Beranda blog Halaman 140

Pentingnya Mengasah Kemampuan Public Speaking untuk Meningkatkan Karir

0
Nabila Fahriani Pane
Nabila Fahriani Pane

Pentingnya Public Speaking
Di era sekarang, keterampilan public speaking sangat penting dalam menjalankan karir. Bukan hanya sekadar kemampuan berbicara, public speaking juga memerlukan seni menyampaikan pesan kepada audiens. Keterampilan ini bisa dipraktikkan dalam mempresentasikan ide, memimpin tim, dan menghadapi klien.
Keterampilan publicpublic speaking adalah aset yang penting dalam mengembangkan karir.

Menurut survei yang dilakukan oleh National Association of Colleges and Employers (NACENACE), public speaking adalah salah satu keterampilan yang paling dihargai oleh para pemberi kerja. Dengan memiliki kemampuan ini, seseorang dapat meningkatkan peluang untuk mencapai posisi lebih tinggi dalam karir, membangun jaringan yang lebih luas, dan menjadi lebih kredibel di mata audiens.

Mengapa Public Speaking Penting untuk Karir?
Kemampuan public speaking memberikan banyak manfaat dalam dunia kerja. Salah satunya adalah dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Jika seseorang mampu berbicara di depan banyak orang (public speeaking) dengan baik, akan dianggap memiliki nilai lebih. Sebagai contoh, dalam hal menyampaikan ide, kemampuan public speaking mempermudah seseorang untuk menyampaikannya dengan jelas dan juga menarik.
Public speaking juga memainkan peran penting dalam membangun jaringan dan relasi profesional. Ketika seseorang dapat berbicara dengan percaya diri dan memiliki keterampilan komunikasi yang baik, mereka akan lebih mudah menjalin koneksi dengan orang-orang di sekitarnya, termasuk rekan kerja, atasan, dan bahkan klien. Jaringan ini tidak hanya bermanfaat untuk karir mereka saat ini, tetapi juga dapat membuka pintu kesempatan di masa mendatang.

Perjalanan Nabila dalam Mengasah Public Speaking

Nabila adalah salah satu contoh inspiratif yang mengasah kemampuan public speaking sejak usia dini. Di bangku SMA, Nabila sudah terlibat aktif dalam organisasi sekolah, seperti OSIS. Keikutsertaannya dalam OSIS menjadi titik awal baginya untuk berani tampil dan menyampaikan ide di depan banyak orang. Pada awalnya, mungkin rasa gugup selalu muncul ketika harus berbicara di depan umum. Namun, dengan ketekunan dan kesediaan untuk terus belajar, Nabila mulai terbiasa tampil sebagai pembawa acara (MC) dalam berbagai kegiatan sekolah.
Kebiasaan ini kemudian berlanjut saat Nabila menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Sumatra Utara. Baik di dalam maupun acara di luar kampus, ia sering tampil menjadi MC. Dengan banyaknya kesempatan yang diambil semakin banyak juga pengalaman yang ia miliki sehingga kini, Nabila menjadi sosok pembicara muda yang aktif dalam program pengabdian masyarakat. Melalui program-program tersebut ia membagikan pengalaman dan pengetahuannya sebagai seorang pembicara (public speaker).

Tips dan Trik Public Speaking dari Nabila
Bagi Nabila, mengasah kemampuan public speaking adalah perjalanan yang membutuhkan ketekunan dan kesediaan untuk belajar. Berikut adalah beberapa tips dari Nabila untuk mengasah kemampuan public speaking:

1. Mulailah dengan Kemauan untuk Belajar
Langkah pertama adalah memiliki kemauan untuk belajar dan juga mengevaluasi diri. Public speaking mungkin terdengar menakutkan bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa berbicara di depan umum. Namun, setiap orang bisa belajar untuk menjadi public speaker yang baik asalkan mereka memiliki kemauan. Ketika ada kesempatan untuk berbicara, baik itu di kelas, dalam kelompok, atau dalam komunitas, ambil kesempatan tersebut. Semakin banyak pengalaman yang didapat, semakin meningkat pula kemampuan berbicaranya.

2. Latihan Bicara Secara Teratur
Berlatih di depan cermin atau merekam diri sendiri saat berbicara dapat menjadi bentuk latihan dalam mengasah kemampuan public speaking. Hal ini akan membantu untuk melihat ekspresi wajah, postur tubuh, dan bagaimana gaya saat berbicara. Latihan yang konsisten juga akan meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara di depan umum.

3. Ambil Setiap Kesempatan yang Datang
Setiap kesempatan berbicara di depan umum adalah peluang belajar yang harus dimanfaatkan. Tidak peduli seberapa kecil atau besar acara tersebut, pengalaman berbicara di depan umum akan membantu dalam mengasah keterampilan dan membangun kepercayaan diri. Dari pengalaman tersebut, seseorang akan lebih memahami teknik berbicara yang baik serta bagaimana berinteraksi langsung dengan audiens.

4. Evaluasi Setiap Penampilan
Hal penting lainnya yang perlu dilakukan adalah melakukan evaluasi setelah setiap penampilan. Baik itu dengan mendengar kembali rekaman atau meminta tanggapan dari orang lain. Evaluasi akan membantu untuk melihat aspek yang perlu diperbaiki untuk penampilan berikutnya.

Mengasah kemampuan public speaking memang membutuhkan waktu dan usaha, tetapi hasil yang didapatkan akan sangat bermanfaat bagi perkembangan karir dan kehidupan profesional seseorang. Dengan berlatih secara konsisten, dan terus memanfaatkan setiap kesempatan yang ada, siapa saja bisa menjadi public speaker yang handal dan sukses di bidangnya.

Nabila: Menyalurkan Hobi Traveling Melalui Pengabdian Masyarakat

0
Nabila Fahriani Pane
Nabila Fahriani Pane
Bagi sebagian orang, traveling merupakan kegiatan yang erat kaitannya dengan bersantai atau sekadar menikmati pemandangan baru yang indah. Namun, bagaimana jika hobi traveling diwujudkan sebagai sarana untuk berkontribusi pada masyarakat? Hal inilah yang dilakukan oleh Nabila, ketika ia menyalurkan hobi travelingnya dengan mengikuti program pengabdian untuk masyarakat.

Sejak kecil, Nabila yang sudah memiliki ketertarikan traveling, ditambah rasa ingin tahu yang besar membuatnya senang menjelajahi Nabila baru dan bertemu orang-orang dari latar belakang budaya berbeda. Seiring waktu, pada saat memasuki masa kuliah, Nabila mulai aktif mencari kesempatan untuk menyalurkan hobinya melalui kegiatan yang bermanfaat, salah satunya adalah program pengabdian masyarakat. Bagi Nabila, traveling bukan sekadar untuk dirinya sendiri, tetapi juga tentang bagaimana ia bisa berkontribusi pada tempat ia kunjungi.

Sebagai seorang yang peduli pada perkembangan sosial dan pendidikan di daerah-daerah pelosok, Nabila menyadari bahwa banyak hal yang bisa ia lakukan untuk berkontribusi. Ia pun mulai bergabung dalam berbagai program pengabdian masyarakat, yang membawanya ke berbagai daerah di Sumatera Utara dan bahkan hingga Aceh.

Salah satu daerah yang paling membekas di hati Nabila adalah Aceh, tempat di mana ia ikut serta dalam kegiatan membantu pendidikan anak-anak di desa terpencil. Ia berbagi kisah tentang bagaimana anak-anak di sana begitu antusias belajar meskipun fasilitas yang mereka miliki jauh dari kata memadai. Melihat semangat mereka, Nabila merasa lewat program pengabdian masyarakat inilah ia dapat berkontribusi, ia mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran hidup yang tidak bisa ia dapatkan hanya dari buku atau teori di kelas.

Di Sumatra Utara sendiri, Nabila tergabung dalam komunitas Rumah Belajar. Melalui program Rumah Belajar, Nabila bersama timnya mengadakan kegiatan-kegiatan untuk memberdayakan anak-anak dan orang muda, seperti pelatihan keterampilan, program literasi, hingga sosialisasi mengenai lingkungan. Kegiatan tersebut, meskipun sederhana, memberikan dampak positif bagi anak-anak tersebut.
Nabila menunjukkan bahwa perjalanan bisa lebih dari sekadar aktivitas bersantai. Baginya, traveling bisa menjadi sebuah misi untuk memberi dampak positif, seperti yang ia lakukan dalam program pengabdian masyarakat. Melalui aktivitas ini, ia berhasil menggabungkan keinginannya menjelajahi tempat baru dengan keinginannya untuk berbagi dan berkontribusi.

Selain berdampak pada masyarakat, perjalanan Nabila juga merasakan manfaat bagi dirinya sendiri. Dalam setiap kunjungan ke daerah baru, ia selalu menemukan hal-hal yang membuatnya berpikir lebih luas tentang kehidupan. Bagi Nabila, pengalaman di lapangan memberinya perspektif dan pemahaman tentang isu-isu sosial, pendidikan, dan kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat. Ia menjadi lebih sadar bahwa kehidupan tidak selalu berjalan mudah bagi sebagian orang, dan justru hal ini yang mendorongnya untuk terus berkontribusi lewat cara yang ia bisa.

Nabila berharap, melalui pengalaman-pengalamannya ini, ia bisa menginspirasi generasi muda bahwa dengan niat yang kuat, hobi bisa diubah menjadi aktivitas yang bermanfaat bagi orang lain. Traveling tidak harus selalu menguras kantong dan waktu tanpa manfaat, tetapi bisa menjadi sarana untuk belajar, berbagi, dan berbuat baik.

Nabila Fahriani Pane: Mahasiswa USU yang Berkontribusi pada Pengembangan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Sumatera Utara

0
Nabila Fahriani Pane
Nabila Fahriani Pane
Semua pencapaian besar dimulai dari langkah kecil. Ungkapan ini tampaknya tepat untuk menggambarkan sosok Nabila Fahriani Pane, mahasiswi Administrasi Bisnis di Universitas Sumatera Utara (USU).

Tidak hanya berprestasi di bidang akademik, Nabila juga menunjukkan kepedulian sosialnya dengan mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Utara.

Sejak kecil, Nabila telah terdorong untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi sekitarnya. Ia meyakini bahwa berkontribusi kepada masyarakat bukan sekadar tuntutan akademis, tetapi juga dorongan hati untuk memberikan aksi nyata. Ketertarikannya terhadap pengembangan UMKM muncul saat ia menyadari potensi produk lokal yang belum dikelola secara maksimal, khususnya di daerah pedesaan.

Di Desa Ndeskati, Kabupaten Karo, Nabila memimpin proyek Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mengubah limbah kulit kopi menjadi pewarna alami untuk batik aksara Karo. Proyek ini berlangsung selama tiga bulan, melibatkan berbagai elemen masyarakat dan memperkuat peran perempuan dalam pelestarian budaya serta pengelolaan lingkungan.

Proses pembuatan batik dimulai dengan ekstraksi pewarna alami dari limbah kulit kopi. Para peserta, yang sebagian besar adalah anggota PKK, dengan antusias mengikuti setiap tahap, mulai dari pengumpulan dan pengeringan limbah hingga proses ekstraksi warna. “Ini adalah pertama kalinya kami melihat limbah kulit kopi diubah menjadi sesuatu yang berharga. Prosesnya menarik dan hasilnya sangat memuaskan,” ujar May, salah satu peserta pelatihan.

Dalam kegiatan ini, para ibu anggota PKK Desa Ndeskati juga mendapatkan pelatihan tentang cara mengaplikasikan aksara Karo ke dalam desain batik. Mereka belajar menggunakan pensil dan kertas desain untuk menulis aksara Karo dengan indah, yang kemudian diaplikasikan pada kain batik.

Proyek ini tidak hanya berhasil menciptakan produk baru, tetapi juga menghidupkan kembali budaya aksara Karo yang hampir terlupakan. “Kami sangat bangga dengan hasilnya. Batik ini tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai lingkungan dan budaya yang tinggi,” ujar Wadaria, seorang peserta lainnya.

Selain berinovasi, Nabila aktif berbagi ilmu melalui berbagai kegiatan di kampus dan komunitas. Ia rutin menjadi fasilitator pelatihan ekonomi kreatif seputar UMKM, dan memperkenalkan produk inovasi lokal, seperti “Ndescafe,” dari desa binaannya sebagai salah satu upaya mempromosikan potensi desa ke masyarakat luas. Pelatihan ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat agar mampu melihat dan memanfaatkan potensi ekonomi yang ada di sekitar mereka.

Nabila menyadari bahwa pengembangan UMKM memerlukan perhatian bersama. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan ini. “Saya berharap semakin banyak orang yang peduli terhadap pengembangan UMKM, karena ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi dengan ini juga bisa menjadi cara kita dalam melestarikan budaya,” ujar Nabila.

Peran Nabila sebagai inspirasi bagi generasi muda menunjukkan bahwa pengabdian tidak perlu menunggu soal nanti. Ia berharap dapat terus menanamkan semangat kepada generasi muda untuk berkontribusi dan menciptakan perubahan positif di lingkungannya.

KPU Karo Sebut Peran Media Sangat Penting

0
Karo – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo, Rendra Gaulle Ginting, SH mengatakan, tak lama lagi kita semua akan dihadapkan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 tak terkecuali wilayah Kabuaten Karo.

“Pada hari Rabu 27 November 2024 mendatang, kita akan memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara maupun calon Bupati dan Wakil Bupati Karo untuk periode 2024 – 2029,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, Pilkada yang tinggal hitungan hari atau 24 hari lagi dari sekarang, diharapkan tingkat partisipasi pemilih di Kabulaten Karo bisa meningkat karena ini menyangkut masa depan daerah Sumatera Utara khususnya Kabupaten Karo.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo, Rendra Gaulle Ginting saat membuka secara resmi “Rapat Koordinasi Media Mitra KPU Kabupaten Karo Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karo Tahun 2O24” yang digelar di Aula KPU Kabupaten Karo, Jalan Kapten Selamat Ketaren Kabanjahe, Sabtu siang (2/11/2024).

Turut hadir, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Sahimin Selian, Jalek Ginting, SH selaku Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Karo dan Plt. Sekretaris KPU Kabupaten Karo, Ekadody Barus.

Selain itu, sambung Rendra Gaulle Ginting, peran pers atau media massa baik cetak maupun elektronik dalam memberitakan tahapan pilkada dan juga edukasi politik tentang visi misi dan program kandidat sangat besar pengaruhnya kepada masyarakat, ungkapnya.

Sahimin Selian selaku Koordinator Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Karo menyampaikan sesuai dengan berita acara rapat pleno KPU Kabupaten Karo Nomor 1301/HM.02-BA/1206/2024 tentang penetapan media mitra KPU Kabupaten Karo untuk peliputan kegiatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karo 2024 dan berdasarkan keputusan KPU Kabulaten Karo nomor 1343/2024 pada 12 Agustus 2024, maka telah ditetapkan sejumlah media mitra tersebut, ungkapnya.

“Tentunya, tidak semua teman-teman media yang terakomodir dan hal ini diharapkan untuk dapat dimaklumi. Tujuan media mitra ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Dengan pemberitaan berbasis pendidikan politik diharapkan masyarakat teredukasi dan nantinya menggunakan hak politiknya sesuai hati nurani dan siapapun yang terpilih nanti diharapkan menjadi pemimpin yang terbaik bagi Kabupaten Karo lima tahun kedepan,” harapnya.

Tidak kalah pentingnya, masih kata Sahimin, pemilih pemula adalah aset bangsa yang akan melanjutkan proses demokrasi ini dimasa depan. Untuk itu, mereka harus mendapat informasi yang benar dengan porsi yang sesuai. Semoga dengan sosialisasi dan strategi yang dilakukan KPU Kabupaten Karo mereka akan lebih teredukasi dan terbangun kesadaran akan hak politiknya dalam pilkada ini.

Pemilih cerdas adalah mereka yang memahami visi dan misi maupun gagasan calon dengan cermat untuk kemajuan daerahnya, terang Sahimin.

“Wartawan memiliki peran strategis untuk menyajikan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan terhindar dari hoaks. Kita perlu menjaga ruang digital dan ruang publik, agar tercipta stabilitas sosial politik, serta mencegah gesekan dan potensi perpecahan. Kami berharap insan pers terus menjadi penopang dan lentera demokrasi yang sehat, kuat, dan berkualitas,” tandasnya. (Nid)

Buat SIM Baru Harus Memiliki BPJS Berlaku 1 November

0
SIM
Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki oleh setiap pengendara yang telah dinyatakan memenuhi syarat.

Setiap pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, diwajibkan memiliki SIM.

Saat ini, proses pembuatan SIM mengalami sejumlah perubahan. Salah satu perubahan terbesar dalam proses pembuatan SIM adalah kewajiban memiliki BPJS Kesehatan sebagai syarat.

Langkah baru ini bertujuan untuk mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki BPJS untuk perlindungan kesehatan yang memadai dengan berpartisipasi dalam program JKN.

Ketentuan ini telah diatur berdasarkan pasal 9 Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 2 Tahun 2023. Dinyatakan bahwa salah satu persyaratan administratif untuk penerbitan SIM adalah menyertakan bukti keanggotaan program jaminan kesehatan nasional (JKN) yang masih aktif.

Dengan BPJS Kesehatan, pengendara yang terlibat dalam kecelakaan atau membutuhkan layanan medis mendesak bisa mendapatkan penanganan lebih baik tanpa harus khawatir dengan biaya yang besar.

Aturan ini berlaku untuk semua jenis SIM, baik SIM A, SIM B, maupun SIM C. Meski terkesan seperti penambahan syarat, kebijakan ini bertujuan baik, yaitu untuk meningkatkan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Sebelumnya, uji coba ini telah dilakukan di tujuh wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Barat, DKI Jakarta, dan Bali, yang melibatkan 105 Polres pada periode 1 Juli hingga 30 September 2024.

Kemudian Kebijakan ini di tindak lanjuti mulai berlaku di seluruh unit layanan SIM di Indonesia mulai 1 November 2024. Bagi Anda yang ingin membuat SIM, simak persyaratan terbaru berikut ini, yang mencakup beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan.

Syarat pembuatan SIM terbaru

1. Mengisi dan mengumpulkan formulir pendaftaran SIM secara manual atau menunjukkan tanda bukti pendaftaran secara elektronik

2. Menyertakan fotokopi dan memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

3. Melampirkan fotokopi sertifikat pelatihan dan pendidikan mengemudi dengan memperlihatkan dokumen asli

4. Melampirkan surat hasil verifikasi kompetensi berkendara oleh sekolah mengemudi terakreditasi

5. Menyertakan fotokopi surat izin kerja asli dari kementerian yang menangani ketenagakerjaan bagi warga negara asing yang bekerja di Indonesia

6. Menyediakan surat hasil pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani

7. Melakukan perekaman biometrik berupa sidik jari dan/atau pengenalan wajah atau retina mata

8. Melampirkan bukti keanggotaan aktif dalam program jaminan kesehatan nasional (JKN)

9. Menyerahkan bukti pembayaran penerimaan bukan pajak. (Sumber Antara)

Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden dan Menteri, Lapas Narkotika Langkat Manfaatkan Lahan Sebagai Area Pertanian

0

LANGKAT – Sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Langkat Kanwil Kemenkumham Sumut mulai menanam jagung pada area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Narkotika Langkat. Jumat (01/11).

Langkah ini merupakan inisiatif Lapas Narkotika Langkat untuk memberdayakan warga binaan, sekaligus memberikan kontribusi dalam meningkatkan ketersediaan pangan. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan untuk memiliki keterampilan dan jiwa mandiri.

Turut hadir Kepala Lapas Narkotika Langkat, Fauzi Harahap yang didampingi oleh Pejabat Struktural Eselon 4 dan 5 serta seluruh jajaran Lapas Narkotika Langkat. Kegiatan dimulai dengan doa bersama agar kiranya kegiatan ini dapat berhasil dan dapat memberikan dampak yang baik, seluruh jajaran mulai menanam benih jagung.

Kalapas Narkotika Langkat berharap kegiatan pembinaan ini menciptakan kemandirian pangan baik di dalam Lapas dan Masyarakat sekitar.

“Selain memberikan dampak bagi internal Lapas, semoga hasil dari pertanian ini juga diharapkan dapat menyuplai hasil panennya bagi masyarakat sekitar, terutama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan saat ini. Lapas Narkotika Langkat berusaha agar menjaga ketahanan pangan dan mengembangkannya untuk kemanfaatan lebih luas.” tutur Fauzi.

Lapas Narkotika Langkat berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini, dengan dukungan penuh dari jajaran petugas Lapas yang aktif dalam memberikan bimbingan serta memastikan setiap proses pembinaan keterampilan warga binaan berjalan lancar dan tepat sasaran.

KPU Karo Minta Jajarannya Hingga Ke Tingkat Desa Tetap Jaga Netralitas di Pilkada 2024

0
KARO – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo, menegaskan kepada seluruh jajarannya terutama bagi Badan AdHoc agar menjunjung tinggi netralitas selama pelaksanaan Pilkada. Diungkapkan Ketua KPUD Karo Rendra Gaulle Ginting, hal ini tak lain untuk menjaga integritas dari KPUD Karo sebagai penyelenggara Pemilu hingga ke tingkat desa.

“Ya tentu, selain ASN yang sudah diatur di dalam peraturan, kita dari jajaran KPU selaku penyelenggara juga harus netral hingga ke tingkat paling bawah sekalipun,” ujar Rendra, Kamis (31/10/2024).

Dijelaskan Rendra, sejak dimulainya perekrutan semua jajaran Badan AdHoc ia sudah langsung menegaskan kepada semua petugas agar tidak terpengaruh dengan bujuk rayu baik dari Palson maupun timnya untuk memberikan dukungan. Tak hanya itu, seperti diketahui masyarakat Kabupaten Karo yang dikenal dengan adat budayanya yang masih dijunjung tinggi juga menjadi perhatian.

“Kita tau, sekarang sedang masuk musim kerja tahun. Mana tau ada anggota kita di desa ada yang jadi panitia, sebisa mungkin menghindari satu panggung dengan paslon maupun tim apabila datang di kegiatan tersebut,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan, meskipun dalam kontek kegiatan petugas bertindak sebagai panitia kerja tahun, namun tetap saja status semua jajaran KPUD Karo tak lepas dari aturan. Sehingga, dirinya meminta dengan tegas kepada semua anggotanya agar tetap menjaga dan menaati aturan yang telah ditetapkan oleh KPU RI.

“Makanya sebelum masuk kerja tahun, kami sudah sampaikan kepada semua jajaran kita hingga ke tingkat desa. Sudah kita sampaikan secara lisan maupun dengan surat resmi,” katanya.

Diketahui, di masa kampanye saat ini semua Paslon maupun tim dari Paslon terus bergerak untuk menebarkan visi dan misinya langsung ke masyarakat dengan tujuan meraup simpati. Salah satu hal yang dilakukan, ialah dengan menghadiri kegiatan-kegiatan baik sosial maupun adat budaya. Sehingga, hal inilah yang langsung diantisipasi oleh KPUD Karo untuk tetap menjaga integritas dari semua jajarannya. (Nid)

KPU Sumatera Utara Lakukan Debat Publik Pertama di Pilgubsu 2024

0

Debat publik pertama untuk Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2024 berlangsung antusias dan harapan, mempertemukan pasangan calon nomor urut 1, Bobby Nasution-Surya, dan pasangan nomor urut 2, Edy Rahmayadi-Hasan Basri.

Debat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut pada Rabu malam (30/10) di Hotel Grand Mercure Medan ini ditayangkan secara langsung melalui dua stasiun televisi nasional dan berlangsung selama tiga jam diawali Kata Sambutan Kerua KPU Sumut Agus Arifin.

Acara akan dimulai dengan pembukaan yang diisi oleh penyampaian visi dan misi masing-masing pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub). Setiap pasangan calon akan menerima dua pertanyaan dalam setiap segmennya.

Panelis dalam debat perdana Pilgub Sumut 2024 terdiri dari Nispul Khair, Hatta Ridho, Dadang Darmawan Pasaribu, Hisarma Saragih, Mahmul Siregar, Moammar Andar Roemare Siregar, Hasan Sazali, Mujahiddin, dan Zakaria Siregar.

KPU Sumut memperbolehkan masing-masing pasangan calon membawa hingga 75 orang massa pendukung untuk menyaksikan jalannya debat.

Untuk keamanan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan menyiagakan lebih dari 300 personel, termasuk dari Polda, Polres, Polsek, dan TNI, yang akan ditempatkan di empat lokasi di sekitar tempat berlangsungnya debat.

Kedua pasangan calon menyampaikan gagasan serta komitmen mereka untuk memajukan Sumatera Utara, menekankan program-program unggulan masing-masing untuk memperbaiki pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bobby Nasution-Surya menekankan pada inovasi pelayanan yang mengedepankan teknologi dan aksesibilitas, dengan harapan mempercepat proses perizinan dan memperluas akses bagi masyarakat di berbagai daerah, terutama di wilayah pedesaan dan kepulauan.

Sementara itu Edy Rahmayadi-Hasan Basri menekankan pada pendekatan yang berkesinambungan, dengan fokus pada penguatan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan melalui program sosial serta pengembangan ekonomi lokal.

Debat ini berlangsung dalam lima segmen, dengan tema besar pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Setiap segmen diisi dengan sesi tanya jawab antara kedua pasangan calon, di mana moderator memandu jalannya diskusi dan mengajukan pertanyaan yang disusun oleh panelis dan ahli di bidangnya.

Format ini diharapkan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendalami visi dan misi masing-masing calon, sehingga dapat membantu menentukan pilihan dengan lebih bijak.

Secara keseluruhan, debat publik pertama ini menumbuhkan suasana optimisme dengan komitmen dari kedua pasangan calon untuk bekerja keras demi memajukan Sumatera Utara.

Melalui perdebatan yang konstruktif, publik diharapkan dapat semakin memahami arah dan prioritas dari kedua pasangan calon, menjadikan momentum ini sebagai bahan pertimbangan penting dalam menentukan pemimpin terbaik untuk Sumut ke depan. Jangan lupa 27 November 2024, tentukan pilihan anda. (As)

 

 

Tiba di Belawan dalam Lima Kontainer KPU Sumut Mulai Salurkan Surat Suara

0

Medan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut mulai mendistribusikan jutaan lembar surat suara baik Pilkada Sumut maupun Pilkada di 33 kabupaten/kota se-Sumut dari Pelabuhan Belawan Medan, Selasa (29/10).

Komisioner KPU Sumut Koordinator Divisi Perencanaan Keuangan Logistik Kotaris Banurea kepada wartawan ketika ditemui di Pelabuhan Belawan usai Pelepasan Logistik Pilkada Serentak se-Sumut, Rabu (30/10) pagi mengutarakan jutaan lembar surat suara tersebut awalnya di packcing dari percetakan di Cikarang Bekasi dalam lima kontainer.

Lalu yang diangkut jalur darat jalur darat menuju Pelabuhan Tanjung Periok Jakarta Utara tiba kemudian berangkat menuju Pelabuhan Belawan, Minggu (26/10).

Kapal pengangkut surat suara Pilkada Sumut dan Pilkada Kabupaten/Kota se-Sumut itu akhirnya tiba di Pelabuhan Belawan, Minggu (27/10). Kemudian dilakukan bongkar muat.

Selanjutnya mulai hari ini, Selasa pagi, ungkapnya, ia didampingi Ketua KPU Medan Mutia Atiqah dan disaksikan Ketua Bawaslu Medan David Reynold serta pihak kepolisian Poldasu, Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan mulai dilaksanakan pelepasan logistik surat suara disalurkan ke-33 kabupaten/kota dalam 10 truk.

“Kami perkirakan hari ini sudah sampai di gudang logistik KPU Medan, Deliserdang, Binjai dan Langkat,” ungkapnya sembari menyampaikan pengiriman logistik pilkada ini dilaksanakan pihak ketiga include dengan percetakan.

KPU Sumut dan KPU Kabupaten/Kota hanya sebagai penerima barang di masing-masing gudang. “Jadi penanggungjawab pengiriman logistik semuanya pihak ketiga,” ungkapnya serta menyampaikan meski demikian pihaknya tetap melakukan pemantauan dan pengawasan.

Setelah diterima di gudang sebanyak jumlah DPT plus cadangan 2,5 persen dari DPT masing-masing kabupaten/kota baik surat suara Pilgubsu atau Pilkada daerahnya.

“Setelah itu baru dilaksanakan sortir lipat guna dilakukan penghitungan dan pengepakan. Dari sinilah baru diketahui surat suara rusak, demikian juga jumlahnya pas, kurang atau berlebih,” ungkapnya seraya menyampaikan paling jauh pengiriman ke kepulauan Nias di mana surat suara nantinya dikirim melalui Pelabuhan Sibolga.

Diupayakan, lanjutnya, pengiriman logistik surat suara dari Pelabuhan Belawan ini tuntas pada malam ini.

“Kami perkirakan sekitar tiga hari lebih seluruh surat suara ini sudah tiba di 33 kabupaten/kota se-Sumut. Kemudian dilakukan sortir lipat,” tukasnya.

Sebelumnya ia juga mengutarakan sortir dan lipat surat suara akan dilangsungkan mulai awal November.

Jadi “lebih cepat lebih baik” terkait pendistribusian logistik surat suaranya, ungkapnya, supaya bisa langsung disortir lipat petugas di masing-masing KPU kabupaten/kota se-Sumut.

“Paling lama, 2 November mulai sortir lipat surat suara di kabupaten/kota,” ungkapnya.
Selain kotak suara logistik yang telah pihaknya salurkan tersebut antara lain bilah bilik suara, segel, tinta dan kabeltis.

Berdasarkan laporan per 1 Oktober 2024, kabeltis dan segel sudah 100 persen tiba di 33 kabupaten/kota demikian juga tinta, dan kotak suara.

Item logistik lain seperti surat suara, daftar pemilih khusus (DPK), dan alat bantu mencoblos untuk penyandang tunanetra masih dalam proses pengiriman.

Menurutnya, kesiapan logistik Pilkada 2024 ini menjadi aspek penting dalam memastikan kelancaran pemilu serentak mendatang. Kepada KPU kabupaten dan kota diingatkan agar benar-benar melakukan pengecekan saat menerima logistik tersebut. Bila ada kekurangan segera melapor ke pihak pengadaan.

“Marilah kita bersama-sama memantau dan memonitoring pelaksanaan proses Pilkada ini untuk mencegah kesalahan pada tahapan-tahapan selanjutnya. Karena KPU Sumut bersama pihak terkait berkomitmen untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar demi terselenggaranya Pilkada 2024 yang jujur dan adil,” tutur Kotaris. (As)

KPU Karo Terima 614.830 Surat Suara untuk Keperluan Pilkada Serentak Tahun 2024

0
KARO – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo, kembali menerima pasokan logistik untuk keperluan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Kali ini, logistik yang baru datang pada malam tadi berupa puluhan kotak yang berisikan surat suara.

Berdasarkan keterangan Ketua KPUD Karo Rendra Gaulle Ginting, surat suara yang tiba di Kabupaten Karo hingga saat ini sebanyak 614.830 lembar. Dimana, dari total surat suara yang telah datang ini 307.415 lembar untuk kebutuhan pemilihan Gubernur Sumatera Utara, dan 307? 415 lembar lainnya untuk kebutuhan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karo.

“Kemarin sudah kita jemput surat suara di Medan, dan malam tadi sudah tiba di gudang KPUD Karo di Kabanjahe. Surat suara yang kita terima, untuk kebutuhan pemilihan bupati dan pemilihan gubernur,” ujar Rendra, saat ditemui di Gudang KPUD Karo di Jalan Letnan Mumah Purba, Kabanjahe, Rabu (30/10/2024).

Dari kedua jenis surat suara tersebut, untuk surat suara pemilihan gubernur diletakkan di 52 kotak, dan untuk surat suara pemilihan bupati dibungkus di dalam 154 kotak.

“Saat ini surat suara sudah ditempatkan di gudang kita bersama dengan logistik lainnya,” katanya.

Ketika ditanya apakah surat suara yang tiba ini sudah lengkap atau ada surat suara lainnya yang menyusul, dirinya menjelaskan pihaknya melihat total surat suara yang sudah datang ini sesuai dengan kebutuhan. Bahkan, pihaknya juga menerima sebanyak 2000 surat suara untuk kebutuhan Pemilihan Suara Ulang (PSU).

Ke depan, dirinya menjelaskan pihaknya berencana akan melakukan pelipatan surat suara pada Jumat (1/11/2024) mendatang. Dirinya menjelaskan, untuk surat suara yang nantinya dilipat semua yang sudah datang namun khusus untuk surat suara kebutuhan PSU tidak dilipat.

“Nanti lusa kita jadwalkan pelipatan di gudang, tapi untuk PSU hanya disiagakan di gudang saja enggak ikut dilipat,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan hingga saat ini logistik untuk kebutuhan Pilkada serentak sudah hampir semuanya datang. Saat ini hanya tinggal beberapa item pendukung saja yang masih ditunggu.

Adapun logistik untuk keperluan Pilkada Karo yang sudah disimpan secara rapih di gudang di antaranya kabel ties sejumlah 4.038 pcs, bilik suara sejumlah 2.692 buah tambah cadangan empat buah sehingga total 2.696 buah.

Kemudian, segel sejumlah 33.133 buah, kotak suara sejumlah 1.380 buah, tinta sejumlah 1.346 botol, sampul kubus 7.672 buah, dan formulir C plano gubernur dan wakil gubernur 673 set. Serta formulir C Plano Bupati dan Wakil Bupati 673 set, dan sampul Biasa C Hasil 1.346 lembar. (Nid)