan pohon kinerja dan perjenjangan kinerja, mulai dari level Pemerintah Kabupaten Asahan sampai ke level pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional tertentu, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional umum.” Tandasnya.

Penantian Masyarakat Selama 18 Tahun Jalan Tidak Kunjung Diperbaiki

0
Serdang Bedagai | Penantian Masyarakat Dusun VII Desa II Besar Terjun, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai terhadap jalan desa yang tak kunjung di perbaiki, bak menanti hujan yang tak kunjung turun dalam musim kemarau.

Selama 18 tahun masyarakat Desa Besar II Dusun VII merasakan jalan yang rusak serta berlubang.

Masyarakat mengeluhkan jika terjadi musim hujan jalan tersebut sangat sulit di lalui, karena jalan tersebut seperti kubangan jika hujan turun.

HS salah satu masyarakat di Dusun VII Desa Besar II Terjun mengatakan, “Kami seluruh masyarakat disini telah meminta kepada Kepala Desa untuk memperhatikan jalan desa kami untuk segera di perbaiki, namun permintaan kami tidak di tanggapi, sudah 18 tahun lama nya jalan itu tidak di perbaiki,” ucap HS yang mana nama nya tidak ingin di sebutkan, Senin (27/01/2025).

Menurut pantauan wartawan di lokasi jalan tersebut sangat rusak serta berlubang, dimana lubang tersebut sangat dalam bak kubangan.Jika di lalui oleh kendaraan roda empat, kendaraan roda dua serta kendaraan lainnya sangat tidak nyaman. Apalagi di saat musim hujan, saat kemarau debu sehingga sangat meresahkan masyarakat yang hendak kerja, sekolah dan melakukan aktifitas lainnya.

Hal yang sama di sampaikan warga lainnya, DK masyarakat Dusun VII, Desa II Besar Terjun juga mengatakan, “Jalan ini sudah rusak sangat lama, kami juga sudah mengadakan musyawarah serta telah membuat proposal, proposal itu telah kami kirim ke Bupati, DPRD Kab.Sergai serta Kepala Desa Besar II Terjun, namun sampai saat ini tidak ada balasan serta jalan tidak di perbaiki juga,” ungkapnya.

Harapan masyarakat agar Pemkab Serdang Bedagai segera merealisasikan perbaikan jalan di Dusun II Desa Besar II Terjun, karena akses jalan merupakan sangat penting, karena seluruh masyarakat mengunakan akses jalan tersebut untuk melakukan aktivitas, baik anak sekolah dan pekerja lainnya.

Kepala Desa II Besar Terjun Sulaiman Syah saat di konfirmasi melalui telp dan pesan WhatsApp namun tidak aktif, mungkin karena masih libur nasional. (As/Her/Ril)

Cipayung Plus Gelar Dialog Publik 100 Hari Kerja Prabowo Gibran

0
Medan | Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar dialog publik dalam rangka memberikan apresiasi serta saran terhadap 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Selasa (28/1).

Juru Bicara Cipayung Plus yang juga merupakan Korwil GMKI Sumut – NAD, Arion Pasaribu, mengatakan dalog ini bertujuan menyampaikan apresiasi, saran, dan harapan terkait kinerja presiden, khususnya untuk pembangunan di Sumatera Utara.

Mahasiswa menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto masih berada dalam jalur yang tepat untuk memenuhi janji-janji kampanyenya.

“Kami melihat progres yang berjalan, ada yang cepat, ada yang lambat, dan itu hal yang wajar. Secara umum, kami menilai kinerja Presiden Prabowo masih on the track,” kata Arion didampingi Muhammad Tarmizi selaku, Ketua PKC PMI Sumut, Rahmat Taufan Pardede selaku Ketum DPD IMM Sumut, Wita Putra selaku Ketum PW KAMMI Sumut dan Kamaluddin Nazuli Siregar selaku Ketua PW HIMMAH Sumut.

Arion menuturkan Cipayung Plus Sumut mengapresiasi langkah konkret pemerintah dalam mewujudkan program yang pro-rakyat dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Adapun 11 poin utama apresiasi mereka yakni (1) Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Janji kampanye Presiden Prabowo terealisasi melalui pemberian makanan bergizi gratis kepada siswa sekolah, menunjukkan komitmen terhadap kesehatan dan kesejahteraan generasi muda.

(2) Efisiensi APBN: Pemotongan anggaran perjalanan dinas sebesar Rp20 triliun dan pengurangan acara seremonial yang boros anggaran menjadi bukti pengelolaan anggaran yang efektif. (3) Penghapusan Utang UMKM dan Nelayan: Pemerintah meringankan beban ekonomi pelaku usaha kecil dan nelayan dengan penghapusan utang.

(4), Stimulus Bantuan Sosial: Paket stimulus Rp38 triliun menunjukkan keberpihakan kepada rakyat kecil dan upaya mengurangi kemiskinan. (5), Pembatalan Kenaikan PPN: Penundaan kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) membantu menjaga daya beli masyarakat.

(6), Pengesahan RUU EBET: Komitmen terhadap energi baru dan terbarukan untuk ketahanan energi nasional. (7), Bergabung dengan BRICS: Indonesia memperkuat posisi di kancah internasional melalui aliansi strategis. (8) Konsolidasi Kebijakan dan Anggaran: Efisiensi kebijakan dan anggaran dilakukan secara optimal dalam waktu singkat.

(9) Peningkatan Citra Pemerintahan: Tingkat kepuasan publik meningkat signifikan, dengan pengelolaan keamanan dan agenda besar seperti Natal dan Tahun Baru yang berjalan kondusif. (10), Perjuangan Kemerdekaan Palestina: Prabowo secara konsisten membawa misi kemerdekaan Palestina di berbagai forum internasional, termasuk KTT di Mesir. (11), Sukses Pilkada Serentak: Proses demokrasi berjalan aman dan kondusif berkat koordinasi yang baik antara aparat TNI dan Polri.

Selain apresiasi, mahasiswa juga memberikan saran dan kritik yang konstruktif. Ada tujuh poin saran utama Cipayung Plus adalah pertama, ketahanan pangan dan energi, di mana fokus pada swasembada pangan berbasis teknologi serta percepatan transisi energi bersih.

Kedua, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) seperti reformasi kurikulum, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, dan pendidikan gratis hingga perguruan tinggi. Ketiga, Infrastruktur Berkelanjutan, memastikan proyek infrastruktur memberikan dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan.

Keempat, Stabilitas Politik dan Demokrasi: Memperkuat kebebasan pers dan transparansi pemerintahan. Kelima, Ekonomi dan Investasi Berkeadilan: Memberdayakan UMKM dan mengurangi ketimpangan sosial.

Keenam, Perlindungan Lingkungan: Mengatasi eksploitasi sumber daya alam dan memperkuat mitigasi perubahan iklim. Terakhir, Layanan Kesehatan: Perluasan akses layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil, serta penguatan sistem jaminan kesehatan nasional.

“Pola kami berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya mahasiswa turun ke jalan untuk demo, kali ini kami memilih pola dialog untuk memberikan masukan. Tujuan kami adalah mendukung keberhasilan program pemerintah demi Indonesia yang lebih baik, sehingga harapan masyarakat agar pemerintah terus berkomitmen dalam mewujudkan Asta Cita untuk Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” ungkapnya.

Pj Gubernur Sumut, A Fathoni melalui Kadispora Sumut, M Mahfullah Pratama Daulay, membuka kegiatan ini. Ia mengatakan Pemprov Sumut berkomitmen dalam mewujudkan visi pembangunan Indonesia Emas 2045 melalui langkah strategis yang sejalan dengan Visi Misi Presiden dan Gubernur. Strategi ini diterjemahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025–2029.

Pertama, berkat Tuhan Yang Maha Esa berupa keberagaman keunggulan antar daerah menjadi potensi yang memerlukan sinkronisasi dan sinergi pembangunan antara tingkat nasional dan daerah. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki pendataan pembangunan di berbagai wilayah.

Kedua, pemerintah daerah beserta seluruh pihak yang berkepentingan diharapkan untuk fokus pada pengembangan potensi unggulan masing-masing daerah. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat daya saing daerah secara nasional maupun global.

“Ketiga, kolaborasi menjadi kunci utama dalam pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan sektor swasta diperlukan untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Dengan demikian, pencapaian tujuan pembangunan dapat dipercepat dan menghasilkan dampak yang berkelanjutan,” ungkapnya. (Aj/As/Red/Ril)

Wakil Bupati Asahan Ikut Rapat Koordinasi KPU Asahan

0

Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si menghadiri rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Asahan dan tata kerja badan Adhoc Tahun 2024 bertempat di Hotel Antariksa Kisaran, Selasa (22/01/2025). Tampak hadir Mewakili KPU Sumatera Utara, Ketua KPU Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Ketua PPK se-Kabupaten AsahanAsahan serta tamu undangan lainnya

Wakil Bupati Asahan dalam sambutannya menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai aspek pelaksanaan Pilkada 2024 yang perlu ditingkatkan dan menyusun rekomendasi guna menyempurnakan proses Pilkada di masa depan mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh tahapan Pilkada 2024 dengan lancar hingga pada tahap penetapan Bupati dan Wakil Bupati Asahan terpilih. “Kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari Pemerintah, TNI, Polri, Partai Politik, hingga elemen masyarakat yang telah berperan dalam mensukseskan Pilkada 2024”Ujarnya.

Rapat evaluasi ini diharapkan dapat menjadi wadah refleksi dan perbaikan bagi penyelenggara agar pilkada di masa mendatang lebih efektif dan efisien, serta terus menjaga integritas proses demokrasi. Saya mengajak kepada semua, mari kita jadikan proses ini sebagai perayaan demokrasi yang tidak hanya berarti memilih pemimpin, tetapi juga mengukuhkan komitmen kita pada nilai-nilai kebersamaan dan persatuan dalam melaksanakan demokrasi.

Lebih lanjut Wakil Bupati mengatakan semoga acara rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Asahan dan tata kerja badan Adhoc tahun 2024, dapat terlaksana sesuai dengan harapan, serta senantiasa mendapat ridho dari Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa dan dapat mewujudkan cita-cita kita sekalian membangun Asahan yang lebih baik lagi.

Bupati Asahan Buka GPBLHS Dan SIDIYA Tahun 2025

0

Bupati Asahan di Wakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan di Kabupaten Asahan Dr. Elfina br Tarigan membuka Bimbingan Teknis Pembinaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) dan pengenalan Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIYA) tahun 2025 di Hotel Antariksa Kisaran, Selasa (21/01/2025). Turut hadir Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumatera Utara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan, Para Kepala Sekolah SD, Para Kepala Sekolah SMP, Para Kepala Sekolah SMA serta tamu hadirin lainnya

Dalam sambutannya Dr. Elfina br Tarigan mengatakan program Adiwiyata merupakan salah satu upaya strategis dalam menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Melalui program ini, kita tidak hanya mengajarkan siswa untuk menjadi individu yang cerdas dan terampil, tetapi juga membekali mereka dengan pemahaman dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pemerintah sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan bimbingan teknis ini, melalui bimbingan teknis ini, kita berharap dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan para Kepala Sekolah, guru dan seluruh pihak terkait dalam mengelola dan menjalankan program Adiwiyata di sekolah masing masing. Program ini tidak akan berjalan dengan optimal tanpa adanya dukungan komitmen dan kerjasama yang baik antara semua pihak, baik itu Pemerintah Daerah, pihak sekolah maupun masyarakat.

“Saya juga mengajak seluruh stakeholder pendidikan di Kabupaten Asahan untuk bersama sama mendukung program ini, baik dari segi kebijakan, fasilitas maupun pengawasan, agar Adiwiyata dapat berjalan dengan baik dan memberi dampak posistif bagi lingkungan dan generasi muda kita. ” Tandasnya

Bupati Asahan Dan Wakil Bupati Asahan Ikuti Rakor Bidang Pangan Provinsi Sumatera Utara Bersama Menteri Kordinator Bidang Pangan Indonesia

0

Bupati Asahan bersama Wakil Bupati Asahan ikuti Rapat Koordinasi Bidang Pangan Provinsi Sumatera Utara bersama Menteri Kordinator Bidang Pangan Indonesia di Aula Tengku Rizal Nurdin, yang bertempat Jalan Sudirman Nomor 41 kota Medan, Selasa (21/1/2025).

Rapat Koordinasi Bidang Pangan Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 ini dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan DR Zulkifli Hasan bersama beberapa Menteri Bidang Pangan Kabinet Merah Putih, Bank Indonesia, Himbara, Badan Gizi Nasional, dan diikuti oleh Pj Gubernur Sumatera Utara Dr Agus Fathoni, M.Si dan Jajaran Forkopimda Sumatera Utara, dan para Bupati/Walikota, Pj Bupati/Walikota, serta Bupati terpilih se Sumatera Utara.

Dalam rapat tersebut Bupati Asahan H. Surya, B.Sc berkesempatan menyampaikan dukungan untuk program Pemerintah Pusat baik itu tentang sistem penyaluran pupuk, tentang irigasi maupun yang lainnya.

Lebih lanjut, Bupati Asahan mengatakan dihadapan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan bahwasanya di Kabupaten Asahan ada irigasi bendungan untuk peningkatan Air Sungai Bunut yang sudah dikerjakan oleh Pemerintah Pusat
namun sudah dihentikan dan juga jalur irigasinya tidak dibuat.

sehingga Air yang diperkirakan yang akan mengaliri Air ke sawah sekitar lebih kurang 6000 H tidak bisa dapat di aliri. “Untuk itu kiranya pembangunan aliran irigasi tersebut mohon dapat di teruskan ” harap Bupati Asahan mengakhiri penyampaiannya.

Pj. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni optmis pertanian Sumut bisa maksimal bila kendala yang ada saat ini teratasi. Kendala-kendala tersebut menurutnya bisa teratasi lewat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

Ada beberapa kendala yang dihadapi Sumut saat ini untuk memaksimalkan pertanian antara lain distribusi pupuk, kurangnya jumlah penyuluh pertanian dan yang cukup penting yaitu irigasi. Saat ini, Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) masih perlu perbaikan signifikan.

Terkait distribusi pupuk, beberapa kendala yang dihadapi petani menurut Fatoni yaitu masalah keuangan petani, waktu sampainya ke petani tidak tepat, petani kesulitan saat menggunakan sistem digital dan administrasi. Terkait penyuluh, saat ini menurut Fatoni Sumut masih kekurangan penyuluh sebanyak 3.142 orang (mengacu pada Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

“Penyelesaian kendala-kendala ini perlu kolaborasi dan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah hingga ke perangkat desa, misalnya irigasi ada sistem irigasi, ada irigasi kewenangan pusat, provinsi dan daerah, begitu juga terkait distribusi pupuk,” kata Fatoni saat Rakor Bidang Pangan Provinsi Sumut.

Target tanam padi Sumut tahun 2025 seluas 1.465.944 Ha, tanaman reguler seluas 814.638 Ha dan lahan kering juga kegiatan oplah 651.306 Ha. Sumut saat ini menurut Fatoni membutuhkan benih unggul bersertifikat dan penguatan Kelembagaan penangkar dan lantai jemur. Kebutuhan benih sebanyak 20.365,9 ton untuk tanam reguler dan 16.282,6 ton tanam lahan kering dan oplah.

“Kita cukup bersyukur karena hasil pertandian kita untuk bahan pangan baik, padi, jagung, bawang merah, cabai merah, cabai rawit sering surplus, dan saat surplus yang kita butuhkan hasil tani tersebut masih bisa terserap sehingga tidak merugikan petani,” kata Fatoni.

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan permasalahan irigasi akan selesai tahun depan secara keseluruhan, dan tahun ini beberapa irigasi akan selesai direvitalisasi Oktober. Sedangkan untuk kendala lainnya seperti pupuk dan benih dilakukan sesegera mungkin.

“Tahun ini September, Oktober mungkin sudah selesai beberapa permasalah irigasi kita, karena kita juga mengerjakan di 8 provinsi penghasil pangan Indonesia, kalau untuk distribusi pupuk kementan sudah memangkas rantai distribusinya, jadi langsung ke pengecer atau ke petani, benih saya rasa itu bisa kita atasi,” kata Zulkifli Hasan.

Rakor ini dihadiri langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wamendagri Bima Arya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan KeMenterian terkait lainnya. Hadir juga Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Ferdianto. Hadir juga Pj. Sekda Pemprov Sumut M. Armand Effendy Pohan, seluruh Kepala Daerah se-Sumut dan unsur Forkopimda.

Polisi Ringkus 4 Pencuri iPhone 13 di Pintu Tol Bandar Selamat

0
Polisi Ringkus 4 Pencuri iPhone 13 di Pintu Tol Bandar Selamat
Polisi Ringkus 4 Pencuri iPhone 13 di Pintu Tol Bandar Selamat
Medan – Empat pelaku pencurian di depan pintu Tol Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, berhasil ditangkap polisi dalam waktu kurang dari satu jam setelah kejadian. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (19/1) sekitar pukul 14.30 WIB, dengan korban kehilangan sebuah iPhone 13 berwarna biru senilai Rp10 juta.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Taryono Raharja, mengungkapkan bahwa keempat pelaku telah mengakui peran masing-masing. Reno Sukmoro bertugas mengambil ponsel korban, sementara Chairil Adriansyah dan Fahmi Reza memberikan kode keberadaan barang curian di dalam mobil. Indra Syahputra bertugas mengalihkan perhatian korban.

“Korban, Syahrazi Zulfan, melaporkan bahwa kejadian bermula saat ia salah memasuki pintu tol. Para pelaku berpura-pura membantu mengarahkan kendaraan korban, dan saat korban lengah, Reno Sukmoro mengambil ponsel yang tersimpan di laci dashboard mobil,” kata AKBP Taryono dalam konferensi pers, Selasa (21/1).

Saat ini, keempat pelaku ditahan di Polsek Medan Tembung dan dijerat Pasal 363 Ayat (1) Ke-4 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

AKBP Taryono juga mengapresiasi kerja cepat personel Polsek Medan Tembung yang berhasil mengungkap kasus ini.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus serupa, terutama di lokasi rawan seperti jalan tol.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati. Saat berada di jalan tol, sebaiknya tidak membuka kaca mobil,” pungkas AKBP Taryono. (As/red/lam)

Viral Selebgram Baca Ayat Alquran Diiringi Musik DJ, Kini Minta Maaf

0
Viral Selebgram Baca Ayat Alquran Diiringi Musik DJ, Kini Minta Maaf
Viral Selebgram Baca Ayat Alquran Diiringi Musik DJ, Kini Minta Maaf
Mira Ulfa selebgram asal Aceh sempat viral di media sosial, Mira Ulfa yang viral karena membaca Ayat Alquran diiringi musik DJ saat siaran langsung di TikTok.

Polisi Syariah (Wilayatul Hisbah/WH) Provinsi Aceh memanggil selebgram itu guna menjalani pemeriksaan.

Dilansir dari detikSumut, Mira hadir ke Kantor Satpol PP dan WH Aceh pada Rabu (21/1/2025) didampingi orang tua dan kepala desa. Perempuan asal salah satu desa di Aceh Timur itu menjalani pemeriksaan sejak pagi tadi.

“Satpol PP-WH Aceh sudah memanggil, mengundang yang bersangkutan. Alhamdulillah undangan tersebut disambut baik dan hari ini sudah hadir ke kantor kita. Dari tadi sudah diperiksa,” kata Kasatpol PP dan WH Aceh Jalaluddin.

Menurutnya, dalam pemeriksaan terungkap kejadian tersebut terjadi secara spontanitas. Mira disebut tidak merencanakan membacakan ta’awudz dan basmalah diiringi musik DJ saat melakukan siaran langsung.

“Kami sudah memeriksa, memang terjadi spontanitas, kemudian kekhilafan dan masih kurangnya pengetahuan tentang beragama,” jelas Pj Bupati Bireuen tersebut.

Mira juga telah membuat pernyataan maaf serta menyatakan tidak mengulangi perbuatannya. Dia kemudian diminta membacakan pernyataan yang ditekennya.

Jalaluddin menjelaskan, Mira akan menjalani pembinaan yang dilakukan polisi syariah Aceh Timur. “Anak kita ini akan dibina dengan baik sehingga tidak terulang lagi,” ujarnya.

“Dia telah membuat pernyataan maaf kepada seluruh masyarakat Aceh, umat muslim dan seluruh ulama. Sehingga kita harapkan bisa dimaafkan,” lanjutnya.

Diketahui, potongan video siaran langsung Mira viral di media sosial. Dalam video terdengar Mira memutarkan musik DJ yang diselingi dengan pembacaan ta’awudz dan basmalah.

Dalam video itu juga dia mengaku tidak mengaji hanya membaca basmallah saja. Pasca video itu viral, muncul beragam respon dari masyarakat.

Di media sosial TikTok, Mira Ulfa memiliki akun @kekasihh888 dan telah memiliki 50,2 ribu pengikut. Selain itu, ia juga memiliki akun Instagram @miraulfa5 dengan 45 ribu pengikut, dan saat ini media sosial tersebut dinonaktifkan olehnya. (As/dt/red)

Dinas Diskominfo Sumut Terima Kunjungan DPW PWDPI

0
Diskominfo
Terbentuknya Dewan Pengurus Wilayah Sumatera Utara (DPW PWDPI) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia mendapat dukungan penuh dari disKominfo Sumut.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara (Kadis Kominfo Pemprovsu) IIyas Sitorus saat jajaran pengurus DPW PWDPI sumut melakukan kunjungan audiensi ke kantor kominfo.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPW PWDPI) Sumatera Utara,Dinatal Lumbantobing,S.H, saat di konfirmasi lewat telepon selulernya ,Selasa (21/01/25) membenarkan atas kunjungan kerja pengurus DPW PWDPI sumut ke diskominfo sumut di jalan H,M Said Kampung Durian.

“Benar kita melakukan audiensi yang melibatkan pengurus Ketua DPW PWDPI SUMUT didampingi oleh Sekretaris,Mario Oktavianus Sinaga,S.H,Bendahara,Brexson Simanungkalit dan Kabid Investigasi,Sufri Hidayat,S.H anggota,Yanti,Ruben Silalahi serta Ketua Satuan Tugas Bela Wartawan (Satgas Bel) Sandi Andika. Ujar Donatal.

Dinatal Lumbantobing,S.H, juga menambahkan kegiatan tersebut bertujuan untuk silaturahmi sekaligus menyampaikan tentang keberadaan wadah organisasi pers Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Sumut yang dapat bersinergi serta mendukung program-program pemerintah (As/Rls)

Presiden Republik Indonesia Resmikan PLTA Asahan 3

0

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 yang berada di Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan melalui Zoom, Senin (20/01/2025). Peresmian PLTA Asahan 3 ini bersamaan dengan peresmian pembangkit listrik, transmisi dan gardu induk di 18 Provinsi yang ada di Indonesia.

Dalam amanatnya Presiden Republik Indonesia menyampaikan, bahwa puluhan pembangkit listrik yang diresmikan hari ini menghasilkan 3,2 GW energi. Prabowo pun mengklaim peresmian ini sebagai proyek energi terbesar di dunia.

Lebih lanjut Presiden Republik Indonesia menuturkan bahwa sektor energi memegang peran penting untuk menjadi negara yang modern dan industri. Oleh karena itu, kemandirian energi sangat diperlukan. “Kita mengerti betapa penting energi yang dibutuhkan untuk mentransformasi bangsa ini. Kita ingin menjadi negara modern, negara maju, ingin menghilangkan kemiskinan, dan untuk itu kita butuh menjadi negara industri serta harus menjadi negara maju yang menguasai teknologi,” ujar Prabowo dalam acara peresmian yang dipusatkan di PLTA Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Usai mengikuti acara persemian tersebut, Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni mengatakan, Allahamdulillah PLTA Asahan 3 telah diresmikan. Dengan diresmikan PLTA Asahan 3 ini, sumber energi listrik di Sumatera Utara sangat stabil dan bahkan mempu menyumbangkan energi listriknya ke Provinsi lain.

“Kita tau Provinsi Sumatera Utara memiliki potensi yang sangat besar untuk tenaga listrik yang bersumber dari tenaga air. Dengan potensi yang cukup besar ini, banyak memberikan manfaat kepada Pemerintah Sumatera Utara. Untuk itu kami memberikan apresiasi kepada PLN, Pemerintah yang sudah menghadirkan PLTA Asahan 3 ini”, tandasnya.

Dikesempatan ini juga Bupati Asahan H. Surya, B.Sc didampingi Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar., S.Sos, M.Si dan Forkopimda Kabupaten Asahan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan terima kasih atas diresmikannya PLTA Asahan 3 ini. Dengan diresmikannya PLTA Asahan 3 di harapkan energi listrik di Kabupaten Asahan dapat terpenuhi, sehingga masyarakat Kabupaten Asahan dapat menikmati penerangan sampai kepelosok daerah-daerah.

Bupati juga mengatakan, PLTA Asahan 3 juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Asahan, diantaranya, terciptanya lapangan pekerjaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Asahan. “Dengan dibangunnya PLTA Asahan 3 ini, dapat menyerap tenaga kerja yang cukup banyak sehingga menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Asahan”, ungkapnya.

Terlihat Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Ketua PN Kisaran, Kajari Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya.