Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 140

Cara Mengatasi Telinga Berdengung Terus-menerus Secara Alami, Ini 7 Caranya

0
Telingga
Ilustrasi
Cara mengatasi telinga berdengung terus-menerus secara alami bisa menjadi pilihan perawatan yang patut untuk dicoba. Berbagai bahan alami, seperti ginkgo biloba atau ginseng, diketahui bermanfaat untuk mengurangi suara berdengung atau bergemuruh di dalam telinga.

Sampai saat ini, belum tersedia obat-obatan yang khusus untuk menyembuhkan telinga berdengung terus-menerus atau tinnitus.

Keluhan ini terkadang bisa membaik sendiri, tetapi bisa juga semakin parah seiring waktu. Nah, sebagai pilihan alternatif, Anda bisa coba berbagai cara mengatasi telinga berdengung terus-menerus secara alami.

Bila dibiarkan tanpa perawatan yang tepat, telinga yang berdengung terus-menerus bisa menyebabkan stres, susah tidur, susah fokus, sakit kepala, cemas, atau bahkan depresi. Semua hal ini tentunya dapat memperburuk keluhan yang sudah ada.

Berbagai Cara Mengatasi Telinga Berdengung Terus-menerus secara Alami

Telinga berdengung terus-menerus bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari paparan suara keras, penumpukan kotoran atau cairan di telinga, faktor penuaan, penggunaan obat-obatan tertentu, hingga cedera kepala atau leher.

Bila berbagai penanganan telah dilakukan tetapi tidak cukup efektif, Anda bisa mengambil langkah pengobatan alami. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi telinga berdengung terus-menerus secara alami:

1. Membersihkan telinga di rumah
Penanganan telinga berdengung sebenarnya perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Bila disebabkan oleh penumpukan kotoran, Anda bisa membersihkan telinga menggunakan obat tetes telinga yang dijual bebas. Obat ini bekerja dengan cara melembutkan kotoran di dalam telinga agar lebih mudah dikeluarkan.

Selain dengan obat, Anda juga bisa menggunakan baby oil, mineral oil, atau larutan hidrogen peroksida sebagai cara mengatasi telinga berdengung terus-menerus secara alami. Jika telinga masih tetap berdengung atau menjadi makin parah, konsultasikan ke dokter. Biasanya dokter akan melakukan irigasi telinga untuk menghilangkan penumpukan kotoran.

2. Mendengarkan white noise
Untuk mengatasi telinga berdengung terus-menerus secara alami, cobalah dengarkan white noise.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa fokus mendengarkan white noise bisa mengurangi suara dengung di dalam telinga. Ini adalah salah satu bentuk terapi suara yang mengacu pada kombinasi berbagai suara untuk mengalihkan suara dengungan dengan suara lain yang lebih tenang dan stabil.

Untuk mendengarkan white noise, Anda bisa memanfaatkan suara dengungan kipas angin atau televisi. Selain itu, Anda juga bisa membeli mesin khusus white noise atau menggunakan aplikasi khusus yang bisa memutar suara alam, misalnya suara ombak atau rintik hujan.

3. Mengonsumsi ginkgo biloba
Salah satu cara mengatasi telinga berdengung terus-menerus secara alami adalah dengan konsumsi ginkgo biloba. Obat herbal ini sering direkomendasikan oleh dokter THT sebagai penanganan lini pertama untuk tinnitus yang cukup parah.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ginkgo biloba dapat meningkatkan aliran darah, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kinerja sel saraf. Menurut hasil penelitian tersebut, efek ini diketahui dapat mengurangi gejala telinga berdengung terus-menerus.

Namun, bila Anda sedang mengonsumsi obat anticemas, antikejang, antidepresan, obat pengencer darah, atau obat diabetes, sebaiknya konsultasikan ke dokter dulu sebelum minum suplemen ginkgo biloba.

4. Mengonsumsi ginseng merah
Selain ginkgo biloba, ginseng merah bisa menjadi pilihan cara mengatasi telinga berdengung terus-menerus secara alami. Sebuah penelitian mengatakan bahwa konsumsi ginseng merah selama 4 minggu berhasil mengurangi gejala telinga berdengung.

Namun, manfaat ginseng merah untuk mengatasi telinga berdengung yang terus-menerus masih memerlukan evaluasi yang lebih luas dan mendalam.

5. Menjalani terapi akupunktur
Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa terapi akupunktur bisa dijadikan pilihan pengobatan alami untuk mengatasi telinga yang berdengung terus-menerus. Menurut penelitian terbaru, akupunktur dapat membuat suara dengungan menjadi lebih pelan dan tidak terlalu parah.

Selama sesi akupunktur, terapis akan menusukkan jarum yang sangat tipis di titik-titik tertentu di telinga. Pengobatan alternatif ini dipercaya dapat membersihkan penyumbatan dan melancarkan aliran energi (qi) di dalam tubuh.

6. Melakukan meditasi mindfulness
Anda juga bisa mencoba meditasi mindfulness sebagai cara mengatasi telinga berdengung terus-menerus secara alami.

Beberapa penelitian menyatakan bahwa meditasi mindfulness bisa melatih penderita tinnitus untuk mengalihkan fokus dari perasaan tidak nyaman. Ini berarti penderita tinnitus akan belajar untuk tidak fokus terhadap suara gemuruh yang muncul di dalam telinga dan mengalihkannya ke hal-hal lain.

Selain itu, meditasi ini juga dapat mengurangi kecemasan dan stres yang berkaitan dengan telinga berdengung terus-menerus.

7. Latihan yoga
Bila telinga masih berdengung terus-menerus, Anda bisa coba rutin melakukan yoga. Berlatih yoga secara konsisten minimal seminggu sekali dapat menurunkan tingkat stres, meningkatkan kualitas tidur, menenangkan pikiran, hingga pada akhirnya mampu mengurangi keluhan telinga berdengung yang terus-menerus.

Untuk mengurangi telinga berdengung dan mencegahnya datang kembali, diperlukan juga langkah perawatan sehari-hari yang tepat, seperti:

Batasi paparan terhadap suara yang keras. Bila tidak bisa dihindari, gunakanlah pelindung telinga.

Jangan mendengarkan musik dengan volume yang tinggi melalui headphone.

Batasi asupan alkohol, kafein, dan tembakau, karena bisa memengaruhi aliran darah dan memperburuk keluhan telinga berdengung.

Tidur yang cukup minimal 7–9 jam setiap malam.
Olahraga secara rutin minimal 3 kali seminggu.

Telinga berdengung terus-menerus bisa menandakan penyakit tertentu, seperti penyakit Meniere, aterosklerosis, disfungsi tuba Eustachius, kejang otot di telinga bagian dalam, tekanan darah tinggi, diabetes, atau migrain.

Oleh karena itu, jika berbagai cara mengatasi telinga berdengung terus-menerus secara alami telah dilakukan tetapi tetap tidak menunjukkan perbaikan gejala, terlebih disertai dengan gangguan pendengaran mendadak atau keluarnya cairan berbau busuk dari telinga, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Nantinya,dokter akan membantu menentukan penyebab telinga berdengung terus-menerus dan mengambil langkah pengobatan yang disesuaikan dengan penyebabnya.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

 

Kenalan Lewat Medsos, Pelajar di Medan Diruda Paksa Sampai Tewas

0
Pelajar di Medan
Ilustrasi penangkapan tersangka
Polisi meringkus pelajar berinisial WAS (17), yang memperkosa siswi SMK berinisial PJS (15), di salah satu kos daerah Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, hingga berujung tewas.

Sementara berdasarkan informasi yang didapat, antara terduga pelaku dan korban baru dua minggu berkenalan melalui media sosial Facebook.

Namun, pada Jumat (1/12) korban diduga telah diperkosa oleh terduga pelaku lalu meninggal dunia esok harinya.

“Satu pelaku sudah diamankan (WAS). Pelaku yang di bawah umur (pelajar) ini statusnya tersangka dan ditahan,” kata PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa, Selasa (5/12/2023).

Ia menyampaikan proses penyelidikan telah dilakukan. Mulai dari pemeriksaan sejumlah saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Sejauh ini kami dapati memang korban sebelumnya mengalami kekerasan seksual (pemerkosaan). Untuk lengkapnya, nanti akan disampaikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Orang tua korban menduga kuat anaknya PJS tewas dibunuh oleh pelajar lain.

US (38) selaku ayah korban mengatakan PJS yang masih kelas 1 SMK menghembuskan nafas terakhirnya saat berada di ruang IGD RSUP Adam Malik pada Sabtu (2/12) dini hari.

“Saya menduga kuat, PJS korban pembunuhan berencana,” kata US saat diwawancarai di kediamannya, daerah Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, Senin (4/12).

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung ini pun menceritakan peristiwa yang menimpa anaknya. Awalnya, Jumat (1/12) pagi, anaknya pergi ke sekolah bersama kawannya.

Siang harinya, ia mendapati kabar anaknya belum pulang ke rumah karena mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Namun, sampai larut malam anaknya tak kunjung datang. Dirinya mulai cemas.

“Tiba-tiba, nomor anak saya menelepon tapi yang angkat ibu-ibu. Dia bilang anak saya seperti kesurupan, kejang-kejang, di kosan. Diberitahu lah alamatnya. Saya dan istri langsung ke sana,” ujarnya.

Kemudian, sesampainya di lokasi, PJS tampak terbaring di atas kasur dalam kamar kos yang berada di lantai dua. Kondisi PJS cukup memprihatinkan dan sulit diajak berkomunikasi.

“Itu kamar kosnya tak ada lampu. Anak saya tidak pakai baju sekolah lagi. Hanya pakai tanktop dan celana training. Tatapan matanya kosong, rambutnya basah, mulut dan hidungnya berbusa,” katanya.

“Tidak mengenakan celana dalam, ada darah di bagian kemaluannya, beberapa kondom ditemukan di sekitar, dan sejumlah botol minuman,” tambahnya.

US menegaskan saat itu langsung mencurigai seorang pelajar pria yang membawa PJS dari sekolah yakni WAS (17). Alhasil, dia langsung mengabarkan kepolisian untuk mengamankan WAS.

“Tapi saya duga pelakunya bukan dia (WAS) seorang, melainkan ada beberapa orang lain juga. Si WAS ini baru berteman dengan anak saya dua minggu lalu dari media sosial,” ungkapnya.

Selanjutnya, US membuat laporan ke Polrestabes Medan. Sedangkan istrinya membawa PJS ke klinik di kawasan Simpang Selayang.

Selepas itu, PJS dibawa ke RS Bahayangkara untuk menjalani proses visum lalu kembali ke rumah untuk istirahat. Jelang tengah malam, hidung PJS mengeluarkan busa saat baring bersama ibunya.

“Karena ada busa yang keluar dari hidungnya, langsung dibawa ke RSUP Adam Malik. Rupanya, pas masih di IGD, anak saya sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

“Ini saya duga PJS diperkosa dan disuruh meminum sesuatu yang membuat kondisi tubuhnya seperti itu. Karena dia sempat muntah dan ada bau seperti alkohol,” pungkasnya. (As/dt/wl)

 

Ini Motif Pembunuhan Pedagang Telur di Gunung Sitoli

0
Pembunuhan telor
Polisi mengungkap pembunuhan terhadap Eddy Sofyan alias Liong, pedagang telur di Gunung Sitoli, Sumut oleh pelaku Anugrah Zendrato (26), seorang sekuriti di sebelah toko korban.

Pelaku Anugrah membunuh Eddy lantaran kepergok saat hendak mencuri di toko korban. Pelaku memang sudah merencanakan pencurian tersebut pada Sabtu (2/12/2023) lalu. Pelaku juga sudah membawa para dalam jok motornya yang kemudian digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

“Sekira pukul 07.20 WIB, pelaku tiba di kantor dan memarkirkan sepeda motornya di teras kantor tersebut, dengan posisi sebilah parang masih tetap berada di dalam jok sepeda motornya,” kata Kapolres Nias AKBP Luthfi, Senin (4/12).

Pelaku masuk ke dalam toko korban pukul 19.09 WIB dan saat itu korban berada di meja kasir. Pelaku pura-pura menanyakan harga telur kemudian langsung menikam pelaku dengan sajam yang dipegangnya.

Terungkap pula bahwa pelaku Anugrah ternyata bekerja di sebelah toko korban sebagai sekuriti. Pelaku bekerja di salah satu perusahaan leasing bersampingan dengan toko telur korban.

“Dia (pelaku) kerja di sebelah TKP, sekuriti,” kata Luthfi.

Pelaku juga sempat mematikan CCTV dari tempatnya bekerja dan menyalakannya kembali usai menghabisi nyawa korban. Hal itu meyakinkan polisi bahwa pembunuhan tersebut sudah direncanakan.

“Makanya dia sudah merencanakan, CCTV dimatikan karena kalau enggak dimatikan dia akan ketahuan. Jadi, listriknya dimatikan, makanya CCTV enggak berfungsi,” ujarnya.

Pelaku bahkan sempat dimintai keterangan oleh polisi sebelum ditetapkan tersangka. Saat itu polisi belum mencurigai Anugrah sebagai pelaku.

Petugas awalnya meminta keterangan pelaku sebab, saat kejadian pelaku berada di sebelah TKP sebagai sekuriti.

“Pada saat malam kejadian pun kami panggil, ada di TKP dia (pelaku). Kami interogasi, tapi kami belum ada kecurigaan kepada yang bersangkutan (pelaku). Kami panggil, minta tolong bosnya, karena sekuriti yang ada kan hanya satu yang shift malam, kita tanya shift pagi di mana, oh sudah pulang,” jelasnya.

“Di CCTV, dia (pelaku) sempat ngobrol sama karyawan korban, ngobrol, merokok. Jadi, karyawan korban ada dua, yang satu langsung balik, satu masih main di kantor sebelah itu ngobrol sama sekuriti itu (pelaku) kurang lebih jam 6 (sore),” sambung Luthfi.

Dari penyelidikan ternyata ada CCTV lain yang cukup jauh namun masih menangkap gambar di TKP. Dari rekaman CCTV itu tampak pelaku sempat keluar masuk toko korban.

“Kami kesulitan untuk mencari CCTV rupanya ada CCTV, tapi enggak aktif, baru ternyata ada CCTV yang mengarah ke situ, agak jauh dari TKP, tapi sampai nangkap ke situ (lokasi), dari situlah kami lihat ada yang masuk dan keluar ke TKP dari kantor sebelah itu, makanya kami hubungi lagi (pelaku), di situlah baru mulai (terungkap),” ujarnya.

Polisi juga kini mengembangkan kasus tersebut termasuk adanya kemungkinan pelaku lain yang bekerja sama dengan Anugrah.

“Uang yang kami amankan Rp 300-an (ribu) uang rupiah, ada ringgitnya juga, RM 86. Sementara itu yang kami pastikan (pelaku), ini mau kita kembangkan apa ada yang membantu dia,” pungkas Luthfi.

Sekitar pukul 19.09 WIB pelaku masuk dan membuka pintu toko milik korban. Saat itu, korban tengah berada di dekat meja kasir. Pelaku lalu pura-pura menanyakan harga telur yang ada di samping kanan mobil pikap yang terparkir di dalam toko itu.

Korban kemudian menghampiri pelaku dan menjelaskan harga telur yang dijualnya. Namun tiba-tiba pelaku langsung mengambil sajam yang telah diletakkannya di pinggangnya dan mencoba membacok korban. Korban sempat berupaya melawan dengan menendang dada pelaku.

“Pada saat bersamaan, pelaku juga menebas kepala korban menggunakan parang yang ada ditangannya. Kemudian, korban berusaha memeluk pelaku, sehingga mereka terjatuh di tumpukan telur yang membuat mereka masuk ke dalam kolong mobil L-300,” jelasnya.

Setelah itu, korban pun berusaha untuk merebut parang yang berada di tangan pelaku. Aksi korban itu membuat jari telunjuk pelaku tersayat. Akibatnya, pelaku kembali membacok tubuh korban berkali-kali.

Korban sempat meminta tolong hingga pelaku panik dan menutup pintu toko. Kemudian pelaku menghabisi nyawa korban dan mengambil uang dari laci meja kasi lalu keluar toko kembali masuk ke dalam kantornya dan menuju pintu bagian belakang untuk membuang parang yang digunakan.

“Selanjutnya, pelaku kembali masuk ke dalam kantor dan membersihkan diri dan pakaian dari bercak darah korban di kamar mandi kantor tersebut. Lalu sekira pukul 19.40 WIB pelaku kembali menghidupkan seluruh CCTV di kantor tersebut dan menunggu rekannya datang untuk melanjutkan piket jaga kantor. Kemudian, sekira pukul 20.00 WIB, temannya datang dan pelaku pergi meninggalkan kantor untuk pulang ke rumah,” ujarnya. (As/dtk)

Hari Pertama Diakonia Natal Pemkab Dairi, Bupati Sambangi Warga Bintang Hulu

0

DAIRI – Pemerintah Kabupaten Dairi gelar Safari Diakonia Natal tahun 2023. Kali ini, Kecamatan Sidikalang mendapat giliran menjadi tuan rumah. Acara ini digelar di Gereja HKI Pansuran, Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Senin (4/12/2023).

Acara diawali dengan Christmas Carol, pemberian bingkisan natal oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu bersama Ketua TP.PKK, Romy Mariani Simarmata kepada warga terutama lansia.

Kegiatan diakonia natal ini pun diisi dengan berbagai kegiatan lain seperti pemeriksaan kesehatan, penyerahan adminduk, pemberian bantuan sosial, dan penyerahan alat pertanian.

Acara dilanjutkan dengan kebaktian bersama dengan pengkotbah Pdt. Saroha Bintang STh.

Usai kebaktian, dalam sambutannya Bupati Eddy Berutu menyampaikan rasa bahagia dengan sambutan warga yang begitu hangat. Menurutnya kehangatan sambutan ini menjadi tanda optimisme natal yang segera tiba.

“Saya lihat sambutann luar biasa. Tampak optimisme. Kita berdoa diakonia natal akan membawa kedamaian, kesejahteraan, semangat baru, membangun hati demi mewujudkan visi misi Dairi Unggul,” ujarnya.

Dalam natal ini, kata Bupati, Ia dan jajarannya hadir melaksanakan diakonia bidang kesehatan, seperti pengobatan gratis. Tidak hanya itu pemerintah juga hadir memberikan bingkisan natal berupa sembako, walau dalam jumlah minim namun semoga membawa manfaat yang besar.

“Kami ingin hadir langsung menyapa dan menyentuh masyarakat dan melayani sungguh-sungguh, masuk ke rumah warga dan menyampaikan sukacita natal.Kiranya damai sukacita natal menerangi labgkah kita membangun Dairi Unggul tercinta,” kata Bupati mengakhiri.

Sebelumnya, dalam khotbahnya yang mengangkat tema yang diambil dari injil Lukas Pasal 2 Ayat 14, “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi”, Pdt Saroha Bintang menyampaikan bahwa kemuliaan Tuhan sudah digenapi dan nyata dalam kehidupan manusia. Ia mencontohkan, Yusuf dan Maria telah dipakai Allah menyatakan kemuliaanNya.

“Karunia yang kita terima akan menjadikan kita semakin kokoh dan memuliakan nama Tuhan. Jadi jangan pernah mundur dari tantangan hidupmu, karena Tuhan sedang menyatakan kemuliaannya dalam hidupmu,” kata pendeta dalam khotbahnya.

Hadir juga dalam kegiatan diakonia natal kali ini, asisten pemerintahan Jhony Hutasoit, Camat Sidikalang Abdimar Tamba, unsur Forkopimca, para lurah, kepala desa, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya. Acara ini diakhiri dengan hiburan dan makan bersama. (As)

Hari Penyandang Disabilitas Internasional, Bupati Eddy Berutu Serahkan Kursi Roda

0

DAIRI – Setiap 3 Desember 2023 diperingati sebagai hari Penyandang Disabilitas Internasional 2023. Peringatan ini sebagai langkah kepedulian terhadap para penyandang disabilitas di dunia.

Dalam rangka memperingati tersebut, Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Sosial menggelar peringatan hari disabilitas internasional dengan menyerahkan bantuan sosial berupa kursi roda dan tripod kepada para penyandang disabilitas di Kabupaten Dairi yang digelar di halaman Gedung Nasional Djauli Manik, Senin (4/12/20230).

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, didampingi Plt Kadis Sosial Tumpal Pasaribu, beberapa camat, Ketua TP. PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata Eddy Berutu.

Hadir juga Ketua Pokja wilayah kerja Dairi, UPT Sentra Insyaf di Medan Kemensos, Lerry Simatupang.

Bupati Eddy Berutu menyampaikan penyandang disabilitas adalah mereka yang memiliki hak yang sama seperti manusia lainnya dan tidak untuk didiskriminasikan.

Disebut Bupati, bahwa saat ini belum semua negara memiliki mekanisme memadai yang sepenuhnya ramah terhadap kebutuhan penyandang disabilitas. Di sisi lain, inklusi disabilitas perlu menjadi hal penting yang dimasukkan pada perencanaan, pengembangan, dan pengambilan keputusan dalam sistem kesehatan.

“Hari ini, dan satu-satunya di Sumatera Utara menggelar peringatan bersejarah ini untuk membuktikan bahwa Pemkab Dairi hadir di tengah masyarakat secara khusus penyandang disabilitas walaupun ditengah keterbatasan anggaran tetap memberi perhatian penuh. Kita bertekad, program ini akan tetap bisa berjalan di tahun-tahun mendatang,” kata Bupati.

Dijelaskan Bupati, tema Hari Penyandang Disabilitas Internasional 2023 yakni “United in action to rescue and achieve the SDGs for, with and by persons with disabilities” merupakan seruan untuk mengambil tindakan berguna demi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) untuk, bersama dan oleh para penyandang disabilitas.

“Saat ini ditemukan lebih dari 1,3 miliar orang sebagai penyandang disabilitas. Angka tersebut mewakili sekira 16 persen dari populasi global. Selain itu, banyak dari mereka yang meninggal lebih awal karena memiliki risiko kesehatan lebih tinggi dan memiliki banyak keterbatasan dalam beraktivitas sehari-hari. Ketimpangan kesehatan yang dialami penyandang disabilitas merupakan pengingat bagi semua pihak bahwa mereka juga memiliki hak sama dalam mendapatkan kesehatan dan kesejahteraan. Penyandang disabilitas perlu memperoleh partisipasi dan pemberdayaan yang sama,” katanya.

Peringatan hari disabilitas ini sengaja kita lakukan dan kita anggarkan untuk semangat baru sebagai perwujudan visi dan misi bukan hanya dalam ucapan tapi dilakukan. Walau sederhana, tapp semoga membawa dampak positif bagi kita.

“Kita ingin secara terus menerus meningkatkan kesetaraan. Bagi saya kalian adalah keajaiban yang membuat kami tetap semangat dalam kerja. Kalian adalah bukti hidup, ketangguhan kalian menghadapi kesulitan patut kami tiru,” katanya menambahkan.

Sebagai informasi, peringatan Hari Disabilitas Internasional Kabupaten Dairi 2023 ini dilaksanakan selama 2 hari. Hari pertama sebagai peringatan, dirangkai dengan penyerahan 26 kursi roda dan 1 tripod. Lalu dihari kedua akan diadakan bimbingan mental dan psikologis bagi 75 penyandang disabilitas.

Direncanakan kegiatan akan dilanjut dengan pelepasan pasung bagi 2 penyandang disabilitas mental di Sidikalang dan Sidiangkat. (Nid)

KUA Sidikalang Serahkan Adminduk Kedua Mempelai Usai Akad Nikah

0

Dairi – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang, Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM, melalui Penghulu Muhammad Hisyamsyah Dani, SH menyerahkan buku nikah sekaligus dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk) berupa Kartu Keluarga (KK) baru selesai akad nikah kepada mempelai Irwansyah Bancin dengan Jihan Karolina, bertempat di Desa Bintang Mersada, Kecamatan Sidikalang, Minggu (03/12).

Penyerahan dokumen adminduk tersebut tidak terlepas atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten melalui Kantor Urusan Agama (KUA) se – Dairi dengan mempergunakan layanan perkebbas.

Perkebbas adalah Pelayanan Administrasi Kependudukan Berbasis Online, yang dibangun untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Perkebbas juga telah dipergunakan banyak instansi termasuk seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) se – Dairi.

Instansi tidak perlu mengantar dokumen permohonan, cukup ajukan melalui perkebbas, hasilnya dapat langsung dicetak di kantor sehingga pada hari H, dokumen adminduk dapat diserahkan kepada kedua pengantin dan juga kepada kedua orangtua pengantin.

Inilah salah satu komitmen Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dalam mempercepat terwujudnya program Dairi Gerak Cepat menuju Dairi Unggul dalam mensejahterakan masyarakat dalam harmoni keberagaman. (As)

11 Pendaki Gunung Merapi di Sumatera Barat Tewas

0
Pendaki Gunung merapai
Sebanyak 11 pendaki Gunung Marapi tewas ketika gunung yang berada di wilayah provinsi Sumatera Barat itu mengalami erupsi, Minggu (03/12/2023) pagi. Sedangkan 12 pendaki masih belum ditemukan.

Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik mengatakan identitas 11 pendaki Gunung Marapi tewas tersebut belum diketahui karena masih dalam proses evakuasi dari atas gunung.

“Hingga pukul 07.00 WIB tadi sudah ditemukan 11 pendaki dalam keadaan MD (Meninggal Dunia). Sedangkan tiga orang lainnya selamat,” ujar Abdul Malik, dalam rekaman video kepada media, Senin (4/12/2023).

Sementara, Arief Pratama, selaku Humas Basarnas, mengatakan proses evakuasi korban meninggal dan pencarian para pendaki yang belum ditemukan untuk sementara ditangguhkan mengingat terjadi erupsi lagi pada Senin (4/12).

Berdasarkan data dari Basarnas Padang, ada 75 pendaki yang terjebak saat Gunung Marapi erupsi, Minggu (3/12/2023) sore.

Sebanyak 49 orang berhasil dievakuasi dengan selamat pada Minggu (03/12) malam. Menurut Abdul Malik, sebagian dari mereka dirawat di rumah sakit di Padang Panjang dan Bukittinggi.

Gunung Marapi terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar dengan ketinggian 2.891 meter dari permukaan laut. Gunung Marapi meletus sekitar pukul 14.53 WIB, Minggu (03/12).

Kepala Pos Pengamatan Gunung Marapi, Ahmad Rifandi mengatakan radius erupsi berada tiga kilometer.

“Ketinggian kolom abu tidak teramati karena tertutup awan. Untuk radius erupsi masih di 3 kilometer,,” kata Rifandi dikutip dari Kompas.com, Minggu (3/12).

Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), erupsi tersebut disertai dengan adanya aliran piroklasik ke arah utara dengan jarak luncur tiga kilometer.

Masih menurut PVMBG, aktivitas vulkanik Gunung Marapi pada awal 2023 didominasi oleh terjadinya erupsi eksplosif yang berlangsung sejak 7 Januari 2023 sampai 20 Februari 2023 dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 75 – 1.000 meter dari puncak.

Selanjutnya erupsi berhenti dan aktivitas kegempaan lebih didominasi oleh Gempa Tektonik Lokal dan Tektonik Jauh.

Koperasi Pers Indonesia Lakukan Terobosan: Menetapkan Regulasi dan Pengurus Baru dalam Perjalanan Menuju Masa Depan

0
Medan – Pasca terbentuk pada Oktober 2023 lalu, Koperasi Pers Indonesia (KPI) mengguncang lagi panggung pers dengan merancang terobosan baru dalam rapat yang berlangsung di The Shultan Darussalam Hotel Medan pada Selasa, 28 November 2023.

Rapat tersebut tak hanya membahas rencana tindak lanjut, melainkan juga merestrukturisasi pengurus dan pengawas yang tidak aktif, membuktikan tekad untuk menjaga keberlanjutan.

Dalam kepemimpinan Ketua KPI, Devis Karmoy regulasi bagi keanggotaan di Koperasi Pers Indonesia ditegaskan.

“Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib bagi Anggota telah ditetapkan dalam rapat. Jadwal pelantikan Pengurus juga sudah diatur, rencananya akan berlangsung pada pertengahan Januari 2024 nanti,” ungkap Devis Karmoy dalam keterangan pers KPI, Medan, Minggu (3/12/2023).

Rapat tersebut juga menunjuk Deddy Gunawan Hutajulu, freelance sebagai Sekretaris dan Khairunnisak Lubis sebagai Bendahara. Posisi wakil Ketua, wakil Sekretaris, dan wakil Bendahara (KSB) dipercayakan kepada Reza Lubis Tison Sembiring (CEO Mawartanews.com), dan Eli Marlina sementara Harry Handoyo dari menjadi Kepala Divisi Humas.

Devis Karmoy menambahkan, pengurus KSB yang terbentuk akan melengkapi dan menyusun Divisi-divisi untuk menunjang kelancaran program kerja organisasi KPI.

Dengan langkah-langkah ini, Koperasi Pers Indonesia semakin kokoh melangkah menuju masa depan yang penuh harapan dan tantangan, membuktikan komitmen untuk menjadikan pers sebagai kekuatan yang mampu memberdayakan anggotanya. (As/Rls)

 

Polisi Hancurkan Gubuk Narkoba dan Judi di Jalan Medan-Berastagi

0
Hancurkan
Polisi menggerebek dan hancurkan gubuk tempat transaksi narkoba dan judi di sepanjang Jalan Medan-Berastagi. Tiga orang pelaku turut diamankan saat penggerebekan itu.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan ada puluhan gubuk di tiga lokasi berbeda yang dihancurkan itu. Gubuk-gubuk itu digerebek kemarin.

“Puluhan gubuk narkoba dan judi di sepanjang Jalan Medan-Berastagi, Sibolangit, Deliserdang, diratakan oleh puluhan polisi dan TNI,” kata Hadi, Sabtu (2/12/2023).

Mantan Wadirlantas Polda Kalteng itu mengatakan lokasi pertama yang digerebek itu, yakni di Jalan Jamin Ginting, Bandar Baru. Dari lokasi itu, petugas mengamankan tiga orang pelaku yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Saat penggerebekan itu, petugas turut mengamankan 7 gram sabu-sabu.

“TKP pertama di Jalan Jamin Ginting, Bandar Baru Sibolangit. Itu diamankan tiga orang pengguna narkoba dan judi,” ujarnya.

Lalu, lokasi kedua dan ketiga yang disisir oleh petugas, yakni di perbatasan Deli Serdang-Karo. Di dua lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah gubuk transaksi narkoba dan judi. Namun, tidak ada pelaku yang diamankan dari kedua lokasi tersebut.

“Terhadap ketiga orang yang diamankan dari lokasi bersama barang bukti narkoba dibawa untuk proses lebih lanjut ke Ditresnarkoba Polda Sumut,” kata Hadi.

Setelah melakukan penggerebekan, petugas pun menghancurkan puluhan gubuk tersebut.

Lapor Pak Polisi Ada Lokalisasi Judi di Desa Suka Nalu, Masyarakat Resah ! ! !

0
Judi di Desa Suka Nalu
Ilustrasi Judi
Karo – Dibukanya lokalisasi judi di Jl. Suka Nalu, Desa Sukanalu, Kec. Barusjahe, Kabupaten Karo membuat masyarakat resah, akibatnya banyak merasa kehilangan dan hubungan kekeluargaan pecah.

Lokalisasi judi itu telah beroperasi selama 4 bulan, namun tidak ada tindakan dari aparat penagak hukum. Diduga praktik perjudian itu di backup oleh oknum berseragam loreng.

“Sudah ada kira-kira 4 bulan lalu bukak judi yang di atas itu bang”, kata Ginting salah satu supir ekspedisi, Rabu (29/12/2023).

Ia juga menyebutkan ada keterlibatan anggota berseragam loreng yang backup lokalisasi judi tersebut hingga berjalan dengan aman.

“Selain dadu putar ada juga mesin tembak ikan bang, sejauh ini aman-aman sajanya, kan ada anggota T**tar* yang melindungi bang, udah koordinasinya dia sama yang diatas-atas itu semua, makanya aman, “ungkapnya.

Terpisah, sementara warga lain merasa keberatan hadirnya lokalisasi judi di Desa mereka, berdampak terhadap keluarga dan anak.

“Kami keberatan bang, suami kami pun udah lama-lama pulang ini sejak judi itu ada, uang belanja pun udah berkurang, jadi keseringan aku marah-marah pun bang, “kata ibu beranak 3.

Ia juga berharap lokasi judi tersebut dipindahkan  ke tempat lain.

“Kalau pun polisi gak bisa menutupnya bang, setidaknya janganlah disini dibukak, kasian kami dan anak-anak kami, “harapnya. (As/red)