Beranda blog Halaman 132

Presiden Prabowo Singgung Hakim Vonis Ringan Koruptor Rp 300 Triliun

0
Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato pertamanya usai dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029, di Gedung MPR-DPD-DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024) pagi. (Foto: Humas Setkab/Rahmat)
Presiden Prabowo Subianto menyinggung pemberian vonis ringan dalam kasus korupsi yang merugikan negara hingga triliunan rupiah.

“Saya mohon ya kalau sudah jelas melanggar, jelas mengakibatkan kerugian triliunan, ya semua unsur lah, terutama juga hakim-hakim vonisnya jangan terlalu ringan lah. Nanti dibilang Prabowo nggak ngerti hukum lagi,” kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat memberi arahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Gedung Bappenas, Jakarta, pada Senin (30/12/2024) siang.

Diketahui, kasus yang disinggung Prabowo mengarah ke kasus korupsi dengan terdakwa Harvey Moeis. Kasus ini menyebabkan kerugian negara Rp 300 triliun. Tapi Harvey Moeis malah divonis hanya 6,5 tahun penjara.

Prabowo mengatakan rakyat memahami vonis tersebut yang tidak sebanding. Ia lalu mengkhawatirkan kondisi penjara yang nantinya ada AC hingga TV.

“Tapi rakyat pun ngerti, rakyat di pinggir jalan ngerti, rampok triliunan, eh ratusan triliun, vonis sekian tahun,” tutur Prabowo.

“Nanti jangan-jangan di penjara pakai AC, punya kulkas, pake TV,” lanjut Prabowo.

Tolong menteri pemasyarakatan ya, Jaksa Agung. Naik banding enggak? Naik banding. Vonisnya ya 50 tahun begitu kira-kira ya,” kata Prabowo.

Enggan disebut menyalahkan sejumlah pihak, Prabowo mengajak seluruh aparatur pemerintahan untuk membersihkan diri sebelum dibersihkan masyarakat.

“Mari kita kembali ke jati diri kita kembali ke 17 Agustus 1945 cita-cita pendiri bangsa kita. Saya tidak menyalahkan siapapun ini kesalahan kolektif kita mari kita bersihkan makanya saya katakan aparat pemerintahan kita gunakan ini untuk membersihkan diri.

“Rakyat Indonesia sekarang tidak bodoh mereka pintar-pintar semua orang punya gadget sudah lain ini bukan 30 tahun yang lalu ini bukan 20 tahun yang lalu,” pungkas Prabowo. (As/red)

7 Polisi Diduga Terlibat Kematian Tahanan Polrestabes Medan, Kini Dimutasi ke Yanma

0
7 Polisi Diduga Terlibat Kematian Tahanan Polrestabes Medan, Kini Dimutasi ke Yanma
Panit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Ipda Imanuel Dachi (kemeja putih), sedang menggiring tersangka kasus pidana
Medan – Tujuh polisi yang bertugas di Polrestabes Medan diduga terlibat dalam kematian Budianto Sitepu (42). Korban merupakan calon Ketua Ranting salah satu OKP di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang.

Tujuh polisi Satreskrim Polrestabes Medan itu kini dilakukan penempatan khusus (patsus) dimutasi ke Yanma Polda Sumut.

“Tujuh oknum anggota Polri dimutasi ke Yanma Polda,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Senin (30/12/2024).

Hadi mengatakan ketujuh personel itu tengah menjalani proses pemeriksaan di Propam dan Ditreskrimum Polda Sumut. Jika nantinya terbukti melanggar, kata Hadi, akan ada sanksi yang berikan kepada para personel itu.

“Ketujuhnya dilakukan patsus dalam rangka tindak lanjut pemeriksaan di Propam Polda dan Ditreskrimum. Komitmen pimpinan Polri menindak tegas setiap anggota yang melanggar kode etik, hingga sanksi PTDH jika terbukti bersalah,” terangnya.

Keterlibatan IPDA Imanuel Dachi

Kejadian penganiayaan itu terjadi di samping rumah mertua IPDA Imanuel Dachi, yang berada di Jalan Horas, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumut, pada Selasa Lalu (24/12/2024) malam.

Saat itu korban dan teman-temannya inisial Dedy dan Girin berada di warung tuak yang kebetulan berhadap-hadapan dengan rumah mertua IPDA Imanuel Dachi, bermarga Siagian.

Saat itu, Ipda Imanuel Dachi mengerahkan kurang lebih enam orang anggota Polrestabes Medan untuk melakukan penganiayaan terhadap para korban yang sedang berada di warung tuak di samping rumah mertuanya.

Ipda Imanuel Dachi menjabat sebagai Perwira Unit (Panit) Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reskrim (Satreskrim) Polrestabes Medan.

Dilansir dari Tribun Medan, Ipda Imanuel Dachi belum satu tahun menjadi perwira pertama Polri setelah lulus Sekolah Inspektur Polisi (SIP) tahun 2024.

Sebelum menjadi perwira, anak buah Kompol Jama Kita ini pernah menjadi penyidik unit Reskrim di beberapa Polsek jajaran Polrestabes Medan.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan awalnya ada tujuh personel yang dilakukan pendalaman pemeriksaan. Jumlah tersebut bertambah dari yang awalnya hanya enam orang.

“Kemarin kami menyampaikan bahwa kami telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota secara internal, personel yang melakukan penangkapan pada saat itu, yaitu enam orang kami sampaikan di awal dan hari ini kita sampaikan ada tujuh personel yang kami lakukan pendalaman pemeriksaan secara internal,” kata Gidion di Mapolrestabes Medan, Jumat (27/12) lalu.

Terhadap tujuh personel Polrestabes Medan itu kemudian dipatsus. Gidion mengaku jika patsus merupakan proses yang cukup extraordinary dalam tahap pemeriksaan internal.

Gidion menjelaskan jika satu dari tujuh orang itu merupakan perwira, yakni Ipda ID yang bertugas sebagai Panit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, sementara enam orang lainnya adalah personel Unit Resmob dan Unit Pidum. (As/tr/dt/red)

Kementerian Seni dan Budaya Malaysia Apresiasi Sawindu Galuh Pakuan Cup Seri VIII

0

Subang – Festival Sawindu Galuh Pakuan Cup Seri VIII berhasil memikat perhatian internasional, termasuk dari Malaysia. Dalam festival budaya dan Kegiatan Tari Jaipong Kreasi terbesar di Indonesia ini, Kementerian Pelancongan Seni dan Budaya Malaysia turut mengirimkan perwakilannya, Nurazry bin Basiron, dan Dr Norzuraina binti Mohd Nor Pengarah Kebudayaan dari Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Kehadirannya menjadi simbol penting apresiasi atas kesuksesan acara yang berlangsung dari 23 hingga 26 Desember 2024.

Dalam penyambutan resminya pada Rabu (25/12/2024), Nurazry bin Basiron dan Dr Norzuraina binti Mohd Nor disambut langsung oleh R.M. Evi Silviadi S.B., Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Jawa Barat, dan Tine Yowargana B.A., B.E., M.H., atau yang akrab disapa Ting Ting, selaku penanggung jawab kegiatan.

Nurazry menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya Festival Sawindu Galuh Pakuan Cup Seri VIII yang mengedepankan pelestarian budaya dan Kegiatan Tari Jaipong Kreasi khas Sunda di tingkat nasional dan internasional.

“Kami sangat kagum melihat dedikasi dari Indonesia, khususnya Galuh Pakuan, dalam melestarikan seni budaya tradisional serta mendorong keberlanjutan olahraga seni bela diri,” ujar Nurazry.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kerjasama antara Indonesia dan Malaysia dalam pelestarian budaya. “Budaya bukan hanya identitas sebuah bangsa, tetapi juga jembatan persahabatan yang harus terus kita bangun bersama. Semoga acara seperti ini dapat terus memperkuat hubungan bilateral,” tambahnya.

R.M. Evi Silviadi, sebagai Raja LAK Galuh Pakuan, mengapresiasi kehadiran delegasi dari Malaysia sebagai bentuk dukungan atas misi besar festival ini.

“Kehadiran saudara Nurazry bin Basiron dan Dr Norzuraina binti Mohd Nor adalah penghargaan besar bagi kami. Hal ini menunjukkan bahwa nilai budaya yang kami usung telah mampu menembus batas negara dan menjadi kebanggaan regional,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Tine Yowargana. Ia berharap kunjungan ini menjadi awal dari sinergi lintas negara dalam pengembangan seni budaya dan olahraga bela diri.

“Kami harap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi kolaborasi di masa depan. Galuh Pakuan berkomitmen untuk menjadikan seni budaya dan olahraga bagian penting dari diplomasi budaya,” ujarnya.

Sawindu Galuh Pakuan Cup Seri VIII tak hanya mempersembahkan Kegiatan Tari Jaipong Kreasi, tetapi juga mempertontonkan kekayaan budaya Sunda melalui pertunjukan seperti Tari Jaipong Kreasi. Dengan melibatkan lebih dari 3.000 peserta dari seluruh Indonesia, acara ini menjadi pionir dalam mengangkat seni tradisional ke panggung global.

“Festival ini mengintegrasikan budaya dan olahraga sebagai bagian dari identitas bangsa. Kami percaya acara ini dapat memperkuat peran Indonesia di dunia internasional dan kami ingin menjalin kerjasama berkolaborasi di tahun depan dengan ikut serta mengirimkan delegasi dari Malaysia karena kita satu rumpun untuk seni Jaipongan yang terbiasa menjadi seni dan budaya Nusantara,” tutup Nurazry.

Festival ini mencatatkan kesuksesan besar dengan dukungan dari berbagai tokoh penting, termasuk pemerintah, praktisi seni budaya, serta delegasi internasional. Diharapkan, kolaborasi seperti ini dapat terus dilanjutkan untuk mempromosikan seni budaya ke kancah global. (Ozi/Wly)

Kodam I/BB Gagalkan Pengiriman 448 Ekstasi Antarprovinsi di Medan

0
Kodam I/BB Gagalkan Pengiriman 448 Ekstasi Antarprovinsi di Medan
Kodam I/BB Gagalkan Pengiriman 448 Ekstasi Antarprovinsi di Medan
Medan – Kodam I/Bukit Barisan melalui Detasemen Intelijen Kodam I/BB, berhasil menggagalkan pengiriman 448 butir pil ekstasi jaringan antarprovinsi di Loket Pool Bus Pelangi, Jl. Sunggal No.12A, Medan, pada Rabu (25/12/2024) sore.

Keberhasilan ini bermula dari adanya indikasi keterlibatan anggota TNI dalam jaring narkoba. Paket dikirim seorang pria berinisial Si kepada yang berambut cepak kepada penerima berinisial Bi yang berada di Jakarta.

Melihat kecurigaan tersebut security pool bus yang menduga pengirim paket merupakan anggota TNI segera melaporkan informasi tersebut ke Deniteldam I/BB. Menerima informasi tersebut personel Deninteldam I/BB kemudian datang ke lokasi dan membuka paket berupa amplop warna coklat berisi dia kotak kecil serta melihat rekaman CCTV.

Dari dalam paket ditemukan 448 butir pil warna merah berbentuk bulat, dan warna pink bentuk petak. Seluruh pil diduga kuat sebagai ekstasi.

Dandeninteldam I/BB , Letkol Inf Jontrayanto Gultom menjelaskan, saat ini seluruh barang bukti sudah diamankan di Mako Deninteldam I/BB, untuk selanjutnya didata dan diserahkan kepada pihak Kepolisian.

Hasil pengembangan Deninteldam I/BB diketahui, Si merupakan warga Aceh yang beralamat di Desa Gampong Ladah, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Sedangkan Bi beralamat di Kelurahan Plastik, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut tidak ditemukan bukti keterlibatan oknum TNI dalam kasus tersebut. Meskipun demikian Kodam I/BB tetap berkomitmen penuh dalam mendukung pemberantasan narkoba dan tidak memberikan toleransi kepada anggota apabila terbukti melakukan pelanggaran. (As/iw/red)

Anggaran Pilkada Sumut Rp 705 Milliar, KPU: Sisa Anggaran Dikembalikan ke Daerah

0
Kpu
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara mengaku menghemat anggaran pemilihan kepala daerah yang telah berlangsung pada 27 November 2024 lalu.

Ketua KPU Sumut Agus Arifin mengatakan, KPU menerima anggaran Pilkada 2024 sebesar Rp 705 milliar.

Anggaran itu digunakan untuk pembiayaan persiapan tahapan Pilkada, sosialisasi, gaji badan ad hoc hingga keperluan lainnya.

“Total anggaran kita kan Rp 705 milliar untuk pemilihan kepala daerah di Sumut. Itu digunakan untuk kebutuhan menjelang pemilihan hingga pemilihan berlangsung. Termasuk gaji badan ad hoc, kemudian keperluan lainnya,” kata Agus, Jumat (27/12/2024).

Agus mengatakan, KPU tidak menggunakan semua anggaran Pilkada yang diterima. Dia menyebut KPU berhasil menghemat anggaran yang ada.

Namun Agus belum tahu pasti biaya yang masih tersisa dari proses pemilihan kepala daerah di Sumut.

“Jadi anggaran tidak semua habis masih ada tersisa. Namun berapa jumlah itu yang belum tahu pasti karena masih dilakukan pembukuan saat ini perihal penggunaan anggaran,” kata Agus.

Penghematan anggaran terjadi seiring pengurangan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pelaksanaan Pilkada.

Agus mengatakan pada Pilpres lalu, KPU mendirikan sekitar 45 ribu TPS di Sumut. Namun saat Pilkada jumlah TPS berkurang menjadi sekitar 25 ribu TPS.

Selain itu, KPU juga berhasil menekan biaya dengan menghemat pembiayaan operasional.

“Pertama karena pengurangan jumlah TPS yang hampir setengah dari saat Pilpres. Jadi biaya pendirian TPS bisa dihemat. Kemudian pembiayaan operasional juga kita kurangi,” lanjut Agus.

Sesuai aturan yang ada sisa anggaran Pilkada akan dikembalikan ke kas daerah. Agus mengatakan, pengembalian sisa anggaran dilakukan paling lama tiga bulan usai penetapan hasil Pilkada.

“Sisa anggaran akan kita kembalikan ke kas daerah. Sesuai dengan aturan yang ada itu tiga bulan usai penetapan hasil Pilkada,” tutup Agus. (As)

 

 

Kantor Imigrasi Bekasi Tutup Tahun 2024 dengan Pencapaian Kinerja yang Gemilang

0
Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi
Menjelang Akhir Tahun 2024, Sejumlah pencapaian kinerja berhasil diraih Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi.

Berbagai macam pelayanan keimigrasian yang terselenggara di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi seperti pelayanan penerbitan paspor, pelayanan penerbitan izin tinggal, serta kegiatan intelijen dan penindakan keimigrasian.

Dalam hal itu, Kantor Imigrasi Bekasi mencatatkan kenaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 24,75% dari Rp64.212.400.000 (data per 20 Desember 2023) ke angka Rp80.107.942.468 (data per 23 Desember 2024). Pendapatan tersebut dihasilkan dari penerbitan paspor, penerbitan izin tinggal serta pendapatan lainnya.

Untuk pelayanan dokumen perjalanan RI atau paspor, tercatat sebanyak sebanyak 126.663 dokumen (data per 23 Desember 2024) sudah diterbitkan. Dengan rincian 63.160 penerbitan paspor biasa dan 63.503 penerbitan paspor elektronik, atau terjadi peningkatan sebesar 34,86% dari tahun 2023.

Sementara itu, untuk pelayanan izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA), Kantor Imigrasi Bekasi mencacatkan penerbitan perpanjangan Visa On Arrival (VoA) sebanyak 361 dokumen, Izin Tinggal Kunjungan (ITK) sebanyak 159 dokumen, penerbitan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) sebanyak 4.161 dokumen, penerbitan Izin Tinggal Tetap (ITAP) sebanyak 187 dokumen, Affidavit sebanyak 221 dokumen.

Selanjutnya, Surat Keterangan Keimigrasian (SKIM) sebanyak 7 dokumen, Exit Permit Only (EPO) sebanyak 1294 dokumen, Exit Re-entry Permit (ERP) sebanyak 2264 dokumen, perubahan alamat sebanyak 1.438 dokumen, perubahan data paspor sebanyak 516 dokumen, lapor lahir sebanyak 6 dokumen, lapor kematian sebanyak 6 dokumen, pelaporan WNA menjadi WNI sebanyak 14 dokumen, dan perubahan status sipil sebanyak 1 dokumen (data per 24 Desember 2024).

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan intelijen dan penindakan keimigrasian, Kantor Imigrasi Bekasi mencatat sebanyak 179 operasi pengawasan sudah dilakukan, terdiri dari 174 operasi pengawasan mandiri, 3 operasi pengawasan gabungan, dan 2 operasi pengawasan bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kota dan Kabupaten Bekasi.

Selain itu juga kegiatan pengawasan administrasi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 1 kegiatan, dan pengawasan administrasi bagi WNA sebanyak 17 kegiatan.

Dalam hal penindakan keimigrasian, telah dilakukan penindakan bagi WNI sebanyak 676 pemohon yang paspornya hilang dan rusak, pendetensian bagi WNA sebanyak 21 orang, deportasi terhadap 130 orang, dan penyelidikan bagi 1 orang WNA.

Di tahun 2024 ini, Kantor Imigrasi Bekasi juga sudah menyelenggarakan 4 kegiatan sosialisasi keimigrasian terkait penerapan golden visa, serta pengawasan dan penindakan bagi Orang Asing.

Indikator kepuasan masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian, diraih angka Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 97,99, dan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) sebesar 98,52. Salah satu inovasi pelayanan yang dihadirkan oleh Kantor Imigrasi Bekasi di tahun 2024 adalah pelayanan keimigrasian di Immigration Lounge Grand Metropolitan Mall Bekasi yang resmi dibuka pada tanggal 19 Desember 2024.

Dihadirkan layanan percepatan untuk paspor elektronik, dengan jaminan paspor selesai dalam kurun waktu 1-2 jam setelah wawancara. Selain itu, dilayani juga permohonan izin tinggal berbasis daring melalui laman evisa.imigrasi.go.id.

Selanjutnya, Kepala Kantor Imigrasi Bekasi, Uckhy Aditya menyampaikan rasa bangganya terhadap hasil kerja seluruh pihak yang sudah berjuang untuk memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin kepada masyarakat.

“Saya turut bangga atas kinerja seluruh pejabat dan pegawai di seluruh bagian, karena mereka sudah berusaha memberikan yang terbaik. Bahkan lebih baik jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.” ujar Uckhy di Bekasi.

Uckhy menambahkan jika, “Tidak ada rasa puas yang dirasakan atas hasil kinerja tahun ini. Justru ini dijadikan motivasi untuk bisa mencapai hasil yang lebih baik lagi di tahun-tahun berikutnya”, tutup Uckhy. (As/red)

Polda Sumut Pecat 23 Polisi, Berikut Refleksi Akhir Tahun 2024

0
Polda Sumut
Polda Sumut Pecat 23 Polisi, Berikut Refleksi Akhir Tahun 2024
Sebanyak 174 personel Polda Sumut dari jajaran Polres terlibat berbagai pelanggaran sepanjang tahun 2024.

Berdasarkan data yang diperolehnya dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), paling banyak terlibat narkoba, yakni berjumlah 94 personel. Sebanyak 48 personel kena sanksi kode etik karena meninggalkan tugas.

Dari pelanggaran itu Polda Sumut telah memecat sebanyak 23 personel sepanjang tahun 2024. Mereka terbukti melanggar kode etik Polri, baik terlibat jaringan narkoba maupun meninggalkan tugas.

“Ada 23 orang di-PTDH selama 2024 ini,” kata Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto saat acara Refleksi Akhir Tahun Polda Sumut, Jumat (27/12/2024).

Whisnu mengatakan pelanggaran paling banyak adalah terkait keterlibatan dalam jaringan narkoba. Sementara sisanya karena meninggalkan tugas dan tidak profesional.

Mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri itu memastikan personel polisi yang terlibat jaringan narkoba akan dipecat, sedangkan yang menjadi pengguna akan direhabilitasi.

“Data dari Bid Propam, pelanggaran paling banyak masalah narkoba,” terangnya.

Jenderal bintang dua itu menyebut akan menindaktegas personel yang melanggar. Whisnu meminta jangan ada yang direkayasa.

“Kalau salah tindak, salah tindak, jangan direkayasa,” kata Whisnu.

“Kemudian, 48 meninggalkan tugas, tidak profesional ada 32 orang. Jadi paling banyak masalah narkoba,”jelasnya.

Para personel yang dipecat itu merupakan personel Polda Sumut dan polres jajaran. Beberapa di antaranya, masih mengajukan banding.

Dalam paparanya Whisnu juga menjelaskan penanganan kasus yang ditangani Polda Sumut sepanjang 2024. Dia mengatakan di tahun 2024 ada sebanyak 43.316 laporan tindak pidana yang diterima oleh pihaknya. Dari total tersebut, ada 20.033 yang diselesaikan.

Dia memerinci total itu terdiri dari 8.565 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 5.286 penganiayaan, 2.989 kasus pencurian sepeda motor, 821 kasus pencurian dengan kekerasan (curas), 229 kasus cabul, 163 kasus kekerasan seksual dan 82 kasus pembunuhan.

“Penyelesaiannya 46 persen,” kata Whisnu.

Sementara untuk narkoba, Whisnu menyebut ada 5.147 kasus dengan 6.479 tersangka selama tahun 2024. Selama tahun 2024 itu, ada sejumlah barang bukti yang diamankan, yakni 1.195,22 Kg sabu, 1.212,63 Kg ganja, 6.396 pohon ganja, 8 hektare ladang ganja, 487.706 butir ekstasi dan 1,56 kg kokain.

Dibandingkan tahun 2023, kasus ini mengalami penurunan. Di tahun 2023, ada 5.225 kasus narkoba dengan 6.570 tersangka.

Selain itu ,Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan F, SIK, MH juga memaparkan 5 arahan kebijakan Kapolda Sumut kepada anggota maupun personil dilapangan yang pertama, yakni:
Laksanakan tugas dengan ikhlas, utamakan SOP demi kebaikan institusi, masyarakat, bangsa dan negara.

2. Utamakan pemilihan yang proaktif dalam mencegah dan mengatasi potensi gangguan sebelum menjadi gangguan nyata.

3. Jangan under estimate segala bentuk gangguan kamtibmas, lakukan dengan ketentuan yang berlaku.

4. Lakukan penegakan hukum secara profesional, proporsional serta utamakan keadilan untuk mendapatkan kemanfaatan hukum.

5. Tingkatkan Solidaritas dengan TNI, Forkopimda serta tokoh masyarakat.

(As/red)

 

Korupsi Rp 300 Triliun Harvey Moeis Hanya Divonis 6,5 Tahun

0
Harvey Moeis divonis 6,5 tahun
Korupsi Rp 300 Triliun Harvey Moeis Hanya Divonis 6,5 Tahun
Harvey Moeis divonis 6,5 tahun penjara di kasus korupsi timah, dan terbilang jauh dari tuntutan jaksa yakni 12 tahun penjara. Putusan ini menuai kritik dari berbagai pihak.

Kasus korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah secara bersama-sama ini menyebabkan kerugian negara Rp 300 triliun.

Harvey juga disanksi membayar denda Rp 1 miliar. Jika tak dibayar, maka diganti dengan kurungan 6 bulan.

Selain itu, Harvey juga dihukum membayar uang pengganti senilai Rp 210 miliar. Apabila tidak dibayar, maka harta bendanya akan dirampas dan dilelang untuk mengganti kerugian atau apabila jumlah tidak mencukupi maka diganti hukuman penjara.

“Mengadili, menyatakan Terdakwa Harvey Moeis telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan melakukan tindak pidana pencucian uang,” kata hakim ketua Eko Aryanto saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Senin (23/12).

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun dan 6 bulan,” sambung hakim

Sementara, mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mempertanyakan terpenuhi atau tidaknya keadilan dalam vonis yang dijatuhkan kepada Harvey Moeis.

Mahfud menyoroti Harvey yang hanya dihukum 6,5 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, dan uang pengganti Rp 210 miliar dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah yang disebut merugikan negara sebesar Rp 300 triliun. “Di mana keadilan,” kata Mahfud dalam unggahan di media sosial Instagram-nya, @mohmahfudmd, Kamis (26/12/2024), dilansir dari kompas.com

Mahfud mengatakan, dakwaan yang ditujukan jaksa kepada Harvey sangat jelas berbunyi “merugikan keuangan negara,” bukan “potensi merugikan perekonomian negara.”

Namun, kata Mahfud, jaksa penuntut umum hanya menuntut Harvey dihukum 12 tahun penjara, membayar denda Rp 1 miliar, dan uang pengganti Rp 210 miliar.

Hakim akhirnya menjatuhkan hukuman 6,5 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, dan uang pengganti Rp 210 miliar.

“Selain hukuman penjaranya ringan, yang menyesakkan adalah dari dakwaan merugikan keuangan negara Rp 300 triliun, tapi jatuh vonisnya hanya Rp 211 miliar (denda dan uang pengganti), atau sekitar 0,007 persen saja dari dakwaan kerugian keuangan negara,” ujar Mahfud.

“Bagaimana ini?” lanjut mantan Ketua MK itu.

(As/red)

Warga Sei Semayang Tewas Usai Ditangkap Polisi, Kapolrestabes Medan Enggan Beri Keterangan

0
Tahanan tewas
Warga Sei Semayang Tewas Usai Ditangkap Polisi, Kapolrestabes Medan Enggan Beri Keterangan
Tahanan Polrestabes Medan tewas dengan sejumlah luka lebam, kondisi Budianto Sitepu (42) diketahui saat istri korban, Dumaria melihat di ruang pemakaman Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

“Kondisinya saya melihat muka tadinya lebam. Kebetulan saja lewat jenazahnya tadi pas saya minta tolong mau melihat,” terang Dumaria, Kamis (26/12/24).

Budianto Sitepu, merupakan warga Deli Serdang, ia meninggal dunia setelah ditangkap oleh enam oknum polisi yang mengaku berasal dari Satuan Reskrim Polrestabes Medan.

Penangkapan Budianto Sitepu terjadi pada Rabu (25/12/2024) malam, tepat hari pertama Natal, di Jalan Medan-Binjai, Gang Horas, Sunggal, Deli Serdang.

Korban merupakan calon Ketua Ranting salah satu OKP di Desa Sei Semayang Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Budianto bersama istri juga diketahui membuka usaha pengepul barang bekas (botot) di Desa Sei Semayang.

Menurut Dumariah, kejadian bermula ketika suaminya bersama teman-temannya sedang berada di sebuah warung tuak pada Selasa (24/12/2024) malam.

Mereka menghabiskan malam sambil mabuk dan menikmati musik. Ketika sudah larut malam, tetangga warung bernama Siagian merasa keberatan dengan suara bising dari warung. Namun keberatan itu tidak diabaikan.

Pada Rabu (25/12/2024) malam, Budianto dan teman-temannya kembali datang ke kedai tuak. Mereka juga menikmati musik. Kejadian serupa Kembali terjadi, tetangga warung keberatan tapi Kembali diabaikan.

“Kebetulan Bapak Siagian punya menantu polisi. Waktu datang mengantar parcel katanya. Mungkin Bapak Siagian menceritakan kepada Pak Polisi, sehingga datanglah ke warung.

Dilawanlah sama bapak itu, nanti saya panggil anggota saya, ya panggilan, anggota saya pun ada, saya panggil. Dipanggillah anggotanya, ditangkap lah mereka,” kata Dumariah, Kamis (26/12/2024).

Menurutnya, ia telah berusaha menyelesaikan permasalahan ini baik-baik dengan meminta maaf kepada pihak-pihak yang terlibat. Dumariah juga berupaya mencari suaminya di kantor polisi tapi tidak diizinkan bertemu. Hingga akhirnya, ia menerima kabar bahwa suaminya telah dibawa ke rumah sakit.

“Saya ke rumah sakit, tak dikasih (bertemu). Tiba-tiba saya melihat di bawah, ternyata mayat, ternyata suami saya. Saya melihat tadi mukanya lebam,” katanya.

Menurut Dumariah, sebelumnya ia tidak diberikan surat penangkapan suaminya oleh polisi. Dumariah merasa janggal dengan kematian suaminya, terutama setelah melihat kondisi tubuh korban yang penuh lebam.

Ia dan keluarganya berencana melaporkan kasus ini ke Polda Sumatera Utara untuk mendapatkan keadilan.

“Kami ingin tahu penyebab pasti kematian suami saya. Kenapa dia bisa meninggal dalam keadaan seperti ini,” ujar Dumariah dengan penuh haru.

Sementara itu Kapolrestabes Medan, Kombes Gidion berulangkali memohon waktu saat diwawancarai soal tahanan tewas diduga dianiaya oknum polisi Polrestabes Medan.

Dia menolak memberi keterangan kepada puluhan jurnalis saat meninjau lokasi kasus penganiayaan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis sore pukul sekitar 17.10 WIB, (26/12/2024)

“Jangan yang kasus lain dulu ya, mohon ya. Mohon ya mohon. Yang itu nanti di kantor tempatnya. Mohon-mohon ya kasih saya waktu,” katanya di kutip dari medan.tribunnews.com
(As/red)

Pesawat Penumpang Azerbaijan Airlines Jatuh di Kazakhstan

0
Pesawat Azerbaijan Airlines 
Keadaan di seputar jatuhnya Pesawat Azerbaijan Airlines
Pesawat Azerbaijan Airlines yang mengangkut 67 orang jatuh di Kazakhstan barat, dekat Kota Aktau, Rabu (25/12/2024).

Para pejabat setempat mengatakan pesawat yang menuju Rusia itu terbang melenceng dari jalur penerbangan yang direncanakan.

Mengutip AFP, otoritas Azerbaijan mengatakan 32 orang selamat dalam kecelakaan pesawat Embraer 190 tepat di pusat minyak dan gas di pantai timur Laut Kaspia. Pesawat itu terbang dari ibu kota Azerbaijan di Baku, pantai barat Laut Kaspia, menuju Kota Grozny di Chechnya, selatan Rusia.

“Sebuah pesawat yang melayani rute Baku-Grozny jatuh di dekat Kota Aktau. Pesawat ini milik Azerbaijan Airlines,” kata Kementerian Transportasi Kazakhstan di Telegram.

Dilaporkan Reuters, pesawat ini sedang dalam perjalanan dari Baku menuju Kota Grozny di Chechnya, Rusia.

Namun, pesawat itu sempat dialihkan karena kendala kabut di Kota Grozny.

Pesawat yang terbang dengan nomor penerbangan J2-8243 milik Azerbaijan Airlines itu terbang menuju Grozny, Chechnya, Rusia.

Ketika mencoba melakukan pendaratan darurat di dekat kota Aktau, pesawat tersebut terbakar.

Rekaman video yang diverifikasi oleh agensi berita Reuters memperlihatkan pesawat yang turun dengan kecepatan tinggi, dengan roda pendarat yang sudah turun.

Beberapa detik setelah mencoba mendarat, muncul ledakan besar yang memunculkan bola api besar.

Azerbaijan Airlines, maskapai penerbangan nasional negara itu, mengatakan pesawat tersebut membawa 62 penumpang dan lima awak.

Ia menjelaskan bahwa pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat sekitar 3 kilometer dari Aktau.

Pesawat Azerbaijan Airlines 
Pesawat Azerbaijan Airlines  sebelum mengalami kecelakaan

Pesawat itu lepas landas dari ibu kota Azerbaijan, Baku, pada pukul 03:55 GMT, dan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06:28 waktu setempat, menurut data dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24.

Sebagian besar penumpang merupakan warga negara Azerbaijan, namun ada juga beberapa orang dari Rusia, Kazakhstan, dan Kirgistan.

Dari 25 orang yang selamat, 22 di antaranya dibawa ke rumah sakit, kata kementerian kedarurat setempat.

Sementara, Kementerian Transportasi Kazakhstan mengatakan pesawat itu membawa 37 warga negara Azerbaijan, enam dari Kazakhstan, tiga warga Kirgistan, dan 16 warga Rusia.

Kantor Jaksa Agung Azerbaijan mengatakan, “Menurut data yang tersedia, 32 orang selamat dari kecelakaan itu. Kami tidak dapat mengungkapkan hasil investigasi apa pun saat ini. Semua skenario yang mungkin sedang diperiksa, dan analisis ahli yang diperlukan sedang berlangsung.”

Azerbaijan telah mengirimkan tim investigasi yang dipimpin oleh Wakil Jaksa Agung mereka ke Kazakhstan. Saat ini, tim sedang bekerja di lokasi kecelakaan. (As/tr/lp6/red)