Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 133

Ini Kronologi Sebenarnya Penganiayaan Panwascam di Medan

0
MEDAN – Kasus dugaan penganiayaan yang dialami oleh Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Medan Baru, Annur Raja Napator Siregar tidak terkait dengan kegiatan kampanye calon anggota DPD RI atau pemilu 2024, melainkan miskomunikasi.

Hal tersebut disampaikan, Dwi Ngai Sinaga selaku kuasa hukum dua pria yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Cristian Hadi Chandra Halawa dan Kesatria Fernando Sitepu kepada wartawan, Selasa (16/1/2024).

“Kasus dugaan penganiayaan ini bukan berkaitan dengan kegiatan kampanye, melainkan adanya kecurigaan masyarakat kepada korban yang tidak bisa menunjukkan identitasnya sebagai Panwascam,” katanya.

Menurut Dwi, sebelumnya warga pernah kehilangan atau kemalingan sepeda motor. Dikarenakan kecurigaan tersebut, warga pun spontan mengamankan korban.

“Seharusnya, korban yang mengaku sebagai Panwascam bisa menunjukkan identitasnya dan memperkenalkan diri di acara kegiatan perlombaan audisi Sumatera Utara Mencari Bakat yang digelar di salah satu Cafe di Medan,” tegas Dwi.

Dijelaskan Dwi, kasus bermula pada Sabtu (13/1/2024) malam, korban mendatangi acara tersebut.

Namun, saat itu, korban dinilai membuat risih warga dengan mengambil sejumlah foto tanpa memperkenalkan dirinya dan tidak dapat menunjukkan identitasnya.

“Ketika ditanya warga, korban mengaku dari Panwascam, namun dirinya tidak bisa menunjukkan identitasnya sebagai anggota Panwascam,” sebut Dwi Ngai Sinaga.

Karena merasa curiga, tambah Dwi, sejumlah warga spontan langsung mengamankan korban dan kembali bertanya identitas korban. Namun, korban merasa keberatan.

“Kemudian terjadilah cekcok antara warga dengan korban,” sebutnya.

Menurut Ketua Peradi RBA Medan itu, kasus tersebut merupakan miskomunikasi antara tersangka dan korban, dikarenakan korban tidak bisa menunjukkan identitasnya.

Apalagi, masih kata Dwi, sebelumnya di lokasi tersebut pernah kehilangan sepeda motor.

“Beberapa waktu lalu, warga pernah kehilangan sepeda motor dan sudah melaporkan ke pihak kepolisian dengan nomor laporan: STTLP/B/639/VI/2023 SPKT SEK MDN BARU di lokasi yang sama. Oleh karena itu, kita tegaskan bahwa klien kita tidak ada niat untuk menghalang-halangi tugas Panwascam, apalagi melakukan penganiayaan,” tegasnya.

Bahkan, pihak Polrestabes Medan dalam paparannya bahwa kasus tersebut tidak ada menyinggung adanya pelanggaran kampanye maupun Pemilu.

“Dalam paparannya, Kapolrestabes Medan tidak ada menyinggung terkait pelanggaran pemilu dalam kasus ini. Oleh karena itu, kita meminta agar Bawaslu realistis, apakah anggotanya juga bekerja dengan SOP dan prosedur yang berlaku, sebut Dwi Ngai Sinaga.

Kendati demikian, Ia berharap kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dikarenakan adanya miskomunikasi antara kliennya dengan korban.

“Kita berharap, kasus ini dapat diselesaikan secara keluarga karena klien kami tidak ada niat melakukan penganiayaan maupun menghalang-halangi tugas Bawaslu. Apalagi, klien kami merupakan tulang punggung keluarga yang bekerja sebagai petugas parkir,” ujar Dwi mengakhiri.(Red)

Kabupaten Karo Jadi Tuan Rumah Pra Musrenbang RKPD Provsu Tahun 2025 Zona Dataran Tinggi

0

Karo –  Pj. Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin secara resmi membuka acara Pra Musyarawah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 Zona Dataran Tinggi Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan di Hotel Sibayak Berastagi, Selasa (16/01/2024).

Pada kesempatan ini, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menyampaikan rasa terimakasih terkhusus kepada Pj. Gubernur Sumatera Utara karena merupakan satu kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Karo pada tahun 2024 bisa menjadi tuan rumah penyelenggaran Pra Musrenbang RKPD Zona Dataran Tinggi Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025.

“Sebagai tuan rumah besar harapan kami penyelenggaraan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan dan menghasilkan kontribusi yang nyata bagi perencanaan dan tentunya kemajuan perekonomian dan pembangunan di Sumatera Utara”, ungkap bupati karo.

Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang  menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo telah menyusun dan membahas dokumen Rancangan Awal RPJPD Kabupaten Karo tahun 2025-2045 pada forum konsultasi publik pada Desember tahun 2023 sehingga saat ini pada tahap penyempurnaan.

“Harus terdapat keselarasan pembangunan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten untuk 20 tahun kedepan yang diawali dengan sinkronisasi dokumen perencanaan”, lanjut Bupati karo.

Bupati Karo berharap adanya bimbingan dari Pj. Gubsu melalui Bappelitbang Provsu untuk senantiasa mengasistensi penyusunan dokumen perencanaan di Kabupaten termasuk Kota di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Pj. Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin dalam sambutan dan arahannya juga menyampaikan bahwa Sumatera Utara memiliki 4 Zona yakni Zona Dataran Tinggi, Zona Pantai Timur, Zona Pantai Barat dan Zona Kepulauan Nias. Untuk itu, Pra Musrembang RKPD Zona Dataran Tinggi Tahun 2025 ini sangat penting dalam mewujudkan Sumatera Utara Hebat.

“Zona Dataran Tinggi ini memiliki potensi yang luar biasa di bidang Pariwisata dan Pertanian. Dalam mendukung upaya pengembangan potensi di daerah ini perlu di tingkatkan SDM Yang berkualitas, kelembagaan ekonomi masyarakat, sarana dan prasarana produksi dan infrastruktur yang mendukung perekonomian”, ungkap Pj.Gubsu.

Menurut Pj Gubsu, ada berapa prioritas yang menjadi rencana pembangunan di Sumatera Utara yakni peningkatan kualitas SDM, peningkatan pertumbuhan ekonomi inklusif dan peningkatan kualitas infrastruktur berkelanjutan.

“Kita berharap Pra Musrembang ini bisa mengumpulkan ide-ide dan gagasan yang membawa perubahan lebih baik bagi pembangunan di seluruh wilayah Sumatera Utara,” Pungkas Pj. Gubsu.

Usai membuka Pra Musrenbang, Pj Gubernur Sumut dan Bupati Karo mengunjungi Bus Layanan Kesehatan. Juga menemui sejumlah warga yang sedang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, salah satunya Boru Ginting, yang ingin periksa darah.

Turut hadir Sekdaprovsu, Arif S Trinugroho, Para kepala daerah di dataran tinggi Sumatera Utara yaitu, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Brutu, Bupati Humbang Hasudutan Dosmar Banjarnaor, Bupati Pakpak Barat,Franc Bernad Tumanggor, Walikota Pematang Siantar, dr Susanti Dewayani, Bupati Samosir, Vandiko Gultom, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Sarlandy Hutabarat dan tamu undangan lainnya. (As)

Bupati Eddy Berutu Paparkan Capaian dan Prestasi dalam Pra Musrembang 2025

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan berbagai prestasi yang telah dicapai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi selama kepemimpinannya dalam Pra Musrenbang RKPD 2025 Zona Dataran Tinggi Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Hotel Sibayak Berastagi, Kabupaten Karo, Selasa (16/1/2024).

Meskipun diawal kepemimpinannya dunia diterpa Covid-19, Eddy Berutu bersyukur perlahan Kabupaten Dairi mampu bangkit melakukan berbagai pembangunan dan mencetak berbagai prestasi, serta berbagai penghargaan.

“Saya bersyukur kami mendapatkan penghargaan dari berbagi sektor atas apa yang sudah kami lakukan di Kabupaten Dairi. Terakhir, dalam catatan kami, Kabupaten Dairi meraih penghargaan Sakip dengan hasil yang baik,” katanya.

Dihadapan Penjabat Gubernur Sumut, Hassanudin, Eddy Berutu menyampaikan bahwa ia juga telah menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendorong Ekonomi Kerakyatan dari Majalah Tempo.

“Yang paling membahagiakan ialah Kabupaten Dairi berhasil meraih penghargaan dalam pelayanan Adminduk, yaitu indeks kepuasaan masyarakat. Ternyata masyarakat sangat suka dengan kesuksesan yang kami raih di sektor Adminduk ini. Tidak ada lagi orang ketiga dan percaloan dalam pengurusan Adminduk, karena semua selesai secara digital dan elektronik di tempat terdekat dimana masyarakat berada. Jadi, kami pastikan 100% warga kami memiliki e-KTP,” ujarnya bangga.

Lebih lanjut, Eddy Berutu memaparkan penghargaan yang diraih termasuk dari Kemenkumham sebagai kabupaten peduli hukum dan hak azasi manusia.

“Ini menjadi aspek harmoni keberagaman sehingga saya diundang menghadiri kegiatan forum peduli Hak Azasi Manusia Internasional di Korea, baru-baru ini,”ujarnya lagi.

Namun kata Eddy, ditengah prestasi dan pengharagaan yang diraih, Pemkab Dairi masih mendapat banyak tantangan, salah satunya adalah penanganan Stunting.

“Yang paling sulit adalah mengatasi stunting. Ini sangat challenging (menantang). Masih butuh biaya yang lebih banyak. Ini jadi target kami kedepan, kemiskinan juga harus ditekan. Karena fiskal kami sangat sempit, PAD juga kecil, jadi kami sangat ingin investasi terus berkembang di Dairi. Kami sangat menunggu kehadiran swasta di Kabupaten Dairi,” ucapnya.

Di akhir paparan, Eddy Berutu meminta dukungan dari seluruh pihak untuk membantu Kabupaten Dairi mencapai target-target pembangunan lainnya.

“Untuk mencapai program kerja yang dirumuskan, kami butuh dukungan dari seluruh pihak. Provsu sebagai pembina, kami mohon turun tangan membantu kami,” ucapnya mengakhiri sambutannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini para kepala daerah bupati/walikota zona dataran tinggi, seperti Kotamadya Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun, Karo, Tapanuli Utara, Samosir, Toba, Humbang Hasundutan, dan Pakpak Bharat. (As)

Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang Hadiri Pra Musrenbang RKPD Provsu Zona Dataran Tinggi

0

Karo – Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang bersama kepala daerah dataran tinggi menghadiri acara Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara 2025 zona Dataran Tinggi,Sibayak Hotel Berastagi, Kabupaten Karo, Selasa (16/1/2024). Pra Musrenbang ini akan berlangsung selama dua hari sejak 16-17 Januari 2024.

Menurut Bupati Karo, saat ini Kabupaten Karo juga sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045, dimana pemerintah pusat mencanangkan pengembangan 5 kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), salah satunya Kabupaten Karo masuk dalam zona KSPN destinasi wisata Danau Toba .

“Untuk itu harapan kami pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat semakin memberikan kontribusi secara maksimal dalam pengembangannya dari segi pelaksanaan atraksi, amenitas dan aksesibilitas untuk peningkatan perekonomian masyarakat di Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Karo.

“Kiranya apa yang kita rencanakan dalam pra musrenbang zona dataran tinggi Sumatera Utara ini dapat kita sepakati untuk menjadi usulan prioritas demi kemajuan Sumatera Utara, khususnya kabupaten Karo,” pungkas bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang.

Kabupaten/Kota yang termasuk dalam zona dataran tinggi ini meliputi Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat dan Kota Pematangsiantar.

Hadir dalam acara ini, Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin dan jajaran, para kepala daerah di dataran tinggi Sumatera Utara yaitu, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Brutu, Bupati Humbang Hasudutan Dosmar Banjarnaor, Bupati Pakpak Barat, Franc Bernad Tumanggor, Walikota Pematang Siantar, dr Susanti Dewayani, Bupati Samosir, Vandiko Gultom, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Sarlandy Hutabarat dan tamu undangan lainnya. (As)

Polisi Periksa Saksi Kasus Pencemaran Nama Baik di Akun Instagram @andrianisherly

0
BINJAI | Pihak kepolisian Polres Binjai telah memeriksa saksi dalam kasus pencemaran nama baik yang dilakukan pemilik akun instagram @andrianisherly, Selasa (16/01/24).

Pemilik akun instagram @andrianisherly dilaporkan ke polres Binjai pada tanggal 12 Desember 2023 lalu dengan nomor LP/B/169/XII/2023/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumatera Utara.

” Untuk saat ini saksi – saksi terlebih dahulu kita periksa setelah itu terlapor akan kita panggil,” ujar kanit tipiter polres Binjai Ipda Alex Pasaribu.

Selanjutnya, ada sekitar dua saksi lagi yang akan kita periksa dan dalam perkara ini akan kita dalami lagi.” ucapnya

Sementara itu, DS pelapor berharap kasus yang dialaminya secepatnya diproses secara hukum agar ada efek jerah bagi si pelaku.

” Saya minta kepada pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang telah merusak nama baik saya, dan saya melaporkan kasus ini agar ada efek jerah bagi pelaku agar tidak sembarangan melakukan fitnah serta ujar kebencian di media sosial,” kata DS kepada wartawan, Selasa (16/01).

Sebelumnya, pemilik akun Instagram @andrianisherly dilaporkan ke Polres Binjai atas dugaan pencemaran nama baik melalui informasi dan transaksi elektronik (ITE). Pelapor adalah seorang wanita janda muda berinisial DS(26) warga Dusun Tanjung, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

Laporan itu tertuang dalam Nomor: LP/B/169/XII/2023/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumatera Utara tanggal 12 Desember 2023.

DS mengatakan postingan dugaan pencemaran nama baik itu diketahui pada Selasa 12 Desember 2023. Dirinya mengaku diberitahu oleh temannya.

“Saya diberitahu oleh teman bahwa di Instagram terlapor ada membuat kalimat di InstaStory yang mengatakan saya,” katanya janda berkelas kenapa jadi pelakor”, katanya kepada wartawan, Selasa (12/12/2023) sore.

Dugaan pencemaran nama baik itu bermula saat DS bersama anaknya mengajak mantan suaminya ke Binjai Super Mall (BSM) untuk mengikuti kegiatan sekolah anaknya.

” Awalnya anak saya minta ngajak bapaknya untuk pergi ke BSM ada kegiatan dari sekolah, setelah berapa hari kemudian, anak saya mengajak bapaknya melalui telepon untuk pergi ke kolam renang yang ada hotelnya, namun bapaknya tidak bisa, disitu istri dia yang baru ini langsung tidak Terima dan membuat postingan di Instagram dengan meghina saya, jelas saya tidak Terima dengan perkataan dia yang katanya saya “Pelakor”,” ucap DS usai buat laporan polisi.

Selanjutnya, menurut DS, postingan di Instagram @andrianisherly merupakan tindakan yang tidak pantas dilakukannya.

” Atas postingan dia, saya sudah malu, banyak teman teman saya melihat dan menertawakan saya, jelas saya tidak terima disebut pelakor, disini emang siapa pelakor, dia tuh mantan suami saya, jelas sebenarnya dia yang pelakor,” cetus DS

Saya berharap kepada pihak kepolisian untuk serius menangani kasus ini, sebab saya sudah malu dengan postingan fitnah tersebut,” tutupnya. (ST)

Bupati Eddy Berutu : 2024 Jadi Tahun Istimewa

0

DAIRI – Setelah disibukan dengan berbagai tugas di kantor, siang ini, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menghadiri pelantikan ketua PKK Desa sekaligus pengukuhan Bunda Paud Desa Pasir Tengah, bertempat di Kantor Camat Tanah Pinem, Senin (15/01/2024).

“Tahun ini adalah tahun istimewa bagi saya. Saya masih diberi kesempatan melanjutkan tugas-tugas penting demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Saya ingin keistimewaan ini mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” kata bupati mengawali sambutannya.

Kepada ketua PKK desa yang baru dilantik, Bupati menyampaikan selamat mengemban tugas baru. Walau bekerja tanpa gaji, namun tanggung jawab akan tugas ini, kata bupati, sangatlah penting.

“PKK desa adalah perpanjangan tangan PKK kecamatan dan PKK kabupaten di lingkup desa. Jadi, selamat kepada yang dilantik, segeralah bekerja, optimalkan seluruh potensi desa masing-masing,” ucapnya.

Secara khusus, Eddy Berutu juga meminta kepada seluruh kepala desa agar menyisihkan anggaran guna mendukung tugas-tugas ketua PKK Desa.

“Selamat bekerja, semoga senantiasa mendapat berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa dalam tugas-tugas kita,” katanya lagi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Eddy juga mengajak seluruh hadirin yang hadir untuk ikut serta mensukseskan pemilu pada Februari mendatang, dengan mensosialisasikan kepada seluruh saudara agar turut berpartisipasi.

“Ingat, jaga tetap persaudaraan. Jangan ada perpecahan karena pemilu, jangan mudah tersulut. Kita ingin pemilu ini tenang. Sekali lagi, untuk PKK mari segera bekerja, samakan program agar semua sejalan sehingga pembangunan lebih mudah dicapai karena kita bersama-sama,” kata bupati mengakhiri.

Sementara itu, Ketua PKK Kabupaten Ny. Romy Mariani Simarmata Eddy Berutu menyampaikan bahwa tugas yang diemban ketua PKK desa sejalan dengan jabatan yang diemban suami sebagai kepala desa, sehingga kolaborasi PKK dengan pemerintah desa mutlak diperlukan.

“Mari, satukan visi agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa tercapai optimal. Pemerintah desa, PKK desa, dan masyarakat bersatu padu bergandengan tangan membangun Dairi lewat desa,” katanya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Pemerintahan Jhony Hutasoit, Kepala Inspektorat Edy Banurea, Kadis Pemdes Simon Toni Malau, Camat Tanah Pinem Jonatan Ginting, Kabid Pembinaan Paud dan PnF Merlin Sitanggang, para kepala desa dan ketua PKK desa se-kecamatan Tanah Pinem, serta undangan lainnya. (Nid)

3 Kursi Dewan Pendidikan Sergai Kosong, Syaifuddin: Tidak ada Kejadian Sama Selama di Indonesia

0

Sergai, Aktiva.news – Sebanyak 3 (tiga) kursi Dewan Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengalami kekosongan.

Pasalnya, kekosongan pengurus itu disebabkan 3 pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Sergai mengundurkan diri.

Diketahui, Sayuti Nur sebelumnya selaku Ketua Dewan Pendidikan Sergai saat ini terdaftar sebagai calon legislatif di Pemilu 2024.

Muhammad Sofyan sebelumnya selaku Sekretaris Dewan Pendidikan sekarang terpilih menjadi Komisioner KPU Sergai.

Sedangkan Wasner Sianturi sebelumnya selaku Wakil Ketua 3 Dewan Pendidikan Sergai saat ini juga terdaftar sebagai Caleg pada Pemilu 2024.

Hal itu dibenarkan Syaifuddin selaku Anggota Bidang Humas Dewan Pendidikan Sergai, Senin (15/1/2024).

“Ya benar, sudah mengundurkn diri sejak 28 Oktober 2023, sebelum DCT. Ketiganya sama tanggalnya karena tanggal 28 itu pengumuman KPU juga, cuma beda jam,”jelasnya.

“Sayuti Nur suratnya tertanggal 27 Oktober hari Minggu, M. Sofyan tanggal 28 Oktober siang, dan Wasner malamnya (tanggal 28 Oktober 2023),”tambah pria yang akrab disapa Bang Syai Adin.

Terkait kosongnya kursi di Dewan Pendidikan Sergai hingga memasuki Januari 2024, Syaifuddin menyebutkan masih dipelajari teknis dan juknis pergantian antar waktu (PAW),  karena tidak ada kejadian yang sama selama ini di Indonesia.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Bupati Sergai dan Dinas Pendidikan Sergai, itu masih dibahas mencari dasar PAW nya,”pungkasnya.

AR/AD

4 Orang Diduga Komplotan Geng Motor Berhasil Diamankan, Berikut Indentitasnya

0

Sergai Aktiva.news – Personil Polsek Firdaus Polres Serdang Bedagai (Sergai) melakukan pengamanan dan penangkapan terhadap 4 (empat) orang laki- laki yang diduga anggota Genk Motor STN (Sergai Tengah Nekat) beserta barang bukti Sajam, Minggu (14/01/2024). Di Dusun 4 Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai

Keempat orang anggota Geng Motor STN yang berhasil ditangkap tersebut yakni; 1. RS alias Rio (19), warga Kecamatan Perbaungan, 2. YS (18) warga Kecamatan Teluk Mengkudu, 3. DH (18) warga Kecamatan Sei Rampah, dan 4. MAF (17) warga Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai – Sumut.

Penangkapan keempat pelaku Geng Motor, dipimpin langsung oleh Kapolsek Firdaus AKP Andi Sujenderal, S.H , M.H., bersama Kanit Reskrim Polsek Firdaus, Iptu Maruli Sihombing, dibantu Kanit Intelkam Polsek Firdaus Aiptu Jimmi Sianipar, bersama Ba unit Reskrim Polsek Firdaus Aiptu Azmi Lubis, Ba SPK Polsek Firdaus, Aipda H. Bakara, Bhabinkamtibmas Polsek Firdaus Bripka Riko Andrian, dan Bhabinkamtibmas Polsek Firdaus Bripka JD. Nababan.

Kapolsek Firdaus melalui Ps. Kasi Humas Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk, S.E., M.M., dalam keterangannya, membenarkan adanya penangkapan ini, Minggu (14/01/2024) siang.

Iptu Edward menjelaskan perihal kronologis singkat kejadian, dimana sebelumnya, Personel Polsek Firdaus mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada beberapa remaja yang berkumpul dan diduga anggota geng motor.

“Mendapat informasi tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Firdaus Bripka Riko menelepon piket jaga Polsek Firdaus, selanjutnya personel Polsek Firdaus langsung ke lokasi tempat berkumpulnya anggota genk Motor di Dusun IV Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah”, ujar Iptu Edward.

Melihat kedatangan personel Polsek Firdaus, lanjut Ps. Kasi Humas, anggota Genk Motor langsung berusaha melarikan diri, namun 4 (empat) orang anggota genk motor berhasil diamankan oleh personel Polsek Firdaus.

“Personel melakukan penggeledahan di lokasi tempat berkumpulnya genk motor dan di dapati barang bukti berupa senjata tajam, antara lain; pedang 8 (delapan) bilah atau gosir 1 bilah, berbentuk celurit 2 bilah, berbentuk samurai 7 bilah, dan Botol bekas minuman keras sebanyak 8 botol”, terang Iptu Edward.

Dilanjutkan Ps.Kasi Humas, Personel polsek firdaus kembali melakukan interogasi dan anggota genk motor sebanyak 4 orang yang berhasil diamankan adalah benar anggota Genk Motor STN (Sergai Tengah Nekat) yang mana pimpinan atau ketua Genk Motor STN adalah Ivan Sitanggang, Laki laki, (21) warga Desa Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu (Melarikan diri), beber Iptu Edward

Lanjut Iptu Edward, Selanjutnya Personel Polsek Firdaus mengamankan anggota Genk Motor yang berhasil diamankan berikut dengan barang bukti ke Mapolsek Firdaus untuk dilakukan Penyelidikan lebih lanjut, Iptu Edward Sidauruk, S.E., M.M., menjelaskan.

AR/AD

Suami di Sergai Tega Bunuh Istri Sendiri dengan Mudus Gantung Diri

0

Sergai, Aktiva.news – Erna Wati (50), seorang ibu rumah tangga (IRT), tewas diduga dibunuh suaminya sendiri di kediamannya di Dusun II Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Seirampah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Minggu (14/1/2024) dini hari.

Informasi dihimpun, terungkapnya kasus pembunuhan ini berawal piket fungsi Polsek Firdaus mendapat laporan dari Kepala Dusun II Desa Cempedak Lobang terkait adanya warga yang tewas gantung diri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Firdaus Iptu Maruli Sihombing bersama tim Opsnal dan personel piket fungsi, serta Tim Inafis Satreskrim Polres Sergai segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mencek kondisi korban yang Tewas diduga dibunuh.

Sampai di kediaman korban, petugas mendapati mayat korban sudah tergeletak di tempat tidur di dalam kamar, dan tidak dalam posisi tergantung.

Petugas mendapat informasi jika mayat korban diturunkan oleh suaminya berinisial M (57) dari tali gantungan yang terbuat dari kabel yang panjangnya lebih kurang 4 meter yang terikat di broti asbes tiang rumah.

Merasa curiga atas kematian korban, tim Unit Reskrim Polsek Firdaus selanjutnya membawa korban ke RS Sultan Sulaiman Seirampah untuk dilakukan visum luar.

Sesuai keterangan awal tim dokter RS Sultan Sulaiman, adanya luka di leher korban diragukan akibat gantung diri. Selanjutnya,  tim Unit Reskrim segera mengamankan suami korban ke Polsek Firdaus untuk dilakukan pemeriksaan.

Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward Sidauruk saat dikonfirmasi, Minggu (14/1/2024) siang, melalui WhatsApp membenarkan jika korban tewas diduga dibunuh oleh suaminya sendiri.

“Hasil interogasi awal, suami korban sudah mengakui melakukan pembunuhan terhadap istrinya. Mengenai motifnya, masih didalami. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk di autopsi,” jelasnya.

AR/AD

Edarkan Sabu, Beken Berhasil Diringkus Satnarkoba Polres Sergai

0

Sergai, Aktiva.news – Satnarkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil menangkap seorang terduga pengedar sabu di Dusun V, Desa Bajarongge Kecamatan Dolok Masihul, Sergai,  Jumat (12/1).

Pelaku yang diamankan berinisial I alias Beken, (45 th) warga Dusun V, Desa Bajarongge Kecamatan Dolok Masihul. Terduga pengedar sabu tersebut ditangkap setelah polisi melakukan  undercover buy atau menyamar sebagai pembeli.

Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Iwan Hermawan melalui Kasi Humas Iptu Edward Sidauruk mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan informasi masyarakat adanya seseorang denfan ciri-ciri kurus, ikal, dan hitam, kerap malakukan transaksi narkotika jenis sabu.

Dari informasi itu, tim Opsnal Satnarkoba langsung menuju lokasi tersebut untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian. Karena telah mengetahui ciri-ciri dan mendapatkan no handphone pelaku, kemudian langsung melakukan undercover buy untuk membeli sabu.

“Saat itu anggota kita berpura-pura sebagai pembeli janjian bertemu di seputaran TKP untuk membeli sabu seharga Rp100 ribu dan berhasil mengamankan pelaku I alias Beken,” kata Edward, Sabtu (13/1).

Kemudian, lanjutnya, tim melakukan penggeledahan badan dan menemukan barang bukti yang diduga sabu di saku celana tersangka.

Dari tersangka polisi mengamankan barang bukti, sebalas plastik klip ukuran kecil diduga berisikan sabu seberat 2,19 gram, 1 helai plastik klip berukuran besar, satu buah pipet runcing, satu buah kaca pirex dan
uang tunai Rp200 ribu.

“Saat ini tersangka dan barang bukti narkotika jenis sabu sudah kita amankan guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.

AR/AD